• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANAN CACING TANAH DALAM MENINGKATKAN KESUBURAN DAN AKTIVITAS HAYATI TANAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANAN CACING TANAH DALAM MENINGKATKAN KESUBURAN DAN AKTIVITAS HAYATI TANAH"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.  Matrik korelasi populasi organisme tanah terhadap kandungan  bahan organik tanah (C-organik) dan pH tanah
Tabel 3.  Dinamika populasi cacing tanah Pheretima hupiensis pada beberapa tipe penggunaan lahan di  Banten
Tabel 4.  Pengaruh cacing tanah dan bahan organik terhadap biomassa dan hasil jagung   Perlakuan (dosis bahan
Tabel 6.  Total mikroorganisme  Perlakuan  Total bakteri

Referensi

Dokumen terkait

Gambar tersebut menunjukkan bahwa aktivitas enzim dehidrogenase tanah semua komoditas tanaman pada pertanian organik lebih tinggi daripada pertanian

Rasio C/N yang rendah menunjukkan proses dekomposisi bahan organik yang dilakukan oleh fauna tanah berjalan baik, dan sebaliknya nilai C/N yang tinggi menunjukkan proses

Kandungan bahan organik tanah yang rendah akan menekan populasi orga- nisme tanah dari kelompok detritivor sehingga populasi cacing tanah pada tanah lahan pertanian

Tingginya kehilangan C organik pada perlakuan T1 terkait dengan jumlah erosi yang tinggi pada perlakuan tersebut, yang mana tanah yang terangkut melalui erosi adalah

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan (1) Cacing tanah ( Lumbricus rubellus) efektif dalam dekomposisi sampah organik menjadi pupuk kascing, (2) Semakin

Perlakuan C3B0, C3B1, C3B2, dan C3B3 dengan berat cacing tanah awal sebesar 600 g memiliki nilai persentase efektifitas dekomposisi bahan organik oleh cacing

Adanya fauna tanah yang dalam siklus hidupnya dapat membuat lobang dalam tanah (burrower) seperti cacing tanah akan mencegah pemadatan tanah dan meningkatkan aerasi

Menurut Grappelli (Albanell et al, 1988), pengomposan limbah organik oleh cacing tanah terjadi akibat kegiatan kombinasi antara cacing tanah dan mikroflora, baik yang ada dalam