GAME “KILLING SHAPE” PENGENALAN
BENTUK 3 DIMENSI
UNTUK ANAK
Richard Victor, S.T., MOS., MCP., OCA.
, Medi Eko Wibisono, MOS.
Program Studi Teknik Informatika, STMIK LPKIAJln. Soekarno Hatta No. 456 Bandung 40266, Telp. +62 22 75642823, Fax. +62 22 7564282
Abstrak
Game merupakan sebuah media yang digunakan sebagai hiburan, bisa dilakukan oleh berbagai jenis kelamin dan berbagai usia. Dengan perkembangan jaman saat ini Game tidak hanya berjenis tradisional saja tetapi terdapat Game modern yang dibuat menggunakan perangkat komputer, salah satunya adalah Game 3D. Game 3D adalah sebuah aplikasi permainan yang memiliki efek 3 Dimensi yang memberikan kesan nyata pada pengguna saat memainkan Game tersebut.
Saat ini perkembangan Game sangat pesat dan pemain Game meningkat pada setiap tahun nya. Situasi ini adalah peluang untuk memberikan kesan edukasi melalui Game, agar menimbulkan rasa ingin tahu pada anak tentang pengetahuan bentuk yang ada di sekitarnya.
Berdasarkan hal tersebut, dibuatlah Game berjenis 3D dan beraliran Edukasi dengan tema mengenalkan bentuk 3D Berbasis OOP Menggunakan Java Script sebagai media pemberi hiburan sekaligus pembelajaran tentang bentuk 3 dimensi.
Kata kunci : Game, OOP, Java Script, FPS, 3D
1. Pendahuluan
Game merupakan sebuah media yang digunakan untuk menghilangkan kejenuhan atau memenuhi kebutuhan hiburan bagi penggunanya. Perkembangan teknologi saat ini sangat berpengaruh pada perkembangan Game, jika dahulu hanya mengenal Game tradisional untuk dimainkan tapi saat ini banyak menemukan Game modern. Game tradisional adalah permainan yang biasa dilakukan dengan alat-alat tradisional seperti kayu, karet, batu, dan lain-lain sedangkan Game modern adalah Game yang dibuat menggunakan perangkat Komputer dan dapat dimainkan pada Komputer, Handphone, atau alat husus bermain Game seperti Playstation, Xbox, dan lain-lain.
Game sangat berpengaruh pada penggunanya karena dapat memberikan efek negatif juga efek positif, contoh efek negatif yang diakibatkan oleh Game diantaranya: kurang tidur, isolasi diri, depresi, stres, kurang makan, gaya hidup buruk dan berbohong. Tapi tak hanya memberikan efek negatif Game juga memberikan efek yang positif sebagai contoh : otak akan lebih aktif dalam berfikir, respon yang diberikan otak akan lebih cepat, sikap emosional
dapat diluangkan dalam Game. Pengaruh-pengaruh di atas diambil dari berbagai jenis Game yang ada. Dengan tingginya jumlah pemain Game dan meningkat pada setiap tahunnya sangat disayangkan jika para pemain Game kurang mendapatkan Game yang memberikan pembelajaran, situasi ini bisa dijadikan peluang untuk memberikan pengetahuan tentang bentuk bentuk 3 Dimensi yang anak-anak lihat dalam kesehariannya melalui Game. Agar dapat meningkatkan efek positif yang dihasilkan oleh pemain Game tersebut dan menurunkan efek negatif nya.
Dengan Game ini diharapkan kedepannya dapat membantu para orang tua dalam meningkatkan IQ anak-anak nya.
Dari latar belakang tersebut dapat disimpulkan beberapa masalah di antaranya :
1. Masih sedikit Game tentang pengenalan bentuk-bentuk 3 dimensi.
2. Game edukasi yang dibuat di Indonesia kurang menarik.
3. Kebanyakan Game edukasi dibuat interkatif tanpa tantangan yang kurang memancing kreatifitas anak.
Untuk Aplikasi Bursa Tenaga Kerja ini nantinya : 1. Game yang dibuat bertipe FPS.
2. Game yang dibuat memiliki tingkatan level. 3. Objek-objek yang terdapat pada Game meliputi
Tangan Manusia, Bentuk 3 Dimensi, dan Alam.
Dari permasalahan yang diuraikan pada identifikasi permasalahan diatas diputuskan Untuk :
1. Dibuatkan Game “Hunting Shape” Pengenalan bentuk 3 Dimensi.
2. Dibuatkan Game yang menarik dari visual gambar hingga penyelesaian Game.
3. Dibuatkan Game yang bisa memancing kreatifitas anak.
2. Dasar Teori
2.1 Teori Tentang Permasalahan II.1.1 Pengertian perangkat lunak.
“Perangkat Lunak adalah mendokumentasikan dan mengkonfigurasikan data yang berhubungan, yang diperlukan agar program berjalan dengan benar” (Ian Sommerville 2010).
II.1.2 Definisi Game
“Game merupakan salah satu kebutuhan yang menjadi masalah besar bagi pengguna komputer, karena untuk dapat memainkan game dengan nyaman, semua komponen komputernya harus memiliki kualitas yang baik, terutama VGA card-nya”( WIJAYA ARIYANA & DENI ARIFIANTO,2014)
II.1.3 Game Engine
Game Engine adalah sistem perangkat lunak yang dirancang untuk menciptakan dan pengembangan video game. Ada banyak mesin permainan yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X.
II.1.4 Unity Game Engine
Unity 3D adalah sebuah game engine yang berbasis cross-platform. Unity dapat digunakan untuk membuat sebuah game yang bisa digunakan pada perangkat komputer, ponsel pintar android, iPhone, PS3, dan bahkan X-BOX.
Unity adalah sebuah sebuah tool yang terintegrasi untuk membuat game, arsitektur bangunan dan simulasi. Unity bisa untuk games PC dan games Online. Untuk games Online diperlukan sebuah plugin, yaitu Unity Web Player, sama halnya dengan Flash Player pada Browser.
II.1.5 JavaScript
Javascript adalah bahasa yang berbentuk kumpulan skrip yang pada fungsinya berjalan pada suatu dokumen HTML, sepanjang sejarah internet bahasa ini adalah bahasa skrip pertama untuk web.
II.1.6 3 Dimensi
3 Dimensi adalah sebuah objek atau ruang yang memiliki panjang, lebar dan tinggi yang memiliki bentuk. 3 Dimensi tidak hanya digunakan dalam matematika dan fisika saja, melainkan dibidang grafis, seni, animasi, komputer dan lain lain.
II.2 Metodologi Yang Digunakan
Untuk penyelesaian tahapan perancangan digunakan metodologi berorientasi objek dengan menggunakan UML dengan model proses RUP (Rational Unified Process) .
II.2.1 Object Oriented Programming (OOP) “Object Oriented Programming (OOP) merupakan cara atau metode baru dalam membuat program. Langkah membuat program OOP, pertama kali mengetahui objek, kemudian atribut dan perilaku”. (Ir. Yuniar Supardi, 2009).
II.2.2 Model proses RUP (Relational Unified Process)
RUP (Relational Unified Process) adalah pendekatan perangkat lunak yang dilakukan berulang-ulang , fokus pada arsitektur , lebih diarahkan berdasarkan penggunaan kasus. RUP adalah sebuah produk proses perangkat lunak yang dikembangkan oleh Relational Software yang di ambil alih oleh IBM di bulan februari 2003.
3. Analisis Dan Perancangan Perangkat Lunak III.1 Aliran Proses
III.2 Aliran Kerja
Gambar 3.2 Diagram aktifitas Play Game
Gambar 3.3 Diagram aktifitas Finish Game
III.3 Pemodelan Data
Gambar 3.4 Class Diagram Game “Killing Shapes”
III.4 Struktur Organisasi Obyek dan Pesan 4. Implementasi Dan Pengujian
Gambar 3.5 Sequence Diagram Play Game IV.1 Implementasi
Tabel 4.1 Tabel Aktivitas Implementasi Perangkat Lunak Kode Aktivitas Aktivitas Aktivitas Sebelum nya Waktu (hari) A Pengumpulan Kebutuhan - 5
B Pemilihan Hardware dan
Software A 3
C Instalasi Hardware dan
Software A 2
D Pembuatan Desain Perangkat Lunak B,C 14
E Pemrograman Perangkat
Lunak B,C 75
F Pengujian Perangkat Lunak D,E 2
G Evaluasi dan Perbaikan
Perangkat Lunak F 14
Gambar 4.1 Gant Chart IV.1.1 Lingkup dan Batasan Implementasi Adapun batasan yang akan diberikan dalam implementas dijelaskan sebagai berikut :
1. Game ini disajikan dalam bentuk yang menyerupai sebuah petualangan nyata.
2. Game dibuat berbasis desktop.
3. Game menampilkan suasana alam dan suasana dalam ruangan.
4. Game ini memiliki tingakatan level dan nilai skor untuk di raih.
5. Game ini bersifat sebagai media pembelajaran bentuk 3 Dimensi dan hiburan.
6. Level dan permainan akan berubah jika pemain dapat menyelsaikan level sebelumnya.
IV.1.2 Implementasi Antarmuka
Memperlihatkan hasil implementasi rancangan antarmuka dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu, termasuk di dalamnya tahapan yang dilakukan untuk instalasi prototype perangkat lunak yang dihasilkan, mulai dari tahapan persiapan sampai program siap digunakan, dan petunjuk umum penggunaan program per dialog screen.
Gambar 4.2 Menu Game
Gambar 4.3 Inventory Character
Gambar 4.4 Pause Menu
IV.2.3. Hasil Pengujian
Untuk pendekatan dalam pengujian aplikasi ini digunakan pendekatan black-box testing.
Tabel 4.2 Tabel pengujian untuk menu N o. Fungsi yang diuji Cara Pengujia n Hasil yang diharapkan Hasil Pengujia n 1 Tombol Start Game Input keycode escape Menampilkan sub Menu selanjutnya Tampil sub menu selanjut nya 2 Tombol View Score Input function view Menampilkan Layar Skor yang telah didapat Tampil layar skor 3 Tombol Continue Input function Continu e Melanjutkan permainan yang telah disimpan Permain an dilanjut kan dari history penyimp anan 4 Tombol New Game Input function New Memulai permainan secara default dari awal permainan Permain anmulai dariawal 5 Tombol Back Input function Back Mengembalik an Menu Ke menu sebelumnya Kembali ke menu sebelum nya
Tabel 4.6 Tabel pengujian untuk menu lihat daftar lowongan pekerjaan No . Fungsi yang diuji Cara Pengujia n Hasil yang diharapkan Hasil Pengujian 1 Pukul Musuh Get Enemy Mengurangi yawa Musuh Nyawa musuh berkurang 2 Ambil Item Input function take Memasukan Item ke dalam box Item Item masuk kedalam box Item 3 Tidak Tembus Object Tabrak Object Menghentika n Character jika menabrak object Character tidak tembus object 4 Tenggel am di MasukK edalam Menenggela mkan Character tenggelam
Air Air character di dalam air di dalam air 5 Pakai Item Di Inventor y Input function use Memakai Item yang terdapat di Inventory Item terpakai oleh character
5. Kesimpulan Dan Saran Kesimpulan
1. Game Killing Shape merupakan game edukasi yang memberikan pengetahuan tentang bentuk bentuk tiga Dimensi dan warna bagi anak-anak dan mengajarkan benda-benda yang ada disekitar nya sehari-hari.
2. Penyajian dan alur game Killing Shape dibawakan dengan menarik karena game dibuat dengan visual 3D yang memberi kesan nyata saat memainkannya.
3. Game Killing Shape berjenis FPS yang dibuat menjadi sebuah petualangan yang dapat melatih kreatifitas anak dalam mencari jalan keluar dan menemukan bentuk bentuk 3 Dimensi yang harus dia temukan.
Saran
4. Memberikan video sitasi keseluruhan dari game Hunting Shape di awal permainan sebelum pemain memainkan permainan, agar memberikan kesan menarik pada pemain.
5. Memperluas cakupan pengetahuan , minimal menambahkan ilmu Flora dan Fauna yang terdapat pada suasana alam di permainan.
6. Untuk kedepannya agar game ini dapat dibuat client server online yang membuat persaingan dalam mendapatkan skor tertiggi lebih kompetitif.
Daftar Pustaka
1. Andry Alamsyah, 2013, Pengantar Java Script, Informatika
2. Ivan Sudirman, 2013, Perkembangan Software Komputer, KAWAHMedia Jakarta Selatan
3. Romi Satir Wahyono, 2013, Object-Oriented Analysis and Design Methodology, Informatika Bandung 4. Sri Dharwiyanti, 2013, Pengantar UML,
Grafindo Media Pratama Daftar Pustaka Lain
a. ___,2014,
http://rolliawati.dosen.narotama.ac.id/2013/0 9/13/game-engine/, Di akses pada tanggal 21 Juli 2014 18.30 WIB
b. ___,2014,
http://www.cintagame.com/2013/10/pengelo mpokangenregame.html, Di akses pada tanggal 21 Juli 2014 19.10 WIB