• Tidak ada hasil yang ditemukan

07-Johannes Hendra -DISERTASI , Final

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "07-Johannes Hendra -DISERTASI , Final"

Copied!
88
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

A.

A. Latar Latar Belakang Belakang MasalahMasalah

Kebutuhan akan kertas dari hari kehari terus meningkat, dengan Kebutuhan akan kertas dari hari kehari terus meningkat, dengan demikian industri

demikian industri kertas kertas akan akan berupaya berupaya meningkatkan produksinya. meningkatkan produksinya. HasilHasil produksi dari industri kertas tersebuttelah dipasarkan secara Nasional (

produksi dari industri kertas tersebuttelah dipasarkan secara Nasional ( local)local) dan International (

dan International (export export ).). Tahun 2010

Tahun 2010 produksi kertas produksi kertas Indonesia Indonesia mencapai 9,951 mencapai 9,951 ton , ton , dandan tahun 2011 produksi kertas Indonesiamencapai angka 11,5 juta ton. Apabila tahun 2011 produksi kertas Indonesiamencapai angka 11,5 juta ton. Apabila di Korea Selatan dan di Swedia tidak terjadi penambahan produksi kertas di Korea Selatan dan di Swedia tidak terjadi penambahan produksi kertas secara signifikan,

secara signifikan, Indonesia Indonesia menggeser peringkat menggeser peringkat kedua kedua negara tersebut,negara tersebut, sehingga dari peringkat ke-11 produsen kertas terbesar dunia naik peringkat sehingga dari peringkat ke-11 produsen kertas terbesar dunia naik peringkat Ke-9

Ke-9 sebagai produsen sebagai produsen kertas terbesar kertas terbesar diduniadidunia11..

Semua kegiatan tersebut akan menimbulkan dampak yang bersifat Semua kegiatan tersebut akan menimbulkan dampak yang bersifat positip maupun

positip maupun negatip. Salah negatip. Salah satu dampak satu dampak negatipnya negatipnya adalah pencemaranadalah pencemaran terhadap air permukaan/Daerah Aliran Sungai (DAS). Sejak tahun 2005 terhadap air permukaan/Daerah Aliran Sungai (DAS). Sejak tahun 2005 telah tercatat lebih dari 62 DAS sudah dalam keadaan kritis

telah tercatat lebih dari 62 DAS sudah dalam keadaan kritis22. Satu. Satu diantaranya adalah sungai Citarum yang semakin kritis, dimana pabrik kertas diantaranya adalah sungai Citarum yang semakin kritis, dimana pabrik kertas PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills melimpahkan / menyalurkan air buangan PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills melimpahkan / menyalurkan air buangan

(2)

yang mengandung limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari proses yang mengandung limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari proses pembuatan kertas, sehinggadiperlukan strategi yang tepat dalam pembuatan kertas, sehinggadiperlukan strategi yang tepat dalam mengoptimalkan

mengoptimalkan penurunan penurunan kadar kadar pencemarannya pencemarannya agar agar tidak tidak melampauimelampaui daya dukung pemulihan DAS Citarum .

daya dukung pemulihan DAS Citarum .

Pada Sungai Citarum telah dibangun 3 (tiga) waduk besar yaitu: Pada Sungai Citarum telah dibangun 3 (tiga) waduk besar yaitu: Waduk Saguling dibangun tahun 1986 dengan kapasitas 982 juta m³, Waduk Waduk Saguling dibangun tahun 1986 dengan kapasitas 982 juta m³, Waduk Cirata dibangun tahun1988 dengan kapasitas 2.165 juta m³, dan Waduk Cirata dibangun tahun1988 dengan kapasitas 2.165 juta m³, dan Waduk Jatiluhur dibangun tahun 1963 dengan kapasitas 3.000 m³. Waduk Jatiluhur Jatiluhur dibangun tahun 1963 dengan kapasitas 3.000 m³. Waduk Jatiluhur merupakan waduk serba guna dan tertua diantara ketiga waduk yang ada di merupakan waduk serba guna dan tertua diantara ketiga waduk yang ada di Sungai Citarum tersebut. Fungsinya meliputi berbagai pemanfaatan yaitu Sungai Citarum tersebut. Fungsinya meliputi berbagai pemanfaatan yaitu sebagai pasok air baku bagi PDAM di Jakarta (17,5 m³/s), air baku untuk sebagai pasok air baku bagi PDAM di Jakarta (17,5 m³/s), air baku untuk industri (110 m³/s), irigasi yang disalurkan melalui saluran Tarum Barat dan industri (110 m³/s), irigasi yang disalurkan melalui saluran Tarum Barat dan Tarum Timur (600 m³/s dengan areal irigasi 242.000 ha), perikanan (40.000 Tarum Timur (600 m³/s dengan areal irigasi 242.000 ha), perikanan (40.000 unit

unit jala apung dan jala apung dan sekitar 12,3 m³/s untuk sekitar 12,3 m³/s untuk kolam biasa dan air kolam biasa dan air deras), PLTAderas), PLTA (1.387,5 MW), penggelontoran, pengendali banjir dan sarana rekreasi. Luas (1.387,5 MW), penggelontoran, pengendali banjir dan sarana rekreasi. Luas DAS Citarum kira-kira 7.400 km², yang secara fisik ekologis terbagi menjadi DAS Citarum kira-kira 7.400 km², yang secara fisik ekologis terbagi menjadi tiga bagian,yaitu ;

tiga bagian,yaitu ; 1.

1. Bagian hulu memiliki luas Bagian hulu memiliki luas 1.771 km², dengan 1.771 km², dengan batas antaraMajalayabatas antaraMajalaya sampai dengan inlet Waduk Saguling.

sampai dengan inlet Waduk Saguling. 2.

2. .Bagian tengah .Bagian tengah denganluas 4.242 denganluas 4.242 km², yaitu km², yaitu dari inlet Waduk dari inlet Waduk SagulingSaguling sampai dengan outlet Waduk Jatiluhur.

(3)

3.

3. Bagian hilir Bagian hilir yaitu dari yaitu dari outlet Waduk outlet Waduk Jatiluhur sampai Jatiluhur sampai dengan muaradengan muara Gembong ke Laut Jawa dengan luas 1.387 km².

Gembong ke Laut Jawa dengan luas 1.387 km².

Secara hidrologis, DAS Citarum memiliki curah hujan rata-rata 2.300 Secara hidrologis, DAS Citarum memiliki curah hujan rata-rata 2.300 mm/tahun, atau debit alirannya mencapai 5,7 milyar m³/tahun.

mm/tahun, atau debit alirannya mencapai 5,7 milyar m³/tahun.

Debit sungai Citarum sangat berfluktuasi yaitu antara musim hujan dan Debit sungai Citarum sangat berfluktuasi yaitu antara musim hujan dan musim kemarau sangat jauh berbeda. Berdasarkan pengukuran debit di musim kemarau sangat jauh berbeda. Berdasarkan pengukuran debit di lokasi Nanjung lokasi sebelum masuk Waduk Saguling debit rata rata sungai lokasi Nanjung lokasi sebelum masuk Waduk Saguling debit rata rata sungai Citarum adalah sekitar 70,67 m³/s.

Citarum adalah sekitar 70,67 m³/s.

DAS Citarum memiliki sangat banyak mata air, Citarum Hulu saja DAS Citarum memiliki sangat banyak mata air, Citarum Hulu saja mempunyai sekitar 400 buah mata air yang mempunyai potensi debit lebih mempunyai sekitar 400 buah mata air yang mempunyai potensi debit lebih dari 15 m³/s.

dari 15 m³/s.

Berbagai sumber air permukaan baik mata air atau juga badan sungai Berbagai sumber air permukaan baik mata air atau juga badan sungai serta air tanah dangkal banyak dimanfaatkan untuk keperluan domestik, serta air tanah dangkal banyak dimanfaatkan untuk keperluan domestik, pertanian, perikanan atau juga industri.

pertanian, perikanan atau juga industri.

Status mutu air adalah kondisi mutu air yang menunjukkan kondisi Status mutu air adalah kondisi mutu air yang menunjukkan kondisi cemar atau kondisi baik pada suatu sumber air dalam waktu tertentu dengan cemar atau kondisi baik pada suatu sumber air dalam waktu tertentu dengan membandingkan terhadap

membandingkan terhadap baku mutu air baku mutu air 3 3 yang ditetapkan oleh pemerintah.yang ditetapkan oleh pemerintah. Untuk melakukan penilaian status mutu air pada suatu sumber air, Untuk melakukan penilaian status mutu air pada suatu sumber air, yaitu diantaranya yang disajikan dalam hal-hal yang bersifat umum yaitu diantaranya yang disajikan dalam hal-hal yang bersifat umum menggunakan kelas air yang mengacu pada PP No. 82 Tahun 2001.

(4)

Adapun hasil kajian yang telah dilakukan pada tahun 2004, yaitu Pusat Adapun hasil kajian yang telah dilakukan pada tahun 2004, yaitu Pusat Litbang SDA sebagai salah satu nara sumber dalam penyusunan Status Litbang SDA sebagai salah satu nara sumber dalam penyusunan Status Lingkungan Hidup Indonesia (SLHI) pada waktu itu, menghasilkan status Lingkungan Hidup Indonesia (SLHI) pada waktu itu, menghasilkan status mutu air

mutu air untuk berbagai untuk berbagai sungai-sungai sungai-sungai penting di penting di Indonesia seperti Indonesia seperti terlihatterlihat pada Tabel-1. 1

pada Tabel-1. 1

Tabel 1.1 Status Mutu Air Sungai di Indonesia Tabel 1.1 Status Mutu Air Sungai di Indonesia

No

No Provinsi Provinsi SungaiSungai

Status Mutu Air dengan Status Mutu Air dengan Metoda Indeks Pencemaran, Metoda Indeks Pencemaran, terhadap baku Mutu Air Klas II terhadap baku Mutu Air Klas II

dari PP 82/2001 dari PP 82/2001

Hulu Hilir

Hulu Hilir

1

1 Nangro Nangro AcehAceh Darussalam Darussalam Krueng Tamiang Krueng Tamiang MB MB 2

2 Sumatera Sumatera Utara Utara Deli Deli CR CR CRCR

3

3 Riau Riau Kampar Kampar CR CR CRCR

4

4 Sumatera Sumatera Barat Barat Batang Batang Agan Agan CR CR CSCS

5

5 Jambi Jambi Batang Batang Hari Hari CR CR CSCS

6

6 Bengkulu Bengkulu Air Air Bengkulu Bengkulu CR CR CSCS

7

7 Sumatera Sumatera Selatan Selatan Musi Musi CR CR CRCR

8

8 Lampung Lampung W. W. Seakampung Seakampung CR CR CRCR

9

9 Bangka Bangka Belitung Belitung Rangkui Rangkui CS CS CRCR

10

10 Banten Banten Kali Kali Angke Angke CR CR CSCS

11

11 Banten-Jawa Banten-Jawa Barat Barat Cisadane Cisadane CB CB CSCS

12

12 DKI DKI Ciliwung Ciliwung CB CB CBCB

13

13 Jawa Jawa Barat Barat Citarum Citarum CB CB CBCB

Keterangan: Keterangan:

MB-Memenuhi baku mutu air yang

MB-Memenuhi baku mutu air yang ditetapkan, CR-tercemar ringan, CS-tercemarditetapkan, CR-tercemar ringan, CS-tercemar sedang, CB-tercemar berat

sedang, CB-tercemar berat

Sumber: SLHI-2004, KLH yang telah di

Sumber: SLHI-2004, KLH yang telah di Update untuk S.Citarum, S.Ciliwing, danUpdate untuk S.Citarum, S.Ciliwing, dan S. Cisadane

(5)

Disamping cara Storet tersebut di atas untuk menetapkan status mutu Disamping cara Storet tersebut di atas untuk menetapkan status mutu air, dapat digunakan pula cara yang lainnya yaitu Indeks Fisika-Kimia yang air, dapat digunakan pula cara yang lainnya yaitu Indeks Fisika-Kimia yang telah dicoba pada DAS Citarum oleh peneliti Balai Lingkungan Keairan, Pusat telah dicoba pada DAS Citarum oleh peneliti Balai Lingkungan Keairan, Pusat Litbang SDA. Klasifikasi ini diharapkan dapat menyajikan kondisi yang lebih Litbang SDA. Klasifikasi ini diharapkan dapat menyajikan kondisi yang lebih realistis sesuai dengan kondisi lapangannya yaitu dengan membagi tujuh realistis sesuai dengan kondisi lapangannya yaitu dengan membagi tujuh kelas yaitu sangat baik, baik, agak baik, sedang, agak tercemar, tercemar kelas yaitu sangat baik, baik, agak baik, sedang, agak tercemar, tercemar dan sangat tercemar. Indeks kimia fisika merupakan salah satu cara untuk dan sangat tercemar. Indeks kimia fisika merupakan salah satu cara untuk menilai kualitas air sungai atau suatu sumber air. Nilai indeks kimia fisika menilai kualitas air sungai atau suatu sumber air. Nilai indeks kimia fisika dihitung berdasarkan 8 parameter kualitas air yaitu: persen kejenuhan dihitung berdasarkan 8 parameter kualitas air yaitu: persen kejenuhan Oksigen, BOD, pH, Daya Hantar Listrik, Temperatur, Amonium, dan Nitrat Oksigen, BOD, pH, Daya Hantar Listrik, Temperatur, Amonium, dan Nitrat Tiap-tiap parameter tersebut mempunyai nilai sub-indeks dan faktor tersendiri Tiap-tiap parameter tersebut mempunyai nilai sub-indeks dan faktor tersendiri tergantung dari peranan parameter tersebut dalam mempengaruhi kualitas tergantung dari peranan parameter tersebut dalam mempengaruhi kualitas air.

air. Nilai indeks kimia Nilai indeks kimia fisika air sungai fisika air sungai bervariasi antara 100 bervariasi antara 100 (seratus) untuk(seratus) untuk air yang kualitasnya baik dan 0 (nol) untuk air yang kualitasnya buruk.

air yang kualitasnya baik dan 0 (nol) untuk air yang kualitasnya buruk.

Secara keseluruhan status mutu air S.Citarum dengan indeks Secara keseluruhan status mutu air S.Citarum dengan indeks Fisika-Kimia. Dari hasil kajian status mutu air menunjukkan bahwa sumber-sumber Kimia. Dari hasil kajian status mutu air menunjukkan bahwa sumber-sumber air pada umumnya untuk sungai orde-1 telah tercemar berat (CB) hampir air pada umumnya untuk sungai orde-1 telah tercemar berat (CB) hampir disepanjang ruas sungainya. Hal ini disebabkan karena terlampauinya daya disepanjang ruas sungainya. Hal ini disebabkan karena terlampauinya daya tampung beban pencemaran. Tetapi untuk anak-anak sungai yang berada tampung beban pencemaran. Tetapi untuk anak-anak sungai yang berada pada orde-2 dan seterusnya., pada umumnya masih bersatus tercemar pada orde-2 dan seterusnya., pada umumnya masih bersatus tercemar ringan sampai dengan memenuhi baku mutunya. Namun khusus untuk ringan sampai dengan memenuhi baku mutunya. Namun khusus untuk

(6)

ruas-penduduk, pertanian ataupun industri pada umumnya telah tercemar sedang penduduk, pertanian ataupun industri pada umumnya telah tercemar sedang sampai berat, dan bahkan sangat berat.

sampai berat, dan bahkan sangat berat.

Berbagai strategi baik penegakan hukum ataupun program yang Berbagai strategi baik penegakan hukum ataupun program yang bersifat khusus yaitu seperti Prokasih, SuperKasih dan Proper, namun status bersifat khusus yaitu seperti Prokasih, SuperKasih dan Proper, namun status mutu air masih tetap tidak membaik. Berdasarkan strategi pengelolaan mutu air masih tetap tidak membaik. Berdasarkan strategi pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air untuk kondisi seperti ini perlu kualitas air dan pengendalian pencemaran air untuk kondisi seperti ini perlu dilakukan program mutu air sasaran yang perlu diprogramkan secara dilakukan program mutu air sasaran yang perlu diprogramkan secara seksama agar setiap tahapan prosesnya untuk memperbaiki satu tingkat seksama agar setiap tahapan prosesnya untuk memperbaiki satu tingkat kelas air diatasnya dapat tercapai. Hal ini perlu dikaji menggunakan kelas air diatasnya dapat tercapai. Hal ini perlu dikaji menggunakan konsep-konsep pengelolaan kualitas air dan

konsep pengelolaan kualitas air dan Status Mutu Air Sungai.Status Mutu Air Sungai.

Pengendalian pencemaran air secara terpadu yang dilakukan dengan Pengendalian pencemaran air secara terpadu yang dilakukan dengan cara optimasi pemanfaatan airnya dengan sistem yang terkoordinasi secara cara optimasi pemanfaatan airnya dengan sistem yang terkoordinasi secara baik dalam melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang mempunyai baik dalam melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang mempunyai komitmen tinggi untuk melaksanakan programnya serta pelaksanaan kontrol komitmen tinggi untuk melaksanakan programnya serta pelaksanaan kontrol yang tegas untuk mencapai tujuan akhir status mutu air sesuai ; yang tegas untuk mencapai tujuan akhir status mutu air sesuai ; PP. No.82 Tahun 2001 seperti terlihat pada Tabel 1. 2.

(7)

Tabel

Tabel 1.2 1.2 Perkiraan Perkiraan beban beban pencemaran pencemaran BOD BOD dan dan COD COD dari dari industriindustri dan Pemukiman di DAS Citarum

dan Pemukiman di DAS Citarum

No DAS

No DAS

Beban Pencemaran (ton/hari) Beban Pencemaran (ton/hari) Industri

Industri Permukiman Permukiman JumlahJumlah

BOD

BOD COD COD BOD BOD COD COD BOD BOD CODCOD

1. Sub

1. Sub DAS DAS Hulu Hulu 291,9 291,9 437,9 437,9 47,02 47,02 107,21 107,21 338,92 338,92 545,1545,1 1 1 2.

2. Sub Sub Das Das Hilir Hilir 40,0 40,0 60,4 60,4 40,05 40,05 91,30 91,30 80,05 80,05 151,7151,7 0 0 DAS

DAS Citarum Citarum 331,9 331,9 498,5 498,5 87,07 87,07 198,51 198,51 418,97 418,97 696,8696,8 1 1 Sumber: Pusat Litbang SDA Balai Lingkungan Keairan, Kemeneterian Pekerjaan Sumber: Pusat Litbang SDA Balai Lingkungan Keairan, Kemeneterian Pekerjaan Umum jakarta, 2004

Umum jakarta, 2004

Mengingat masalah tersebut dan memperhatikan kegiatan aktifitas Mengingat masalah tersebut dan memperhatikan kegiatan aktifitas pabrik kertas PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills , di Karawang yang pabrik kertas PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills , di Karawang yang menghasilkan limbah

menghasilkan limbah Bahan Bahan Berbahaya Berbahaya dan dan Beracun Beracun (B3), (B3), maka maka perluperlu diteliti apakah pabrik-pabrik kertas tersebut akan menambah kerusakan diteliti apakah pabrik-pabrik kertas tersebut akan menambah kerusakan sungai Citarum yang kita cintai ini. Sungai Citarum bagian hilir yang menjadi sungai Citarum yang kita cintai ini. Sungai Citarum bagian hilir yang menjadi pilihan untuk

pilihan untuk di di teliti , teliti , membentang dari membentang dari Waduk Waduk Jatiluhur Jatiluhur hingga hingga MuaraMuara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dari tahun ke tahun kualitas dan kuantitas air sungai Citarum terus Dari tahun ke tahun kualitas dan kuantitas air sungai Citarum terus menurun. Sehingga diperlukan kerja keras berbagai pihak terkait pemangku menurun. Sehingga diperlukan kerja keras berbagai pihak terkait pemangku kepentingan

kepentingan (stake holder)(stake holder) ; ; komitmen dalam komitmen dalam “pelestarian lingkungan “pelestarian lingkungan hidup”hidup” bagi Daerah Aliran Sungai (DAS).

bagi Daerah Aliran Sungai (DAS).

Satu industri kertas saja dengan target 1.000.000 ton per tahun sudah Satu industri kertas saja dengan target 1.000.000 ton per tahun sudah selayaknya membangun dengan konsep pembangunan berkelanjutan selayaknya membangun dengan konsep pembangunan berkelanjutan ((sustainable development)sustainable development). Setiap pabrik perlu mencermati dampak negatip. Setiap pabrik perlu mencermati dampak negatip

(8)

yang ditimbulkan terhadap resiko pencemaran yang harus di minimalkan yang ditimbulkan terhadap resiko pencemaran yang harus di minimalkan ((minimize)minimize) walaupun walaupun berpeluang berpeluang akan akan menambah menambah pertumbuhanpertumbuhan pembangunan daerah dibidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pembangunan daerah dibidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat setempat (

setempat (transfer teknologi transfer teknologi ).).

Dampak negatip yang akan ditimbulkan tersebut seharusnya Dampak negatip yang akan ditimbulkan tersebut seharusnya diwujudkan dalam bentuk rencana yang matang dan selaras dengan upaya diwujudkan dalam bentuk rencana yang matang dan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.

pelestarian lingkungan. Industri Kertas Industri Kertas dengan dengan target target 1.000.000 1.000.000 ton ton perper tahun termasuk industri besar, membutuhkan air bersih sebagai bahan baku tahun termasuk industri besar, membutuhkan air bersih sebagai bahan baku sekitar 10-30 m³ per ton kertas yang diproduksi, berarti volume air baku yang sekitar 10-30 m³ per ton kertas yang diproduksi, berarti volume air baku yang dipasok melalui saluran Irigasi Tarum Barat dan saluran Irigasi Tarum Timur; dipasok melalui saluran Irigasi Tarum Barat dan saluran Irigasi Tarum Timur; 1.000.000 x 20 m³ : 330 hari = 60.606 m³ per hari dengan beban 1.000.000 x 20 m³ : 330 hari = 60.606 m³ per hari dengan beban pencemaran BOD

pencemaran BOD sekitar 60.606.000 lt sekitar 60.606.000 lt x 100 x 100 mg/lt = mg/lt = 6.060,6 kg/hari 6.060,6 kg/hari atauatau 6,06 ton/hari dan COD = 12,12 ton/hari serta TSS = 6,06 ton/hari, sehingga 6,06 ton/hari dan COD = 12,12 ton/hari serta TSS = 6,06 ton/hari, sehingga air

air limbah tersebut limbah tersebut berpotensial mencemari berpotensial mencemari sungai sungai Citarum. Terlihat Citarum. Terlihat padapada gambar berikut ini

gambar berikut ini

Gambar

(9)

Gambar 1. 2 : Lumpur (

Gambar 1. 2 : Lumpur (sludge ) sludge ) setelah keluar dari “setelah keluar dari “ Belt Press Belt Press ””

Dengan demikian maka setiap industri kertas wajib

Dengan demikian maka setiap industri kertas wajib44 melaksanakanmelaksanakan pengelolaan air limbahnya melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pengelolaan air limbahnya melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan

dengan serius serius memakai memakai teknologi teknologi tepat tepat , , efisien efisien melalui melalui Sumber Sumber DayaDaya Manusia

Manusia yang yang handal handal serta serta peduli peduli terhadap terhadap lingkungan, agar lingkungan, agar produk produk yangyang dihasilkan dapat bersaing baik didalam negeri maupun luar negeri (

dihasilkan dapat bersaing baik didalam negeri maupun luar negeri ( export)export),, sedangkan air buangannya setelah diolah melalui Instalasi Pengolahan Air sedangkan air buangannya setelah diolah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tersebut kadar pencemaran harus sudah memenuhi Limbah (IPAL) tersebut kadar pencemaran harus sudah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah sesuai baku mutu air persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah sesuai baku mutu air buangan,

buangan, sehingga dapat sehingga dapat ditampung oleh ditampung oleh badan badan penerima air penerima air permukaanpermukaan yaitu sungai dengan kadar pencemaran sudah tidak melampaui Daya yaitu sungai dengan kadar pencemaran sudah tidak melampaui Daya Dukung Lingkungan Hidup Daerah Aliran Sungai (DAS) .

(10)

B. FokusPenelitian B. FokusPenelitian 1.

1. Mencari Mencari titik pertemuan titik pertemuan antara Teori antara Teori dan dan Praktek di Praktek di lapang dalam lapang dalam bidangbidang pengolahan air limbah pabrik kertas, berdasarkan kebijakan dan pengolahan air limbah pabrik kertas, berdasarkan kebijakan dan kepedulian

kepedulian pemrakarsa pemrakarsa terhadap terhadap pencemaran pencemaran Daerah Daerah Aliran Aliran SungaiSungai (DAS) yang selama ini kurang dipentingkan.

(DAS) yang selama ini kurang dipentingkan.

2. Memberikan peluang lapangan kerja kepada saya dan teman-teman 2. Memberikan peluang lapangan kerja kepada saya dan teman-teman

untuk

untuk mengajarkan kepada mengajarkan kepada pabrik kertas pabrik kertas tidak menambah tidak menambah kritis DASkritis DAS serta bermanfaat bagi masyarakat disekitarnya dan mencarikan bentuk serta bermanfaat bagi masyarakat disekitarnya dan mencarikan bentuk IPAL

IPAL yang yang lebih effisien lebih effisien ..

C. Rumusan Masalah C. Rumusan Masalah

Dengan memperhatikan aktifitas kegiatan pabrik kertas yang Dengan memperhatikan aktifitas kegiatan pabrik kertas yang menghasilkan limbah B3 dan merupakan ancaman kerusakan lingkungan menghasilkan limbah B3 dan merupakan ancaman kerusakan lingkungan Daerah

Daerah Aliran Sungai Aliran Sungai (DAS) (DAS) maka, rumusan maka, rumusan masalahnya masalahnya adalah adalah sebagaisebagai berikut : Bagaimanakah strategi pabrik kertas PT. Pindo Deli melakukan berikut : Bagaimanakah strategi pabrik kertas PT. Pindo Deli melakukan penurunan kadar limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), untuk penurunan kadar limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), untuk mencapai ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu tidak mencapai ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu tidak melampaui Daya Dukung Lingkungan Hidup DAS Citarum , melampaui Daya Dukung Lingkungan Hidup DAS Citarum , Kep-51/MENLH/10/1995 dan PP. no. 82/2001.

(11)

D.

D. Kegunaan Kegunaan PenelitianPenelitian

Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai : Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai : 1. Se

1. Sebagai bagai bahan bahan masukkan masukkan yang yang perlu perlu dipertimbangkan dipertimbangkan kepadakepada top top  manajemen 

manajemen  pabrik-pabrik pabrik-pabrik kertas kertas lain, lain, yang yang ingin ingin berubah berubah dengandengan membangun dan mengoperasikan IPAL secara praktis dan mampu membangun dan mengoperasikan IPAL secara praktis dan mampu memecahkan

memecahkan masalah-masalah masalah-masalah yang yang timbul, timbul, merubah merubah perilaku perilaku kearahkearah perbaikan peduli terhadap lingkungan. Pengalaman merupakan faktor perbaikan peduli terhadap lingkungan. Pengalaman merupakan faktor penting dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan sangat berguna.

penting dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan sangat berguna. 2.

2. Meningkatkan kemampuan Meningkatkan kemampuan SDM SDM , , manajer IPAL manajer IPAL dan dan tenaga operatortenaga operator dalam mengelola IPAL yang peka dan beretika lingkungan , mencintai alam dalam mengelola IPAL yang peka dan beretika lingkungan , mencintai alam berarti ikut menyelamatkan generasi mendatang dari malapetaka akibat ulah berarti ikut menyelamatkan generasi mendatang dari malapetaka akibat ulah manusia yang tidak mempedulikan daya dukung lingkungan DAS.

manusia yang tidak mempedulikan daya dukung lingkungan DAS.

3. Meningkatkan efisiensi penggunaan bahan baku , sumber energi 3. Meningkatkan efisiensi penggunaan bahan baku , sumber energi tenaga listrik dan SDA yang tersedia disekitar pabrik (tanaman air seperti tenaga listrik dan SDA yang tersedia disekitar pabrik (tanaman air seperti eceng gondok dan bunga teratai) sehingga mahluk hidup lainnya yang eceng gondok dan bunga teratai) sehingga mahluk hidup lainnya yang terdapat disungai tetap terpelihara sebagai satu ekosistem yang lestari.

terdapat disungai tetap terpelihara sebagai satu ekosistem yang lestari. 4.

4. Masyarakat disekitar pabrik masih Masyarakat disekitar pabrik masih tetap dapat tetap dapat menikmati kelestarianmenikmati kelestarian DAS Citarum seperti panen ikan, air bersih dari sumur dangkal untuk DAS Citarum seperti panen ikan, air bersih dari sumur dangkal untuk keperluan domestic serta pertambahan pendapatan/peningkatan ekonomi keperluan domestic serta pertambahan pendapatan/peningkatan ekonomi yang lebih baik , dengan bertambahnya kegiatan masyarakat dengan jasa yang lebih baik , dengan bertambahnya kegiatan masyarakat dengan jasa transportasi, warung nasi , rumah kost .

(12)

BAB II BAB II

KAJIAN TEORETIK KAJIAN TEORETIK

A.

A. Konsep Konsep Evaluasi Evaluasi KebijakanKebijakan Menurut

Menurut H. Igor Ansoff , 2002 ,H. Igor Ansoff , 2002 , Manajemen strategi adalahManajemen strategi adalah analisis yang logis tentang bagaimana perusahaan dapat beradaptasi analisis yang logis tentang bagaimana perusahaan dapat beradaptasi terhadap lingkungan baik yang berupa ancaman maupun kesempatan terhadap lingkungan baik yang berupa ancaman maupun kesempatan dalam berbagai aktivitasnya.

dalam berbagai aktivitasnya. Sedangkan menurut

Sedangkan menurut Fred R. David, 2001 ,Fred R. David, 2001 ,Manajemen strategi adalahManajemen strategi adalah seni dan ilmu untuk memformulasi, menginplementasi, dan mengevaluasi seni dan ilmu untuk memformulasi, menginplementasi, dan mengevaluasi keputusan lintas fungsi yang memungkinkan organisasi dapat mencapai keputusan lintas fungsi yang memungkinkan organisasi dapat mencapai tujuan.

tujuan.

Manajemen strategi yang diterapkan oleh PT. Pindo Deli Pulp and Manajemen strategi yang diterapkan oleh PT. Pindo Deli Pulp and Paper

Paper Mills Mills adalahadalah ; ; Management Management by by Olympic System Olympic System (MBOS (MBOS ) atau dikenal) atau dikenal dengan Manajemen Olimpiade Sistem, yang digunakan oleh seluruh dengan Manajemen Olimpiade Sistem, yang digunakan oleh seluruh korporasi ASIA PULP & PAPER (bidang usaha pulp dan kertas perusahaan korporasi ASIA PULP & PAPER (bidang usaha pulp dan kertas perusahaan Sinar Mas),

Sinar Mas), perusahaan ini tersebar di beberapa perusahaan ini tersebar di beberapa negara di dunia, hingga negara di dunia, hingga harihari ini mereka menerapkan pola manajemen

ini mereka menerapkan pola manajemen MBOS MBOS  tersebut. Para kalangantersebut. Para kalangan praktisi maupun pakar bisnis mengakuinya bahwa

praktisi maupun pakar bisnis mengakuinya bahwa MBOS MBOS  adalah rahasiaadalah rahasia spesial yang dimiliki APP, Sinar Mas dalam menempa daya tahan untuk spesial yang dimiliki APP, Sinar Mas dalam menempa daya tahan untuk bertahannya memenangkan persaingan bisnis. Berbagai krisis moneter bertahannya memenangkan persaingan bisnis. Berbagai krisis moneter

(13)

sanggup diatasinya, tidak ada kelumpuhan yang berarti bagi perusahaan sanggup diatasinya, tidak ada kelumpuhan yang berarti bagi perusahaan bubur kertas dan kertas 'digdaya' pemanfaat sumber hutan itu.

bubur kertas dan kertas 'digdaya' pemanfaat sumber hutan itu.

Kandungan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) adalah sisa Kandungan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) adalah sisa suatu usaha

suatu usaha dan/atau kegiatan dan/atau kegiatan yang mengandung yang mengandung Bahan Bahan Berbahaya danBerbahaya dan Beracun yang selanjutnya disingkat B3 adalah zat, energi, dan/atau Beracun yang selanjutnya disingkat B3 adalah zat, energi, dan/atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi, dan/atau jumlahnya, baik komponen lain yang karena sifat, konsentrasi, dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan hidup, dan/atau membahayakan lingkungan hidup, merusak lingkungan hidup, dan/atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, serta kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lain

kesehatan, serta kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lain55.. Tentang prinsip manajemen

Tentang prinsip manajemen MBOS MBOS , tidak cukup hanya dengan satu, tidak cukup hanya dengan satu tulisan singkat membahasnya, ada training bertahap yang perlu didikuti oleh tulisan singkat membahasnya, ada training bertahap yang perlu didikuti oleh karyawan ASIA PULP & PAPER (APP), namun secara sederhana

karyawan ASIA PULP & PAPER (APP), namun secara sederhana MBOS MBOS  mengajarkan sistem pengelolaan yang didasarkan pada target-target secara mengajarkan sistem pengelolaan yang didasarkan pada target-target secara Olimpiade

Olimpiade dengan dengan adanya adanya sistem sistem kompetisi kompetisi dalam dalam melakukan melakukan setiapsetiap kegiatan untuk kepentingan perusahaan diyakini mampu meningkatkan kegiatan untuk kepentingan perusahaan diyakini mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perusahaan dalam mengarungi persaingan bisnis di kapasitas dan kapabilitas perusahaan dalam mengarungi persaingan bisnis di tataran internasional

tataran internasional66..

5 5

(14)

Secara konseptual untuk membangun secara berkesinambungan perlu Secara konseptual untuk membangun secara berkesinambungan perlu kebijakan

kebijakan yang yang mengatur mengatur agar agar kelestarian kelestarian lingkungan lingkungan hidup hidup suatu suatu daerahdaerah dipertahankan.

dipertahankan.

Mengingat Kualitas dan Kuantitas Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum Mengingat Kualitas dan Kuantitas Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang semakin menurun, maka pihak manjemen PT. Pindo Deli Pulp & Paper yang semakin menurun, maka pihak manjemen PT. Pindo Deli Pulp & Paper Mills menetapkan : Kebijakan Mutu & Lingkungan, dengan tujuan agar Mills menetapkan : Kebijakan Mutu & Lingkungan, dengan tujuan agar seluruh karyawan turut berpartisipasi , tetap konsisten , terus menerus seluruh karyawan turut berpartisipasi , tetap konsisten , terus menerus melakukan perbaikan / 

melakukan perbaikan /  improvement improvement  pada pada semua semua bagian bagian , , unit unit terhadapterhadap sistem manajemen Mutu dan Lingkungan Hidup,

sistem manajemen Mutu dan Lingkungan Hidup,77 melalui penerapan saranamelalui penerapan sarana dan prasarana dengan menggunakan teknologi tepat guna melalui dan prasarana dengan menggunakan teknologi tepat guna melalui monitoring, pengawasan dan strategi pengendalian

monitoring, pengawasan dan strategi pengendalian (control)(control) yang tepatyang tepat sasaran

sasaran88 melibatkan semua pihak-pihak terkait sebagai pemangkumelibatkan semua pihak-pihak terkait sebagai pemangku kepentingan (

kepentingan (stake holder).stake holder). Terbagi atas tiga pengendalian yang menjadiTerbagi atas tiga pengendalian yang menjadi kunci keberhasilan yaitu ;

kunci keberhasilan yaitu ; 1.

1. Pengendalian Pengendalian Personal Personal ((people control)people control)

Personal sebagai pelaku utama timbulnya limbah B3, bagian/unit Personal sebagai pelaku utama timbulnya limbah B3, bagian/unit produksi, logistik penyediaan bahan baku, listrik dan operator produksi, logistik penyediaan bahan baku, listrik dan operator pengendali pembuatan kertas dikendalikan secara sadar akan pengendali pembuatan kertas dikendalikan secara sadar akan meminalkan dampak/resiko pencemaran lingkungan.

meminalkan dampak/resiko pencemaran lingkungan.

7 7

Visi & Misi PT. Pindo Deli, pada penerapan prinsip lingkungan hidup yang lestari. Visi & Misi PT. Pindo Deli, pada penerapan prinsip lingkungan hidup yang lestari. 8

8. Dr. Haryadi, Msc,. Dr. Haryadi, Msc, the art of controlling people,the art of controlling people, Dekan Fakultas Ekonomi ,Dekan Fakultas Ekonomi , Universitas Jendral Sudirman

(15)

2.

2. Pengendalian Pengendalian Tindakan Tindakan ((action control)action control)

Setiap tindakan yang lengah sedikit saja akan rusak

Setiap tindakan yang lengah sedikit saja akan rusak “susu sebelanga” “susu sebelanga”  demikian kata pepatah , mengingat kecepatan perputaran mesin demikian kata pepatah , mengingat kecepatan perputaran mesin pembuatkertas (

pembuatkertas (speed)speed) sedemikian cepat nya (1.000 m/s). Dapatsedemikian cepat nya (1.000 m/s). Dapat dimengerti akan terjadi tumpahan bahan baku yang menjadi beban dimengerti akan terjadi tumpahan bahan baku yang menjadi beban berat bagi IPAL.

berat bagi IPAL. 3.

3. Pengendalian Pengendalian Hasil Hasil ((result control)result control)

Pencapaian target produksi kertas dan hasil olahan air limbah yang di Pencapaian target produksi kertas dan hasil olahan air limbah yang di buang/ disalurkan ke sungai terkendali dengan baik. Sehingga apabila buang/ disalurkan ke sungai terkendali dengan baik. Sehingga apabila terjadi satu hal yang tidak normal (

terjadi satu hal yang tidak normal ( un normaly)un normaly) secara cepat dan tepatsecara cepat dan tepat melakukan tindakan perbaikan (

melakukan tindakan perbaikan (soft problem).soft problem).

B.

B. Konsep Konsep Kebijakan Kebijakan yang yang DievaluasiDievaluasi

Manajemen Strategi merupakan upaya untuk menumbuh kembangkan Manajemen Strategi merupakan upaya untuk menumbuh kembangkan kekuatan (

kekuatan (strengths strengths ) dengan mengeksploitasi peluang () dengan mengeksploitasi peluang ( opportunities opportunities ) guna) guna mencapai tujuan perusahaan (

mencapai tujuan perusahaan (company’s goals company’s goals ) yang sesuai dengan visi dan) yang sesuai dengan visi dan misi yang telah ditentukan. Menurut

misi yang telah ditentukan. Menurut Wheelen dan Hunger (1995) strategic Wheelen dan Hunger (1995) strategic  management

management “is the “is the set of set of managerial decisions and managerial decisions and actions that determines actions that determines  the long-run performance of a corporation“,

the long-run performance of a corporation“, artinya bahwa manajemenartinya bahwa manajemen strategi merupakan suatu himpunan keputusan dan tindakan manajerial yang strategi merupakan suatu himpunan keputusan dan tindakan manajerial yang menentukan kinerja jangka panjang suatu perusahaan.

(16)

Strategi yang di laksanakan oleh PT. Pindo Deli Pulp & Paper Mills Strategi yang di laksanakan oleh PT. Pindo Deli Pulp & Paper Mills mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal perusahaan, menentukan mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal perusahaan, menentukan kekuatan dan kelemahan internal, mengingat timbulan

kekuatan dan kelemahan internal, mengingat timbulan sludge sludge  yang diyang di hasilkan oleh setiap pabrik kertas terus betambah namun pemecahan hasilkan oleh setiap pabrik kertas terus betambah namun pemecahan masalah

masalah belum belum signifikan signifikan karena karena penempatannya penempatannya belum belum tertata tertata dengandengan baik dan benar.

baik dan benar.

Masalah/malapetaka yang pernah terjadi di Amerika dan Bandung Masalah/malapetaka yang pernah terjadi di Amerika dan Bandung (timbulan sampah) janganlah terjadi pula di Karawang akibat tumpukan (timbulan sampah) janganlah terjadi pula di Karawang akibat tumpukan limbah padat/ 

limbah padat/ sludge sludge dari PT.Pindo Deli .dari PT.Pindo Deli .

Mengingatkan kita pada peristiwa fatal seperti di Love Canal, Niagara Mengingatkan kita pada peristiwa fatal seperti di Love Canal, Niagara Falls (AS), bisa terulang. Daerah bekas land fill dekat Love Canal dijadikan Falls (AS), bisa terulang. Daerah bekas land fill dekat Love Canal dijadikan tempat pembuangan limbah sebuah pabrik (1940-1950). Setelah pabrik itu tempat pembuangan limbah sebuah pabrik (1940-1950). Setelah pabrik itu pindah lokasi,

pindah lokasi, land fill land fill itu dijadikan permukiman bagi 500 keluarga. Beberapaitu dijadikan permukiman bagi 500 keluarga. Beberapa waktu kemudian zat-zat beracun keluar dari tanah

waktu kemudian zat-zat beracun keluar dari tanah land fill land fill  dan mengancamdan mengancam nyawa warga di sekitarnya.

nyawa warga di sekitarnya.

Untuk menghindari jatuhnya korban, daerah itu dikosongkan. Untuk menghindari jatuhnya korban, daerah itu dikosongkan. Pemerintah menghukum perusahaan kimia tersebut dengan denda dan ganti Pemerintah menghukum perusahaan kimia tersebut dengan denda dan ganti rugi bagi warga yang jumlahnya ratusan juta dollar AS. Peristiwa

rugi bagi warga yang jumlahnya ratusan juta dollar AS. Peristiwa land fill land fill  didi Love Canal itu mendorong Kongres AS menerbitkan undang-undang super Love Canal itu mendorong Kongres AS menerbitkan undang-undang super fund (1970- an) untuk melindungi penduduk dari limbah industri.

fund (1970- an) untuk melindungi penduduk dari limbah industri.

Industri kertas umumnya menghasilkan limbah padat berupa

Industri kertas umumnya menghasilkan limbah padat berupa sludge sludge  tergolong limbah B3 yang terdiri dari serat kayu, mengandung micro tergolong limbah B3 yang terdiri dari serat kayu, mengandung micro

(17)

organisme yang

organisme yang membusuk berupa membusuk berupa air lindi air lindi ((leached leached ) harus di kelola atau di) harus di kelola atau di upayakan agar dapat bermanfaat bagi tanaman atau sebagai bahan baku upayakan agar dapat bermanfaat bagi tanaman atau sebagai bahan baku daur ulang , kertas yang berkualitas rendah (

daur ulang , kertas yang berkualitas rendah ( B Grade B Grade ).).

Berdasarkan uraian diatas maka resiko / dampak pencemaran akibat Berdasarkan uraian diatas maka resiko / dampak pencemaran akibat limbah cair industri kertas dapat dilihat pada gambar 2.1

limbah cair industri kertas dapat dilihat pada gambar 2.1

Gambar 2.1; Dampak

Gambar 2.1; Dampak sludge sludge bila dibila di Land fill Land fill  Air Tanah dan SungaiAir Tanah dan Sungai99 Setelah memperhatikan hal- hal tersebut diatas, maka perlu diteliti Setelah memperhatikan hal- hal tersebut diatas, maka perlu diteliti strategi apa yang

strategi apa yang diterapkan oleh diterapkan oleh PT. Pindo PT. Pindo Deli Pulp Deli Pulp and Paper and Paper Mills, diMills, di Kabupaten Karawang. Sebagai penghasil limbah B3 dan seberapa besar Kabupaten Karawang. Sebagai penghasil limbah B3 dan seberapa besar dampaknya terhadap Pelestarian Lingkungan Hidup Pada Daerah Aliran dampaknya terhadap Pelestarian Lingkungan Hidup Pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, sehubungan dengan kegiatan aktifitas pembuatan Sungai (DAS) Citarum, sehubungan dengan kegiatan aktifitas pembuatan kertas tersebut

kertas tersebut apakah ikut apakah ikut menambah parah menambah parah / kritis / kritis kondisi Daerah kondisi Daerah AliranAliran Sungai (DAS) Citarum.

(18)

Dengan mengikuti pendidikan dan latihan ketrampilan yang teratur Dengan mengikuti pendidikan dan latihan ketrampilan yang teratur maka

maka akan akan memberikan memberikan peningkatan peningkatan kemampuan kemampuan manager manager IPAL IPAL yang yang didi tugas kan untuk megelola IPAL tersebut beserta para operator nya. Bekerja tugas kan untuk megelola IPAL tersebut beserta para operator nya. Bekerja sama dengan para manajer bagian lain (terutama bagian produksi) agar sama dengan para manajer bagian lain (terutama bagian produksi) agar selalu berpola pikir efisien

selalu berpola pikir efisien dalam pembuatan kertas dari dalam pembuatan kertas dari sudut sudut biaya, arti nyabiaya, arti nya ikut

ikut berupaya berupaya melestarikan lingkungan melestarikan lingkungan hidup, hidup, peduli/peka peduli/peka terhadap terhadap dayadaya dukung

dukung lingkungan, menghindari, lingkungan, menghindari, memperkecil resiko memperkecil resiko dari dari efek efek negatip negatip yangyang akan timbul

akan timbul serta di tuntut serta di tuntut pula pemecahan masalahnya / pula pemecahan masalahnya / solusi nya.solusi nya. Maka untuk

Maka untuk menjawab pertanyaan menjawab pertanyaan tersebut diperlukan tersebut diperlukan penelitian penelitian lebihlebih lanjut “

lanjut “how to manage how to manage ”” Waste Water Treatment Plant Waste Water Treatment Plant 10 10  dengan mencermatidengan mencermati

dan memperhitungkan

dan memperhitungkan secara seksama secara seksama melalui melalui akal yang akal yang sehatsehat pikiran danpikiran dan hati yang bersih

hati yang bersih1111: biaya – waktu – sumber daya manusia – sumber daya: biaya – waktu – sumber daya manusia – sumber daya

alam yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal. alam yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.

C.

C. Model Evaluasi Model Evaluasi Kebijakan yang Kebijakan yang dipilihdipilih

Strategi kebijakan yang relevan sesuai dengan karakteristik pabrik Strategi kebijakan yang relevan sesuai dengan karakteristik pabrik kertas adalah

kertas adalah Management By Olympic System (MBOS Management By Olympic System (MBOS ))1212. Pada pertandingan. Pada pertandingan

Olimpiade, untuk mencapai tujuan yaitu menjadi Juara-1, maka dibutuhkan Olimpiade, untuk mencapai tujuan yaitu menjadi Juara-1, maka dibutuhkan tidak hanya kemampuan manajerial atau mengatur strategi, tapi juga tidak hanya kemampuan manajerial atau mengatur strategi, tapi juga

10 10

Metcalf & Eddy :

Metcalf & Eddy : Waste water Engineering Waste water Engineering , Treatment-Disposal-, Treatment-Disposal-ReuseReuse

11 11

Seminar isu-isu kritis lingkungan, Prof.Dr. Surna T Djajadiningrat, UNJ , 2012 Seminar isu-isu kritis lingkungan, Prof.Dr. Surna T Djajadiningrat, UNJ , 2012

12 12

Sinar Mas , Management Development Program Center , Jakarta Sinar Mas , Management Development Program Center , Jakarta

(19)

perencanaan dari tahap awal sebelum bertanding, selama bertanding, perencanaan dari tahap awal sebelum bertanding, selama bertanding, sampai selesai bertanding untuk menjadi referensi pertandingan selanjutnya sampai selesai bertanding untuk menjadi referensi pertandingan selanjutnya pada waktu yang akan datang. Yang lebih menarik adalah, dengan sistem ini, pada waktu yang akan datang. Yang lebih menarik adalah, dengan sistem ini, target yang dicanangkan adalah target yang menantang dan berusaha target yang dicanangkan adalah target yang menantang dan berusaha melakukan terobosan

melakukan terobosan

((

break through break through 

).

).

Dengan mengikut sertakan/ Dengan mengikut sertakan/  menjadikan IPAL sebagai salah satu “cabang olah raga” yang akan menjadikan IPAL sebagai salah satu “cabang olah raga” yang akan dipertandingkan pada Olympiade, dengan demikian seorang manajer IPAL dipertandingkan pada Olympiade, dengan demikian seorang manajer IPAL pengetahuan/penguasaan akan Manajemen Lingkungan / 

pengetahuan/penguasaan akan Manajemen Lingkungan /  Environment Environment  Management 

Management  sangat menentukan sehingga dapat berperan aktif sebagaisangat menentukan sehingga dapat berperan aktif sebagai “atlit” dalam pengelolaan IPAL pada setiap pabrik kertas yang menghasilkan “atlit” dalam pengelolaan IPAL pada setiap pabrik kertas yang menghasilkan kertas berkualitas tinggi untuk di jual

kertas berkualitas tinggi untuk di jual export,export, demikian pula air limbahnyademikian pula air limbahnya harus di olah melalui satu proses pengelolaan yang baik dan benar secara harus di olah melalui satu proses pengelolaan yang baik dan benar secara Environmental Friendly 

Environmental Friendly  , seperti yang dikatakan oleh para ahli manajemen, seperti yang dikatakan oleh para ahli manajemen yaitu ;

yaitu ; suatu suatu proses perencanaan, proses perencanaan, pengorganisasian, pengorganisasian, kepemimpinan, kepemimpinan, dandan pengendalian upaya anggota organisasi dengan menggunakan semua pengendalian upaya anggota organisasi dengan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan/sasaran yang telah sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan/sasaran yang telah ditetapkan

ditetapkan1313. Perlu di cermati bahwa untuk membangunan satu unit IPAL. Perlu di cermati bahwa untuk membangunan satu unit IPAL dibutuhkan biaya +/- 2,5% dari

dibutuhkan biaya +/- 2,5% dari budget / budget /  biaya pembangunan satubiaya pembangunan satu Paper Paper  Machine 

Machine 1414. Pabrik kertas dengan kapasitas produksi 500 ton kertas per hari,. Pabrik kertas dengan kapasitas produksi 500 ton kertas per hari, Untuk Investasi 1 (satu)

(20)

Rp.600.000.000.000,- (enam ratus milyar rupiah), dengan satu unit IPAL Rp.600.000.000.000,- (enam ratus milyar rupiah), dengan satu unit IPAL membutuhkan biaya

membutuhkan biaya sekitar sekitar Rp.15.000.000.000,- (lima Rp.15.000.000.000,- (lima belas belas milyar rupiah)milyar rupiah)  jelas sudah apabila dana yang seharusnya di sediakan untuk membuat IPAL  jelas sudah apabila dana yang seharusnya di sediakan untuk membuat IPAL yang dapat berfungsi baik tidak mencukupi, maka terjadilah kemacetan yang dapat berfungsi baik tidak mencukupi, maka terjadilah kemacetan dalam pengoperasian

dalam pengoperasian IPAL maka IPAL maka terjadilah terjadilah pencemaran yang pencemaran yang tak mungkintak mungkin dapat di hindari .

dapat di hindari .

Bahan Berbahaya dan Beracun (B3),

Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Sludge Sludge  sangat berpengaruhsangat berpengaruh kepada Pelestarian Lingkungan Hidup, jangan salah komunikasi, sebab kepada Pelestarian Lingkungan Hidup, jangan salah komunikasi, sebab volume nya begitu besar sehingga resikonya dapat mencemari lingkungan volume nya begitu besar sehingga resikonya dapat mencemari lingkungan (bau, air tanah). Sehingga dapat mengganggu kesehatan orang sekitar pabrik (bau, air tanah). Sehingga dapat mengganggu kesehatan orang sekitar pabrik termasuk pekerja di pabrik tersebut. Sejak awal Tenaga Operator sudah termasuk pekerja di pabrik tersebut. Sejak awal Tenaga Operator sudah diajak mempelajari, memperhatikan alur-alur proses pengolahan air limbah diajak mempelajari, memperhatikan alur-alur proses pengolahan air limbah dan mendapat training yang teratur, pengertian yang mendalam tentang dan mendapat training yang teratur, pengertian yang mendalam tentang resiko

resiko bahaya bahaya akan akan dampak dampak negatip negatip akibat akibat dari dari Bahan Bahan Berbahaya Berbahaya dandan Beracun (B3) yang dapat menggangu keselamatan dan kesehatan banyak Beracun (B3) yang dapat menggangu keselamatan dan kesehatan banyak orang seperti yang telah terjadi pada kasus Minamata. Perlu melakukan orang seperti yang telah terjadi pada kasus Minamata. Perlu melakukan study 

study  banding dengan industri kertas sejenis yang telah mengoperasikanbanding dengan industri kertas sejenis yang telah mengoperasikan IPAL nya dengan baik.

IPAL nya dengan baik. Dari

Dari sudut sudut pandang pandang Strategi Hidup Strategi Hidup ManusiaManusia1515 pada umum nya setiappada umum nya setiap manusia

manusia mempunyai mempunyai 2 2 (dua) (dua) strategi strategi yang yang dipandang dipandang sebagai sebagai bentuk– bentuk– 

15 15

Moh.Soerjani dkk, 1987,

Moh.Soerjani dkk, 1987, Prinsip-Prinsip Ekologi Prinsip-Prinsip Ekologi , Ekosistem, Lingkungan dan, Ekosistem, Lingkungan dan Pelestariannya , halaman 65.

(21)

bentuk selektif dan bebas dari tingkat intelegensi nya sebagai perilaku bentuk selektif dan bebas dari tingkat intelegensi nya sebagai perilaku manusia dalam mencari kebenaran dan keselamatan dirinya, yaitu :

manusia dalam mencari kebenaran dan keselamatan dirinya, yaitu : 1. Mengabaikan terlampauinya daya dukung lingkungan.

1. Mengabaikan terlampauinya daya dukung lingkungan. 2. Berupaya tidak melampauinya daya dukung lingkungan. 2. Berupaya tidak melampauinya daya dukung lingkungan.

Manajer IPAL yang telah berpengalaman dan berwawasan cukup luas Manajer IPAL yang telah berpengalaman dan berwawasan cukup luas terhadap dampak limbah B3 dari pabrik kertas, akan lebih mudah terhadap dampak limbah B3 dari pabrik kertas, akan lebih mudah membimbing

membimbing serta serta mengarahkan mengarahkan anak anak buah buah nya nya dengan dengan baik baik sampaisampai berhasil mencapai penurunan kadar pencemaran yang ditetapkan oleh berhasil mencapai penurunan kadar pencemaran yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Pemerintah.

Bila salah satu mata rantai saja yang macet maka keseluruhan Bila salah satu mata rantai saja yang macet maka keseluruhan kegiatan aktifitas

kegiatan aktifitas akan akan terganggu berdampak terganggu berdampak tidak baik. tidak baik. Singkat nya Singkat nya satusatu saja tenaga operator yang lalai dapat mengakibatkan rusak seluruh sistem saja tenaga operator yang lalai dapat mengakibatkan rusak seluruh sistem yang telah dirancang dengan baik.

yang telah dirancang dengan baik.

Ketika pabrik beroperasi menjalankan proses pembuatan kertas, air Ketika pabrik beroperasi menjalankan proses pembuatan kertas, air limbah yang mengandung bahan B3 tersebut, tak mingkin di hindari, proses limbah yang mengandung bahan B3 tersebut, tak mingkin di hindari, proses pengolahan IPAL sudah harus dipersiapkan dengan baik dan dioperasikan pengolahan IPAL sudah harus dipersiapkan dengan baik dan dioperasikan benar agar air buangan nya yang disalurkan ke sungai dapat mencapai benar agar air buangan nya yang disalurkan ke sungai dapat mencapai dibawah Baku Mutu sesuai peraturan Pemerintah. Kenyataan di lapangan dibawah Baku Mutu sesuai peraturan Pemerintah. Kenyataan di lapangan belum tentu

belum tentu seperti itu, perlu di seperti itu, perlu di periksa lebih lanjut terhadap periksa lebih lanjut terhadap Daya Dukung.Daya Dukung. Sludge,

Sludge, merupakanimbah padat yang menumpuk perlu dicermati,merupakanimbah padat yang menumpuk perlu dicermati, mengingat bau yang akan timbul dan air lindi (

(22)

negatip tersebut, harus secepatnya di carikan solusi nya..Antara negatip tersebut, harus secepatnya di carikan solusi nya..Antara lain;Pembuatan kertas dengan kualitas yang rendah

lain;Pembuatan kertas dengan kualitas yang rendah (low grade),(low grade), kompos,kompos, bahan

bahan bangunan bangunan seperti seperti batu batu bata, bata, paving paving blok. blok. “Banyak “Banyak jalan jalan menujumenuju Roma”, “Berat sama dipikul ringan sama di jinjing”Manusia punya akal, Roma”, “Berat sama dipikul ringan sama di jinjing”Manusia punya akal, berbagai teori, petunjuk jalan kebaikan pasti ada solusi nya. Menjaga berbagai teori, petunjuk jalan kebaikan pasti ada solusi nya. Menjaga Lingkungan agar alam tetap tersenyum ber-sama seluruh personal, dari Lingkungan agar alam tetap tersenyum ber-sama seluruh personal, dari tingkat

tingkat paling paling tinggi tinggi sampai sampai paling paling rendah rendah sepakat sepakat peduli peduli terhadapterhadap lingkungan, sehingga

lingkungan, sehingga sludge sludge  dalam bentuk padatan dengan volume yangdalam bentuk padatan dengan volume yang besar

besar sebagai sebagai Limbah Limbah B3 B3 bila bila terus terus menerus menerus setiap setiap hari hari bertambah seiringbertambah seiring dengan

dengan meningkatnya meningkatnya produksi produksi akan akan berpotensial berpotensial sekali sekali merusak merusak DASDAS Citarum

Citarum.. Perhitungan 1 ton produksi kertas setara dengan 0,01 tonPerhitungan 1 ton produksi kertas setara dengan 0,01 ton ((BonDryTon BonDryTon ) = 10 Kg limbah padat) = 10 Kg limbah padat (sludge)(sludge). Sedangkan Output dari IPAL. Sedangkan Output dari IPAL antara 3% – 5

antara 3% – 5 % dari volume % dari volume limbah cair dengan kandungan air 60% limbah cair dengan kandungan air 60% -75 %-75 % ((moisture )moisture )16 16 ..

Produksi PT. Pindo Deli rata-rata 500 ton per hari, maka setiap hari akan Produksi PT. Pindo Deli rata-rata 500 ton per hari, maka setiap hari akan menghasilkan minimal 15 m³

menghasilkan minimal 15 m³ sludge sludge  dengan kandungan air 70% sehingadengan kandungan air 70% sehinga ruang

ruang untuk penumpukan untuk penumpukan sudah sangat sudah sangat terbatas, nyaris terbatas, nyaris tak tersedia. tak tersedia. OlehOleh sebab itu penumpukan yang tidak segera di

sebab itu penumpukan yang tidak segera di “handel “handel ” ” ikut ikut menentukanmenentukan pencemaran / perusakan

pencemaran / perusakan Daya Dukung Daya Dukung DAS Citarum. .DAS Citarum. .

16 16

Hasil perhit

(23)

D. Hasil Penelitian yang Relevan D. Hasil Penelitian yang Relevan

Sejak tahap awal perencanaan, masa konstruksi, operasional dan Sejak tahap awal perencanaan, masa konstruksi, operasional dan pasca beroperasi sebuah pabrik kertas dengan berlandaskan teori dan studi pasca beroperasi sebuah pabrik kertas dengan berlandaskan teori dan studi banding

banding IPAL dari IPAL dari industri kertas industri kertas yang yang sudah berjalan sudah berjalan baik (baik ( running well running well )) sebagai contoh, sehingga air buangan pada setiap tahapan sudah dapat sebagai contoh, sehingga air buangan pada setiap tahapan sudah dapat dipradiksi sejak awal resiko nya seminimal mungkin, target pencapaian setiap dipradiksi sejak awal resiko nya seminimal mungkin, target pencapaian setiap tahapan dikontrol secara teratur dan terkendali , sudah seberapa besar tahapan dikontrol secara teratur dan terkendali , sudah seberapa besar penurunan pencemaran pada setiap tahapan (%

penurunan pencemaran pada setiap tahapan (% Removal)Removal) apabila telahapabila telah mencapai akhir proses pengolahan air buangan tersebut benar-benar sudah mencapai akhir proses pengolahan air buangan tersebut benar-benar sudah “aman“ tidak melampaui daya dukung atau dengan kata lain badan air “aman“ tidak melampaui daya dukung atau dengan kata lain badan air penerima sudah dapat memulihkan kembali kualitas air sungai sesuai penerima sudah dapat memulihkan kembali kualitas air sungai sesuai peruntukan nya

peruntukan nya (pertanian/kelas mutu air (pertanian/kelas mutu air III), yaitu III), yaitu sungai Citarum. Demikiansungai Citarum. Demikian pula dengan komponen

pula dengan komponen sludge sludge seharusnya dapat dikelola dengan metodeseharusnya dapat dikelola dengan metode “3R“, Reduce-Reuse-Recyle.

“3R“, Reduce-Reuse-Recyle. Penelitian yang

Penelitian yang relevan; antara relevan; antara lain lain dijadikan bahan dijadikan bahan yang yang berguna bagiberguna bagi pertanian (

pertanian (composting)composting) diteliti oleh :diteliti oleh :

-- Noor,Elisa, 2003 Noor,Elisa, 2003 . P. Pembuatan Kompos embuatan Kompos dan dan Media Tanam Media Tanam MenggunakanMenggunakan Limbah

Limbah Padat Padat (( Sludge Sludge ) Pabrik Kertas.) Pabrik Kertas.

-- Hendra, Johannes , 2004 Hendra, Johannes , 2004 . Pemanfaatan Limbah Padat (. Pemanfaatan Limbah Padat (sludge sludge ) Pabrik) Pabrik Kertas sebagai Kompos untuk Menunjang Program Pengembangan Kertas sebagai Kompos untuk Menunjang Program Pengembangan Masyarakat Sekitar Pabrik di Bidang Pertanian.

(24)

-- Hermawan dan Tri Endah Utami Hermawan dan Tri Endah Utami , Geoaplka, 2007 Penentuan dan, Geoaplka, 2007 Penentuan dan Pemilihan Rencana

Pemilihan Rencana Sludge Landfill Sludge Landfill  di Kediri dari aspek Geoteknik. dandi Kediri dari aspek Geoteknik. dan -- Rina dan Endang Rina dan Endang  , Balai Besar Pulp & Kertas , 2008Efektivitas Proses, Balai Besar Pulp & Kertas , 2008Efektivitas Proses

Pengomposan Limbah

Pengomposan Limbah Sludge Sludge IPAL IPAL Industri Industri Kertas Kertas dengan dengan Jamur.Jamur.

Semuanya masih dalam sekala uji coba. Hingga kini belum ditemukan Semuanya masih dalam sekala uji coba. Hingga kini belum ditemukan pemanfaatan sludge tersebut secara signifikan, sehingga dampak negatip pemanfaatan sludge tersebut secara signifikan, sehingga dampak negatip yang akan ditimbulkan yaitu; menurunkan kualitas lingkungan berupa bau, yang akan ditimbulkan yaitu; menurunkan kualitas lingkungan berupa bau, kerusakan struktur tanah dan air lindi (

kerusakan struktur tanah dan air lindi ( leaced)leaced) berpotensi berpotensi mencemari mencemari airair tanahdisekitar

tanahdisekitar pabrik, bila tidak pabrik, bila tidak di kelola dengan di kelola dengan baik. Diharapkan pula baik. Diharapkan pula dapatdapat memberikan kesempatan bekerja kepada banyak orang pada umumnya, memberikan kesempatan bekerja kepada banyak orang pada umumnya, khususnya bagi masyarakat setempat, pemberdayaan “

khususnya bagi masyarakat setempat, pemberdayaan “ local people local people ”” dibidang

dibidang pengolahan air pengolahan air limbah yang limbah yang bersekala besar.bersekala besar.

Sebenarnya secara alamiah air limbah yang dihasilkan akan kembali Sebenarnya secara alamiah air limbah yang dihasilkan akan kembali menjadi jernih apabila dibiarkan saja mengalir secara alami (

menjadi jernih apabila dibiarkan saja mengalir secara alami ( self purification self purification )) tetapi memerlukan waktu yang sangat lama tergantung kepada tingkat/kadar tetapi memerlukan waktu yang sangat lama tergantung kepada tingkat/kadar pencemaran air limbah tersebut untuk kembali pulih dan dapat dipergunakan pencemaran air limbah tersebut untuk kembali pulih dan dapat dipergunakan kembali sesuai peruntukan kegiatan berikutnya oleh manusia dan mahluk kembali sesuai peruntukan kegiatan berikutnya oleh manusia dan mahluk hidup lain nya

hidup lain nya1717..

Alternatif lain dalam penurunan kadar pencemaran dapat Alternatif lain dalam penurunan kadar pencemaran dapat mempergunakan bak yang ber fungsi sebagai penyaring ;

mempergunakan bak yang ber fungsi sebagai penyaring ; drying bed drying bed  atauatau trickling filter 

trickling filter , disesuaikan dengan kondisi lahan yang tersedia dan, disesuaikan dengan kondisi lahan yang tersedia dan 17

17

Sugiarto, Dasar-dasar Pengolahan Air Limbah ,

(25)

karakteristik air limbah yang akan di salurkan ke badan penerima air buangan karakteristik air limbah yang akan di salurkan ke badan penerima air buangan atau sungai

atau sungai setempat. Kedua setempat. Kedua bagan tersebut bagan tersebut merupakan alat merupakan alat penyaringan.penyaringan. Media yang dipergunakan adalah :

Media yang dipergunakan adalah :

-- Drying bed Drying bed , mempergunakan pasir , mempergunakan pasir , krikil batu , krikil batu belah / belah / split split sepertiseperti terlihat pada gambar berikut ini:

terlihat pada gambar berikut ini:

Gambar 2. 2 ;

Gambar 2. 2 ; Drying Bed Drying Bed 

--Trickling filter Trickling filter , mempergunakan batu koral dengan penyangga sehingga, mempergunakan batu koral dengan penyangga sehingga pada batu

pada batu koral / koral / krikil krikil akan tumbuh-tumbuhan berbentuk akan tumbuh-tumbuhan berbentuk lumut yang lumut yang akanakan berfungsi menangkap

berfungsi menangkap mikroba mikroba dan sisa-sisa dan sisa-sisa polutan yang polutan yang mengalir dari mengalir dari atasatas menara ke bawah (bak penampung) dan siap disalurkan ke sungai sebagai menara ke bawah (bak penampung) dan siap disalurkan ke sungai sebagai badan penerima air buangan dengan aman.

(26)

Gambar 2. 3;

Gambar 2. 3; Trickling Filter Trickling Filter 

Tabel 2. 1 ; Klasifikasi

Tabel 2. 1 ; Klasifikasi Trickling Filter Trickling Filter 

DesainKarakteri DesainKarakteri stik

stik

Klasifikasi

Klasifikasi Tricking filter Tricking filter  Pengaliran Pengaliran Lambat Lambat Pengaliran Pengaliran menengah menengah Pengaliran Pengaliran Cepat (stone Cepat (stone media) media) Pengaliran Pengaliran Super Super Cepat Cepat (plastic (plastic media) media) Penga Penga liran liran seada seada nya nya Beban Hidrolik, Beban Hidrolik, m3/m2.hari m3/m2.hari 1 1 to to 4 4 4 4 to to 10 10 10 10 to to 40 40 15 15 to to 90 90 60 60 toto 180 180 Beban BOD, Beban BOD, kg/m3.hari kg/m3.hari 0.08 0.08 to to 0.32 0.32 0.24 0.24 toto 0.48 0.48 0.32 0.32 to to 1.0 1.0 0.32 0.32 to to 1.0 1.0 aboveabove 1.0 1.0 Re-sirkulasi Re-sirkulasi ratio ratio 0 0 0 0 to to 1 1 1 1 to to 3 3 0 0 to to 1 1 1 1 to to 44 Jumlah Mikroba Jumlah Mikroba kg/m3.media kg/m3.media Many

Many Varies Varies Few Few Few Few fewfew

Sloughing

Sloughing Intermittent Intermittent Varies Varies Comtinuous Comtinuous Comtinuous Comtinuous ComtiComti nuous nuous Dalam, Dalam, m m 1.5 1.5 to to 3 3 1.5 1.5 to to 2.5 2.5 1 to 1 to 2 2 Up Up to to 12 12 1 1 to to 66 Efisiensi Efisiensi pengolahan % pengolahan % 80 80 to to 85 85 50 50 to to 70 70 65 65 to to 80 80 65 65 to to 85 85 40 40 toto 65 65 Kualitas

Kualitas effluent effluent  Well Well nitrified nitrified Nitrification Nitrification Nitrites Nitrites LimitedLimited nitrification nitrification No No nitrifuc nitrifuc ation ation Sumber: Japan Sewage Work Assosiation , 1984

Sumber: Japan Sewage Work Assosiation , 1984

Melalui tabel 2. 1 diatas dengan sistem pengaliran lambat akan menghasilkan Melalui tabel 2. 1 diatas dengan sistem pengaliran lambat akan menghasilkan efisiensi pengolahan yang paling banyak menangkap mikroba .

(27)

Selanjutnya sebagai akhir

Selanjutnya sebagai akhir dari proses dari proses pemulihan air pemulihan air limbah dapat limbah dapat dibuatkandibuatkan kolam

kolam dengan dengan tanaman tanaman air air eceng eceng gondok gondok ((euchornia crassipes euchornia crassipes ) memiliki) memiliki bunga yang

bunga yang indah. Namun indah. Namun perlu dicemati percepatan perlu dicemati percepatan tanaman ini tanaman ini termasuktermasuk dalam

dalam kelompok kelompok gulma gulma perairan perairan yang yang memiliki memiliki berkembang berkembang biak biak secarasecara vegetatif yang sangat tinggi, terutama didaerah tropis dan subtropis.

vegetatif yang sangat tinggi, terutama didaerah tropis dan subtropis.

Untuk pemurnian air buangan yang akan disalurkan kesungai seperti Untuk pemurnian air buangan yang akan disalurkan kesungai seperti yang telah dilaksanakan pada IPAL PT. PUSRI , di Palembang , menurunkan yang telah dilaksanakan pada IPAL PT. PUSRI , di Palembang , menurunkan biaya pembangunanya sekitar 37 % serta akan menurunkan biaya operasi biaya pembangunanya sekitar 37 % serta akan menurunkan biaya operasi nya

nya karena karena denganperkembangan teknologi denganperkembangan teknologi maka maka sistem sistem pengolahan pengolahan airair limbah yang baru pertama di Indonesia ini, diyakini dapat membantu limbah yang baru pertama di Indonesia ini, diyakini dapat membantu meredam dan menurunkan beban limbah cair; seperti kandungan amoniak meredam dan menurunkan beban limbah cair; seperti kandungan amoniak (NH

(NH33), Total Keydal Number (TKN), Chemical Oxygen Demand (COD), Total), Total Keydal Number (TKN), Chemical Oxygen Demand (COD), Total

Suspend Solid (TSS) serta minyak Suspend Solid (TSS) serta minyak1818..

E.

E. Kriteria Kriteria EvaluasiEvaluasi

Baku Mutu Limbah Cair untuk Industri Kertas (batasan air buangan). Baku Mutu Limbah Cair untuk Industri Kertas (batasan air buangan). Proses Pembuatan Kertas menggunakan bahan kimia yang kuat, oleh Proses Pembuatan Kertas menggunakan bahan kimia yang kuat, oleh sebab itu untuk mengolah air limbah nya harus mematuhi peraturan sebab itu untuk mengolah air limbah nya harus mematuhi peraturan pemerintah yang tertuang pada; Keputusan Menteri Negara Lingkungan pemerintah yang tertuang pada; Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup

Hidup . . Nomor Nomor : : Kep-51/MENLH/10/1995 Kep-51/MENLH/10/1995 , , Tanggal Tanggal : : 23 23 Oktober Oktober 19951995 1.Parameter

(28)

pH

pH 6,0 6,0 – – 9,0 9,0 dan dan Debit Debit air air limbah limbah < < 50m³/ton 50m³/ton produk produk kertas kertas kering.kering. 2.Beban Pencemaran:BOD

2.Beban Pencemaran:BOD < 5 < 5 kg/ton kertas hasil kg/ton kertas hasil produksiproduksi COD

COD < < 10 10 kg/ton kg/ton kertas kertas hasil hasil produksiproduksi TSS< 5 kg/ton kertas hasil produksi

TSS< 5 kg/ton kertas hasil produksi

Keterangan tentang BOD,COD, TSS, pH dan proses pengolahan air Keterangan tentang BOD,COD, TSS, pH dan proses pengolahan air limbah perlu di uraikan secara singkat sebagai berikut:

limbah perlu di uraikan secara singkat sebagai berikut:1919 Kebutuhan Oksigen oleh Mikroba di sebut

Kebutuhan Oksigen oleh Mikroba di sebut Biochemical Oxygen Biochemical Oxygen  Demand (BOD) 

Demand (BOD) 

BOD adalah banyaknya oxygen yang dibutuhkan oleh microorganisme BOD adalah banyaknya oxygen yang dibutuhkan oleh microorganisme untuk menguraikan zat-zat organic yang komplekmenjadi sederhana secara untuk menguraikan zat-zat organic yang komplekmenjadi sederhana secara aerobic. Banyaknya kandungan BOD (nilai = mg/lt) didalam air limbah aerobic. Banyaknya kandungan BOD (nilai = mg/lt) didalam air limbah merupakan ukuran kualitas dari air limbah tersebut sebagai derajat pencemar merupakan ukuran kualitas dari air limbah tersebut sebagai derajat pencemar bersifat

bersifat biodegradable biodegradable  (mengurai secara biologis). Pemeriksaan terhadap(mengurai secara biologis). Pemeriksaan terhadap BOD dilakukan dilabo

BOD dilakukan dilaboratorium pada harratorium pada hari ke-5 dengan temi ke-5 dengan temperatur 20°peratur 20°C,C, disebut BOD

disebut BOD5520 .20 .

Kebutuhan Oksigen melalui bahan Kimia di sebut

Kebutuhan Oksigen melalui bahan Kimia di sebut Chemical Oxygen Chemical Oxygen  Demand ( COD ) 

Demand ( COD ) 

COD adalah banyaknya oxygen yang dibutuhkan untuk menguraikan COD adalah banyaknya oxygen yang dibutuhkan untuk menguraikan zat-zat

zat organic organic secara kimia. secara kimia. Banyaknya Banyaknya kandungan Ckandungan COD OD (nilai = (nilai = mg/lt) didalammg/lt) didalam air limbah tersebut sebagai derajat pencemar bersifat

air limbah tersebut sebagai derajat pencemar bersifat biodegradable biodegradable  dandan non non  biodegradable 

biodegradable . Pemeriksaan terhadap COD dilakukan dilaboratorium dengan. Pemeriksaan terhadap COD dilakukan dilaboratorium dengan 19

19

Metcalf & Eddy , Wastewater Engineering ,

(29)

mengunakan oksidator

mengunakan oksidator kuat kuat selama selama +/- 2 +/- 2 jam jam (waktu (waktu lebih lebih cepat cepat dari dari testtest BOD)

BOD) Untuk mengetahui Untuk mengetahui secara cepat secara cepat dan menghemat dan menghemat biaya, maka biaya, maka TestTest COD sudah dapat diperkirakan kadar pencemar dalam air limbah tersebut. COD sudah dapat diperkirakan kadar pencemar dalam air limbah tersebut.

Padatan yang Terendapkan di sebut

Padatan yang Terendapkan di sebut Total Suspended Solid (TSS Total Suspended Solid (TSS )) TSS merupakan

TSS merupakan parameter parameter untuk mengontrol untuk mengontrol kualitas air kualitas air limbah.limbah.

Semua komponen / partikel tercakup didalam nya (mg/lt) antara lain: Fe, Semua komponen / partikel tercakup didalam nya (mg/lt) antara lain: Fe, Zn,CO

Zn,CO22, CaCO, CaCO33, Pb, NH, Pb, NH33, dan lain sebagainya. Partikel-partikel tersebut ber, dan lain sebagainya. Partikel-partikel tersebut ber

ukuran > 1 mikrometer sedangkan partikel yang berukuran < 1 mikrometer ukuran > 1 mikrometer sedangkan partikel yang berukuran < 1 mikrometer disebut Koloid

disebut Koloid dan bila dan bila berukuran < berukuran < 1 1 nanometer disebut nanometer disebut bahan bahan terlarutterlarut (dissolved solid)

(dissolved solid), sedangkan , sedangkan pH adalah pH adalah terminologi yang dipergunakan terminologi yang dipergunakan untukuntuk menyatakan derajat/keadaan

menyatakan derajat/keadaan suatu suatu air dalam air dalam keadaan keadaan basa basa atau atau asamasam dengan mengukur konsentrasi ion hydrogen atau lebih tepat aktivitas ion dengan mengukur konsentrasi ion hydrogen atau lebih tepat aktivitas ion hydrogen. Nilai pH adalah logaritma perbandingan terbalik konsentrasi hydrogen. Nilai pH adalah logaritma perbandingan terbalik konsentrasi ionhydrogen dalam air pH = - log [H

ionhydrogen dalam air pH = - log [H ++]. Nilai ]. Nilai pH adalah pH adalah antara antara 0 (nol) 0 (nol) sampaisampai 14 (empat belas) , dimana pH = 7 menyatakan kondisi larutan adalah netral . 14 (empat belas) , dimana pH = 7 menyatakan kondisi larutan adalah netral . Nilai pH ini sangat berpengaruh terhadap proses pengolahan air limbah Nilai pH ini sangat berpengaruh terhadap proses pengolahan air limbah karena apabila pH rendah/kecil air bersifat asam dan dapat menimbulkan karena apabila pH rendah/kecil air bersifat asam dan dapat menimbulkan korosif pada semua peralatan yang dilaluinya demikian pula apabila pH korosif pada semua peralatan yang dilaluinya demikian pula apabila pH tinggi. Adapun kadar yang sangat baik adalah kadar netral = 7, dimana tinggi. Adapun kadar yang sangat baik adalah kadar netral = 7, dimana peralatan (pompa, pipa) tidak tergerus masih memungkinkan adanya peralatan (pompa, pipa) tidak tergerus masih memungkinkan adanya kehidupan biota dapat membantu/memperlancar berlangsung nya proses kehidupan biota dapat membantu/memperlancar berlangsung nya proses

Gambar

Tabel 1.1 Status Mutu Air Sungai di IndonesiaTabel 1.1 Status Mutu Air Sungai di Indonesia
gambar berikut ini
Gambar 1. 2 : Lumpur (
Gambar 2.1; Dampak
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pada strategi yang peneliti buat guna meningkatkan kualitas pelayanan petugas IC, peneliti lebih mengutamakan membuat strategi yang ditujukan untuk menjawab

photos: Students do service learning by collecting information about the conditions faced by poor children (their habits, mindset, etc.) through the community service

Sebaliknya berapapun tingkat perhatian mahasiswa, baik tinggi, sedang maupun rendah, mahasiswa yang menerima pembelajaran Fisika melalui inkuiri terbimbing dengan

STUDI KASUS TENTANG PROGRAM VOKASIONAL BUDIDAYA IKAN LELE UNTUK SISWA TUNAGRAHITA SEDANG DI SLB CHAHYA PUTRA KECAMATAN CIPEUNDEUY.. Universitas Pendidikan Indonesia |

menwakan KSU Tunas Muda sebagai badan pengelola dana ymg akan disalurkm oleh pernerintah atau bank atauprrn badan usaha milik negara tersebut. Sarnpai pada saat

Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan telah didapatkan bahwa : Pada hipotesis yang pertama kebijakan hutang berpengaruh terhadap nilai perusahaan

Pelat Idik T.P Illegal Logging FT Reskrimsus Sertifikat Tranining Of Trainers Keaslian Uang Rupiah dst. SAEFUL HAQ

Jenis bidang usaha, daya tampung tenaga kerja, dan peranannya bagi perekonomian wilayah Purbalingga menjadi faktor yang ikut membentuk persepsi pengusaha terkait perhatian