-1-FREQUENTLY ASKED QUESTIONS (FAQ’S)
ATAS SE BANK INDONESIA NO.12/ 2 /DPM TANGGAL 22 JANUARI 2010 TENTANG PERUBAHAN ATAS SURAT EDARAN BANK INDONESIA NOMOR
11/6/DPM TANGGAL 10 FEBRUARI 2009 PERIHAL TATA CARA PENATAUSAHAAN SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA RITEL
I. Setelmen Sukuk Negara Ritel Di Pasar Perdana
Q. Kapan Setelmen Sukuk Negara Ritel di Pasar Perdana dilakukan ?
A. Setelmen Sukuk Negara Ritel di Pasar Perdana dilakukan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penetapan hasil penjualan Sukuk Negara Ritel (T+2).
Q. Berdasarkan apa setelmen tersebut dilakukan?
A. Setelmen dilakukan berdasarkan penetapan hasil penjualan oleh Direktur Jenderal
Pengelolaan Utang untuk dan atas nama Menteri Keuangan Q. Bagaimana prosedur setelmennya?
A. Setemen Sukuk Negara Ritel di Pasar Perdana dilakukan dengan prosedur sebagai berikut :
a. dalam hal setelmen setelmen dana, dilakukan dengan cara mendebet rekening giro rupiah milik Bank pembayar di Bank Indonesia, serta mengkredit rekening giro rupiah Pemerintah di Bank Indonesia sebesar nilai setelmen; dan
b. dalam hal setelmen surat berharga, dilakukan dengan mencatatkan penerbitan seri Sukuk Negara Ritel dalam BI-SSSS sesuai ketentuan dan persyaratan (terms and
conditions) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan serta mengkredit rekening surat
berharga Sub-Registry yang ditunjuk oleh investor pembeli Sukuk Negara Ritel.
-2-II. Pembayaran Imbalan dan/atau Nilai Nominal Sukuk Negara Ritel
Q. Kapan Pembayaran Imbalan dan/atau Nilai Nominal Sukuk Negara Ritel
dilakukan ? Berdasarkan apa?
A. Pembayaran Imbalan dan/atau Nilai Nominal Sukuk Negara Ritel dilakukan pada tanggal jatuh tempo pembayaran Imbalan dan/atau Nilai Nominal berdasarkan posisi kepemilikan Sukuk Negara Ritel yang tercatat di BI-SSSS pada 2 (dua) Hari Kerja sebelum tanggal jatuh tempo tersebut.
Q. Bagaimana cara pembayaran Imbalan dan/atau Nilai Nominal Sukuk Negara Ritel
dilakukan ?
A. Pembayaran Imbalan dan/atau Nilai Nominal Sukuk Negara Ritel dilakukan dengan cara mendebet rekening giro rupiah milik Pemerintah di Bank Indonesia dan mengkredit rekening giro rupiah milik Bank atau Bank pembayar Sub-Registry atau Sub-Registry di Bank Indonesia. Kemudian pada hari yang sama dengan hari pembayaran tersebut,
Sub-Registry meneruskan pembayaran Imbalan dan/atau Nilai Nominal Sukuk Negara Ritel
kepada investor yang tercatat di Sub-Registry
III. Setelmen Transaksi Sukuk Negara Ritel di Pasar Sekunder
Q. Bagaimana Prosedur Setelmen Transaksi Sukuk Negara Ritel di Pasar Sekunder?
A. Prosedur setelmen transaksi Sukuk Negara Ritel di pasar sekunder dilakukan sesuai ketentuan Bank Indonesia yang mengatur mengenai BI-SSSS