Depperindag (MTI) Singapura Merevisi Proyeksi Pertumbuhan 2010
ke 7.0
–
9.0 persen
Penguatan Secara Tajam di Triwulan I-2010
Perkiraan sebelumnya mengindikasikan bahwa GDP Singapura meningkat tajam sebesar 13,1% (yoy) pada triwulan I-2010. Ditinjau secara triwulanan, GDP Singapura tumbuh sebesar 32,1%. Departemen Perindustrian dan Perdagangan (The Ministry of Trade and Industry - MTI) mengumumkan bahwa perekonomian Singapura diharapkan tumbuh antara 7.0 hingga 9.0 persen pada tahun 2010.
Gross Domestic Product (GDP) berdasarkan Harga Konstan 2000
* Angka sementara
Pertumbuhan di periode ini sangat di dominasi oleh sektor manufaktur. Secara triwulan, sektor ini meningkat sebesar 139% pada triwulan pertama 2010, sementara di triwulan IV-2009 masih mengalami kontraksi sebesar 29%. Peningkatan kinerja yang cukup tajam ini disebabkan oleh dua faktor utama – pertama, ekspansi produksi elektronik yang didorong oleh kuatnya pemulihan penjualan chip semikonduktor secara global; dan kedua, output industri biomedis yang melonjak di luar perkiraan. Sektor konstruksi tumbuh sebesar 11,3% (yoy) pada triwulan I-2010, didukung oleh sejumlah pembangunan sarana sektor publik yang berkelanjutan serta peningkatan di sejumlah proyek properti residensial.
Sementara sektor industri jasa juga mengalami ekspansi, yang secara tahunan mencapai 8,4%. Eksapansi ini sebagian besar disumbang oleh perdagangan besar (wholesale trade) yang terimbas dari kenaikan ekspor barang-barang elektronik. Pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan serta sektor perhotelan dan restoran sama baiknya dengan pertumbuhan sektor jasa keuangan yang berkontribusi pada peningkatan kinerja sektor jasa secara keseluruhan.
Asesmen Penguatan Eksternal
Proyeksi ekonomi global terus menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Arus perdagangan dunia telah bangkit dari keterpurukan di tahun 2009, dan WTO memproyeksikan perdagangan akan tumbuh 9,5% pada 2010. Industrial production pada negara-negara advanced dan developing economic mengalami ekspansi yang berkelanjutan.
Di Amerika Serikat, pemulihan ekonomi telah meluas secara bertahap, dengan pertumbuhan pada sektor manufaktur dan jasa. Kondisi bisnis dan prospek laba mengalami penguatan, bersamaan dengan daya beli konsumen yang mulai membaik. Pasar tenaga kerja AS juga mulai mengindikasikan pemulihan dengan peningkatan jumlah tenaga kerja yang cukup besar pada Maret 2010. Kondisi ini akan mendukung pemulihan permintaan sektor swasta di AS. Sementara di Asia, pertumbuhan ekonomi diharapkan membaik yang didukung oleh permintaan China atas produk elektronik dan komoditas lainnya.
Sementara itu tingkat resiko di pasar keuangan juga mereda, seperti sovereign debt crisis di Eropa atau pembatasan langkah-langkah fiskal lainnya, yang diperkuat oleh sinyal kondisi ekonomi global yang semakin membaik. Dengan adanya perbaikan pertumbuhan ekonomi Singapura secara tajam di triwulan I-2010 dan penguatan ekonomi global sepanjang tahun 2010 ini, maka MTI meningkatkan proyeksi pertumbuhan GDP tahun 2010 dari sebelumnya 4.5 - 6.5 persen menjadi 7.0 - 9.0 persen.
Proyeksi Inflasi
Secara keseluruhan, proyeksi inflasi IHK pada tahun 2010 direvisi dari 2.0 - 3.0 persen menjadi 2.5 - 3.5 persen sejalan dengan recovery ekonomi yang semakin intens.