• Tidak ada hasil yang ditemukan

bahasa dalam bahan ajar made sujana

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "bahasa dalam bahan ajar made sujana"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

PENULISAN BUKU AJAR:

Penggunaan Bahasa

I Made Sujana

(2)

Standar Kompetensi

(3)

Brainstorming

• Tujuan penulisan buku ajar?

• Bagaimana kita mencapai tujuan tersebut dalam kaitannya dengan

(4)

KETERBACAAN MATERI & BAHASA

1. Aspek Komunikatif  tatanan kalimat yang mudah dipahami

2. Aspek Dialogis dan Interaktif  gaya penulisan (penggunaan sapaa, struktur kalimat tanya, seru, dll.)

3. Aspek Lugas diksi/pilihan kata:

(5)

4. Aspek Keruntutan Alur Pikir  kronologi

penalaran: Masuk akal  deduktif atau induktif; struktur teks,

5. Aspek Koherensi  keterkaitan antar konsep/informasi

6. Aspek Kesesuaian dengan Kaidah Bahasa

Indonesia  ketepatan penggunaan kaidah

berbahasa (tatabunyi, kalimat, paragraf, dll.)

7. Aspek Penggunaan Istilah dan Simbol 

(6)

PENGGUNAAN BAHASA DALAM

PENULISAN BUKU AJAR

• Variasi (Register) Penggunaan Bahasa

• Pengembangan Paragraf

• Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

(7)

Latihan

Lanjutkan kutipan berikut:

innalillahi wainna ilahirojiun

(8)

Warming up

(9)

Warming Up

Cara Membuat Mie Goreng Spesial

(10)

Register

” (

Variasi Penggunaan Bahasa

)

• Pemilihan bahasa yang disesuaikan dengan konteks situasi dan konteks budaya. Register ditentukan oleh:

– Topik ==> apa yang dibicarakan?

– Tujuan ==> apa yang ingin dicapai?

– Audience ==> siapa pelibat dalam komunikasi?

(11)

JENIS TEKS (GENRE)

• Setiap Jenis Teks memiliki 3 unsur utama:

– Fungsi Sosial (Tujuan)

– Struktur Teks (Generik Structures)

(12)

Pengembangan Paragraph

• Setiap paragraf berisi sebuah gagasan utama.

• Gagasan utama tertuang dalam kalimat topik.

• Kalimat topik dikembangkan dengan

rangkaian kalimat pendukung yang saling berhubungan secara terpadu (kohesif)

dan secara runtut (koheren).

• Paragraf dapat dikembangkan secara

(13)

Koherensi dalam Pengembangan

Paragraf

• Koheresinsi: Keruntutan/kekompakan hubungan antar kalimat dalam satu alenia atau antar

alenia.

• Jenisjenis kata transisi:

– Untuk pertentangan: tetapi, namun, sebaliknya, dll.

– Untuk tambahan: di samping itu, demikian juga, berikutnya, dll.

– Untuk perbandingan: seperti halnya, sebagaimana, dll.

– Untuk hubungan akibat: maka, jadi, oleh sebab itu, dll.

(14)

Latihan: Lanjutkan paragraf berikut:

Dari cara pengemasannya, bahan ajar

dapat dibedakan menjadi 3, yaitu (a) ... (b) .... (c) ...

(15)

Tata Tulis Ilmiah

• Kejujuran Ilmiah

• Cara Pengutipan

(16)

Bahasa Indoensia yang Baik dan

Benar

Fonologi (tata bunyi)  standar

Tata Bahasa (Kata dan Kalimat)

Kosa Kata dan Istilah  formal vs. informal • Mekaniks  tanda baca, ejaan, dll.

(17)

Saran-Saran Memulai Penulisan

• Usahakan menemukan waktu dan tempat yang tenang untuk menulis

• Siapkan seluruh materi, buku, bahan, informasi, dan peralatan yang diperlukan

• Tetapkan target (batas waktu)

• Tuangkan semua ide yang muncul (kemudian baru direvisi)

• Jangan mudah menyerah. Nikmati kegiatan menulis

• Sebarkan naskah ke teman sejawat untuk komentar

(18)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi, konsistensi, dan kecukupan isi buku ajar Bahasa Indonesia kelas VIII dengan kurikulum yang berlaku yaitu

Selain tingkat perkembangan bahasa, kata-kata dalam buku bahan ajar tersebut harus sesuai dengan kaidah bahasa sistem tata tulis (EYD) sehingga mendidik siswa

Revisi dan dihasilkan pengembangan bahan ajar qawaid bahasa Arab berbasis mind map untuk tingkat perguruan tinggi yaitu bahan ajar yang disajikan dalam bentuk

Maka pendidikan karakter dalam buku bahan ajar bahasa Arab untuk siswa kelas 3 MI tercermin mulai dari pelajaran pertama yang mana pada pelajaran pertama dalam buku

Merespon makna dalam teks monolog sederhana yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan.. sehari-hari dalam

Tujuan Pembelajaran Umum : Setelah mengikuti mata ajar diklat ini peserta diharapkan mampu membandingkan antara teori dengan praktik tentang teknis pengembangan

Penelitian pengembangan bahan ajar morfologi Bahasa Indonesia ini tidak hanya berbasis data bahan ajar yang selama ini digunakan, tetapi juga diupayakan bahan ajar baru

Pengembangan bahan ajar bahasa Arab di Indonesia memiliki latar belakang yang kompleks dan saat ini masih terbatas serta kurang