TIMUR TENGAH:
PERKEMBANGAN TERKINI
DAN POLUGRI
NEGARA-NEGARA CAKUPAN DIREKTORAT TIMUR TENGAH
1. Aljazair 6. Kuwait 11. Mesir 16. Sudan 21. Israel 2. Arab Saudi 7. Lebanon 12. Oman 17. Suriah
3. Bahrain 8. Libya 13. Palestina 18. Tunisia 4. Eritrea 9. Maroko 14. Persatuan Emirat Arab 19. Yaman 5. Irak 10. Mauritania 15. Qatar 20. Yordania
POTENSI EKONOMI KAWASAN TIMUR TENGAH
Pemasok utama energi dunia (6,53% cadangan
minyak dunia)
Foreign Exchange Reserves diperkirakan
sebesar US$ 1 trilyun (World Bank, 2016)
Sektor keuangan yang kuat
Total penduduk mencapai 373 juta jiwa Net importers
Tingginya konsumsi domestik
Sovereign Wealth Fund mencapai US$ 2,3
POTENSI EKONOMI KAWASAN TIMUR TENGAH
Infrastructure projects market
Kebutuhan yang tinggi terhadap TKI skilled Pasar potensial produk industri strategis RI Negara Timur Tengah seperti Mesir, Sudan,
merupakan destinasi investasi potensial
Pasar outbound tourism potensial Maroko, Yordania, Mesir, Aljazair
PROFIL SOVEREIGN WEALTH FUND NEGARA-NEGARA GCC
Abu Dhabi Investment Authority : US$ 773 milyar
SAMA Foreign Holdings (Arab Saudi) : US$ 671,8 milyar
Kuwait Investment Authority (KIA) : US$ 592 milyar
Qatar Investment Authority : US$ 256 milyar
Oman Investment Fund : US$ 6 milyar
Diversifikasi sumber pendapatan
negara
Hub produk dunia, makanan halal
dan jasa
Pusat keuangan Syariah
Pusat berbagai pameran berskala
dunia
Rail trails interconnected Development
Food security investment oriented
KECENDERUNGAN KEBIJAKAN EKONOMI NEGARA-NEGARA TIMUR TENGAH
TANTANGAN PEREKONOMIAN TIMUR TENGAH
Ekstremisme, radikalisme dan
terorisme
Isu ketahanan pangan Keterbatasan SDM
PAMERAN BERSKALA DUNIA DI TIMUR TENGAH
Gulfood, Dubai Trade
The Big 5 (pameran konstruksi di Dubai setiap November)
Annual Investment Meeting (pameran investasi di Dubai setiap April)
Halal Food Exhibition (pameran produk halal di Saudi dan PEA) Dubai Global Village di Dubai setiap Oktober-April
PILAR POLUGRI INDONESIA DI TIMUR TENGAH
Peaceful (Perlindungan WNI, diplomasi energi,
pencegahan ekstremisme)
Prosperous (pasar non tradisional, sumber FDI
alternatif, wilayah operasi BUMN/ swasta RI)
Democratic (home grown value, HAM dan good governance)
Bebas senjata nuklir dan senjata pemusnah
massal lainnya
Dukungan atas Palestina (dukungan
kemerdekaan, capacity building, menggalang dukungan internasional atas Palestina, tidak membuka hubungan diplomatik dengan Israel)
Penyelesaian konflik secara damai terutama
Modalitas Kerjasama Bilateral RI-Timur Tengah
Kedekatan hubungan secara historis, agama, dan budaya
dengan kawasan Timur Tengah
Indonesia memiliki hubungan diplomatik dengan 21 negara
(cakupan Direktorat Timur Tengah):
Aljazair Maroko Sudan
Arab Saudi Mesir Suriah
Bahrain Mauritania Yaman
Eritrea Persatuan Emirat Arab Yordania
Irak Palestina Oman
Kuwait Qatar Tunisia
MEKANISME BILATERAL DAN REGIONAL BILATERAL
Bilateral Consultation (antar-Kemlu),
Joint Commission Meeting (SKB, lintas K/L)
Joint Working Group (JWG, untuk isu-isu khusus)
REGIONAL
Timur Tengah sebagai pasar non tradisional
Timur Tengah sebagai hub produk Indonesia ke negara
kawasan Afrika dan Eropa (GCC-Europe Reduction Tariff)
Didominasi produk non migas (makanan, bahan konstruksi,
otomotif, palm oil)
Belum terdapat mekanisme kerja sama peningkatan daya saing
Negara/Total Perdagangan 2012 2013 2014 2015 2016 Trend(%) 2012-2016 Jan-Mar Perub.(%) 2017/2016 2016 2017 Aljazair 519.151,9 619.779,4 478.368,0 456.609,6 515.923,3 -3,13 100.918,5 97.405,0 -3,48 Arab Saudi 6.973.852,1 8.260.441,1 8.672.549,1 5.482.316,6 4.058.107,6 -13,87 935.437,8 1.193.348,1 27,57 Bahrain 106.598,2 116.098,6 219.593,0 76.156,2 101.411,1 -5,08 14.375,7 77.125,0 436,49 Eritrea 5.073,8 6.153,7 9.748,7 1.986,4 311,3 -48,90 60,9 90,9 49,09 Irak 44.993,4 45.519,2 72.659,1 95.343,1 91.184,6 24,01 20.244,1 35.474,2 75,23 Kuwait 2.311.314,5 1.584.339,0 1.632.593,3 912.557,9 414.804,7 -32,88 158.812,6 79.939,5 -49,66 Lebanon 78.471,9 76.910,8 77.895,2 87.277,0 78.052,0 1,16 24.459,0 21.342,7 -12,74 Libya 576.506,6 437.892,3 94.454,9 28.115,1 62.801,6 -51,23 24.851,0 3.859,9 -84,47 Maroko 277.851,6 186.804,5 222.458,2 214.329,3 157.948,9 -9,45 44.921,2 35.372,9 -21,26 Mauritania 72.223,7 96.750,1 107.789,5 61.086,7 71.560,4 -4,67 16.382,9 22.368,4 36,53 Mesir 1.236.622,9 1.228.656,4 1.486.936,1 1.441.000,8 1.462.581,4 5,08 407.137,9 488.399,3 19,96 Oman 464.026,5 462.339,9 438.301,3 355.937,6 263.286,2 -13,02 66.809,8 107.624,1 61,09 Palestina 1.001,9 553,8 1.028,6 1.858,3 2.517,7 35,71 586,4 625,8 6,72 Persatuan Emirat Arab 3.347.337,5 3.398.424,7 4.257.466,4 3.282.394,4 2.928.307,6 -2,98 742.188,6 1.038.315,7 39,90
Qatar 1.688.672,4 1.576.663,4 1.681.659,4 828.339,2 914.995,2 -17,05 197.027,5 180.339,0 -8,47 Sudan 84.417,6 87.009,1 75.127,7 78.225,5 74.038,0 -3,62 21.187,2 20.405,6 -3,69 Suriah 60.209,1 34.555,9 47.636,9 33.793,2 27.290,8 -14,83 5.751,4 10.392,8 80,70 Tunisia 119.053,3 101.991,5 104.210,3 77.138,3 60.746,4 -15,00 19.913,2 28.244,0 41,84 Yaman 159.255,3 159.381,3 157.669,3 89.302,5 158.946,5 -5,66 56.348,7 36.108,2 -35,92 Yordania 500.321,1 475.123,0 305.191,1 256.021,5 256.045,4 -17,78 57.512,7 78.538,0 36,56 TOTAL 18.626.955,3 18.955.387,7 20.143.336,1 13.857.930,9 11.700.860,7 -193,19 2.914.927,1 3.555.319,1 33,84
Potensi Pasar Produk Halal
Pasar Tujuan Produk Makanan dan Minuman Indonesia ke Negara OKI
FDI NEGARA TIMUR TENGAH
Sektor pariwisata (villa, hotel)
Sektor energi (PLTA, PLTU)
Industri alutsista (perkapalan, pesawat)
Sektor perbankan (QNB, Dubai National Bank)
Sektor telekomunikasi (Ooreedoo Indosat)
TOTAL INVESTASI INDONESIA-TIMUR TENGAH
Investment
Realization/ 2015 2016
Country Investment (US$
Million) Project Investment (US$ Million) Project Arab Saudi 30,36 28 0,90 44 UAE 19,25 19 55,00 80 Yaman 7,12 8 0,80 9 Mesir 1,36 6 1,20 12 Irak 0,70 8 2,70 13 Sudan 0,70 5 0,60 4 Lebanon 0,56 6 0,70 13 Yordania 0,23 6 1,60 22 Suriah 0,02 6 0,30 7 Qatar 0,00 2 0,00 1 Bahrain 0,00 1 0,80 3 Aljazair 0,00 5 0,40 3 TOTAL 60,30 100 65,00 211
Sumber: Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC)
Sumber: BPS, diolah oleh Kementerian Pariwisata No. Negara 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 1. Arab Saudi 73.000 94.440 110.908 92.667 121.890 151.454 160.696 186.65 4 2. Bahrain 746 832 879 981 1.176 1.608 1.585 2.151 3. Kuwait 5.875 2.729 4.164 4.738 7.919 9.281 4. Mesir 3.316 3.650 4.469 6.115 8.091 10.695 5. UEA 3.871 4.970 4.720 6.154 9.891 12.054 9.886 8.220 6. Yaman 3.522 5.597 6.729 5.025 6.851 7.863 7. Qatar 6.579 5.076 4.501 1.265 1.332 1.648 n.a. 1.685 8. Timur Tengah lainnya 17.026 25.708 27.127 27.441 30.289 21.710 Total 113.93 5 143.002 163.497 144.38 6 187.439 216.313
PERKEMBANGAN WISATAWAN TIMUR TENGAH 2009-2016 KEBANGSAAN 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 Arab Saudi 73.000 94.440 110.980 92.667 121.890 151.454 160.696 186.654 Bahrain 746 832 879 981 1.176 1.608 1.585 2.151 Kuwait 5.875 2.729 4.738 4.738 7.919 9.281 - 6.201 Mesir 3.316 3.650 6.115 6.115 8.901 10.659 10.445 14.325 Uni Emirat Arab 3.871 4.970 6.154 6.154 9.891 12.054 9.886 8.220 Yaman 3.522 5.597 5.025 5.025 6.851 7.863 - 9.330 Qatar 6.579 5.076 1.265 1.265 1.332 1.648 - 1.685 Oman - - - 4.616 - 12.423 Timur Tengah Lainnya 17.026 25.078 27.127 27.441 30.289 21.701 - - TOTAL 113.18 9 141.540 162.283 144.386 188.249 216.268 182.612 240.989
No. Negara Jumlah WNI Rincian Komposisi Keterangan
1. Arab Saudi 608.657 orang Data KBRI Riyadh (Maret 2016) dan KJRI Jeddah (Juli 2016)
2. Aljazair
243 orang Data KBRI Alger as per Desember 2015
3. Bahrain 5.236 orang
Data KBRI Manama as per Januari 2017
4. Irak 890 orang Data KBRI Baghdad Januari 2016
5. Kuwait 7.842 orang 587 orang bekerja di pemerintahan, 1.497 orang bekerja di sektor formal, 4.504 orang PLRT, 8 orang pelajar/mahasiswa dan 8 orang Sponsor Diri Sendiri
Data KBRI Kuwait as per Maret 2017
6. Lebanon
1.420 orang Data KBRI Beirut as per Januari 2017
7. Libya 285 orang Staf KBRI, mahasiswa, BMI formal, BMI informal
Data KBRI Tripoli as per Agustus 2016
No. Negara Jumlah WNI Rincian Komposisi Keterangan 8. Maroko 244 orang
Data KBRI Rabat as per Desember 2015
9. Mauritania 3 orang Data KBRI Rabat
10. Mesir 5.589 orang Data KBRI Kairo as per Desember 2015
11. Oman 18.030 orang 95% bekerja pada sektor domestik/pembantu rumah tangga.
Data KBRI Muscat as per
Januari 2017
12. Palestina 20 orang Data KBRI Amman as per April 2017
13. PEA 104.958 orang Data KBRI Abu Dhabi as
per September 2016
14. Qatar 29.988 orang per Agutus 2015 jumlah WNI diperkirakan sebanyak 40.000, yang terdiri dari 20.000 TKI; 5.271 tenaga ahli dan 13.188 sanak keluarga; 22 mahasiswa serta 57 orang staf kbri beserta keluarganya.
Data KBRI Doha as per
Juni 2017
15. Sudan
1990 orang Termasuk 647 pelajar/mahasiswa, 970 personil Indonesia dalam misi UNAMID, 38 TKI formal dan 261 TKI informal
Data KBRI Khartoum as per Juni 2016
No. Negara Jumlah WNI Rincian Komposisi Keterangan 16. Suriah Perkiraan
antara 1.500-2.000 orang
Data KBRI Damascus as per Agustus 2016
17. Tunisia 168 orang Data KBRI Tunis as per Oktober 2015
18. Yaman 650 orang. Pemerintah telah evakuasi sekitar 2.632 WNI dari Yaman sejak tahun 2014 hingga Desember 2016.
Sebagian besar adalah mahasiswa di kota Tarim dan Mukalla, Hadhramaut
Data KBRI Sana’a as per Februari 2017
19. Yordania
7.638 orang Data KBRI Amman per Februari 2017
Kementerian Perdagangan menargetkan peningkatan
ekspor rata-rata di atas 10% per tahun khususnya mulai tahun 2017. Angka ini merupakan revisi dari target 300% hingga tahun 2019 sebagaimana ditetapkan sebelumnya.
Pemerintah RI menargetkan target investasi baik PMA
dan PMDN sebesar RP. 3500 trilyun atau US$ 249 milyar hingga tahun 2019. Pada tahun 2016, BKPM menetapkan target PMA sebesar Rp. 386,4 trilyun atau naik 12,6% dari tahun 2015.
Pemerintah RI telah menargetkan peningkatan
kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia hingga 20 juta orang pada tahun 2019.
Pada tahun 2016, kunjungan wisatawan mancanegara
ditargetkan mencapai 12 juta orang dibandingkan 10 juta orang pada tahun 2015.
Perdagangan
Belum terdapat struktur mekanisme kerja sama peningkatan
perdagangan (PTA/FTA).
Pengakuan atas produk berlogo Halal Indonesia.
Infrastruktur pelabuhan di negara selain GCC yang kurang memadai. Hilangnya daya saing penerbangan Indonesia ke Timur Tengah
(strategi tidak efektif; adanya indikasi praktek subsidi biaya bahan bakar oleh maskapai asing pesaing).
Investasi
Kekhawatiran kepastian Hukum di Indonesia dampak dari
ketimpangan produk hukum di Indonesia (Otoritas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah).
Kecenderungan investor negara Timur Tengah memilih di sektor brown
Perdagangan
Meningkatkan pangsa pasar produk Indonesia
Pengakuan Produk Halal Indonesia melalui MRA (secara bilateral) PTA / FTA untuk meningkatkan daya saing.
Meningkatkan Partisipasi Stakeholders di Indonesia pada event perdagangan
Internasional.
Investasi
Inbound Investment / FDI (Agriculture, infrastructure, Military, Energy) Kerja Sama Energi baru (pasokan energi) dan Renewable Energy
Meningkatkan pangsa pasar TKI Formal (Qatar-World Cup 2022; Dubai-World Expo
2020)
Partisipasi Stakeholders Indonesia pada event investasi (AIM, dll)
Pariwisata
Familiarization Trip: Operator (Maskapai, Travel Agent); Media
Promosi Pariwisata (Pasca diterbitkan Perpres No. 69 / 2015 Tentang Bebas Visa
Kunjungan)
Partisipasi Stakeholders Indonesia pada event pariwisata (Dubai Global Village,
STRUKTUR DAN BUDAYA KORPORASI
► Aturan umum yang berlaku adalah jam kerja di Timur Tengah pukul 08.00-16.00, sedangkan instansi Pemerintah pukul 08.00-13.00 atau 14.00. Hari kerja adalah Minggu-Kamis dan Jumat-Sabtu hari libur.
►Dianjurkan untuk membuat perjanjian (business
appointments) terlebih dahulu, namun
STRUKTUR DAN BUDAYA KORPORASI
► Ketika membuat pertemuan bisnis, penting untuk
mempertimbangkan dampak dari hari libur resmi
dan tidak resmi pada setiap kegiatan bisnis.
►Tepat waktu dipandang sebagai gestur yang
positif sehingga seyogyanya selalu hadir tepat
waktu pada setiap pertemuan bisnis.
STRUKTUR DAN BUDAYA KORPORASI
► Perusahaan swasta di Timur Tengah selalu menggunakan struktur yang sangat berjenjang sehingga kekuasaan terpusat dan perbedaan kekuasaan yang tajam senantiasa membuat pemisahan yang jelas antara peran senioritas terhadap staf.
►Model penjenjangan struktural yang tajam mengakibatkan setiap keputusan atau kebijakan organisasi selalu dibuat oleh kekuasaan perorangan terpusat atau kadang-kadang melalui keputusan anggota Direksi.
STRUKTUR DAN BUDAYA KORPORASI
► Kesabaran yang tinggi dalam membangun
kepercayaan, hubungan kerja yang baik dan lingkungan kerja yang saling menghormati dengan mitra usaha di Timur Tengah selalu menjadi bagian penting dalam budaya korporasi di Timur Tengah.
►Senantiasa menyampaikan salam kepada rekan bisnis merupakan salah satu hal penting dalam membangun hubungan kerja.