Audit lingkungan di
Audit lingkungan di
PT. Indah Kiat Pulp & Paper – Serang
PT. Indah Kiat Pulp & Paper – Serang
ANTO.S 41609120003 ANTO.S 41609120003
Pendahuluan:
Pendahuluan:
Audit linglkungan di PT.IKPP Tbk merupakan bagian integral dari Audit linglkungan di PT.IKPP Tbk merupakan bagian integral dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan yang terdiri dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan yang terdiri dari satu set pengaturan-pengaturan secara sistematis yang meliputi satu set pengaturan-pengaturan secara sistematis yang meliputi struktur organisasi, tanggung jawab, prosedur, proses, serta struktur organisasi, tanggung jawab, prosedur, proses, serta sumberdaya dalam upaya mewujudkan kebijakan lingkungan yang sumberdaya dalam upaya mewujudkan kebijakan lingkungan yang telah digariskan oleh perusahaan. Sistem manajemen lingkungan telah digariskan oleh perusahaan. Sistem manajemen lingkungan memberikan mekanisme untuk mencapai dan menunjukkan memberikan mekanisme untuk mencapai dan menunjukkan performasi lingkungan yang baik, melalui upaya pengendalian performasi lingkungan yang baik, melalui upaya pengendalian dampak lingkungan dari kegiatan, produk dan jasa. Sistem tersebut dampak lingkungan dari kegiatan, produk dan jasa. Sistem tersebut juga dapat digunakan untuk mengantisipasi perkembangan tuntutan juga dapat digunakan untuk mengantisipasi perkembangan tuntutan dan peningkatan performasi lingkungan dari konsumen, serta untuk dan peningkatan performasi lingkungan dari konsumen, serta untuk memenuhi persyaratan peraturan lingkungan hidup dari memenuhi persyaratan peraturan lingkungan hidup dari Pemerintah.
Latar Belakang
Latar Belakang
::Audit Lingkungan merupakan satu alat untuk memverifikasi secara objektif Audit Lingkungan merupakan satu alat untuk memverifikasi secara objektif upaya manajemen lingkungan dan dapat membantu mencari upaya manajemen lingkungan dan dapat membantu mencari langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan performasi lingkungan, berdasarkan langkah perbaikan guna meningkatkan performasi lingkungan, berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
kriteria yang telah ditetapkan.
ISO 14001 sebagai standar internasional yaitu untuk mendukung ISO 14001 sebagai standar internasional yaitu untuk mendukung perlindungan lingkungan dan pencegahan pencemaran yang seimbang perlindungan lingkungan dan pencegahan pencemaran yang seimbang dengan kebutuhan sosial ekonomi. Manajemen lingkungan mencakup dengan kebutuhan sosial ekonomi. Manajemen lingkungan mencakup suatu rentang isu yang lengkap meliputi hal-hal yang berkaitan dengan suatu rentang isu yang lengkap meliputi hal-hal yang berkaitan dengan strategi dan kompetisi
Manfaat Audit Lingkungan
Manfaat Audit Lingkungan
::
Mengidentifikasi resiko lingkunganMengidentifikasi resiko lingkungan
Menjadi dasar bagi pelaksanaan kebijakan pengelolaanMenjadi dasar bagi pelaksanaan kebijakan pengelolaan lingkungan atau upaya penyempurnaan rencana yang ada
lingkungan atau upaya penyempurnaan rencana yang ada
Menghindari kerugian Menghindari kerugian finansial finansial seperti seperti penutupan penutupan suatu suatu usaha usaha oleholeh pemerintah,
pemerintah, atau atau publikasi publikasi yang yang merugikan merugikan akibat akibat lingkungan lingkungan yang yang tidaktidak baik.
baik.
Mencegah sanksi hukum terhadap usaha berdasarkan pada peraturanMencegah sanksi hukum terhadap usaha berdasarkan pada peraturan perundang-und
perundang-undaangan yang aangan yang berlakuberlaku
Meningkatkan kepedulian suatu badan terhadap kebijakan dan tanggungMeningkatkan kepedulian suatu badan terhadap kebijakan dan tanggung jawab lingkungan
jawab lingkungan
Mengidentifikasi kemungkinan penghematan biaya melalui upaya konservasiMengidentifikasi kemungkinan penghematan biaya melalui upaya konservasi energi dan pengurangan, pemakaian ulang dan daur
Jenis audit yang di lakukan di PT.IKPP.T
Jenis audit yang di lakukan di PT.IKPP.Tbk yaitu :bk yaitu :
Kreteria Audit Kreteria Audit
Melihat pembatasan pada pembuangan limbah udara, air
Melihat pembatasan pada pembuangan limbah udara, air dan padatan.dan padatan.
limbah udara:
limbah udara: GAS BUANG CO-GENGAS BUANG CO-GEN
yaitu gas buang dari pembangkit listrik dari batu bara. yaitu gas buang dari pembangkit listrik dari batu bara.
limbah udara:
limbah udara: EFFLUENT WWTEFFLUENT WWT
yaitu air pengolahan dari hasil limbaqh produksi. yaitu air pengolahan dari hasil limbaqh produksi. limbah udara:
limbah udara: GAS BUANG INCINERATORGAS BUANG INCINERATOR
yaitu gas buang dari mesin pembakar
yaitu gas buang dari mesin pembakar atau pelebur limbahatau pelebur limbah padatan dan limbah cair unused yang tidak bisa
Audit 1:CO-GEN Audit 1:CO-GEN
CO-GEN yaitu pembangkit listrik yang menggunakan batubara dimana CO-GEN yaitu pembangkit listrik yang menggunakan batubara dimana uap hasil pembakaran boiler di
uap hasil pembakaran boiler di proses dan dapat digunakan untukproses dan dapat digunakan untuk proses lainya
proses lainya
Perusahaan kertas termasuk mperusahaan tinggkat
Perusahaan kertas termasuk mperusahaan tinggkat menengah dan besar menengah dan besar jadi besr juga dalam menkonsumsi energi untuk produksi untuk iti pt. IKPP jadi besr juga dalam menkonsumsi energi untuk produksi untuk iti pt. IKPP
mempunyai pemban
mempunyai pembangkit listrik sendiri yang di sebut CO gkit listrik sendiri yang di sebut CO GENGEN
Asap dari pembakaran batu bara pada proses pembangkit enrgi CO GEN Asap dari pembakaran batu bara pada proses pembangkit enrgi CO GEN itu lah yang harus
itu lah yang harus di jaga kebersihanya untuk menjaga supaya tidak terjadidi jaga kebersihanya untuk menjaga supaya tidak terjadi pencemaran di lingkungan sekitar
GAS BUANG CO-GEN
GAS BUANG CO-GEN
•
• Peraturan : Perpanjangan ijinPeraturan : Perpanjangan ijin
pembuangan
pembuangan
limbah kepada PT. IKPPlimbah kepada PT. IKPP Tbk.Tbk.
Kep.Bup.660.2/1883/LH Kep.Bup.660.2/1883/LH •
• Ijin Pembakaran Oli bekas :Ijin Pembakaran Oli bekas : Kep.Men.LH No.85 th.2004 Kep.Men.LH No.85 th.2004 Monitoring Stack Co-gen.
Monitoring Stack Co-gen. •
• Frekuensi : 3 bulan sekali.Frekuensi : 3 bulan sekali. •
• Parameter : Total Partikel, SO2, NO2,Parameter : Total Partikel, SO2, NO2, Opasitas.
Opasitas.
Monitoring Udara Ambient Monitoring Udara Ambient •
• Frekuensi : 3 bulan sekali.Frekuensi : 3 bulan sekali. •
Proses Audit CO GEN : Proses Audit CO GEN :
Di lakukan standari sasi untuk mendapat parameter antara udara di Di lakukan standari sasi untuk mendapat parameter antara udara di sekitar lokasi pabrik
sekitar lokasi pabrik yang normal dengan udara yang di keluarkanyang normal dengan udara yang di keluarkan cerobong
cerobong CO GEN daCO GEN dari hasil pri hasil pembakaran bembakaran batu baraatu bara
Setelah di dapat hasil yang st
Setelah di dapat hasil yang standar kemudian di tentukan untukandar kemudian di tentukan untuk Audit berkelanjutan Monitoring satck CO GEN dan monitoring Audit berkelanjutan Monitoring satck CO GEN dan monitoring udara ambient untuk menjaga konsistensi udara yang bersih. udara ambient untuk menjaga konsistensi udara yang bersih.
Audit
Audit 2:INCINERAT2:INCINERATOROR
Setiap perusahaan atau pabrik yang besar pasti menghasilkan limbah Setiap perusahaan atau pabrik yang besar pasti menghasilkan limbah yang besar pula termasuk PT.IKPP.Tbk.Limbah terbagi menjadi 2 yaitu yang besar pula termasuk PT.IKPP.Tbk.Limbah terbagi menjadi 2 yaitu padatan dan cair.Limbah padatan yang masih bisa terpakai biasanya di padatan dan cair.Limbah padatan yang masih bisa terpakai biasanya di jual kembali untuk di daur ulang sedangkan yang tidak terpakai di jual kembali untuk di daur ulang sedangkan yang tidak terpakai di
hancurkan dengan
hancurkan dengan INCINERATOR.INCINERATOR.
INCINERATOR adalah mesin yang berfungsi menghancurkan INCINERATOR adalah mesin yang berfungsi menghancurkan limbah dengan proses pembakaran di dalam nya menggunakan limbah dengan proses pembakaran di dalam nya menggunakan temperatur tinggi.Hasil dari prosesw itu sendiri berupa asap dan temperatur tinggi.Hasil dari prosesw itu sendiri berupa asap dan sedikit abu.Asap inilah yang menjadi sasaran audit.
GAS BUANG INCINERATOR
GAS BUANG INCINERATOR
•
• Ijin pengoperasian Incinerator :
Ijin pengoperasian Incinerator :
Kep. Men.LH No: 112 Tahun 2004
Kep. Men.LH No: 112 Tahun 2004
•
• Monitoring
Monitoring Stack
Stack Incinerator
Incinerator
•
• Frekuensi : 3 bulan sekali
Frekuensi : 3 bulan sekali
•
• Baku Mutu :
Baku Mutu :
Kep.03/BAPEDAL/09/1995.
Kep.03/BAPEDAL/09/1995.
•
• Monitoring udara ambient.
Monitoring udara ambient.
•
• Fr
Fre
eku
kuen
ensi
si : 3
: 3 bu
bula
lan s
n sek
ekal
alii
•
Proses Audit
Proses Audit INCINERATORINCINERATOR ::
Di lakukan standari sasi untuk mendapat parameter antara udara di Di lakukan standari sasi untuk mendapat parameter antara udara di sekitar lokasi pabrik
sekitar lokasi pabrik yang normal dengan udara yang di keluarkanyang normal dengan udara yang di keluarkan cerobong
cerobong INCINERATORINCINERATOR dari hasil pembakaran limbah.dari hasil pembakaran limbah.
Setelah di dapat hasil yang st
Setelah di dapat hasil yang standar kemudian di tentukan untukandar kemudian di tentukan untuk Audit berkelanjutan Monitoring satck
Audit berkelanjutan Monitoring satck INCINERATORINCINERATOR dandan monitoring udara ambient untuk menjaga konsistensi udara
monitoring udara ambient untuk menjaga konsistensi udara yangyang bersih.
Air merupakan salah satu element penting dalam proses pembuatan kertas, Air merupakan salah satu element penting dalam proses pembuatan kertas, karena itu lokasi pabrik kertas
karena itu lokasi pabrik kertas IKPP di apit oleh dua aliran sungai. Untuk itu IKPP di apit oleh dua aliran sungai. Untuk itu air air sungai itu harus dijaga kebersihanya baik untuk
sungai itu harus dijaga kebersihanya baik untuk proses maupun hasilproses maupun hasil
pembuangan proses sehingga tidak mengandung pencemaran yang berbahaya. pembuangan proses sehingga tidak mengandung pencemaran yang berbahaya.
Di PT. I
Di PT. IKPP ada 2 jenis pengolahan air:KPP ada 2 jenis pengolahan air:
1.
1. Raw wRaw water yang ater yang berfungsi menjernihkaberfungsi menjernihkan air sungan air sungai untuk prosesi untuk proses produksi pembuatan kertas.
produksi pembuatan kertas. 2.Waste Water
2.Waste Water Treatment Treatment yang yang berfungsi mengoberfungsi mengolah air lah air limbahlimbah sisa produksi sebelum di buang ke sungai kem bali.Dan inilah sisa produksi sebelum di buang ke sungai kem bali.Dan inilah yang menjadi alasan Audit lingkungan untuk air limbah di
yang menjadi alasan Audit lingkungan untuk air limbah di pt.pt. IKPP.
•
• Frekuensi :
Frekuensi :
–
– Externa1 : 3 bulan sekali
Externa1 : 3 bulan sekali
–
– Internal
Internal :
: 3
3 x
x per
per hari
hari
p
pH
H
:
: 6
6 –
– 9
9
T
TS
SS
S
: 9
: 92
2 m
mg
g//ll
C
CO
OD
D
:
: 2
25
50
0 m
mg
g//ll
B
BO
OD
D
: 9
: 96
6 m
mg
g//ll
•
• Baku Mutu
Baku Mutu
EFFLUENT WWT
EFFLUENT WWT
•
• Peraturan :
Peraturan :
Kep. No.51 / MENLH/10/1995 &
Kep. No.51 / MENLH/10/1995 &
Kep. Bupati Serang No. 660.2/1883/LH
Kep. Bupati Serang No. 660.2/1883/LH
Proses Audit
Proses Audit WWTWWT::
Di lakukan standari sasi untuk mendapat parameter antara Air di
Di lakukan standari sasi untuk mendapat parameter antara Air di sekitar sekitar lokasi pabrik yang normal yaitu air sungai sebelum masuk ke pabrik
lokasi pabrik yang normal yaitu air sungai sebelum masuk ke pabrik dengan Air sungai sisa produksi
dengan Air sungai sisa produksi yang mengalami proses reatment diyang mengalami proses reatment di WWT.
WWT.
Setelah di dapat hasil yang st
Setelah di dapat hasil yang standar kemudian di tentukan untukandar kemudian di tentukan untuk Audit berkelanjutan Monitoring untuk baku mutu air di WWT Audit berkelanjutan Monitoring untuk baku mutu air di WWT sebelum di alirkan kembali ke sungai.
KESIMPULAN
KESIMPULAN
Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan Standar ISO Seri
Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan Standar ISO Seri 14000 tidak14000 tidak menghambat
menghambat laju laju pembangunan pembangunan dan dan pertumbuhan pertumbuhan ekonomi ekonomi atauatau merupakan beban bagi produsen.
merupakan beban bagi produsen.
PT.IKPP.Tbk menunjukan minat proaktif dalam melaksanakan menejemen PT.IKPP.Tbk menunjukan minat proaktif dalam melaksanakan menejemen lingkungan dari berbagai fasilitas produksi yang merupakan subyek dari audit lingkungan dari berbagai fasilitas produksi yang merupakan subyek dari audit hingga diterimanya akreditasi ISO 14001.
Rekomendasi air: Rekomendasi air:
Pengujian kualitas a
Pengujian kualitas air ir sabelum di busabelum di buang ke sungai heang ke sungai hendaknya di landaknya di lakukankukan terus menerus dan berkesinambungan untuk mengurangi tingkat polutan terus menerus dan berkesinambungan untuk mengurangi tingkat polutan dan memerlukan perhatian segera untuk mengembalikan tingkatan
dan memerlukan perhatian segera untuk mengembalikan tingkatan tersebut ke batas-batas
Rekomendasi Udara: Rekomendasi Udara:
Pengawasan kualitas udara harus
Pengawasan kualitas udara harus dilaksanakan dan hasilnya ditindaklanjutidilaksanakan dan hasilnya ditindaklanjuti seperti
seperti
yang ditentukan, dengan mengurangi jumlah bahan kimia yang dilepaskan ke yang ditentukan, dengan mengurangi jumlah bahan kimia yang dilepaskan ke Atmosfer. Pengawasan cerobong asap
Atmosfer. Pengawasan cerobong asap harus ditindaklanjuti sebagaimanaharus ditindaklanjuti sebagaimana diharuskan. Program pengawasan cerobong harus
diharuskan. Program pengawasan cerobong harus meliputi pengambilanmeliputi pengambilan sampel dari (inter alia) generator, alat pembakaran, dan ketel
Jika pengusaha ingin survive dan sukses
Jika pengusaha ingin survive dan sukses dalam kompetisi di pasar dalam kompetisi di pasar global danglobal dan memperoleh citra baik dari konsumen, tidak ada jalan lain kecuali mengkaji/ memperoleh citra baik dari konsumen, tidak ada jalan lain kecuali mengkaji/ meninjau ulang visi, orientasi
meninjau ulang visi, orientasi dan strategi kdan strategi kebijakan pengelolaan lingkunganebijakan pengelolaan lingkungannya.nya. Sistem manajemen Lingkungan Standar ISO Seri
Sistem manajemen Lingkungan Standar ISO Seri 14000 merupakan alternatif 14000 merupakan alternatif terbaik hingga saat ini untuk diterapkan oleh para pengusaha industri karena telah terbaik hingga saat ini untuk diterapkan oleh para pengusaha industri karena telah mendapat pengakuan dan pengesahan dari masyarakat I
mendapat pengakuan dan pengesahan dari masyarakat Internasional.nternasional.
Perusahaan perlu pula mengembangkan faktor-faktor kunci keberhasilan Perusahaan perlu pula mengembangkan faktor-faktor kunci keberhasilan penerapan Cleaner Production. Faktor kunci ini meliputi:
penerapan Cleaner Production. Faktor kunci ini meliputi: Komitmen manajemen puncak
Komitmen manajemen puncak Analisis Stakeholder
Analisis Stakeholder Keterlibatan karyawan Keterlibatan karyawan
Komunikasi (Pengembangan kepedulian, Berbicara dalam bahasa yang Komunikasi (Pengembangan kepedulian, Berbicara dalam bahasa yang sama) sama) Pengukuran kinerja Pengukuran kinerja