• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEDOMAN. Pelay. Keperawatan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEDOMAN. Pelay. Keperawatan"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

PEDOMAN PELAYANAN

KEPERAWATAN

RS. XXX

TAHUN 2013

PEDOMAN PELAYANAN KEPERAWATAN

BAB I : PENDAHULUAN

(3)

Berdasarkan VISI Rumah Sakit xxx sebagai Rumah Sakit Pilihan Utama dan MISI, untuk senantiasa menjunjung tinggi etika dalam bekerja, melayani pasien dengan professional dan tulus, menyediakan pelayanan medik spesialistik, menyediakan pelayanan medik dan keperawatan berstandar internasional, mengembangkan kemampuan tehnologi medik mutakhir, meningkatkan kompetensi karyawan, mengupayakan pertumbuhan yang berkesinambungan dan peduli terhadap lingkungan sosial, untuk mencapai visi dan misi Rumah Sakit xxx keperawatan perlu meningkatkan mutu pelayanannya.

Pelayanan Keperawatan sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan Rumah Sakit xxx perlu mengantisipasi dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun peralatan medik, peralatan medik / non medik penunjang, dan kesediaan obat – obat emergency sesuai perkembangan trend teknologi di bidang kesehatan.

Pelayanan Keperawatan perlu dikelola dengan sistem yang baik dan benar melalui pengelolaan manajemen yang baik oleh para pelaksana yang kompeten di bidangnya. Disamping pengelolaan manajemen yang baik, perlunya koordinasi antar bagian dan upaya untuk terus memberikan pelayanan yang berkaitan dengan kepuasan yang diharapkan pelanggan, maka perlulah disusun Pedoman Pelayanan Keperawatan.

Pedoman Pelayanan Keperawatan Rumah Sakit xxx ini diharapkan menjadi acuan kerja seluruh petugas baik Perawat maupun Bidan yang bekerja di Bagian Keperawatan maupun bagian – bagian yang terkait, serta sebagai landasan pelayanan di Bagian Keperawatan Rumah Sakit xxx.

(4)

C. Memberi bantuan yang paripurna dan efektif kepada semua orang yang memerlukan pelayanan kesehatan, sesuai dengan sistem Kesehatan Nasional.

D. Menjamin bahwa bantuan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasien dan mengurangi / menghilangkan kesenjangan.

E. Mengembangkan Standar Asuhan Keperawatan yang ada.

F. Menunjang program pendidikan berkelanjutan bagi pertumbuhan dan perkembangan pribadi tenaga keperawatan.

G. Memberi kesempatan kepada semua tenaga perawatan untuk mengembangkan tingkat kemampuan profesionalnya.

H. Memelihara hubungan kerja yang efektif dengan semua anggota tim kesehatan.

I. Melibatkan pasien dalam perencanaan dan pelaksanaan pelayanan kesehatan.

J. Menciptakan iklim yang menunjang proses belajar mengajar dalam kegiatan pendidikan bagi perkembangan tenaga perawatan.

K. RUANG LINGKUP PELAYANAN

1. Ruang rawat inap 2. Nursing Developman 3. UGD 4. Renal Unit 5. Sitostatika 6. Kamar bedah 7. Klinik Spesialis 8. Klinik Umum 9. SEE

(5)

10. THC 11. Infertilitas

L. BATASAN OPERASIONAL

Semua kegiatan pelayanan keperawatan di rawat inap maupun rawat jalan mulai pasien terdaftar menjadi pasien rumah sakit sampai pasien selesai mendapatkan pelayanan.

M. LANDASAN HUKUM

1. Standar Asuhan Keperawatan, Depkes, 1997

2. Pedoman Uraian Tugas Tenaga Keperawatan di Rumah Sakit, Depkes, 1999

3. Instrumen Evaluasi Penerapan Standar Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit, Depkes, 2001

4. Standar Peralatan Keperawatan dan Kebidanan di Sarana Kesehatan, Depkes, 2001

5. Pedoman Penanggulangan KLB – DBD Bagi Keperawatan di RS Dan Puskesmas, Depkes, 2006Standar Asuhan Keperawatan, Depkes, 1997 6. Pedoman Uraian Tugas Tenaga Keperawatan di Rumah Sakit, Depkes, 1999

7. Instrumen Evaluasi Penerapan Standar Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit, Depkes, 2001

8. Standar Peralatan Keperawatan dan Kebidanan di Sarana Kesehatan, Depkes, 2001

9. Pedoman Penanggulangan KLB – DBD Bagi Keperawatan di RS Dan Puskesmas, Depkes, 2006

BAB II : STANDAR KETENAGAAN

A. KUALIFIKASI SDM

I. Management A. Supervisor

1. Rawat Inap

 Pendidikan : D3 Keperawatan, Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, S2 Keperawatan

(6)

 Pengalaman Kerja : Sebagai Nurse In Charge minimal 2 tahun, pengalaman sebagai staff Nurse/Midwife/pelaksana minimal 5 tahun

 Level : SPV1-SPV3

 Sertifikasi : Pelatihan Management Pelayanan keperawatan & Management Umum minimal 2 minggu(80 jam), Pelatihan Management Kepala Bangsal, Pelatihan ICU/ICCU/PICU/NICU, Pelatihan Kardiologi dasar, Pelatihan TOT, Pelatihan Clinical Instructor

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster o

2. Kamar Bedah

 Pendidikan : D3 Keperawatan, DIII Kebidanan, Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, S2 Keperawatan

 Pengalaman Kerja : Sebagai Nurse In Charge minimal 2 tahun, pengalaman sebagai staff Nurse/midwife/pelaksana minimal 5 tahun

 Level : SPV1-SPV3

 Sertifikasi : Pelatihan Management Pelayanan keperawatan & Management Umum minimal 2 minggu(80 jam), Pelatihan Management Kepala Bangsal, Pelatihan ICU/ICCU/PICU/NICU, Pelatihan Kardiologi dasar/BLS/ACLS, Pelatihan TOT, Pelatihan Clinical Instructor

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

(7)

o Major Disaster

3. ICU/ICCU/PICU/NICU

 Pendidikan : D3 Keperawatan, DIII Kebidanan, Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, S2 Keperawatan

 Pengalaman Kerja : Sebagai Nurse In Charge minimal 2 tahun, pengalaman sebagai staff Nurse/midwife/pelaksana minimal 5 tahun

 Level : SPV1-SPV3

 Sertifikasi : Pelatihan Management Pelayanan keperawatan & Management Umum minimal 2 minggu(80 jam), Pelatihan Management Kepala Bangsal, Pelatihan ICU/ICCU/PICU/NICU, Pelatihan Kardiologi dasar/BLS/ACLS, Pelatihan TOT, Pelatihan Clinical Instructor

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster

4. Maternitas

 Pendidikan : D3 Keperawatan, DIII Kebidanan, Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, S2 Keperawatan

 Pengalaman Kerja : Sebagai Nurse In Charge minimal 2 tahun, pengalaman sebagai staff Nurse/midwife/pelaksana minimal 5 tahun

 Level : HS1-HS3

 Sertifikasi : Pelatihan Management Pelayanan keperawatan & Management Umum minimal 2 minggu(80 jam), Pelatihan Management Kepala Bangsal, Pelatihan ICU/ICCU/PICU/NICU, Pelatihan TOT, Pelatihan Clinical Instructor

(8)

o BLS o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster

5. UGD

 Pendidikan : D3 Keperawatan, DIII Kebidanan, Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, S2 Keperawatan

 Pengalaman Kerja : Sebagai Nurse In Charge minimal 2 tahun, pengalaman sebagai staff Nurse/midwife/pelaksana minimal 5 tahun

 Level : SPV1-SPV3

 Sertifikasi : Pelatihan Management Pelayanan keperawatan & Management Umum minimal 2 minggu(80 jam), Pelatihan Management Kepala Bangsal, Pelatihan ICU/ICCU/PICU/NICU, Pelatihan Kardiologi dasar/BLS/ACLS, Pelatihan TOT, Pelatihan Clinical Instructor

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster

6. Renal Unit & Sitostatika

 Pendidikan : D3 Keperawatan, DIII Kebidanan, Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, S2 Keperawatan

 Pengalaman Kerja : Sebagai Nurse In Charge minimal 2 tahun, pengalaman sebagai staff Nurse/midwife/pelaksana minimal 5 tahun

(9)

 Level : SPV1-SPV3

 Sertifikasi : Pelatihan Management Pelayanan keperawatan & Management Umum minimal 2 minggu(80 jam), Pelatihan Management Kepala Bangsal, Pelatihan ICU/ICCU/PICU/NICU, Pelatihan Hemodialisa, Pelatihan Sitostatika, Pelatihan TOT, Pelatihan Clinical Instructor

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster

7. Ruang Anak

 Pendidikan : D3 Keperawatan, DIII Kebidanan, Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, S2 Keperawatan

 Pengalaman Kerja : Sebagai Nurse In Charge minimal 2 tahun, pengalaman sebagai staff Nurse/midwife/pelaksana minimal 5 tahun

 Level : SPV1-SPV3

 Sertifikasi : Pelatihan Management Pelayanan keperawatan & Management Umum minimal 2 minggu(80 jam), Pelatihan Management Kepala Bangsal, Pelatihan ICU/ICCU/PICU/NICU, Pelatihan TOT, Pelatihan Clinical Instructor

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster

(10)

1. Clinical Instructor

 Pendidikan : D3 Keperawatan+ Akta mengajar IV, Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, S2 Keperawatan,

 Pengalaman Kerja : Sebagai Head Section 2 tahun  Level : SPV1-SPV3

 Sertifikasi : Pelatihan Management Pelayanan keperawatan & Management Umum minimal 2 minggu(80 jam), Pelatihan Management Kepala Bangsal, Pelatihan TOT, Pelatihan Clinical Instructor, Pelatihan jenjang karir Keperawatan

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster

2. Infection Prevention Controle Nurse

 Pendidikan : DIII Keperawatan, Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, Sarjana Kesehatan Masyarakat/SKM jurusan epidemiologi

 Pengalaman Kerja : Sebagai Head Section 2 tahun  Level : SPV1-SPV3

 Sertifikasi : Pelatihan Management Pelayanan keperawatan & Management Umum minimal 2 minggu(80 jam), Pelatihan Management Kepala Bangsal, Pelatihan Infection Control

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

(11)

3. Ethic & Conselling, Thoughtful Caring & Service Quality

 Pendidikan : DIII Keperawatan+Akta Mengajar IV, Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan,

 Pengalaman Kerja : Sebagai Head Section 2 tahun  Level : SPV1-SPV3

 Sertifikasi : Pelatihan Management Pelayanan keperawatan & Management Umum minimal 2 minggu(80 jam), Pelatihan Management Kepala Bangsal, Pelatihan Customer Service Satisfaction, Pelatihan Problem Solving

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster

4. Legal & Audit

 Pendidikan : DIII Keperawatan, Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan,  Pengalaman Kerja : Sebagai Head Section 2 tahun

 Level : SPV1-SPV3

 Sertifikasi : Pelatihan Management Pelayanan keperawatan & Management Umum minimal 2 minggu(80 jam), Pelatihan Management Kepala Bangsal, Pelatihan Audit Keperawatan

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

(12)

C. Manager

 Pendidikan : D3 Keperawatan, Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, S2 Keperawatan

 Pengalaman Kerja : Sebagai asisten Manager Keperawatan minimal 3 tahun, Sebagai Manager/Coordinator minimal 5 tahun, Sebagai clinical Instructor/Infection Controle Nurse/Supervisor 7 tahun

 Level : OIC 1-OIC 2

 Sertifikasi : Pelatihan Management Pelayanan keperawatan & Management Umum minimal 2 minggu(80 jam), Pelatihan Clinical Instructor, Pelatihan jenjang karir keparawatan

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI o Major Disaster D. Nursing Satf 1. Rawat Inap Ruang Khusus : a. ICU/ICCU/PICU/NICU

 Pendidikan : Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, DIII Keperawatan  Pengalaman Kerja : 3 tahun di ruang umum

 Level : Perawat SN 1 – NIC 3

 Sertifikasi : BCLS, ICU/CCU/PICU/NICU, CRRT, Kardiologi dasar  Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi :

o BLS o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

(13)

o Major Disaster b. High Nursing Dependency

 Pendidikan : Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, DIII Keperawatan  Pengalaman Kerja : 3 tahun di ruang umum

 Level : Perawat SN 1 – NIC 3  Sertifikasi : BCLS, ICU/ICCU

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster c. Kamar Bedah

 Pendidikan : Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, DIII Keperawatan  Pengalaman Kerja : 1 tahun di ruang umum/UGD/Poliklinik Bedah  Level : Perawat JN 1 – NIC 3

 Sertifikasi : BCLS anak & dewasa, bedah mata, Kardiologi dasar, kardiologi lanjut, perawat anastesi, perawat instrumen, perawat sirkuler, perawat perfusi, perawat asisten operasi, mampu oparasional alat : IABP, CRRT, ventilator, defibrilator

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster

(14)

a. Dewasa

 Pendidikan : Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, DIII Keperawatan  Pengalaman Kerja : 1 tahun di ruang umum/UGD/Poliklinik Bedah  Level : Perawat JN 1 – NIC 3

 Sertifikasi : BCLS

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster b. Maternitas

 Pendidikan : Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, DIII Keperawatan, DIII Kebidanan, DIV Kebidanan

 Pengalaman Kerja : Fresh Graduade

 Level : Bidan JM 1 – MIC 3, perawat JN1-NIC3  Sertifikasi : BCLS dewasa & neonatus, APN

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster c. Anak

 Pendidikan : Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, DIII Keperawatan  Pengalaman Kerja : Fresh Graduade

(15)

 Sertifikasi : BCLS neonatus

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster

2. Rawat Jalan Ruang Khusus :

a. Unit Gawat Darurat

 Pendidikan : Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, DIII Keperawatan  Pengalaman : Fresh Graduade

 Level : Perawat JN 1 – NIC 3

 Sertifikasi : BCLS resusitasi neonatus, PPGD, ATLS, ACLS  Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi :

o BLS o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster b. Renal Unit

 Pendidikan : Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, DIII Keperawatan  Pengalaman : 3 tahun di ruang umum

 Level : Perawat SN 1 – NIC 3

 Sertifikasi : BCLS, HD, CAPD, Re use, CRRT, Apheresis  Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi :

(16)

o BLS o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster c. Ruang Sitostatika

 Pendidikan : Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, DIII Keperawatan  Pengalaman : 2 tahun di ruang umum

 Level :Perawat JN 3 – NIC 3

 Sertifikasi : BCLS, pelatihan Sitostatika

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster d. THC

 Pendidikan : Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, DIII Keperawatan  Pengalaman Kerja : 3 tahun di ruang umum/ICU/ICCU

 Level : Perawat SN 1 – NIC 3

 Sertifikasi : ICU/ICCU, Kardiologi dasar, Kardiologi lanjut, Kateterisasi jantung, PTCA

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

(17)

o Major Disaster e. Ruang SEE

 Pendidikan : Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, DIII Keperawatan  Pengalamam Kerja : Fresh Graduade

 Level : Perawat JN 1 – NIC 3

 Sertifikasi : BCLS, ICU/ICCU, Audiometri, Spirometri, EEG  Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi :

o BLS o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster f. Ruang Infertilitas

 Pendidikan : Sarjana Keperawatan/S1 Keperawatan, DIII Keperawatan, DIII Kebidanan, DIV Kebidanan

 Pengalaman Kerja : Fresh Graduade

 Level : Perawat JN 1 – NIC 3/Bidan JM1-MIC3  Sertifikasi : BCLS

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster

g. Klinik Umum & Klinik Spesialis

(18)

 Pengalaman Kerja : Fresh Graduade  Level : Perawat JN 1 – NIC 3  Sertifikasi : BCLS

 Mengikuti Mandatory training Keperawatan yang meliputi : o BLS

o IV Therapi o Fire & Safety o PPI

o Major Disaster

B. DISTRIBUSI KETENAGAAN

Sesuai kompetensi

C. PENGATURAN JAGA

1. Jadwal shift Rawat Inap

- Pagi : 07.00 - 14.00 WIB - Siang : 14.00 - 21.00 WIB - Malam : 21.00 - 07.00 WIB 2. Jadwal shift Poliklinik Spesialis - Pagi : 07.00 - 14.00 WIB - Middle : 10.00 - 17.00 WIB - Siang : 13.30 - 20.30 WIB 3. Jadwal shft UGD - Pagi : 07.00 - 14.00 WIB - Siang : 14.00 - 21.00 WIB - Malam : 21.00 - 07.00 WIB - On Coll : Sewaktu

4. Jadwal Shift Kamar Bedah

(19)

- Siang : 13.00 - 20.00 WIB - Malam : 20.00 - 06.00 WIB - On Coll : Sewaktu

5. Jadwal Shift Poliklinik Umum - Pagi : 07.00 - 14.00 WIB - Siang : 14.00 - 21.00 WIB

 Petugas harus datang paling lambat 15 menit sebelum jam kerja dimulai untuk dapat mengikuti serah terima tugas dari yang dinas sebelumnya.

 Sebelum serah terima tugas perawat / POS /ADM sudah menggunakan seragam lengkap termasuk name tag.

 Petugas Keperawatan tidak diperbolehkan membunyikan HP (HP harus diposisikan silent)

 Tidak diperbolehkan menerima tipon, menilpon , SMS , menerima SMS didepan customer (pasien, keluarga, dsb) kecuali untuk keperluan dinas.

 Bila pada jam kerja petugas ada keperluan dan harus meninggalkan ruangan , harus ada ijin dari Supervisornya atau PJ Shift .

 Sebelum pulang petugas harus menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawabnya.

(20)

BAB III : STANDAR FASILITAS

A. DENAH RUANG

Terlampir

B. STANDAR FASILITAS

FASILITAS

Pelayanan Keperawatan di Bidang Rawat Inap Rumah Sakit xxx menyediakan fasilitas sebagai berikut :

1. Gedung pelayanan Rawat Inap yang berlokasi di dalam Rumah Sakit xxx yang terdiri dari Ruang – Ruang Rawat Inap Anyelir, Cempaka, Boegenville dan ICU – ICCU, PICU, NICU, HND, Ruang Bersalin dan Neonatus. Kapasitas TT : Total = 324 tt.

2. Petunjuk arah ke Bagian Rawat Inap dapat dilihat jelas di setiap selasar. 3. Ruang Perawat dan Kepala Bagian di setiap unit Rawat Inap.

4. Ruang tunggu keluaraga disetiap Ruang Rawat Inap yang nyaman dan tenang. 5. Ruang untuk konsultasi pasien / keluarga dengan dokter yang merawat.

6. Ruang isolasi untuk penyakit menular dan ruang isolasi steril untuk penyakit – penyakit khusus sesuai kebutuhan.

7. Ruang pertemuan untuk Kabag dan Pelaksana, untuk Manager dan Kepala bagian. 8. Lokasi untuk penyimpanan :

o Alat – alat steril o Obat – obatan o Cairan infus o Alat habis pakai o Alat – alat tenun

(21)

PERALATAN

Dalam menunjang kegiatan pelayanan Keperawatan di Bidang Rawat Inap maka di sediakan berbagai peralatan dan obat – obatan antara lain :

1. Peralatan Linen

2. Peralatan Medis dan Instrumen. 3. Alat Rumah Tangga

4. Alat tulis kantor / alat pencatatan dan pelaporan keperawatan. 5. Peralatan penunjang medis.

6. Peralatan PH.

7. Alat keamanan dan keselamatan kerja serta pemadam kebakaran sesuai standar. 8. Alat komunikasi langsung untuk intern dan ekstern Rumah Sakit.

9. Tempat sampah yang di bedakan antara sampah klinis dan non klinis ( sesuai Prosedur INOS ).

10. Daftar inventaris alat – alat medik dan non medik serta cek list Rutin. 11. Prosedur pemeliharaan, pencatatan dan pelaporan .

(22)

BAB IV : TATA LAKSANA PELAYAN

A. WARD

I.

Pasien Masuk

 Semua pasien masuk rawat inap harus membawa surat pengantar dari dokter  Pasien yang akan masuk rawat inap yang belum mempunyai surat pengantar

harus melalui UGD

 Pasien yang akan masuk Rawat Inap boleh memilih dokter DPJP sesuai dengan kasusnya

 Pasien diperiksa oleh dr Inpatien  Pasien melakukan Admisi di TPPRI  Pasien boleh memilih kelas perawatan

 Setelah diadmisi pasien dipasang gelang identifikasi  Petugas TPPRI menginformasikan tata tertib RS

 Pasien diantar ke Ruang rawat Inap oleh Perawat UGD/doorman

 Perawat UGD/Doorman melakukan serah terima pasien dan dokumen rekam medic ke perawat Rawat Inap

II.

Selama dirawat

 Pasien diterima oleh perawat rawat inap

 Perawat UGD/Doorman melakukan serah terima pasien dan dokumen rekam medic pasien

 Perawat mengorientasikan ruangan kepada pasien  Perawat melakukan pengkajian

(23)

 Perawat menelpon dokter DPJP untuk melaporkan keadaan pasien, apabila belum tersambung, perawat mengulang sampai tiga kali tiap 15 menit. Bila tetap tdk tersambung, informasikan kepada pasien apakah menghendaki untuk pindah dokter DPJP.

 Perawat menginformasikan kepada pasien /keluarga tentang hasil menelpon dokter

 Perawat memintakan persetujuan tindakan/pengobatan kepada pasien/keluarga apabila : program operasi, mendapatkan obat Antibiotik, obat2 diatas Rp sekali minum, pemeriksaan Diagnostik lebih dari Rp 100.000,- Bagi pasien perusahaan/Asuransi, perawat menelpon untuk memintakan

persetujuan tindakan dan menginformasikan tentang biaya apabila : program operasi, mendapatkan obat Antibiotik, obat2 diatas Rp 100.000,- sekali minum, pemeriksaan Diagnostik lebih dari Rp

100.000,- Setiap shift perawat melakukan serahterima dengan perawat shift berikutnya dengan jalan berkeliling kekamar pasien, memperkenalkan diri dan

menginformasikan nama perawat penanggung jawab pada pasien.  Petugas rawat inap melakukan kebersihan tangan sebelum dan sesudah

melakukan tindakan (five moment)

 Petugas rawat inap melakukan identifikasi dengan 2 cara : menanyakan nama dan menanyakan tanggal lahir, setiap akan melakukan tindakan.

 Petugas rawat inap bekerja sesuai prosedur yang ada

III.

Discharge pasien

 Pasien pulang atas pesanan dokter rawat  Petugas administrasi membuatkan billing

 Petugas administrasi ruang rawat inap memberikan kartu merah pada pasien/keluarga untuk mengurus pembayaran

(24)

 Perawat melepas pasien pulang setelah pasien/keluarga menunjukkan kwitansi lunas, dan perawat menyerahkan obat/hasil diagnostic/kartu control dan resume keperawatan.

 3 hari kemudian CCN menelpon pasien untuk menanyakan keadaan pasien.

B. ICU

Sesuai dengan tatalaksana Pedoman Pelayanan ICU

C. KAMAR BEDAH

Sesuai dengan tatalaksana Pedoman Pelayanan Kamar Bedah

D. UGD

Sesuai dengan tatalaksana Pedoman Pelayanan UGD

E. RENAL UNIT

(25)
(26)

F.

Sitostatika

Sesuai dengan tatalaksana Pedoman Pelayanan Sitostatika

(27)

1. Pengadaan dan penyediaan peralatan, obat, bahan habis pakai dan cairan infus, alat – alat penunjang medis / non medis,di sesuaikan dengan standar Buku Pedoman Pelayanan Keperawatan – Depkes RI.

2. Perencanaan pengadaan peralatan RS disusun secara berkala setiap tahun oleh Kepala Bagian, disetujui oleh Manager Keperawatan dan Manager Logistik, disesuaikan dengan perencanaan anggaran pendapatan tahunan RS.

3. Rencana kebutuhan peralatan harus dilampiri jumlah dan kondisi peralatan yang sudah ada.

4. Kebutuhan peralatan diusulkan berdasarkan kesepakatan antara manager rawat inap, manager logistik dan manager akuntansi yang disetujui oleh Dirut.

5. Penawaran peralatan dilakukan oleh manager logistik dan pemilihan peralatan oleh bagian yang membutuhkan.

6. Pengelolaan pengadaan dan penyediaan peralatan, obat, bahan habis pakai dan cairan infus, alat – alat penunjang medis / non medis sesuai dengan prosedur yang berlaku di RS. xxx di lengkapi dengan Surat Permintaan Barang ke gudang medis dan Instalasi Farmasi serta Bukti Penerimaan Barang apabila barang telah terima.

(28)

Rumah sakit senantiasa melindungi pasien dengan jalan :

 Melaksanakan identifikasi dengan menanyakan nama dan tanggal lahir pasien

 Komunikasi yang efektif dengan SBAR

 Pemberian obat dengan 6 benar

 Memastikan sisi yang dioperasi benar dengan site surgery sebelum pasien di

operasi dan melakukan TTO

 Melaksanakan pencegahan infeksi nosokomial dengan melakukan hand higiene

sebelum dan sesudah menyentuh pasien.

 Mencegah pasien jatuh dengan mengkaji resiko jatuh pasien memberikan tanda

resiko jatuh dan menginformasikan resiko jatuh pada pasien dan keluarga.

BAB VII : KESELAMATAN KERJA

(29)

seluruh aspek pekerjaan yang berbahaya dengan tujuan : 1. Mencegah dan mengurangi kecelakaan

2. Mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran 3. Mencegah ,mengurangi bahaya ledakan

4. Memberi kesempatan atau jalan menyelamatkan diri pada waktu kebakaran atau kejadian lain yang berbahaya

5. Memberi pertolongan pada kecelakaan 6. Memberi pertolongan pada pekerja

7. Mencegah dan mengendalikan timbul atau menyebar luasnya suhu, kelembaban,

debu,kotoran , asap ,uap , gas , hembusan angin, cuaca, sinar atau radiasi,suara dan getaran. 8. Mencegah dan mengendalikan timbulnya penyakit akibat kerja, baik fisik/ psikis, keracunan,

infeksi dan penularan

9. Menyelenggarakan penyegaran udara yang cukup 10. Memelihara kebersihan, kesehatan dan ketertiban

11. Memperoleh kebersihan antara tenaga kerja, alat kerja, lingkungan, cara dan proses kerjanya 12. Mengamankan dan memperlancar pengangkutan orang, binatang, tanaman atau barang 13. Mengamankan dan memelihara segala jenis bangunan

14. Mengamankan dan memelihara pekerjaan bongkar muat, perlakuan dan penyimpanan barang 15. Mencegah terkena aliran listrik

16. Menyesuaikan dan menyempurnakanpengamanan pada pekerjaan yang bahaya kecelakaannya menjadi bertambah tinggi

BAB VIII : PENGENDALIAN MUTU

1. Ada penilaian mutu pelayanan Keperawatan dengan Audit Keperawatan Angket pasien / keluarga. Cek idikator mutu untuk Dicubitus Plebitis, infeksi luka operasi.

2. Pembahasan Kasus.

3. Ada notulen pertemuan staf menyangkut evaluasi dan pengendalian mutu.

4. Ada program evaluasi kegiatan dan pelayanan di Keperawatan di Bidang Rawat Inap. 5. Ada data yang sudah dianalisis tentang kejadian di Bidang Rawat Inap.

(30)

BAB IX : PENUTUP

Pedoman ini disusun sebagai acuan para perawat untuk melaksanakan tugasnya baik dirawat inap maupun rawat jalan.

(31)
(32)
(33)

Referensi

Dokumen terkait

Keterlibatan jalur otak dan imunitas mengarah pada produksi sitokin pro-inflamasi oleh sel mikroglia. Proses tersebut melibatkan dua aktivitas dengan waktu yang

oleh pencari informasi, tetapi tidak tercakup kedalam alternatif yang ditawarkan oleh pustakwan tersebut. Dengan kata lain pencari informasi yang menggunakan metode

Malnutrisi merupakan masalah yang berhubungan dengan kekurangan zat gizi pada tingkat seluler atau dapat dikatakan sebagai masalah asupan zat gizi yang tidak sesuai dengan

Polimer be er bercabang rcabang dapat d dapat divisu ivisualisa alisasi se si sebagai bagai polim polimer li er linear near dengan dengan percabangan pada struktur dasar

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji dimensi sosial budaya dari kearifan lokal masyarakat Minang pedagang rantau di DKI Jakarta, mengetahui jenis- jenis kearifan lokal sosial

1.. orang yang sudah mendapat nilai amat baik dan 3 orang mendaat nilai baik, sehingga tidak ada lagi yang mendapat nilai cukup. Hasil ini menunjukkan bahwa pada siklus II ini

Ruang lingkup penelitian ini adalah ilmu hukum pidana khususnya pada faktor-faktor penyebab terjadinya korban kekerasan seksual terhadap pembantu rumah tangga dan

Terdapat lima warna yang merupakan ciri khas warna Ornamen Tradisional Karo yaitu warna merah, hitam, putih, kuning, dan biru, dan pada Bangunan Kantor Bupati