• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISA DATA PROYEK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III ANALISA DATA PROYEK"

Copied!
52
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

ANALISA DATA PROYEK

3.1. Aspek Lingkungan

3.1.1. Lokasi dan Luas Kawasan

Glassio Hotel letaknya sangat sempurna baik untuk keperluan bisnis maupun berwisata di Jakarta. Properti ini memiliki berbagai fasilitas yang membuat anda tinggal dan menginap dengan menyenangkan. Fasilitas-fasilitas seperti lift, wi-fi di tempat-tempat umum, ruang merokok , restoran, concierge tersedia untuk anda nikmati. Setiap kamar tamu dihias dengan elegan dan dilengkapi dengan fasilitas yang berguna. Untuk meningkatkan jumlah bermalam para tamu, hotel ini menawarkan fasilitas rekreasi seperti pijat. Glassio Hotel adalah pilihan yang sangat baik untuk menjelajahi Jakarta atau untuk sekadar bersantai dan menyegarkan diri.

Selain memiliki sebuah ruang rapat, hotel ini juga menyediakan fasilitas penitipan bagasi di meja depan 24 jam. Antar - jemput bandara dan layanan binatu tersedia dengan biaya tambahan. Anda juga dapat meminta layanan penyewaan mobil.

Hidangan oriental dan spesialisasi setempat ditawarkan di Kopitiam Restaurant. Dengan layanan kamar, makanan dapat dinikmati dalam privasi kamar anda. Menginap di Glassio Hotel merupakan pilihan tepat karena dekat dengan pusat penjualan HP, ITC Roxy Mas. Jika malam dipenuhi dengan makanan pinggiran kaki lima namun rasanya sangat lezat.

Lingkungan yang cukup ramai, banyak mini market 24 jam, banyak warung jualan makanan (sate ayam, kambing, nasi goreng, es buah, dll), dekat apotik Roxi hanya 5-10 menit menuju ITC Roxi Mas, Pusat Handphone terbesar di Jakarta.

Direnovasi pada tahun 2013, Glassio Hotel menjamin penginapan yang menyenangkan bagi para tamu di Jakarta baik untuk bisnis maupun plesir. Dari sini, para tamu dapat menikmati akses mudah ke semua hal yang dapat ditemukan di sebuah kota yang hidup serta untuk beristirahat dan bersantai.

(2)

 Maping

Gambar 3.1. Kondisi Tapak Glassio Hotel Roxy Jakarta

3.1.2. Analisa Konteks pada Tapak 3.1.2.1. Kondisi Sekitar Tapak

Roxy Shopping Mall berjarak 5 menit jalan kaki dari Glassio Hotel Roxy, Jakarta. Sementara itu, dibutuhkan waktu 10 menit berkendara ke Monumen Nasional dan 15 menit berkendara ke mal perbelanjaan Plaza Indonesia dari properti. Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat dicapai dalam 45 menit berkendara.

Gambar 3.2. Kondisi Tapak Glassio Hotel Roxy Jakarta

U

(3)

 Site Plan Bangunan

Gambar 3.3. Denah Lokasi Hotel Glassio Roxy Jakarta Kondisi sekitar Site Plan dari Hotel Glassio Roxy Jakarta :

Gambar 3.4. Kondisi Site Plan

U

(4)

Keterangan :

• Utara : Veneta System • Selatan : Kimia Farma • Barat : Roxy Mas

• Timur : Losari Roxy Hotel

3.1.2.2. Faktor Cahaya

Matahari pagi (terbit dari Timur) dianggap baik bagi ruangan, panasnya tidak menyengat dan menyehatkan bagi manusia. Bahkan banyak yang mendesain ruangan agar dapat memasukkan sinar matahari pagi. Sedangkan matahari sore (tenggelam di Barat) dianggap memiliki efek yang kurang baik bagi ruangan, panasnya menyengat dan dapat mengurangi kenyamanan manusia.

Gambar 3.5. Analisis Arah Terbit dan Terbenamnya Cahaya Matahari

3.1.2.3. Faktor Suara

Untuk bangunan Hotel ini sangatlah memperhatikan faktor suara, sebab suara-suara / kebisingan yang tidak diinginkan dapat mengganggu aktifitas para tamu Hotel yang sedang beristirahat. Sebuah kebisingan mempunyai standar yang baku.

TERBIT TERBENAM

(5)

Gambar 3.6. Analisis Kebisingan

Klasifikasi kebisingan yang dapat ditolelir adalah sebagai berikut : Sumber Suara

(Bangunan)

Keterangan

Timur Bising

Utara Bising

Barat Sangat Bising

Selatan Sunyi

Tabel 3.1. Faktor Suara

Kebisingan dari perancangan ini terdapat pada sisi depan Hotel, karena sisi Barat Hotel adalah jalan raya yang menjadi tempat berlalu lalang mobil. Sehingga di perlukan dinding akustik untuk meredam suara dari jalan raya tersebut.

3.1.2.4. Faktor Udara

Perancangan bangunan Hotel Glassio Roxy ini menggunakan 2 jenis sistem pengudaraan, yaitu pengudaraan alami dan pengudaraan buatan. A. Pengudaraan Alami

Pengudaraan alami pada bangunan hotel ini memanfaatkan udara dan angin yang masuk ke dalam bangunan dengan cara memberi bukaan-bukaan pada sisi-sisi ruang, serta membuat ventilasi silang.

(6)

B. Pengudaraan Buatan

Pengudaraan buatan dimaksudkan sebagai suatu cara untuk mendapatkan kenyamanan dengan alat penyegaran udara. Alat penyegaran udara yang digunakan yaitu air conditioning (AC).

Gambar 3.7. Analisis Penghawaan / Udara

3.1.3. Aspek Bangunan 3.1.3.1. Bentuk Bangunan

Gambar 3.8. Fasad Hotel Angin

(7)

Bangunan Hotel Glassio terlihat mengarah pada gaya dan tema modern. Bangunan Hotel Glassio berkonsep modern. kesan modern timbul dari bentuk bangunan utama seperti bentuk bangunannya yang simple. didominasi warna hitam dan gold yang memperkuat kesan warna modern.

1) Fisik Bangunan

Pintu utama terletak di depan gedung sedangkan pintu servis terletak di samping dan belakang gedung.

2) Teknik Bangunan

Fasilitas yang disediakan adalah air PAM, PLN, Fire equipment dengan sistem kontrol dari gedung seperti smoke detector, spinkler, hydrant dan tabung gas juga fasilitas toilet pria dan wanita.

3) Fisika Bangunan

Tata udara yang digunakan adalah air condiitioning yang disediakan oleh gedung. Begitu juga dengan pencahayaan dengan menggunakan down light untuk penerangan umum dan. Penataan suara hanya mengandalkan plafond gypsum.

3.1.3.2. Orientasi Bangunan

Bangunan ini dibangun di Hotel Glassio Jakarta. Berada di pusat kota Jakarta dan berdekatan dengan sentra penjualan elektronik (gadget) sehingga sangat berpotensi tinggi untuk dijadikan hotel bisnis. Dimana kota Jakarta adalah sebagai jantung perekonomian.

(8)

3.1.3.3. Analisa Struktur Bangunan

Gambar 3.10. Analisa Struktur Bangunan Hotel Glassio Keterangan :

: Struktur bangunan yang tidak bisa diganti. : Struktur bangunan yang bisa diganti.

3.1.3.4. Bahan Bangunan

Digunakan bahan bangunan yang sudah banyak digunakan pada bangunan-bangunan lain pada umumnya seperti beton, dinding bata dan lainnya yang terlebih dahulu melewati kontrol yang ketat agar layak digunakan pada bangunan komersil.

(9)

3.1.3.5. Utilitas Bangunan

Utilitas dalam suatu bangunan menyangkut mekanikal dan elektrikal. System mekanis dan elektris mengkondisikan ruang-ruang interior dan membantu menjadikannya layak dihuni. System mekanis dan elektris menyediakan panas, ventilasi, pengkondisian udara, suplai air bersih, fasilitas pembuangan air kotor, tenaga listrik dan penerangan.

Dalam perencanaan ini listrik dibuat guna menunjang kebutuhan prasarana ruang yang meliputi :

a. Penyediaan sumber tenaga listrik PLN maupun Genset untuk emergency. Sumber tenaga listrik pada bangunan dapat meliputi : ● PLN (Perusahaan Listrik Negara) sebagai sumber utama (kondisi

normal), dapat menggunakan transformator sehingga perlu disediakan satu ruangan gardu transformator PLN.

● Generator (Genset) sebagai sumber pasokan lisrtik darurat (emergency), namun tidak menutup kemungkinan sebagai pasokan utama. Generator digunakan untuk sebagian beban yang diprioritaskan.

b. Penyaluran power listrik ke masing-masing beban : ● Penerangan dan stop kontak (power)

● Pemadam kebakaran (hydrant)

● pompa air bersih, air kotor, air panas, atau plumbing. c. Dalam instalasi plumbing, yang harus diperhatikan adalah :

 Mutu dari bahan instalasi plumbing yang telah diuji, antara lain daya tahan lama, bebas dari kerusakan, tidak mempunyai bagian-bagian kotor yang tersembunyi, ekonomis dalam pemasangan serta pemasangan harus sesuai peraturan yang berlaku.

 Alat plumbing berfungsi sebagai terminal air bersih dan air buangan, permulaan dari sitem pembuangan.

(10)

3.1.3.6. Struktur Bangunan

Ketahanan gedung ditentukan oleh dua hal, yaitu struktur bangunan dan bahan bangunan yang dipilih. Ketahanan bangunan tidak hanya jumlah total dari sekian ketahanan masing - masing unsur, tetapi keseluruhan susunan dan struktur bangunan sangat menentukan ketahanan.

3.2. Aspek Manusia

3.2.1. Analisa Pelaku Kegiatan

Kegiatan dari setiap pemakai ruang berbeda - beda, maka dari itu dibutuhkan ruang yang sesuai dengan kegiatan tersebut. Analisis pelaku dan kegiatan merupakan proses menentukan pelaku pada Hotel Glassio Roxy, kegiatan yang dilakukan, dan pola kegiatan pelaku di Hotel Glassio Roxy. Analisis pelaku dan kegiatan meliputi identifikasi pelaku, identifikasi kegiatan dan analisis pola kegiatan pelaku. Berikut analisis pelaku dan kegiatan pada Hotel Glassio Roxy.

Berdasarkan macam aktivitas yang dilakukan di hotel, pelaku pada bangunan hotel ini dibedakan menjadi 2, yaitu :

1. Tamu yang menginap atau disebut tamu hotel 2. Pengelola

(11)

a. Aktifitas tamu hotel yang menginap

Skema 3.1. Kegiatan pengunjung yang datang untuk acara meeting atau bersantai. Datang Parkir Lobby Receptionist Check In Istirahat di kamar Bersantai Meeting Check Out Keluar Restoran Cafe and lounge Bersosialisasi pada komunitas virtual Berenang

(12)

b. Aktifitas tamu hotel yang tidak menginap

Skema 3.2. Kegiatan pengunjung yang datang tidak menginap

Datang Parkir

Lobby Receptionist

Meeting Restoran Cafe and

lounge

(13)

c. Aktifitas Pengelola Staff Operasional (back office)

Skema 3.3. Kegiatan Pengelola Administrasi

Datang Parkir Time keeper Beristirahat di fasilitas karyawan hotel Lobby Hotel Pulang Toilet Ruang Staff Ruang GM Ruang Resident Manager Ruang HRD House keeping Laundry Kitchen Gudang Receiving

(14)

d. Aktifitas Pengelola Operasional (Front Office)

Skema 3.4. Kegiatan Pengelola Operasional

Datang Parkir Lobby Beristirahat di fasilitas karyawan hotel Pulang Toilet Front Receptionist Time keeper Ruang Marketing

(15)

3.3. Analisis dan Program Kebutuhan

3.3.1. Analisa Hubungan Perilaku Tamu Terhadap Kebutuhan Ruang dan Fasilitas

PERILAKU TUNTUTAN FASILITAS

Duduk

menunggu,bersosialisasi pada komunitas virtual

Sofa,alat untuk bersosialisasi

Lobby

Memesan kamar Meja receptionis dengan kursi

Receptionis

Registrasi tamu Meja receptionis dengan kursi

Receptionis

Tidur , istirahat Bed, sofa, lemari, bathtub, wastafel, telephone

Kamar tamu hotel

Kakus Urinoir , wastafel, water closed

Toilet lobby

Meeting Meja rapat, Kursi, screen projector, projector.

Ruang rapat

Tabel 3.2. Analisa Hubungan Perilaku Tamu Terhadap Kebutuhan Ruang dan Fasilitas

3.3.2. Analisa Hubungan Perilaku Pengelola Terhadap Kebutuhan Ruang dan Fasilitas

Fungsi Kegiatan Ruang

Penerima Registrasi tamu, pemesanan kamar Front office

(16)

Rapat Meeting room Service Memasak, menyiapkan hidangan Dapur

Mencuci pakaian Laundry

Pengontrol keamanan Security

Ganti pakaian, menyimpan barang Loker karyawan

Tabel 3.3. Analisa Hubungan Perilaku Pengelola Terhadap Kebutuhan Ruang dan Fasilitas

3.3.3. Analisa Jenis Kegiatan dan Kebutuhan Ruang

No PEMAKAI RUANG JENIS AKTIVITAS FASILITAS KEBUTUHAN

RUANG

1 Tamu Hotel  Pesan kamar

 Menunggu

 Bersosialisasi di media sosial

 Tidur, Istirahat

 Mandi, Kakus

 Ganti pakaian dan

 Meja Resepsionis  Sofa  Alat bersosialisa si  Bed  Shower  Flush toilet  Washtafel  Meja Area Resepsionis Area Lobby Kamar Hotel Toilet Kamar Hotel

(17)

rias  Meeting  kursi  Lemari pakaian  Meja rias  Meja rapat  Kursi Rapat  Lcd Screen dan Projektor Ruang meeting

2 General Manager - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan komputer - Menelepon - Menyimpan arsip - Menerima tamu - Mengkoordinasi dengan seluruh manager

-Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Kursi kerja - Meja kerja - Komputer - Telephone - Lemari - Kursi hadap - kursi - meja besar - Meja - Closet - Wastafel Ruang GM dilengkapi ruang penerima tamu - Meeting Area Pantry Toilet

(18)

3 President Manager - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan computer - Menelepon - Menyimpan arsip - Menerima tamu - Mengkoordinasi dengan seluruh manager

-Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Kursi kerja - Meja kerja - Komputer - Telephone - Lemari - Kursi hadap - Meja - Closet - Wastafel Ruang PM dilengkapi ruang penerima tamu Pantry Toilet 4 Secetary to General Manager : - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan computer - Menelepon - Menyimpan arsip - Kursi kerja - Meja kerja - Komputer - Telephone - Lemari Ruang Secretary

(19)

-Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Meja - Closet - Wastafel Pantry Toilet 5 Executive assistant manager - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan computer - Menelepon - Menyimpan arsip -Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Kursi kerja - Meja kerja - Komputer - Telephone - Lemari - Pantry - Closet - Wastafel Ruang Executive assistant manager Toilet

6 Finance controller - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan computer - Menelepon - Menyimpan arsip -Makan dan minum

- Kursi kerja - Meja kerja - Komputer - Telephone - Lemari - Pantry Ruang Finance controller

(20)

-Buang air -Mencuci tangan - Closet - Wastafel Toilet 7 System manager - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan computer - Menelepon - Menyimpan arsip -Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Kursi kerja - Meja kerja - Komputer - Telephone - Lemari - Pantry - Closet - Wastafel Ruang SM Toilet 7 Purchasing manager - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan computer - Menelepon - Menyimpan arsip -Makan dan minum -Buang air - Kursi kerja - Meja kerja - Komputer - Telephone - Lemari - Pantry - Closet Ruang purchasing manager

(21)

-Mencuci tangan - Wastafel Toilet 8 Receiving and store manager - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan computer - Menelepon - Menyimpan arsip -Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Kursi kerja - Meja kerja - Komputer - Telephone - Lemari - Pantry - Closet - Wastafel Ruang receiving and store manager Toilet 9 Director of marketing - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan computer - Menelepon - Menyimpan arsip -Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Kursi kerja - Meja kerja - Komputer - Telephone - Lemari - Pantry - Closet Ruang director of marketing Toilet

(22)

- Wastafel 10 Director of sales catering - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan computer - Menelepon - Menyimpan arsip -Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Kursi kerja - Meja kerja - Komputer - Telephone - Lemari - Pantry - Closet - Washtafel Ruang Director of sales catering Toilet 11 Public relation director - Duduk - Menulis - Membaca - Mencatat berbagai informasi yg diperlukan oleh hotel seperti check in check out reservasi dll -Mengoperasikan computer - Kursi kerja - Meja kerja - Komputer Area Receptionis

(23)

- Menelepon -Makan dan minum - Buang air - Mencuci tangan - Telephone - Pantry - Closet - Wastafel Toilet

12 Executive chef - Cooking - Ganti Pakaian - Menyimpan barang -Makan dan minum - Buang air - Mencuci tangan - Pantry - Closet - Wastafel Kitchen Locker Toilet 13 Assistant executive saos chef - Cooking - Ganti Pakaian - Menyimpan barang -Makan dan minum - Buang air - Mencuci tangan - Pantry - Closet - Wastafel Kitchen Locker Toilet 14 A Food and berverage manager ssistant executive saos chef - Cooking - Ganti Pakaian - Menyimpan barang -Makan dan minum - Buang air - Mencuci tangan - Pantry - Closet - Wastafel Kitchen Locker Toilet 15 Chief security - Duduk

- Mengecek hotel

- Kursi kerja - Meja kerja

(24)

- mengecek interior maupun exterior hotel

-Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Pantry - Closet - Wastafel security Toilet 16 Room division manager - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan computer - Menelepon - Menyimpan arsip -Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Kursi kerja - Meja kerja - Komputer - Telephone - Lemari - Pantry - Closet - Wastafel Ruang division manager Toilet 17 Front office manager - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan computer - Kursi kerja - Meja kerja - Komputer Ruang Front Office Manager

(25)

- Menelepon - Menyimpan arsip -Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Telephone - Lemari - Pantry - Closet - Washtafel Toilet 18 Executive housekeep - berdiri - Menulis - Menerima Tamu -Makan dan minum - Buang air - Mencuci tangan - Meja - Kursi - Pantry - Closet - Wastafel Area Receptionis Toilet

19 Laundry manager - berdiri - laundry

-Makan dan minum - Buang air - Mencuci tangan - Pantry - Closet - Wastafel Area Laundry Toilet

20 Chief Engineer - Duduk - Menulis - mengecek interior maupun exterior - Kursi kerja - Meja kerja Ruang Chief Engineer

(26)

hotel

-Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Pantry - Closet - Wastafel Toilet 21 Human resources director - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan computer - menerima karyawan baru - Menelepon - Menyimpan arsip -Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Kursi kerja - Meja kerja - Komputer - Telephone - Lemari - Pantry - Closet - Wastafel Ruang HRD Toilet

22 Personel manager - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan - Kursi kerja - Meja kerja Ruang Personal Manager

(27)

computer - Menelepon - Menyimpan arsip -Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Komputer - Telephone - Lemari - Pantry - Closet - Wastafel Toilet 23 Training manager - Duduk - Menulis - Membaca -Mengoperasikan computer -Mentrainig karyawan baru -Makan dan minum -Buang air -Mencuci tangan - Kursi kerja - Meja kerja - Komputer - Pantry - Closet - Wastafel Ruang Training Toilet

(28)

3.3.4. Aspek Pengelompokan Ruang Ruang Untuk Tamu Hotel

ZONA AREA RUANGAN KEGIATAN

Public Area  Main Enterance

 Receptionis  Lobby  Café, Lounge

 Masuk

 Registrasi Tamu, Pesan kamar  Duduk, Menunggu, Sosialisasi  Pertemuan, minum kopi, dll Semi Public Area  Area Security  Ruang rapat  Kolam renang  Keamanan  Rapat  Berenang

Private Area  Kamar Hotel

 Toilet Kamar Hotel

 Tidur, Istirahat  Mandi, Kakus

Service Area  Toilet Lobby  Kakus

Tabel 3.5. Aspek Pengelompokan Ruang Untuk Tamu Hotel Ruang Untuk Pengelola

ZONA AREA RUANGAN KEGIATAN

Public Area  Receptionis  Registrasi Tamu, Pemesanan

Kamar Semi Public

Area  Ruang Rapat

 Area Security

 Rapat  Keamanan

Private Area  Back Office

 Front Office  Loker Karyawan

 Administrasi

 Memproses kamar tamu

 Ganti Pakaian, Menyimpan Barang

Service Area  Toilet

 Gudang

 Cuci, Kakus

 Penyimpanan Barang Tabel 3.6. Aspek Pengelompokan Ruang Untuk Pengelola Hotel

(29)

3.3.5. Aspek Tata Kondisional Ruang

Analisa Tata Kondisional Ruang Untuk Tamu Hotel

Jenis Area Pencahayaan Penghawaan System Akustik

Alami Buatan Alami Buatan Alami Buatan

Main Enterance   

Receptionis    

Lobby     

Café, Lounge    

Kamar Hotel     

Toilet Kamar Hotel   

Toilet Lobby   

Ruang rapat    

Tabel 3.7. Analisa Karakter Ruang Untuk Tamu Hotel Analisa Tata Kondisional Ruang Untuk Pengelola

Jenis Area Pencahayaan Penghawaan System Akustik

Alami Buatan Alami Buatan Alami Buatan

Receptionis     Area Security     Toilet Lobby    Front Office     Ruang Rapat     Back Office    Loker Karyawan   

(30)

3.3.6. Analisa Hubungan Antar Ruang

- Analisa Hubungan Antar Ruang Untuk Tamu

PUBLIK SEMI PUBLIK PRIVATE SERVIS

Skema 3.5. Analisa Hubungan Antar Ruang Untuk Tamu - Analisa Hubungan Antar Ruang Untuk Pengelola

PUBLIK SEMI PUBLIK PRIVATE SERVIS

Skema 3.6. Analisa Hubungan Antar Ruang Untuk Pengelola Main Entance Lobby Cafe Lounge Receptionist Kolam Renang Kamar Hotel Toilet Kamar Hotel Toilet Lobby Ruang Rapat Main Entance Cafe Lounge Receptionist Back Office Locker karyawan Toilet Lobby Ruang Rapat Front Office

(31)

Skema 3.7. Bagan Analisa Hubungan Antar Ruang

Keterangan : Dekat :

Jauh :

3.3.7. Analisa Besaran Ruang

No Area Kebutuhan

Ruang Aktivitas Perhitungan Keterangan

1 Public Main Enterance -Pintu Masuk Keluar / Masuk Hotel 4.5 x 9.5 = 42.75m² 42.75 + 30% = 60.58m² 60.58m² Ruang Rapat Receptionist Back Office lobby Toilet Loker Karyawan Front Office Main Entrance

(32)

2 Resepsionis - Meja Resepsionis - Kursi Kerja  Registrasi Tamu  Pesan kamar 6.27 x 3.0 = 18.81 m² 18.81 m² + 30% = 24.45 m² 24.45 m² 3 Lobby -Meja -Kursi  Duduk  Menunggu  bersosialisasi 9.0 x 4.8 = 43.2m² 43.2m² + 30% = 56.16 m² 56.16 m² 4 Ruang Rapat -Ruang rapat Meeting 26.9 x 5.3 = 142.57 m² 142.57m² +30 %= 185.34 m² 185.34 m² 5

Private Double Room

Kamar Tidur, Toilet, dan dua tempat Tidur Istirahat  Mandi Kakus 6.40 x 3.40 = 21.76 m² 21.76 m² + 30% =28.28 28.28 m² x 151 = 4270.28 m² Semi Publi c

(33)

single

6

Deluxe, kamar tidur , toilet,

dan tempat tidur King size

Tidur  Istirahat  Mandi  Kakus 6.40 x 7.0 = 44.80m² 44.80m² + 30% =58.24 m² 58.24 m² X 20 = 1164.80 m² 7

Back Office Administrasi

6.1 x 5.4 = 32.94 m² 32.94 m² + 30% = 42.82 m²

42.82 m²

8 Front Office Marketing Pemasaran

(34)

58.50 m² + 30% = 76.05 m² 9 Loker Karyawan Ganti Pakaian Menyimpan Barang 3.8 x 1.6 = 6.08 m² 6.08 m² + 30 % = 7.90 m² 7.90 m² 10 Service

Toilet Buang Air Kecil/Besar

2.3x 4.0 = 9.2 m²

2.3m² + 30% = 11.96 m²

(35)

11 Gudang Penyimpanan barang-barang sekolah 3.3 x 1.7 = 5.61 m² 5.61 m²+30% = 7.29 m² 7.29 m²

(36)

3.3.8. Analisa Sikap / Gerak Aktifitas Manusia Ketika Akan Mengoperasikan Twitter

Skema 3.8. Analisa Gerak Aktifitas Manusia Ketika Akan Mengoperasikan Twitter

Datang Duduk / Berdiri

Log In Bersosialisasi dengan

(37)

3.4. Zoning dan Grouping 3.4.1. Zoning Alternatif 1

Analisa Kelebihan :

 Area publik bersebelahan langsung dengan area semi publik.  Area komersial berada strategis di sirkulasi pengunjung. Analisa Kekurangan :

 Area semi publik menutupi area publik Keterangan :

: Area Privat

: Area Semi Publik : Area Publik

(38)

3.4.2. Zoning Alternatif 2 (Terpilih)

Analisa Kelebihan :

 Area publik bersebelahan langsung dengan area semi publik.

 Area semi publik berdekatan dengan lift dan tangga.  Area komersial berada strategis di sirkulasi pengunjung.  Arus sirkulasinya mudah dimengerti

Keterangan :

: Area Privat

: Area Semi Publik : Area Publik

(39)

3.4.3. Zoning Alternatif 3

Analisa Kelebihan :

 Area public bersebelahan langsung dengan area semi publik.

 Area semi publik berdekatan dengan lift dan tangga.  Area komersial berada strategis di sirkulasi pengunjung. Analisa Kekurangan :

 Area privat banyak memakan area semi publik  Area semi publik banyak memakan area publik

Keterangan :

: Area Privat

: Area Semi Publik : Area Publik

(40)

3.4.4. Grouping Alternatif 1

Analisa Kelebihan :

 Entrance berdekatan dengan receptionist dan lounge.  Arus sirkulasinya mudah dimengerti.

Analisa Kekurangan :

 Area semi publik banyak memakan area publik

Keterangan :

: Area Privat

: Area Semi Publik : Area Publik

(41)

3.4.5. Grouping Alternatif 2 (Terpilih)

Analisa Kelebihan :

 Entrance berdekatan dengan receptionist dan lounge.  Arus sirkulasinya mudah dimengerti.

 Area publik berdekatan dengan area semi publik Keterangan :

: Area Privat

: Area Semi Publik : Area Publik

(42)

3.4.6. Grouping Alternatif 3

Analisa Kelebihan :

 Entrance berdekatan dengan receptionist dan lounge. Analisa Kekurangan :

 Area privat berada didepan dan berdekatan dengan semi publik.

Keterangan :

: Area Privat

: Area Semi Publik : Area Publik

(43)

3.5. Pralayout

3.5.1. Pralayout Terpilih

Analisa Kelebihan :

 Entrance berdekatan dengan receptionist  Receptionist berdekatan dengan back office.  Arus sirkulasi mudah dimengerti.

(44)

3.6. Analisa Gaya dan Tema pada Hotel Glassio 3.6.1. Gaya Citra / Image Ruang

Gaya Citra ruang pada Hotel Glassio tidak terlepas pada corporate identity hotel itu sendiri. Bentuk maupun warna corporate identity ini harus menjadi fokus utama dalam desain ruang keseluruhan.

Kesan modern yang terlihat pada bangunan ditampilkan pada interior kamar-kamar dan lobby Hotel Glassio agar terjadi kesinambungan dalam desain. Warna-warna, bentuk dan material modern dipilih dengan penggunaan warna silver dan gold yang dapat berfungsi untuk menjadikan warna corporate identity sebagai vocal point.

KONSEP PENCITRAAN

Silver , gold

Penggabungan unsur Modern dipadukan dengan unsur elegan

Penataan ruang bersifat formal, sehingga terasa nyaman TUNTUTAN RUANG

Aman, nyaman, menarik, tentram.

a. Bagan untuk menentukan Gaya pada Hotel Glassio :

Dari analisis-analisis yang telah dilakukan pada Hotel Glassio didapatkan keyword dalam menentukan Gaya pada Hotel Glassio ini, diantaranya :

(45)

Skema 3.9. Bagan untuk mendapatkan Gaya

b. Bagan untuk mendapatkan Tema pada Hotel Glassio :

Mengingat Jakarta merupakan lbukota negara yang berkembang pesat dan menjadi pusat dari segala macam aktifitas. Salah satunya adalah pusat dari kegiatan-kegiatan rekreasi untuk objek wisatawan, oleh karena itu dibutuhkan sarana pendukung yang berupa sarana akomodasi. Berhubungan dengan itu, maka disediakan sarana akomodasi yang salah satunya berupa hotel city. Menanggapi hal ini, desainer interior harus ikut berperan aktif dalam menanggapi hal tersebut, karena selain mendesain, desainer interior harus bisa menciptakan solusi sebagai problem solving dari suatu masalah. Maka dengan itu didapatkan poin-poin untuk mendapatkan Tema pada Hotel Glassio, diantaranya :

Skema 3.10. Bagan untuk mendapatkan tema pada Hotel Glassio Nyaman elegan Sejuk simple Modern Desain Damai Tentram Aktifitas Jenuh, Cape,bosan relaksasi Refresh pikiran nyaman elegan

(46)

3.6.2. Corporate Identity Glassio

3.6.3. Fasilitas Hotel Glassio Nama

Visi & Misi

Glassio Glassio sebagai hotel yang berada ditengah kota yang mengedepankan modernitas dan

kesejahteraan”

- Menjadikan hotel yang paling diminati di area roxy

- Menyediakan pelayanan terbaik secara konsisten

- Menawarkan pengalaman yang tak terlupakan di kota jakarta

- Menghasilkan produk dan layanan yang nyata demi kepuasan pelanggan

- Berusaha membuat diri kita beda dengan yang lain untuk menjadi unik dan inovatif

(47)

3.6.4. Struktur Organisasi

(48)

3.6.5. Job Deskripsi.

1. General manager : direktur atau pimpinan tertinggi dalam perusahaan yang mengatur semua urusan yang berkaitan dengan berjalannya perusahaan baik didalam maupun diluar.

2. Resident Manager : tangan kanan atau wakil pimpinan tertinggi dalam perusahaan yang mengatur semua urusan yang berkaitan dengan berjalannya perusahaan baik didalam maupun diluar dan menjadi kepala dari semua departermen.

3. Secetary to General Manager : secretary direktur utama yang mengatur semua jadwal kegiatan/acara.

4. Executive Assistant Manager : assistant President manager yang menangani semua departemen

5. Finance controller : jenjang puncak tertinggi dari tingkat jabatan dibidang Accounting dan Keuangan. Memiliki Fungsi, tugas dan tanggung jawab serta kewenangan tertinggi di bagian Accounting dan Keuangan

 Membentuk, menganalisa dan menginterpretasikan data statistik maupun informasi keuangan, sehingga dapat memberikan penilaian yang independent mengenai rasio atau perbandingan antara hasil operasi (tingkat keuntungan) dan kinerja terhadap anggaran, dan hal-hal lain terkait dengan perpajakan maupun tingkat ke-efektif-an operasional perusahaan

 Bertanggung jawab secara langsung untuk mengevaluasi kinerja staf maupun manajer Bagian Accounting. Kemampuan untuk memberikan pelatihan terhadap karyawan adalah diperlukan, bertugas untuk menjaga keterampilan staf di bagian keuangan dan accounting agar tetap berada di level yang terbaik, boleh memberikan rekomendasi untuk mengangkat

(49)

maupun memberhentikan staf maupun manajer di bagian accounting dan keuangan.

 Menjaga sistem akuntansi dan pencatatan transaksi maupun aset perusahaan.

6. System manager : seseorang yang mengacu padaadministrasiperusahaan-lebarsistem terdistribusitermasuk(dan umumnya dalam praktek) sistem komputer.

7. Purchasing manager : sesorang yang bertugas memastikan tingkat kemungkinan permintaan untuk layanan dan produk untuk memenuhi kebutuhan bisnis para tamu hotel dan memaksimalkan efisiensi kinerja hotel

8. Receiving and store manager : Memeriksa dan memverifikasi jumlah pada semua peralatan hotel dan mengkoordinasikan semua fungsi yang terkait dengan piutang

9. Director of marketing : bagian kepala marketing yang bertugas mengkordinir pemasaran hotel

10. Director of sales catering : bagian yang bertugas memasarkan hotel tersebut agar dikenal banyak orang sehingga akan banyak tamu yang akan menginap dihotel tesebut, dan dharapkan dengan dilakukannya pemasaran yaitu agar tamu mau datang kembali ke hotel tersebut.

11. Public relation director : Menyambut setiap tamu tamu hotel dengan ramah

 Menjawab telepon berkaitan dengan informasi akan hotel tersebut

 Memberi bantuan petunjuk akan lokasi tempat yang diminta kepada para pengunjung hotel

 Memberikan informasi berkaitan dengan hotel kepada para pengunjung hotel

 Mencatat daftar pengunjung hotel berkaitan dengan check in & check out

(50)

 Data entry akan informasi tamu hotel

 Mencatat berbagai informasi yg diperlukan oleh hotel seperti check in check out reservasi dll

 Menyortir surat surat yang masuk ke hotel baik kertas maupun elektronik

 Memberikan citra + image hotel yg baik dan ramah serta professional

 Memberikan bantuan kepada setiap pengunjung hotel bila diperlukan

 Mengamati & melaporkan aktivitas pengunjung hotel yang mencurigakan bila diperlukan

12. Executive chef : menciptakan rasa masakan dan jenis masakan baru dan menghidangkan sebuah masakan

13. Assistant executive saos chef : menciptakan rasa saos dalam masakan dan membantu executive chef

14. Food and berverage manager : mempersiapkan cake, cookie, gateau, cooky

15. Chief security : bertugas untuk menjaga keamanan hotel

16. Room division manager : bertugas sebagai kepala pengawas pegawai pembantu hotel seperti Front office manager, laundry manager, executive house keeper

17. Front office manager : tempat yang paling depan yang ada di dalam suatu hotel yang bertugas mengurusi registrasi tamu sebelum menginap di dalam hotel, memesan kamar dan juga check out.

18. Executive housekeep : yang memiliki tugas dan tanggung jawab menyiapkan kamar bagi para tamu yang akan menginap di dalam hotel serta membersihkannya selama tamu menginap di hotel tersebut. 19. Laundry manager adalah bagian untuk mencuci baju atau melaundry

seperti handuk hotel, seprei hotel dan sarung bantal hotel

(51)

interior maupun eksterior. Seperti contohnya, mengecat, memperbaiki kerusakan listrik dan lain-lain.

21. Human resources director : bertugas sebagai perekrut karyawan karyawan baru dimana hotel memerlukan Sumber Daya Manusia untuk bekerja di hotel

22. Personel manager : yang memiliki tugas dan tanggung jawab melakukan perencanaan, pengawasan, dan berperan serta dalam perekrutan karyawan , serta membantu dalam pengarahan program pelatihan bagi karyawan dalam suatu hotel.

23. Training manager : seseorang yang bertugas melatih dan mengawasi karyawan karyawan hotel yang baru masuk.

(52)

Gambar

Gambar 3.1. Kondisi Tapak Glassio Hotel Roxy Jakarta
Gambar 3.3. Denah Lokasi Hotel Glassio Roxy Jakarta  Kondisi sekitar Site Plan dari Hotel Glassio Roxy Jakarta :
Gambar 3.5. Analisis Arah Terbit dan Terbenamnya Cahaya Matahari
Gambar 3.6. Analisis Kebisingan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Akibatnya, fungsi dari material yang bioresorbable adalah berperan dalam proses dinamis pembentukan dan reabsorbsi yang terjadi di dalam jaringan tulang; dengan demikian,

kamu nggak tahu apa, anak kita sebentar lagi akan lahir. Kenapa abang mencuri, mustinya mencari rezeki yang halal untuk anak kita ini,” ucap tri sambil mengelus perut yang

Menurut Purdy dan Waltham (1999), batugamping yang tersingkap dipermukaan oleh akibat pengangkatan akan menghasilkan rekahan dan pensesaran yang mendorong perkembangan relief

Amanat dapat kita petik dari dari yang kita pelajari untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.. Untuk itu dalam pembuatan puisi menjadi suatu karya yang

KEMENTERI AN TENAGA KERJA DAN TRANSMI GRASI BADAN PENELI TI AN, PENGEMBANGAN DAN I NFORMASI. LAMPI RAN

Nama sediaan : Kapsul Piroksikam.. Zat berkhasiat : 20 mg Piroksikam

Dari permasalahan di atas, timbul gagasan untuk merancang sebuah sistem peramalan dengan menggunakan jaringan saraf tiruan jumlah penumpang kereta api dan menganalisis parameter –

Esposito ideologi Islam radikal atau dengan istilah lainnya “Islam Revivalis” memiliki kecenderungan sebagai berikut: pertama, kelompok-kelompok ini berpendapat bahwa Islam