xi
SISTEM PEMASARAN PEDET SAPI BALI
DI BALI
NI MADE AYU GEMUH RASA ASTITI NIM. 1390571002
PROGRAM DOKTOR
PROGRAM STUDI ILMU PETERNAKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
xii
SISTEM PEMASARAN PEDET SAPI BALI
DI BALI
Disertasi untuk Memperoleh Gelar Doktor pada Program Doktor, Program Studi Ilmu Peternakan,
Program Pascasarjana Universitas Udayana
NI MADE AYU GEMUH RASA ASTITI NIM. 1390571002
PROGRAM DOKTOR
PROGRAM STUDI ILMU PETERNAKAN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
xiii
Lembar Persetujuan Promotor / Kopromotor
DISERTASI INI TELAH DISETUJUI PADA TANGGAL : 13 JUNI 2016
Promotor
Prof.Dr.Ir.I Nyoman Suparta,MS,MM Nip. 195303191980031002
Mengetahui Kopromotor I
Prof.Ir.I Gusti Lanang Oka,M.Agr.Sc.Ph.D
NIP :194505051969021001
Kopromotor II
Prof.Dr.Ir. I Made Antara,MS NIP:195412251981021001
Ketua Program Studi Doktor Ilmu Peternakan
Program Pascasarjana Universitas Udayana
Prof. Dr. Ir. I Gede Mahardika ,MS NIP : 196003181985031001 Direktur Program Pascasarjana Universitas Udayana Prof.Dr.dr.A.A.Raka Sudewi,Sp.S.(K) NIP : 195902151985102001
xiv
Disertasi ini Telah Diuji Pada Ujian Terbuka Oleh Panitia Penguji Pada
Program Pascasarjana Universitas Udayana Pada Hari Rabu, 3 Agustus 2016
Berdasarkan SK Rektor Universitas Udayana No. : 2209/UN14.4/HK/2016
Tanggal : 17 MEI 2016
Panitia Penguji Disertasi adalah :
Ketua : Prof. Dr. Made Budiasa, M.A. Anggota :
1. Prof.Dr.Ir. I Nyoman Suparta, MS.MM 2. Prof.Ir. I Gst. Lanang Oka, M.Agr.Sc.Ph.D 3. Prof.Dr.Ir. I Made Antara, MS
4. Prof.Dr.Ir. I Wayan Suarna, MS 5. Dr.Ir. Ida Bagus Gaga Partama, MS 6. Prof.Ir. I G.A.A. Ambarawati, M.Ec.Ph.D 7. Prof.Dr. Ida Bagus Raka Suardana, SE.MM 8. Prof. Dr. Ir. I Gede Mahardika, MS.
xv
PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT
Nama : Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti
Nim : 139057002
Program Studi : Program Doktor, Program Studi Ilmu Peternakan
Judul Disertasi : Sistem Pemasaran Pedet Sapi Bali di Bali
Dengan ini menyatakan bahwa karya ilmiah disertasi ini bebas plagiat. Apabila dikemudian hari terbukti terdapat plagiat dalam karya ilmiah ini, maka saya bersedia menerima sanksi sesuai peraturan Mendiknas RI No. 17 tahun 2010 dan peraturan perundang – undangan yang berlaku.
xvi
Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti
UCAPAN TERIMA KASIH
Puji Syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa / Tuhan Yang Maha Esa, atas asung kerta wara nugraha-Nya, disertasi ini dapat diselesaikan dengan baik. Pada kesempatan yang berbahagia ini perkenankanlah penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar – besarnya kepada Prof. Dr. Ir. I Nyoman Suparta, MS., MM selaku promotor yang dengan penuh perhatian telah memberikan dorongan, semangat, bimbingan dan saran selama penulis mengikuti program doktor, khususnya dalam penyelesaian disertasi ini. Terimakasih yang sebesar-besarnya pula penulis sampaikan kepada Prof. Ir. I Gusti Lanang Oka, M.Agr.Sc.,Ph.D dan Prof. Dr. Ir. I Made Antara, MS selaku kopromotor I dan II yang dengan penuh perhatian dan kesabaran telah memberikan bimbingan, saran dan semangat kepada penulis .
Ucapan yang sama juga ditujukan kepada Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp. PD-KE atas kesempatan dan fasilitas yang diberikan kepada penulis untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikan Program Doktor di Universitas Udayana. Ucapan terimakasih ini juga ditujukan kepada Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S (K), selaku Direktur Program Pascasarjana Universitas Udayana, Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A., selaku Asisten Direktur I Program Pascasarjana Universitas Udayana, Prof. Made Sudiana Mahendra, Ph.D., selaku
xvii
Asisten Direktur II Pascasarjana Universitas Udayana. Ucapan terimakasih juga penulis tujukan kepada Prof. Dr. Ir. I Gede Mahardika, MS dan Prof. Dr. Ir. Komang Budaarsa, MS, selaku ketua dan sekretaris beserta seluruh staff Program Studi Doktor Ilmu Peternakan pada Program Pascasarjana Universitas Udayana. Ucapan terimakasih yang sama penulis tujukan kepada Prof. Dr. I Made Sukarsa, MM., mantan rektor Universitas Warmadewa serta Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP & E.,Sp.ParK selaku Rektor Universitas Warmadewa dan Prof. Dr. Drs. I Nengah Dasi Astawa, M.Si selaku Koordinator Kopertis Wilayah VIII atas ijin yang diberikan kepada penulis untuk mengikuti pendidikan pada Program Doktor Ilmu Peternakan Universitas Udayana. Tidak lupa pula penulis ucapkan terimakasih kepada Prof.Dr.Ir. I Wayan Suarna, MS., Dr.Ir. Ida Bagus Gaga Partama, MS., Prof.Ir. I G.A.A. Ambarawati, M.Ec.Ph.D., Prof.Dr. Ida Bagus Raka Suardana, SE.MM selaku penguji yang telah memberikan masukan, saran, sanggahan dan koreksi sehingga disertasi ini dapat terwujud. Pada kesempatan ini pula penulis menyampaikan ucapan terimakasih yang tulus disertai penghargaan kepada seluruh guru –guru yang telah membimbing penulis mulai dari Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih kepada kepala dinas peternakan kabupaten Badung dan Buleleng atas ijin dan dukungan yang diberikan selama penelitian. Terimakasih pula penulis ucapkan kepada seluruh responden penelitian atas kerjasama yang baik sehingga penelitian dapat berjalan dengan lancar.
xviii
Terimakasih yang tak terhingga penulis ucapkan kepada kedua orang tua penulis yang telah menyatu denganNya (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) yaitu : I Nengah Widjaja (alm) dan Ni Made Suetri (alm) yang telah mendidik, mendorong dan mendoakan sehingga penulis dapat dengan tenang menyelesaikan Disertasi ini. Begitu pula Kepada kakak Ir. I Gede Bagiastra (Alm. 24 Januari 2016) dan Oka Sri Wahyuni, SE. serta adik Anom Budhi Damayanti, SKM dan Ni Ketut Eling Rusmini, SE (Alm. 21 Mei 2016) terimakasih atas segala dukungan dan dorongannya agar penulis cepat menyelesaikan disertasi ini.
Terimakasih juga penulis ucapkan kepada suami tercinta I Nyoman Arka, SH. dan ananda Putu Ciria Angga Pramana, ST dan Made Ciria Angga Mahendra, SH yang telah memberi dukungan moral, mental, material serta doa, dorongan semangat bahkan pengorbanan yang diberikan didalam penulis menyelesaikan disertasi ini, perjuangan ini telah kalian menangkan, untuk itu kepada kalianlah kupersembahkan seluruh hidupku . tidak lupa penulis juga mengucapkan terimakasih kepada mertua tercinta, I Nyoman Rapug (alm) dan Ni Ketut Sutir (alm) atas motivasi, dukungan serta doa yang diberikan kepada penulis sehingga penulis bisa menyelesaikan disertasi ini. Akhirnya penulis sampaikan terimakasih kepada teman seangkatan 2013, Dewa Alit Udayana, Putu Ari, Restu, Rai, Manik, Job Miko dan rekan-rekan lain yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah banyak membantu dalam penyelesaian disertasi ini dan semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa / Tuhan Yang
xix
Maha Esa selalu melimpahkan rachmat-Nya kepada semua pihak yang telah membantu penyelesaian disertasi ini.
Denpasar, 13 Juni 2016
xx
ABSTRAK
SISTEM PEMASARAN PEDET SAPI BALI DI BALI
Pemasaran pedet sapi bali umur 6 - 8 bulan sering dilakukan oleh peternak di Bali padahal penjualan pedet akan memberikan pendapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan menjualnya setelah dewasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motifasi peternak dalam memelihara sapi bali induk dan menjual sapinya yang masih muda (pedet), kelayakan teknis pemeliharaan sapi bali, sistem pemasaran pedet serta kaitannya terhadap pendapatan peternak. Pendekatan utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan secara purposive sampling di dua kabupaten di pulau Bali yang memiliki populasi sapi Bali induk terbanyak yaitu kabupaten Badung dan Buleleng. Responden sebanyak 90 orang diambil secara quota simple random sampling berdasarkan peternak yang memelihara induk sapi bali lebih dari tiga tahun dan sudah pernah menjual pedet sedangkan 10 responden belantik ditentukan berdasarkan snowball sampling. Kuesioner terstruktur dan tertutup dilengkapi pertanyaan terbuka digunakan sebagai instrumen penelitian. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif meliputi karakteristik responden, saluran dan fungsi-fungsi pemasaran dianalisis secara deskriptif. Data kuantitatif meliputi pendapatan peternak, marjin dan biaya pemasaran serta farmer’s share serta hubungan dengan saluran pemasaran dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif peternak memelihara sapi Bali induk adalah untuk menghasilkan pedet yang bisa dijual sewaktu-waktu saat kebutuhan dana mendesak seperti kebutuhan sekolah anaknya, upacara, perbaikan rumah, pakan, dan pembuatan kandang. Sistem pemasaran pedet sapi bali dijumpai ada empat saluran pemasaran yaitu : saluran pemasaran I (peternak langsung ke peternak lain 12,22% ), saluran pemasaran II ( Peternak – Pasar Hewan – belantik – peternak lain 7,78 %). Saluran pemasaran III ( Peternak – Belantik – Pasar Hewan – peternak lain 74,44% ) dan saluran pemasaran IV (peternak – kelompok peternak – peternak lain di pasar hewan 5,56%).
Simpulan penelitian ini adalah: bahwa sistem pemasaran pedet sapi bali di Bali berpengaruh terhadap pendapatan peternak dan pendapatan peternak tertinggi dijumpai pada saluran IV dimana pedet dijual melalui kelompok peternak ke peternak lain di pasar hewan yaitu sebesar Rp 6.842.500,- per ekor pedet jantan atau Rp 3.717.500,- per ekor pedet betina.
xxi
ABSTRACT
MARKETING SYSTEM OF BALI CALF IN BALI
Marketing of 6-8 months bali calves were frequently carried out by farmers in Bali, in fact selling calves give less income compared to selling mature cattle. The aims of this study were to find out the cause of farmers in selling calves, motivation of farmers in keeping and marketing of bali calf, management of bali cows, analyze their marketing channels of farmers and their impacts on the income of the farmers. This study was a combination of qualitative and quantitative. The main approach used in this a research was the quantitative approach. Marketing system of bali calves were studied by using purposive sampling method in two districts (Badung and Buleleng) in Bali. Ninety farmers who kept bali cows more than three years and had ever sold calf were chosen by using “quota simple random sampling” as respondents. Snow ball sampling was applied on 10 cattle brokers. Open - ended questionnaires were used as instruments in this study. Qualitative and quantitative data were found in this study. Qualitative data consisted of characteristics of respondents, channel and marketing functions were analyzed descriptivelly. Quantitative data included farmer’s income the margin and marketing costs as well as the farmer's share were analyzed to measure the marketing efficiency. The results showed that the motive of farmers kept Bali cows were to produce calves which could be sold anytime they needed money for their children school needs, for ceremony costs, house improvement, feed and building pens. There were four marketing channels of calves in Bali i.e; marketing channel I (farmer directly to other farmer 12.22%), marketing channels II (farmer - animal market - broker 7.78%), Channel III (farmer - broker - animal market 74.44%) and marketing channel IV (farmer –farmer’s – group-other farmer in the animal market 5.56%).
The conclusions of this study were marketing system of bali calves in Bali affected the farmer’s navennes and the highest revenue was in the fourth marketing channel whereas their calves were sold through their farmer’s group directly to they other farmer in the market i.e. Rp 6,842,500 / male calf or Rp 3,717,500 / female calf. Marketing system of Bali calves influenced the farmer’s income and the highest revenue might be received by the farmers when their calves were sold through their farmer’s group directly to the other farmers in the cattle market.
xxii DAFTAR ISI
Halaman
SAMPUL DALAM ... i
PRASYARAT GELAR ... ii
LEMBAR PERSETUJUAN... iii
PENETAPAN PANITIA PENGUJI ... iv
UCAPAN TERIMAKASIH ... v
ABSTRAK ... vi
ABSTRACT ... vii
DAFTAR ISI ... viii
DAFTAR TABEL ... x
DAFTAR GAMBAR ... xi
DAFTAR LAMPIRAN ... xii
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Rumusan Masalah ... 4 1.3 Tujuan Penelitian ... 4 1.4 Manfaat Penelitian ... 4 1.4.1 Manfaat Praktis ... 4 1.4.2 Manfaat Akademik ... 5
BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Sapi Bali ... … 6
2.2 Motif Beternak………. ... 12
2.3 Sistem Pemasaran Sapi Di Bali ... 15
2.3.1 Sistem………. .. 15
2.3.2 Sistem Pemasaran………... 18
2.4 Saluran Pemasaran Sapi Bali ... 32
2.5 Lembaga Pemasaran Sapi Bali ... 36
2.6 Fungsi Pemasaran ... 40
2.7 Pendapatan dan Efisiensi... 42
2.8 Biaya dan Marjin Pemasaran ... 47
2.9 Keuntungan Pemasaran ………. .... 51
BAB III KERANGKA BERPIKIR DAN KONSEP 3.1 Kerangka Berpikir ... 53
xxiii BAB IV METODE PENELITIAN
4.1 Desain Penelitian ... 57
4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 57
4.3 Jenis dan Sumber Data ... 57
4.4 Teknik Pengumpulan Data………. . 59
4.5 Populasi dan Sampel ... 59
4.6 Instrumen Penelitian ... 62
4.7 Pengukuran Variabel Penelitian ... 63
4.7.1 Karakteristik Peternak………... 64
4.7.2 Kelayakan Secara Teknis...……… ... 64
4.8 Definisi Operasional Variabel ……… .... 65
4.9 Analisis Data ……… ... 68
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN 5.1 Karakteristik Responden……….. 72
5.1.1 Umur peternak……… .. 72
5.1.2 Tingkat Pendidikan Responden……… 73
5.1.3 Pengalaman Beternak………. .. 74
5.1.4 Jumlah Kepemilikan Ternak ……… .... 76
5.1.5 Penyebab Rendahnya Jumlah Kepemilikan Ternak ……… 77
5.1.6 Pekerjaan Utama Responden ... 78
5.2 Motif Peternak dalam Beternak dan Memasarkan Pedet…... 79
5.2.1 Motif Beternak Sapi……….. 79
5.2.2 Motif Memasarkan Pedet……… ... 80
5.3 Kelayakan Teknis Peternakan Sapi Bali……… ... 81
5.3.1 Bibit……… .. 82 5.3.2 Perkandangan……….... 83 5.3.3 Pakan……… .... 87 5.3.4 Pencegahan Penyakit……… .... 89 5.3.5 Reproduksi……… .... 89 5.4 Sistem Pemasaran ……… 92
5.4.1 Lembaga dan Perilaku Pasar ... 95
5.4.2 Fungsi Pemasaran……… ... 96
5.4.3 Proses Pembentukan Harga dan Pola Pembayaran ... 99
5.4.4 Saluran Pemasaran Pedet Saat Ini ... 100
5.4.5 Margin Pemasaran……… ... 107
5.4.6 Biaya Pemasaran…. ... 109
5.4.7 Keuntungan Pemasaran ... 112
xxiv
5.5 Kaitan Saluran Pemasaran dengan Pendapatan (Farmer’s
Share)……… ... 115
5.6 Temuan Baru ( Novelty )……… ... 120
BAB VI SIMPULAN DAN SARAN 6.1 Simpulan……… . 121
6.2 Saran……… .... 122
DAFTAR PUSTAKA ... 123
xxv
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
4.1 Populasi Sapi Bali Betina di Provinsi Bali ... 60
4.2 Populasi Sapi Bali Betina di Kabupaten Badung ... 61
4.3 Populasi Sapi Bali Betina di Kabupaten Buleleng ... 62
4.4 Indikator Karakteristik Peternak……… .... 64
4.5 Indikator dan Parameter Kelayakan Teknis ... 64
5.1 Sebaran Responden Berdasarkan Umur ... 72
5.2 Sebaran Responden Berdasarkan Lama Pendidikan ... 73
5.3 Pengalaman Beternak Sapi ... 75
5.4 Jumlah Kepemilikan Ternak ... 76
5.5 Faktor Penyebab Rendahnya Jumlah Pemilikan Ternak ... 77
5.6 Pekerjaan Utama Responden ... 78
5.7 Motif Beternak Sapi Betina ... 79
5.8 Motif Memasarkan Pedet ... 81
5.9 Data Reproduksi Peternakan Sapi Bali Induk ... 90
5.10 Fungsi Pemasaran dari Setiap Lembaga Pemasaran Pedet... 97
5.11 Persentase Saluran Pemasaran Pedet ... 106
5.12 Keuntungan, Margin, Efisiensi dan Famer’s Share Pemasaran Pedet Jantan ... 107
5.13 Keuntungan, Margin, Efisiensi dan Farmer’s Share Pemasaran Pedet Betina ... 109
5.14 Efisiensi Saluran Pemasaran Pedet Jantan dan Betina ... 114
xxvi
DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman
2.1 Induk dan Pedet Sapi Bali ... 7
2.2 Sapi Bali Jantan dan Betina ... 11
2.3 Mengukur Tinggi Pundak, Panjang Badan danLingkar Dada ... 12
2.4 Mengukur Lingkar Skrotum ... 12
3.1 Konsep Penelitian ... 56
5.1 Kandang Kelompok Tipe Tunggal ... 84
5.2 Kandang Kelompok Tipe Ganda ... 85
5.3 Kandang Individu ... 86
5.4 Rumput Gajah, Batang Jagung, Daun Gamal ... 87
5.5 Perbedaan Harga Jual di Peternak dan di Pasar Hewan ... 94
5.6 Menaikkan Pedet ke Truk Transportasi…… ... 99
5.7 Alur Pemasaran Pedet di Bali ... 101
5.8 Pedet Untuk Upacara Adat ... 113
xxvii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran Halaman
1 Kuesioner ... 132
2 Karakteristik Responden di Kabupaten Buleleng ... 143
3 Jumlah Status Pekerjaan Responden di Kabupaten Buleleng ... 145
4 Karakteristik Responden di Kabupaten Badung ... 147
5 Jumlah Status Pekerjaan Responden d Kabupaten Badung ... 149
6 Biaya – Biaya Pemasaran Pedet ... 151
7 Farmer’s Share Saluran Pemasaran I ... 152
8 Farmer’s Share Saluran Pemasaran II ... 153
9 Farmer’s Share Saluran Pemasaran III ... 154
10 Farmer’s Share Saluran Pemasaran IV ... 155