Pembatasan Jumlah Pembuatan Akta Notaris Oleh Dewan Kehormatan Pusat Ikatan Notaris Indonesia
Teks penuh
Dokumen terkait
Wewenang Notaris membuat Surat Keterangan Waris tidak disebutkan dengan jelas dan UUJN karena selain Surat Keterangan Waris bukan akta otentik, juga disebabkan
Wilayah dan Majelis Kehormatan Notaris tingkat wilayah setelah mendengar usul dan pendapat Dewan Kehormatan Wilayah. Pengurus Wilayah berwenang menjalankan urusan Perkumpulan
Kewenangan Majelis Kehormatan Notaris Wilayah berdasarkan Keputusan Rapat Majelis Kehormatan Notaris Wilayah meliputi: 27 (a) Pemeriksaan terhadap Notaris yang
Indonesia sehingga walaupun notaris yang bersangkutan telah terbukti melakukan pelanggaran kode etik, notaris tersebut masih dapat membuat akta dan menjalankan kewenangan
Uraian diatas sangatlah jelas mengenai ketentuan saksi dalam UUJN dan Hukum perjanjian islam, dalam pasal 16 ayat (1) huruf 1 dan pasal 40 Undang-Undang Jabatan Notaris menyebutkan
Hendaknya Dewan Kehormatan Wilayah Sumatera Utara sebagai perpanjangan tangan dari Ikatan Notaris Indonesia Wilayah Sumatera Utara, tetap komitmen berbenah diri dengan
Untuk melindungi Jabatan Notaris dan mayarakat yang menggunakan jasa Notaris terkait kepastian hukum dari akta yang dibuat oleh Notaris, Dewan Kehormatan Pusat Ikatan Notaris Indonesia
Dengan pertimbangan Pasal 4 angka 16 Kode Etik Notaris tentang larangan bagi notaris membuat akta melebihi batas kewajaran yang jumlahnya telah ditentukan oleh Dewan Kehormatan