Komparasi Dua Teknik Black Box Testing: Equivalence Partitioning dan Boundary Value Analysis (Studi Kasus: Aplikasi Postcrossing)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Black-box testing adalah metode pengujian perangkat lunak yang tes fungsionalitas dari aplikasi yang bertentangan dengan struktur internal atau kerja. (lihat pengujian
menggunakan kuesioner mengenai fungsi- fungsi interface yang terdapat pada aplikasi Action & Strategy (black box testing) untuk memastikan keseluruhan sistem
Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan menggunakan tahapan-tahapan yang ada pada metode Equivalence Partitioning , dapat terlihat bahwa perangkat lunak web
Pengujian telah berhasil dilakukan menggunakan tujuh tahapan yang ada pada teknik pengujian equivalence partitioning , dimulai dari menentukan use case ,
Pengujian Black Box tidak bias dikatakan sebagai solusi jalur lain dari pengujian White Box melainkan sebagai pelengkap untuk menguji fungsi yang tidak didapat
Pengujian aplikasi ini dilakukan dengan metode pengujian kotak hitam atau black box , dimana metode pengujian perangkat lunak black box ini bertujuan memastikan
HASIL PENGUJIAN OTOMATIS DENGAN TEKNIK BOUNDARY VALUE ANALYSIS BVA DAN EQUIVALENCE PARTITIONING EP Teknik Pengujian Hasil Boundary Value Analysis BVA Batas Bawah Positif Batas
Oleh sebab itu, pengujian perangkat lunak menggunakan metode black box dengan teknik boundary value analysis BVA dan decision table testing bisa mengetahui kesalahan yang ada didalam