• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERATURAN SERTIFIKASI DAN PENGAUDITAN 2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERATURAN SERTIFIKASI DAN PENGAUDITAN 2020"

Copied!
155
0
0

Teks penuh

(1)

RAINFOREST ALLIANCE

PROGRAM SERTIFIKASI 2020

PERATURAN SERTIFIKASI DAN

PENGAUDITAN 2020

Tanggal publikasi 30/06/2020

(2)

Pengantar ... 4 inovasi dalam Sistem Penjaminan 2020

the Rainforest Alliance 5 Penggunaan Dokumen Ini 6 Bab 1: Peraturan Sertifikasi ... 9

Pengantar 9

1.1. Ruang lingkup program dan standar the Rainforest Alliance 11 1.2. Opsi Sertifikasi 16 1.3. Verifikasi kepatuhan 22 1.4. Proses Sertifikasi 27 1.5. Verifikasi kepatuhan eksternal 36

1.6. Perpanjangan 44

1.7. Ketidakpatuhan dan kemungkinan

konsekuensinya 45

1.8. PEMINDAHAN SERTIFIKAT DARI SATU

CB KE CB LAINNYA 50

1.9. Insentif 52

1.10. Hak yang dimiliki oleh the Rainforest

Alliance 52

1.11. Keadaan Kahar (Force Majeure) 54 1.12. Prosedur Pengaduan 55 LAMPIRAN 1: Geodata dan peta risiko untuk CH dengan ruang lingkup

sertifikasinya perkebunan 55 Bab 2: Peraturan Pengauditan ... 62

Pengantar 62

2.1 Persyaratan umum 62

2.2 Rentang waktu 65

2.3 Permohonan Sertifikasi 67 2.4 Perencanaan dan persiapan audit

67

2.5 Pengambilan sampel 72

2.6 Durasi audit 77

2.7 Audit Sertifikasi dan Pengawasan 79 2.8 Mengadakan pertemuan pembuka

82

2.9 Kunjungan ke fasilitas 85 2.10 Audit sistem manajemen dan

tinjauan dokumen 86

2.11 Wawancara dan tinjauan file

pekerja 88

2.12 Mengadakan pertemuan penutup 93

2.13 Penghentian Audit 94 2.14 Draf laporan dan daftar periksa 96 2.15 Tinjauan kualitas 96 2.16 Audit tindak lanjut 98 2.17 Proses Keputusan Sertifikasi 99 2.18 Menerbitkan Sertifikat 100

2.19 Pengecualian 100

Lampiran 1: Penggunaan penerjemah lisan 102

Lampiran 2: Persyaratan minimum untuk pengambilan sampel dokumen 103 Lampiran 3: Menghitung jumlah

wawancara pekerja dan file pekerja 106 Lampiran 4: Investigasi di luar lokasi

sebelum audit di lokasi 108 Lampiran 5: Menggunakan geodata dan peta risiko dalam audit 109 Lampiran 6: Pengauditan Deforestasi dan perambahan di kawasan lindung 113 Lampiran 7: Pengauditan Keterlacakan

dengan standar Kebun 118

Lampiran 8: persyaratan tambahan untuk

mengaudit Bab sosial 122

Lampiran 9: Dukungan yang diizinkan dan tidak diizinkan selama audit 138 Lampiran 10: Persyaratan tambahan untuk melakukan audit investigasi 139 Lampiran 11: Audit Gabungan dan

Terpadu 141

Lampiran: 12 Daftar daftar periksa, templat, dan panduan untuk audit

Rainforest Alliance 143

Lampiran 13: Penilaian Risiko Rantai

Pasokan 144

Lampiran 14: Pengauditan Tanggung Jawab Bersama (Sustainability Differential dan Sustainability Investments) 147

(3)

Tentang Rainforest Alliance

The Rainforest Alliance menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan, memanfaatkan kekuatan sosial dan kekuatan pasar untuk melindungi alam dan meningkatkan kehidupan petani dan masyarakat sekitar hutan.

Sangkalan Penerjemahan

Jika ada pertanyaan terkait keakuratan informasi dalam naskah terjemahan ini harap mengklarifikasinya di versi resmi berbahasa Inggris. Perbedaan dalam makna karena penerjemahan ini tidak mengikat dan tidak berdampak pada tujuan pengauditan atau sertifikasi.

Informasi selengkapnya

Untuk informasi tentang the Rainforest Alliance selengkapnya, buka www.rainforest-alliance.org atau hubungi

[email protected] Tanggal Penerbitan: Tanggal

berlaku: Tanggal berakhir: 30 Juni 2020 1 Juli 2021 Hingga versi baru Disusun oleh: Disetujui oleh:

Departemen Standar dan

Penjaminan Rainforest Alliance Direktur, Standar dan Penjaminan Ditautkan ke (kode dan nama dokumen, jika ada):

Menggantikan:

Dokumen penjaminan sebelum penggabungan Rainforest Alliance dan UTZ

Angka dan teks klausul atau kriteria (jika ada):

Berlaku untuk:

The Rainforest Alliance, Pemegang Sertifikat, dan Lembaga Sertifikasi yang Berwenang

Negara/Kawasan: Semua

Tanaman: Tipe organisasi:

Tanaman pohon (seperti kopi, kakao), teh, buah-buahan (seperti pisang, kelapa, dan nanas), kacang-kacangan (kacang hazel), dan bunga potong.

(4)

PENGANTAR

Program Sertifikasi 2020 The Rainforest Alliance menjadi dasar pendekatan kami dalam “reimagining certification” – visi kami untuk masa depan sertifikasi. Standar, sistem penjaminan dan data terkait serta sistem teknologi yang baru dirancang untuk lebih memberi nilai kepada banyak orang dan bisnis seluruh dunia yang memanfaatkan sertifikasi Rainforest Alliance sebagai panduan penting untuk mendukung produksi pertanian berkelanjutan dan rantai pasokan. Kebun, kelompok petani, dan organisasi rantai pasokan yang memenuhi semua persyaratan Standar Pertanian yang berlaku dan mematuhi persyaratan proses Peraturan Penjaminan the Rainforest Alliance lantas dapat menjual, mengirimkan, dan/atau membeli produk mereka sebagai Rainforest Alliance Certified.

Untuk memperluas jangkauan Program Sertifikasi the Rainforest Alliance dan melindungi integritas, kualitas, daya saing, dan kredibilitas sistem ini, the Rainforest Alliance bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi (CB) seluruh dunia. CB yang berwenang menyertifikasi kebun, kelompok petani, dan organisasi rantai pasokan terhadap Standar Pertanian Berkelanjutan 2020 the Rainforest Alliance.

The Rainforest Alliance merupakan anggota penuh ISEAL dan berkomitmen pada Kode Etik ISEAL dan mendukung sepuluh Prinsip Kredibilitas ISEAL, yang merupakan nilai inti yang menjadi pondasi dibangunnya standar keberlanjutan yang efektif. The Rainforest Alliance juga menerapkan prinsip-prinsip pedoman praktik yang baik ISEAL: Pedoman Praktik yang Baik untuk Penerapan Standar Sosial dan Lingkungan (Pedoman Penerapan Standar); Pedoman Praktik yang Baik untuk Mengkaji Dampak Standar Sosial dan Lingkungan (Pedoman Dampak); dan Pedoman Praktik yang Baik untuk Menjamin Kesesuaian dengan Standar Sosial dan Lingkungan (Pedoman Penjaminan).

The Rainforest Alliance mengelola dan bertanggung jawab atas Sistem Penjaminan global untuk Lembaga Sertifikasi. Karena sertifikasi Rainforest Alliance semakin mengglobal, maka tujuannya adalah mendorong sistem yang sangat tepercaya dan andal. Layanan audit dan sertifikasi yang disediakan di bawah Sistem Penjaminan mempertahankan dan memastikan tujuan dan komitmen umum terhadap kualitas terbaik, integritas, konsistensi, dan transparansi yang juga terwujud dalam komitmen terhadap peningkatan terus-menerus sistem, dokumentasi, dan proses ini. Kemudahan petani kecil mengakses sistem ini sangatlah penting bagi the Rainforest Alliance, dan para petani kecil itu tetap diperbolehkan mengakses layanan sertifikasi.

Seperti juga Standar Pertanian Berkelanjutan yang dirancang untuk mempromosikan peningkatan berkelanjutan dari produsen dan pelaku rantai pasokan, the Rainforest Alliance juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kerjanya, mengadopsi pendekatan peningkatan yang berkelanjutan untuk Program Sertifikasi 2020. Dokumentasi dan sistem akan diperbarui semestinya untuk meningkatkan penjaminan program ini, dan perubahan apa pun akan disampaikan kepada Lembaga Sertifikasi (CB) dan pemegang sertifikat, dan dapat dilihat di situs web the Rainforest Alliance.

Gambaran umum Peraturan & Sistem Penjaminan

Peraturan Penjaminan berisi aturan bagi berbagai unsur yang memberikan penjaminan Program Sertifikasi 2020. Peraturan tersebut terdiri dari dua dokumen, setiap dokumen berisi dua bab. Di awal setiap bab berisi pengantar yang menjelaskan khalayak sasaran bab itu.

Dua dokumen tersebut adalah:

1. Peraturan Sertifikasi dan Pengauditan Rainforest Alliance 2020

(5)

2. Peraturan Rainforest Alliance untuk Lembaga Sertifikasi 2020 Sistem Penjaminan mengambil isi dua dokumen itu dan mewujudkannya menjadi sistem teknologi the Rainforest Alliance yang dirancang untuk mengukur, memastikan, dan meningkatkan kepatuhan pada persyaratan Standar Pertanian Berkelanjutan. Tujuannya adalah membentuk sistem yang lebih andal dan tepercaya dengan memusatkan perhatian pada akurasi data demi proses pengambilan keputusan yang logis, penilaian risiko, dan kualitas audit.

INOVASI DALAM SISTEM PENJAMINAN 2020 THE

RAINFOREST ALLIANCE

Sejalan dengan visi jangka panjang the Rainforest Alliance, yaitu ‘reimagining certification’, Sistem Penjaminan Program Sertifikasi 2020 memperkenalkan sejumlah inovasi untuk memastikan sertifikasi ini lebih spesifik konteks, berbasis data, dan berbasis risiko.

Pendekatan Berbasis Risiko

Program Sertifikasi 2020 the Rainforest Alliance bertujuan mempromosikan pendekatan preventif, bukan pendekatan reaktif, dan Peraturan Penjaminan dikembangkan dalam kerangka kerja berbasis risiko agar dapat mewujudkan pendekatan ini. Dalam kerangka kerja ini, data dikumpulkan di awal proses sertifikasi, bukan di akhir, sehingga analisis risiko dapat dilaksanakan.

Dengan memberikan informasi yang dapat dijalankan kepada pengguna program, program ini mampu mengolah data lebih baik dengan memperkenalkan penggunaan ‘Peta Risiko’. Peta Risiko merupakan peta yang dibuat dengan memadukan sumber data eksternal dengan data lokasi. Peta tersebut lantas menyajikan tingkat risiko setiap negara, organisasi, dan kebun (atau unit kebun) untuk topik keberlanjutan yang penting - pekerja anak, kerja paksa, dan deforestasi. Peta risiko berisi penggolongan risiko yang memberikan masukan bagi pemegang sertifikat agar dapat membuat keputusan yang logis untuk melakukan peningkatan dan melancarkan proses pengauditan.

Pemantauan data

Kami dapat menyediakan Sistem Penjaminan yang cepat tanggap, dan berfokus pada pengguna. Sistem Penjaminan memperkenalkan cara baru pemantauan data yang diserahkan melalui platform online the Rainforest Alliance di beberapa tahap proses sertifikasi, bukannya menunggu hingga hasil audit dilaporkan kepada the Rainforest Alliance. Hal ini dapat membantu menghindari kesalahan dalam ruang lingkup dan penetapan persyaratan yang berlaku kepada pemegang sertifikat.

Pengauditan yang diperkuat

Untuk memperkuat konsistensi kualitas audit di seluruh Lembaga Sertifikasi (CB), Sistem Penjaminan menyediakan persyaratan spesifik dan panduan cara mengaudit topik spesifik, misalnya deforestasi, pekerja anak dan kerja paksa, keterlacakan, subkontraktor, dan file personel. Secara lebih umum, dengan menawarkan sistem yang memanfaatkan data dan kepakaran pengauditan, sistem ini memampukan CB meningkatkan daya guna dan keandalan audit mereka, Rainforest Alliance ingin bekerja sama lebih erat dengan CB yang kinerjanya terbaik, sehingga kini mampu menyaring jumlah CB menurut negara maupun secara global, berdasarkan hasil kinerja. The Rainforest Alliance akan melaksanakan analisis hukum dan risiko sebagai syarat pengesahan ruang lingkup geografis CB dan perkenalan sistem berbiaya bagi proses pengesahan CB, yang dirancang untuk mengurangi persyaratan administrasi bagi CB.

Inovasi-inovasi sesuai bab dalam dokumen ini

Peraturan Sertifikasi

• Geolokasi di tingkat unit kebun

• Penjaminan Manajemen Kelompok

• Konfirmasi ruang lingkup lebih awal dalam proses agar lebih fokus hanya pada persyaratan yang berlaku

• Kelompok dituntut bertanggung jawab atas kepatuhan pihak perantara terhadap persyaratan (keterlacakan)

(6)

• Siklus sertifikasi tiga tahunan

• Pemegang sertifikat agar tetap bertahan dengan CB yang sama selama satu siklus

• Audit pengawasan jarak jauh untuk CH berkinerja terbaik

• Batas sebanyak 15 ribu anggota per sub-kelompok.

Kelompok > 10 ribu anggota harus menerapkan IMS digital

• Adanya tingkat verifikasi tambahan oleh the Rainforest Alliance untuk keputusan sertifikasi

Peraturan Pengauditan

• Peraturan pengambilan sampel untuk kelompok, fasilitas, dokumen, dan wawancara (berdasarkan SA8000 dan SMETA)

• Rumus untuk menghitung durasi audit

• Keterlibatan pemangku kepentingan sebelum audit

• Peraturan sebelum penilaian dan pelatihan

• Penggunaan geodata untuk pengauditan

• Penjelasan terperinci metode pengauditan untuk: a. deforestasi

b. keterlacakan c. subkontraktor

d. persyaratan sosial: Pengkajian-dan-penanganan, Kebebasan Berserikat, upah, tempat tinggal, file personel.

PENGGUNAAN DOKUMEN INI

Istilah, definisi, dan singkatan

Glosarium global yang mengatur semua dokumen Rainforest Alliance dapat dilihat di sini.

Singkatan yang sering digunakan dalam dokumen ini:

• CB – Lembaga Sertifikasi [LS]

• CH – Pemegang Sertifikat (tunggal)

• RA – Rainforest Alliance

• RACP – Rainforest Alliance certification platform (platform sertifikasi Rainforest Alliance)

Bentuk kata kerja penting:

Di dokumen ini dan dokumen penjaminan lainnya, berlaku bentuk kata kerja berikut ini:

• “akan” menandakan persyaratan itu wajib;

• “sebaiknya” menandakan rekomendasi;

• “boleh” menandakan diperbolehkan;

• “dapat” menandakan kemungkinan atau kemampuan. Rincian lebih lanjut dapat dilihat di Arahan ISO/IEC, Bagian 2.

Penerapan

Persyaratan yang disebutkan dalam dokumen ini mengikat semua pihak yang terlibat dalam proses untuk pemegang sertifikat (CH) yang ingin menjadi bagian dari program Sertifikasi the Rainforest Alliance. Ini termasuk pula CH tipe kebun serta CH tipe rantai pasokan. Dalam dokumen ini, CH digunakan untuk menyebut calon CH dan CH yang sudah menjadi bagian dari program sertifikasi the Rainforest Alliance.

(7)

Jika tidak memenuhi persyaratan yang terdapat dalam dokumen ini akan berakibat satu atau beberapa Ketidakpatuhan (NC), yang berpotensi menimbulkan penangguhan atau pembatalan kewenangan yang diberikan kepada CB.

CB yang berwenang atau CH boleh menerima pengecualian dari persyaratan dalam dokumen ini dengan syarat CB itu telah disetujui oleh the Rainforest Alliance sebelum terjadinya penyimpangan itu dan CB atau CH membuktikannya dengan menyerahkan justifikasi terdokumentasi. Untuk CB, justifikasi tersebut harus membuktikan kemampuan QMS CB tersebut untuk terus memberikan hasil aktivitas audit dan proses sertifikasi sesuai ekspektasi. Untuk CH, justifikasi tersebut harus membuktikan kemampuan sistem manajemen CH tersebut untuk terus mematuhi peraturan penjaminan dan standar yang berlaku untuk ruang lingkup mereka.

Permintaan pengecualian tersebut harus diajukan kepada [email protected]. CB harus mengabadikan justifikasi penyimpangan itu di platform sertifikasi the Rainforest Alliance (RACP). Jika ada CH tidak memiliki kontrak yang berlaku dengan CB, maka permintaan itu (melakukan penyimpangan) harus diajukan kepada [email protected].

The Rainforest Alliance berhak, dengan pertimbangan mutlaknya semata, tidak menerima permohonan penyimpangan dari persyaratan jika justifikasinya tidak cukup meyakinkan dalam keputusan CB itu.

Jika terdapat perbedaan antara persyaratan dalam dokumen ini dengan persyaratan di dokumen lain termasuk persyaratan hukum dan undang-undang, CB dan/atau CH harus berkonsultasi dengan the Rainforest Alliance secara tepat waktu agar dapat dipandu dalam melakukan penafsiran. The Rainforest Alliance akan mulai melaksanakan aktivitas evaluasi dan pemantauan berdasarkan dokumen Sistem Penjaminan sejak tanggal berlakunya.

Dokumen referensi

Dalam semua kasus, standar, dokumen normatif, atau dokumen panduan dalam versi terkini dan masih berlaku harus menjadi

dokumen referensi dalam dokumen ini. Versi terbaru dokumen Rainforest Alliance, termasuk dokumen Penjaminan dapat dilihat di www.rainforest-alliance.org.

Dokumen Rainforest Alliance:

• Standar Pertanian Berkelanjutan termasuk lampiran dan panduan yang berlaku;

Peraturan Sertifikasi dan Pengauditan Rainforest Alliance 2020;

• Peraturan Rainforest Alliance 2020 untuk Lembaga Sertifikasi;

• Kebijakan Sanksi Rainforest Alliance;

• Kebijakan Pelabelan Rainforest Alliance;

• Glosarium Rainforest Alliance Dokumen eksternal:

• ISO/IEC 17021-1:2015, Penilaian kesesuaian – Persyaratan bagi lembaga yang melakukan audit dan sertifikasi atas sistem manajemen – Bagian 1: Persyaratan.

• ISO 19011:2018 Panduan mengaudit sistem manajemen

• IAF MD 5:2019 Penetapan Waktu Audit Sistem Manajemen Kualitas serta Kesehatan & Keselamatan Lingkungan dan Kerja

• ISO/IEC 17065:2012 Penilaian kesesuaian — Persyaratan bagi lembaga penyertifikasi produk, proses, dan layanan

Menghubungi Rainforest Alliance

Dukungan untuk pemegang sertifikat: CH yang mengikuti program the Rainforest Alliance dapat menghubungi tim Sukses Pelanggan di [email protected] untuk menanyakan tentang standar dan Peraturan Sertifikasi the Rainforest Alliance.

(8)

Dukungan teknis: Lembaga Sertifikasi dan CH dapat menghubungi [email protected] untuk meminta bantuan mengakses atau menggunakan sistem the Rainforest Alliance.

Dukungan untuk Lembaga Sertifikasi: Lembaga Sertifikasi dapat menghubungi departemen Standar & Penjaminan the Rainforest Alliance dengan menggunakan alamat surel berikut:

[email protected] untuk mengajukan pertanyaan tentang standar dan Peraturan Sertifikasi the Rainforest Alliance, komunikasi tentang mitra (cth., penangguhan dan penarikan Sertifikat dan aktivasi) serta pengesahan dan pelatihan CB;

[email protected] untuk akun dan persetujuan CB;

[email protected] untuk pemantauan CB;

[email protected] untuk pelatihan CB.

Kepatuhan pada Hukum yang berlaku

Rainforest Alliance menuntut CH dan CB agar menjadi teladan dalam meningkatkan kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan di area operasi masing-masing. Berkaitan dengan hal ini, CH dan CB harus mematuhi hukum nasional, peraturan dan perjanjian sektor atau perjanjian perundingan bersama. Jika hukum nasional, peraturan, perjanjian sektor, atau perjanjian perundingan bersama lebih ketat dibandingkan persyaratan program sertifikasi the Rainforest Alliance (Standar Pertanian Berkelanjutan dan Dokumen Penjaminan) atau sebaliknya, maka peraturan yang paling ketatlah yang berlaku. Untuk informasi selengkapnya, periksa Standar Pertanian Berkelanjutan.

(9)

BAB 1: PERATURAN SERTIFIKASI

PENGANTAR

Tujuan

• Menetapkan persyaratan bagi calon pemegang sertifikat (mengacu pada semua organisasi yang ingin menjadi bagian dari program sertifikasi the Rainforest Alliance), dan pemegang sertifikat (mengacu pada semua organisasi yang telah menjadi bagian dari program sertifikasi the Rainforest Alliance) untuk menjadi atau tetap menjadi bagian dari program sertifikasi the Rainforest Alliance.

• Menetapkan persyaratan yang menjadi dasar CH harus menjalani audit sertifikasi eksternal.

• Menetapkan proses bagi CH agar menjadi atau tetap menjadi bagian dari program ini.

Penerapan

Bab ini berlaku untuk:

1. Pemegang sertifikat yang ingin disertifikasi dalam program sertifikasi baru the Rainforest Alliance, termasuk: a. organisasi perkebunan;

b. organisasi rantai pasokan.

2. Lembaga Sertifikasi yang ingin menyertifikasi klien mereka berdasarkan Program Sertifikasi Rainforest Alliance 2020. 3. The Rainforest Alliance.

Persyaratan proses untuk sertifikasi pemegang sertifikat tipe kebun dan rantai pasokan

Guna mendorong pertanian berkelanjutan, the Rainforest Alliance telah mengembangkan Standar Pertanian Berkelanjutan Rainforest Alliance. Pemegang sertifikat yang ingin menjual dan/atau membeli produk mereka sebagai Rainforest Alliance Certified harus memenuhi sebuah persyaratan yang berlaku dari Standar Pertanian Berkelanjutan dan mematuhi persyaratan proses di dalam bab ini. Persyaratan proses didasarkan pada proses sertifikasi umum seperti digambarkan di gambar 1.

(10)
(11)

1.1.

RUANG LINGKUP PROGRAM DAN STANDAR THE RAINFOREST ALLIANCE

Standar Pertanian Berkelanjutan The Rainforest Alliance berisi Pedoman Kebun dan Pedoman Rantai Pasokan. Persyaratan dari seluruh Standar Pertanian Berkelanjutan dapat berlaku berdasarkan produk, proses, dan aktivitas yang akan dilakukan sebagai besertifikat (disebut ruang lingkup sertifikasi) serta risiko yang timbul dalam ruang lingkup sertifikasi spesifik.

Kemungkinan ruang lingkup sertifikasi

Bagian ini menjelaskan apa saja yang termasuk ke dalam ruang lingkup sertifikasi the Rainforest Alliance dan atas dasar variabel apa ruang lingkup dan persyaratan yang berlaku untuk CH tertentu didefinisikan.

1.1.1 Definisi persyaratan yang berlaku ditetapkan secara otomatis oleh RACP, berdasarkan informasi yang diberikan dalam platform oleh CH. Ruang lingkup sertifikasi merupakan serangkaian persyaratan wajib yang berlaku untuk CH spesifik yang didefinisikan berdasarkan:

a. Tanaman b. Aktivitas c. Opsi sertifikasi

d. Level dalam standar berdasarkan tahun sertifikasi e. Level keterlacakan (jika sesuai);

f. Risiko.

1.1.2 Berdasarkan entitas, tanaman, produk, aktivitas, atau layanan apa yang ingin mereka tawarkan sebagai besertifikat; CH harus mendefinisikan ruang lingkup sertifikasi.

1.1.3 CH boleh menyertakan satu atau beberapa tanaman dalam ruang lingkup mereka. Tanaman tersebut adalah: a. kakao; b. kelapa; c. kopi; d. bunga potong; e. buah-buahan; f. kacang hazel;

(12)

g. tanaman obat, rempah, dan rooibos (khusus Rantai Pasokan)1;

h. Palem (akan dikonfirmasi); i. teh;

j. Sayuran (akan dikonfirmasi).

1.1.4 Produk sampingan dan turunan beralkohol dari tanaman besertifikat tidak didukung dalam program sertifikasi the Rainforest certification sehingga tidak akan diperdagangkan atau diproses dengan klaim Rainforest Alliance.

1.1.5 CH dapat menyertakan satu atau beberapa aktivitas dalam ruang lingkup sertifikasi mereka dari daftar di bawah: a. Perkebunan

b. Pengolahan c. Perdagangan d. Pergudangan e. Pengemasan

f. Pengemasan produk akhir konsumen g. Ritel

1.1.6 CH boleh menyertakan satu atau beberapa entitas dalam ruang lingkup sertifikasi mereka. Jenis-jenis entitas adalah: a. kebun;

b. kelompok kebun; c. perantara; d. lokasi;

1 Untuk sertifikasi tanaman Obat dan Rempah, the Rainforest Alliance dan the Union for Ethical BioTrade telah menyusun program bersama. Program T anaman Obat dan Rempah

dari The Rainforest Alliance/UEBT merupakan kemitraan yang didasarkan pada pengakuan dari the Rainforest Alliance atas Standar the Ethical BioTrade dan Protokol Sertifikasi the UEBT. Standar UEBT berisi pelengkap untuk persyaratan dari Standar the Rainforest Alliance yang melengkapi Standar the UEBT, atau persyaratan yang unik bagi the Rainforest Alliance. Setelah penerbitan Sertifikat Standar the UEBT oleh UEBT, maka berlaku persyaratan the Rainforest Alliance yang tertaut dengan rua ng lingkup pelaku rantai pasokan, serta semua dokumen penjaminan Rainforest Alliance untuk bagian yang tersisa dalam rantai pasokan itu hingga dibuatnya produk akhir konsumen. Hubungi the UEBT [email protected]

(13)

e. subkontraktor; f. penyedia layanan.

1.1.7 Kombinasi entitas yang disertakan di dalam ruang sertifikasi menentukan opsi sertifikasi bagi CH tersebut.

1.1.8 CH yang menyertakan banyak entitas berbeda dalam ruang lingkup sertifikasi mereka harus bertanggung jawab penuh atas semua pihak untuk mematuhi standar dan persyaratan proses yang berlaku untuk mereka. Untuk informasi selengkapnya, periksa opsi sertifikasi yang dipaparkan dalam dokumen ini.

1.1.9 Beberapa persyaratan harus diterapkan di seluruh operasi CH termasuk aktivitas subkontraktor dan lahan-lahan yang disewakan. Beberapa persyaratan hanya diterapkan di aktivitas yang terkait dengan tanaman yang disertifikasi.

Berlaku untuk seluruh CH: i. persyaratan sosial;

ii. persyaratan manajemen; iii. persyaratan lingkungan.

Berlaku untuk aktivitas yang terkait dengan tanaman yang disertifikasi: i. pedoman rantai pasokan;

ii. persyaratan praktik pertanian, kecuali untuk persyaratan Pengendalian Hama Terpadu dan pestisida yang berlaku untuk seluruh kebun.

1.1.10 Berdasarkan tahun sertifikasi yang sedang dijalani CH, maka tingkat persyaratan yang berlaku dari Standar Pertanian Berkelanjutan berbeda-beda. Tingkatan tersebut adalah:

a. tahun 1,2,3: persyaratan inti;

b. tahun 4,5,6: persyaratan inti + persyaratan peningkatan level 1;

c. tahun 7 dan di atasnya: persyaratan inti + persyaratan peningkatan level 1 + level 2. Untuk informasi selengkapnya, periksa Standar Pertanian Berkelanjutan.

1.1.11 Untuk persyaratan smart meter atau persyaratan smart meter yang dipilih sendiri yang berlaku targetnya harus ditetapkan sendiri oleh CH. Definisi data dasar harus sudah ada sejak persyaratan smart meter berlaku.

(14)

Sistem kinerja

1.1.13 CH harus membuktikan kepatuhan pada 100% persyaratan yang berlaku untuk ruang lingkup sertifikasi agar dapat menjadi bagian dari program sertifikasi the Rainforest Alliance.

1.1.14 Beberapa persyaratan boleh sukarela ditambahkan ke ruang lingkup CH, yang disebut sebagai persyaratan pilihan sendiri. Untuk informasi selengkapnya, periksa Standar Pertanian Berkelanjutan.

1.1.15 Jika terjadi ketidakpatuhan (NC) pada persyaratan pilihan sendiri tidak akan memengaruhi status sertifikasi CH.

1.1.16 NC yang terkait dengan persyaratan pilihan sendiri, harus dituntaskan oleh CH sebelum membuat klaim berdasarkan persyaratan itu.

Jenis persyaratan Ketidakpatuhan Tindakan yang dibutuhkan

Persyaratan inti Persyaratan berlaku dan CH tidak (sepenuhnya) memenuhi persyaratan

itu Penuntasan mendapatkan NC untuk atau

mempertahankan sertifikasi Persyaratan peningkatan

wajib Persyaratan berlaku dan CH tidak (sepenuhnya) memenuhi persyaratan itu Penuntasan mendapatkan NC untuk atau mempertahankan sertifikasi

Persyaratan peningkatan

pilihan sendiri CH sukarela memilih persyaratan namun tidak (sepenuhnya) memenuhi persyaratan Penuntasan NC untuk membuat klaim tambahan pada persyaratan Persyaratan smart meter

wajib Persyaratan berlaku dan:

target smart meter tidak ditetapkan (secara tepercaya), dan/atau

• data yang dikumpulkan untuk smart meter tidak lengkap dan/atau tidak tepercaya dan/atau tidak konsisten.

Penuntasan NC untuk

mendapatkan atau

mempertahankan sertifikasi

Persyaratan smart meter

pilihan sendiri CH sukarela memilih persyaratan dan:

Target smart meter tidak ditetapkan (secara tepercaya), dan/atau

• data yang dikumpulkan untuk smart meter tidak lengkap dan/atau tidak tepercaya dan/atau tidak konsisten.

Penuntasan NC untuk membuat klaim tambahan pada persyaratan

(15)

Tabel 1: Jenis ketidakpatuhan dan kemungkinan konsekuensinya

Untuk informasi selengkapnya tentang konsekuensi dan proses penuntasan NC, lihat bagian tentang ketidakpatuhan dalam dokumen ini

Ruang lingkup verifikasi

1.1.17 Semua persyaratan yang berlaku dan pilihan sendiri dalam Standar Pertanian Berkelanjutan harus diverifikasi, sehingga CH dapat membuktikan kepatuhan.

1.1.18 CH harus membuktikan kepatuhan pada semua persyaratan yang berlaku dan pilihan sendiri pada tanggal mulai berlakunya Sertifikat (yang ingin diperoleh).

1.1.19 Data yang dikumpulkan sesuai dengan target yang ditetapkan oleh CH untuk persyaratan smart meter harus tepercaya agar dapat membuktikan kepatuhan pada persyaratan itu.

1.1.20 Persyaratan peningkatan level 1 dan/atau level 2 hanya diverifikasi selama audit sertifikasi pertama (lihat bagian Verifikasi Eksternal Kepatuhan dalam dokumen ini), jika diminta khusus oleh CH.

1.1.21 Persyaratan level 2 hanya diverifikasi selama audit sertifikasi kedua jika diminta khusus oleh CH.

Ruang lingkup Sertifikat

1.1.22 Begitu CH mampu membuktikan kepatuhan pada semua persyaratan Standar yang berlaku, CH akan menerima Sertifikat. Dengan Sertifikat itu, CH dapat menawarkan produk dan/atau layanan Rainforest Alliance Certified yang disertakan dalam ruang lingkup sertifikasi dan verifikasi.

1.1.23 Ruang lingkup yang disebutkan di Sertifikat mencantumkan:

a. Nama CH yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program sertifikasi the Rainforest Alliance (lihat bagian opsi sertifikasi dalam dokumen ini).

Catatan: entitas yang berinvestasi di program sertifikasi the Rainforest Alliance boleh disebutkan di bawah nama kebun atau kelompok petani jika berbeda dari nama CH yang melaksanakan program ini. Untuk kebun atau kelompok kebun, ini

merupakan nama kebun atau kelompok kebun dan bukan nama entitas yang berinvestasi di program sertifikasi the Rainforest Alliance (jika berbeda dari kebun atau kelompok petani).

b. Tanaman yang disertakan dalam sertifikasi.

c. Aktivitas dan proses yang disertakan dalam sertifikasi, per tanaman. d. Tanggal berlakunya Sertifikat.

(16)

e. Lampiran berisi luas wilayah dan perkiraan volume yang akan dipanen sepanjang tahun berlakunya sertifikasi per tanaman, berlaku selama satu tahun. Lampiran ini harus diperbarui setiap tahun, berdasarkan perkiraan volume tahunan.

Catatan: hal ini hanya berlaku untuk CH dengan ruang lingkup kebun.

1.2.

OPSI SERTIFIKASI

Bagian ini menjelaskan struktur untuk CH dapat bergabung atau tetap menjadi bagian dari program sertifikasi the Rainforest Alliance, disebut opsi sertifikasi. Ada 6 opsi sertifikasi, dengan 4 yang pertama berlaku untuk organisasi yang mencantumkan perkebunan sebagai ruang lingkup sertifikasi mereka. Dua opsi terakhir berlaku untuk rantai pasokan, selain kebun2. Bagian ini juga menyajikan rincian ruang lingkup verifikasi yang spesifik untuk opsi sertifikasi tersebut.

Opsi sertifikasi Implikasi

ruang lingkup 1 Kelompok kebun kecil

Kelompok kebun yang terorganisir (anggota kelompok) yang melaksanakan Sistem Manajemen Internal (IMS) dan hanya terdiri dari kebun kecil saja.

Kelompok ini dapat dikategorikan menjadi asosiasi atau koperasi, atau dikelola oleh kebun atau pelaku rantai pasokan lainnya seperti eksportir atau entitas lainnya.

Perkebunan dimasukkan ke dalam ruang lingkup 2 Kelompok kebun campuran (kecil dan besar)

Kelompok kebun yang terorganisir (anggota kelompok) yang melaksanakan Sistem Manajemen Internal (IMS) dan terdiri dari kebun kecil dan kebun besar.

Kelompok ini dapat dikategorikan menjadi asosiasi atau koperasi, atau dikelola oleh kebun atau pelaku rantai pasokan lainnya seperti eksportir atau entitas lainnya.

Kebun besar (atau Multi-Kebun) dengan petani kontrak termasuk di dalam opsi sertifikasi ini. Dalam kasus ini, kebun besar atau Multi-Kebun dianggap sebagai anggota kelompok besar.

Perkebunan dimasukkan ke dalam ruang lingkup ini

3 Kebun tunggal (besar atau kecil)

Kebun tunggal yang memiliki atau mengelola satu kebun dengan struktur organisasi independen, sehingga manajemen terpusat dan semua aktivitasnya berlangsung di satu lokasi fisik itu.

Perkebunan dimasukkan ke dalam

2 Jika CH yang ruang lingkupnya adalah perkebunan juga mencantumkan aktivitas rantai pasokan, opsi sertifikasi mereka tetap sama, namun ada tambahan persyaratan standar yang berlaku, tergantung aktivitasnya.

(17)

Jenis sertifikasi ini diarahkan kepada kebun-kebun tunggal yang ingin disertifikasi secara independen. Sebagian besar akan

berupa kebun besar namun, kebun kecil dapat pula disertifikasi dalam opsi sertifikasi ini. ruang lingkup ini 4 Multi-kebun

Dua atau beberapa kebun yang dimiliki atau disewakan oleh satu atau beberapa produsen yang operasi dan praktik bertaninya dikelola secara terpusat, terlepas dari sertifikasinya.

Perkebunan dimasukkan ke dalam ruang lingkup ini 5 Lokasi tunggal

Organisasi individu yang ruang lingkupnya bukan perkebunan dalam sertifikasi Rainforest Alliance-nya, sehingga manajemen terpusat dan semua aktivitasnya berlangsung di satu lokasi fisik tunggal itu.

Hanya rantai pasokan 6 Multi-lokasi

Organisasi yang ruang lingkupnya bukan perkebunan dalam sertifikasi Rainforest Alliance-nya dan memiliki lokasi terpusat yang telah ditemukenali yang di situ dua atau lebih lokasi beroperasi.

Hanya rantai pasokan

Tabel 2: opsi sertifikasi

1.2.1 Tanggung jawab kepatuhan semua pihak yang masuk ke dalam ruang lingkup sertifikasi CH berada di manajemen terpusat CH itu 1.2.2 Semua lokasi yang masuk ke dalam ruang lingkup sertifikasi CH, harus didaftarkan di dalam RACP di dalam akun sertifikasi CH itu. 1.2.3 NC di pihak mana pun yang termasuk dalam ruang lingkup sertifikasi CH (cth. Kebun, lokasi, subkontraktor, penyedia layanan,

perantara, sub-kelompok dsb.) mempengaruhi status sertifikasi keseluruhan CH.

Peraturan untuk CH tipe kebun (opsi 1 hingga 4)

1.2.4 Kebun mana pun tidak boleh disertifikasi serentak di dalam lebih dari satu Sertifikat Rainforest Alliance untuk seluruh kawasan tanaman besertifikat Rainforest Alliance mereka.

1.2.5 Produksi paralel tanaman yang disertifikasi dalam suatu kebun tidak diperbolehkan.

1.2.6 Jika CH menggunakan perantara, maka perantara harus disertakan di dalam program sertifikasi the Rainforest Alliance dalam ruang lingkup sertifikasi kelompok.

1.2.7 Semua CH dan seluruh kawasan mereka harus berada dalam negara yang sama.

Peraturan Tambahan untuk sertifikasi kelompok

(18)

1.2.9 Semua anggota kelompok harus mematuhi tingkat sertifikasi tertinggi dalam kelompok itu (lihat tingkatan dalam Standar Kebun). 1.2.10 Setiap (sub-)kelompok tidak boleh memiliki lebih dari 15.000 anggota kelompok.

1.2.11 Kelompok yang terdiri lebih dari 10.000 anggota kelompok yang termasuk ke dalam ruang lingkup sertifikasi the Rainforest Alliance harus menerapkan Sistem Manajemen Internal (IMS) digital untuk semua anggota kelompok.

1.2.12 Jika sebuah kelompok terdiri atas lebih dari satu sub-kelompok:

a. Harus ada Sistem Manajemen Internal (IMS) menyeluruh yang bertanggung jawab atas kepatuhan semua pihak yang termasuk ke dalam ruang lingkup sertifikasi semua sub-kelompok.

b. Setiap sub-kelompok dapat menerapkan sistem inspeksi internal masing-masing.

c. IMS yang menyeluruh harus memverifikasi sistem inspeksi internal setiap sub-kelompok berfungsi dengan baik selama penilaian mandiri.

1.2.13 Jika kebun besar merupakan bagian dari suatu kelompok (sertifikasi kelompok campuran):

a. Total luasan produksi besertifikasi di kebun besar tidak boleh melebihi 30% dari total luasan produksi besertifikat kelompok itu; b. Semua kebun besar dan unit pengolahan yang termasuk ke dalam ruang lingkup kelompok, harus didaftarkan di dalam RACP di

dalam akun sertifikasi kelompok itu;

c. Persyaratan manajemen yang berlaku untuk anggota kelompok yang memiliki kebun besar harus diterapkan oleh anggota kelompok yang memiliki kebun besar, namun, Manajemen Kelompok bertanggung jawab atas kepatuhan.

Peraturan Tambahan untuk sertifikasi multi-kebun dan multi-lokasi

1.2.14 Semua lokasi dan/atau kebun harus memiliki hubungan legal atau kontrak dengan manajemen terpusat CH dan harus dikelola dalam sistem manajemen tunggal.

1.2.15 Sistem manajemen tunggal dijalankan untuk manajemen, minimal, semua aktivitas yang terkait dengan ruang lingkup sertifikasi. 1.2.16 Dua atau lebih lokasi dan/atau kebun dianggap menjalankan sistem manajemen bersama apabila:

a. ada lokasi terpusat yang ditemukenali di mana aktivitas lokasi dan/atau kebun dikelola; b. penerapan Persyaratan Standar dikelola secara terpusat;

c. dokumen dan bukti-bukti yang dibutuhkan untuk sertifikasi disimpan oleh lokasi dan/atau kebun pengelola;

d. Ada bukti yang membuktikan bahwa manajemen terpusat dimiliki atau dikontrak oleh lokasi dan/atau kebun, dalam rangka mengelola kawasan produksi dan pengolahan.

(19)

1.2.17 Dalam kasus sertifikasi multi-lokasi di tingkat rantai pasokan (bukan multi-kebun), lokasinya dapat berada di lebih dari satu negara. Namun, semua lokasi harus berada dalam kawasan geografi berizin yang sama. Kawasan yang berizin adalah:

a. Afrika;

b. Asia + Oseania;

c. Amerika Tengah +Karibia; d. Eropa Timur + Uni Eropa; e. Timur Tengah;

f. Amerika Utara; g. Amerika Selatan.

Ruang lingkup verifikasi untuk CH tipe kebun (opsi sertifikasi 1 hingga 4)

1.2.18 Verifikasi kepatuhan pada semua persyaratan yang berlaku dan pilihan sendiri harus dilakukan melalui verifikasi atas: a. Seluruh luasan dan aktivitas dalam batas-batas CH. Ini termasuk namun tidak terbatas pada:

i. Kawasan HCV, hutan, dan ekosistem alami lainnya, serta lahan kosong.

ii. Kawasan yang melibatkan aktivitas manusia dan infrastruktur lainnya dalam batas-batasnya yang mencakup namun tidak terbatas pada infrastruktur administratif, titik pengumpulan, perantara, unit pengolahan dan pengemasan serta fasilitas penyimpanan. iii. Kawasan yang disewa di dalam fasilitas CH.

iv. Personel, termasuk semua pekerja kontrak dan subkontrak, staf pengawas dan administrasi, dan perwakilan manajemen dan pemilik.

v. Penyedia layanan dan subkontraktor yang termasuk di dalam ruang lingkup sertifikasi. vi. Orang-orang yang tinggal sementara atau permanen di fasilitas CH.

vii. Semua dokumentasi yang terkait dengan manajemen sosial, agronomi, dan lingkungan dan dianggap relevan dengan penentuan kepatuhan pada Standar Pertanian Berkelanjutan the Rainforest Alliance.

viii. Dokumentasi yang terkait dengan perdagangan produk besertifikat dan non-besertifikat yang ditangani oleh CH. b. Warga masyarakat sekitar yang memang atau mungkin terdampak langsung oleh aktivitas CH.

(20)

c. Penggunaan platform sertifikasi dan keterlacakan the Rainforest Alliance, dan (jika ada) sistem lainnya yang digunakan yang berkaitan dengan penerapan persyaratan dalam ruang lingkup sertifikasi.

d. Jika berlaku, semua anggota kelompok yang termasuk dalam ruang lingkup sertifikasi. Ini termasuk namun tidak terbatas pada:

i. Kawasan yang dikhususkan untuk produksi pertanian, dengan fokus pada produk yang akan dijual dengan klaim Rainforest Alliance Certified.

ii. Pekerja anggota kelompok - termasuk semua pekerja kontrak dan subkontrak, staf pengawas dan administrasi, dan perwakilan manajemen dan pemilik.

iii. Orang-orang yang tinggal sementara atau permanen di kebun.

iv. Semua dokumentasi yang terkait dengan manajemen sosial, agronomi, dan lingkungan yang dianggap relevan dengan penentuan kepatuhan pada Standar Pertanian Berkelanjutan the Rainforest Alliance.

e. Jika berlaku, semua perantara yang termasuk dalam ruang lingkup sertifikasi. Ini termasuk namun tidak terbatas pada: i. Personel pihak perantara.

ii. Semua dokumentasi yang terkait dengan persyaratan sosial dan keterlacakan.

iii. Kawasan yang melibatkan aktivitas manusia dan infrastruktur lainnya dalam batas-batasnya yang mencakup namun tidak terbatas pada infrastruktur administratif, titik pengumpulan, perantara, dan pengangkutan.

Ruang lingkup verifikasi untuk sertifikasi lokasi tunggal dan multi lokasi (opsi sertifikasi 5 dan 6)

1.2.19 Verifikasi kepatuhan pada semua persyaratan yang berlaku dan pilihan sendiri harus dilakukan melalui verifikasi atas: a. Seluruh luasan dan aktivitas dalam batas-batas CH. Ini termasuk namun tidak terbatas pada:

i. Kawasan yang dikhususkan untuk penanganan dan pengolahan produk, dengan fokus pada produk yang akan dijual dengan klaim Rainforest Alliance Certified.

ii. Kawasan yang melibatkan aktivitas manusia dan infrastruktur lainnya dalam batas-batasnya yang mencakup namun tidak terbatas pada infrastruktur administratif, unit pengolahan dan pengemasan serta fasilitas penyimpanan.

iii. Personel, termasuk semua pekerja kontrak dan subkontrak, staf pengawas dan administrasi, dan perwakilan manajemen dan pemilik.

(21)

Tabel 3: ruang lingkup verifikasi per opsi sertifikasi

Subkontraktor dan penyedia layanan

CHs boleh memanfaatkan subkontraktor dan/atau penyedia layanan untuk aktivitas yang disertifikasi. Bagian ini menjelaskan opsi dan persyaratan yang berlaku.

1.2.20 Subkontraktor dapat disertakan di dalam program sertifikasi the Rainforest Alliance dalam opsi berikut: a. sebagai bagian dari ruang lingkup sertifikasi satu CH;

b. sebagai bagian dari ruang lingkup sertifikasi beberapa CH; c. disertifikasi secara independen.

Untuk setiap opsinya, berlaku persyaratan yang terdapat dalam tabel tentang persyaratan sertifikasi untuk subkontraktor di bawah ini.

1.2.21 Penyedia layanan dapat disertakan di dalam program sertifikasi the Rainforest Alliance dalam opsi berikut: a. sebagai bagian dari ruang lingkup sertifikasi satu CH;

b. sebagai bagian dari ruang lingkup sertifikasi beberapa CH;

1.2.22 Subkontraktor dan/atau penyedia layananharus mematuhi semua persyaratan yang berlaku untuk ruang lingkup mereka, tergantung aktivitas yang dijalankan. Misalnya: keterlacakan, kondisi kerja, pemberian sarana produksi, penggunaan segel, dsb.

Opsi Persyaratan yang berlaku

a. Subkontraktor/penyedia layanan yang termasuk ke dalam ruang lingkup satu atau beberapa CH

i. CH yang memanfaatkan layanan subkontraktor/penyedia layanan harus bertanggung jawab penuh atas kepatuhan subkontraktor, sebelum dapat dimasukkan ke dalam ruang lingkup mereka.

v. Jika berlaku, semua dokumentasi yang terkait dengan manajemen persyaratan sosial dan yang dianggap relevan dengan penentuan kepatuhan pada Standar Pertanian Berkelanjutan the Rainforest Alliance.

vi. Semua dokumentasi yang terkait dengan perdagangan dan pengolahan produk besertifikat dan non-besertifikat yang ditangani oleh kebun.

b. Penggunaan platform sertifikasi dan keterlacakan the Rainforest Alliance, dan (jika ada) platform lainnya yang digunakan yang berkaitan dengan penerapan persyaratan dalam ruang lingkup sertifikasi.

(22)

ii. Dalam kasus subkontraktor/penyedia layanan dimasukkan ke dalam ruang lingkup sertifikasi beberapa CH, maka subkontraktor/penyedia layanan itu harus dimasukkan ke dalam ruang lingkup verifikasi dan proses sertifikasi semua CH yang menggunakan layanan mereka.

iii. Subkontraktor/penyedia layanan yang dimasukkan dalam ruang lingkup suatu CH yang merupakan (akan menjadi) bagian dari program sertifikasi the Rainforest Alliance, harus memiliki hubungan legal atau kontrak dengan CH yang menerima layanan tersebut.

iv. Subkontraktor harus didaftarkan di akun sertifikasi milik CH yang memanfaatkan layanannya.

v. Dalam opsi ini, subkontraktor tidak boleh menawarkan layanan sebagai besertifikat dalam program the Rainforest Alliance kepada CH lainnya secara independen dari CH yang menyertifikasi

subkontraktor itu dalam ruang lingkupnya. b. Subkontraktor yang

disertifikasi secara independen (ini tidak berlaku untuk penyedia layanan)

i. Subkontraktor hanya boleh disertifikasi secara independen sebagai CH yang merupakan (akan menjadi) bagian program sertifikasi the Rainforest Alliance jika layanan yang disediakan terkait dengan produk yang disertifikasi (cth. Pengolahan, pergudangan, pengangkutan, pengemasan ulang, dsb.).

ii. Subkontraktor harus didaftarkan dengan akun sertifikasinya sendiri.

iii. Subkontraktor yang (akan) disertifikasi dalam program sertifikasi the Rainforest Alliance secara independen bertanggung jawab atas kepatuhannya sendiri pada semua persyaratan yang berlaku. iv. Subkontraktor yang (akan) disertifikasi dalam program sertifikasi the Rainforest Alliance secara

independen dianggap sebagai CH lain yang (akan) disertifikasi dalam program the Rainforest Alliance.

v. Subkontraktor yang disertifikasi secara independen harus melalui proses sertifikasi secara independen sehingga akan menerima Sertifikatnya sendiri.

vi. Subkontraktor yang memiliki sertifikat Rainforest Alliance dapat menawarkan layanan kepada klien sesuai ruang lingkup sertifikat yang berlaku bagi mereka.

Tabel 4: persyaratan sertifikasi untuk subkontraktor

1.3.

VERIFIKASI KEPATUHAN

Bagian ini menjelaskan siklus sertifikasi tiga tahunan yang diikuti CH agar tetap menjadi bagian dari program sertifikasi the Rainforest Alliance. Bagian ini juga menjelaskan berbagai level verifikasi yang berlaku.

(23)

Proses sertifikasi didasarkan pada siklus tiga tahunan, dengan revisi setiap tahun, seperti gambar di bawah ini. Revisi ini membutuhkan verifikasi internal kepatuhan setiap tahun (inspeksi internal dan/atau penilaian mandiri) dan verifikasi eksternal kepatuhan (secara umum audit CB - dan di beberapa kasus verifikasi oleh the Rainforest Alliance).

(24)
(25)

Penerapan audit CB Eksternal

Sertifikasi merupakan penetapan oleh lembaga independen berupa penjaminan tertulis (sebuah Sertifikat) bahwa suatu produk, layanan, atau sistem memenuhi persyaratan spesifik. Untuk sertifikasi Rainforest Alliance, harus mau menerima audit sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi (CB) yang disahkan oleh Rainforest Alliance terhadap persyaratan yang berlaku untuk ruang lingkup dan konteks CH tersebut. Namun, frekuensi dan intensitas audit tersebut bervariasi sesuai level verifikasi yang ditetapkan pada CH itu. selain itu, dalam beberapa kasus dengan risiko sangat kecil, CH dapat dikecualikan dari audit sertifikasi (level verifikasi di tabel 5).

1.3.1 Level verifikasi ditetapkan berdasarkan risiko, yang definisinya didasarkan pada indikator berikut: a. ruang lingkup sertifikasi;

b. penilaian risiko Rainforest Alliance; c. kepatuhan eksternal;

d. kepatuhan internal;

Informasi ini harus diberikan oleh CH melalui proses pendaftaran dan proses penilaian risiko di RACP, agar platform tersebut dapat menetapkan level verifikasi yang sesuai.

1.3.2 The Rainforest Alliance berhak menaikkan level verifikasi berdasarkan penilaian risikonya sendiri.

Level verifikasi Metode verifikasi

Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3

A (risiko

terendah) Tinjauan Rainforest Alliance Pemeriksaan otomatis Rainforest Alliance Pemeriksaan otomatis Rainforest Alliance B Audit sertifikasi jarak

jauh oleh CB Tinjauan Rainforest Alliance Pemeriksaan otomatis Rainforest Alliance C Audit sertifikasi oleh CB Audit pengawasan

jarak jauh oleh CB Tinjauan Rainforest Alliance D Audit sertifikasi oleh CB Audit pengawasan

oleh CB Audit pengawasan jarak jauh oleh CB E (risiko tertinggi) Audit sertifikasi oleh CB Audit pengawasan

(26)

Tabel 5: Level Verifikasi

1.3.3 Semua CH di level verifikasi B hingga E harus mau menerima audit sertifikasi dari CB yang disahkan oleh Rainforest Alliance dan verifikasi pengawasan (audit pengawasan, audit pengawasan jarak jauh, tinjauan Rainforest Alliance) sesuai penetapan dalam level verifikasi-nya.

1.3.4 Semua CH di level verifikasi A (yang berarti risiko terkecil) dapat dikecualikan dari audit CB eksternal, melalui proses endorsemen (persetujuan untuk bergabung dalam program sertifikasi the Rainforest Alliance yang disediakan oleh the Rainforest Alliance)3. Dalam

kasus tersebut, berlaku berikut ini:

a. the Rainforest Alliance akan memberikan Sertifikat endorsemen dengan tanggal dimulai yaitu tanggal penerbitan oleh the Rainforest Alliance dan masa berlaku tiga tahun, asalkan CH mempertahankan verifikasi level A;

b. The Rainforest Alliance berhak mewajibkan audit Rainforest Alliance atau CB kepada CH yang disetujui untuk endorsemen itu; c. Jika diketahui CH yang disetujui itu tidak mematuhi proses yang berlaku atau persyaratan standar, CH tersebut harus

menanggung semua biaya audit dan menyelesaikan proses audit sertifikat dalam waktu 12 minggu sejak tanggal penemuan ketidakpatuhan CH agar tetap menjadi bagian dari program sertifikasi the Rainforest Alliance.

1.3.5 Semua CH yang ruang lingkupnya adalah perkebunan harus digolongkan dalam level verifikasi E. Namun, jika terbukti risikonya tetap kecil, maka CH tipe kebun itu boleh minta dipindah ke level verifikasi D seperti diuraikan bagian ‘insentif’ dalam dokumen ini.

1.3.6 CH rantai pasokan yang memiliki dan/atau secara fisik menangani volume di bawah ambang batas yang dipaparkan di bawah ini dianggap CH dengan volume kecil sehingga level verifikasi rendah memang dapat dibenarkan.

Tanaman/Sektor Volume Total Produk Setara

Kopi 100 MT Kopi Hijau

Kakao 75 MT Biji Kakao

Teh/Rooibos 100 MT Teh Olahan

Pisang 500 MT Buah Utuh

Buah-buahan 20 MT Buah Utuh

Kacang hazel 50 MT Biji Kacang hazel

Minyak Sawit 600MT Minyak Sawit Mentah

Minyak Kelapa 100MT Minyak Kelapa Mentah

3 Yang dapat dijadikan contoh (namun dapat berubah):

- organisasi yang menangani produk besertifikat dalam volume sangat kecil.

(27)

Tanaman obat dan Rempah 200 MT Tanaman Obat dan Rempah Kering

Vanila 10 MT Biji Vanila

Bunga 500.000 Tangkai Tangkai Bunga

Tabel 6: Ambang batas Volume Kecil

Verifikasi dan pemantauan Rainforest Alliance

Semua CH akan disertakan dalam aktivitas pemantauan yang dilakukan oleh the Rainforest Alliance sebagai berikut:

The Rainforest Alliance akan menganalisis data setiap CH yang menjalani proses sertifikasi untuk memantau kepatuhan CB dan CH pada peraturan yang berlaku di dokumen penjaminan dan pada persyaratan yang berlaku dalam standar. The Rainforest Alliance akan memberikan lisensi untuk menggunakan platform Rainforest Alliance jika data yang diberikan oleh CH dan/atau oleh CB selama proses sertifikasi dianggap tepercaya, benar, dan lengkap. Peraturan berikut berlaku:

1.3.7 Lisensi harus memiliki ruang lingkup Sertifikat yang tepat. 1.3.8 Sebuah Sertifikat tidak akan berlaku tanpa sebuah lisensi aktif.

1.3.9 CH tidak boleh mengirim, memproses, atau menjual produk dengan klaim produk Rainforest Alliance tanpa memiliki sebuah lisensi untuk menggunakan platform Rainforest Alliance, sebagai hasil dari proses sertifikasi.

1.3.10 Untuk CH tipe kebun, lisensi harus diperbarui setiap tahun setelah verifikasi oleh CB agar menyertakan perkiraan volume yang akan dipanen di tahun siklus pemanenan.

1.4.

PROSES SERTIFIKASI

Bagian ini menjelaskan langkah-langkah yang diambil oleh berbagai pihak yang terlibat dalam proses sertifikasi CH. Ini termasuk pula proses endorsemen.

• Kolom “Langkah” menjelaskan langkah-langkah dalam proses dan persyaratannya yang berlaku.

• Kolom “RA/CB/CH” menjelaskan pihak yang bertanggung jawab melaksanakan langkah tersebut.

Semua jangka waktu dalam proses sertifikasi dihitung dalam satuan minggu (tujuh hari dimulai dari sembarang hari dalam seminggu itu) dan maksimal tiga jangka waktu: makin pendek yang diperbolehkan.

(28)
(29)

4 Jika harus memperpanjang ruang lingkup, CH harus melalui proses mulai langkah 2 dan seterusnya.

5 Persyaratan pilihan sendiri ini tidak wajib, tapi boleh dipilih untuk dicantumkan dalam sertifikasi selama suka rela, contohnya, untuk membuat klaim tambahan.

Proses Sertifikasi Lang

kah Peraturan per langkah

Langkah-langkah menentukan persyaratan yang berlaku

1

CH membuat akun sertifikasi di sistem sertifikasi the Rainforest Alliance

1.4.1 Semua CH yang ingin bergabung dengan program sertifikasi the Rainforest Alliance harus membuat akun sertifikasi di RACP.

CH

2 CH mendefinisikan/memperbarui ruang lingkup sertifikasi4

1.4.2 Semua CH harus mengisi informasi dan data yang diperlukan untuk menentukan ruang lingkup sertifikasi CH dan penerapan persyaratannya di RACP.

1.4.3 Informasi ini harus direvisi dan diperbarui (jika diperlukan) minimal setiap tahun

1.4.4 Seluruh ruang lingkup sertifikasi harus dicakupi oleh akun sertifikasi. Namun, CH boleh memilih membuat akun sertifikasi terpisah untuk ruang lingkup sertifikasi berbeda, yang dalam kasus itu CH akan mengikuti proses sertifikasi terpisah per akun dan ruang lingkup sertifikasi. .

CH

3

The Rainforest Alliance menyediakan/memperbarui daftar persyaratan standar yang berlaku dan

persyaratan pilihan sendiri

1.4.5 Setelah langkah 2 selesai, the Rainforest Alliance menyediakan daftar persyaratan yang berlaku lewat RACP, serta persyaratan pilihan sendiri5.

1.4.6 The Rainforest Alliance berhak memperbarui persyaratan yang berlaku dengan masa pemberitahuan yang ditetapkan berdasarkan setiap kasus spesifik.

The Rainforest Alliance

4

CH memilih/memperbarui persyaratan pilihan sendiri dan smart meters

1.4.7 Semua CH harus merevisi daftar persyaratan yang berlaku, yang disediakan oleh RACP, menambahkan persyaratan pilihan sendiri tambahan (jika berminat), dan smart meters.

(30)

6Untuk informasi selengkapnya, periksa bagian Level Verifikasi di dokumen ini.

7 Seminggu berarti 7 hari, dimulai sejak hari kapan saja dalam seminggu, terlepas dari adanya hari libur nasional.

1.4.8 Jika ruang lingkup dan daftar persyaratan yang berlaku sudah benar, semua CH harus mengonfirmasi ruang lingkup mereka. Mulai dari sini, transaksi yang masuk di platform keterlacakan the RA akan diperbolehkan. Jika ruang lingkupnya salah, CH harus memperbaikinya di RACP. Penerapan persyaratan standar dapat berubah. Langkah-langkah menetapkan rencana manajemen dan level verifikasi berdasarkan risiko

5

The Rainforest Alliance menyediakan/memperbarui daftar persyaratan yang berlaku

1.4.9 Begitu CH mengonfirmasi ruang lingkup dan persyaratan yang berlaku, the Rainforest Alliance

menyediakan/memperbarui daftar persyaratan yang berlaku.

The Rainforest Alliance 6

CH menyelesaikan/memperbarui proses penilaian risiko

1.4.10 Semua CH harus melewati proses penilaian risiko di RACP dan menyediakan semua informasi yang diperlukan untuk menetapkan:

a. Level verifikasi. Jika audit tidak perlu dilakukan untuk seluruh CH, maka CH itu berpindah ke langkah pelaksanaan persyaratan yang berlaku dalam proses ini6.

b. Tindakan mitigasi per risiko yang ditemukenali. Untuk setiap risiko yang ditemukenali, maka wajib melaksanakan tindakan mitigasi. Tindakan mitigasi yang disediakan oleh panduan Penilaian Risiko the

Rainforest Alliance sangat disarankan, namun CH boleh mengubahnya jika tindakan lain dianggap lebih tepat menangani risiko tersebut.

1.4.11 CH harus merevisi hasil penilaian risiko dan mengonfirmasinya di RACP. 1.4.12 Jika masih ada yang salah, ini harus diperbaiki sebelum mengonfirmasi.

1.4.13 Begitu penilaian risiko telah dikonfirmasi, persyaratan yang berlaku dan level verifikasi tidak dapat diganti lagi. Jika perlu melakukan perubahan, CH harus memberi tahu the Rainforest Alliance atau CB.

1.4.14 Langkah ini harus dituntaskan selambat-lambatnya 6 minggu7 sebelum audit dilakukan.

1.4.15 CH tipe kebun harus menyediakan geodata pada tahap ini. Untuk informasi geodata selengkapnya, lihat Lampiran: geodata dan peta risiko untuk CH dengan ruang lingkup sertifikasi kebun.

CH

(31)

8 CAF didasarkan pada informasi umum tentang CH dan berisi ruang lingkup dan komposisi CH itu. Untuk kelompok, ini berisi perkiraan jumlah anggota kelompok.

9 The Rainforest Alliance mengupayakan kemungkinan memberlakukan sistem alokasi audit yang dijalankan oleh the Rainforest Alliance. Hal ini diawali untuk kakao di Pantai Gading,

namun berpotensi diperluas pada tanaman dan negara lain.

10 Untuk informasi selengkapnya tentang isi perjanjian sertifikasi, periksa Peraturan untuk Mengesahkan Lembaga Sertifikasi.

1.4.16 Semua CH yang membutuhkan audit CB dan belum disertifikasi, harus memilih CB Yang disahkan oleh Rainforest Alliance.

1.4.17 Begitu langkah 6 dituntaskan, Formulir Aplikasi Sertifikasi dasar CH (CAF) dapat dilihat di RACP, oleh CB yang berwenang atas ruang lingkup CH tersebut8..

1.4.18 CB dapat mengajukan penawaran harga kepada CH atau CH meminta penawaran harga dari CB berdasarkan CAF.

1.4.19 CH boleh memilih CB pilihan sendiri, namun, Rainforest Alliance berhak menetapkan CB kepada CH jika ada risiko yang ditemukenali oleh the Rainforest Alliance9.

8

CB menandatangani perjanjian dengan CH dan mengonfirmasi ruang lingkup

1.4.20 Semua CH yang membutuhkan audit CB dan belum disertifikasi, harus menandatangani perjanjian sertifikasi10

dengan CB terpilih dan mengonfirmasi perjanjian itu di RACP. Hal ini membuat CB dapat mengakses profil lengkap CH sehingga kemajuan dapat dipantau dan informasi yang dibutuhkan untuk persiapan audit dibagikan.

1.4.21 CB harus memverifikasi informasi yang diberikan oleh CH di profilnya dan mengonfirmasi, menurut pengetahuan terbaiknya, ruang lingkup dan level verifikasi CH.

1.4.22 Jika ruang lingkup ternyata salah, maka harus diperbaiki oleh CH. Perubahan ruang lingkup akan berakibat berubahnya penerapan standar dan persyaratan verifikasi dan biaya audit.

CH + CB

9

CH selanjutnya melaksanakan program sertifikasi Rainforest Alliance

1.4.23 Semua CH harus melaksanakan seluruh persyaratan yang berlaku dari Standar Pertanian Berkelanjutan the Rainforest Alliance untuk tahun sertifikasi yang relevan yang belum sepenuhnya diterapkan. Ini meliputi

persyaratan pilihan sendiri dan smart meters jika berlaku dan tindakan mitigasi yang ditetapkan selama proses penilaian risiko.

1.4.24 Di negara-negara yang terdapat Associate Trainers Network (ATN), CH boleh menggunakan salah satu Associate Trainers yang disetujui oleh the Rainforest Alliance. Daftar negara yang memiliki Associate Trainers Network, dan daftar pelatih yang disetujui menurut negara dapat dilihat di Jaringan Pembelajaran Rainforest Alliance.

(32)

11 Untuk CH yang menerima audit pengawasan, tanggal yang terjadwal adalah tanggal batas waktu audit yang dari situ CH berkomitmen mematuhi dan siap menghadapi audit.

10

CH mengumpulkan data dan mengkaji kepatuhannya sendiri

1.4.25 Semua CH harus mengkaji kepatuhannya sendiri dan kepatuhan semua pihak yang berada di bawah tanggung jawab mereka (lihat opsi sertifikasi) dengan semua persyaratan yang berlaku dan menangani NC yang

ditemukenali. Untuk informasi selengkapnya tentang pengkajian kepatuhan internal, periksa persyaratan Penilaian Mandiri dan Inspeksi Internal di Standar.

CH

11

CB dan CH menyepakati tanggal audit

1.4.26 CB harus menandai tanggal audit terjadwal di RACP 8 minggu sebelum hari pertama dimulainya audit (sertifikasi, sertifikasi ulang). Jika terjadi perubahan tanggal, maka harus diperbaiki di RACP11.

1.4.27 Untuk audit pengawasan, jadwal yang ditandai di RACP tidak boleh menampilkan tanggal yang dapat dilihat oleh CH, karena audit pengawasan tidak boleh diumumkan.

1.4.28 Jika audit direncanakan berlangsung atau memang berlangsung lebih dari6 bulan setelah konfirmasi ruang lingkup CH, maka CH harus memperbarui ruang lingkupnya dan menerapkan persyaratan baru yang dapat diterapkan berdasarkan pembaruan ruang lingkup sebelum audit itu.

CB

12

CH memperbarui/menyediakan data persiapan audit atau data endorsemen

1.4.29 Semua CH harus melengkapi atau merevisi data persiapan audit atau endorsemen mereka. 1.4.30 Semua CH di level verifikasi B, C, D, dan E (audit CB) harus menyediakan:

a. penilaian mandiri; b. Pendaftaran pekerja;

c. Perincian lokasi, unit pengolahan, perantara, subkontraktor, dan penyedia layanan; d. Data penilaian risiko.

e. Tata letak fasilitas/infrastruktur yang masuk ke dalam ruang lingkup sertifikasi.

(33)

f. Hanya untuk kelompok: alur produk yang dipetakan dari anggota kelompok hingga fasilitas terpusat kelompok itu, termasuk semua perantara (titik pengumpulan, pengangkutan, unit pengolahan, pergudangan, dsb.) dan aktivitas yang dilaksanakan di produk itu.

g. Hanya untuk kelompok: data pendaftaran anggota kelompok (GMR).

h. Hanya kalau kebun disertakan: data geolokasi (kombinasi titik dan poligon sesuai yang diwajibkan dalam Pedoman Kebun).

1.4.31 Informasi ini harus sudah tersedia untuk CB di RACP minimal 5 minggu sebelum hari pertama audit yang dijadwalkan. Jika informasinya tidak lengkap dalam 5 minggu sebelum audit, maka audit harus ditunda. 1.4.32 Semua CH yang berada di level verifikasi A yang ingin menerima atau memperpanjang endorsemen harus

menyerahkan:

a. Penilaian mandiri.

b. Perjanjian endorsemen yang ditandatangani.

13

The Rainforest Alliance menyediakan analisis risiko kepada CB

1.4.33 Untuk semua audit CB, selain informasi yang diserahkan oleh CH, the Rainforest Alliance juga menyediakan hal berikut berdasarkan level risiko yang berpotensi mengganggu kepatuhan pada standar:

a. Daftar persyaratan minimal untuk diverifikasi berdasarkan risiko.

b. Untuk semua CH tipe petani: peta risiko berdasarkan geodata yang diberikan. Untuk informasi selengkapnya periksa lampiran tentang geodata dan peta risiko dalam dokumen ini.

c. Hanya untuk kelompok dan multi-kebun: rekomendasi kebun yang akan dimasukkan ke dalam sampel. d. Hanya untuk multi-lokasi: daftar lokasi dan/atau unit pengolahan untuk diaudit berdasarkan risiko.

The Rainforest Alliance

14

CB merencanakan dan mempersiapkan audit (sertifikasi atau pengawasan)

1.4.34 Sebelum setiap audit sertifikasi atau audit pengawasan, CB harus merencanakan dan mempersiapkan audit yang menyertakan informasi yang diberikan oleh CH di data persiapan audit, dan hasil penilaian risiko yang disediakan oleh the Rainforest Alliance.

1.4.35 CB dapat mengubah penilaian risiko yang disediakan oleh the Rainforest Alliance dan harus memberikan justifikasi atas tindakannya itu.

(34)

Untuk informasi selengkapnya tentang peraturan yang berlaku untuk audit, periksa bagian verifikasi eksternal kepatuhan di bawah ini. Untuk informasi selengkapnya tentang proses audit, periksa Peraturan Pengauditan the Rainforest Alliance. 15

CB mengadakan audit di lokasi (sertifikasi, resertifikasi, atau pengawasan)

1.4.36 Semua CH di level verifikasi B hingga E yang berada di tahun audit sertifikasi mereka harus menerima audit sertifikasi.

1.4.37 Semua CH di level verifikasi B hingga E yang berada di tahun pengawasan mereka harus menerima audit pengawasan.

1.4.38 Audit itu dapat digabungkan dengan audit untuk skema sertifikasi lainnya. Untuk informasi selengkapnya, periksa Peraturan Pengauditan the Rainforest Alliance.

CB

16

Jika ada, CB memberikan keterangan mengenai ketidakpatuhan

1.4.39 Untuk semua audit dengan NC yang telah ditemukenali, maka CB harus:

a. Memberikan keterangan mengenai NC itu di RACP, menggunakan daftar periksa the Rainforest Alliance. b. Ini harus diselesaikan dalam waktu 1 minggu setelah hari terakhir audit itu.

c. Jika terjadi penyesuaian atau perubahan karena tinjauan kualitas atas CB (lihat Peraturan Pengauditan Rainforest Alliance) maka CH harus diberi tahu.

CB

17

CH menyelesaikan ketidakpatuhan

1.4.40 Semua CH yang telah menerima satu atau lebih NC harus menuntaskan semua NC dengan mengikuti proses yang dijelaskan di bagian Ketidakpatuhan dan kemungkinan konsekuensinya dalam dokumen ini.

1.4.41 Rentang waktu penuntasan NC harus ditetapkan oleh CH dan CB dengan mempertimbangkan maksimal 12 minggu yang ditetapkan bagi CB untuk membuat keputusan sertifikasi.

CH

18

CB memverifikasi bahwa ketidakpatuhan telah diselesaikan

1.4.42 CB harus memverifikasi bahwa semua bukti yang diserahkan oleh CH sudah memadai untuk menuntaskan NC. CB boleh mengadakan audit tindakan lanjut di lokasi jika diperlukan.

CB

19

CB menyerahkan laporan audit terakhir dan melakukan tinjauan kualitas

1.4.43 Untuk semua audit, CB harus menyerahkan laporan audit terakhir di RACP.

(35)

1.4.44 Setelah laporan audit terakhir telah diselesaikan di RACP, maka laporan itu akan ditinjau oleh CB melalui sistem manajemen kualitas internalnya.

1.4.45 Jika tinjauan kualitas itu ternyata menemukan ada NC baru, maka CB akan memberi tahu CH dan CH harus menuntaskan ketidakpatuhan tersebut sebelum keputusan sertifikasi dibuat.

1.4.46 The Rainforest Alliance berhak meminta CB membagikan hasil tinjauan kualitas internal CB dan meminta CB menindaklanjuti hasil tersebut.

1.4.47 Setelah tinjauan kualitas CB menyetujui laporan tersebut, CB harus membuat keputusan sertifikasi (sertifikasi, non-sertifikasi, de-sertifikasi).

1.4.48 CB harus membuat keputusan sertifikasi dalam rentang waktu berikut:

a. Jika NC ditemukenali: dalam waktu 12 minggu setelah hari terakhir audit itu. b. Jika NC tidak ditemukenali: dalam waktu 2 minggu setelah hari terakhir audit itu. Untuk informasi selengkapnya, periksa Peraturan Pengauditan the Rainforest Alliance.

20

CB memasukkan keputusan sertifikasi ke dalam RACP

1.4.49 Jika keputusan sertifikasi positif, maka CB harus memasukkan permintaan lisensi kepada the Rainforest Alliance melalui RACP dalam waktu 1 minggu setelah keputusan sertifikasi dibuat.

1.4.50 Dalam kasus ini CB harus membuat sertifikat di RACP. Sertifikat harus dirilis agar CH dapat mengunduhnya, begitu lisensi telah disetujui oleh the Rainforest Alliance.

1.4.51 Jika keputusan sertifikasi tidak positif (penangguhan, pembatalan, atau non-sertifikasi), maka CB harus menyerahkan keputusannya itu melalui RACP dalam waktu 1 minggu setelah keputusan sertifikasi dibuat.

CB

21

The Rainforest Alliance melakukan analisis data

The Rainforest Alliance melakukan analisis (secara manual dan/atau otomatis). Analisis tersebut merupakan bagian dari aktivitas pemantauan CH dan CB yang dilakukan oleh the Rainforest Alliance dan dapat menimbulkan aktivitas penjaminan tambahan atau sanksi CB.

1.4.52 The Rainforest Alliance harus melakukan aktivitas pemantauan untuk semua permintaan lisensi dan memberikan jawabannya kepada CB dalam waktu 1 minggu setelah menerima permintaan itu.

The Rainforest Alliance

(36)

Tabel 7: Proses Sertifikasi

1.5.

VERIFIKASI KEPATUHAN EKSTERNAL

Bagian ini menjelaskan berbagai tipe audit yang berlaku untuk CH, kapan berlakunya, dan persyaratan peraturan yang berlaku per audit.

Tipe audit

Tipe audit Tujuan Peraturan

berlaku yang ditemukan di Audit Sertifikasi /

Resertifikasi 1.5.1 Semua CH di bagian dari program sertifikasi the Rainforest Alliance. Mereka harus menerima audit resertifikasi level verifikasi B hingga E, harus menerima audit sertifikasi agar dapat menjadi setiap 3 tahun sekali agar tetap menjadi bagian dari program sertifikasi the Rainforest Alliance.

Verifikasi Kepatuhan Audit

Pengawasan 1.5.2 Agar dapat mempertahankan Sertifikatnya, CH harus menerima audit pengawasan setiap tahun. CH tipe rantai pasokan dapat dikecualikan dari menerima audit pengawasan eksternal atau semua audit pengawasan berdasarkan level risiko mereka. Lihat Verifikasi Kepatuhan.

Verifikasi Kepatuhan 1.4.53 Jika diminta oleh the Rainforest Alliance, CB harus mengklarifikasi dan/atau memberikan informasi tambahan

tentang keputusan sertifikasi dan datanya dalam waktu1 minggu setelah permintaan informasi atau klarifikasi tambahan itu.

23

CH menerima lisensi untuk menggunakan platform keterlacakan dan segel the Rainforest Alliance

1.4.54 Jika proses sertifikasi dan semua informasi dianggap tepercaya oleh the Rainforest Alliance, maka lisensi untuk

menggunakan platform keterlacakan RA diterbitkan oleh the Rainforest Alliance. 1.4.55 Hingga lisensi diterbitkan:

a. CH tidak boleh menjual atau mengirimkan produk dengan klaim produk sertifikasi Rainforest Alliance; b. Persetujuan segel tidak berlaku tanpa lisensi aktif yang berlaku di RACP;

c. CB tidak boleh mengeluarkan Sertifikat kepada CH.

1.4.56 The Rainforest Alliance berhak untuk tidak menerbitkan lisensi. Dalam kasus semacam itu, sertifikasi tidak akan berlaku.

The Rainforest Alliance

Gambar

Tabel 4: persyaratan sertifikasi untuk subkontraktor
Gambar 2: Siklus sertifikasi 3 tahunan
Tabel 5: Level Verifikasi
Tabel 6: Ambang batas Volume Kecil
+7

Referensi

Dokumen terkait

Lembaga Sertifikasi dapat membekukan lisensi bagi produk yang terkait dengan revisi standar pada tanggal di mana revisi standar yang dimaksud pada butir 4.1 berlaku

Ruang Lingkup penelitian pada subsistem agroindustri ini dibatasin pada produk olahan tempe saja karena hanya usaha tempe yang dilakukan secara berkelanjutan,

Pemohon memahami proses asesmen jabatan Ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja Konstrul<si yang mencakup persyaratan dan ruang. lingkup sertifikasi, penjelasan

Dalam hal LPK belum ada yang diakreditasi oleh KAN untuk melakukan kegiatan Sertifikasi dengan ruang lingkup produk implan pengganti sendi, BSN dapat menunjuk LPK dengan

LSPro AGS akan menentukan apakah perubahan yang dilakukan Klien dapat mempengaruhi kemampuan Klien, atau ruang lingkup Sertifikat Produk, atau kesesuaian

Proses Asesmen 9.2.1 Asesmen KKNI level II kompetensi keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran direncanakan dan disusun dengan cara yang menjamin bahwa verifikasi persyaratan skema

RUANG LINGKUP Manual prosedur Sistim Rekruitmen Dosen dan Karyawan berlaku mulai dari klasifikasi kebutuhan tenaga dosen/karyawan, persyaratan standar minimal pelamar yang diperlukan

RUANG LINGKUP Lingkup Pedoman mutu ini disusun berdasarkan persyaratan standar akreditasi Puskesmas yang meliputi : Persyaratan Umum, Sistem Manajemen ,Tanggungjawab