• Tidak ada hasil yang ditemukan

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,"

Copied!
162
0
0

Teks penuh

(1)

[Type text]

PERATURAN

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 32/PERMEN-KP/2014

TENTANG

PELAYANAN PUBLIK

DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang

: a. bahwa pelayanan publik di lingkungan Kementerian

Kelautan dan Perikanan harus berorientasi pada kebutuhan

dan

kepuasan

penerima

layanan

sehingga

dapat

meningkatkan daya saing dalam memberikan pelayanan

barang dan jasa bagi penyedia pelayanan publik;

b. untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di

lingkungan

Kementerian

Kelautan

dan

Perikanan,

diperlukan pengaturan unit kerja pelayanan publik untuk

membangun kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian

Kelautan dan Perikanan;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud

dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan

Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Pelayanan Publik

di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan;

Mengingat

: 1. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor

118, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 4433) sebagaimana telah diubah dengan

Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2009 Nomor 154, Tambahan Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 5073);

2. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan

Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Lembaran Negara

Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 84, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4739),

sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1

Tahun 2014 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

2014 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 5490);

3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan

Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009

Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 5038);

4. Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang

Pedoman dan Penyusunan Penerapan Standar Pelayanan

Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005

Nomor 150 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 4585);

(2)

5. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang

Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara,

sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan

Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2014 (Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 24);

6. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang

Kedudukan, Tugas, dan Fungsi, Kementerian Negara serta

Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I

Kementerian Negara, sebagaimana telah beberapa kali

diubah, terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor Nomor

14 Tahun 2014 (Lembaran Negara Republik Indonesia

Tahun 2014 Nomor 25);

7. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P

Tahun 2009 sebagaimana telah beberapa kali diubah,

terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 54/P Tahun

2014;

8. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor

13 Tahun 2009 tentang Pedoman Peningkatan Kualitas

Pelayanan Publik dan Partisipasi Masyarakat;

9. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor

PER.15/MEN/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja

Kementerian Kelautan dan Perikanan;

10. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor.

PER.25/MEN/2012 tentang Pembentukan

Perundang-undangan di Lingkungan Kementerian Kelautan Perikanan

(Berita Negara Tahun 2013 Nomor 1);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN

TENTANG

PELAYANAN

PUBLIK

DI

LINGKUNGAN

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Bagian Kesatu

Pengertian

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:

1. Pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka

pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan

perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa,

dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara

pelayanan publik.

2. Penyelenggara pelayanan publik yang selanjutnya disebut Penyelenggara

adalah setiap institusi penyelenggara Negara, korporasi, lembaga independen

yang dibentuk berdasarkan undang-undang untuk kegiatan pelayanan

publik dan badan hukum lain yang dibentuk semata-mata untuk kegiatan

pelayanan publik.

(3)

3. Penyelenggara pelayanan publik di lingkungan Kementerian Kelautan dan

Perikanan, adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan.

4. Organisasi penyelenggara pelayanan publik yang selanjutnya disebut

Organisasi Penyelenggara adalah satuan kerja penyelenggara pelayanan

publik yang berada di lingkungan institusi penyelenggara Negara, korporasi,

lembaga independen yang dibentuk berdasarkan undang-undang untuk

kegiatan pelayanan publik, dan badan hukum lain

5. Organisasi penyelenggara pelayanan publik di lingkungan Kementerian

Kelautan dan Perikanan, adalah satuan kerja pada unit kerja eselon I di

lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang secara langsung

melaksanakan kegiatan pelayanan publik

6. Pelaksana pelayanan publik di lingkungan Kementerian Kelautan dan

Perikanan, yang selanjutnya disebut Pelaksana adalah pejabat dan/atau

pegawai di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bertugas

melaksanakan tindakan atau serangkaian tindakan pelayanan publik di

lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

7. Atasan organisasi penyelenggara adalah pimpinan satuan kerja yang

membawahi secara langsung satu atau lebih satuan kerja yang

melaksanakan pelayanan publik di lingkungan Kementerian.

8. Masyarakat adalah seluruh pihak, baik warga negara maupun penduduk

sebagai orang perseorangan, kelompok, maupun badan hukum yang

berkedudukan sebagai penerima manfaat pelayanan publik di bidang

kelautan dan perikanan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

9. Standar pelayanan adalah tolok ukur yang dipergunakan sebagai pedoman

penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai

kewajiban dan janji penyelenggara kepada masyarakat dalam rangka

pelayanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau, dan terukur.

10. Maklumat pelayanan adalah pernyataan tertulis yang berisi keseluruhan

rincian kewajiban dan janji yang terdapat dalam standar pelayanan.

11. Sistem informasi pelayanan publik yang selanjutnya disebut Sistem

Informasi adalah rangkaian kegiatan yang meliputi penyimpanan dan

pengelolaan informasi serta mekanisme penyampaian informasi dari

Penyelenggara kepada masyarakat dan sebaliknya dalam bentuk lisan,

tulisan Latin, tulisan dalam huruf Braile, bahasa gambar, dan/ atau bahasa

lokal, serta disajikan secara manual ataupun elektronik.

12. Kementerian adalah Kementerian yang menyelenggarakan urusan bidang

Kelautan dan Perikanan.

13. Menteri adalah Menteri yang menyelenggarakan urusan bidang Kelautan dan

Perikanan

14. Pimpinan unit kerja eselon I adalah Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal,

Inspektur Jenderal, dan Kepala Badan di lingkungan Kementerian.

Bagian Kedua

Maksud, Tujuan, dan Ruang Lingkup

Pasal 2

Peraturan Menteri ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian hukum dalam

hubungan antara penerima layanan dan Penyelenggara dalam penyelenggaraan

pelayanan publik di lingkungan Kementerian.

(4)

Pasal 3

Tujuan ditetapkannya Peraturan Menteri ini adalah:

a. terwujudnya batasan dan hubungan yang jelas tentang hak, tanggung jawab,

kewajiban, dan kewenangan seluruh pihak yang terkait dengan

penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan Kementerian;

b. terwujudnya sistem penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan

Kementerian yang layak sesuai dengan asas-asas umum penyelenggaraan

pemerintahan yang baik;

c. terpenuhinya hak-hak masyarakat dalam memperoleh pelayanan publik di

lingkungan Kementerian; dan

d. terwujudnya perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam

pelayanan publik di lingkungan Kementerian.

Pasal 4

Ruang lingkup Peraturan Menteri ini meliputi:

a. Jenis dan Nama Pelayanan Publik;

b. Kelembagaan Pelayanan Publik;

c. Standar dan Maklumat Pelayanan;

d. Pengelolaan Keluhan dan Pengaduan Masyarakat;

e. Evaluasi dan Penilaian Kinerja;

f. Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan;

g. Pelaporan.

BAB II

JENIS DAN NAMA PELAYANAN PUBLIK

Pasal 5

Jenis pelayanan publik di lingkungan Kementerian terdiri atas:

a.

Pelayanan barang publik yaitu pelayanan yang menghasilkan berbagai

bentuk/jenis barang untuk keperluan masyarakat yang dilakukan oleh

Kementerian yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran

Pendapatan dan Belanja Negara;

b. Pelayanan jasa publik yaitu pelayanan yang menghasilkan berbagai bentuk

jasa untuk keperluan masyarakat yang dilakukan oleh Kementerian yang

sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan

Belanja Negara; dan

c.

Pelayanan administratif yaitu tindakan administratif Kementerian yang

diwajibkan oleh negara dan diatur dalam peraturan perundang-undangan di

bidang kelautan dan perikanan.

(5)

Pasal 6

Nama pelayanan publik di lingkungan Kementerian terdiri dari:

a.

Nama-nama pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Kementerian

Kelautan dan Perikanan adalah sebagaimana yang disebutkan pada Kolom

2 tabel Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan

Menteri ini.

b. Apabila terdapat unit layanan baru setelah diterbitkannya Peraturan

Menteri ini, selanjutnya akan ditetapkan dengan Keputusan Menteri dan

ditambahkan dalam kolom 2 tabel lampiran I.

BAB III

KELEMBAGAAN PELAYANAN PUBLIK

Bagian Kesatu

Pembina, Penanggung Jawab, Pelaksana, dan Evaluator

Pasal 7

(1) Guna menjamin kelancaran penyelenggaraan pelayanan publik di

lingkungan Kementerian, ditetapkan Pembina, Penanggung Jawab,

Pelaksana, dan Evaluator penyelenggaraan pelayanan publik.

(2) Pembina penyelenggaraan pelayanan publik sebagaimana dimaksud pada

ayat (1) adalah Menteri.

(3) Penanggung jawab penyelenggaraan pelayanan publik sebagaimana

dimaksud pada ayat (1) adalah Sekretaris Jenderal untuk tingkat

Kementerian dan Pejabat Eselon I untuk tingkat Unit Kerja Eselon I di

lingkungan Kementerian.

(4) Pelaksana penyelenggaraan pelayanan publik adalah pejabat dan/atau

pegawai di lingkungan Organisasi penyelenggara.

(5) Evaluator penyelenggaraan pelayanan publik sebagaimana dimaksud pada

ayat (1) adalah Inspektur Jenderal.

Pasal 8

(1) Pembina sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (2) mempunyai tugas

melakukan pembinaan terhadap pelaksanaan tugas Penanggung Jawab.

(2) Penanggung jawab sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (3)

mempunyai tugas mengoordinasikan penyelenggaraan pelayanan publik

sesuai dengan standar pelayanan serta melakukan pemantauan

penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan kerjanya.

(3) Pelaksana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (4) mempunyai tugas

melaksanakan suatu tindakan atau serangkaian tindakan pelayanan publik.

(4) Evaluator sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (5) mempunyai tugas

melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap penyelenggaraan pelayanan

publik di lingkungan Kementerian.

(6)

Bagian Kedua

Kelompok Kerja Pelayanan Publik Kementerian

Pasal 9

(1) Untuk membantu kelancaran penyelenggaraan pelayanan publik di

lingkungan Kementerian, Penanggung Jawab perlu membentuk Kelompok

kerja pelayanan publik di lingkup Kementerian.

(2) Kelompok Kerja pelayanan publik di lingkup Kementerian ditetapkan

dengan Keputusan Menteri.

(3) Kelompok Kerja pelayanan publik, memiliki tugas:

a) Menyusun pedoman umum dan peraturan pelayanan publik di

lingkungan Kementerian;

b) Melakukan sosialisasi penyelenggaraan pelayanan publik yang meliputi

antara lain, bimbingan, supervisi, dan pelatihan pelayanan publik di

lingkungan kementerian;

c) Melakukan pengendalian terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di

lingkungan Kementerian;

d) Melakukan evaluasi dan penilaian kinerja penyelenggaraan pelayanan

publik di lingkup Kementerian bersama Evaluator; dan

e) Membuat laporan hasil evaluasi dan penilaian kinerja penyelenggaraan

pelayanan publik di lingkup Kementerian bersama Evaluator.

BAB IV

STANDAR PELAYANAN DAN MAKLUMAT PELAYANAN

Pasal 10

(1) Organisasi penyelenggara berkewajiban menyusun dan menetapkan standar

pelayanan dengan memperhatikan kemampuan organisasi penyelenggara,

kebutuhan masyarakat, dan kondisi lingkungan.

(2) Dalam menyusun dan menetapkan standar pelayanan sebagaimana

dimaksud pada ayat (1), organisasi penyelenggara wajib mengikutsertakan

masyarakat dan pihak terkait dengan prinsip tidak diskriminatif, terkait

langsung dengan jenis pelayanan, memiliki kompetensi dan mengutamakan

musyawarah dan mufakat serta memperhatikan unsur keberagaman.

(3) Organisasi penyelenggara berkewajiban menerapkan standar pelayanan

sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

(4) Penyusunan standar pelayanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan

ayat (2) dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan.

(5) Komponen Standar pelayanan terdiri dari:

A. Komponen Standar Pelayanan yang terkait dengan proses penyampaian

pelayanan (service delivery) meliputi:

a)

Dasar hukum;

b)

Persyaratan;

c)

Sistem, mekanisme, dan prosedur;

d)

Jangka waktu penyelesaian;

(7)

e)

Biaya/tariff;

f)

Produk pelayanan;

g)

Penanganan pengaduan, saran, dan masukan.

B. Komponen Standar Pelayanan yang terkait dengan proses pengelolaan

pelayanan internal organisasi (manufacturing) meliputi:

a)

Sarana, prasarana, dan/atau fasilitas;

b)

Kompetensi pelaksana;

c)

Pengawasan internal;

d)

Penanganan pengaduan, saran, dan masukkan;

e)

Jumlah pelaksana;

f)

Jaminan pelayanan yang memberikan kepastian pelayanan sesuai

dengan standar pelayanan;

g)

Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan dalam bentuk

komitmen untuk memberikan rasa aman, bebas dari bahaya, dan

resiko keragu-raguan; dan

h) Evaluasi Kinerja Pelaksana.

(6) Organisasi penyelenggara wajib melakukan evaluasi dan meninjau kembali

Standar pelayanan setiap 1 (satu) tahun setelah diberlakukan, dan

menetapkan Standar Pelayanan pengganti yang telah disempurnakan.

Pasal 11

Standar Operasional Prosedur

(1) Setiap penyelenggaraan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh organisasi

penyelenggara pelayanan publik perlu menetapkan Standar Operasional

Prosedur.

(2) Penyelenggaraan pelayanan publik dilaksanakan sesuai dengan Standar

Operasional Prosedur.

(3) Standar Operasional Prosedur pelayanan publik dapat ditetapkan oleh

Atasan Penyelenggara dan/atau Pejabat Eselon I dari Atasan Organisasi

Penyelenggara.

Pasal 12

(1) Organisasi penyelenggara menerbitkan maklumat pelayanan yang berisi

pernyataan kesanggupan untuk menyelenggarakan pelayanan sesuai

dengan standar pelayanan.

(2) Setiap satuan kerja eselon I menerbitkan maklumat pelayanan yang berisi

pernyataan kesanggupan untuk menyelenggarakan pelayanan di lingkungan

satuan kerja masing-masing sesuai dengan standar pelayanan.

(3) Organisasi penyelenggara wajib melakukan evaluasi dan meninjau kembali

Standar pelayanan setiap 1 (satu) tahun sekali setelah diberlakukan, dan

menetapkan Standar Pelayanan pengganti yang telah disempurnakan.

(4) Menerbitkan maklumat pelayanan yang berisi pernyataan kesanggupan

untuk menyelenggarakan pelayanan di lingkungan satuan kerja

masing-masing sesuai dengan standar pelayanan.

(5) Maklumat pelayanan sebagaimana yang dimaksud pada Ayat (1), Ayat (2)

dan Ayat (3) wajib dipublikasikan secara jelas dan luas.

(8)

BAB V

PENGELOLAAN KELUHAN DAN PENGADUAN MASYARAKAT

Pasal 13

(1) Organisasi penyelenggara berkewajiban menyediakan sarana untuk

menampung keluhan dan menugaskan pelaksana yang berkompeten

khusus untuk melayani keluhan masyarakat (Customer Service).

(2) Organisasi Penyelenggara berkewajiban menindaklanjuti hasil pengelolaan

keluhan sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

(3) Organisasi penyelenggara berkewajiban mengumumkan nama petugas

pengelola pelayanan keluhan, alamat korespondensi, alamat e-mail, nomor

telepon yang dapat dihubungi dan sarana untuk pengelolaan keluhan yang

disediakan.

Pasal 14

Penerima layanan yang tidak puas terhadap pelayanan dalam pegelolaan

keluhan dapat mengajukan pengaduan kepada unit pengelola pengaduan

masyarakat pada Inspektorat Jenderal Kementerian sesuai Dengan Peraturan

Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 31/PERMEN-KP/2014 tentang Pedoman

Penanganan Pengaduan Whistleblower dan Pengaduan Masyarakat di

Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

BAB VI

EVALUASI DAN PENILAIAN KINERJA

Pasal 15

(1) Penyelenggara berkewajiban melakukan evaluasi dan penilaian kinerja

organisasi penyelenggara di lingkungan Kementerian secara berkala dan

berkelanjutan.

(2) Pada tingkat Kementerian, evaluasi dan penilaian penyelenggaraan

pelayanan publik dilaksanakan oleh Evaluator sebagaimana dimaksud

dalam Pasal 8 Ayat (4) bersama dengan Kelompok Kerja Pelayanan Publik

Kementerian.

(3) Evaluasi dan penilaian kinerja penyelenggaraan pelayanan publik

sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan dengan indikator yang jelas

dan terukur dengan memperhatikan upaya perbaikan prosedur dan/atau

penyempurnaan organisasi sesuai dengan azas pelayanan publik dan

peraturan perundang-undangan.

(9)

BAB VII

PENGAWASAN PENYELENGGARAAN PELAYANAN

Pasal 16

(1) Pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik dilakukan oleh pengawas

internal dan pengawas eksternal

(2) Pengawasan internal penyelenggaraan pelayanan publik dilakukan oleh

melalui :

a.

Pengawasan oleh penanggung jawab di lingkup unit kerja eselon I dan

atasan langsung dari organisasi penyelenggara.

b. Pengawasan oleh pengawas fungsional yaitu : Evaluator dan Kelompok

Kerja Pelayanan Publik kementerian.

(3) Pengawasan Eksternal penyelenggaraan pelayanan publik dilakukan

melalui:

a. Pengawasan oleh masyarakat berupa laporan atau pengaduan

masyarakat;

b. Pengawasan oleh Ombudsman maupun lembaga lain terkait sesuai

dengan peraturan perundang-undangan;

BAB VIII

PELAPORAN

Pasal 17

(1) Organisasi penyelenggara wajib menyusun dan menyampaikan laporan

perkembangan penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan kerjanya

kepada penanggung jawab di unit kerja eselon I setiap 6 (enam) bulan.

(2) Berdasarkan laporan dari Organisasi penyelenggara, penanggung jawab di

unit kerja eselon I menyusun dan menyampaikan laporan perkembangan

penyelenggaraan pelayanan publik di unit kerja eselon I yang dipimpinnya

kepada Pembina melalui Penanggung Jawab di lingkup Kementerian.

(3) Format laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) mengacu

pada Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan

Menteri ini.

Pasal 18

(1) Kelompok Kerja Pelayanan Publik Kementerian bersama Evaluator menyusun

dan menyampaikan laporan hasil pengawasan, evaluasi dan penilaian kinerja

penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan Kementerian setiap 1 (satu)

tahun kepada Pembina.

(2) Laporan sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) disampaikan

selambat-lambatnya pada minggu terakhir bulan Desember

(10)

BAB IX

KETENTUAN PERALIHAN

Pasal 19

Pada saat berlakunya Peraturan Menteri ini, maka Peraturan Menteri Kelautan

dan Perikanan Republik Indonesia Nomor PER.02/MEN/2012 Pelayanan Publik

di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Berita Negara Republik

Indonesia Tahun 2012 Nomor 59) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

BAB X

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 19

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan

Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 13 Agustus 2014

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN

REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

SHARIF C. SUTARDJO

Diundangkan di Jakarta

pada tanggal 14 Agustus 2014

MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

AMIR SYAMSUDIN

(11)

REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 32/PERMEN-KP/2014 TENTANG

PELAYANAN PUBLIK DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

DAFTAR UNIT PELAYANAN PUBLIK DI LINGKUNGAN

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN 2014

A.

Sekretaris Jenderal

NO

NAMA PELAYANAN

TEMPAT PEMBERIAN

PELAYANAN

TUJUAN PELAYANAN

1. Penyediaan Data, Statistik dan Informasi Kelautan dan

Perikanan

Bidang Data dan Statistik, Pusdatin, Gd. Mina Bahari II Lt. 16

Website :

http://www.statistik.kkp.go,id

Menyediakan data statistik dan informasi kelautan dan perikanan sebagai referensi/acuan untuk karya tulis ilmiah dan pengembangan rencana usaha/produk kelautan dan perikanan

2. Peminjaman buku/ literatur koleksi perpustakaan dan Rujukan penelusuran pustaka data dan informasi KP

Perpustakaan KKP, Gd. Minabahari III Lt. 2Website katalog

http://perpustakaan.kkp.go,id

Menyediakan layanan sirkulasi, rujukan buku, artikel terkait bidang kelautan dan perikanan

3. Penyediaan informasi dan dokumentasi kelautan dan perikanan

Sekretariat PPID,

Gd. Minabahari III Lt. GF

Menyediakan konsultasi informasi serta menerima pengajuan dan pengaduan keberatan informasi 4. Penyediaan Sistem Aplikasi Pengadaan Barang Secara Elektronik (LPSE) 1. Sekretariat : Gd. Minabahari II Lt. 16 2. Ruang Pelatihan : Gd. Minabahari III Lt. 3 Website : lpse.kkp.go.id Menyediakan pelayanan pengadaan barang/jasa secara elektronik bagi penyedia barang/jasa.

5. Penyewaan Ballroom Gedung Minabahari III untuk keperluan perhelatan umum

Gd. Minabahari III Lt. 1 Menyediakan ruangan

ballroom kepada masyarakat untuk keperluan perhelatan umum 6. Seleksi CPNS menjadi PNS KKP Gd. Minabahari I Lt. 5 Website : www.ropeg.kkp.go.id Menyediakan layanan bagi warga negara untuk bekerja menjadi aparatur sipil negara KKP

7. Penyediaan Perparkiran KKP

Aras parkir GF, Basement 1, Basement 2 dan Basement 3

Memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna kendaraan

bermotor ketika

meninggalkan kendaraan bermotor di kantor KKP

(12)

8. Penyediaan Layanan

Sentral Telepon (PABX) Gd. Minabahari 2 Lt. 14

Memberikan kemudahan komunikasi antara eksternal dan internal KKP

9. Penyediaan Akses Internet untuk Tamu (Hotspot)

Gd. Minabahari II Lt. 16 Memberikan akses internet untuk tamu KKP 10. Penyediaan Informasi

hukum KKP

Subbagian TU dan Sistem Dokumentasi Informasi Hukum, Biro Hukum dan Organisasi Gd. Minabahari I Lt. 3A

Website :

www.infohukum.kkp.go.id

Layanan data produk perundang-undangan yang ada di KKP yang dapat diakses secara mudah, cepat, tepat dan terkini

11. Penyediaan data dan informasi kebijakan kelautan Sekretariat Dekin Gd. Minabahari II Lt. 7 Website : www.dekin.kkp.go.id Memberikan referensi data dan informasi kebijakan kelautan bagi stakeholder

B. DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP

NO

NAMA PELAYANAN

TEMPAT PEMBERIAN

PELAYANAN

TUJUAN PELAYANAN

1. Pemberian alokasi izin usaha penangkapan ikan (SIUP)

Penerbitan SIUP Baru

Lantai 8 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Pelayanan Usaha Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

1. Memberikan peluang usaha di bidang penangkapan ikan sesuai dengan rencana produksi yang telah ditetapkan 2. Menciptakan lapangan kerja di Bidang penangkapan ikan 3. Menjaga keadilan berusaha diantara para pelaku usaha 4. Menjamin

keberlanjutan usaha 2. Penerbitan SIUP

Perubahan

Lantai 8 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Pelayanan Usaha Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

1. Memberikan peluang usaha di bidang penangkapan ikan sesuai dengan rencana produksi yang telah ditetapkan 2. Menciptakan lapangan kerja di Bidang penangkapan ikan 3. Menjaga keadilan berusaha diantara

(13)

para pelaku usaha 4. Menjamin

keberlanjutan usaha 3. Penerbitan SIUP

Penggantian

Lantai 8 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Pelayanan Usaha Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Membantu pelaku usaha untuk

mendapatkan/mengganti kembali dokumen SIUP yang rusak/hilang

4. . Pemberian izin penangkapan ikan (SIPI)

Penerbitan SIPI Baru

Lantai 8 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Pelayanan Usaha Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Memberikan

legalitas/perlindungan hukum kepada pelaku kegiatan penangkapan ikan untuk melakukan kegiatan di bidang penangkapan ikan

5. Penerbitan SIPI Perubahan

Lantai 8 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Pelayanan Usaha Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Memberikan

legalitas/perlindungan hukum kepada pelaku kegiatan untuk

melakukan perubahan SIPI

6. Penerbitan SIPI Perpanjangan

Lantai 8 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Pelayanan Usaha Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Memberikan

legalitas/perlindungan hukum kepada pelaku kegiatan untuk memperpanjang izin usahanya di bidang penangkapan ikan 7. Penerbitan SIPI Penggantian

Lantai 8 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Pelayanan Usaha Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Membantu pelaku usaha untuk

mendapatkan/mengganti kembali dokumen SIPI yang rusak/hilang 8. Penerbitan SIPI Perpanjangan Pelimpahan Kewenangan Kapal di atas 30-60 GT , yang :  menggunakan modal dan/ atau tenaga kerja asing

1. Dinas KP seluruh Indonesia 2. UPT Pusat Pelabuhan DJPT

1. Memberikan

kesempatan kepada pelaku usaha untuk memperpanjang izin usahanya di bidang penangkapan ikan di daerah. 2. Mempermudah pelaku usaha dalam pengurusan izin perpanjangan usaha penangkapan ikan di

(14)

 menggunakan kapal buatan asing  menggunakan alat tangkap purse seine pelagis besar, pukat udang, pukat ikan dan long line

 berpangkalan di luar domisili

lokasi domisili pelaku usaha/pelabuhan pangkalan kapal.

9. Pemberian izin pengangkut ikan (SIKPI)

Penerbitan SIKPI Baru

Lantai 8 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Pelayanan Usaha Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Memberikan

legalitas/perlindungan hukum kepada pelaku kegiatan penangkapan ikan untuk melakukan kegiatan pengangkutan ikan

10. Penerbitan SIKPI Perubahan

Lantai 8 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Pelayanan Usaha Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Memberikan

legalitas/perlindungan hukum kepada pelaku kegiatan penangkapan ikan untuk melakukan kegiatan pengangkutan ikan

11. Penerbitan SIKPI Perpanjangan

Lantai 8 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Pelayanan Usaha Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Memberikan

legalitas/perlindungan hukum kepada pelaku kegiatan penangkapan ikan untuk melakukan kegiatan pengangkutan ikan

12. Penerbitan SIKPI Penggantian

Lantai 8 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Pelayanan Usaha Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Membantu pelaku usaha untuk

mendapatkan/mengganti kembali dokumen SIKPI yang rusak/hilang 13. Penerbitan SIKPI Perpanjangan Pelimpahan Kewenangan Kapal di atas 30-60 GT

1. Dinas KP seluruh Indonesia 2. UPT Pusat Pelabuhan DJPT

1. Memberikan

kesempatan kepada pelaku usaha untuk memperpanjang izin usahanya di bidang pengangkutan ikan di daerah. 2. Mempermudah pelaku usaha dalam pengurusan izin

(15)

perpanjangan usaha pengangkutan ikan di lokasi domisili pelaku usaha/pelabuhan pangkalan kapal. 14. 4 Penerbitan Perpanjangan Izin Melalui E-Service 1. Dapat dibuka di www.integrasi.djpt.kkp.go.id/we bperizinan

2. Akses dapat dilakukan dimana saja pelaku usaha berada.

1. Memudahkan pelaku usaha dalam melakukan perpanjangan izin kapal di atas 60 GT secara mandiri. 2. Menghemat biaya dan

waktu pelaku usaha. 15. 5 Pelayanan SMS

Notifikasi Usaha Perikanan Tangkap

1. Dapat diakses dimanapun pelaku usaha berada.

2. Pengecekan posisi kapal dapat dilakukan melalui SMS dengan mengetikkan: CEKDOKUMEN (SPASI) NOMOR AGENDA PENDOK dan kirim ke: 081295906896 1. Membantu pelaku usaha dalam mengetahui posisi dokumen kapal/pengajuan usaha perikanan. 2. Pelaku usaha dapat

menerima SMS notifikasi pembatalan/persetuju an e-service. 16. 6 Pelayanan Posisi Dokumen Melalui Layar Sentuh Mandiri Pemantauan Tahap Penyelesaian Pelayanan melalui Layar Sentuh Mandiri

Lantai 8 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Pelayanan Usaha Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Memberikan informasi tahap penyelesaian pelayanan kepada pelaku usaha untuk mengetahui posisi dokumen

kapal/pengajuan usaha perikanan.

17. 7 Pendaftaran kapal perikanan/Penerbitan Buku Kapal Perikanan (BKP)

Lantai 9 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkap Ikan, Direktorat

Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

1. Memberikan bukti kepemilikan Kapal Perikanan yang diakui secara hukum

Nasional dan

Internasional dalam bentuk buku kapal. 2. Membantu pemilik

kapal dalam memenuhi persyaratan

penerbitan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) atau Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI). 18. 8 Penerbitan

Rekomendasi Hasil Pemeriksaan Fisik Kapal Perikanan Dan Alat Penangkapan Ikan

Lantai 9 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkap Ikan, Direktorat

Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka

1. Membantu pemilik kapal dalam memenuhi persyaratan

penerbitan/perpanjan gan (tahun ke -2) SIPI

(16)

Timur No. 16 Jakarta Pusat dan/atau SIKPI 2. Memenuhi

ketentuan/kaidah-kaidah internasional tentang maritim dan kapal 19. 9 Penerbitan Surat persetujuan pembangunan/ pengadaan/modifikasi kapal perikanan

Lantai 9 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkap Ikan, Direktorat

Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Mendapatkan Legalitas hukum dalam

persetujuan

pembangunan/modifikasi kapal perikanan sesuai dengan Surat Izin Usahan Perikanan (SIUP) yang dimiliki dalam jangka waktu tertentu 20. Penerbitan

rekomendasi teknis sebagai kapal perikanan

Lantai 9 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkap Ikan, Direktorat

Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Mendapatkan legalitas hukum dalam

persetujuan fungsi kapal dan kelaikan kapal sebagai kapal perikanan.

21. Pelayanan konsultasi desain dan spektek kapal perikanan

Lantai 9 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkap Ikan, Direktorat

Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Mendapatkan bimbingan teknis desain dan

spesifikasi teknis kapal perikanan

22. Pelayanan konsultasi rancang bangun dan kelaikan Alat

Penangkap Ikan/ Alat Bantu Penangkap Ikan

Lantai 9 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkap Ikan, Direktorat

Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Mendapatkan bimbingan teknis Alat Penangkap Ikan/ Alat Bantu Penangkap Ikan

23. Penerbitan Sertifikat keterampilan alat penangkap ikan

Lantai 9 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkap Ikan, Direktorat

Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Meningkatkan keahlian untuk mengoperasikan alat penangkap ikan

24. Penerbitan Sertifikat kelayakan penanganan dan penyimpanan ikan (SKPPI)

Lantai 9 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkap Ikan, Direktorat

Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

1. Memenuhi persyaratan

internasional untuk memperoleh sertifikat Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) untuk kegiatan

(17)

ekspor. 2. Meningkatkan kualitas hasil tangkapan. 25. Penerbitan Sertifikat keterampilan penanganan ikan (SKPI)

Lantai 9 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkap Ikan, Direktorat

Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

1. Memenuhi persyaratan

internasional untuk memperoleh sertifikat Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) untuk kegiatan ekspor. 2. Meningkatkan kualitas hasil tangkapan. 3. Meningkatkan kemampuan dan penanganan ikan. 26. Pelatihan Pemeriksaan

fisik kapal perikanan dan Alat Penangkap Ikan

Lantai 9 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkap Ikan, Direktorat

Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

1. Meningkatkan ilmu bidang kapal dan alat penangkap ikan 2. Mendapatkan legalitas

untuk dapat melakukan pemeriksaan fisik kapal perikanan dan alat menangkap ikan. 3. Membantu mencegah terjadin IUU Fishing. 27. Pendaftaran Kapal ke

RFMOs

Lantai 10 Gedung Mina Bahari II, Direktorat Sumber Daya Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Agar kapal-kapal Indonesia dapat

beroperasi/melakukan penangkapan tuna secara legal di wilayah konvensi RFMOs 28. Penerbitan Persetujuan Prinsip Pemanfaatan Lahan dan/atau Bangunan di Pelabuhan Perikanan

Direktorat Pelabuhan Perikanan Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 GMB II lt 11

 Meningkatkan investasi di Pelabuhan Perikanan  Memberikan

kesempatan berusaha kepada investor baik besar, menegah maupun kecil

(18)

29. Penerbitan Perjanjian Pemanfaatan Lahan di atas 500 m2 dan/atau Bangunan di atas 250 m2 di Pelabuhan Perikanan

Direktorat Pelabuhan Perikanan Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 GMB II lt 11

 Meningkatkan investasi di Pelabuhan Perikanan  Memberikan

kesempatan berusaha kepada investor baik besar, menegah maupun kecil 30. 2 Penerbitan Surat Rekomendasi Pemanfaatan Lahan dan/atau Bangunan di Pelabuhan Perikanan

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat  Melaksanakan fungsi pengusahaan pelabuhan perikanan dan untuk mengembangkan pelabuhan perikanan  Meningkatkan investasi di Pelabuhan PerikanaN  Memberikan kesempatan berusaha kepada investor baik besar, menegah maupun kecil 31. Penerbitan Perjanjian Pemanfaatan Lahan di bawah 500 m2 dan/atau Bangunan di bawah 250 m2 di Pelabuhan Perikanan

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat  Melaksanakan fungsi pengusahaan pelabuhan perikanan dan untuk mengembangkan pelabuhan perikanan  Meningkatkan investasi di Pelabuhan PerikanaN  Memberikan kesempatan berusaha kepada investor baik besar, menegah maupun kecil 32. 2 Penerbitan Surat Keterangan Hasil Inspeksi Pembongkaran Ikan (SKH-IPI)

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat  Untuk pembinaan mutu dan keamanan ikan hasil tangkapan yang didaratkan  Merupakan salah satu

syarat untuk

memperoleh sertifikat Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) 33. Penerbitan Sertifikat

CPIB

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat  Untuk pembinaan mutu dan keamanan ikan hasil tangkapan yang didaratkan  Sebagai persyaratan

untuk ekspor ikan 34. Pelayanan Penerbitan

STBLKeberangkatan Kapal

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Untuk mengatur keberangkatan kapal perikanan

35. Pelayanan Penerbitan STBL Kedatangan Kapal

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Untuk mengatur Kedatangan kapal perikanan

(19)

36. Pelayanan Surat Persetujuan Berlayar (SPB)

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Untuk memastikan bahwa kapal perikanan laik laut, laik simpan, laik tangkap 37. Pelayanan Penerbitan

Sertifikasi Hasil

Tangkapan Ikan (SHTI)

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Untuk memastikan bahwa ikan hasil tangkapan bukan merupakan hasil IUU Fising

38. Pelayanan Pusat Informasi Pelabuhan Perikanan (PIPP)

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Menyediakan data dan informasi fasilitas dan operasional pelabuhan perikanan

39. Pelayanan Jasa Tambat Labuh

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Kelancaran kedatangan dan keberangkatan kapal perikanan yang akan melakukan dan setelah melakukan kegiatan penangkapan dan pengangkutan ikan. 40. Pelayanan

Bongkar/muat

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Untuk kegiatan operasional dan distribusi/pemasaran ikan

41. Pelayanan Jasa Listrik Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Untuk membantu stake holder di pelabuhan perikanan dalam penyediaan listrik 42. 3 Pelayanan Penjualan

Es

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Untuk membantu stake holder di pelabuhan perikanan dalam

penyediaan kebutuhan es 43. Pelayanan Penjualan

Air

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Untuk membantu stake holder di pelabuhan perikanan dalam

penyediaan kebutuhan air 44. 3 Pelayanan Jasa

Bengkel

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Membantu

masyarakat/stakeholder menyediakan jasa bengkel 45. 3 Pelayanan Dock Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Membantu perbaikan dan

pemeliharaan kapal perikanan di darat 46. 3 Pelayanan Floating

Repair

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Untuk perbaikan dan pemeliharaan kapal perikanan di kolam pelabuhan

(20)

47. 3 Pelayanan Pas Masuk Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Untuk melakukan kontrol terhadap masyarakat yang masuk ke kawasan pelabuhan perikanan 48. 3 Pelayanan Jasa

Kebersihan Kawasan

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Untuk menciptakan kondisi yang bersih dan nyaman bagi aktifitas perikanan serta dalam rangka pengendalian lingkungan di pelabuhan perikanan 49. 3 Pelayanan Penyimpanan pada unit pendingin

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Untuk membantu stakeholder yang membutuhkan unit pendingin untuk menjaga mutu ikan

50. 4 Pelayanan penyewaan peralatan pelabuhan perikanan

Pelabuhan Perikanan UPT Pusat Untuk membantu stakeholder yang

membutuhkan peralatan untuk operasional usaha atau personal

C. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya

NO

NAMA PELAYANAN

TEMPAT PEMBERIAN

PELAYANAN

TUJUAN PELAYANAN

1. Sertifikasi Penerapan Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB)

Ruang Pelayanan Terpadu Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Menara 165 lt 16, Jl. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur - Jakarta 12561

1. Memberikan keyakinan yang

memadai bahwa benih ikan yang dihasilkan dari usaha menerapkan CPIB (Good Hatchery Practices) 2. Membantu pelaku pembudiayaan ikan memenuhi syarat internasional tentang penerapan CPIB (Good

Hatcher y Practices)

3. Memberikan bukti legalitas formal penerapan CPIB (Sertifikat Cara

Pembenihan Ikan yang Baik)

2. Sertifikasi Penerapan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB)

Ruang Pelayanan Terpadu Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Menara 165 lt 16, Jl. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur

1. Memberikan keyakinan yang memadai bahwa ikan yang dihasilkan dari usaha menerapkan

(21)

2. Membantu pelaku pembudiayaan ikan memenuhi syarat internasional tentang penerapan CBIB (Good

Hatcher y Practices)

3. Memberikan bukti legalitas formal penerapan CBIB (Sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik)

3. Penerbitan Surat Izin Penyediaan Obat Ikan

Ruang Pelayanan Terpadu Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Menara 165 lt 16, Jl. TB. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur - Jakarta 12561

1. Memberikan keyakinan yang memadai bahwa Obat Ikan tidak

mengandung bahan yang berbahaya (yang dilarang)

2. Memberikan legalitas hukum bagi usaha penyedian Obat Ikan 4. Penerbitan Surat

Keterangan

Pemasukan Bahan Baku Obat Ikan

Ruang Pelayanan Terpadu Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Menara 165 lt 16, Jl. TB. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur - Jakarta 12561

Membantu pelaku pemasukan bahan obat ikan untuk memenuhi persyaratan kePABEANAN dan BKIPM

5. Surat Nomor

Pendaftaran Obat Ikan (SNPOI)

Ruang Pelayanan Terpadu Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Menara 165 lt 16, Jl. TB. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur - Jakarta 12561

1. Menjamin dan memberikan

perlindungan terhadap sumber daya ikan, lingkungan dan kesehatan manusia 2. Memberikan

legalitas/perlindungan hukum kepada pelaku usaha obat ikan 6. Surat Keterangan

pemasukan / pengeluaran sampel obat ikan/ Bahan Baku Obat Ikan/Obat Ikan

Ruang Pelayanan Terpadu Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Menara 165 lt 16, Jl. TB. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur - Jakarta 12561

1. Untuk pengendalian mutu obat ikan dalam memenuhi

ketersediaan obat ikan, kimia dan bahan biologi

2. Untuk memudahkan pelaku usaha dalam melakukan kegiatan usaha obat ikan 7. Rekomendasi

pengeluaran ikan hidup

Ruang Pelayanan Terpadu Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Menara 165 lt 16, Jl. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur - Jakarta 12561

1. Memberikan jaminan terhadap penyebaran hama dan penyakit dari satu area ke area lainnya atau diluar wilayah Negara Republik Indonesia 2. Memberikan legalitas

untuk pelaku usaha dalam membawa ikan

(22)

8. Izin Pemasukan Ikan

Hidup Ruang Pelayanan Terpadu Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Menara 165 lt 16, Jl. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur - Jakarta 12561

Memberikan jaminan terhadap hama dan penyakit bawaan yang dapat berdampak terhadap keseimbangan biota dan lingkungan hidup

9. Surat izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI) di Bidang Pembudidayaan Ikan

Ruang Pelayanan Terpadu Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Menara 165 lt 16, Jl. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur - Jakarta 12561

Memberikan Kepastian hukum terhadap

pembudidaya ikan yang menggunakan kapal pengangkut ikan hidup diatas GT. 30 atau menggunakan modal asing atau tenaga kerja asing

10. Rekomendasi

pembudidayaan ikan penanaman modal (RPIPM)

Ruang Pelayanan Terpadu Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Menara 165 lt 16, Jl. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur - Jakarta 12561

Memberikan kepastian hukum dan kepastian berusaha terhadap usaha dengan penanaman modal 11. Rekomendasi

Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA)

Ruang Pelayanan Terpadu Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Menara 165 lt 16, Jl. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur - Jakarta 12561

Memberikan kepastian hukum dalam

penggunaan tenaga kerja asing

12. Pendaftaran mutu pakan ikan

Ruang Pelayanan Terpadu Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Menara 165 lt 16, Jl. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur - Jakarta 12561

Memberikan jaminan mutu pakan ikan yang diadakan dan diedarkan

13. Penerbitan Surat Keterangan Teknis Impor Pakan dan Bahan Baku Pakan Ikan

Ruang Pelayanan Terpadu Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Menara 165 lt 16, Jl. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur - Jakarta 12561

Menjamin ketersedian pakan dan atau bahan baku pakan melalui impor yang memenuhi

persyaratan teknis, mutu dan keamanan hasil perikanan

D. DIREKTORAT JENDERAL PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL

PERIKANAN

NO

NAMA PELAYANAN

TEMPAT PEMBERIAN

PELAYANAN

TUJUAN PELAYANAN

1. Penerbitan Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP)

Loket pelayanan bertempat di Gedung Mina Bahari III Lantai 13, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16, Jakarta Pusat

Penerbitan Sertifikat bagi Unit Pengolahan Ikan yang

menerapkan Cara

Pengolahan Yang Baik (Good Manufacturing

Practices/GMP) dan memenuhi persyaratan Prosedur Operasi Sanitasi

(23)

produk yang dihasilkan mempunyai daya saing di pasar dalam dan luar negeri serta mempunyai mutu yang baik sehingga aman dikonsumsi manusia

Membantu pelaku usaha pengolahan memenuhi persyaratan kualitas ekspor dan penjualan retail dalam negeri

2. Penerbitan Ijin Pemasukan Hasil Perikanan (IPHP)

Loket pelayanan bertempat di Gedung Mina Bahari III Lantai 13, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16, Jakarta Pusat

1. Mengendalikan/menjaga mutu dan keamanan hasil perikanan yang masuk kedalam wilayah Negara Republik

Indonesia untuk dikonsumsi oleh manusia agar tidak membahayakan konsumen 2. Menjaga keadilan berusaha 3. Penerbitan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT-SNI) produk hasil perikanan

Loket pelayanan Gedung BBP2HP Jl. Raya Setu No. 70, Cipayung, Jakarta Timur

1. Meningkatkan daya saing dan memberikan perlindungan legalitas hukum kepada

konsumen

2. Membantu pelaku usaha pengolahan memenuhi persyaratan kualitas ekspor dan penjualan retail dalam negeri 3. Memberikan keyakinan

yang memadai tentang kualifikasi proses dan memberi hak memasang tanda Standar Nasional Indonesia (SNI)

E. DIREKTORAT JENDERAL KELAUTAN, PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL

NO. NAMA PELAYANAN

TEMPAT PEMBERIAN

PELAYANAN

TUJUAN PEMBERIAN

PELAYANAN

1.

Penerbitan Izin

Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan untuk Wisata Bahari

1. Kantor Pusat (Direktorat KKJI)

2. Kantor UPT Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) : a. Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang b. Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru

Membantu dalam penerbitan surat Izin Pengusahaan Pariwisata Alam Perairan (IPPAP)

(24)

2. Penerbitan Izin

Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan untuk Penelitian

Kantor UPT Kawasan

Konservasi Perairan Nasional (KKPN) :

a. Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang b. Loka Kawasan Konservasi

Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru

Membantu dalam penerbitan surat tanda masuk untuk kegiatan Penelitian di Kawasan Konservasi Perairan 3. Penerbitan Izin Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan untuk Pendidikan

Kantor UPT Kawasan

Konservasi Perairan Nasional (KKPN) :

a. Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang b. Loka Kawasan Konservasi

Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru

Membantu dalam penerbitan surat tanda masuk untuk kegiatan Pendidikan di Kawasan Konservasi Perairan 4. Penerbitan Izin Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan untuk Penangkapan Ikan

1. Kantor Pusat (Direktorat KKJI)

2. Kantor UPT Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) : a. Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang b. Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru

Membatu untuk Penerbitan surat ijin untuk kegiatan Penangkapan Ikan di Kawasan Konservasi Perairan 5. Penerbitan Izin Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan untuk Pembudidayaan Ikan

1. Kantor Pusat (Direktorat KKJI)

2. Kantor UPT Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) : a. Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang b. Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru

Membatu untuk Penerbitan surat Izin untuk kegiatan Pembudidayaan ikan di Kawasan Konservasi Perairan

6. Website Data dan Informasi Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan

Kantor Pusat (Direktorat KKJI) 1. Menyediakan data dan informasi konservasi kawasan dan jenis ikan yang bermanfaat dalam proses pengambilan keputusan

2. Media akses data resmi yang dikelurkan

pemerintah mengenai konservasi kawasan dan jenis ikan

3. Membatu para masyarakat umum maupun stakehoder

(25)

pemerhati konservasi untuk mengetahui perkembangan dan pengelolaan konservasi kawasan dan jenis ikan di indonesia

7. Penerbitan

Rekomendasi Izin Lokasi Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Ketentuan: Rekomendasi izin lokasi reklamasi di terbitkan pada lokasi reklamasi di luar wewenang Menteri KP dengan luasan di atas 25 Ha.

Direktorat Pesisir dan Lautan Ditjen KP3K

Gedung Mina Bahari II, Lt.7 Jl. Medan Merdeka Timur No.16

Jakarta Pusat 10110

Memberikan Rekomendasi Izin Lokasi Reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

8. Penerbitan

Rekomendasi Izin Pelaksaaan Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Ketentuan : Rekomendasi izin pelaksanaan reklamasi di terbitkan pada lokasi reklamasi di luar wewenang Menteri KP dengan luasan di atas 500 Ha.

Direktorat Pesisir dan Lautan Ditjen KP3K

Gedung Mina Bahari II, Lt.7 Jl. Medan Merdeka Timur No.16

Jakarta Pusat 10110

Memberikan Rekomendasi Izin Pelaksanaan Reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

9. Penerbitan Izin Lokasi Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil melalui pertimbangan kepala daerah.

Ketentuan :

Izin lokasi reklamasi yang diterbitkan di wilayah wewenang Menteri KP a.l : Di wilayah KSN, KSNT, lintas provinsi dan obyek vital nasional

Direktorat Pesisir dan Lautan Ditjen KP3K

Gedung Mina Bahari II, Lt.7 Jl. Medan Merdeka Timur No.16

Jakarta Pusat 10110

Memberikan Surat Izin Lokasi Reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

10. Penerbitan Izin Lokasi Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil tanpa pertimbangan kepala daerah.

Direktorat Pesisir dan Lautan Ditjen KP3K

Gedung Mina Bahari II, Lt.7 Jl. Medan Merdeka Timur No.16

Jakarta Pusat 10110

Memberikan Surat Izin Lokasi Reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

(26)

Ketentuan :

Izin lokasi reklamasi yang diterbitkan di wilayah wewenang Menteri KP Khususnya untuk wilayah pelabuhan perikanan yang dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. 11. Penerbitan Izin Pelaksanaan Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil dengan pertimbangan kepala daerah. Ketentuan : Izin pelaksanaan reklamasi yang diterbitkan di wilayah wewenang Menteri KP a.l : Di wilayah KSN, KSNT, lintas provinsi dan obyek vital nasional

Direktorat Pesisir dan Lautan Ditjen KP3K

Gedung Mina Bahari II, Lt.7 Jl. Medan Merdeka Timur No.16

Jakarta Pusat 10110

Memberikan Surat Izin Pelaksanaan Reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

12. Penerbitan Izin

Pelaksanaan Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil tanpa pertimbangan kepala daerah Ketentuan : Izin pelaksanaan reklamasi yang diterbitkan di wilayah wewenang Menteri KP Khususnya untuk wilayah pelabuhan perikanan yang dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

F. DIREKTORAT JENDERAL PENGAWASAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN

PERIKANAN

NO

NAMA PELAYANAN

TEMPAT PEMBERIAN

PELAYANAN

TUJUAN PEMBERIAN

PELAYANAN

1. Penyediaan produk dan jasa transmitter SPKP

Kementerian Kelautan dan Perikanan merekomendasikan penyedia transmitter :

(27)

1. PT. CLS Argos Indonesia K-Link Tower Lt. 25 Suite A,

Jl. Jenderal gatot Subroto Kav. 59 A Kuningan Timur, Jakarta Selatan 12950 Tlp. 021 – 29026955

2. Pemasangan transmitter di atas kapal perikanan; 3. Mengaktivasi dan mengintegrasi transmitter dengan Sistem Pemantauan Kapal Perikanan KKP; 4. Perbaikan transmitter. 2. PT. SOG Indonesia

Menara Kadin 36th Floor, Suite A,

Jl. HR. Rasuna Said Kav 2-3, Jakarta Selatan 12950 Tlp. 021 - 57904045/ 7904047

3. PT. Pasifik Satelit Nusantara

Gedung Taman A9 Unit C3 dan C4,

Jl. Mega kuningan Raya Lot. 8/9 No. 9, Jakarta 12950 Tlp. 021 - 5762292/ 5762290 4. PT. Amalgam Indocorpora Jl. Gajah Mada 197 – 198, Jakarta 11120 Tlp. 021 – 6332709 Fax. 021 – 6334451 2. Registrasi transmitter Sistem Pemantauan Kapal Perikanan Indonesia (VMS)

1. Unit Pelayanan Sistem Pemantauan Kapal Perikanan, Direktorat Pemantauan SDKP dan PIP Gedung Mina Bahari II Lt. 15, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16, Jakarta Pusat 10110 Telp: (021) 3523073, Fax: (021) 3523073 Email: [email protected] 1. Memasukkan semua informasi pemantauan kapal perikanan ke dalam Sistem Pemantauan Kapal Perikanan (SPKP); 2. Memberikan Surat Keterangan Aktivasi Transmitter (SKAT – SPKP)kepada pemilik kapal perikanan;

3. Membantu pemilik kapal perikanan untuk

memenuhi syarat penerbitan Surat Laik Operasi (SLO)

(28)

2. Pangkalan PSDKP Bitung Jl. Kompleks PPS Aertembaga-Bitung Telp: 0438-36797, 31305, Fax: 0438-36797 E-mail: [email protected] 3. Stasiun PSDKP Belawan Jl.Gabion Belawan, Medan Telp: 061-6943047, Fax: 061-6943134

E-mail:

[email protected]

4. Satker PSDKP Pekalongan Jl. Sekuning No.2, Krapyak Lor,Pekalongan 51149 Tlp: (0285) 7938789, Fax: (0285) 7938789 E-mail: [email protected] 5. Satker PSDKP Benoa Jl. Pelabuhan Umum Benoa,Denpasar 80223 Tlp: (0361) 721047/728440, Fax: (0361) 721047 E-mail: [email protected] 6. Satker PSDKP Ambon Jl. Sultan Hasanuddin PandanKasturi Komplek PPN Ambon Tlp: (0911) 351783, Fax: (0911) 351783 E-mail: satkerpengawasambon@yah oo. com 3. Pemantauan pergerakan kapal perikanan (informasi Plotting danTracking)

Unit Pelayanan Sistem

Pemantauan Kapal Perikanan, Direktorat Pemantauan SDKP dan PIP,

1. Memberikan informasi posisi geografis dan pergerakan kapal perikanan kepada pengguna;

(29)

Gedung Mina Bahari II Lt. 15, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat 10110 Telp: (021) 3523073, Fax: (021) 3523073 Email: [email protected] 2. Memberikan informasi bagi pengguna layanan apabila kapalnya

beroperasi di wilayah yang tidak sesuai dengan Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI);

3. Mempermudah upaya penyelamatan (safe and

rescue) kapal perikanan

yang menghadapi masalah di laut

4. Pemberian Akses pemantauan kapal perikanan (username / password )

Unit Pelayanan Sistem

Pemantauan Kapal Perikanan, Direktorat Pemantauan SDKP dan PIP

Gedung Mina Bahari II Lt. 15 Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat 10110 Telp: (021) 3523073 Fax: (021) 3523073 Email:

[email protected]

1. Pengguna layanan dapat memperoleh login code (user name dan password) untuk memasuki sistem dan melakukan

pemantauan sendiri untuk mengetahui posisi geografis kapal perikanan yang dimiliki

2. Memberikan fasilitas

username dan password

baru (reset) apabila diperlukan oleh pengguna 5. Pemeriksaan kelaikan

operasi kapal perikanan dalam rangka penerbitan Surat Laik Operasi (SLO)

1. Pangkalan PSDKP Jakarta Jl. Muara Baru Ujung, Penjaringan, Jakarta Utara 14440 Telp: 021-6614712, Fax: 021-6614712 E-mail: pangkalan_psdkpjkt@yahoo. co.id Memberikan kepastian bahwa kapal perikanan memiliki kelaikan administrasi dan teknis untuk melakukan operasi perikanan. 2. Pangkalan PSDKP Bitung Jl. Kompleks PPS Aertembaga-Bitung Telp: 0438-36797, 31305, Fax: 0438-36797 E-mail: [email protected] 3. Stasiun PSDKP Belawan

Jl.Gabion Belawan, Medan Telp. 061-6943047,

Fax.061-6943134 E-mail: psdkp

(30)

4. Stasiun PSDKP Tual Jl. Dumar Komleks PPN Tual, Maluku Tenggara Telp: 0916-21696,Fax: 0916-21696

E-mail:

[email protected] 5. Satker PSDKP Muara Angke,

Jalan Dermaga Muara Angke, Jakarta Utara 14440 Telp./Fax: 021-66696798 E-mail: pengawasan_sdkpmuaraang [email protected] 6. Satker PSDKP Lempasing Jl. R.E. Martadinata, KM 6, Bandar Lampung Tlp: (0721) – 4002009, Fax: (0721) – 4002009 E-mail: [email protected] 7. Satker PSDKP Palabuhan Ratu Jl. Siliwangi PO.BOX 22 Tlp: (0266) – 4342183, Fax: (0266) – 434218 E-mail: [email protected] d 8. Satker PSDKP Karangantu Jl. Pelelangan Ikan,

Karangantu, Serang, Banten Tlp: (0254) 222203, Fax: (0254) 222203 E-mail: [email protected] m 9. Satker PSDKP Kejawanan Jl. Pelabuhan Perikanan No.1, Cirebon Tlp: (0231) 231175, Fax: (0231) 231175 E-mail: satkerp2sdkp_kejawanan@ yahoo.com

(31)

10. Satker PSDKP Pekalongan Jl. Sekuning No.2, Krapyak Lor, Pekalongan 51149 Tlp: (0285) 7938789 Fax: (0285) 7938789 E-mail: [email protected] 11. Satker PSDKP Tegalsari

Jl. Blanak No. 10A Tegalsari-Tegal, 52122 Tlp: (0283) 324496 Fax: (0283) 324496 E-mail:myhoney_050306@y ahoo.com 12. Satker PSDKP Cilacap Jl. Lingkar Selatan No.02 Kel. Tegalkamulyan Kab. Cilacap 53200 Jawa Tengah Tlp: (0282) 532685 Fax: (0282) 532685 E-mail: [email protected] o.id 13. Satker PSDKP Juwana Jl. Hang Tuah 79 Juwana-Pati Tlp: (0295) 5504994 Fax: 029955504994 E-mail: [email protected] d 14. Satker PSDKP Batang Jl. Yos Sudarso Utara No. 74, Batang Tlp: (0285) 4495176 Fax: (0285) 4495176 E-mail: satker_psdkpbatang103@ yahoo.co.id 15. Satker PSDKP Banyuwangi (diMuncar) Jl. Raya Situbondo, Ds. Ketapang Kec. Kalipuro-Kab. Banyuwangi

(32)

Tlp: (0333) 510252, Fax: (0333) 510252 E-mail: satker_psdkpbwg@yahoo. co.id 16. Satker PSDKP Surabaya Jl. Ikan Dorang 15b, Perak Barat-Surabaya Tlp:031-3533096Fax: E-mail: [email protected] 17. Satker PSDKP Prigi Jl. Pantai Prigi, Trenggalek 66382 Tlp: (0355) 551241, Fax: (0355)551241 E-mail: satkerpsdkp_prigi@yahoo. co.id 18. Satker PSDKP Brondong Jl. Raya No. 17 Brondong, Lamongan, Jatim Tlp: (0322) 661274, Fax: (0322) 661274 E-mail: [email protected] 19. Satker PSDKP Probolinggo

Jl. Jend. Ahmad Yani No. 103, Probolinggo Tlp: (0335) 5421103, Fax: (0335) 5421103 E-mail: [email protected] m 20. Satker PSDKP Benoa Jl. Pelabuhan Umum Benoa, Denpasar 80223 Tlp: (0361) 721047/728440, Fax: (0361) 721047 E-mail: [email protected]

(33)

21. Satker PSDKP Bawean Jl. Pedoman Sangkapura Bawean Tlp: (0325) 422246, Fax: (0325) 422246 E-mail:

[email protected]

o.id

22. Satker PSDKP Pengambengan Jl. Pelabuhan No.1 Pengambengan, Kec. Negara, Kab. Jembrana, Bali Tlp: (0356) 41542, Fax: (0356) 41542 E-mail : satkerpsdkp.pengambeng [email protected] 23. Satker PSDKP Kupang Jl. Komplek PPI Oeba Jl. Alor No.03, Kel. Fatubesi 85226 Kupang Tlp: (0380) 826697, Fax: (0380) 826697 E-mail: [email protected] om 24. Satker PSDKP Larantuka Jl. Herman Fernandes, Kel. Amagarapti, Kec. Larantuka,

Kab Flores Timur, NTT Tlp: (0383) 2325037, Fax: (0383) 2325037 E-mail: [email protected] o.id 25. Satker PSDKP Labuan Lombok Jl. Raya Sambelia, KM.3 Labuhan Lombok, Lombok Timur, NTB Tlp: (0376) 23355, Fax: (0376) 23355 E-mail: satker_psdkp_labuhanlo [email protected]

(34)

26. Satker PSDKP Dagho/Tahuna

Jl. Tidore No.66 Tahuna, Kab. Kepulauan Sangihe Tlp: (0432) 21495, 081340015234, Fax: (0432) 21495 E-mail:

[email protected]

27. Satker PSDKP Melonguane

Jl. Bukit Batu Kompleks Perkantoran Pemda Talaud-Melonguane Sulawesi Utara, 95885 Tlp: 08124307328, Fax: - E-mail:

[email protected]

28. Satker PSDKP Makassar Jl. Baji Minasa No.12 Makassar Tlp:04113611824 Fax: E-mail:

[email protected]

29. Satker PSDKP Gorontalo Jl. Mh. Thamrin No 170 kota Gorontalo Telp: (0435) 823123, Fax : (0435) 831611 E-mail: satkerpsdkp.gorontalo@g mail.com 30. Satker PSDKP Kwandang Jl. Kompleks Pelabuhan Perikanan Pantai

Kwandang Desa Mohio kec. Kwadang Kab: Gorontalo Utara Telp: (0442) 310011, Fax : (0442) 310011 E-mail: satker.psdkp.kwandang@ gmail.com

(35)

31. Satker PSDKP Kendari Jl. Samudera No.1 Puday Kendari 93233-Sultra Tlp: (0401) 395958, 390970, Fax: (0401) 390970 E-mail: [email protected] 32. Satker PSDKP Ternate

Jl. Pasar Inpres Bastiong Tlp: (0921) 3128123, Fax: (0921) 3124403 E-mail: [email protected] 33. Satker PSDKP Bacan Telp: Kompleks Pelabuhan Perikanan Pantai Panamboang Bacan- Halmahera Selatan Telp: 085396615692 Fax: E-mail: [email protected] m 34. Satker PSDKP Tarakan Jl. Gajah Mada RT.15 No.09 Tarakan Tlp: (0551)-32807, Fax: (0551)-32807 E-mail: [email protected] 35. Satker PSDKP Banjarmasin Jl. Barito Hulu, Rt.77 No.41 Banjarmasin Tlp: (0511) 44115 72, Fax: (0511) 44115 72 E-mail: [email protected] 36. Satker PSDKP Lampulo-Sabang Jl. Sisingamangaraja Ujung Lorong Delima 2 No.1, Lampulo, Banda Aceh

Tlp: (0651) 635090, Fax: (0651) 635090

(36)

E-mail: [email protected] d 37. Satker PSDKP Tanjung Balai Asahan Jl. Berombang No.1, Asahan Mati, Bagan Asahan-Tanjung Balai Asahan Tlp: (0623) 7002005, Fax: (0623) 7002005 E-mail: - 38. Satker PSDKP Sibolga Jl. Jend. Gatot Subroto, Pondok Batu Sarundik, Sibolga, 22652 Tlp: (0631) 22129, Fax: (0631) 22129 E-mail: - 39. Satker PSDKP Bungus Jl. Raya Padang Painan Km.16, Padang, 25245 Tlp: (0751) 751121, Fax: (0751) 751451 E-mail: - 40. Satker PSDKP Kuala Tungkal

Jl. Letnan Kol. Pol. Toegino Tlp: (0724) 21023, Fax: (0724) 21023 E-mail: - 41. Satker PSDKP Tanjung Pandan

Jl. RE. Martadinata, Kec. Tanjungpadan, Kab. Belitung 33415 Tlp: (0719) 23842, Fax: (0719) 23842 E-mail: satkertanjungpadan@yah oo.co.id

42. Satker PSDKP Pulau BAAI Bengkulu

Jl. Ir. Rustandi Sugiarto, P. Baii Bengkulu

(37)

Tlp: (0736) 51354, 53789, Fax: (0736) 51354, 53789 E-mail: - 43. Satker PSDKP Pemangkat Jl. Penjajab Ujung Pemangkat Tlp: (0562) 244458, Fax: (0562) 244458 E-mail: satkerpsdkp_pemangkat@ yahoo.co.id 44. Satker PSDKP Teluk Batang Jl. Komplek Pelabuhan Perikanan, Teluk Batang Tlp: 081522640814 E-mail:

satkerpsdkptelukbatang@ ymail.com

45. Satker PSDKP Ketapang Jl. Hayam Wuruk Komp. Pangkalan Pendaratan Ikan Kab. Ketapang Telp: 081522811647, Fax: E-mail: Pos_psdkp.ketapang@yah oo.com 46. Satker PSDKP Tanjung Balai Karimun

Jl. Komplek Naga Mas Blok I No.3A Tlp: (07777) 368569, Fax: (07777) 3168569 E-mail: www.satkerkarimun.blogs pot.com 47. Satker PSDKP Moro Jl. Jend. Sudirman No.1, Kep. Riau

Tlp: (0779) 51130 Fax: (0779) 51130 E-mail:

(38)

48. Satker PSDKP Batam Jl. Jembatan II Belerang, Pulau Setokok Tlp: (0778) 479212, Fax: (0778) 479212 E-mail: [email protected] 49. Satker PSDKP Tarempa Jl. PPP Tarempa Antang, Kab. Kep. Anambas Prov. Kepulauan Riau Tlp: (0772) 31289, Fax: (0772) 31289 E-mail: [email protected] d 50. Satker PSDKP Natuna/Ranai Jl. Pasir Merah Desa Tanjung Kubik Utara, Kec. Tanjung Tiga, Kab. Natuna Kep. Riau Tlp: 08127027857 Fax: (0773) 3126 E-mail: [email protected] 51. Satker PSDKP Pulau Kijang – Bintan Jl. Barek Motor Pasar Ikan, Kijang Kota, Kec. Bintan Timur, Kab. Bintan Kep. Riau 29151 Tlp: (0771) 462413, Fax: (0771) 462413 E-mail: satker_psdkp_kijangbinta [email protected] 52. Satker PSDKP Sungai Liat (Pangkal Balam) Jl. Yos Sudarso No. 50 Sungailiat-Bangka Tlp: (0717) 93232, Fax: (0717) 93232 E-mail: satker_sungailiat@yahoo. co.id

(39)

53. Satker PSDKP Tanjung Pinang

Jl. Tugu Pahlawan No.31 Tanjung Pinang Kepulauan Riau Tlp: (0771) 313542, Fax: (0771) 313542 E-mail: satkerpsdkptanjungpinan [email protected] 54. Satker PSDKP Ambon Jl. Sultan Hasanuddin Pandan Kasturi Komplek PPN Ambon Tlp: (0911) 351783 Fax: (0911) 351783 E-mail: satkerpengawas_ambon@ yahoo.com 55. Satker PSDKP Merauke Jl. Ternate, Kab.

Merauke, Prov. Papua Tlp: 081335747950 ( Joko Prasetyo) Fax: - E-mail: - 56. Satker PSDKP Kimaan di Wanam

Desa Wogikel Wanamcap Kab Merauke Papua Telp: - ,Fax: - E-mail: -

57. Satker PSDKP Sorong Jl. Cakalang (Kuda Laut) Sorong, Papua Barat Tlp: (0951) 331192, Fax: (0951) 331192 E-mail:

[email protected] 58. Satker PSDKP Wimro

Jl. Dermaga Babo, No.8 Distrik Babo Kab. Teluk Bintuni prov. Papua Barat

Tlp: - , Fax: - E-mail:

[email protected] d

(40)

59. Satker PSDKP Biak Jl. Wolter Monginsidi, Kab. Biak Numfor Tlp: (0981) 21467, Fax: (0981) 21467 E-mail: satker_psdkpbiak@yahoo. com 60. Satker PSDKP Jayapura Jl. Sulawesi No.6-8 Blok 7, Jayapura Tlp: (0967) 542154, 542156, Fax: - E-mail: satkerpsdkpjayapura@hot mail.com 61. Satker PSDKP Avona Jl. Desa Siawatan, kec. Teluk Etna,

Kab. Kaimana, Prov. Papua Barat Tlp: (0411) 402627, Fax: (0411) 402731 E-mail: satkerpsdkpavona@yahoo .co.id 62. Satker PSDKP Kaimana Jl. Utarom, PPI Coa, Komplek Dinas KP Kab. Kaimana, Provinsi Papua Barat Tlp: - , Fax: - E-mail:

satkerpsdkpkaimana@yaho

o.com

63. Satker PSDKP FakFak Jl. Ekspo Wagom Tlp: (0956) 22423, Fax: (0956) 24684 E-mail: [email protected] 64. Pos PSDKP Pulau Pramuka Kepulauan Seribu Tlp: - ,Fax: - E-mail: -

Referensi

Dokumen terkait

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan

Bahwa berdasarkan Pasal 45 Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007, Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/13/M.PAN/5/2008 jo Peraturan Badan

Tabel 4.36 Alternate Flow UC Admin Melihat Daftar Member atau Pelapak

* Kodim Sanggau melaksanakan patroli d Kec.Tayan Hilir dan Kec.Parindu dan sekaligus pemadaman darat. Kegiatan pencegahan Karhutla wil.. 1) Tim terpadu melaksanakan giat

12 Hal ini sejalan dengan hasil penelitian dimana pengetahuan ibu yang baik tidak serta merta membuat mereka bisa mengambil keputusan dalam memilih tempat

Membandingkan metode seleksi saham syariah di Indonesia dan di Malaysia adalah hal yang menarik untuk diteliti karena dua negara ini merupakan negara berkembang

Kerambitan village has many beautiful dances, but the local people still choose Pendet Memendak dance to be performed at the Dewa Yadnya ceremony at Saren Gong temple,

Variabel Penelitian dan Pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini antara lain ; (1) Kepemilikan Manajerial (KM) sebagai variabel eksogen diukur dengan proporsi