TANGGAP FUNGSIONAL PARASITOID TELUR
Trichogramma pretiosum Riley terhadap TELUR INANG Corcyra
cephalonica Stainton pada PERTANAMAN KEDELAI
Oleh :
Mia Nuratni Yanti Rachman A44101051
PROGRAM STUDI HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN
FAKULTAS PERTANIAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2006
ABSTRAK
MIA NURATNI YANTI RACHMAN. Tanggap Fungsional Parasitoid Telur Trichogramma pretiosum Riley terhadap Telur Inang Corcyra cephalonica
Stainton pada Pertanaman Kedelai. Dibimbing oleh PUDJIANTO.
Penelitian bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat parasitisasi
T. pretiosum pada kepadatan inang C. cephalonica berbeda dan mengetahui
pengaruh pemanfaatan parasitoid terhadap serangga lain pada pertanaman kedelai. Penelitian dilaksanakan Desember 2004-Juli 2005 di Laboratorium Bioekologi Parasitoid dan Predator serta kebun percobaan Cikabayan. Penelitian menggunakan RAK dengan tiga ulangan. Data diolah menggunakan SAS, dilanjutkan uji Duncan taraf 5%.
Lahan pertanaman kedelai yang luasnya 600 m² dibagi tiga petak. Tanaman kedelai 18 buah dipilih dengan jarak 1 m dari titik pelepasan. Pias kepadatan telur berbeda (20, 40, 80, 160, 320, dan 640 butir) ditempelkan pada permukaan bawah daun.
Pelepasan parasitoid dilaksanakan pukul 07:00 WIB. Pelepasan dilakukan saat tanaman berumur 3 MST. Jumlah pelepasan parasitoid sebanyak lima kali dan jumlah total parasitoid sebanyak 6000 per pelepasan. Pias dipaparkan selama ± 8 jam dan diambil pukul ± 15:00 WIB.
Pemasangan pias tetap dilakukan untuk melihat kemapanan T. pretiosum dengan cara sama seperti pelepasan dan dilakukan sebanyak 4 kali. Pengambilan contoh telur-telur serangga hama pada pertanaman dilakukan secara diagonal.
Tipe tanggap fungsional T. pretiosum pada pertanaman kedelai dapat berubah karena kondisi lingkungan. Grafik hubungan kepadatan telur dengan tingkat parasitisasi menunjukkan korelasi positif. Kemapanan parasitoid bertahan 2 minggu.
Parasitoid larva yang diidentifikasi ialah famili Ichneumonidae, Braconidae, dan Elasmidae. Parasitoid telur yang keluar adalah T. pretiosum dan
Ooencyrtus sp. T. pretiosum berpengaruh terhadap serangga ordo Lepidoptera
TANGGAP FUNGSIONAL PARASITOID TELUR
Trichogramma pretiosum Riley terhadap TELUR INANG Corcyra
cephalonica Stainton pada PERTANAMAN KEDELAI
Skripsi
Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh Gelar Sarjana Pertanian Pada Fakultas Pertanian,
Institut Pertanian Bogor
Oleh :
Mia Nuratni Yanti Rachman A44101051
PROGRAM STUDI HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN
FAKULTAS PERTANIAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2006
Judul : TANGGAP FUNGSIONAL PARASITOID TELUR
Trichogramma pretiosum Riley terhadap TELUR INANG Corcyra cephalonica Stainton pada PERTANAMAN
KEDELAI
Nama : Mia Nuratni Yanti Rachman NRP : A44101051
Menyetujui,
Pembimbing
Dr. Ir. Pudjianto, MSi
NIP. 131 475 578
Mengetahui, Dekan Fakultas Pertanian
Prof. Dr. Ir. Supiandi Sabiham, MAgr.
NIP. 130 422 698
RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan di Bekasi pada tanggal 23 September 1982 sebagai anak pertama dari empat bersaudara, anak dari pasangan H. Taufik Rachman dan Hj. Fatmah AF.
Pada tahun 1998, penulis melanjutkan sekolah menengah umum di SMUN 1 Bekasi dan menyelesaikan sekolah pada tahun 2001. Penulis diterima di Institut Pertanian Bogor, Fakulatas Pertanian, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (sekarang menjadi Departemen Proteksi Tanaman) pada tahun 2001 melalui Jalur UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Penulis pernah menjadi asisten praktikum virologi pada semester 2003/2004 dan asisten praktikum pengendalian haya ti dan pengelolaan habitat pada semester 2004/2005.
PRAKATA
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang memberikan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Tanggap Fungsional Parasitoid Telur Trichogramma
pretiosum Riley terhadap Telur Inang Corcyra cephalonica Stainton pada
Pertanaman Kedelai”.
Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Dr. Ir. Pudjianto, MSi. sebagai pembimbing, yang senantiasa sabar dalam membimbing dan mengarahkan selama penelitian dan penulisan skripsi ini. 2. Dr. Ir. Widodo, MS., selaku penguji tamu yang telah memberikan saran dan
kritik dalam penyusunan laporan ini.
3. Keluarga (Mama, Papa, my sister Ika, my brothers Fadli dan Fauzi) di Bekasi yang telah memberikan kasih sayang, perhatian, nasehat dan doa.
4. Seluruh anggota ( mbak Nita (alm), mbak Ada, mbak Diana, mbak Atik, dan lain- lain) Laboratorium Bioekologi Parasitoid dan Predator Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian yang telah membantu dalam penelitian dan penulisan skripsi ini.
5. Seluruh staf pengajar Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian yang telah memberikan ilmu selama penulis kuliah.
6. My best friends Mu’min, Okti, Rosita, Lia, Asti, dan Desmi yang telah memberikan arti persahabatan yang sebenarnya.
7. Kakak kelas dan rekan-rekan HPT 38 dari Departemen Proteksi Tanaman. 8. Kristal crew yang telah membantu dalam penulisan skripsi ini.
9. Semua pihak terkait yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini, masih ada kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran sangat diharapkan oleh penulis untuk perbaikan kegiatan selanjutnya. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat. Amin.
Bogor, Februari 2006
DAFTAR ISI
Halaman DAFTAR TABEL ... i DAFTAR GAMBAR ... ii PENDAHULUAN ... 1 Latar belakang ... 1 Tujuan ... 3 TINJAUAN PUSTAKA... 4
Parasitoid Telur Famili Trichogrammatidae ... 4
Bioekologi Trichogramma pretiosum Riley... 5
Tanggap Fungsional Inang-Parasitoid ... 6
Ngengat Beras Corcyra cephalonica Stainton ... 7
Parasitisasi Trichogramma pada Serangga Lain ... 8
BAHAN DAN METODE ... 10
Waktu dan Tempat ... 10
Bahan dan Alat ... 10
Metode Penelitian ... 11
Pemeliharaan Serangga Inang C. cephalonica ... 11
Perbanyakan Parasitoid Telur T. pretiosum... 12
Persiapan Lahan Kedelai... ... 12
Studi Tanggap Fungsional T. pretiosum... 13
Kemapanan T. pretiosum dan Pengaruhnya pada Serangga Lain ... 14
Rancangan Percobaan... 15
HASIL DAN PEMBAHASAN... 16
Tanggap Fungsional T. pretiosum ... 16
Kemapanan Hidup T. pretiosum ... 21
Parasitisasi T. pretiosum pada Serangga Lain ... 23
KESIMPULAN DAN SARAN ... 27
Kesimpulan ... 27
Saran ... 27
DAFTAR PUSTAKA ... 28
LAMPIRAN ... 32
DAFTAR TABEL
Nomor Halaman
Teks
1. Jumlah telur terparasit pada beberapa pelepasan ... 22 2. Jumlah telur terparasit pada kemapanan hidup T. pretiosum ... 23
Lampiran
1. Hasil analisis data telur terparasit pada pelepasan parasitoid
saat tanaman berumur 3 MST ... 36 2. Hasil analisis data telur terparasit pada pelepasan parasitoid
saat tanaman berumur 4 MST ... 37 3. Hasil analisis data telur terparasit pada pelepasan parasitoid
saat tanaman berumur 5 MST ... 38 4. Hasil analisis data telur terparasit pada pelepasan parasitoid
saat tanaman berumur 6 MST ... 39 5. Hasil analisis data telur terparasit pada pelepasan parasitoid
DAFTAR GAMBAR
Nomor Halaman
Teks
1. Hubungan antara kepadatan telur inang C. cephalonica
dengan jumlah telur inang terparasit pada saat tanaman berumur 3 MST ... 18
2. Hubungan antara kepadatan telur inang C. cephalonica dengan jumlah telur inang terparasit pada saat tanaman berumur 4 MST ... 19
3. Hubungan antara kepadatan telur inang C. cephalonica dengan jumlah telur inang terparasit pada saat tanaman berumur 5 MST ... 19
4. Hubungan antara kepadatan telur inang C. cephalonica dengan jumlah telur inang terparasit pada saat tanaman berumur 6 MST ... 19
5. Hubungan antara kepadatan telur inang C. cephalonica dengan jumlah telur inang terparasit pada saat tanaman berumur 7 MST ... 20
6. Grafik jumlah hama yang didapatkan selama sampling ... 25
7. Jumlah parasitoid yang terkumpul dari sampling ... 26
Lampiran 1. Petak percobaan dengan 18 tanaman berjarak 1 m dari titik pelepasan ... 33
2. Penempelan pias pada permukaan bawah daun ... 33
3. Tabung reaksi berisi parasitoid dengan posisi tegak lurus saat pelepasan parasitoid ... 33
4. Kondisi lahan saat generatif akhir ... 34
5. Imago betina T. pretiosum ... 34
6. Parasitoid larva C. chalcites famili Ichneumonidae ... 34
7. Parasitoid larva C. chalcites famili Braconidae ... 35
8. Parasitoid telur Ooencyrtus sp. famili Encyrtidae ... 35
9. Parasitoid larva C. chalcites famili Elasmidae spesies A ... 35
PENDAHULUAN
Latar belakang
Trichogrammatidae merupakan famili yang terkenal sebagai agens pengendali hayati berbagai serangga hama. Genera yang terkenal sebagai parasitoid telur adalah Trichogramma dan Trichogrammatoidea. Pemanfaatan parasitoid telur ini telah lama dilakukan dalam bidang pertanian dan kehutanan. Pemanfaatan Trichogramma dalam skala besar difokuskan pada tanaman pangan dan tanaman industri (Li 1994). Trichogramma digunakan untuk mengendalikan serangga-serangga hama penting yang merugikan secara ekonomi, seperti Ostrinia sp. (Lepidoptera: Pyralidae), Chilo sp. (Lepidoptera: Pyralidae), dan Helicoverpa sp. (Lepidoptera: Noctuidae).
Faktor utama yang mene ntukan keefektifan pemanfaatan Trichogramma adalah pemilihan spesies yang sesuai, kualitas parasitoid yang dibiakkan, jumlah parasitoid yang dilepaskan, metode pelepasan, teknik pelepasan, iklim, waktu, dan integrasi dengan metode pengendalian lain. Pemilihan spesies parasitoid yang sesuai penting untuk mengendalikan serangga hama sasaran. Sebagai contoh, pada lahan pertanaman padi di Cina, T. japonicum merupakan spesies yang dominan dan menunjukkan kemampuan parasitisasi yang tinggi pada telur-telur Lepidoptera dibandingkan T. chilonis dan T. dendrolimi (Li 1994). Kualitas parasitoid berhubungan dengan lamanya parasitoid dibiakkan di laboratorium. Semakin lama parasitoid dibiakkan di laboratorium maka semakin menurun kualitas parasitoid tersebut. Jumlah parasitoid yang dilepaskan berkaitan dengan populasi serangga hama sasaran. Metode pelepasan yang umum digunakan ada dua macam yaitu inundasi dan inokulasi. Teknik pelepasan terdiri dari cara manual dan mekanik. Iklim dan waktu berkaitan dengan perilaku parasitoid dalam pencarian inang. Integrasi dengan metode pengendalian lain dapat mendukung keefektifan Trichogramma misalnya penanaman tanaman berbunga sebagai tanaman pinggir yang dapat menyediakan makanan bagi parasitoid.
Berbagai kajian pelepasan Trichogramma telah banyak dilakukan di dunia untuk melihat keefektifan Trichogramma di lapangan. Liau (1991) melaporkan bahwa tingkat parasitisasi Trichogrammatoidea bactrae fumata untuk