USULAN PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA
UJI POTENSI PESTISIDA ALAMI CAMPURAN DAUN MINDI DAN KULIT BUAH JENGKOL UNTUK PERTANIAN BERKELANJUTAN
BIDANG KEGIATAN : PKM - ARTIKEL ILMIAH
Diusulkan oleh :
Ridwan Nur Arifin ( A420100034 ) Budi Laksono ( A420110154 ) Rosyid Aris Munandar ( A420120040)
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
PENGESAHAN PKM-ARTIKEL ILMIAH
1. Bidang Kegiatan : PKM - AI
2. Judul Kegiatan : Uji Potensi Pestisida Alami Campuran Daun Mindi dan Kulit Buah Jengkol Untuk Pertanian Berkelanjutan 3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Nela Annofi Kusuma
b. NIM : A420120034
c. Jurusan : Pendidikan Biologi
d. Alamat Rumah : Gajahrejo, Bendosari Rt. 21/07, Sawit, Boyolali, Jawa Tengah
e. No. HP :
f. Alamat Email :
4. Anggota Pelaksana Kegiatan : 4 orang 5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Dr.Siti Chalimah, M.Pd
b. NIDN : 0716125901
c. Alamat Rumah dan No.HP : Demakan, Kalimalang, Sukoharjo RT02/ RW07
6. Biaya Kegiatan Total :Rp.
a. Dikti :
b. Sumber Lain :
7. Jangka Waktu Pelaksanaaan : 3 bulan
Surakarta, ...Maret 2014 Menyetujui,
Ketua Jurusan Ketua
Dra.Haryatmi, M.Si Nela Annofi Kusuma NIP. 196212161988082001 NIM. A420120034
UJI POTENSI PESTISIDA ALAMI CAMPURAN DAUN MINDI DAN KULIT BUAH JENGKOL UNTUK PERTANIAN BERKELANJUTAN
Ridwan Nur Arifin1, Dr. S. Chalimah, M. Pd2.
1Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UMS, [email protected] 2Staf Pengajar UMS Surakarta [email protected]
ABSTRAK
Pengendalian produk hasil pertanian berupa biji-bijian di Indonesia sebagian besar menggunakan cara mekanik atau pestisida kimia. Hama yang menyerang produk biji-bijian salah satunya ulat biji Tenebrio molitor. Penggunaan pestisida sintesis berdampak besar pada lingkungan, misalnya membunuh hama nontarget dan memutus rantai makanan. Salah satu solusi untuk mengendalikan hama biji-bijian adalah menggunakan pestisida alami dari tumbuhan mindi dan jengkol. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui efektifitas ekstrak daun mindi dan kulit buah jengkol terhadap mortalitas dan LD50 ulat biji, 2) mengetahui konsentrasi yang optimal dan efisien, 3) nilai mortalitas dari masing-masing konsentrasi pestisida alami. Penelitian dilakukan dalam 3 perlakuan (konsentrasi 70; 80; 90%) dan 1 kontrol (air), dengan 4 kali ulangan. Setiap ulangan menggunakan 10 ekor ulat dengan perlaukan satu kali penyemprotan. Pengamatan dilakuakan per 3 menit selama 15 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pestisida alami dari daun mindi dan kulit buah jengkol efektif terhadap mortalitas ulat biji, dengan tingkat mortalitas lebih dari 50%, konsentrasi yang optimal dan efisien adalah 70%, dan nilai mortalitas masing-masing konsentrasi 70; 80; 90% adalah 75; 85; 82,5%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pestisida alami campuran daun mindi dan kulit buah jengkol dapat digunakan untuk pengelolaan hasil pertanian yang berkelanjutan.
UJI POTENSI PESTISIDA ALAMI CAMPURAN DAUN MINDI DAN KULIT BUAH JENGKOL UNTUK PERTANIAN BERKELANJUTAN
Ridwan Nur Arifin1, Dr. Siti Chalimah, M.Pd2.
Biology Education Studies Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muhammadiyah Surakarta, 2014,
1) Students, [email protected]
2) Lecturer in Biology Education Program, Teaching Staff, [email protected]
ABSTRACT
Controling of agricultural products such as grain in Indonesia are mostly using mechanical means or chemical pesticides. One of pests that attack grain products is Tenebrio molitor caterpillars seeds. The use of synthetic pesticides have a major impact on the environment, for example, kill another pests and break the food chain. One solution to control grain pests is to use natural pesticides from plants, those are Melia azedarach L. and Phithecolobium jiringa. The purpose of this study were 1) determine the effectiveness of chinaberry leaf extract and rind of Phithecolobium jiringa on mortality and LD50 caterpillars seeds, 2) determine the optimal concentration and efficiently, 3) mortality values of each concentration of natural pesticides. The study was conducted in 3 treatment (concentration 70; 80; 90%) and 1 control (water), with four replications. Each repetitions using 10 pieces of worms with 4 times spraying. The observations did per 3 minutes to 15 minutes. The results showed that natural pesticides from the leaves and rind of Phithecolobium jiringa and Melia azedarach L. is effective against caterpillars seed mortality, with a mortality rate of more than 50%, the optimal concentration and the efficiency is 70%, and the mortality of their respective concentrations of 70: 80: 90% 75: 85: 82.5%. The conclusion of this study is a natural pesticide mixture of Melia azedarach L. leaves and the rind of Phithecolobium jiringa controlled Tenebrio Molitor seed effectively.
Keywords : natural pesticides, Melia azedarach L, Phithecolobium jiringa, caterpillars seeds, mortality, LD50
A. Pendahuluan
Pengendalian produk hasil pertanian berupa biji-bijian di Indonesia sebagian besar menggunakan cara mekanik dan pestisida sintetis. Hama yang menyerang produk biji-bijian salah satunya adalah ulat biji Tenebrio molitor. Ulat ini dalam bentuk larva sering memakan produk pertanian seperti beras, biji-bijian, sereal, dan makanan cadangan manusia (o-fish, 2004). Penggunaan pesitisida sintetis berdampak besar terhadap lingkungan maupun hama nontarget. Dampak negatif terhadap organisme non target meliputi dampak terhadap lingkungan berupa pencemaran dan menimbulkan keracunan bahkan dapat menimbulkan
kematian bagi manusia
(Tarumingkeng, 1992). Pernyataan serupa diungkapkan oleh Quijano et.al. (2001) yang menyatakan bahwa penggunaan pestisida memang memberikan keuntungan secara ekonomis, namun juga memberikan kerugian diantaranya residu yang tertinggal tidak hanya pada tanaman, tapi juga air, tanah dan udara. Penggunaan pestisida kimia secara
terus-menerus akan mengakibatkan efek resistensi berbagai jenis hama. Hal tersebut dapat terjadi jika pestisida digunakan secara tidak tepat baik pada cara, dosis, dan organisme sasarannya. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan yang lebih mendalam tentang pestisida.
Didalam pengelolaan produk hasil pertanian yang aman banyak media yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan pestisida alami. Dalam penelitian ini dititikberatkan pada media tumbuhan sebagai insektisida alami untuk membasmi atau mengendalikan hama yang menyerang produk pertanian. Subjek yang digunakan adalah ulat biji karena mudah dikembangbiakkan untuk mendapatkan individu baru dalam umur dan ukuran yang relatif sama..
Mindi (Melia azedarah L.) termasuk tanaman tahunan tergolong kedalam famili Meliaceae, berwarna hitam, baunya tidak sedap serta rasanya pahit sekali. Daun mindi mengandung senyawa glokosida flavonoid dengan aglikon quersetin yang bersifat sebagai insektisida botanis. Pada umumnya bahan aktif yang terkandung pada
tumbuhan mindi berfungsi sebagai antifeedant terhadap serangga dan menghambat perkembangan serangga. Daun mindi telah dilaporkan dapat digunakan sebagai pestisida alami. Ekstrak daun mindi dapat digunakan pula sebagai bahan untuk mengendalikan hama termasuk belalang. Cara pemanfaatan tanaman ini sebagai pestisida nabati dapat dilakukan sebagai berikut yaitu daun mindi dipisahkan dari rantingnya, ditumbuk lalu direndam dalam air dengan konsentrasi 25-50 g/L selama 24 jam. Larutan yang dihasilkan disaring agar didapat larutan yang siap diaplikasikan dengan cara disemprotkan (Kartasapoetra, 2000).
Kulit buah tumbuhan jengkol (Pithecellobium jiringa) dinyatakan mengandung senyawa flavonoid berdasarkan hasil skrining fitokimia yang dilakukan dengan pereaksi FeCL3 1%, NaOH 10%, Mg-HCL, dan H2SO4(p). Kulit buah jengkol tersebut diekstraksi maserasi menggunakan pelarut methanol (pelarut polar), selanjutnya dilakukan ekstraksi partisi dengan menggunakan pelarut n-heksan (non-polar) dengan tujuan untuk
memisahkan senyawa yang bersifat non polar misalnya lemak (lipid) (Hutauruk, 2003). Bahan aktif kulit buah jengkol seperti alkaloid, terpenoid, saponim, dan asam fenolat dapat digunakan sebagai larvasida dengan cara mengekstrak kulit jengkol (Dinata, 2008).
B. B. Metode Penelitian
Penelitian dilaksanakan di green house Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Biologi UMS. Pestisida yang digunakan terbuat dari ekstraksi dengan cara menumbuk daun dan kulit buah jengkol. Perbandingan berat daun mindi dan kulit buah jengkol sebanyak 450gr : 450 gr (atau 1:1). Hasil penumbukan dilarutkan dengan 1 liter air dan disaring, hingga didapatkan larutan stok pestisida alami 90%.
Penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola 1 faktorial 4 perlakuan dengan 4 kali ulangan. Faktor tersebut adalah penyemprotan larutan pestisida alami dengan konsentrasi yang berbeda, masing-masing 70%, 80%, 90%. Data yang diperoleh akan diuji menggunakan
analisis varian satu jalur (one way anava) dengan signifikasi 0,05. Perhitungan digunakan untuk mengetahui ada tidaknya efektifitas pestisida alami untuk mengendalikan hama ulat biji. Apabila diketahui pestisida alami efektif terhadap pengendalian hama ulat biji maka dilakukan uji lanjut menggunakan BNT. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2013. Tahapan pelaksanaan meliputi observasi pembudidaya ulat biji, pembuatan pestisida alami, penelitian, dan pengamatan. Pengamatan dilakukan setiap 3 menit dengan durasi waktu 15 menit. Hasil yang diperoleh berupa nilai kematian (Mortalitas) dan LD50 (Lethal Dosage 50%) dari ulat biji. C. Hasil Penelitian dan Pembahasan 1. Hasil Penelitian
Gambar 1. Histogram LD50
Berikut hasil perhitungan analisis varian (Anova) satu jalur. Digunakan untuk mengetahui ada tidaknya efektifitas pestisida alami untuk mengendalikan hama ulat biji. Hal ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan pengaruh antar perlakuan dengan konsentrasi yang berbeda-beda dinilai dari jumlah mortalitas ulat biji per populasi.
Tabel 2. Hasil uji anova satu jalur mortalitas Sumber Ragam Db FH F tabel 5% Keputusan Perlakuan 3 15,16 3,49 HI diterima Galat 12 Total 15 Keterangan : Db : Derajad Bebas JK : Jumlah Kuadrat KT : Kuadrat Tengah
Dari tabel 2 menunjukkan bahwa F hitung > F tabel pada taraf signifikasi 5% yaitu 15,16 > 3,49 artinya signifikan atau ada pengaruh dari penyemprotan pestisida alami dari ekstrak daun mindi dan ekstrak kulit buah jengkol terhadap ulat biji (Tenebrio molitor). Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, perlu diadakan analisis lanjut. 0 50 100 1 2 3 4 Let h al d o sag e 50% Ulangan 90% 80% 70% 0%
2. Pembahasan
Dari hasil penelitian mortalitas ulat biji diperoleh nilai mortalitas tertinggi 85% pada perlakuan penyemprotan pestisida
alami konsentrasi 80%.
Penyemprotan dilakukan satu kali dengan volume rata-rata 0,5ml/semprotan. Mortalitas terendah 22,5% kontrol (penyemprotan dengan air sebanyak 2 ml). Hasil tersebut menunjukkan bahwa perlakuan memiliki nilai mortalitas yang berbeda nyata dibanding kontrol, sehingga dapat dikatakan bahwa perlakuan pestisida pada penelitian ini bisa digunakan untuk pengendalian hama ulat biji. Penelitian ini didukung oleh Desy Sonyaratri (2006) yang menyatakan bahwa, penambahan ekstrak daun mindi pada konsentrasi 1,0% secara nyata dapat menurunkan jumlah populasi serangga hama gudang dan memperkecil nilai indeks perkembangan. Hal tersebut menggambarkan bahwa daun mindi dengan konsentrasi 1% dapat menurunkan jumlah hama gudang
dan memperkecil indeks
perkembangan. Hasil penelitian Hamdani (2005) yang menyatakan bahwa, ekstrak tanaman mindi memiliki aktifitas insektisida terhadap larva Spodoptera litura. Hasil penelitian Trisnowati B. Amarningrum et al. (2007) menyatakan bahwa ekstrak kulit jengkol kurang toksik terhadap larva instar V H. Armigera, dengan nilai LC50-168 jam sebesar 4,4%.
Pada perhitungan LD50 semua ulangan dengan konsentrasi larutan pestisida alami 90%, 80%, dan 70% nilai kematiannya lebih dari 50%, hal ini menunjukkan bahwa larutan pestisida alami dengan konsentrasi 90%, 80%, dan 70% memenuhi syarat efektif mematikan 50% dari jumlah hewan percobaan. Sedangkan penyemprotan dengan air (kontrol) LD50 seluruh ulangan lebih kecil dari 50%. Konsentrasi penggunaan pestisida alami dari ekstrak daun mindi dan ekstrak kulit buah jengkol sangat berpengaruh terhadap mortalitas dan LD50.
Kematian ulat biji diduga disebabkan oleh kandungan senyawa
kimia didalam larutan pestisida alami dari ekstrak daun mindi dan kulit buah jengkol yaitu alkaloid dan flavanoid yang meresap melalui kulit ulat. (Suheryanto, 2008) menyatakan bahwa senyawa alkaloid tumbuhan berpengaruh terhadap sistem syaraf serangga. Misalnya, nikotin yang berfungsi sebagai allomon bagi kebanyakan serangga, selain sebagai racun syaraf juga bersifat sebagai racun perut. Hasil penelitian Hamdani (2005) menyatakan bahwa aktivitas biologi ekstrak biji tanaman mindi terhadap larva S. Litura tampaknya lebih bersifat insektisida daripada menghambat perkembangan.
D. Simpulan
1. Pestisida alami dari ekstrak daun mindi dan kulit buah jengkol efektif terhadap mortalitas dan LD50 ulat biji dalam waktu 15 menit.
2. Konsentrasi yang optimal dan efisien untuk mematikan ulat biji adalah larutan 70%. Larutan 70% memiliki nilai mortalitas yang tidak berbeda nyata dengan konsentrasi 80 dan 90%.
3. Nilai mortalitas berturut-turut dari konsentrasi pestisida alami 70, 80, dan 90% adalah 75; 85; 82,5%. 4. Pestisida alami campuran daun
mindi dan kulit buah jengkol dapat diaplikasikan dalam pengelolaan produk pertanian dengan cara penyemprotan pra-panen.
E. Ucapan Terima Kasih
Ucapan Ucapan terima kasih peneliti sampaikan kepada yang terhormat Dr. Siti Chalimah M.Pd. sebagai pembimbing skripsi atas nasehat, perhatian, bimbingan dan saran yang telah diberikan selama penelitian ini berlangsung sampai selesai.
DAFTAR PUSTAKA
Dinata, Arda. 2008. Ekstrak Kulit Jengkol Atasi Jentik DBD. http://artikel.prianganonli ne.com/index.php?act=art ikel&aksi=lihat&id=274. Diakses pada tanggal, 24 November 2013
Hamdani. 2005. “Aktibitas Ekstrak Biji Mindi Melia Azedarach L. Terhadap Spodoptera Litura F.
(Lepidoptera:
Noctuidae)”. Jurnal HPT Tropika. 1:11-16.
Hutauruk. J, 2003. Tata Niaga Hasil Pertanian. UNIKA, Medan.
Kartasapoetra, A.G. 2000. Hama
Tanaman Pangan dan
Perkebunan. Bumi Aksara:
Jakarta.
O-fish. 2012. Ulat Hongkong. http://o-fish.com/PakanIkan/ulat_h
ongkong.php. Diakses pada
tanggal, 22 November 2013.
Quijano, Romeo dan Rengam, Sarojeni V. 1999. Awas, Pestisida Berbahaya bagi Kesehatan. Yayasan Duta Awan: Jakarta
Tarumingkeng, R.C. 1992. Insektisida, Sifat Mekanisme, Kerja dan Dampak Penggunannya. Ukrida: Jakarta.
Sonyaratri, Desi. 2006. Kajian Daya Insektisida Ekstrak Daun Mimba (Azadiracht aindica A. Juss) dan Ekstrak Daun Mindi (Melia azedarach L.) Terhadap Perkembangan Serangga Hama Gudang Sitophilus zeamais Motsch. Skripsi. Bogor: IPB.
Suheriyanto, Dwi. 2008. Ekologi Serangga. UIN-Malang Press: Malang.
LAMPIRAN-LAMPIRAN LAMPIRAN 1
A. Identitas Ketua Pelaksana
No. Nama Rosyid Arismunandar
1. Jenis Kelamin Laki-laki
2. Progam Studi Pendidikan Biologi
3. NIM A420120040
4. TTL Karanganyar, 20 Maret 1994
5. No. HP 085741496993
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 02 Dagen SMPN 1 Jaten SMAN Kebakkramat
Jenjang SD SMP SMA
Tahun Masuk-Lulus
2000-2006 2006-2009 2009-2012
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan hibah.
Surakarta, 27 Maret 2014 Pengusul
Identitas Anggota 1
No. Nama Budi Laksono
1. Jenis Kelamin Laki-laki
2. Progam Studi Pendidikan Biologi
3. NIM A420110154
4. TTL Purbalingga, 7 Juni 1992
5. No. HP 085878505800
Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN Karangsari 2 SMPN 8 Purwokerto SMAN 5 Purwokerto Jenjang SD SMP SMA Tahun Masuk-Lulus 2000-2006 2006-2009 2009-2012
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan hibah.
Surakarta, 27 Maret 2014 Pengusul
Identitas Anggota 2
No. Nama Ridwan Nur Arifin
1. Jenis Kelamin Laki-laki
2. Progam Studi Pendidikan Biologi
3. NIM A4 20100034
4. TTL Karanganyar, 7 September 1991
5. No. HP 085647508024
Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SD Negeri 03 Jatisuko SMP Negeri 1 Jumapolo SMA Negeri Jumapolo Jenjang SD SMP SMA Tahun Masuk-Lulus 1998 - 2004 2004 - 2007 2007 - 2010
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan hibah.
Surakarta, 27 Maret 2014 Pengusul
Lampiran 2
Daftar Riwayat Hidup Dosen Pendamping
Nama : Dr. Dra. Siti Chalimah, M.Pd.
NIDN : 0716125901
Tempat dan Tanggal Lahir : Tuban, 16 Desember1959
Jenis Kelamin : Perempuan
Status Perkawinan : Kawin
Agama : Islam
Golongan / Pangkat : IIId/Penata Jabatan Fungsional Akademik : Lektor
Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Alamat : Demakan RT/RW 02/07, Mojolaban, Sukoharjo
Telp./Faks. : (0271)611988
Alamat Rumah : Jl. Veteran RT/RW 07/02 , Sukoharjo Alamat e-mail : [email protected]
RIWAYAT PENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI Tahun
Lulus
Program Pendidikan (diploma, sarjana, magister,
spesialis, dan 14octor) Perguruan Tinggi
Jurusan/ Program Studi
1986 Sarjana UGM Yogyakarta Biologi
1998 Magister IKIPYogyakarta PTK
2008 Doktor IPB Bogor Biologi
PELATIHAN PROFESIONAL
Tahun Jenis Pelatihan (Dalam/ Luar Negeri) Penyelenggara Jangka waktu
2011 Pelatihan PCR Surakarta (UNS) 1 hari
2011 Pelatihan Portable digital shuttle Pix Microscope Surakarta (UNS) 1 hari 2011 Pelatihan Biomolekuler (RAPD, Mikrosatelit, RFLP Biotrob Bogor 6 hari (50
jam) PENGALAMAN MENGAJAR
Mata Kuliah Program
Pendidikan Program Studi Tahun ... s.d. ... Dasar 2 Ekologi Sarjana Pendidikan Biologi Unirow 2007 – 2009
Ilmu Pengetahuan
Lingkungan
Sarjana Pendidikan Biologi dan
Pendidikan Matematik Unirow
2007-2009
Ekologi Hewan Sarjana FKIP Prodi Pendidikan Biologi UMS
2009-2010
Ekologi Tumbuhan Sarjana FKIP Prodi Pendidikan Biologi UMS
2009-2010
Keanekaragaan hayati Sarjana FKIP Prodi Pendidikan Biologi UMS
2010 -2011
Pengelolaan limbah Organik Sarjana FKIP Prodi Pendidikan Biologi UMS
2009 -2010 dan 2010-2011 Keanekaragaan hayati Sarjana FKIP Prodi Pendidikan Biologi
UMS
2011 -2012
Ekologi Hewan Sarjana FKIP Prodi Pendidikan Biologi UMS
2011-2012
Ekologi Tumbuhan dan managemen Laboratorium
Sarjana FKIP Prodi Pendidikan Biologi UMS
2012-2013
PRODUK BAHAN AJAR
Mata Kuliah Program
Pendidikan
Jenis Bahan Ajar (cetak dan noncetak)
Tahun ... s.d. ...
Ekologi Sarjana Han Out dan Petunjuk Praktikum 2009-2010
Ilmu Pengetahuan
Lingkungan
Sarjana Han Out dan Petunjuk Praktikum Lapangan
2008-2010
Konservasi Sarjana Han Out dan Petunjuk Praktikum 2009 – 2010 Ekologi hewan Sarjana Han Out dan Petunjuk Praktikum 2009 – 2010 Ekologi Tumbuhan Sarjana Han Out dan Petunjuk Praktikum 2011-2012 Keanekaragaman Sarjana Han Out dan Petunjuk Praktikum 2011 – 2012
PENGALAMAN PENELITIAN Tahun JudulPenelitian Ketua/anggota
Tim
Sumber Dana 2010 Pengelolaan limbah
organic pasar system anaerob
Anggota Hibah Pasca
2011 Produksi pupuk organik cair dan padat dari kohe kambing dan ayam
Ketua Hibah Kompetitif UMS
2012 Produksi campuran Pupuk organik dan hayati bentuk granul
Ketua Hibah Bersaing, Desentralisasi, DIKTI
KARYA TULIS ILMIAH A. Jurnal
2009 Pemberdayaan Wanita Berbasis Hasil olahan Perikanan untuk pembuatan Kerupuk terasi dengan Pewarna Alami Angkak dan Kayusecang pada Ibu-ibu PKK Ds. Glodok Tuban
Buletin Kewirusahaan
dan Bisnis
PusbangKwu LPPM UNS ISSN.. Vol4. Th.III/1/2009
LAMPIRAN 3
SURAT PERNYATAAN SUMBER TULISAN PKM – AI
Saya yang menandatangani surat pernyataan ini : Nama : Rosyid Arismunandar
NIM : A420120040
1) Menyatakan bahwa PKM - AI yang saya tuliskan bersama tim lainnya benar bersumber dari kegiatan yang telah dilakukan :
- Penelitian diajukan untuk PKM-AI telah dilalukan sendiri oleh penulis bukan oleh pihak lain.
- Topik Kegiatan “Uji Potensi Pestisida Alami Campuran Daun Mindi Dan Kulit Buah Jengkol Untuk Pertanian Berkelanjutan”
- Tahun dan Tempat Pelaksanaan 2014 di Universitas Muhammadiyah Surakarta
2) Naskah ini belum pernah diterbitkan / dipublikasikan dalam bentuk prosiding atau jurnal sebelumnya.
Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran tanpa paksan pihak manapun juga untuk dapa digunakan sebagaimana mestinya.
Surakarta, 27 Maret 2014
Yang membuat pernyataan Mengetahui
Ketua Jurusan
Rosyid Arismunandar Endang Setyaningsih, S.Si, M.Si. A420120040 NIK. 0630108002