Dokumen
Elektrkonik atau E-
dokumen
Nama Kelompok:
1. Lukvi Febrianti 15080314006
2. Ima Choirunnisa’ 15080314010
3. Miftakul Jannah 15080314014
4. M. Fahmi AL habib 15080314072
Definisi Dokumen
Elektronik
o Menurut Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang menyebutkan:
Dokumen elektronik adalah setiap informasi elektronik yang dibuat,
diteruskan, dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektromagnetik, optikal, atau sejenisnya, yang dapat dilihat, ditampilkan
Ciri-ciri Dokumen Elektronik
Dokumen elektroni/digital memiliki kelebihan dalam hal duplikasi atau regenerasi. Data digital dapat direproduksi seperti aslinya tanpa mengurangi kualitas data asilnya.
Bentuk Dokumen Elektronik
o
File-file dalam program komputer,
seperti tulisan, gambar,
spreadsheet, video, suara, dll
o
E-contract
Kelemahan Dokumen
Elektronik
o Dokumen elektronik sangat mudah untuk diduplikasikan sehingga tidak diketahui lagi data mana yang original
o Dokumen elektronik sebagai alat bukti dikhawatirkan dapat dipalsukan dan nantinya akan muncul masalah tentang keotentikan dokumen elektronik tersebut.
o Illegal Contents
Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke Internet tentang
sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Sebagai contohnya, pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain, hal-hal yang berhubungan dengan pornografi atau pemuatan suatu informasi yang merupakan rahasia negara, agitasi dan propaganda untuk melawan pemerintahan yang sah dan sebagainya.
o Data Elektronik Sebagai Alat Bukti Masih Dipertanyakan
Pengakuan data elektronik sebagai alat bukti di pengadilan nampaknya masih
dipertanyakan validitasnya
Hal-hal yang Mendukung
Dokumen Elektronik
OnLine Trading dalam kegiatan bursa efek
Pengakuan mikrofilm sebagai media penyimpanan (16)
UNCITRAL menyusun draft untuk Konvensi Pembentukan Kontrak Elektronik,
bertujuan :
– Menghapuskan hambatan hukum dalam pembentukan kontrak yang digunakan secara elektronik dalam komunikasi.
– Memperjelas atau mengadaptasi peraturan tradisional dalam pembentukan kontrak untuk mengakomodasi kenyataan dalam kontrak elektronik.