• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA BERKAITA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA BERKAITA"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Proposal Tugas Akhir

ANALISIS PENERAPAN PROGRAM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DALAM USAHA MENINGKATKAN

PRODUKTIVITAS

KERJA DENGAN PENDEKATAN FAULT TREE ANALYSIS

PADA PT. XYZ

Oleh:

M. Aviz Gumaya 130130079

Pembimbing 1:

Pembimbing 2:

(2)

Latar Belakang

PT. XYZ merupakan sebuah perusahaan yang mana kegiatan produksinya ialah sebagai unit pengantongan PT. Semen Padang dengan proses produksi pengantongan semen yang dimulai dari penerimaan bahan baku semen dari PT. Semen Padang dengan pengangkutan rata-rata 3-4 kali sebulan dengan bobot 5000 ton.

Di dalam kegiatan produksinya PT. XYZ tidak terlepas dari berbagai macam kecelakaan kerja, yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti lingkungan kerja, mesin dan manusia. Hal ini akan memberikan dampak kepada penurunan tingkat produktivitas kerja karyawan. Disamping itu tingkat kesadaran

karyawan yang masih kurang dalam mengutamakan

(3)
(4)

Rumusan Masalah

1.

Seberapa tingkat

frekuensi

/ kekerapan dan

tingkat

severity

yang terjadi ?

2.

Apa penyebab terjadinya kecelakaan kerja pada

PT. Yoga Wibawa Mandiri dengan menggunakan

pendekatan

Fault Tree Analysis

(FTA) ?

(5)

Tujuan Penelitian

1.

Untuk mengetahui seberapa tingkat

frekuensi

/

kekerapan dan tingkat

severity

yang terjadi ?

2.

Untuk

mengidentifikasi

akar

penyebab

kecelakaan dengan cara membangun model

Fault Tree Analysis

(FTA).

(6)

Batasan Masalah dan

Asumsi

1.

Batasan Masalah :

a.

Objek penelitian dilakukan pada PT. XYZ mengenai kesehatan dan keselamatan kerja karyawan.

b.

Data kecelakaan kerja yang diambil ialah data kecelakaan kerja selama 2 tahun, dimulai tahun 2015 s/d 2016.

c.

Pengukuran produktivitas dilakukan berdasarkan jumlah jam kerja karyawan dengan jumlah jam kerja karyawan yang hilang.

2. Asumsi

a.

Kondisi perusahaan dalam keadaaan normal selama penelitian.

b.

Proses produksi tidak mengalami perubahan dan berjalan seperti biasanya.

(7)

Landasan Teori

1.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

Kesehatan kerja adalah spesialisasi kesehatan atau spesialisasi di bidang kedokteran beserta prakteknya yang bertujuan agar tenaga kerja atau masyarakat pekerja memperoleh derajat kesehatan setinggi-tingginya, baik fisik atau mental dengan usaha-usaha preventif dan kuratif, terhadap penyakit-penyakit atau gangguan-gangguan kesehatan yang diakibatkan faktor-faktor pekerjaan dan lingkungan kerja (Suma’mur, 1987).

(8)

2.

Produktivitas

(9)

Variabel Operasinal

Definis varibel operasional adalah gejala yang bervariasi yang menjadi objek pada penelitian.

Berikut merupakan variabel-variabel yang terdapat dalam materi ini :

1.Kecelakaan

2.Keselamatan Kerja

3.Produktivitas

4.Hubungan keselamatan kerja dengan produktivitas 5.Fault Tree Analysis

(10)
(11)

Terima

Kasih

Referensi

Dokumen terkait

Memperoleh perlindungan akan keselamatan dan kesehatan dalam bekerja merupakan hak setiap tenaga kerja, hal ini merupakan hak bagi pekerja sesuai yang tertuang

EVALUASI PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP PRODUKTIVITAS PEKERJA, Surya Darma Tarigan, NPM 100213729, tahun 2015, Bidang Keahlian Manajemen Konstruksi,

Menurut Widodo (2015: 244), “Kesehatan kerja adalah suatu kondisi kesehatan yang bertujuan agar masyarakat pekerja memperoleh derajat kesehatan setinggi-tingginya, baik

Balai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah lapangan ilmu dan teknologi beserta prakteknya yang bersifat multidisipliner dalam pengendalian efek sampingan

Memperoleh perlindungan akan keselamatan dan kesehatan dalam bekerja merupakan hak setiap tenaga kerja, hal ini merupakan hak bagi pekerja sesuai yang tertuang

6. Merehabilitasi pekerja yang cedera atau sakit akibat pekerjaan. Keselamatan kerja mencakup pencegahan kecelakaan kerja dan perlindungan terhadap terhadap tenaga

Posisi kesehatan kerja berada pada lingkup pekerja dan lebih menekankan pada aspek promosi terhadap kesehatan para pekerja, sementara posisi keselamatan berada pada aspek

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja bertujuan menciptakan sistem keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, kondisi