• Tidak ada hasil yang ditemukan

TEORI JIMDIN DITINJAU DARI ILMU PENGETAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "TEORI JIMDIN DITINJAU DARI ILMU PENGETAH"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

TEORI JIMDIN DITINJAU DARI ILMU PENGETAHUAN

SOSIAL KEMASYARAKATAN

TEORI JIMDIN DITINJAU DARI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL KEMASYARAKATAN

Halaqoh Ilmiah

Disajikan pada tanggal 4 Mei 2012 Pengasuh:

Prof. Dr. Kyai H.Achmad Mudlor, S.H Oleh:

Ririnda Hani Prastiwi Mahasiswa Semeter VI Jurusan Teknologi Pendidikan

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang

LEMBAGA TINGGI PESANTREN LUHUR MALANG Mei 2012

1. A. Pendahuluan

Manusia dalam menjalankan kehidupnya membutuhkan orang lain, di mana diperlukan interaksi dan komunikasi yang baik untuk menjaga keselarasan hubungan tersebut. kehidupan masyarakat kenyataannya terus berubah yang secara tidak langsung mempengaruhi teori-teori sosial yang berkembang. Di antara perubahan-perubahan tersebut teori klasik menjadi sebuah teori sosial yang abadi.

(2)

sosial. Ketiga tokoh tersebut merupakan pemikir besar bidang sosiologi karena gagasannya tentang masyarakat, peradaban, maupun konflik masih digunakan sampai saat ini.

Teori Jimdin adalah salah satu teori yang bisa ditinjau dari ilmu pengetahuan sosial

kemasyarakatan di mana di dalamnya menjelaskan interaksi manusia dengan baik. Teori ini mangungkapakan fakta fenomena yang terjadi pada kehidupan masyarakat sekarang terkait dengan interaksi sesama.

Oleh karenanya, di dalam paper ini akan dijelaskan apakah teori Jimdin dan bagaimana teori Jimdin ditinjau dari ilmu pengetahuan sosial kemasyarakatan berikut keterkaitannya dengan salah satu hadits Nabi Muhammad SAW. Dengan harapan semoga sedikit dari pembahasan paper ini dapat bermanfaat bagi para pembaca terutama santriwan dan santriwati Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang.

1. B. Pembahasan

1. a. Teori Jimdin

Teori Jimdin adalah teori yang merupakan singkatan dari “Ji M Di N”. Yang mana teori ini sama dengan teori BRRF. Jimdin adalah singkatan dalam bahasa Arab dan BRRF dalam bahasa Inggris. Dalam segi arti, B dalam BRRF sama dengan arti Ji dalam jimdin, begitu juga seterusnya. Sehingga dapat diperinci dalam tabel berikut:

No

Teori I Teori II

Arti kata dalam bahasa Indonesia Teori Singkatan teori Singkatan

1 Ji Jamal B Beauty Kecantikan/ketampanan

2 M Mal R Rich Harta/kekayaan

3 Di Din R Religion Agama

(3)

1. b. Pengertian Sosial Kemasyarakatan

Sosial menurut Enda M. C adalah cara tentang bagaimana para individu saling berhubungan. Sedangkan Paul Ernest mendefinisikan sosial sebagai sekedar jumlah manusia secara individu karena mereka terlibat dalam berbagai kegiatan bersama.

Dalam pengertian sosiologi, masyarakat tidak dipandang sebagai suatu kumpulan individu-individu semata. Masyarakat merupakan suatu pergaulan hidup, oleh karena manusia hidup bersama. Masyarakat merupakan suatu sistem yang terbentuk karena hubungan anggota-anggotanya. Dengan kata lain, masyarakat adalah suatu sistem yang terwujud dari kehidupan bersama manusia, yang lazim disebut dengan sistem kemasyarakatan. Emile Durkheim

menyatakan bahwa masyarakat merupakan suatu kenyataan yang obyektif secara mandiri, bebas dari individu-individu yang merupakan anggota-anggotanya.

Cara yang baik untuk mengerti tentang masyarakat adalah dengan menelaah ciri-ciri pokok dari masyarakat itu sendiri. Sebagai suatu pergaulan hidup atau suatu bentuk kehidupan bersama manusia, maka masyarakat itu mempunyai ciri-ciri pokok, yaitu:

1. Manusia yang hidup bersama

Secara teoritis, jumlah manusia yang hidup bersama itu ada dua orang. Di dalam ilmui-lmu sosial, khususnya sosiologi, tidak ada suatu ukuran yang mutlak atau angka yang pasti untuk menentukan berapa jumlah manusia yang harus ada.

2. Bergaul selama jangka waktu cukup lama

3. Adanya kesadaran, bahwa setiap manusia merupakan bagian dari satu kesatuan.

Dari beberapa pengertian tentang sosial dan masyarakat di atas dapat disimpulkan bahwa fokus utama sosial adalah interaksi antar sesama manusia, sedangkan masyarakat adalah sistem yang mengatur kehidupan dalam interaksi tersebut.

1. c. Teori Jimdin Ditinjau dari Ilmu Pengetahuan Sosial Kemasyarakatan Teori jimdin yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti kecantikan/ketampanan, kekayaan, agama dan keturunan jika ditinjau dari ilmu pengetahuan sosial kemasyarakatan maka akan merujuk pada simbol interaksionis atau dalam teori sosial disebut dengan teori interaksi simbolik. Teori ini menyatakan bahwa interaksi sosial adalah interaksi simbol. Tokoh teori interaksi simbolik antara lain: George Herbert Mend, Herbert Blumer, William James, Charles Horton Cooley. Teori ini menyatakan bahwa manusia berinteraksi dengan yang lain dengan cara menyampaikan simbol yang lain dan memberi makna atas simbol tersebut, sehingga diartikan bahwa masyarakat terdiri dari manusia yang berinteraksi melalui tindakan bersama dan membentuk organisasi.

(4)

kemasyarakatan terdapat pada teori-teori sosial Maximilian Weber. Ia melihat bahwa masyarakat terbentuk dari tindakan sosial atau bisa juga disebut sebagai tindakan komunikasi. Sehingga perilaku atau tindakan kita merupakan respon dari tindakan orang lain terhadap kita. Inilah yang kemudian disebut sebagai tindakan sosial. Adanya interaksi terus-menerus yang dilakukan oleh individu-individu sehingga dapat menciptakan kelompok masyarakat, institusi, hukum, dan norma. Teori-teori Max Weber ini banyak diikuti oleh tokoh sosial. Salah satunya adalah Jurgen Habernas yang mengembangkan teori ini menjadi tindakan komunikatif. Komunikasi merupakan kemampuan alamiah manusia yang akan membentuk dan mendorong terjadinya interaksi dalam masyarakat. Dengan upaya ini, upaya-upaya untuk meningkatkan hubungan sosial, mencegah konflik menurut Habermas dapat dilakukan.

Dari dua tinjauan tersebut dapat digambarkan dalam satu contoh, yaitu: jika seseorang itu cantik/ kaya/ beragama/ memiliki keturunan yang baik maka perlakuan masyarakat terhadapnya berbeda dengan orang yang jelek/ miskin/ agamanya kurang/ dari keturunan biasa-biasa saja. Contoh konkritnya bisa merujuk pada kehidupan anak sekolah, terutama SMA. Siswa yang kaya lebih banyak didekati oleh siswa lain dari pada siswa yang miskin. Dan siswa miskin tersebut banyak dijauhi oleh siswa-siswa lain. Simbol interaksi dari contoh di atas adalah mendekati siswa kaya dan menjauhi siswa miskin. ‘Mendekati’ ini merupakan simbol tindakan untuk menyampaikan bahwa siswa tersebut ingin berteman dengan siswa yang kaya, dan sebaliknya. Dan jika ditinjau dari teori Max weber maka yang menjadi stimulus adalah kaya, dan dengan kekayaannya tersebut maka akan menimbulkan respon mendekati, dan sebaliknya.

1. d. Teori Jimdin Dikaitkan dengan Hadits

Dalam salah satu hadits di kitab Subulus Salam juz 3 disebutkan:

:

و اهلامجل و اهبسحلو اهلامل عبرل ةأرملا حكنت لاق ملسو هيلع هللا يلص يبنلا نع هنع هللا يضر ةريره يبأ نعو

. ,

هيلع قفتم كادي تبرت نيدلا تاذب رفظاف اهنيدل. Artinya: “Dari Abu Hurairah r.a: Rasulullah SAW bersabda: wanita itu dinikahi karena empat hal: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya kamu beruntung.”(muttafaq ‘alaih)ز

(5)

1. C. Penutup

Teori jimdin ditinjau dari ilmu pengetahuan sosial kemasyarakatan dapat dilihat dari interaksi simbolik dan stimulus respon, yaitu dari tindakan yang dihasilkan dari Jamal (Ji)/ kecantikan, Mal (M)/ kekayaan, Din (Di)/ agama dan Nasab(N)/ keturunan.

Daftar Rujukan

Coleman, James. 2009. Dasar-Dasar Teori Sosial. Bandung: Nusa Media. Interview dengan:

1. Lia Sholihah, S.S

2. Yerry Soeprijanto, ST., M.T 3. Dr. Anelmus J.E Toenlioe, M. Pd 4. Dr. Agus Wedi, M. Pd

5. Eka Pramono Adi, S.I.P., M.Si 6. Henry Praherdhiono, S. Si

7. Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng 8. Dr. H. Sulton, M. Pd

(6)

10. Drs. H. Zainul Abidin, M. Pd 11. Dr. H. Abdul Lathif Bustami, M. Si

Keterangan Abah Prof. Dr. KH. Achmad Mudlor pada halaqoh “Teori jimdin ditinjau dari ilmu pengetahuan sosial kemasyarakatan” pada tanggal 15 Maret 2012

Muhammad bin Isma’il Al-Kahlani & Ash-Shon’ani Al-Ma’ruf. Subulus Salam Juz 3. Surabaya: Al-Hidayah.

Nanang Martono. 2011. Sosiologi Perubahan Sosial: Perspektif Klasik, Modern, Posmodern, dan Poskolonial. Jakarta: Rajawali Pers.

 Home

 Bikers Health

 Bikers Pintar

 Uncategorized

ARTI DEFINISI PENGERTIAN

Home » Bikers Pintar » PENGERTIAN EUGENETIKA

PENGERTIAN EUGENETIKA

Advertisement

Yang secara harfiah berarti kesejahteraan keturunan, merupakan ilmu yang mempelajari cara-cara memperbaiki kualitas genetika umat manusia. Kata eugenetika berasal dari Francis Galton, seorang ahli genetika manusia yang pertama-tama melihat pentingnya penelitian anak kembar

(7)

dalam genetika manusia, dan menyadari akibat sosial perubahan struktur genetika populasi terhadap umat manusia.

Eugenetika dapat dibagi menjadi eugenetika positif dan eugenetika negatif atau eugenetika progresif dan eugenetika preventif. Eugenetika progresif berhubungan dengan upaya

memperbanyak gen yang baik dalam masyarakat atau sedikitnya mencegah berkurangnya gen itu. Eugenetika preventif berhubungan dengan upaya mencegah peningkatan frekuensi gen yang kurang baik. Dapat dikatakan juga bahwa eugenetika positif berhubungan dengan sifat unggul dan eugenetika negatif berhubungan dengan sifat kurang baik. Eugenetika pernah mendapat nama jelek karena upaya eugenetika preventif dan progresif yang bertentangan dengan perikemanusiaan pada jaman Hitler di Jerman.

Advertisement

Dengan kemajuan ilmu kedokteran banyak penderita kelainan genetika yang pada masa lalu tidak mungkin bertahan hidup lama sekarang dapat mencapai usia reproduksi dan mungkin mendapat. Hal itu berarti bahwa seleksi terhadap gen-gen yang menyebabkan kelainan tersebut menjadi berkurang dan frekuensi kelainan tersebut dapat bertambah. Dalam rangka eugenetika preventif para ahli eugenctika mengusulkan beberapa cara guna mencegah berkurangnya tekanan seleksi tersebut. Salah satu cara ialah menganjurkan individu dengan kelainan genetika untuk tidak mempunyai keturunan. Hal terebut dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain pemberian nasihat genetika, sterilisasi, abortus terhadap kandungan yang diperkirakan akan melahirkan penderita kelainan genetika, pengasingan individu yang mempunyai kelainan bawaan, dan kastrasi. Di beberapa negara ada undang-undang yang sangat ekstrem, yaitu

mengharuskan penderita kelainan genetika tertentu diasingkan atau disterilisasi. Ada pula negara lain yang undang-undangnya membolehkan abortus apabila ada kemungkinan bahwa anak yang dikandung menderita kelainan bawaan (abortus atas dasar kelainan medik atau abortus

medicinalis). Hitler telah menerapkan cara eugenetika preventif yang ekstrem dengan mengasingkan, mensterilisasi, dan mengkastrasi individu dengan kelainan genetika.

Upaya eugenetika progresif lebih bersifat mendidik pihak awam perihal kelainan genetika, dan menganjurkan agar mereka yang memiliki sifat genetika baik dan mampu dapat mempunyai anak lebih banyak. Sebaliknya, mereka yang mengemban sifat genetika kurang baik diperbaiki taraf hidup dan pendidikannya dan dianjurkan agar tidak punya anak.

(8)

 eugenetika positif

Filed under : Bikers Pintar, tags: Arti - Pengertian - Definisi

Incoming search terms:

 pengertian eugenetika

 upaya eugenetika

 arti eugenetika

 definisi eugenetika

 eugenetika

 eugenetika positif

Contact Us Declaimer DMCA Privacy Policy

PENGERTIAN TEMPA PENGERTIAN TEMU PENGERTIAN TEMPO PENGERTIAN TENAGA KERJA INDONESIA PENGERTIAN TENGANAN PEGRINGSINGAN PENGERTIAN TEMPAT KEDUDUKAN PENGERTIAN TENAGA PENGERTIAN SENDI TEMPOROMANDIBULAR PENGERTIAN TENGGAYUN PENGERTIAN TENAGA KERJA WANITA

ARTI DEFINISI PENGERTIAN Copyright © 2014

Referensi

Dokumen terkait

Peningkatan risiko portofolio kembali terjadi pada portofolio yang dibentuk dari 4 saham yaitu ADRO, MEDC, BUMI dan ANTM hingga mencapai 0.0096 dengan tingkat

enurut D%dds ("/#, belajar mandiri merupakan suatu sistem  belajar yang memungkinkan siswa dapat belajar sendiri dari bahan etak,  pr%gram siaran dan bahan

Makanan yang kita makan akan diserap tubuh dan sari-sarinya (salah satunya glukosa)akan dibawa oleh darah dan diedarkan ke seluruh tubuh, jika dalam darah

Berdasarkan hasil pengujian aktivitas enzim kitinase dengan menggunakan media kitin agar didapatkan hasil bahwa pada uji kualitatif yakni melihat kemampuan

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dipaparkan, maka rumusan penelitian ini adalah Apakah ada hubungan antara kecanduan gadget (handphone) terhadap rasa empati pada

Tulisan ini mencoba mengurai dinamika alam dan sosial ekonomi, baik pada daerah pemasok air banjir (daerah tangkapan air atau daerah aliran sungai) maupun daerah

Kehidupan bermasyarakat merupakan hal yang perlu diamati karena didalamnya selalu mengalami pergeseran, walaupun pada dasarnya manusia tercipta dalam bentuk yang sempurna.

Dengan pertimbangan bahwa informan adalah orang dalam unit kerja yang benar-benar mengetahui atau terlibat langsung dengan fokus penelitian yang akan diteliti di unit