8 BAB II Tinjauan Pustaka BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Teori Umum
2.1.1 Pengertian Komputer
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri.
Pengertian Komputer Menurut Sujatmiko (2012:70), “Komputer adalah mesin yang dapat mengolah data digital dengan mengikuti serangkaian perintah atau program”. Sedangkan menurut Kadir (2017: 2) “Komputer merupakan peralatan elektronik yang bermanfaat untuk melaksanakan pekerjaan yang dilakukan oleh manusia”.
2.1.2 Pengertian Perangkat Lunak
Menurut Kadir (2017: 2) “Perangkat Lunak adalah instruksi-instruksi yang ditunjukan kepada komputer agar dapat melaksanakan tugas sesuai kehendak pemakai”.
Menurut Sukamto dan Shalahuddin (2018: 2) “Perangkat Lunak (Software) adalah program komputer yang terasosiasi dengan dokumentasi perangkat lunak seperti dokumtasi kebutuhan, model desain dan cara penggunaan (user manual)”.
2.1.3 Pengertian Internet
Menurut Zabar dan Novianto (2015: 69) “Internet adalah suatu jaringan komputer yang saling terhubung untuk komunikasi dan informasi”.
Menurut Pibriana dan Ricoida (2017:105) “Internet adalah penghubung antara organisasi dan pelanggannya, sehingga tercipta sebuah organisasi baru secara visual”.
BAB II Tinjauan Pustaka 2.1.4 Pengertian Basis Data
Menurut Sukamto dan Shalahudin (2018: 43) “Basis data adalah sistem komputerisasi yang tujuan utamanya adalah memelihara data yang sudah ada yang diolah atau informasidan membuat informasi tersedia saat dibutuhkan”.
Menurut Fathansyah (2018: 2) “Basis data adalah himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan Kembali dengan cepat dan mudah”.
2.2 Teori Judul 2.2.1 Pengertian Sistem
Menurut Hutahaean (2015:2) mengemukakan bahwa “sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan kegiatan atau melakukan sasaran yang tertentu”.
Menurut Mulyani (2016:2) menyatakan bahwa “sistem bisa diartikan sebagai sekumpulan sub sistem, komponen ataupun element yang saling bekerja sama dengan tujuan yang sama untuk menghasilkan output yang sudah ditentukan sebelumnya”.
2.2.2 Pengertian Informasi
Menurut Mulyani (2016:17) mengemukakan bahwa “informasi merupakan data yang sudah diolah yang ditujukan untuk seseorang, organisasi ataupun siapa saja yang membutuhkan”.
Menurut Hutahaean (2015:9) “informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya”.
2.2.3 Pengertian Sistem Informasi
Menurut Maulana dan Purwaningtias (2016) “Sistem informasi adalah gabungan dari pemanfaatan software, hardware dan infrastruktur yang kuat dan didukung oleh sumber daya manusia yang ahli untuk menciptakan suatu sistem yang di dalamnya dapat mengumpulkan, memasukkan, mengontrol dan memproses
BAB II Tinjauan Pustaka data untuk mendapatkan hasil berupa laporan dan informasi lainnya yang mendukung tujuan dari organisasi atau perusahaan”.
Menurut Hutahaean (2015:13) “Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan”.
2.2.4 Pengertian Laboratorium
Menurut Hartinawati (2015: 3) “Laboratorium adalah suatu ruangan atau kamar tempat melakukan kegiatan praktek atau penelitian yang ditunjang oleh adanya seperangkat alat-alat serta adanya infrastruktur laboratorium yang lengkap (ada fasilitas air, listrik, gas dan sebagainya)”.
Yaman (2016: 64) Menyatakan bahwa laboratorium adalah tempat riset ilmiah, eksperimen, pengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium biasanya dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan tersebut secara terkendali. Terdapat beberapa jenis laboratorium diantaranya laboratorium pertanian, laboratorium rumah sakit, laboratorium riset, laboratorium analis, laboratorium penelitian, dan laboratorium uji.
2.2.5 Pengertian Batubara
Batubara merupakan sumber daya bahan bakar fosil dalam bentuk batuan sedimen yang dapat terbakar, digunakan terutama sebagai sumber energi konvensial untuk menghasilkan panas atau energi di samping sebagai bahan baku industri. Pengembangan batubara dapat dilaksanakan melalui penerapan teknologi pemanfaatan yang diperoleh dari hasil-hasil kegiatan penelitian baik yang bersifat murni maupun terapan.
Batubara adalah salah satu bahan bakar fosil yang berasal dari batuan sedimen yang dapat terbakar dan terbentuk dari endapan organik, utamanya adalah sisa-sisa tumbuhan dan terbentuk melalui proses pembatubaraan. Unsur-unsur utamanya terdiri dari karbon, hidrogen dan oksigen (Wikipedia, 2016).
BAB II Tinjauan Pustaka 2.2.6 Pengertian Dinas Enegi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera
Selatan
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Selatan adalah instansi pemerintah yang menangani berbagai masalah pertambangan dan energi di Sumatera Selatan. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Selatan mempunyai tugas membantu Gubernur menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di bidang energi dan sumber daya mineral (sumber: desdm.sumselprov.go.id).
2.2.7 Pengertian Website
Menurut Sebok, Vermat, dan tim (2018 : 70) “Website adalah kumpulan halaman yang saling terhubung yang di dalamnya terdapat beberapa item seperti dokumen dan gambar yang tersimpan di dalam web server. Web app adalah sebuah aplikasi yang berada dalam web server yang bisa user akses melalui browser. Web app biasanya menampilkan data user dan informasi dari server”.
2.2.8 Pengertian Sistem Informasi Laboratorium Batubara pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumater Selatan Berbasis Website Sistem Informasi Laboratorium Batubara pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Selatan Berbasis Website adalah sistem yang memberikan informasi dan pelayanan kepada pelanggan terkait permintaan pengujian sampel batubara di Sumatera Selatan dengan tujuan memudahkan pelanggan dalam melakukan pendaftaran pengujian sampel dan memudahkan bagian laboratorium dalam proses pembuatan laporan hasil pengujian/Sertifikat melalui jalur koneksi internet.
2.3 Teori Khusus
2.3.1 Pengertian Kamus Data
Kamus Data merupakan katalog fakta tentang data dan kebutuhan- kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Sukamto dan Shalahuddin (2018:73) mengungkapkan bahwa Kamus Data adalah kumpulan daftar elemen data yang
BAB II Tinjauan Pustaka mengalir pada sistem perangkat lunak sehingga masukan (input) dan keluaran (output) dapat dipahami secara umum (memiliki standar cara penulisan).
Sukamto dan Shalahuddin (2018:73), menjelaskan notasi pada Kamus Data adalah sebagai berikut:
Tabel 2.1 Simbol-Simbol pada Kamus Data
No. Simbol Keterangan
1. = Disusun atau terdiri atas
2. + Dan
3. [ | ] Baik …atau…
4. { }ⁿ n kali diulang/ bernilai banyak
5. ( ) Data opsional
6. *...* Batas komentar
(Sumber: Sukamto dan Shalahuddin, 2018:73)
2.3.2 Pengertian Data Flow Diagram (DFD)
Dalam pembuatan Sistem Informasi, DFD sering digunakan. DFD dibuat oleh para analis untuk menggambarkan arus data, yaitu dari mana asal data dan kemana tujuan data yang akan keluar dari sistem yang akan dibuat. Setelah itu, DFD akan diberikan kepada para programmer untuk melakukan proses coding. DFD berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi yang dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh professional sistem pemakai maupun pembuat program.
Menurut Rosa dan Shalahuddin (2016:70), “Data Flow Diagram (DFD) atau dalam bahasa Indonesia menjadi Diagram Alir Data (DAD) adalah representasi grafik yang menggambarkan aliran informasi dan transformasi informasi yang diaplikasikan sebagai data yang mengalir dari masukan (input) keluaran (output)”.
Rosa dan Shalahuddin (2016:70), menjelaskan notasi pada DFD adalah sebagai berikut:
BAB II Tinjauan Pustaka Tabel 2.2 Simbol-Simbol pada DFD
No. Notasi Keterangan
1.
Proses (Process) atau fungsi atau prosedur; pada pemodelan perangkat lunak yang akan diimplementasikan dengan pemrograman terstruktur, maka pemodelan notasi inilah yang seharusnya jadi fungsi atau prosedur di dalam kode program.
2.
File atau basis data atau penyimpanan (storage); pada pemodelan perangkat lunak yang akan diimplementasikan dengan pemrograman terstruktur, maka pemodelan notasi ilmiah yang harusnya dibuat menjadi tabel-tabel basis datayang dibutuhkan, tabel- tabel pada basis data (Entity Relationship Data (ERD), Conceptual Data Model (CDM), Physical Data Model (PDM)).
Catatan : nama yang diberikan pada sebuah penyimpanan biasanya kata benda.
3.
Entitas luar (external entity) atau masukan (input) atau keluaran (output) atau orang yang memakai/berinteraksi dengan perangkat lunak yang dimodelkan atau sistem lain yang terkait dengan aliran data dari sistem yang dimodelkan.
Catatan : nama yang digunakan pada masukan (input) atau keluaran (output) biasanya berupa kata benda.
BAB II Tinjauan Pustaka Lanjutan Tabel 2.2 Simbol-Simbol pada DFD
No Notasi Keterangan
4.
Aliran data; merupakan data yang dikirim antar- proses,dari prnyimpanan ke proses, atau dari proses ke masukan (input) atau keluaran (output).
Catatan : Nama yang digunakan pada aliran data biasanya berupa kata benda, dapat diawali dengan kata data misalnya “data siswa” atau tanpa kata data misalnya “siswa”.
(Sumber: Rosa dan Shalahuddin, 2016:71-72) 2.3.3 Pengertian Flowchart
Flowchart merupakan langkah awal pembuatan suatu program. Dengan adanya flowchart urutan poses kegiatan menjadi lebih jelas. Jika ada penambahan proses maka dapat dilakukan lebih mudah. Dalam flowchart terdapat simbol-simbol yang menggambarkan sebagai suatu proses dan garis penghubung yang menggambarkan hubungan antar proses tersebut.
Supardi (2013:51) menjelaskan bahwa, “Bagan alir (flowchart) merupakan bagan (chart) yang menunjukkan alir (flow) di dalam program atau prosedur sistem secara logika yang digunakan sebagai alat bantu komunikasi dan dokumentasi”
Supardi (2013:53) menjelaskan simbo-simbol yang digunakan flowchart adalah sebagai berikut:
Tabel 2.3 Simbol-Simbol pada Flowchart
No. Simbol Keterangan
1.
Simbol input / output
Simbol input / output (input / output symbol) digunakan untuk mewakili data input / output
2.
Simbol proses
Simbol proses digunakan untuk mewakili suatu proses.
BAB II Tinjauan Pustaka Lanjutan Tabel 2.3 Simbol-Simbol pada Flowchart
No. Simbol Keterangan
3.
Simbol input / output
Simbol input / output (input / output symbol) digunakan untuk mewakili data input / output
4.
Simbol proses
Simbol proses digunakan untuk mewakili suatu proses.
5.
Simbol proses terdefinisi Simbol proses terdefinisi (predefined symbol) digunakan untuk menunjukkan suatu operasi yang rinciannya ditunjukkan di tempat lain.
6.
Simbol persiapan Simbol persiapan (preparation symbol) digunakan untuk memberi nilai awal suatu besaran.
7.
Simbol manual Simbol manual digunakan untuk menyatakan suatu Tindakan atau proses yang tidak dilakukan oleh komputer.
8.
Simbol titik terminal Simbol titik terminal (terminal point symbol) digunakan untuk menunjukkan awal dan akhir dari suatu proses.
9.
Simbol manual input Simbol manual input digunakan untuk memasukkan data secara manual menggunakan online keyboard.
10.
Simbol dokumen
Simbol dokumen (document symbol) digunakan untuk mencetak laporan ke printer.
(Sumber: Supardi, 2013:53)
BAB II Tinjauan Pustaka 2.3.4 Pengertian Entity Relational Diagram (ERD)
Dalam rekayasa perangkat lunak, sebuah Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan abstrak dan konseptual representasi data untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi agar menjadi sistem database yang rapi dan terstruktur.
Menurut Rosa dan Shalahuddin (2016:50-53), “ERD adalah bentuk paling awal dalam melakukan perancangan basis data relasional. Jika menggunakan OODBMS (Object Oriented Database Management System) maka perancangan basis data tidak perlu dilakukan”.
Rosa dan Shalahuddin (2016:50-53) menjelaskan simbo-simbol yang digunakan ERD adalah sebagai berikut:
Tabel 2.4 Simbol-Simbol pada ERD
No. Simbol Deskripsi
1.
Entitas/ entity Entitas merupakan data inti yang akan disimpan;
bakal tabel pada basis data; benda yang memiliki data dan harus disimpan datanya agar dapat diakses oleh aplikasi computer; penamaan entitas biasanya lebih ke kata benda dan belum merupakan nam tabel.
2.
Atribut
Field atau kolom data yang butuh disimpan dalam suatu entitas.
3.
Atribut kunci primer
Field atau kolom data yang butuh disimpan dalam suatu entitas dan digunakan sebagai kunci akses record yang diinginkan; biasanya berupa id; kunci primer dapat lebih dari satu kolom, asalkan kombinasi dari beberapa kolom tersebut dapat bersifat unik (berbeda tanpa da yang sama).
BAB II Tinjauan Pustaka Lanjutan Tabel 2.4 Simbol-Simbol pada ERD
No. Simbol Deskripsi
4.
Atribut
multinilai/multivalue Field atau kolom data yang butuh disimpan dalam suatu entitas yang dapat memiliki nilai lebih dari satu.
5.
Relasi
Relasi yang mrnghubungkan antar entitas; biasanya diawali dengan kata kerja.
6.
Asosiasi / association Penghubung antar relasi dan entitas di mana di kedua ujungnya memiliki multiplicity kemungkinan jumlah pemakaian.
Kemungkinan jumlah maksimum keterhubungan antara entitas satu dengan yang lain disebut kardinalitas. Misalkan ada kardinalitas 1 ke N atau sering disebut dengan one to many menghubungkan entitas A dan entitas B maka ERD biasanya memiliki hubungan binary (satu relasi
menghubungkan dua buah entitas).
(Sumber: Rosa dan Shalahuddin, 2016:50-53)
2.4 Teori Program
2.4.1 Pengertian Sublime Tekt
Sublime text salah satu kode editor yang biasa digunakan oleh para programmer untuk membuat suatu program.
Menurut Supono dan Putratama (2016:14) “Sublime text merupakan perangkat lunak text editor yang digunakan untuk membuat atau meng-edit suatu aplikasi. Sublime text mempunyai fitur plugin tambahan yang memudahkan programmer”.
N
BAB II Tinjauan Pustaka Selain itu, menurut Faridi (2015:3) menjelaskan bahwa “Sublime Text 3 adalah editor berbasis python, sebuah teks editor yang elegan, kaya akan fitur, cross platform, mudah dan simple yang cukup terkenal di kalangan developer (pengembang), penulis dan desainer”.
2.4.2 Pengertian HTML
Hypertext markup language (HTML) merupakan bahasa dasar pembuatan web. HTML menggunakan tanda (mark), untuk menandai bagian-bagian dari text.
HTML disebut sebagai bahasa dasar, karena dalam membuat web, jika hanya menggunakan HTML maka tampilan web terasa hambar (Rerung, 2018:18).
Hypertext markup language (HTML) merupakan bahasa pemrograman dasar untuk mengelola website. Akan tetapi, HTML hanya terbatas pada pembuatan website statis (website yang tidak dapat berinteraksi aktif dengan user). Maka dari itu, HTML biasa dikombinasikan dengan bahasa pemrograman web lainnya (Wardana, 2016:3).
2.4.3 Pengertian PHP
Menurut Supono & Putratama (2018: 1) mengemukakan bahwa “PHP (PHP:
hypertext preprocessor) adalah suatu bahasa pemrograman yang digunakan untuk menterjemahkan basis kode program menjadi kode mesin yang dapat dimengerti oleh komputer yang bersifat server-side yang ditambahkan ke HTML”.
Hypertext preprocessor (PHP) merupakan bahasa pemrograman untuk pembuatan website dinamis, yang mampu berinteraksi dengan pengunjung atau penggunanya (Wardana, 2016:1).
2.4.4 Pengertian CSS
Cascading style sheet (CSS) merupakan bahasa pemrograman yang berfungsi untuk mempercantik tampilan web (Solichin, 2016:10).
Menurut (Wahyudi, 2017), CSS adalah suatu Bahasa pemrograman web yang digunakan untuk mengendalikan dan membangun berbagai komponen dalam web sehingga tampilan web akan lebih rapi, terstruktur, dan seragam.
BAB II Tinjauan Pustaka 2.4.5 Pengertian Java Script
Menurut Sunyoto (2007:17) “JavaScript adalah bahasa scripting yang popular di internet dan dapat bekerja di sebagian besar browser popular seperti Internet Explorer (IE), Mozila Firefox, Netscape, dan Opera”. JavasSript dikembangkan oleh Netscape dengan nama awal LiveScript yang berfokus pada proses pengolahan data di sisi client dan menyajikan komponen web yang lebih interaktif serta berfungsi untuk menambah fungsionalitas dan kenyamanan halaman web (Solichin, 2016:11).
2.4.6 Pengertian MySQL
Madcoms (2016:17), ”MySQL adalah sistem manajemen database SQL yang bersifat Open Source dan paling populer saat ini. Sistem database MySQL mendukung beberapa fitur seperti multithreaded, multi-user, dan SQL database managemen system (DBMS)”.
Raharjo (2015:7), “MySQL merupakan software RDBMS (atau server database) yang dapat mengelola database dengan sangat cepat, dapat menampung data dalam jumlah sangat besar, dapat diakses oleh banyak user (multi-user), dan dapat melakukan suatu proses secara sinkron atau berbarengan (multi-threaded)”.
2.2.7 Pemgertian CodeIgneter
Menurut Raharjo (2015:3) CodeIgniter adalah framework web untuk bahasa pemrograman PHP, yang dibuat oleh Rick Ellis pada tahun 2006, penemu dan pendiri EllisLab.
Menurut Purbadian (2016:18) mengatakan bahwa “CodeIgniter adalah sebuah framework yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP yang bertujuan untuk memudahkan para programmer web untuk membuat atau mengembangkan aplikasi berbasis web”.
BAB II Tinjauan Pustaka 2.2.8 Pengertian Xampp
Menurut Dadan dan Kerendi (2015:28) “XAMPP adalah salah satu aplikasi web server apache yang terintegrasi dengan mysql dan phpmyadmin”.
Menurut Aryanto (2016:4) “Xampp merupakan sebuah aplikasi perangkat lunak pemrograman dan database yang didalamnya terdapat berbagai macam 18 aplikasi pemrograman seperti: Apache HTTP Server, MySQL database, bahasa pemrograman PHP dan perl”.