• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

5

LANDASAN TEORI

2.1. Konsep Dasar Web

Anggaran merupakan pedoman tindakan yang akan dilaksanakan pemerintah meliputi rencana pendapatan, belanja, transfer, dan pembiayaan yang diukur dalam satuan rupiah, yang disusun menurut klasifikasi tertentu secara sistematis untuk satu periode. Anggaran merupakan pernyataan kuantitatif dari perencanaan badan pemerintah yang dinyatakan baik dalam bentuk fisik maupun keuangan atau keduanya. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa anggaran merupakan suatu rencana atau pedoman pemerintah yang disusun secara sistematis dan direncanakan secara kuantitatif untuk jangka waktu tertentu dan umumnya dinyatakan dalam satuan uang, tetapi dapat juga dinyatakan dalam satuan barang (Husnil Kamil, 2017).

Realisasi adalah tindakan yang nyata atau adanya pergerakan atau perubahan dari rencana yang sudah dibuat atau dikerjakan. Realisasi anggaran kegiatan merupakan proses perencanaan, pendistribusian, dan pelaporan penggunaan anggaran terhadap suatu kegiatan (Husnil Kamil, 2017).

2.1.1. Website

1. Definisi internet

Komunikasi antara manusia yang diistilahkan Littlejohn dengan human communication, kejadiaanya (setting) sudah sejak lama menjadi perhatian para akademisi. Pada awalnya, setting itu diidentifikasikan Littlejohn berdasarkan empat konteks, yaitu: interpersonal, groups; organization, dan mass. Konteks ini kemudian ia ralat dengan menambahnya menjadi lima konteks, yaitu dengan memasukkan konteks publics. Sejauh masih belum munculnya media baru yang dikenal dengan internet, Human Communication pada semua konteks dimaksud, kejadiaanya secara relatif dapat berwujud melalui penggunaan media secara parsial. Namun, dengan medium internet sebagai produk konvergensi teknologi informasi dan komunikasi, semua konteks tersebut jadi dimungkinkan dapat berlangsung (terjadi). Kemampuan medium internet yang demikian fenomenal4 menyebabkannya mendapat banyak peristilahan. Diantaranya ada yang menyebut media baru, media modern, media inkonvensional, telematika, dan ada pula yang menggelarinya dengan supermedium for communicating .

(2)

Medium internet yang secara konseptual dikenal pada tahun 1970, yang harusnya secara fisik juga dikembangkan dari software bernama ARPANET yang dikembangkan pihak militer Amerika Serikat6 dalam kenyataannya juga memilili banyak batasan. Dalam kamus Merriam-Webster Online Dictionary bahwa komputer merupakan electronic communications network that connects computer networks and organizational computer facilities around the world . Menurut Your Dictionary, secara leksikal disebutkan bahwa internet refers to a collection of networks connected by routers (Muhammad rustam, 2017) .

2. Website

Menurut Yuhefizar pengertian website adalah keseluruhan halaman-halaman web yang terdapat dari sebuah domain yang mengandung informasi (Agus Prayitno, 2015).

3. Web Server

Fathansyah menerangkan bahwa pengertian web server adalah Server Web (Web Server) merujuk pada perangkat keras (server) dan perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protokol komunikasi HTTP ataupun variannya (seperti FTP dan HTTPS) atas berkas- berkas yang terdapat pada suatu URL ke pemakai” (Agus Prayitno, 2015).

4. Web Browser

Pengertian web browser menurut Winarno dan Utomo “web browser adalah alat yang digunakan untuk melihat halaman web“ (Agus Prayitno, 2015) .

2.1.2. Bahasa Pemograman

Berikut beberapa pengertian yang terkait dengan bahasa pemrograman : 1. HTML (Hypertex Markup Language)

Menurut (Dio Lavarino, 2016) Hypertext Markup Language (HTML) adalah bahasa markup yang umum digunakan untuk membuat halaman web.

Sebenarnya HTML bukanlah sebuah bahasa pemrograman. Apabila di tinjau dari namanya, HTML merupakan bahasa markup atau penandaan terhadap sebuah dokumen teks. Tanda tersebut di gunakan untuk menentukan format atau style dari teks yang di tandai.

HTML dibuat oleh Tim Berners-Lee ketika masih bekerja untuk CERN dan dipopulerkan pertama kali oleh browser Mosaic. Selama awal tahun 1990 HTML mengalami perkembangan yang sangat pesat. Setiap pengembangan

(3)

HTML pasti akan menambahkan kemampuan dan fasilitas yang lebih baik dari versi sebelumnya. Sebelum suatu HTML disahkan sebagai suatu dokumen HTML standar, ia harus disetujui dulu oleh W3C untuk dievaluasi secara ketat. Setiap terjadi perkembangan suatu versi HTML, maka mau tak mau browser pun harus memperbaiki diri agar bisa mendukung kode-kode HTML yang baru tersebut. Sebab jika tidak, browser tak akan bisa menampilkan HTML tersebut.

2. PHP (Hypertext Procesor)

Menurut (Yolan & Mansuri, 2015) PHP merupakan bahasa server-side yang menyatu dengan html, untuk membuat halaman web yang dinamis, salah satu fungsinya adalah untuk menerima dan mengolah dan menampilkan data ke sebuah situs, data yang diterima akan diolah disebuah prorgam databases server, untuk kemudian hasilnya ditampilkan kembali ke layar browser sebuah situs.

3. Java

Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan diberbagai komputer, termasuk telepon genggam. Bahasa pemrograman ini pertama kali dibuat oleh james Gosling saat masih bergabung Sun Microsystems. Bahasa pemrograman ini merupakan pengembangan dari bahasa C++ karena banyak mengadopsi sintak C dan C++. Saat ini Java merupakan bahasa pemrograman yang paling popular digunakan. Kelebihan Java dari bahasa pemrograman yang lain adalah bisa dijalankan diberbagai jenis sistem operasi sehingga dikenal juga bahasa pemrograman multiplatform, bersifat pemrograman berorientasi object(PBO), memiliki library yang lengkap (Eka Wida Fridayanthie, 2016).

2.1.3. Basis Data

Basis data didefinisikan sebagai kumpulan data yang terintegrasi dan diatur sedemikian rupa sehingga data tersebut dapat dimanipulasi, diambil, dan dicari secara cepat. Selain berisi data, database juga berisi metadata (Gat, 2015).

Dalam pembuatan database atau basis data program ini, perangkat lunak database yang digunakan adalah Mysql. MySQL (My Structured Query Language) adalah salah satu jenis database server yang sangat terkenal.

Kepopulerannya disebabkan MySQL menggunakan SQL sebagai bahasa dasar untuk mengakses databasenya. MySQL bersifat free dengan lisensi GNU General Public License (GPL). Dengan adanya keadaan ini maka anda

(4)

dapat meggunakan software ini dengan bebas tanpa perlu harus takut dengan lisensi yang ada.MySQL termasuk jenis RDBMS (Relational Database Management System).Itulah sebabnya istilah table, baris, kolom digunakan pada MySQL. Pada MySQL sebuah database mengandung satu atau sejumlah table (Prasetyo, Pattiasina, & Soetarmono, 2015).

Dan untuk pengelolaan database MySql, penulis menggunakan PhpMyadmin yang merupakan software berbasis web yang digunakan dalam bentuk GUI (Graphical User Interface).

2.1.4. Model Pengembangan Perangkat Lunak

Metode penelitian yang diterapkan pada penelitian ini adalah dengan pengembangan metode waterfall. Metode waterfall merupakan model pengembangan sistem informasi yang sistematik dan sekuensial (Sasmito, 2017). Metode Waterfall memiliki tahapan-tahapan sebagai berikut :

1) Requirements analysis and definition Layanan sistem, kendala, dan tujuan ditetapkan oleh hasil konsultasi dengan pengguna yang kemudian didefinisikan secara rinci dan berfungsi sebagai spesifikasi sistem.

2) System and software design Tahapan perancangan sistem mengalokasikan kebutuhan-kebutuhan sistem baik perangkat keras maupun perangkat lunak dengan membentuk arsitektur sistem secara keseluruhan. Perancangan perangkat lunak melibatkan identifikasi dan penggambaran abstraksi sistem dasar perangkat lunak dan hubungannya.

3) Implementation and unit testing Pada tahap ini, perancangan perangkat lunak direalisasikan sebagai serangkaian program atau unit program. Pengujian melibatkan verifikasi bahwa setiap unit memenuhi spesifikasinya.

4) Integration and system testing Unit-unit individu program atau program digabung dan diuji sebagai sebuah sistem lengkap untuk memastikan apakah sesuai

(5)

dengan kebutuhan perangkat lunak atau tidak. Setelah pengujian, perangkat lunak dapat dikirimkan ke customer.

5) Operation and maintenance Biasanya (walaupun tidak selalu), tahapan ini merupakan tahapan yang paling panjang. Sistem dipasang dan digunakan secara nyata. Maintenance melibatkan pembetulan kesalahan yang tidak ditemukan pada tahapan-tahapan sebelumnya, meningkatkan implementasi dari unit sistem, dan meningkatkan layanan sistem sebagai kebutuhan baru.

Sumber (Sasmito, 2017)

Gambar II.1 Metode Waterfall

Gambar II.1 adalah bagan metode waterfall yang merupakan metode pengembangan sistem yang digunakan pada penelitian ini.

(6)

2.2. Teori Pendukung

2.2.1. Struktur navigasi

Sistem navigasi situs web secara keseluruhan dan desain interface situs web tersebut, navigasi memudahkan jalan yang mudah ketika menjelajahi situs web. Ada empat macam bentuk dasar yaitu:

1. Struktur Navigasi Linier

Struktur navigasi linier pengguna menavigasikan secara berurutan, dalam frame atau byte informasi satu ke yang lainnya.

Sumber (R, 2018)

Gambar II.2 Struktur Navigasi Linier 2. Sturktur Navigasi Hirarki

Struktur dasar ini pengguna menavigasikan disepanjang cabang pohon struktur “Struktur navigasi dalam situs web melibatkan terbentuk oleh logika isi, dari bagian struktur.

Sumber (R, 2018)

Gambar II.3 Struktur Navigasi Hirarki

(7)

3. Struktur Navigasi Tidak Berurut (Non-Linier)

Pengguna akan menavigasikan dengan bebas melalui isi proyek dengan tidak terikat dengan jalur yang sudah ditentukan sebelumnya.

Sumber (R, 2018)

Gambar II.4 Struktur Navigasi Berurut 4. Struktur Navigasi Campuran (Composite)

Struktur navigasi pengguna akan melakukan navigasi dengan bebas (secara non-linier), namun kadang dibatasi oleh informasi kritis.

Sumber (R, 2018)

Gambar II.5

Struktur Navigasi Campuran

(8)

2.2.2. (Entity Relationship Diagram) ERD

Menurut (Eka Wida Fridayanthie, 2016) ERD (Entity Relationship Diagram) adalah model teknik pendekatan yang menyatakan atau menggambarkan hubungan suatu model. Didalam hubungan ini tersebut dinyatakan yang utama dari ERD adalah menunjukan objek data (Entity) dan hubungan (Relationship), yang ada pada Entity berikutnya.

Simbol-simbol dalam ERD (Entity Relationship Diagram) adalah sebagai berikut:

a. Entitas: suatu yang nyata atau abstrak yang mempunyai karakteristik dimana kita akan menyimpan data.

b. Atribut: ciri umum semua atau sebagian besar instansi pada entitas tertentu.

c. Relasi: hubungan alamiah yang terjadi antara satu atau lebih entitas.

d. Link: garis penghubung atribut dengan kumpulan entitas dan kumpulan entitas dengan relasi.

(9)

Sumber (Eka Wida Fridayanthie, 2016)

Gambar II.6 Contoh ERD

Logical Record Structure (LRS) terdiri dari link-link diantara tipe record.

Link ini menunjukkan arah dari satu tipe record lainnya. Banyak link dari LRS yang diberi tanda field-field yang kelihatan pada kedua link tipe record].

LRS berfungsi mengetahui hasil normalisasi dua buah entitas yang memiliki kardinalitas seperti one to one, one to many, dan many to many (Nicodias Palasara, Ahmad Sinnum, 2018).

(10)

Definisi derajat relationship menurut Ladjamudin“Relationship Degree adalah jumlah entitas yang berpartisipasi dalam satu relationship (Rahmayu, 2015) .”

Berikut ini derajat relationship yang sering dipakai didalam ERD:

a) Unary Relationship

b) Binary Relationship

c) Tenary Relationship

2.2.3. Implementasi dan Pengujian Web

Menurut (Eka Wida Fridayanthie, 2016) Black-box testing adalah perangkat lunak dari segi spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dan kode program”.

Pengujian web yang dilakukan pada kesempatan ini, menggunakan metode black box testing.

Pengujian dimaksudkan untuk mengetahui fungsi-fungsi, masukan dan keluaran dari perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan dan pengujian dengan metode black box testing memungkinkan pengembang software untuk membuat himpunan kondisi input yang akan melatih seluruh syarat-syarat fungsional suatu program. Adapun beberapa kategori kesalahan yang diuji oleh black box testing, diantaranya:

a. Fungsi-fungsi yang salah atau hilang.

b. Kesalahan interface.

c. Kesalahan dalam struktur data atau akses database eksternal.

d. Kesalahan performa.

e. Kesalahan inisialisasi dan terminasi.

(11)

2.2.4. Studi Literatur atau Kajian Literatur

Dalam penelitian ini penulis memaparkan tiga penelitian terdahulu yang relevan dengan permasalahan yang akan diteliti tentang “Sistem Aplikasi Realsasi Anggaran pada Kantor Pelayanan Kekayaan dan Lelang”.

1. (Rukayah, Nugrahini Kusmawati, 2017) dalam jurnal yang berjudul

“Analaisis laporan realisasi anggaran dengan menggunakan rasio efektivitas dan rasio efesiensi pada kantor badan perijinan terpadu dan penanaman modal kabupaten serang”.

 Masalah dari jurnal tersbeut yaitu Organisasi sektor publik saat ini tengah menghadapi tekanan untuk efesien dalam memperhitungkan biaya ekonomi dan biaya sosial, serta dampak negatif atas aktivitas yang dilakukan.Setiap organisasi pemerintahan pasti menginginkan tujuannya tercapai secara efektif dan efesien dalam merealisasikan anggaran pendapatan dan belanja daerahnya (APBD), terlebih lagi dalam situasi globalisasi seperti masa sekarang ini.

 Solusi dari jurnal tersebut Perlu untuk diperhatikan oleh Pemerintah Daerah walaupun patokan untuk besarnya Belanja Operasional dan Belanja Modal terhadap APBD belum ada, namun sebagai daerah yang berada di Negara Berkembang Pemerintah Daerah seharusnya meningkatkan Belanja Modal (pembangunan) dalam menyediakan sarana prasarana yang mendukung untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik.

(12)

2. (Tulangow & Runtu, 2016) dalam jurnal berjudul “Analisis realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten minahasa”.

 Masalah dari jurnal tersebut yaitu Seiring dengan peningkatan pembangunan nasional maka anggaran belanja yang diperlukan juga semakin meningkat. Anggaran belanja tersebut dikumpulkan dari segenap potensi sumber daya dan pendapatan yang dimiliki oleh suatu daerah.

Anggaran pendapatan dan belanja yang dikumpulkan dituang dalam suatu program atau rancangan pemerintah yang disebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

 Solusi dari jurnal tersebut adalah Pemerintah Kabupaten Minahasa harus lebih berusaha lagi dalam dalam meningkatkan pendapatan asli

 daerah (PAD) melalui potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam, serta pengembangan potensi-potensi baru yang ada di daerah.

Pemerintah Kabupaten Minahasa juga harus memperhatikan dalam pengalokasian dana. Jangan hanya terfokus pada belanja tidak langsung khususnya belanja pegawai. Masi ada belanja-belanja lain yang masi sangat membutuhkan alokasi dana. Serta meningkatkan terus kinerja pengelolaan terhadap realisasi anggaran pendapatan dan belanja darah, agar Kabupaten MInahasa mampu menjadi daerh yang mandiri tanpa ketergantungan yang besar terhadap bantuan pemerintah pusat maupun provinsi.

(13)

3. (Umar, 2016) dalam jurnal berjudul “Analisis Realisasi Anggaran pada Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Pemerintah Aceh Tahun 2014”.

 Masalah dari jurnal tersebut yaitu Pada tahun 2014 realisasi anggaran pada Bidang Pembangunan Jalan dan embatan masuk kedalam kategori efektif meskipun tidak mencapai 100%. Hal ini terjadi pada prosedur pencairan dana di Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Aceh dilakukan oleh bagian keuangan. Bagian keuangan memulai proses pencairan dana anggaran sebesar Rp. 685.848.490.825 dengan melihat hasil laporan realisasi anggaran dana sebesar Rp.669.552.780.744, dengan tingkat realisasi 97,62% dan sisa tingkat realisasi 2,38%. Pencairan dana tidak dapat dicairkan karena tidak sesuai dengan prosedur pencairan dana yang telah ditetapkan. Permasalahan yang terjadi pada realisasi anggaran karena adanya pelaksanaan kegiatan proyek pembangunan jalan dan jembatan yang tidak sesuai dengan perencanaan awal yang telah disusun sebelumnya

 Solusi dari jurnal tersebut adalah Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Pemerintah Aceh sebagai lembaga pelayanan masyarakat harus mampu menampung masukan dan pendapat dari masyakat daerah maupun kota mengenai pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan pada Provinsi Aceh.

Gambar

Gambar II.1   Metode Waterfall
Gambar II.2   Struktur Navigasi Linier  2.   Sturktur Navigasi Hirarki
Gambar II.4  Struktur Navigasi Berurut  4.  Struktur Navigasi Campuran (Composite)
Gambar II.6  Contoh ERD

Referensi

Dokumen terkait

Manfaat Laporan Relisasi Anggaran yaiu untuk menyediakan informasi mengenai realisasi pendapatan, belanja, transfer, surplus atau defisit, dan pembiayaan dari suatu

Daya tarik klien make up artist yang dimaksud dalam penelitian ini, diukur dengan menggunakan delapan indikator meliputi media Instagram dapat menarik calon

Pembiayaan yang diberikan oleh bank kepada nasabah akan mendapat balas jasa berupa bagi hasil, margin keuntungan, dan pendapatan sewa, tergantung pada akad

Terjadinya proses pengadaan secara sederhana digambarkan apabila persediaan material di lokasi proyek sudah menipis diukur dari safety stock yang telah ditentukan, atau adanya

Menurut Permendikbud (2007) silabus paling sedikit memuat komponen-komponen berikut. 2) Identitas sekolah, meliputi nama satuan pendidikan dan kelas. 3) Kompetensi inti,

Pada tingkat provinsi dan kabupaten dan kota, strategi dan rencana aksi penanggulangan kemiskinan yang tertuang dalam dokumen SNKP menjadi pedoman dan acuan penanggulangan

1) Pembiayaan seluruh kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru, yaitu meliputi biaya pendaftaran, pengadaan formulir, administrasi pendaftaran, pendaftaran ulang dan kegiatan

Standar pelayanan merupakan ukuran yang telah ditetapkan dalam penyelenggaraan pelayanan publik sebagai pedoman yang wajib ditaati dan dilaksanakan oleh penyelenggara pelayanan,