PROPOSAL
USULAN DANA HIBAH BANSOS KONI KABUPATEN LEBAK
TAHUN ANGGARAN 2021
KONI KABUPATEN LEBAK
Jalan Siliwangi, Pasir Ona, Rangkasbitung, Rangkasbitung Timur Kabupaten Lebak, Banten 42313
PROPOSAL
USULAN DANA HIBAH BANSOS KONI KABUPATEN LEBAK
TAHUN ANGGARAN 2021
A. Latar Belakang
Dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang kuat, pepatah ini begitu menguatkan pola pikir sebagian besar manusia yang menganggap bahwa olah raga adalah merupakan bagian penting yang tidak bisa diabaikan dalam kehidupan manusia. Olah gerak dan Olah jiwa diyakini oleh banyak orang telah mampu membangkitkan perbaikan dalam kualitas hidup seseorang, berfikir mejadi lebih jernih, memiliki badan yang sehat, dan berpengaruh juga terhadap mentalitas kejiwaan seseorang. Dalam konteks pelaksanaan olah raga yang lebih luas maka berolah raga telah mampu pula meningkatkan persaudaraan diantara para pelaku olah raga, mereka berkompetisi akan tetapi dengan semangat yang sportif. Memperlihatkan sebuah dinamika kehidupan yang sangat dinamis. Olah raga juga mampu meningkatkan persatuan dan kesatuan sebuah bangsa terutama jika dipertandingkan dalam kancah internasional.
Perkembangan olahraga di Indonesia saat ini memberikan kemajuan yang berarti dengan lainnya Undang-undang keolahragaan nasional. Undang-undang ini diharapkan mampu mengakomodir semua sistem dan kebijakan tentang keolahragaan nasional, sehingga mampu memberikan kemajuan bagi olahraga nasional. Berdasarkan Undang- undang Republika Indonesia Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional menerangkan bahwa Keolahragaan Nasional adalah “Keolahragaan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai keolahragaan, kebudayaan nasional Indonesia, dan tanggap terhadap tuntutan perkembangan olahraga.
Dalam UU tersebut telah dijelaskan dan diatur secara rinci tentang pedoman dan tatanan sistem keolahragaan nasional, ruang lingkup olahraga secara keseluruhan sehingga diharapkan pelaksanaan aktivitas olahraga dapat berjalan dengan baik. Dalam Undang-Undang tersebut dijelaskan juga tentang ruang lingkup olahraga yang meliputi:
1) Olahraga pendidikan, 2) Olahraga rekreasi dan 3) Olahraga prestasi. Ruang lingkup olahraga tersebut dimaksudkan untuk mempermudah dalam pelaksanan pengembangan olahraga berdasarkan karakteristik dan tujuan olahraga itu sendiri sehingga dalam pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik, sebagai contoh pelaksanaan mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan (penjaskes) di sekolah-sekolah merupakan
implementasi dalam olahraga pendidikan, pelaksanaan Pelatnas, Pelatda dalam mempersiapkan keikutsertaan Indonesia acara multi event seperti Olimpiade, Asean games, Sea Games, PON bahkan Porprov merupakan langkah-langkah yang dilakukan guna memberikan prestasi yang maksimal dalam pelaksanaan olahraga prestasi.
Untuk mempermudah pengawasan dan pelaksanaannya berdasarkan Undang- undang No.3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional di jelaskan dalam bab VII pengelolaan olahraga Pasal 36 :
(1) Induk oraganisasi cabang olahraga sebagaimana dimaksud dalam pasal 35 membentuk suatu komite olahraga nasional,
(2) Pengorganisasian komite nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sitetapkan oleh masyarakat yang bersangkutan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, (3) Induk organisasi cabang olahraga dan komite olahraga nasional sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) bersifat mandiri.
(4) Komite olahraga nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) mempunyai tugas :
a. Membantu pemerintah dalam membuat kebijakan nasional dalam bidang pengelolaaan, pembinaan, dan pengembangan olahraga prestasi pada tingkat nasional;
b. mengorganisasi induk organisasi cabang olahraga, organisasi olahraga fungsional, serta komite olahraga provinsi dan komite olahraga Kabupaten;
c. melaksanakan pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan olahraga prestasi berdasarkan kewenangannya; dan
d. melaksanakan dan mengorganisasi kegiatan multi kejuaraan olahraga tingkat nasional.
Pembentukan induk-induk olahraga ini dimaksudkan untuk mengatur olahraga prestasi berdasarkan kecabangannya, sehingga masing-masing cabang memiliki induk organisasi masing-masing. Induk dari keseluruhan organisasi kecabangan olahraga adalah KONI dan KOI.
Kebijaksanaan dalam pembinaan dan pengembangan olahraga adalah merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia yang ditujukan kepada peningkatan kesehatan jasmani dan rohani seluruh masyarakat, memupuk watak, disiplin sporttivitas serta pengembangan prestasi olahraga yang dapat membangkitkan rasa kebanggaan nasional, mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia di mata dunia.
Struktuk bangunan pembinaan Kabupaten Lebak mengacu pada teori House of Sport, Geoff Cook membagi struktur pembinaan keolahragaan, baik dalam konteks
pendidikan, rekreasi maupun prestasi. Basis pembangunan olahraga berakar pada lingkungan keluarga, pendidikan formal di lingkungan persekolahan, dan masyarakat secara luas.Setiap keluarga dipandang penting memahami agar olah raga dijadikan sebagai bagian hidup sehari-hari.
Untuk membangun itu semua akselerasi pencapaian yang di rencanakan KONI Kabupaten Lebak tertuang dalam proposal ini.
B. Landasan Hukum
1. UU No. 23 tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah Daerah.
2. UU No. 3 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional.
3. PP No. 16 tahun 2007 Tentang Penyelenggaraan Keolahragaan.
4. PP No. 17 tahun 2007 Tentang Penyelenggaraan Pekan dan Kejuaraan Olahraga.
5. PP No. 18 tahun 2007 Tentang Pendanaan Keolahragaan.
6. AD/ART KONI Kabupaten Lebak
7. MUSORKAB KONI Kabupaten Lebak Tahun 2018
D. Maksud dan Tujuan Maksud
1. Sebagai wadah penyaluran minat dan bakat di bidang olahraga.
2. Membantu mengembangkan bakat generasi muda dan warga Kabupaten Lebak dalam bidang olahraga guna mencapai prestasi dan prestise.
3. Menumbuh kembangkan jiwa sportivitas dalam diri atlet.
4. Mengikis pengaruh-pengaruh negatif pada generasi muda Kabupaten Lebak.
6. Meningkatkan Prestasi Atlet Kabupaten Lebak dalam Kejuaraan Daerah, Kejuaraan Nasional dan International
Tujuan
1. Menciptakan generasi muda yang sehat, kuat dengan keterampilan yang berkualitas.
2. Meningkatkan kemampuan atlet dalam pencapaian prestasi.
3. Mempererat tali silaturahmi dari seluruh atlet.
4. Untuk mengetahui kemampuan atlet sebagai hasil pembinaan dan pelatihan.
5. Sebagai tolok ukur keberhasilan suatu pembinaan masing-masing Pengcab dalam membina SDM dan Atlet di Kabupaten Lebak
E. Rincian Program Dan Kegiatan
Rencana Kebijakan Pemanfaatan Pengunaan Dana Hibah KONI Kabupaten Lebak pada Tahun Anggaran 2021 adalah sebagai berikut :
1. Pelaksanaan Pusat Latihan Cabang (PUSLATCAB)
Untuk meningkatkan pencapaian prestasi atlet Kabupaten Lebak di tingkat Provinsi, Nasional maupun Inernational diperlukan suatu program pembinaan dan pelatihan yang sistematis, terencana, berkesinambungan dan modern yang nantinya akan menghasilkan atlet-atlet andalan Kabupaten Lebak serta keberhasilan kontingen Kabupaten Lebak meraih prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV), PON dan event-event lain tingkat nasional dan internasional.
2. Menyelenggarakan Bupati Cup
Bupati Cup adalah kegiatan pertandingan/perlombaan tingkat Daerah Kabupaten Lebak yang bersifat Single Event yang dilaksanakan setiap tahun.
3. Pemberian Dana Pembinaan Anggota KONI Kabupaten Lebak (Pengurus Cabang Olahraga dan Koordinator Olahraga Kecamatan);
4. Mengikuti Pelaksanaan Kejurda, Kejurnas dan Internasional;
Kejuaraan Daerah Provinsi Banten adalah kejuaraan single event yang diselenggarakan oleh masing-masing PENGPROV di bawah naungan KONI Banten.
Kejuaraan Nasional adalah event yang diselenggarakan dengan skala nasional yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat dari masing-masing cabor Kejurda dan Kejurnas ini adalah event try out dan try in untuk atlet yang akan turun di PORPROV VI 2022.
5. Pelatihan Kecabangan adalah Pelatihan untuk Pelatih sesuai Cabang olahraganya masing-masing;
8. Pelatihan Management Organisasi Olahraga adalah kegiatan untuk memberikan bekal kepada Pengurus Olahraga dalam mengelola Organisasi Cabang Olahraga;
9. MUSORKAB adalah Kegiatan empat tahunan yang diikuti oleh seluruh Anggota KONI Kabupaten Lebak untuk menetapkan Program Kerja KONI masa Bhakti empat Tahun mendatang serta menetapkan Ketua dan Pengurus yang Baru;
10. Partisipasi/Keikutsertaan KONI dalam kegiatan-kegiatan yang ada di Kabupaten Lebak (HUT Kabupaten Lebak, HUT RI, dll);
11. Media KONI;
12. Perjalanan Dinas Pengurus KONI;
13. Monitoring PORKAB, Monitoring Kejurda dan Kejurnas, diwilayah Banten dan di luar Banten;
14. Monitoring POPNAS oleh Pengurus Harian KONI dan Pengurus Cabang Olahraga;
15. Monitoring POPDA oleh Pengurus Harian KONI dan Pengurus Cabang Olahraga;
16. Belanja ATK dan Perlengkapan Kantor;
17. Media KONI;
18. Belanja Jasa Kantor 19. Belanja Peralatan Kantor 20. Belanja Cetak dan Pengadaan 21. Belanja Makan dan Minum
22. Belanja Pemeliharaan Rutin/Operasional dan Perawatan Kantor KONI
F. Penutup
Untuk meningkatkan prestasi olahraga pada era sekarang, pelibatan unsur teknologi olahraga (Sport Science) dan pemenuhan sarana dan prasarana olahraga menjadi hal yang tidak dapat dielakan lagi.
Untuk menciptakan atlet-atlet berprestasi, harus dibuat dan disusun kegiatan pembinaan yang terencana serta terprogram. Memang bukan hal yang mudah dalam mewujudkan insan olahraga yang memiliki dedikasi dan integritas tinggi, akan tetapi juga bukan hal yang mustahil dalam mewujudkan ini, setidaknya harapan menjadikan Kabupaten Lebak sebagai kabupaten yang melahirkan bibit atlet berprestasi skala regional, nasional bahkan internasional akan dapat kita wujudkan.
Demikian Proposal Pengajuan Hibah Bansos Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lrbak tahun 2021 ini kami susun dan sekaligus kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan
(DISPORA) Kabupaten Lebak. Atas perhatian dan perkenannya kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Lebak dan semua pihak yang telah turut andil dalam peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Lebak, semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah kita.
#visitlebak
#lebakunique
#bekerjadenganhati
#lebakbisa
#lebakjuara
Rangkasbitung Januari 2020
RINCIAN KEBUTUHAN DANA BANTUAN HIBAH KONI TAHUN 2021
NO URAIAN JUMLAH
(Rp.)
1 2 6
I BELANJA PEGAWAI 48.000.000,-
1 Honorarium Sekretariat 2 Org x 12 Bln x Rp. 1.000.000,- 24.000.000,- 2 Insetif Pengurus KONI 49 Org x Rp. 500.000,- 24.500.000,-
II BELANJA BARANG DAN JASA 106.500.000,-
1 Pembelian ATK 2.400.000,-
- Kertas HVS F4 20 Rim x Rp. 46.000,- 920.000,-
- Buku kuitansi besar 10 Buku x Rp. 6.000 60.000,- - Amplop putih Besar 10 Dus x Rp. 37.000,- 370.000,- - Map Snel Hekter Plastik 30 Buah x Rp. 10.000,- 300.000,-
- Tinta Printer 4 Buah x Rp. 50.000,- 200.000,-
- Amplop Putih Kecil 10 Dus x Rp. 15.000,- 150.000,-
- Pembelian Mos 1 Buah 150.000,-
- Bidndex 5 Buah x Rp. 30.000.- 150.000,-
- Hekter 1 Buah x Rp. 20.000,- 20.000,-
- Kertas Foto 4 Buku x Rp. 20.000,- 80.000,-
2 Belanja Cetak
- Kwitansi Tanda Pembayaran 15 Buah x Rp. 50.000,- 750.000,- 3 Belanja Dekorasi
- Pembuatan Spanduk 20 Buah x Rp. 150.000,- 3.000.000,- 4 Belanja Penggandan & Materai 2.150.000,-
- Biaya Foto Copy 1.250.000,-
- Pembelian Materai 100 x Rp. 6.000,- 600.000,-
- Pembelian Materai 100 x Rp. 3.000,- 300.000,-
5 Belanja Makan & Minum Kegiatan KONI Kab. Lebak Makan Minum Kegiatan & Rapat KONI
- Makan 400 Porsi x Rp. 40.000,- 16.000.000,-
- Snack 500 Dus x Rp. 15.000,- 7.500.000,-
6 Belanja Jasa Kantor
- Pembayaran Internet Sekertariat Koni 12 Bulan x Rp. 500.000,- 6.000.000,-
7 Belanja Jasa Transportasi Peserta Rapat
- Belanja Jasa Transportasi Peserta Rapat 10.000.000,- 8 Biaya Perjalanan Dinas
- Belanja Transport dan Uang Harian
Add-Cost 27.000.000,-
III BELANJA SARANA DAN PRASARANA SEKRETARIAT KONI
21.700.000,-
1 Perbaikan Sekertariat Koni 1 Paket 10.900.000,-
2 Pembelian Sarana Sekertariat Koni 1 Paket 8.500.000,-
3 Perbaikan Kendaraan Roda 2 1.000.000,-
4 Pembayaran STNK Roda 2 selama 1 bulan 300.000,-
5 Pembelian Printer Sekertariat Koni 1.000.000,-
IV PROGRAM PEMBINAAN PRESTASI 955.000.000,-
1 Bantuan Pembinaan Pengcab 500.000.000,--
2. Bantuan Kejuaraan BBO 150.000.000,-
3 Bantuan Kejurkab, Kejurda, Kejurnas 100.000.000,-
4 Bantuan Kejuaraan 3 Cabang Olahraga 90.000.000,-
5 Bantuan Rakerda 40.000.000,-
6 Bantuan untuk megikuti Diklat wasit/ pelatih 40.000.000,- 7 Bantuan Pembinaan Atlet Berprestasi di Tingkat Propinsi dan
Nasional
- Atlet Nasiponal 20 Orang x Rp. 1.000.000,- 15.000.000,- - Atlet Propinsi 30 Orang x Rp. 500.000,- 20.000.000,-
JUMLAH KESELURUHAN 1.100.000.000,-
Rangkasbitung, Januari 2020