• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. bersangkutan dengan kesejahteraan masyarakat. Bukan hanya masyarakat yang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. bersangkutan dengan kesejahteraan masyarakat. Bukan hanya masyarakat yang"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

c) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 42, BAB VI Pasal 23 ayat yang mengatur tentang Pelaku usaha

Undang-Undang Perlindungan Konsumen memberikan perlindungan terhadap konsumen smartphone ilegal seperti yang tertuang dalam Pasal 4 huruf (c) Undang-Undang Nomor 8 Tahun

1999 pengertian perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen.. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan

Menurut Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang selanjutnya disingkat menjadi UUPK menegaskan bahwa “segala upaya

Klausula eksonerasi menurut Undang-Undang Perlindungan Konsumen dilarang (pasal 18 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen). Pencantuman

Menurut Pasal 1 angka (2) Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/ atau jasa yang tersedia

Berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen berdasarkan Pasal 30 ayat 1 “ Pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan konsumen serta penerapan

diperdagangkan atau dijual belikan lagi.14 Menurut pasal 1 angka 2 Undang – Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen disebutkan : “Konsumen adalah setiap orang pemakai