• Tidak ada hasil yang ditemukan

IKATAN AHLI PENGADAAN INDONESIA (IAPI IAPI) DEWAN PIMPINAN PUSAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "IKATAN AHLI PENGADAAN INDONESIA (IAPI IAPI) DEWAN PIMPINAN PUSAT"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

A. LATAR BELAKANG

Hampir 40% dari APBN/APBD , pada tahun 2012 ini diperkirakan sebesar 500 Triliun dikeluarkan melalui proses pengadaan pemerintah. Hal ini menjadikan proses pengadaan menjadi kegiatan yang paling penting dan kritikal untuk dilakukan dengan tepat dan benar.

Untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pengadaan telah dilakukan terobosan dalam perubahan peraturan, peningkatan infrastrukur dengan menggunakan e-procurement dan peningkatan SDM/organisasi.

Dalam konteks Peningkatan SDM dan Organisasi saat ini telah direncanakan penerapan ULP (Unit Layanan Pengadaan) dan membuat standar kompetensi kerja para pelaku pengadaan sehingga pengadaan akan menjadi profesi yang bergengsi di negeri ini.

Dalam konteks peningkatan kompetensi pelaku pengadaan saat ini dan nantinya untuk kebutuhan jabatan di ULP, IAPI (Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia) bekerjasama dengan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah) melakukan perlatihan dan lokakarya tingkat menengah seperti yang disampaikan berikut ini.

C. PESERTA KEGIATAN

1. Pengguna Anggaran (PA) & Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)

2. Pemprov/KAB/Kota

3. Anggota ULP (Unit Layanan Pengadaan) 4. Anggota LPSE ( Layanan Pengadaan Secara

Elektronik)

5. Pejabat Pengadaan dan Panitia Pengadaan 6. Aparat Pengawas Interen Pemerintah (APIP) &

Penyedia B/J

7. Main Dealer Kendaraan Bermotor 8. ATPM

9. Suplier Obat 10. RS dan RSUD

11. BUMN/BUMD/Perusda

D. PENYELANGGARA KEGIATAN

IAPI adalah Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia yang anggotanya semua Ahli Pengadaan yang memiliki sertifikat L2, L3, L4 atau sertifikat Utama Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang dikeluarkan oleh BAPPENAS atau LKPP.

BAPPENAS atau LKPP.

Sesuai dengan Peraturan Kepala LKPP Nomor 8 tahun 2010, pasal 38 mengamanatkan bahwa IAPI adalah institusi yang didukung pemerintah dalam meningkatkan Kompetensi Ahli Pengadaan Indonesia melalui pelatihan dan sosialisasi Peraturan-peraturan Baru atau Ujian Sertifikasi.

B . INSTRUKTUR AHLI DAN NARASUMBER

Keynotes/Pengarahan: Kepala/Deputi LKPP Instruktur /Fasilitator:

 Ir. Sutan S Lubis Msc

 Dr. Ir. Dharma Nursani, M.Sc

 Ir. Tubagus A. Chusni, MA, M.Phil

 Setya Budi Arijanta, SH, KN

 Ir. Harmawan Kaeni MSc

 Ir. Suranto MSc

 Ir. Sudarisman MSc

 Ir. Sonny Sumarsono MBA,PMP

 Ir. B. Adi Subagyo, MM

 Ir. Atmanto Msc

 Harry Alexander SH.LLM

 Dr. Yoyo Arifardhani, SH, LLM

 Reghi Perdana, SH, LLM

 Ir. Khairul Rizal, MBA

Dan instruktur berpengalaman IAPI lainnya

E. KONTRIBUSI DAN FASILITAS PESERTA KONTRIBUSI DAN FASILITAS PESERTA :

Kontribusi : Rp. 2.900.000.- (Tanpa Penginapan)

Kontribusi : Rp. 4.300.000,-

( Menginap 3 hari 2 malam, 1 kamar 1 Peserta) Fasilitas Peserta

Pelatihan selama 3 Hari, Penginapan Selama 3 hari, 2 Malam , Hardcopy Materi Presentasi, Hardcopy Modul, Softcopy Materi, Softcopy Perpres 54/2010,

Rehat, Makan Siang, Training Kits, Foto Bersama, Sertifikat IAPI

F. SEKRETARIAT PANITIA

Dewan Pimpinan Pusat - Ikatan Ahli Pengadaan Pemerintah (IAPI)

Gedung SMESCO UKM – Lt. 9 - Jalan. Jend. Gatot Subroto Kav. 94 - Jakarta Selatan 12740 Telp. Panitia : 021 - 7388 2384, Fax : 021 - 7388 3959 - Website : www.iapi-indonesia.org HOTLINE : Yeni : 0813 9905 5261 – Yanti : 0838 954 59430

(2)

Latar Belakang:

Pengadaan merupakan cara atau media utama untuk mengeluarkan APBN dan APBD. Banyak pengadaan dilakukan tanpa melihat prioritas sehingga pada akhirnya pengadaan tidak memberi nilai tambah atau value for money yang tinggi . Para proses pengadaan banyak terjadi proses yang mengada- ada sehingga tidak tercapai tujuan pengadaan untuk mendapatkan barang/jasa yang tepat kualitas, tepat jumlah, tepat waktu, tepat sumber dan tepat harga. Untuk melakukan pengadaan sehingga pengadaan sesuai dengan visi, misi dan tujuan K/L/D/I maka kita perlu menerapkan strategi pengadaan.

Strategi pengadaan akan menuntut kita melakukan pengadaan sehingga pengadaan mencapai tujuan pengadaan.

Pengadaan tanpa tender untuk kendaraan bermotor dan obat- obatan merupakan salah satu contoh penerapan strategi pengadaan terhadap barang yang standar dan telah memiliki kompetisi yang tinggi dipasar.

TUJUAN

Menelaah, Mengevaluasi dan Memberi masukan pada kebijakan dan pedoman pengadaan barang dan jasa organisasi.

Merencanakan /menselaraskan kegiatan pengadaan sesuai dengan tujuan instansi/ organisasi.

Melakukan pengelompokan atau pengkategorian kebutuhan B/J berdasarkan besarnya belanja dan resiko /dampak /tingkat urgensi B/J terhadap organisasi.

Melakukan analisa pasar penyedia B/J terutama untuk b/J yang prioritas keberadaannya tinggi terhadap organisasi.

Menerapkan strategi pengadaan untuk masing-masing kategori B/J sesuai dengan besarnya nilai pengadaan dan resiko (prioritas pengadaan).

Penerapan Strategi Pengadaan dan Pengadaan Tanpa Tender

AGENDA ACARA DIKLAT AGENDA ACARA DIKLAT Tanggal dan Bulan Pelaksanaan

*12-14 Maret 2012 *30 Apr – 2 Mei 2012 *11-13 Juni 2012

Waktu Hari-1 HARI-2 HARI-3

08.00 -08.30 08.30 -09.00

Analisa besaran belanja dan resiko pengadaan

Penerapan Pengadaan Khusus Tanpa Tender berdasarkan

Perpres 54/2010 (Direktur Perencanaan LKPP) 09.00-10.15 Pendaftaran

/Registrasi

10.15-10.30 Istirahat Istirahat

10.30-12.00 Analisa Penyedia

Barang dan Jasa

Case : Pengadaan Langsung Kendaraan Bermotor berdasarkan Perpres 54/2010

12.00-13.00 Makan siang Makan siang Makan siang

13.30-14.00 Pembukaan & Keynotes “

Ka/Deputi LKPP” Dorongan dan batasan penerapan strategi

Pengadaan

Case : Pengadaan Langsung Obat-obatan berdasarkan

Perpres 54/2010 14.00 -14.30 Tujuan dan Strategi

Pengadaaan

14.30-15.00 Istirahat Istirahat Istirahat

15.30-16.30

Pengkategorian B/J, Hubungan dengan Penyedia

B/J dan Jenis-Jenis Kontrak

Penerapan strategi Pengadaan

Penutup dan Pemberian Sertifikat

(3)

AGENDA ACARA DIKLAT

Latar Belakang:

Peran Penyusunan Spesifikasi dan HPS dalam mencapai prinsip-prinsip dasar Pengadaan Barang/Jasa (EFISIEN, EFEKTIF, TRANSPARAN, TERBUKA, BERSAING, ADIL, AKUNTABEL) sangat menentukan. Dalam banyak hal, penentuan spesifikasi juga berperan penting dalam membantu promosi dan mendorong penggunaan produk Indonesia. Melalui pemahaman dasar-dasar hukum yang mengatur HPS, maka Pejabat Pengadaan tidak hanya competence, melainkan compliance (sesuai dengan peraturan yang berlaku) yang dalam hal ini Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010.

Faktor yang penting dalam Penyusunan HPS adalah pemahaman akan Total Biaya Kepemilikan, sehingga dengan memahami ini, Pejabat Pengadaan akan memiliki kemampuan lebih baik dalam melakukan evaluasi Penyedia Barang/Jasa dari sisi biaya.

Tujuan Umum

Setelah mempelajari materi bahan ajar ini, diharapkan setiap peserta akan mampu :

 Menyusun spesifikasi

 Melakukan kaji ulang spesifikasi

 Menyusun Harga Perkiraan Sendiri

Tujuan Khusus

Dengan pembelajaran materi ini, setelah belajar diharapkan para peserta akan mampu :

 Memahami peraturan yang terkait dengan HPS

 Menyusun Spesifikasi

 Menghitung nilai uang dengan metode NPV

 Menghitung Total Biaya Kepemilikan dengan metoda NPV

 Menghitung HPS dengan berbagai metoda perhitungan HPS

Teknik Penentuan dan Penetapan HPS

AGENDA ACARA DIKLAT

Tanggal dan Bulan Pelaksanaan

*12-14 Maret 2012 *30 Apr – 2 Mei 2012 *11-13 Juni 2012

Waktu Hari-1 HARI-2 HARI-3

08.00 -08.30

08.30 -09.00 Konsep Total Biaya

kepemilikan (TCO)

Penerapan HPS untuk Pengadaan Barang 09.00-10.15

Pendaftaran / Registrasi

10.15-10.30 Istirahat Istirahat

10.30-12.00 Metoda Penyusunan

HPS

Penerapan HPS untuk Pengadaan Jasa Konsultan dan

Jasa Lainnya

12.00-13.00 Makan siang Makan siang Makan siang

13.30-14.00 Pembukaan & Keynotes : Ka/Deputi LKPP

Metoda survey Harga

Penerapan HPS Untuk Pekerjaan Konstruksi 14.00 -14.30 Pendahuluan

14.30-15.00 Istirahat Istirahat Istirahat

15.30-16.30 Proses Penyusunan Spesifikasi B/J

Metode Analisis Harga Pokok Penjualan (COGS) / Analisis Harga

Satuan

Penutup dan Pemberian Sertifikat

(4)

Latar Belakang:

Salah satu kunci sukses pengadaan adalah bagaimana panitia dapat melakukan evaluasi dokumen penawaran yang benar. Hal ini akan menghasilkan daftar singkat penyedia yang akan menjadi calon pemenang dalam proses lelang.

Pemahaman tentang konsep evaluasi dalam rangka memilih penyedia barang/jasa dan peserta dapat melaksanakan secara trampil menjadi kompetensi krusial. Pelaksana dituntut untuk dapat melakukan evaluasi dokumen penawaran mulai dari persiapan hingga pembuatan berita acara pelaksanaan evaluasi dokumen penawaran dengan rapi dan benar.

Tujuan

Setelah pelatihan ini diharapkan peserta mampu untuk :

Memahami konsep pelaksanaan evaluasi dalam proses pengadaan barang/jasa.

Memahami pengertian, dasar hukum dan prinsip dasar dalam melaksanakan evaluasi dokumen penawaran..

Memahami dan dapat melaksanakan evaluasi dokumen penawaran.

Memahami metode-metode evaluasi serta dapat memilih dan menggunakannya untuk evaluasi dokumen penawaran secara tepat.

Mampu menetapkan unsur, sub unsur, sub-sub unsur dan menentukan pembobotan untuk melaksanakan evaluasi dokumen penawaran.

Mampu menentukan kriteria evaluasi dan menetapkan tolok ukur atau batas-batas nilai kelulusan.

Mengetahui dan mampu melaksanakan penggabungan hasil evaluasi terhadap unsur, sub unsur, sub-sub unsur sehingga didapatkan satu nilai untuk setiap calon penyedia barang/jasa.

Mampu melaksanakan langkah-langkah pembuktian terhadap keabsahan dokumen penawaran yang dievaluasi.

Teknik Evaluasi Dokumen Penawaran

AGENDA ACARA DIKLAT

Tanggal dan Bulan Pelaksanaan

*16-18 April 2012 *14-16 Mei 2012 *25-27 Juni 2012

Waktu Hari-1 HARI-2 HARI-3

08.00 -08.30

08.30 -09.00 Pelaksanaan Evaluasi

Dokumen Penawaran

Evaluasi Kualifikasi, Evaluasi Dokumen

Administrasi 09.00-10.15

Pendaftaran / Registrasi

10.15-10.30 Istirahat Istirahat

10.30-12.00

Ketentuan Umum dalam Pelaksanaan

Evaluasi

Evaluasi Dokumen Teknis, Evaluasi Dokumen Biaya

12.00-13.00 Makan siang Makan siang Makan siang

13.30-14.00 Pembukaan Evaluasi Pemilihan Penyedia Barang/Pekerjaan

Konstruksi/Jasa Lainnya

Penentuan Hasil Evaluasi Dokumen Penawaran 14.00 -14.30 Pendahuluan

14.30-15.00 Istirahat Istirahat Istirahat

15.30-16.30 Merancang Pelaksanaan Evaluasi

Evaluasi Pemilihan Penyedia Jasa

Konsultansi

Latihan/Studi Kasus Pemilihan penyedia B/PK/J/JS

Mampu melaksanakan langkah-langkah pembuktian terhadap keabsahan dokumen penawaran yang dievaluasi.

Mengetahui isi berita Acara Evaluasi Dokumen Penawaran dan mampu menyusun untuk evaluasi dokumen penawaran yang sudah di laksanakan.

(5)

Latar Belakang:

Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa merupakan tugas penuh risiko.

Data KPK  70% kasus terkait pengadaan barang/jasa.

Data KPK menyebutkan sekitar 94% kasus pengadaan barang/jasa pemerintah dilakukan dengan sistem penunjukkan langsung. Kerugian negara akibat penunjukkan langsung itu mencapai Rp. 637 miliar. Hal ini semakin menguatkan fakta bahwa penunjukkan langsung merupakan primadona yang dipilih karena ada celah untuk melakukan korupsi.

Disamping permasalahan pidana, permasalahan hukum administrasi (kesalahan prosedur, sanggah, dan gugatan PTUN) permasalahan hukum perdata (kegagalan pelaksanaan kontrak) dan hukum persaingan usaha merupakan hal yang kerap terjadi.

TUJUAN

Memberikan pemahaman

hukum bagi organ

pengadaan agar terhindar dari risiko hukum administrasi, hukum perdata, maupun hukum pidana.

Memberikan pemahaman

audit bagi organ

pengadaan dan

mempersiapkan diri dalam menghadapi audit.

Pembekalan Hukum & Audit Pengadaan

AGENDA ACARA DIKLAT

Tanggal dan Bulan Pelaksanaan

*16-18 April 2012 *14-16 Mei 2012 *25-27 Juni 2012

*16-18 April 2012 *14-16 Mei 2012 *25-27 Juni 2012

Waktu Hari-1 HARI-2 HARI-3

08.00 -08.30

08.30 -09.00 “Potensi Tindak Pidana dalam

Pengadaan Barang/Jasa”

(1)

(Direktur Penanganan Permasalahan Hukum LKPP)

“Audit Pengadaan Barang/Jasa:

Pengenalan dan Upaya Persiapan Pra Audit”

(Inspektorat Bappenas) 09.00-10.15

Pendaftaran / Registrasi

10.15-10.30 Istirahat Istirahat

10.30-12.00 “Potensi Tindak Pidana dalam

Pengadaan Barang/Jasa”

(2)

“Audit Pengadaan Barang/Jasa, Pengenalan dan Upaya

Persiapan Pra Audit”

12.00-13.00 Makan siang Makan siang Makan siang

13.30-14.00 Pembukaan & Keynotes :

Ka/Deputi LKPP “Kontrak Pengadaan Barang/Jasa, Risiko Kegagalan Pelaksanaan

Kontrak dan Upaya Meminimalisirnya”

(1)

Reghi Perdana, SH, LLM

Penutupan acara dan penyerahan

sertifikat 14.00 -14.30

Sengketa Persaingan Usaha dalam Pengadaan Barang/Jasa

Pemerintah”

Reghi Perdana, SH, LLM (Kabag Pengembangan & Informasi

Hukum Bappenas)

14.30-15.00 Istirahat Istirahat

15.30-16.30

“Kontrak Pengadaan Barang/Jasa, Risiko Kegagalan Pelaksanaan

Kontrak dan Upaya Meminimalisirnya”

“Kontrak Pengadaan Barang/Jasa, Risiko Kegagalan Pelaksanaan Kontrak dan Upaya

Meminimalisirnya”

(2)

(6)

Latar Belakang:

Tuntutan menuju pengadaan yang kredibel menjadi tantangan besar pemerintah dan para ahli pengadaan.

E-Procurement menjadi salah satu bentuk reform dari sisi infrastruktur sebagai bagian dari reformasi pengadaan nasional.

Tahun 2012 adalah tahun diwajibkannya e-procurement diseluruh K/L/D/I.

E-Procurement adalah proses pengadaan barang/jasa pemerintah yang pelaksanaannya dilakukan secara elektronik yang berbasis web/internet dengan memanfaatkan fasilitas teknologi komunikasi dan informasi.

Proses Pengadaan barang dan jasa yang dilakukan dengan menggunakan e-procurement secara signifikan akan meningkatkan kinerja, efektifitas, efisiensi, transparansi, akuntabilitas transaksi yang dilakukan, selain itu biaya operasional dapat dikurangi secara signifikan karena tidak diperlukan lagi penyerahan dokumen fisik dan proses administrasi yang memakan

Tujuan

Memberikan pemahaman tentang rencana penerapan e-procurement pemerintah

Memahami filosofi dan strategi E-procurement

Memahami kenapa E-procurement diperlukan

Memahami bagaimana proses pengadaan ditransfer menjadi business proses E-procurement

Memahami teknologi dan pendukung yang diperlukan untuk penerpaane-procurement

Melakukan praktek/simulasi pelaksanaan E-procurement pemerintah

Pelaksanaan Pengadaan Melalui E-Procurement

dokumen fisik dan proses administrasi yang memakan waktu dan biaya.

AGENDA ACARA DIKLAT

Tanggal dan Bulan Pelaksanaan

*26-28 Maret 2012 *28-30 Mei 2012 *9-11 Juli 2012

Waktu Hari-1 HARI-2 HARI-3

08.00 -08.30 08.30 -09.00

Apa yang dimaksud dengan E-procurement

Simulasi Pengadaan Barang/jasa peerintah melaui E-procurement (1) 09.00-10.15

Pendaftaran / Registrasi

10.15-10.30 Istirahat Istirahat

10.30-12.00

Kenapa perlu E-procurement dan

E-procurement Strategy

Simulasi Pengadaan Barang/jasa pemerintah melaui E-procurement (2)

12.00-13.00 Makan siang Makan siang Makan siang

13.30-14.00

Pembukaan &

Keynotes : Ka/Deputi LKPP

E-procurement teknologi dan business process

Penutup dan Pemberian Sertifikat

14.00 -14.30 Menuju wajib E-procurement Nasional

14.30-15.00 Istirahat Istirahat Istirahat

15.30-16.30

Sistem dan Prosedur E-procurement

Pemerintah

Persiapan dan Implementasi E-Procurement

(7)

Latar Belakang:

Dalam pengadaan B/J pemerintah hubungan antara K/L/D/I dengan penyedia B/J sangat penting dituangkan dalam kontrak yang jelas dan benar.

Banyak terjadi persengketaan antara K/L/D/I dengan pihak penyedia karena ketidak jelasan dalam kontrak.

Kontrak harus dapat melindungi kedua belah pihak sehinga pekerjaan yang akan dilakukan dapat selesai sesuai dengan tujuan pengadaan.

Perancangan dan pembuatan kontrak harus dapat mengindentifikasi dan menyelesaikan potensi sengketa yang mungkin terjadi.

Negosiasi dalam pembuatan kontrak merupakan bahagian yang perlu dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Diperlukan keahlian dalam mengelola kontrak sehingga

Tujuan

Mengetahui berbagai kebijakan dan regulasi yang mengatur bidang pengadaan.

Memahami karakter dari kontrak-kontrak pengadaan.

Peserta memahami dasar-dasar penyusunan kontrak

Peserta menguasai ketrampilan melakukan negosiasi kontrak.

Peserta mampu merumuskan dan merancang Draft Kontrak secara benar.

Mampu mengidentifikasi potensi sengketa di bidang pengadaan

Pesera dapat dan mampu mengelola kontrak

Teknik Pembuatan dan Manajemen Kontrak

Diperlukan keahlian dalam mengelola kontrak sehingga menjamin pekerjaan yang dilakukan dapat mencapai kualitas dan sesuai waktu yang direncanakan.

AGENDA ACARA DIKLAT

Tanggal dan Bulan Pelaksanaan

*26-28 Maret 2012 *28-30 Mei 2012 *9-11 Juli 2012

Waktu Hari-1 HARI-2 HARI-3

08.00 -08.30

08.30 -09.00 Bagian utama kontrak

pengadaan (Pendahuuluan, Isi, Penutup dan kalusa

umum)

Kontrak dan Manajemen Kontrak pada Perpres 54/2010

(Direktur LKPP) 09.00-10.15

Pendaftaran / Registrasi

10.15-10.30 Istirahat Istirahat

10.30-12.00

Tahapan rencana Umum dan Mengidentifikasi

Pokok Pikiran

Berbagai jenis kontrak dan penanganan berbagai

masalah kontrak

12.00-13.00 Makan siang Makan siang Makan siang

13.30-14.00

Pembukaan &

Keynotes : Ka/Deputi

LKPP Peranan PPK, Pengertian Negosiasi

Penutup dan Pemberian Sertifikat 14.00 -14.30 Pengantar dan Pengertian

Kontrak

14.30-15.00 Istirahat Istirahat Istirahat

15.30-16.30 Tahapan

Kontrak pengadaan Berbagai contoh kontak Penutup dan Pemberian Sertifikat

(8)

Nama Lengkap : ………

Jabatan : ………

Instansi/Unit Kerja : ………

Telp.Kantor /Fax : ………

No. Handphone : ………

Tgl /Bulan Kegiatan* : ………

Kontribusi Peserta : Rp. 2.900.000,- Rp. 4.300.000,-

*Isi Tanggal dan Bulan Kegiatan

FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA DIKLAT IAPI

Nama Lengkap : ………

Jabatan : ………

SEKRETARIAT PANITIA

Telp. Panitia : 021 - 7388 2384 Fax : 021 - 7388 3959 Email : [email protected]

HOTLINE :

Yeni : 0813 9905 5261 Yanti : 0838 954 59430 Instansi/Unit Kerja : ………

Telp.Kantor /Fax : ………

No. Handphone : ………

Tgl /Bulan Kegiatan* : ………

Kontribusi Peserta : Rp. 2.900.000,- Rp. 4.300.000,-

*Isi Tanggal dan Bulan Kegiatan

KONTRIBUSI DAN FASILITAS PESERTA

Kontribusi : Rp. 2.900.000.- (Tanpa Penginapan)

Kontribusi : Rp. 4.300.000,-

(Menginap 3 hari 2 malam, 1 kamar 1 Peserta) Fasilitas Peserta

Pelatihan selama 3 Hari, Penginapan Selama 3 hari, 2 Malam , Hardcopy Materi Presentasi, Hardcopy Modul, Softcopy Materi, Softcopy Perpres 54/2010,

Rehat, Makan Siang, Training Kits, Foto Bersama, Sertifikat IAPI

Referensi

Dokumen terkait

Untuk penelitian yang saya kerjakan adalah perencanaan sistem pencahayaan gedung asrama MTsN 2 Surakarta sesuai SNI-03-6575-2001 dengan menggunakan metode perhitungan

Jadi variabel yang akan diteliti dalam penelitian ini ialah pergantian manajemen, efektivitas auditor (diproksikan dengan ukuran KAP), faktor reputasi klien (

Masih menurut Dwijoseputro (1979) jka medium selalu diadakan pembaruan dan kondisi lingkungan disekitar bakteri selalu dijaga kondusif, beberapa jenis

Tanggul nggul penutup penutup sementara sementara sebaiknya sebaiknya dirancang dirancang dengan dengan menggunakan geotube dengan dimensi cukup kuat menahan terjangan

Colour Board Pada Materi Pembagian Bersusun Pendek Siswa Kelas III MI AL-IHSAN Sidoarjo. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah

Puslitbang tek MIRA mengembangkan penggunaan gas hasil gasifikasi batubara yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar pada pem-bangkit listrik tenaga diesel, penggunaan dua

Dalam tsume – shogi, sisi pemain(penyerang) memiliki batas langkah yang bisa diambil untuk menyelesaikan permainan, sehingga dalam pencarian , apabila jumlah iterasi

Belajar mengajar di sekolah yang terjadi antara pendidik dengan peserta didik pada zaman ini masih banyak menggunakan pembelajaran menggunakan metode ceramah tanpa ada