PD. BPR KENDAL Kabupaten Kendal
Jalan Pemuda No. 100 Kendal Telp (0294) 3686468, 3687028 Fax (0294) 3687029
LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA TAHUN 2018
PENJELASAN UMUM
Dengan diterbitkannya peraturan OJK nomor 4/POJK.03/20'15 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Perkreditan Rakyat dan SE OJK nomor 5/SE.O)K/2O16 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Perkreditan Rakyat, PD BPR BKK Kendal diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, nilai-nilai yang berlaku umum pada perbankan, meningkatkan kinerja Bank, dan melindungi pemangku kepentingan (stakeholders), lmplementasi kepatuhan peraturan ini diwujudkan dengan pelaporan PD BPR BKK Kendal kepada OJK dalam bentuk laporan tata kelola yang didasarkan pada prinsip-prinsip:
1. Transparency, (transparansi) adalah prinsip keterbukaan dalam mengemukakan informasi yang material dan relevan termasuk pula keterbukaan dalam proses pengambi lan keputusan.
2. Accountability, (akuntabilitas) yaitu kejelasan fungsi dan pelaksanaan pertanggungjawaban organ perusahaan sehingga pengelolaan berjalan secara efektif.
3. Responsibility, (pertanggungjawaban) adalah kesesuaian pengelolaan BPR dengan peraturan perundang-undangan.
4. lndependency, (independensi) yaitu pengelolaan perusahaan secara profesional, tanpa pengaruh atau tekanan pihak manapun,
5. Fairness, (kewajaran), yaitu keadilan dan kesetaraan hak - hak pemangku kepentingan yang timbul berdasarkan perjanjian dan perundang-undangan.
Dalam rangka mendukung 5 (lima) prinsip Tata Kelola tersebut atau yang lazim disebut dengan 6ood Corporate oovernance, maka berikut adalah Laporan Tata Kelola PD BPR BKK Kendal tahun 2O18.
DASAR HUKUM LAPORAN TATA KELOLA
Penyusunan Laporan Tata Kelola ini didasarkan atas:
1. Peraturan OJK nomor 4/PO)K.O3/2O15, tentang Penerapan Tata Kelola bagi BPR.
2. Surat Edaran OIK nomor 5/SEOJK.03/2016, tentang Penerapan Tata Kelola bagi BPR.
HASIL PENILAIAN SENDIRI (SELF ASSESMENT) Tahun 2018.
PD BPR BKK Kendal kembali melakukan penilaian sendiri atas 11 unsur dalam penerapan 6ood Corporate Governance, Sebelas unsur tersebut tersebut adalah :
1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi
2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris 3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas dan fungsi Komite 4. Penanganan benturan kepentingan
5. Penerapan fungsi kepatuhan
6. Penerapan fungsi audit intern 7. Penerapan fungsi audit ekstern
8. Penerapan manajemen risiko dan pengendalian intern 9. Batas maksimum pemberian kredit
10. Rencana bisnis BPR
11. Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan Hasil akhir penilaian sendiri (se/f assessmert) adalah berupa nilai komposit,
Hasil akhir penilaian sendiri (self assessmert) adalah berupa nilai komposit, dengan nilai 2,49 (dua koma empat sembilan) dengan peringkat Baik.
Analisis terhadap hasil penilaian sendiri secara ringkas dijabarkan sebagai berikut : Analisis terhadap hasil penilaian sendiri secara ringkas dijabarkan dalam 3 (tiga) komponen, yaitu :
1. Struktur dan lnfrastruktur Tata Kelola
Struktur dan lnfrastruktur kelengkapan Tata Kelola sudah dilengkapi sesuai dengan ketentuan, yaitu :
a. Kelengkapan Direksi dan.jumlah direksi
b. Kelengkapan Dewan Komisaris dan jumlah dewan komisaris 2. Proses Penerapan Tata Kelola
Keseluruhan infrastruktur Tata Kelola, telah dilengkapi dengan Kebijakan dan Prosedur yang yang telah ditetapkan oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan Pengawas untuk mendukung terlaksana dan terciptanya Tata Kelola perusahaan yang baik
3. Hasil Penerapan Tata Kelola
Bank telah mematuhi segala ketentuan tentang prinsip kehati-hatian, seperti ketentuan tentang BMPK dan Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan kepada publik secara berkala.
A. Ruang Lingkup Tata Kelola
- Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi
1. Direksi bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan kepengurusan BPR
2. Direksi mengelola BPR sesuai dengan kewenangan dan tanggungjawab sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar BPR dan peraturan perundang-undangan
3. Direksi telah menerapkan Tata Kelola pada setiap kegiatan usaha BPR di seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
4. Direksi telah menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari SKAI,auditor ekstern, hasil pengawasan Dewan Pengawas maupun OJK
5. Penerapan fungsi manajemen resiko, Direksi telah membentuk Bidang Manajemen Resiko
6. Dalam rangka mendukung terselenggaranya tata kelola, Direksi memastikan terpenuhinya jumlah sumber daya manusia yang memadai
7. Direksi mengungkapkan kebijakan BPR yang bersifat strategis di bidang kepegawaian kepada pegawai.
8. Direksi mempertangjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
9. Direksi tidak menggunakan penasehat perorangan dan/atau penyedia professional sebagai konsultan kecuali memenuhi persyaratan untuk proyek bersifat khusus yang dari sisi karakteristik proyeknya membutuhkan adanya konsultan.
10. Direksi telah memiliki dan melaksanakan pedoman dan tata tertib kerja anggota direksi.
- Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas
1. Dewan Pengawas telah melaksanakan tugas dan tanggungjawab secara independent 2. Dewan Pengawas telah memiliki dan melaksanakan pedoman dan tata tertib kerja
anggota Dewan Pengawas.
3. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggungjawab Direksi serta memberikan nasihat kepada Direksi.
4. Dalam melaksanakan pengawasan, Dewan Pengawas memngarahkan,memantau dan mengevaluasi pelaksaan kebijakan strategis BPR.
5. Dalam melaksanakan pengawasan tersebut, dewan Pengawas tidak iut serta dalam pengambilan keputusan mengenai kegiatan operasional BPR,kecuali terkait dengan penyediaan dana kepada pihak terkait sebagaimana ketentuan yang mengatur mengenai BMPK BPR dan hal-hal lain yang ditetapkan undang-undang
- Kelengkapan dan pelaksanaan tugas atau fungsi komite NIHIL
- Penanganan benturan kepentingan
Selama tahun 2018 tidak ada benturan kepentingan baik sesama Anggota Direksi, dengan Dewan Pengawas maupun dengan pemegang saham.
- Penerapan fungsi kepatuhan, audit intern dan audit ekstern
1. BPR memastikan kepatuhan terhadap peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan peraturan perundang-undangan lainnya
2. Dalam rangka membantu pelaksanaan tugas anggota Direksi , BPR yang memiliki modal inti kurang dari Rp. 50.000.000.000,00 (lima puluh milyar rupiah) telah menunjuk pejabat eksekutif yang independen terhadap operasional BPR untuk melaksanakan fungsi kepatuhan
3. Pejabat Eksekutif Audit Itern (PE AI) bertanggungjawab langsung kepada Direktur Utama.
4. Pejabat Eksekutif Audit Intern (PE AI) membantu tugas Direktur utama dan Dewan pengawas dalam melakukan pengawasan operasional BPR yang mencakup perencanaan,pelaksanaan maupun pemantauan hasil audit
5. Pejabat Eksekutif Audit Intern (PE AI) membuat analisis dan penilaian di bidang keuangan, akuntansi, operasional dan kegiatan lainnya paling sedikit dengan cara pemeriksaan langsung dan analisis dokumen.
6. PE AI memberikan saran perbaikan dan informasi yang obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkatan manajemen
7. Dalam rangka penerapan fungsi audit ekstern, BPR telah menunjuk Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di OJK untuk melakukan audit laporan keuangan tahunan BPR
8. Pelaksanaan Audit tersebut diatas dan penunjukkan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik telah memenuhi ketentuan yang mengatur mengenai transparansi kondisi keuangan BPR.
- Penerapan manajemen resiko, termasuk sistem pengendalian intern
BPR telah me nerapkan manajemen resiko secara efektif, yang disesuaikan dengan tujuan, kebijakan usaha, ukuran dan kompleksitas usaha seta kemampuan BPR dengan
berpedoman pada persyaratan dan tata cara sebagaimana ditetapkan dalam ketentuan yang mengatur mengenai penerapan resiko bagi BPR
- Batas maksimum pemberian kredit
BPR telah menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyediaan dana dengan berpedoman pada ketentuan yang mengatur mengenai BMPK BPR.
Laporan BMPK per Desember 2018 N I H I L ( Laporan BMPK Terlampir) - Rencana Bisnis BPR
Rencana Bisnis tahunan PD BPR BKK Kendal Tahun 2019 dan Rencana Bisnis jangka panjang terlampir
- Transparansi kondisii keuangan dan non keuangan
Laporan Keuangan PD BPR BKK Kendal per posisi Desember tahun 2018 terlampir
B. Kepemilikan saham oleh Direksi.
Kepemilikan saham oleh Direksi nihil dan tidak ada hubungan keuangan dan keluarga dengan anggota Direksi lain , dengan anggota Dewan Pengawas dan atau pemegang saham BPR.
C. Kepemilikan saham oleh Dewan Pengawas.
Kepemilikan saham oleh anggota Dewan Pengawas Nihil, tidak ada hubungan keuangan dan keluarga dengan anggota Dewan Pengawas yang lain, dengan anggota Direksi dan / atau pemegang saham BPR.
D. Paket / kebijakan renumerasi dan fasilitas lain bagi Direksi dan Dewan Pengawas.
Kebijakan pemberian gaji untuk Direksi dan Dewan Pengawas diatur dalam Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 35 Tahun 2012 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2012, sebagai berikut :
Direksi
- Direktur Utama menerima gaji pokok maksimal 2,5 (dua koma lima) kali gaji pokok tertinggi pada Daftar Skala Gaji Pokok Pegawai
- Direktur menerima gaji pokok sebesar 80 % (delapan puluh persen) dari gaji pokok yang diterima oleh Direktur Utama
- Pada setiap akhir masa jabatan, Anggota Direksi mendapat uang jasa pengabdian dari laba sebelum pajak pada tahun buku sebelum masa akhir jabatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Jasa pengabdian diberikan kepada Direksi dengan perbandingan, untuk Direksi yang berjumlah 2 (dua) orang adalah Direktur Utama mendapat 60%(enam puluh persen) dan Direktur 40% (empat puluh persen)
- Anggota Direksi dan Dewan Pengawas memperoleh Tantiem sesuai sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
- Anggota Direksi mendapat fasilitas kendaraan dinas sesuai dengan kemampuan PD BPR BKK
Dewan Pengawas
- Dewan Pengawas karena tugasnya diberikan honorarium sebesar :
Ketua Dewan Pengawas PD BPR BKK mendapat hak penghasilan 40 % (empat puluh persen) dari penghasilan Direktur Utama
Anggota Dewan Pengawas sebesar 80 % (delapan puluh persen) dari penghasilan Ketua dewan Pengawas.
- Pada setiap akhir masa jabatan Ketua dan anggota Dewan Pengawas mendapat uang jasa pengabdian secara kolektif dari laba sebelum pajak pada tahun buku sebelum akhir masa jabatannya sebesar 2% (dua persen), dengan perbandingan untuk Dewan Pengawas berjumlah 2 (dua) orang adalah Ketua mendapat 60% (enam puluh persen) dan anggota mendapat 40% (empat puluh persen)
E. Rasio gaji tertinggi dan terendah
Rasio gaji tertinggi dan terendah dalam skala perbandingan sebagai berikut :
(Dalam Ribuan Rp)
No Keterangan Tertinggi Terendah Rasio
Tertinggi Terendah 1 Rasio gaji pokok Pegawai
yang tertinggi dan terendah
3.602 938 384% 1
2 Rasio gaji pokok Direksi tertinggi dan terendah
8.152 6.522 125% 1
3 Rasio gaji komisaris tertinggi dan terendah
8.652 6.921 125% 1
4 Rasio gaji Direksi tertinggi dan komisaris tertinggi
21.630 8.652
- 250%
1
- 5 Rasio gaji pokok Direksi
tertinggi dan pegawai tertinggi
8.152 3.602
- 226%
1 -
F. Frekuensi Rapat Dewan Pengawas
Kegiatan rapat Dewan Pengawas dengan Direksi membahas evaluasi kinerja BPR BKK Kendal dan membicarakan berbagai kebijakan perusahaan yang dilakukan selama tahun 2018 sebagai berikut :
Bulan Ketua Dewan Pengawas
Anggota Dewan Pengawas
Direktur Utama
Direktur Umum &
Kepatuha n
Keterangan
Tahun 2018
Januari - - - - -
Februari V V V V Evaluasi Kinerja Tahun 2017 dan
RBB Tahun 2018
Maret - - - - -
April - - - - -
Mei V V V V Membahas Pengelolaan BUMD
sesuai PP, Permendagri, Perda
Juni - - - - -
Juli V V V V Evaluasi kinerja dan pembahasan
kebijakan penurunan NPL
Agustus - - - - -
September - - - - -
Oktober V V V V Rakorwas dan evaluasi kinerja
November V V V V Membahas kinerja keuangan
Desember V V V V Pembahasan kinerja keuangan dan
RBB 2019 Jml
kehadiran
6 6 6 6
Hasil rapat Dewan Pengawas dituangkan dalam suatu risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan Pengawas yang hadir dan didokumentasikan secara baik termasuk jika terdapat perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat tersebut.
G. Frekwensi Rapat Direksi
Bulan Direktur Utama
Direktur Umum &
Kepatuhan
Keterangan
Tahun 2018
Januari V V Membahas Pencapaian kinerja
Tahun 2017. Standar Gaji dan Pemberian Gaji sesuai penghasilan pada KC lama pada mutasi pegawai
Februari V V Mutasi Pimpinan Cabang dan
Penunjukkan PE Kepatuhan
Maret V V SOP Perkreditan, SOP Tabungan
dan Deposito, Komite Kredit dan Pertugas APU PPT Cabang
April V V SOP Organisasi,Pengangkatan
Kabid Pemasaran, PE Manajemen Resiko
Mei V V Membahas Pembagian Laba dan
Tantiem tahun 2017, Permendagri 94/2017 ttg Pengelolaan BPR Milik Daerah, PP 54/2017 ttg BUMD,
Juni V V Membahas Pelaksanaan Lembur
pada hari libur nasional
Juli V V Pelaksanaan Pengadaan ATI
Agustus V V Pelaksanaan Kredit Murah
September V V Pemberian suku bunga Deposito
Oktober V V Wewenang memutus biaya,
Pengadaan ATI
November V V Membahas Temuan Hasil
Pemeriksaan OJK, membahas tindak lanjut RBB ttg rekrutmen pegawai
Desember V V Pencapaian target 2018 dan RBB
tahun 2019 Jml
kehadiran
12 12
Hasil rapat Direksi dituangkan dalam suatu risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi yang hadir dan didokumentasikan secara baik termasuk jika terdapat perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat tersebut.
H. Jumlah penyimpangan intern yang terjadi dan upaya penyelesaian BPR N I H I L
I. Jumlah permasalahan hukum dan upaya penyelesaian oleh BPR N I H I L
J. Transaksi yang mengandung benturan kepentingan N I H I L
K. Pemberian dana untuk kegiatan sosial dan kegiatan politik, baik nominal maupun penerima dana. Selama tahun 2018
No Keterangan Nominal (Rp)
1 Sumbangan Kegiatan IMKEY 250.000
2 Sumbangan PWI 250.000
3 Sumbangan kegiatan Pemuda Pancasila 150.000 4 Sumbangan kegiatan Festival Durian Kab.Kendal 250.000
5 Sumbangan HUT MAN 1.000.000
6 Sumbangan Akhirusanah MDA Nur Huda 100.000
7 Sumbangan Pembangunan Mushola 250.000
8 Sumbangan Seragam Brigade GIBAS 250.000
9 Sumbangan Takjil Binaan Lapas 1.500.000
10 Sumbangan Yayasan Purna Yudha 100.000
11 Sumbangan HUT RI Kab Kendal 3.000.000
12 Sumbangan Hari Keluarga Nasional 300.000
13 Sumbangan HUT RI Kec Kendal 250.000
14 Sumbangan Pelantikan KADIN Kendal 250.000 15 Sumbangan Thn Baru Hijriah Masjid Sukodono 250.000
16 Sumbangan Forum Kamtibmas 250.000
17 Sumbangan KegiataN Nyadran din Bandengan 250.000 18 Sumbangan Kalender Yayasan Purna Yudha 100.000
19 Sumbangan Festival HAM 2018 500.000
20 Sumbangan Kejuaraan Dandim Cup 500.000
21 Sumbangan Kegiatan PPAU 100.000
22 Sumbangan HUT KOrPRI 500.000
23 Sumbangan Jalan Sehat Fatayat NU Patebon 250.000 24 Sumbangan Kegiatan Hari Ibu 2018 800.000 25 Sumbangan Muscab Pemuda Pancasila 300.000
26 Sumbangan Kegiatan Desa Kebumen 100.000
27 Sumbangan Kegiatan Pesta Siaga Kec Sukorejo 150.000 28 Sumbangan MI Al Islam Bringinsari 300.000
29 Sumbangan HUT RI Kec Sukorejo 350.000
30 Sumbangan Jalan Santai Desa Trimulyo 300.000 31 Sumbangan Futsal antar pelajar 2018 250.000
32 Sumbangan HUT PGRI Kec Sukorejo 200.000
33 Sumbangan Pengecoran Jalan 200.000
34 Sumbangan Penanggulangan Bahaya Narkoba 100.000
35 Sumbangan lomba Siskamling 250.000
36 Sumbangan HUT RI Kec Patean 300.000
37 Sumbangan Desa Curugsewu 150.000
38 Sumbangan PNPM 200.000
39 Sumbangan Anak Yatim 200.000
40 Sumbangan Kalender Police News 2019 100.000
41 Sumbangan HUT RI Kec Brangsong 350.000
42 Sumbangan HUT RI Kec Patebon 500.000
43 Sumbangan Jalan Sehat Kec Cepiring 300.000
44 Sumbangan Voley Ngareanak 200.000
45 Sumbangan kegiatan senam 200.000
46 Sumbangan Gempa Bumi Palu 250.000
47 Sumbangan Lomba MTQ Kec Pageruyung 200.000
48 Sumbangan KUT UPK BKAD 500.000
49 Sumbangan Syawalan dan Merti Deso Boja 350.000
50 Sumbangan Safari Ramadan 200.000
J u m l a h 17.900.000
Demikian agar menjadi periksa
Kendal, April 2019 PD BPR BKK KENDAL
Dewan Pengawas Direksi,
DRA PENI RAHAYU,MSI AKHMAD MUNDOLIN,S.Sos,MM
Ketua Dewan Pengawas Direktur Utama
KESIMPULAN
TOTAL FAKTOR PENILAI 2,49 PREDIKAT KOMPOSIT BAIK
KESIMPULAN UMUM HASIL SELF ASSESMENT PELAKSANAAN TATA KELOLA BPR
Sesuai dengan ketentuan Regulasi, yaitu Peraturan OJK nomor 4/PUK.O3/2O15 tentang Penerapan Tata Kelola bagi BPR, maka berikut adalah Kesimpulan Umum atas self assessment yang telah dilakukan terhadap 11 (sebelas) faktor penilaian Tata Kelola dengan perolehan nilai komposit 2,49 dan peringkat Baik.
1. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung jawab Direksi
A. Kecukupan Struktur Pemenuhan jumlah Direksi untuk BPR dengan modal inti < Rp
50.000.000.000 (lima puluh milyar rupiah), Direksi jumlah 2 (Dua) orang satu diantaranya membawahkan fungsi kepatuhan.
B. Proses Penerapan Tata Kelola
Seluruh Direksi telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan kewenangan dan tata tertib kerja yang telah ditetapkan. Pelaksanaan rapat, tindak lanjut dan rekomendasi oleh Dewan Komisaris juga telah seluruhnya dilaksanakan.
C. Hasil Penerapan Tata kelola :
Untuk saat ini jumlah Direktur sudah cukup kuat dan sesuai dengan kompleksitas usaha perusahaan.
2. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung jawab Dewan Pengawas A. Kecukupan Struktur
Jumlah Dewan Pengawas PD BPR BKK Kendal, sesuai dengan besar modal inti < Rp 50,000.000.000 (Lima puluh milyar rupiah) paling sedikit 2 (dua) orang
B. Proses Penerapan Tata Kelola
Dewan Pengawas telah melaksanakan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, serta memberikan nasihat kepada Direksi.
Pelaksanaan rapat paling sedikit 1 kali dalam 3 bulan,pemberian rekomendasi telah rutin dilaksanakan dan ditindaklanjuti.
C. Hasil Penerapan Tata Kelola
Komposisi Dewan Komisaris beserta tugas dan tanggung jawabnya telah cukup solid bagi perusahaan.
3. Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Komite
Sesuai dengan besar modal Inti < Rp. 50.000.000.000 (Lima Puluh Milyar Rupiah), maka pelaksanaan NIHIL.
4. Penanganan Benturan Kepentingan
A. Kecukupan Struktur :
Kebijakan mengenai benturan kepentingan masih perlu disempurnakan B. Proses Penerapan Tata Kelola
Selama tahun 2018 tidak terdapat benturan kepentingan yang dapat merugikan Bank.
C. Hasil Penerapan Tata kelola :
Selama tahun 2018 tidak terdapat benturan kepentingan yang dapat merugikan Bank.
5. Penerapan Fungsi Kepatuhan A. Kecukupan Struktur
Fungsi Kepatuhan dialaksankan oleh Diektur Umum dan Yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan daklam pelaksanaannya dibatu oleh PE Kepatuhan yang independen terhadap operasional.
B. Proses Penerapan Tata Kelola
Direksi yang membawahkan Fungsi Kepatuhan telah melakukan pemantauan terhadap pemenuhan peraturan OJK dan peraturan perundang-undangan lainnya.
C. Hasil Penerapan Tata kelola
- Tingkat pelanggaran terhadap ketentuan telah berhasil diturunkan
- Laporan telah disampaikan secara berkala kepada Dirut dengan tembusan Dewan Pengawas.
6. Penerapan Fungsi Audit Intern A. Kecukupan Struktur
BPR telah memiliki PE Audit Intern yang independen terhadap operasional dan bertanggungjawab langsung kepada Direktur Utama.
B. Proses Penerapan Tata Kelola
- Penerapan Audit Intern sudah cukup baik sesuai dengan pedoman yang sudah disusun.
- Peningkatan mutu ketrampilan SDM sudah dilakukan dengan mengikutsertakan pada pelatihan terkait.
C. Hasil Penerapan Tata kelola
- PE Audit Intern telah menyampaiakan laporan kepada Direktur Utama dan Dewan Pengawas.
- BPR telah menyampaiakan Laporan sesuai ketentuan OJK 7. Audit Ekstern
A. Kecukupan Struktur
Penugasan kepada AP dan KAP sudah sesuai ketentuan B. Proses Penerapan Tata Kelola
BPR telah melaporkan hasil Audit KAP dan Manajemen Letter kepada OJK C. Hasil Penerapan Tata kelola
Hasil Audit dan Manajemen Letter sudah disampaikan tepat waktu 8. Penerapan Manajemen Resiko
A. Kecukupan Struktur
BPR sudah menunjuk Pejabat Eksekutif yang bertanggungjawab terhadap penerapan fungsi manajemen resiko.
B. Proses tata Kelola
Direksi telah menyusun Kebijakan dan pedoman penerapan Manajemen Resiko dan sudah disetujui oleh Dewan Pengawas
C. Hasil Tata Kelola
BPR telah melaporkan produk dan aktivitas baru ke OJK.
9. Batas Maksimum Pemberian Kredit A. Kecukupan Struktur
BPR sudah memiliki Sisdur BMPK namun masih perlu disempurnakan B. Proses tata Kelola
Proses pemberian kredit sesuai dengan kjetentuan OJK, secara berkala dievaluasi dan dilakukan pengkinian sesuai ketentuan
C. Hasil Tata Kelola
BPR tidak melanggar BMPK dan telah dilaporkan secara berkala kepada OJK 10. Rencana Bisnis Bank
A. Kecukupan Struktur
Rencana Bisnis BPR sudah menggambarkan rencana strateguis jangka panjang dan tahunan serta didukung oleh pemegang saham.
B. Proses tata Kelola
Rencana Bisnis Bank telah mempertimbangkan faktor eksternal dan internal serta prinsip kehati-hatian
C. Hasil Tata Kelola
Rencana Bisnis Bank telah sesuai ketentuan OJK dan telah disampaikan ke OJK 11. Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan
A. Kecukupan Struktur
Sistem Informasi Manajemen sudah cukup memadai.
B. Proses tata Kelola
BPR menyusun laporan publikasi setiap triwulan dn laporan tahunan sesuai ketentuan OJK.
C. Hasil Tata Kelola
- Laporan Publikasi triwulanan dan laporan tahunan sudah sesuai ketentuan OJK.
- Laporan Penangan Pengaduan dan penyelesaian pengaduan telah dilaporkan tepat waktu.
Sesuai dengan Hasil Penilaian sendiri (Self Assesment) pelaksanaan Tata Kelola BPR, PD BPR BKK Kendal tahun 2018 memiliki peringkat “BAIK”
Demikian agar menjadi periksa.
Kendal, April 2019
DRA PENI RAHAYU,MSI AKHMAD MUNDOLIN,S.SOS,MM KETUA DEWAN PENGAWAS DIREKTUR UTAMA