• Tidak ada hasil yang ditemukan

Model Kompetensi new

N/A
N/A
Maz Raha

Academic year: 2022

Membagikan "Model Kompetensi new"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

Mengembangkan Model Kompetensi

Resekiani Mas Bakar Fakultas Psikologi

Universitas Negeri Makassar

(2)

Model Kompetensi

Pengertian Model Kompetensi

Elemen Model Kompetensi

Pengertian Kamus Kompetensi

Perancangan Model Kompetensi

Kesiapan terkait Model Kompetensi

CONTENT

Resekiani Mas Bakar/2019/F.Psikologi UNM

(3)

Deskripsi tertulis mengenai kompetensi yang diperlukan untuk menampilkan performa yang sesuai dalam lingkungan kerja, profesi, kerja tim, atau organisasi.

Model kompetensi merupakan hasil dari analisis yang telah dilakukan dalam membedakan performa yang tinggi, rata-rata, dan rendah.

Berisi pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang diperlukan dalam menjalankan pekerjaan.

Penyajian kompetensi adalah menggunakan behavioral terms, sehingga performa individu dapat diukur dan dievaluasi

Pengertian Model Kompetensi

(4)

Elemen Model Kompetensi

mengacu pada kompetensi yang akan dijelaskan NAMA/

JUDUL

penjelasan singkat mengenai judul kompetensi DEFINISI

disajikan dalam mbentuk diagram untuk

memudahkan pembaca MODEL

DIAGRAM

kriteria yanng digunakan untuk mengukur performa RUBRIK

Resekiani Mas Bakar/2019/F.Psikologi UNM

(5)

COMPETENCY DEFINITION

Leading Change Kemampuan untuk memulai dan memfasilitasi perubahan serta memotivasi individu lain untuk berkembang

Customer Focus Kemampuan untuk memenuhi dan melebihi kebutuhan

pelanggan

Building a succesful team Menggunakan metode dan gaya komunikasi itnerpersonal yang tepat dalam membangun tim.

SAMPLE

JUDUL/NAMA

DEFINISI

(6)

NOTE!

Pada beberapa contoh kamus kompetensi, definisi biasa disajikan lebih jelas dengan memasukkan cara pengerjaan, hasil, dan faktor yang mempengaruhi.

Kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan dan tugas

melalui pertimbangan yang baik

dengan menggunakan analisis yang berdasarkan

fakta

dengan mengumpulkan dan menyeleksi sejumlah

bukti yang terjadi di lapangan

memberikan hasil yang maksimal

Tugas Eksekusi

Prosedur Hasil

Kompetensi:

Problem Solving (Penyelesaian

Masalah)

Resekiani Mas Bakar/2019/F.Psikologi UNM

(7)

ORGANIZAT IONAL

TECHNICAL PERSONAL

Workplace Learning and Performance (WLP)

ORGANIZATIONAL

PERSONAL TECHNICAL

• Manajemen fungsi pembelajaran

• Peningkatan pengetahuan

• Manajemen karir

• Pengembangan teknologi

• Pengukuran dan Evaluasi

• Penyampaian pembelajaran

• Desain

pembelajaran

• Penguasaan diri

• Sosial, legal, dan praktik etika SAMPLE (Diagram)

(8)

SAMPLE (Rubrik)

Customer Focus Kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan mengikuti atau melebihi standar pelayanan dan memastikan feedback yang positif melalui relasi yang positif dengan pelanggan.

Rubrik Level 1 Level 2 Level 3 Level 4

Intensity

Intensitas aktivitas dalam

menyelesaikan tugas

Berusaha untuk memenuhi standar pelayanan

Berusaha untuk memenuhi standar pelayanan dan terkadang melebihi standar

Berusaha untuk melebihi standar pelayanan

Berusaha untuk senantiasa melebihi standar pelayanan dan mengantisipasi kebutuhan lain Complexity

Tingkat kesulitan pelayanan yang diberikan kepada klien

Merespon secara sederhana

permintaan

pelanggan dengan ramah dan sopan

Merespon secara ramah dan sopan terhadap

permintaan kompleks pelanggan

Merespon semua jenis permintaan pelanggan dengan ramah dan sopan terlepas dari sikap pelanggan

Merespon semua jenis permintaan pelanggan dengan ramah dan sopan terlepas dari sikap pelanggan serta memberikan saran Autonomy

Independensi dalam melakukan pekerjaan

Menyapa

pelanggan dengan menggunakan bantuan dan dibawah pengawasan

Menyapa

pelanggan dengan bantuan dan

pengawasan yang minim

Menyapa

pelanggan tanpa bantuan dan pengawasan

Menyapa

pelanggan secara mandiri dan memberikan pendekatan yang inovatif untuk pelayanan yang lebih baik

Resekiani Mas Bakar/2019/F.Psikologi UNM

(9)

• Intensitas aktivitas dalam menyelesaikan tugas

INTENSITY

• Sumber daya yang digunakan dalam menyelesaikan aktivitas kerja

COMPLEXITY

• Jangka waktu yang diperlukan

TIME HORIZON

• Dampak dari aktivitas pekerjaan yang dilakukan

BREADTH OF IMPACT

DIMENSION IN COMPETENCY DIMENSI UTAMA:

SCOPE

Tingkat tanggung jawab dalam melaksanakan tugas

CONTEXT

Lingkungan yang digunakan selama melaksanakan tugas

AUTONOMY

Otoritas yang dimiliki dalam pengambilan keputusan

DIMENSI TAMBAHAN:

(10)

Kamus kompetensi merupakan kumpulan dari beberapa kompetensi yang diperlukan dalam sebuah organisasi.

Kamus kompetensi memberikan informasi yang dapat digunakan oleh HR dan user lainnya (line managers, supervisor). Sebagai tambahan, kamus kompetensi dapat digunakan ketika melakukan interview dan merancang pelatihan.

Kamus kompetensi merupakan dokumen yang sifatnya

dinamis, sehingga sebaiknya dilakukan update sesuai kondisi yang dialami.

Kamus Kompetensi

Resekiani Mas Bakar/2019/F.Psikologi UNM

(11)

Building a Successful Team

Menggunakan metode dan gaya komunikasi interpersonal yang tepat dalam membangun tim.

Perilaku Utama:

Mengembangkan petunjuk/instruksi – Memastikan tujuan dan target dalam tim jelas Mengembangkan struktur – Membantu dalam memastikan berjalannya peran dan tanggung jawab dengan benar

Memfasilitasi pencapaian tujuan – Membuat prosedur yang jelas yang dapat digunakan dalam mencapai tujuan

Melibatkan individu lain – Mendengarkan dan melibatkan orang lain dalam aktivitas tim Memberi informasi anggota tim lain – Memberikan informasi penting dan relevan

kepada anggota tim yang lain

Komitmen – Mengikuti petunjuk atau peraturan yang diterapkan dalam tim Contoh Aktivitas Kerja:

Mengkomunikasikan tujuan dan pentingnya sebuah tim melalui karakter dan perkataan yang tepat

Menetapkan tujuan dan target tim secara spesifik dan dapat diukur

Melakukan monitor terhadap anggota tim untuk memastikan peran dan tanggung jawab dilaksanakan dengan baik

Membagikan informasi secara teratur kepada anggota tim

SAMPLE

(12)

Penyusunan Model Kompetensi

Spencer dan Spencer mengemukakan bahwa terdapat tiga metode alternatif dalam menyusun model kompetensi:

• Studi Klasik, menggunakan sampel kriteria

• Studi singkat, menggunakan expert panel

• Studi dengan menggunakan incumbent dan pekerjaan di masa yang akan datang

Resekiani Mas Bakar/2019/F.Psikologi UNM

(13)

Mendefinisikan kriteria kinerja yang efektif 1

•Data yang digunakan dalam mendefinisikan kriteria ini adalah produktivitas, keuntungan, penjualan, dan hal-hal yang dapat diukur dalam sebuah organisasi

Identifikasi Sampel Kriteria 2

•Individu yang dipilih menjadi sampel diperlukan untuk memperoleh contoh indikator perilaku dalam level kompetensi. Individu dengan kualitas superior menjadi contoh perilaku yang kompleks, sedangkan individu dengan kualitas minimal menjadi standar dalam level kompetensi.

Mengumpulkan data 3

•Metode seperti Behavioral Event Interview (BEI), Expert Panel, Survey, Observasi Langsung merupakan cara yang dilakukan dalam mengumpulkan data mengeai kamus kompetensi.

Analisis Data 4

•Data yang diperoleh pada tahap ketiga dianalisis untuk memperoleh gambaran mengenai karakteristik individu yang sesuai, serta keterampilan yang dibutuhkan

Validasi Model Kompetensi 5

•Data yang sudah dianalisis kemudian harus divalidasi dengan memilih salah satu subjek untuk dilatih dengan menggunakan kompetensi yang ditetapkan, kemudian dilihat keberhasilannya.

Aplikasi Model Kompetensi 6

•Menerapkan kompetensi dalam praktik-praktik manajemen SDM

Langkah-Langkah dalam Studi Klasik

(14)

Attention Focus

Kepada siapa model kompetensi dikembangkan?

Business Reason

Kenapa organsiasi ingin mengembangakn model kompetensinya?

Level of Competence

Sejauh mana level yang akan dibuat

Time Frame

Apakah kompetensi akan berfokus dalam jangka pendek atau jangka panjang

Perancangan Model Kompetensi

1

2

3 4

Resekiani Mas Bakar/2019/F.Psikologi UNM

(15)

The Use of Competence

Apakah untuk pengembangan atau acuan HR dalam proses rekrutmen dan pelatihan

The Development of Competency

Bagaimana cara yang digunakan dalam mengembangkan model kompetensii

Budgetting and Effort

Berapa banyak waktu, biaya, dan sumber daya yang diperlukan?

The Key Role Players

Siapakah yang akan memimpin proses perumusan model kompetensi

5 6

7

8

(16)

Kesiapan Organisasi untuk Perancangan Kompetensi

Para pemegang jabatan di dalam sebuah organisasi terlibat dalam pengumpulan data, oleh karena itu mengukur tingkat kesiapan organisasi sebelum melakukan perancangan model kompetensi sangat diperlukan.

Change Management Framework diciptakan untuk membantu proses asesmen kesiapan organisasi.

Hal yang perlu diperhatikan dalam mengukur kesiapan organisasi untuk merancang model kompetensi:

Committing to Change

Menciptakan lingkungan yang mendukung bagi perubahan di organisasi

Capaciting for Change

Mempersiapkan individu dan organsiasi dalam menghadapi lingkungan yang berubah

Contributing/Collaborating for Change

Memastikan seluruh pemegang jabatan dan individu yang terlibat memiliki peran

Celebrating/Continuing Change

Memberikan kesempatan individu dan

organsiasi untuk melanjutkan pengembangan

Resekiani Mas Bakar/2019/F.Psikologi UNM

(17)

References

Australian Aid. (2017). A guidebook on competency modelling and profiling.

PAHDROF: Ortigas.

Harvard University Competency Dictionary

Referensi

Dokumen terkait

Jika hasil yang didapat dari penelitian terhadap sampel acak, dalam pengertian peluang, jauh berbeda dari hasil yang diharapkan terjadi berdasarkan hipotesis,

Di PT INTI khususnya pada Divisi Human Capital Management yang bertugas dan bertanggung jawab dalam mengelola seluruh sumber daya manusia, Atasan selalu

syukur manusia terhadap pemberi dan sumber ilmu tersebut (Allah swt). Kenyataan itulah yang membuat Al- Attas menyebutkan bahwa proses pendidikan Islam atau proses

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi portofolio optimal yang dibentuk dengan Model Indeks Tunggal, untuk mengetahui proporsi dana yang digunakan

Pengujian selanjutnya adalah dengan melakukan pengujian nilai kohesi pada paket, dimana elemen-elemen yang terdapat dalam paket sebelumnya dicoba untuk dipindahkan ke paket

Dalam SOP Penerbitan KTP Elektronik, sebagaiman dijelaskan juga oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan berkaitan dengan disposisi, sikap dan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh dosis radiasi yang diterima pada pemeriksaan CT-Scan dengan nilai CTDI di udara dan nilai CTDI pada

Konduktivitas termal silicone rubber adalah sekitar 0,2 W/(m-K) seperti pada Gambar 2.9, dimana memiliki nilai lebih tinggi dari karet organik umum.. Beberapa silicone