• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II GAMBARAN UMUM MULTI LEVEL MARKETING DAN LOKASI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB II GAMBARAN UMUM MULTI LEVEL MARKETING DAN LOKASI PENELITIAN"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

GAMBARAN UMUM MULTI LEVEL MARKETING DAN LOKASI PENELITIAN

2.1. Sejarah Singkat Lahirnya Multi Level Marketing

Multi level marketing adalah industri khusus yang agak berbeda dengan cara penjualan konvensional. Dalam dunia penjualan langsung, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional, terdapat 3 sistem yang telah berjalan sangat lama, yaitu sistem konvensional atau Single Level Marketing (termasuk party plan), sistem Limited Level dan sistem Multi Level atau Multi Level Marketing yang mempunyai cirri-ciri aebagai berikut :

• Semuanya sama-sama membuka peluang berpenghasilan bagi siapa saja yang mau berusaha berdasarkan kerjasama kemitraan.

• Landasan bisnisnya sama-sama terdiri dari 3 hal, yaitu merekrut, mendidik, dan memotivasi para mitra usaha yang lazim disebut Distributor atau Dealer. Semuanya sama-sama mengenakan biaya pendaftaran keanggotaan kepada para Distributor/Dealernya dengan nilai yang pantas sesuai dengan starter kit yang diperoleh.

• Semuanya sama-sama memiliki sejumlah produk (barang atau jasa) dengan harga yang masuk akal untuk dijual melalui para.

Distributor/Dealer sampai ke tangan konsumen. Berdasarkan volume

(2)

berupa komisi beserta insentif dan berbagai hadiah yang menarik yang jumlah dan besarnya tidak terbatas.

• Semuanya sama-sama memberlakukan sistem dimana seorang anggota hanya mendapatkan satu keanggotaan dan tidak boleh lebih.

• Bagi Distributor/Dealer yang aktif bekerja peluang berpenghasilan sudah pasti ada.

• Program pemasaran (Marketing Plan) sederhana dan transparan.

Perbedaannya yaitu bisnis ini memperbolehkan pengusaha memuaskan pelanggan dengan keuntungan lewat jalur yang tidak ada habis-habisnya, sedangkan dalam bisnis konvensional pelanggan hanya mendapat keuntungan dari barang yang mereka jual, sedikit komisi, padahal barang yang mereka jual hanya memberikan selisih keuntungan yang tidak begitu besar. Sistem multi level marketing tidak banyak berpengaruh kepada biaya produksi dan harga jual produk yang dipasarkan, sebab yang dikelola sesungguhnya hanyalah biaya pemasaran dan biaya produksi. Hal ini disebabkan multi level marketing yang benar dan sah tidak memasang harga jual yang tinggi atas produk-produknya. Karena bagaimanapun mereka tetap bersaing dengan perusahaan yang bukan multi level marketing dalam memasarkan produk.

Keunikan lain dari sistem multi level marketing ini yaitu pada cara pendistribusian produknya. Karena produk yang dijual oleh multi level marketing ini tidak dapat di beli ditempat umum seperti di toko, swalayan dan tempat lainnya. Produk-produk tersebut hanya bisa diperoleh dari distributornya

(3)

tanpa harus mengeluarkan biaya iklan yang sangat besar di media massa. Dengan demikian biaya distribusi menjadi rendah. Jadi bisa dikatakan kalau pelaku iklan dan yang mempromosikan bisnis multi level marketing ini adalah para distributornya dan konsumen yang kemudian direkrut menjadi anggota. Dengan demikian biaya promosi bisa dialihkan dalam bentuk bonus untuk setiap anggotanya.

Bagan 1

Perbedaan sistem penjualan MLM dengan pasar konvensional Penjualan dengan Sistem MLM Penjualan Konvensional

Sistem multi level marketing berawal dari adanya cara direct selling atau yang dikenal dengan penjualan langsung. Direct selling ini dimulai setelah adanya revolusi Inggris pada tahun 1789 yang ditandai dengan lahirnya pabrik-pabrik yang memproduksi barang-barang dalam jumlah yang besar dan dijual melalui saluran distribusi yang rumit, melintasi batas wilayah dan Negara di mana pabrik itu berada. Masalahnya dengan menggunakan berbagai saluran distribusi tersebut, penjualan tidak dilakukan secara langsung dari produsen kepada konsumen. Pihak

Pengecer Distributor

Independen

Produsen Produsen

Grosir / Sub Agen

Konsumen Distributor / Agen Tunggal

Konsumen

(4)

produsen menggunakan jasa sales person sebagai karyawan di bidang penjualan.

Sebagai karyawan yang menerima gaji, apabila ia tidak berhasil menjual produk tersebut pun, sales tersebut tetap mendapatkan penghasilan.

Cara tersebut, kemudian disempurnakan melalui multi level marketing yang ditemukan oleh dua orang professor pemasaran dari universitas chicago pada tahun 1940-an. Produk pertama yang mereka jual adalah vitamin dan makanan tambahan Nutrilite. Saat itu, Nutrilite Product Inc merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan cara penjualan bertingkat di Amerika. Dengan modal yang tidak besar, seorang penjual bisa mendapatkan penghasilan melalui dua cara. Pertama, keuntungan diperoleh dari setiap produk makanan tambahan yang berhasil dijual kepada konsumen. Kedua, dalam bentuk potongan harga dari jual produk yang berhasil dijual oleh distributor yang berhasil direkrut dan dilatih oleh seorang tenaga penjual dari perusahaan. Pola ini pun terus menerus disempurnakan, salah satunya dengan memberikan komisi tambahan kepada distributor baru yang menjual Nutrilite.

Rancangan yang dibangun oleh perusahaan ini kemudian menarik minat Rich de Vos dan Jay Van Andel yaitu dua orang pemuda yang berasal dari Michigan untuk bergabung sebagai tenaga penjual. Dalam waktu kurang lebih sembilan tahun mereka sudah mendapatkan keuntungan yang banyak dari penjualan produk nutrilite ini. Selanjutnya konsep penjualan yang mereka dapatkan tersebut dipakai untuk membentuk sebuah perusahaan baru yang dikenal dengan nama Amway Corporation. Dengan sistem yang ditawarkan seperti itu,

(5)

para distributor menjadi lebih antusias menjual dan sekaligus merekrut anggota baru yang pada umumnya adalah anggota keluarga, kenalan dekat mereka sendiri.

Setelah nutrilite bangkrut, dua sekawan ini mengambil alihnya sehingga perusahaan tersebut menjadi besar. Mereka mendirikan Amway berdasarkan suatu keyakinan, bahwa kesuksesan memasarkan produk adalah dengan menjualnya secara langsung kepada pelanggan. Produk pertama yang mereka pasarkan adalah cairan pembersih yang aman untuk lingkungan. Selanjutnya perusahaan ini menjadi perusahaan besar dan sudah berskala internasional yang tersebar di 80 negara. Kemudian pada tahun 1972 Amway membeli Nutrilite Inc yang memproduksi vitamin dan makanan tambahan bermutu. Selanjutnya tahun 1969 muncullah perusahaan serupa yang bernama Kleeneze yang disebut sebagai penyempurna pembagian komisi dan bonus yang menjadi cikal bakal perusahaan multi level marketing pertama di Eropa. Empat tahun kemudian, Amway masuk ke Inggris yang kemudian di ikuti oleh Kleeneze dua tahun berikutnya.

2.2. Sejarah Multi Level Marketing Di Indonesia

Di Indonesia pada tahun 1986, didirikan perusahaan pertama yang memasarkan produknya dengan cara multi level marketing adalah PT. Nusantara Sun Chlorella yang kemudian dikenal dengan nama CNI. Setelah itu di ikuti dengan masuknya Amway ke Indonesia dan selanjutnya perusahaan multi level marketing lain seperti Shopie Martin, Herbalife dan lain-lain. Dalam perjalanannya di Indonesia bisnis multi level marketing ini banyak mengalami tantangan dari pihak-pihak yang ingin meraup keuntungan besar dalam waktu

(6)

yang singkat. Misalnya banyak perusahaan yang didirikan memakai sistem yang sama dengan perusahaan multi level marketing murni. Untuk mangatasi masalah tersebut, pada tahun 1992 didirikanlah suatu asosiasi yang melindungi bisnis multi level marketing ini yaitu Asosiasi penjualan langsung Indonesia (APLI). Seluruh multi level marketing murni di Indonesia harus mendaftarkan dirinya kepada APLI, hingga tahun 2004 sudah ada 62 multi level marketing yang tergabung di dalamnya. Pemerintah juga mengeluarkan peraturan tertulis yang berlaku di dalam bisnis multi level marketing ini yaitu dalam SK menprindag No.

73.MPP/Kep/3/2000 pada tanggal 20 maret 2000. peraturan inilah yang mengatur tentang seluruh hal yang menyangkut penjualan berjenjang.

Multi level marketing terus berkembang di Indonesia hingga masuk ke kota medan sekitar tahun 1990-an. Perusahaan yang pertama yaitu PT. Avon Indonesia atau Avon, yang kemudian disusul oleh multi level marketing lainnya.

Peningkatan yang begitu terasa terlihat pada saat krisis moneter. Dimana banyak orang yang terkena PHK dan merasa sangat sulit untuk mendapatkan penghasilan.

Pada saat inilah orang merasa bahwa bisnis multi level marketing ini dapat dijadikan solusi untuk mendapatkan penghasilan.

2.3. Flexter Sebagai Salah Satu Multi level marketing di Indonesia

2.3.1. Sejarah Berdirinya Flexter

Saat ini sudah banyak multi level marketing yang berkembang di Indonesia. Masing-masing multi level marketing ini muncul dengan segala

(7)

penawaran produk yang berbeda-beda. Hal ini menyebabkan masyarakat bisa dengan bebas memilih ke multi level marketing mana yang mereka sukai. Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi perkembangan multi level marketing juga semakin pesat. Sekarang produk yang ditawarkan oleh multi level marketing bukan hanya barang-barang yang berwujud saja. Misalnya baju, tas, cosmetic, dan lain-lainnya. Melainkan sudah ada juga multi level marketing yang bergerak dibidang dealer pulsa. Karena masyarakat saat ini sudah hampir dari semua kalangan menggunakan handphone. Dan tentu saja akan membutuhkan pulsa.

Salah satu perusahaan multi level marketing yang bergerak di bidang pulsa saat ini adalah PT. Global Media Nusantara, yang mempunyai produk dengan nama flexter kita. Pendiri flexter ini adalah H. Wira Pradana ST. Beliau merupakan alumnus dari Universitas Teknologi Bandung. Saat ini beliau merupakan Direktur Utama PT. Global Media Nusantara. Perusahaan ini pertama sekali didirikan di Bandung yaitu pada tahun 2005. pertama sekali perusahaan ini membuka usaha dealer pulsa semua operator. Sampai tahun 2006, perusahaan ini sudah memiliki ± 200 counter pulsa. Selanjutnya H. Wira Pradana melihat bahwa peluang pasar sangat memungkinkan sehingga beliau terfikir untuk membuat produk-produk terbaru dari perusahaan beliau. Produk yang ditawarkan oleh perusahaan ini juga bukan hanya flexter pulsa saja, melainkan masih ada beberapa produk lain seperti: Hut-hut, Web for instant, Flexter pay, Utones, The hijau jepang, Emr shield.

(8)

2.3.2. KEORGANISASIAN FLEXTER Identitas

Nama PT.Global Media Nusantara

Alamat Jl. Antapani No.10 Sukapura Bandung

Badan Hukum SIUP : 510/2-0602-DISINDAG/2005

TDP : 101115211277

Pengesahan Hakim:C01590HT.01.01.TH 2006

TDP : 101115211277

Pengesahan Hakim:C01590HT.01.01.TH 2006

Sertifikat halal MUI : No.525/SK/MUI- JBR/X/2009

Struktur kepengurusan PT. Global Media Nusantara yaitu : Direktur utama : H. Wira Pradana,ST

Divisi operasional : S. Yusantio R.

Divisi support system : H. Firdaus Divisi marketing : ---

Divisi product&development : Hendrayana Manager HRD&GA : M. Ridwantoro Manager keuangan : Eli rohayati

(9)

Manager administrasi : Ela rohayati

Manager IT : Andy nurhadi

Visi dan Misi Visi

Menjadikan peluang usaha terbaik di dunia dengan memanfaatkan teknologi Misi

• Membentuk SDM yang profesional, mandiri dan sejahtera.

• Menciptakan lapangan kerja baru.

• Memberikan sumber penghasilan baru bagi masyarakat luas.

• Memberikan pengetahuan tentang teknologi internet.

• Mensejahterakan semua member flexter.

Strategi Bisnis

Menciptakan produk yang inovatif, menarik, dan bermanfaat bagi komunitas pengguna telepon seluler di dunia dengan memanfaatkan jaringan teknologi informasi.

Kini, PT. Global Media Nusantara berkembang terus dengan produk- produknya yang semakin inovatif. Pemasaran produk mereka lakukan melalui distributor-distributor yang berada disetiap daerah. Selain itu juga dilakukan juga pengiklanan produk melalui internet. Bagi PT. Global Media Nusantara yang merupakan sebuah perusahaan yang sangat bergantung pada hubungan antar manusia, maka kepercayaan dan kepuasan konsumen adalah tujuan bersama dalam mewujudkan sebuah kelompok masyarakat yang terlatih dan tanggap dalam menjalankan usahanya.

(10)

Di Indonesia sendiri produk flexter ini sudah sampai ke wilayah bagian timur Indonesia. Cabang-cabang dari multi level marketing ini juga sudah ada di kota-kota besar seperti : Bandung, Jakarta, Bali, Medan, Makassar, Surabaya dan kota-kota lainnya. Bahkan saat ini Flexter tidak hanya dikenal di Indonesia, tapi sudah sampai ke Negara Malaysia, Singapura, Hongkong bahkan Arab Saudi.

Untuk cabang yang di buka di kota-kota kecil seperti di Pematang Siantar di sebut stokist. Tapi memang tidak semua kota-kota yang ada di Indonesia ini memiliki

stokist. Stokist yang ada di Pematang Siantar ini ada 3 yaitu stocist Megaland yang berada di Jl. Sangnawaluh No. 61.

Sebenarnya sebelum perusahaan ini membuka stocist di Pematang Siantar, sudah banyak warga di daerah ini yang menjadi anggota. Mereka di rekrut oleh saudara atau kerabatnya yang ada di kota lain. Tapi hanya sebatas itu saja sehingga tidak ada perkembangannya. Kemudian setelah J.L.Nainggolan bergabung di multi level marketing pada tahun 2009, beliau berinisiatif untuk membuat suatu kantor dimana para anggota dari flexter ini bisa berkumpul.

Dengan menyisihkan sebagian dari keuntungan yang di dapatnya dari Flexter ini beliau membuka suatu kantor, dan mengaji beberapa orang pegawai untuk di pekerjakan di kantor tersebut. Setelah itu, tepatnya tanggal 05 Mei 2009 dibukalah kantor cabang flexter di Pematang Siantar yang beralamat di Jl. Ahmad Yani No.86. sampai saat ini anggota yang tercatat sudah mencapai ± 16.000 orang.

Stokist IAS Club yang berada di Perumahan Beringin Indah Permai Blok D no.10 (Sinaksak) P. Siantar. Kemudian stokist yang berada di Jl. Ahmad yani bernama Parbina stokist yang merupakan tempat penelitian peneliti.

(11)

Karena bisnis ini adalah bisnis online, jadi anggota dari flexter ini tidak hanya masyarakat yang berdomisili di kota Pematang Siantar saja, tetapi juga ada yang dari Jayapura. Tapi mereka tetap tercatat sebagai anggota di flexter cabang Pematang Siantar karena upline yang merekrut mereka tercatat dicabang ini. Dan bila mitra hendak melihat sudah berapa banyak jaringannya mereka bisa melihat di website Flexter, karena disana data-data tentang mitra jaringan yang baru sangat lengkap.

Level yang ada pada bisnis Flexter ini di sebut dengan bintang. Kriterianya yaitu apabila seorang mitra sudah bisa memperoleh penghasilan ± Rp. 5.000.000 s/d Rp. 14.000.000 maka levelnya ada di bintang 1. seorang mitra yang berpenghasilan Rp.15.000.000 s/d Rp. 29.000.000 berada di bintang 2. dan bintang 3 adalah mitra yang berpenghasilan Rp. 30.000.000 ke atas. Di stokist Parbina sendiri, mitra yang berada pada bintang 1 ada sekitar 12 orang, bintang 2 ada 3 orang dan bintang 3 ada 1 orang.

2.3.3. Sumber Pendapatan di Flexter

Tujuan utama seorang anggota untuk bergabung dalam sebuah MLM adalah untuk memperoleh bonus yang besar. Setiap MLM pasti berbeda dalam hal pemberian bonus dari hasil penjualan produknya. Flexter dalam hal ini memperhitungkan bonus atau pandapatan yang diterima anggota dari keuntungan penjualan pulsa dan dari persenan perekrutan anggota baru. Pembayaran bonus dibagi dua, yaitu 80% masuk ke rekening Bank anggota yang tertera di formulir pendaftaran. Sedangkan 20% lagi masuk ke handphone anggota dalam wujud

(12)

pulsa deposit. Bonus tersebuut bisa di jual kembali dan juga bisa dipakai untuk kebutuhan sendiri.

Ada 2 hal yang menjadi sumber pendapatan para anggota di flexter yakni : Bonus perekrutan anggota baru

• Bonus Refrensi/sponsor

Flexter memberikan bonus refrensi sebesar Rp. 50.000/ hak usaha. Jumlah yang di sponsori juga tidak terbatas sehingga setiap anggota bisa merekrut anggota baru dengan bebas.

• Bonus Pasangan

Flexter memberikan bonus pasangan sebesar Rp. 27.500 setiap terjadi pertumbuhan pasangan baru di kiri dan di kanan.

• Bonus Duplikasi

Anggota akan Mendapatkan Rp.1000 dari setiap pasangan Generasi I – VI yang direkrutnya.

• Gen – I adalah orang yang di sponsori langsung oleh anggota.

• Gen – II adalah orang yang disponsori oleh Gen – I

• Gen – III adalah orang yang disponsori oleh Gen – II

• Gen – IV adalah orang yang disponsori oleh Gen III, dan demikian seterusnya.

Jadi misalkan seorang anggota flexter menjalankan duplikasi empat dan kemudian masing-masing dari generasinya hanya memiliki satu pasangan saja maka bonus

(13)

Tabel 1 Bonus Duplikasi

Posisi anggota Jumlah anggota Bonus / pasangan Total bonus

Generasi I 4 Rp. 1000 4.000

Generasi II 16 Rp. 1000 16.000

Generasi III 64 Rp. 1000 64.000

Generasi IV 256 Rp. 1000 256.000

Generasi V 1024 Rp. 1000 1.024.000

Generasi VI 4096 Rp. 1000 4.096.000

Total bonus duplikasi Rp.5.450.000

Sumber : Kantor Stokist Flexter, 2010

Semua bonus rekrutmen ini di amankan dengan tiga metode agar suatu perusahaan itu tidak rugi yaitu :

Sharing Loss : pembatasan pembayaran bonus berdasarkan tingkat omzet perusahaan. Jika bonus lebih besar dari keuntungan yang akan di bagikan kepada member.

Bonus member Total bonus member

X Over Paid

Contoh : Total Bonus Member : 100 Juta. Uang Yang Masuk : 90 Juta. Sehingga OverPaid : 10 Juta. Bonus anda seharusnya : 1 Juta.

Rp.1 Juta Rp. 100 Juta

X Rp. 10 Juta = Rp 100 ribu (sharing loss) Jadi total bonus dari member tersebut adalah : 1 Juta – 100 ribu = 900 ribu

Flush Out : maksimum pembayaran bonus pasangan dalam satu hari tutup buku (maksimum dua belas pasang di kanan dan di kiri).

(14)

Auto Maintance : Belanja pulsa otomatis 20%.

Sistem sharing loss yang di jalankan oleh Flexter ini sudah mendapat hak paten dari dirjen HAKI untuk seluruh perhitungan MLM sistem Binary di dunia.

Bonus Repeat Order

• Bonus Royalty

Member mendapatkan Rp. 5 sampai Rp. 25 dari setiap transaksi pulsa yang dilakukan oleh member sendiri atau para member di bawahnya.

• Bonus cash back

Bonus yang di dapatkan sebesar 0,025% - 0,05% dari total belanja pulsa atau deposit yang dilakukan oleh seluruh member dalam garis jaringan. Dihitung berdasarkan besarnya omzet pada generasi

Cash back 0,025 % Omzet 0 – 100 jt Cash back 0,0375 % Omzet 100 – 500 jt Cash back 0,05 % Omzet > 500 jt

• Bonus SMS murah

Member mendapatkan Komisi dari setiap Transaksi Pembelian pulsa Fs- 20/hut-hut yang dilakukan oleh Member Pribadi beserta seluruh member dibawahnya.

Transaksi Pribadi : Rp. 500,- / trx Transaksi Gen 1 – 10 : Rp. 100,- / trx

(15)

• Bonus Tahunan

Bonus Tahunan diperoleh dari perpanjangan kartu Diskon CCI, yang setiap tahunnya di perpanjang dengan biaya sebesar Rp 90.000,- setiap kartunya yang akan di debet dari statement bonus sebesar Rp 300,- selama 300 hari (auto maintenance). Sehingga pada tahun depan, member akan mendapat kartu diskon tanpa perlu harus membayar lagi, dan member akan mendapatkan Rp.6.000,- dari setiap perpanjangan kartu diskon tersebut.

• Bonus pensiun

Seorang anggota flexter dikatakan pensiun jika telah mencapai Blue Ribbon yaitu1000 pasang di kiri dan kanan. Silver Ribbon yaitu jika anggota tersebut telah mencapai 5000 pasang di kiri dan kanannya. Dan Gold Ribbon mencapai 15.000 pasang di kiri dan kanan.

2.3.4. Kode Etik Keanggotaan Flexter

Guna melindungi maksud dan tujuan Rencana Pemasaran dan Penjualan Flexter, PT. Global Media Nusantara memiliki hak tunggal mengambil, mengubah, memperbaharui, menambah atau menghapuskan sebagian atau semua Peraturan yang telah ditetapkan, bilamana diperlukan untuk pelaksanaan kasus- kasus yang berhubungan dengan penerapan Kode Etik dan Peraturan-peraturan ini. Beberapa point penting dalam kode etik ini adalah :

(16)

1. Flexter dalam hal ini merujuk kepada PT.Global Media Nusantara, selanjutnya disebut "Flexter”.

2. Member Flexter adalah seorang yang diperkenalkan kepada produk Flexter dan menjadi seorang member Flexter. Member telah menyetujui secara sadar dan tanpa paksaan dari siapapun untuk membeli fasilitas sebagai member flexter sesuai harga yang ditetapkan oleh Flexter. Jual beli ini bersifat jual beli putus dan tidak ada jaminan Refund dikarenakan member telah resmi memiliki semua fasilitas member yang diberikan oleh Flexter. Garansi diskon bisa diajukan jika member tidak mendapatkan fasilitas diskon dari merchants yang secara resmi telah di umumkan di web Flexter maupun web CCI dengan syarat :

• Memiliki kartu member Flexter Card yang masih berlaku saat transaksi

• Memiliki bukti transaksi

• Menunjukkan nama kasir yang melayani transaksi

• Klaim diajukan (baik secara lisan maupun tertulis) selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari terhitung mulai tanggal transaksi.

• Penggantian klaim diskon besarnya sama dengan besar diskon yang seharusnya diperoleh dari merchant dan dibayar dalam bentuk uang tunai oleh Flexter dimana sebagai penyalur atau perantara penggantian dari pihak Card Connection International.

3. Para member Flexter yang mau ikut memasarkan produk Flexter akan menerima komisi yang telah ditetapkan oleh program pemasaran produk

(17)

ini secara bebas dan tidak memiliki hubungan kekaryawanan, keagenan atau hubungan hubungan serupa dengan Flexter.

4. Garis Sponsorisasi (Line of Sponsorship) adalah garis dengan urutan naik, meliputi Sponsor dari seorang member Flexter (Up line

8. Bonus member yang belum mencapai limit transfer (Rp. 65.000 untuk bonus cash jika termasuk pemotongan biaya transfer dan pajak dan Rp. 30.000 untuk bonus deposit pulsa jika termasuk pemotongan biaya kirim deposit dan pajak) pada hakekatnya masih menjadi milik PT.Global Media Nusantara sebagai

), Sponsornya sponsor, dan seterusnya sampai berakhir pada Flexter.

5. "Komisi Member adalah pembayaran uang setiap hari oleh Flexter kepada Member Flexter yang besarnya ditentukan oleh nilai penjualan produk yang dilakukan oleh member Flexter bersangkutan sesuai dengan skala persentase bonus yang dijelaskan dalam Rencana Pemasaran dan Penjualan Flexter. Tidak ada bonus yang didapatkan tanpa adanya penjualan produk. Sistem bonus member bisa berubah-ubah menyesuaikan kondisi pasar dan persaingan bisnis dan merupakan hak dari Flexter untuk merubahnya dengan pemberitahuan sebelumnya.

6. Limit pentransferan bonus member adalah Rp. 50.000,- (untuk cash) dan Rp.

25.000,- (untuk bonus deposit pulsa), jumlah limit ini adalah jumlah yang masuk kepada rekening / no HP member setelah dipotong biaya transfer.

7. Biaya transfer bonus cash adalah Rp. 5000,- dan bonus pulsa Rp. 500,-.

(18)

jaminan perpanjangan kartu (automaintenance kartu), jika pada suatu saat bonus tersebut sudah melebihi limit transfer, maka komisi tersebut sepenuhnya sudah menjadi hak member, dan akan segera dikirim kepada member.

9. Diberitahukan kepada semua member, dari awal Flexter menetapkan bonus harian dengan skema "posting hari ini, direkap besok, lusa ditransfer, paling telat masuk hari berikutnya" contoh : posting tgl 15, direkap tgl 16, ditransfer tgl 17,paling telat masuktgl18" rekening yang dimasukkan harus rekening yang online, jika tidak perusahaan akan mengenakan biaya RP. 17.500,-dan tidak menjamin lama sampainya bonus.

Tujuan dari kode etik keanggotaan Flexter ini adalah untuk menegaskan hubungan yang mengikat berdasarkan perjanjian antara perusahaan dengan member. Serta menegaskan hubungan antara member Flexter demi kerukunan hubungan. Selain itu, kode etik dan peraturan member Flexter ini juga untuk menjaga dan melindungi semua kepentingan dan keuntungan yang tersedia bagi member Flexter berdasarkan Rencana Pemasaran dan Penjualan Flexter.

2.4. Letak Geografis Lokasi Penelitian

Kota Madya Pematang Siantar merupakan salah satu kota madya yang ada di Propinsi Sumatera Utara. Kota Madya ini memiliki luas yaitu 79,97km , 2 terletak 400 meter diatas permukaan laut. Secara geografis kota madya ini terletak pada garis3°01'99"−2°54'40" Lintang Utara dan 99°6'23"−99°1'10" Bujur Timur.

Kota Madya Pematang Siantar memiliki 6 kecamatan. Salah satunya

(19)

kelurahan, yaitu: Kelurahan Pahlawan, Kelurahan Siompat Suhu, Kelurahan Pantoan, Dan Kelurahan Merdeka. Kelurahan Merdeka merupakan kelurahan tempat pusat penelitian peneliti. Kelurahan Merdeka mempunyai luas 23 ha/m².

adapun yang menjadi batas-batas wilayah kelurahan ini adalah:

• Sebelah timur berbatasan dengan Kelurahan Siompat Suhu

• Sebelah barat berbatasan dengan Kelurahan Pahlawan

• Sebelah utara berbatasan dengan Kelurahan Asuhan

• Sebelah selatan berbatasan dengan Kelurahan Pantoan.

2.5. Pola Pemukiman

Penduduk di kelurahan Merdeka mempunyai keaneka ragaman etnis yang beragam. Dimana etnis-etnis yang berdomisili di kelurahan ini terdiri dari etnis pribumi yaitu : etnis Batak, Jawa, Simalungun. Sedangkan non pribumi adalah etnis Cina. Tetapi etnis yang paling mendominasi adalah etnis Simalungun.

Dari uraian di atas, mengenai keanekaragaman etnis yang bermukim di kelurahan ini dapat dikatakan bahwa masyarakatnya hidup mengelompokkan diri.

Dimana masyarakat pribumi yaitu antara etnis Batak, Jawa Dan Simalungun hidup mengelompok. Sedangkan etnis Cina lebih memilih bertempat tinggal di rumah toko yang berada di pinggir jalan raya.

Jika dilihat dari bentuk rumahnya, pola pemukiman masyarakat dapat di kategorikan menjadi 3 tipe rumah. Ketiga tipe rumah itu adalah tipe sederhana, setengah permanen dan permanen. Rumah tipe sederhana ini terbuat dari tiang kayu, atapnya dari bahan seng dan lantai rumah tersebut terbuat dari semen.

Rumah tipe setengah permanen terbuat dari sepertiga badan rumah sudah terbuat

(20)

dari bahan bata atau semen dan dua pertiga badan rumah terbuat dari papan yang baik, sedangkan atapnya sudah memakai seng. Tipe rumah permanen ditandai dengan seluruh dinding rumah terbuat dari bahan batu bata dan semen dan beratap seng, serta lantainya dapat terbuat dari semen atau keramik. Jarak antara rumah sekitar 0, 1-5 meter. Seluruh rumah yang ada di kelurahan merdeka ini sudah memakai listrik.

2.6. kependudukan dan sistem kemasyarakatan

Berdasarkan data yang di dapat peneliti dari kantor kelurahan, diketahui bahwa jumlah penduduk pada kelurahan merdeka berjumlah 4.870 jiwa dan terdiri dari 625 KK.

2.6.1. Distribusi Penduduk Berdasarkan Umur

Distribusi penduduk berdasarkan umur, banyak digunakan sebagai dasar beberapa jenis kebijakan pemerintah. Misalnya kebijakan dalam penyediaan lapangan kerja, pengembangan pendidikan.

Tabel 2

Distribusi penduduk berdasarkan umur

No Umur Jumlah Persen (%)

1 0-03 Tahun 185 3,79

2 04-06 Tahun 717 14,7

3 07-12 Tahun 632 12,9

4 13-15 Tahun 318 6,52

5 16-18 Tahun 426 8,74

6 19 Tahun ke atas 2.594 53,2

(21)

Jumlah 4.870 100

Sumber : Kantor Kelurahan Merdeka, 2010.

Pengelompokkan berdasarkan umur ini di buat supaya disuatu wilayah itu bisa dengan mudah diketahui berapa orang penduduk yang usia balita, penduduk usia sekolah dan penduduk usia kerja. Dan dari pengelompokan berdasarkan umur ini, diketahui bahwa di kelurahan ini penduduk usiaa produktif cukup banyak.

2.6.2. Distribusi Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin

Jumlah penduduk di kelurahan Merdeka bila dilihat berdasarkan jenis kelamin. Maka, bisa dilihat bahwa jumlah penduduk dengan jenis kelamin perempuan lebih besar dari pada laki-laki. Adapun lebih jelasnya bisa dilihat pada table 2 dibawah ini.

Tabel 3

Distribusi penduduk berdasarkan jenis kelamin

No Jenis kelamin Jumlah Persen (%)

1 Laki-laki 2.356 48,36

2 Perempuan 2.514 51,64

Total 4.870 100

Sumber : Kantor Kelurahan Merdeka, 2010.

2.6.3. Distribusi Penduduk Berdasarkan Agama

Mayoritas penduduk di kelurahan merdeka beragama Kristen protestan dengan jumlah 3.173 orang, khatolik 1.076 orang, islam 343 orang, dan budha 279 orang. Ini menandakan bahwa semua penduduk kelurahan merdeka sudah memiliki agama. Adapun lebih jelasnya bisa dilihat pada table 3 di bawah ini.

(22)

Tabel 4

Distribusi penduduk berdasarkan agama

No Agama Jumlah Persen (%)

1 Islam 343 7,04

2 Kristen Protestan 3.173 65,15

3 Khatolik 1.076 22,09

4 Hindu __ __

5 Budha 279 5,72

Jumlah 4870 100

Sumber : Kantor Kelurahan Merdeka, 2010.

Umat beragama yang tinggal di kelurahan ini hidup saling menghargai dan rukun. Hal ini bisa dilihat bila ada upacara pernikahan atau kematian pada umat Kristen, maka mereka biasanya juga menyediakan makanan dan minuman bagi umat islam yang di undang. Kegiatan keagamaan lainnya yang terlihat adalah kebaktian minggu yang dilakukan setiap hari minggu oleh umat Kristen, partonggoan atau kebaktian rumah, dan wirit atau pengajian.

2.6.4. Distribusi Penduduk Berdasarkan Jenis Mata Pencaharian

Mata pencaharian merupakan hal yang penting bagi manusia. Karena tanpa bekerja manusia akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Penduduk kelurahan merdeka memiliki mata pencaharian/pekerjaan masing- masing untuk bertahan hidup. Jenis pekerjaan penduduk di kelurahan ini juga bervariasi. Pada tabel di atas mayoritas mata pencaharian dari penduduk di

(23)

kelurahan merdeka adalah sebagai wiraswasta/pedagang yang berjumlah 472 orang. Untuk lebih jelasnya, ada di table 4 berikut.

Tabel 5

Distribusi penduduk berdasarkan jenis mata pencaharian

No Mata Pencaharian Jumlah Persen(%)

1 Pegawai negeri sipil 135 13,48

2 Pegawai swasta 2 0,19

3 ABRI 3 0,29

4 Petani 13 1,29

5 Buruh tani 38 3,78

6 Pensiunan 93 9,26

7 Jasa 248 24,70

8 Wiraswasta/pedagang 472 47,01

Jumlah 1004 100

Sumber : Kantor Kelurahan Merdeka, 2010

2.7. Sarana Fisik

2.7.1. Sarana Pendidikan

Di kelurahan merdeka ini sudah mempunyai sarana pendidikan tetapi tidak lengkap. Selain itu, penduduk kelurahan ada juga yang bersekolah di kelurahan lain tetapi masih di sekitar Kecamatan Siantar Timur. Untuk data yang lebih jelas ada pada tabel 5 berikut.

(24)

Tabel 6 Sarana Pendidikan

No Jenis Pendidikan Jumlah Persen (%)

1 TK __ __

2 SD 3 42,85

3 SMP __ __

4 SMA 3 42,85

5 Universitas 1 14,30

Total 7 100

Sumber : Kantor Kelurahan Merdeka, 2010.

Bidang pendidikan adalah merupakan salah satu kunci untuk mempersiapkan generasi muda yang dikemudian hari menjadi sumber daya manusia yang bisa diandalkan. Karena itulah sudah berdiri beberapa sekolah di kelurahan merdeka.

2.7.2. Sarana Peribadatan

Jumlah tempat peribadatan yang ada di kelurahan merdeka adalah 5 buah.

Letak dari tempat peribadatan ini tidak terlalu jauh dari tempat pemukiman penduduk. Sehingga masih bisa di jangkau dengan berjalan kaki. Di bawah ini dapat dilihat tabel yang menjelaskan tentang sarana peribadatan.

Tabel 7 Sarana Peribadatan

No Jenis Jumlah Persen (%)

1 Mesjid 1 20

(25)

2 Gereja GKPS 1 20

3 Gereja HKBP 1 20

4 Gereja GMI 1 20

5 Gereja GPdI 1 20

Total 5 100

Sumber : Kantor Kelurahan Merdeka, 2010.

2.7.3. Sarana Perhubungan Transportasi Dan Komunikasi

Sarana transportasi di kelurahan ini cukup lancar. Bila kita hendak bepergian, hanya menunggu beberapa menit saja di pinggir jalan raya angkutan umum akan segera datang. Sarana transportasi di kelurahan ini bermacam-macam mulai dari angkutan umum ( yang biasa disebut masyarakat mopen ), becak, sepeda motor dan mobil. Adapun untuk lebih jelasnya tentang sarana transportasi dapat dilihat pada tabel 7 di bawah ini.

Tabel 8 Sarana transportasi

No Jenis Keterangan

1 Angkutan Umum Ada

2 Mobil Bus Ada

3 Sepeda Motor Ada

4 Becak Ada

Sumber : Kantor Kelurahan Merdeka, 2010.

(26)

Sarana komunikasi di kelurahan ini sudah cukup baik. Hampir semua penduduk sekarang sudah menggunakan handphone sebagai sarana komunikasi.

Selain karena mudah di bawa kemana saja mereka pergi, juga karena sekarang handphone sudah bervariasi dan harganya juga bisa di jangkau oleh penduduk kelurahan ini. Sinyal untuk komunikasi handphone juga baik. Penduduk di kelurahan ini lebih banyak yang menggunakan kartu GSM untuk handphonenya dari pada kartu CDMA. Karena menurut mereka sinyal yang di tangkap oleh kartu GSM lebih baik.

Referensi

Dokumen terkait

Teori-teori kestabilan dirumuskan dengan tujuan menentukan berbagai kondisi yang dapat terjadi pada suatu sistem struktural, yang berada pada suatu keadaan

Terkadang saya pun iri, seandainya saya bisa merasakan pengajian atau halaqoh pembinaan Di Negeri antum, seperti yang diceritakan teman saya tersebut,,,, Program pengajian kalian

Melakukan penghitungan dan analisa biaya jaringan per paket data dan biaya per byte data dari hasil pengamatan lapangan pada segmen jaringan komunikasi data antara

memberikan efek yang sangat ampuh dalam waktu singkat, baik dalam aspek pembelajaran akademik maupun aspek skill. Meningkatnya hasil belajar pada siswa yang

STUDI KOMPARASI HASIL BELAJARA ANTARA SISWA LULUSAN MADRASAH IBTIDAIYAH DENGAN LULUSAN SEKOLAH DASAR PADA MATA PELAJARAN FIQIH TAHUN PELAJARAN 2018/2019 (STUDI PADA KELAS VII

Rata-rata pengetahuan yang dimiliki oleh responden dalam penelitian ini adalah cukup baik, baik responden yang memiliki pendapatan tinggi maupun pendapatan

Kewenangan Majelis Permusyawaratan Rakyat dalam Struktur Ketatanegaraan Republik Indonesia Setelah Amandemen UUD 1945 ditinjau berdasarkan Teori Trias Politica1.

Motor DC tersedia dalam banyak ukuran, namun penggunaannya pada umumnya dibatasi untuk beberapa penggunaan berkecepatan rendah, penggunaan daya rendah hingga sedang