PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020, Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul menyusun Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2020. Proses penyusunan dokumen PPAS Kabupaten Bantul Tahun 2020 pada dasarnya merupakan salah satu tahapan dari proses penyusunan APBD Kabupaten Bantul Tahun Anggaran 2020. PPAS memuat prioritas pembangunan daerah yang dikaitkan dengan sasaran yang ingin dicapai termasuk program prioritas dari SKPD terkait. PPAS juga menggambarkan pagu anggaran sementara di masing‐masing SKPD berdasarkan program dan kegiatan. Pagu sementara tersebut akan menjadi pagu definitif setelah peraturan daerah tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) disepakati antara Kepala Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
PPAS Kabupaten Bantul Tahun 2020 merupakan tindak lanjut dari Dokumen Perencanaan yaitu Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020 dan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Kabupaten Bantul Tahun 2020, disusun dalam rangka sinkronisasi program kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah beserta target kinerjanya dengan program kegiatan yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan.
Penyusunan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dalam proses perencanaan memiliki tiga fungsi utama, yaitu:
1. Menentukan prioritas program pembangunan daerah;
2. Menjadi batas maksimal pagu anggaran setiap PD berdasarkan program;
3. Menjadi rujukan utama proses penyusunan RKA PD.
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 2 1.2 Tujuan Penyusunan PPAS
Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) adalah rancangan program prioritas dan patokan batas maksimal anggaran yang diberikan kepada PD untuk setiap program sebagai acuan dalam penyusunan RKA-PD sebelum disepakati DPRD.
Tujuan dari penyusunan PPAS adalah sebagai berikut:
1. Menentukan skala prioritas untuk urusan wajib pelayanan dasar dan non dasar, urusan pilihan dan fungsi penunjang yang akan dibiayai dari APBD dan beberapa alokasi dana perimbangan keuangan dari Pemerintah Pusat dalam rangka sinkronisasi dan keterpaduan sasaran program dan kegiatan dengan kebijakan pemerintah di bidang keuangan negara.
2. Menentukan urutan program untuk masing-masing urusan dalam rangka menjaga kelangsungan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah serta pelayanan masyarakat.
3. Menyusun plafon anggaran sementara untuk masing-masing program.
1.3 Dasar Hukum Penyusunan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS)
Dasar penyusunan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2020 adalah:
1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
2) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
3) Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah;
4) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah;
5) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali dengan
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 3 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;
6) Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
7) Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2012 tentang Hibah Daerah;
8) Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah;
9) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2017 tentang Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional;
10) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal ;
11) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;
12) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah; yang telah diubah beberapa kali, terakhir diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 123 Tahun 2018 tentang perubahan keempat atas Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;
13) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 107 Tahun 2018 tentang Peta Fiskal Daerah;
14) Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020;
15) Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 31 Tahun 2018 tentang Rencana Kerja Pemerintah DIY Tahun 2019;
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 4 16) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 2 Tahun 2002
tentang Pajak Hotel;
17) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pajak Restoran;
18) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 3 Tahun 2003 tentang Pajak Parkir;
19) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 12 Tahun 2003 tentang Pajak Penerangan Jalan;
20) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 14 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Bantul Tahun 2006-2025;
21) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 18 Tahun 2011 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan;
22) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 2 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 9 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Umum;
23) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Bantul;
24) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 01 Tahun 2014 Tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing;
25) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 07 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Usaha;
26) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 8 Tahun 2011 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu;
27) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 2 Tahun 2018 tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang;
28) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 11 Tahun 2018 tentang Retribusi Pelayanan Pemakaman;
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 5 29) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 12 Tahun 2018
tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pajak Daerah;
30) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 19 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 11 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bantul Tahun 2016–2021;
31) Peraturan Bupati Bantul Nomor 109 Tahun 2018 Tentang Perubahan Peraturan Bupati Bantul Nomor 75 Tahun 2018 Tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul Tahun 2019;
32) Peraturan Bupati Bantul Nomor 68 Tahun 2019 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2020.
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 6
BAB II
RENCANA PENDAPATAN
DAN PENERIMAAN PEMBIAYAAN DAERAH
2.1. Rencana Pendapatan Daerah
Pendapatan daerah merupakan unsur penting dalam struktur APBD, karena besaran pendapatan daerah sangat menentukan kemampuan daerah dalam membiayai penyelengaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Berdasarkan sumbernya, pendapatan daerah dikelompokkan atas pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.
Pendapatan asli daerah merupakan penerimaan yang diperoleh dari sektor sebagai berikut:
1. Pajak daerah, terdiri dari PBB Perdesaan dan Perkotaan, BPHTB, Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Reklame, Pajak Hiburan, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Mineral bukan Logam, Pajak Sarang Burung Walet;
2. Retribusi daerah, terdiri retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, retribusi perizinan tertentu dan retribusi perpanjangan izin memperkerjakan tenaga kerja asing.
3. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, terdiri dari bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan milik daerah.
4. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah, terdiri dari hasil penjualan aset daerah yang tidak dipisahkan, penerimaan jasa giro, penerimaan bunga deposito, pendapatan denda retribusi, tuntutan ganti kerugian daerah, penerimaan jasa dana bergulir dan penerimaan lain-lain.
Dana perimbangan merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi, yang terdiri dari:
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 7 1. Bagi hasil pajak/bukan pajak merupakan bagian dana perimbangan
untuk mengatasi masalah ketimpangan vertikal (antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah) yang dilakukan melalui pembagian hasil antara Pemerintah Pusat dan Daerah penghasil dari sebagian penerimaan perpajakan dan bukan perpajakan.
a. Bagi Hasil Pajak, berupa :
- Bagi Hasil dari Pajak Bumi dan Bangunan sektor Pertambangan
- Bagi Hasil dari Pajak Penghasilan Orang Pribadi - Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau
b. Bagi Hasil Bukan Pajak/Sumber Daya Alam, berupa : - Bagi Hasil Dari Iuran Hak Pengusahaan Hutan - Bagi Hasil Dari Pungutan Hasil Perikanan
2. Dana Alokasi Umum (DAU) merupakan dana transfer yang bersifat umum (block grant) untuk mengatasi masalah ketimpangan horizontal (antar daerah) dengan tujuan utama pemerataan kemampuan keuangan antar daerah; dan
3. Dana Alokasi Khusus (DAK) merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu bertujuan membantu mendanai kegiatan-kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.
Lain-lain pendapatan daerah yang sah, terdiri dari sebagai berikut:
1. Pendapatan hibah meliputi pendapatan hibah dari pemerintah dan pendapatan hibah dari badan/lembaga/organisasi swasta dalam negeri;
2. Bagi hasil pajak dari provinsi atau pemerintah daerah lainnya;
3. Bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainnya;
4. Dana penyesuaian dan otonomi khusus.
Adanya otonomi daerah dan desentralisasi memberi kewenangan yang luas kepada daerah untuk mengatur dan mengelola pendapatan daerah sehingga diharapkan dapat memacu daerah menuju tingkat kemampuan keuangan daerah yang lebih baik yang tercermin semakin
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 8 meningkatnya kapasitas fiskal dan berkurangnya celah fiskal dari tahun ke tahun. Sebagai upaya meningkatkan kapasitas fiskal dengan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah yang merupakan komponen kapasitas fiskal daerah, sehingga arah kebijakan pendapatan daerah adalah optimalisasi sumber-sumber pendapatan yang selama ini menjadi sumber pendapatan asli daerah yaitu dengan optimalisasi pajak daerah, retribusi daerah dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah, serta berupaya menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah yang baru dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada di wilayah Kabupaten Bantul. Arah kebijakan pendapatan daerah dalam rangka optimalisasi atas pajak daerah dan retribusi daerah dilaksanakan dengan sebagai berikut:
1. Intensifikasi pajak dan retribusi daerah, ditujukan untuk meningkatkan kepatuhan (compliance) dan memperkuat basis pajak dan retribusi daerah. Secara umum, proses ini meliputi hal-hal sebagai berikut :
a. melakukan pendekatan kepada wajib pajak daerah dan wajib retribusi daerah untuk melaksanakan kewajibannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
b. penyempurnaan landasan hukum serta melakukan penegakan hukum (law enforcement) atas pelanggaran yang dilakukan oleh wajib pajak daerah dan wajib retribusi daerah;
c. melakukan koordinasi dengan instansi yang terkait dalam rangka pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang pajak daerah dan retribusi daerah;
d. peningkatan pengawasan terhadap pelaksanaan pemungutan pendapatan asli daerah;
e. Peningkatan koordinasi dan kerjasama antar unit satuan kerja terkait; dan
f. Peningkatan kualitas aparat pengelola pajak daerah dan retribusi daerah.
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 9 2. Ekstensifikasi pajak daerah dan retribusi daerah dalam rangka
meningkatkan potensi penerimaan dari pajak daerah dan retribusi daerah dengan menambah jumlah wajib pajak daerah dan retribusi daerah serta memperkuat basis pajak daerah dan retribusi daerah.
Secara umum proses ini dilaksanakan dengan cara-cara sebagai berikut :
a. menyelenggarakan sosialisasi dan pemberian penyuluhan kepada masyarakat mengenai ketentuan peraturan perundang- undangan di bidang pajak daerah dan retribusi daerah;
b. melalukan pemutakhiran basis data pajak daerah serta optimalisasi pemanfaatan data perpajakan yang bersangkutan;
c. melakukan pendataan ke objek pajak dan subjek pajak yang dapat dikenakan pajak daerah sesuai peraturan perundang- undangan yang berlaku;
d. pengkajian terhadap potensi penerimaan pajak daerah;
e. pemungutan terhadap jenis retribusi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
f. meningkatkan peran seluruh stakeholder yang terkait dengan penerimaan pajak daerah terutama PBB P2 dan BPHTB;
g. melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna peningkatan penerimaan BPHTB dan PBB P2; dan
h. pemeliharaan basis data PBB P2 dengan melakukan pendataan, pembenahan data serta proses perubahan PBB P2.
Selain itu arah kebijakan daerah dalam rangka optimalisasi lain- lain pendapatan asli daerah yang sah meliputi sebagai berikut:
a. Meningkatkan kontribusi penerimaan dari BUMD melalui upaya pengelolaan BUMD secara efisien dan efektif yang dapat ditempuh dengan perbaikan manajemen peningkatan profesionalisme BUMD, serta memperkuat permodalan BUMD;
b. Optimalisasi penerimaan yang bersumber bagi hasil perpajakan melalui kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyerap basis pajak terkait.
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 10 2.2. Rencana Penerimaan Pembiayaan Daerah
Penerimaan Pembiayaan Daerah direncanakan dalam rangka menyediakan anggaran setiap penerimaan yang perlu dibayar kembali baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun- tahun berikutnya. Sumber penerimaan pembiayaan daerah tahun 2020 berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun lalu, penerimaan pinjaman daerah, dan penerimaan kembali Investasi dana bergulir. Adapun target pendapatan dan penerimaan pembiayaan daerah tahun 2020 selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 2.1 berikut:
Tabel 2.1
Target Pendapatan dan Penerimaan Pembiayaan Daerah Tahun Anggaran 2020
KODE URAIAN TARGET 2020
1 2 3
4 PENDAPATAN
41 PENDAPATAN ASLI DAERAH 455,208,331,294.00
411 Pendapatan Pajak Daerah 185,000,000,000.00
412 Hasil Retribusi Daerah 43,446,175,934.00
413 Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 22,707,166,955.00 414 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 204,054,988,405.00
42 DANA PERIMBANGAN 1,054,464,401,000.00
421 Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak 28,593,477,000.00
422 Dana Alokasi Umum 1,025,870,924,000.00
43 LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH 341,871,416,432.00
431 Pendapatan Hibah 4,500,000,000.00
433 Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah
Lainnya 152,733,524,432.00
434 Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus 184,637,892,000.00 435 Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah
Lainnya 0.00
JUMLAH PENDAPATAN 1,851,544,148,726.00
6 PEMBIAYAAN DAERAH
61 PENERIMAAN PEMBIAYAAN DAERAH 288,631,130,574.40
611 Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran
Sebelumnya 277,631,130,574.40
617 Penerimaan Kembali Investasi Dana Bergulir 11,000,000,000.00 JUMLAH PENERIMAAN PEMBIAYAAN DAERAH 288,631,130,574.40
Sumber: BKAD Kab. Bantul, 2019
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 11
BAB III
PRIORITAS BELANJA DAERAH
Prioritas belanja daerah disusun melalui pendekatan money follows programme yang berorientasi pada pencapaian hasil dari input yang direncanakan serta berpedoman pada prinsip-prinsip penganggaran yang sinergi dan sinkron dengan prioritas pembangunan Nasional, prioritas Daerah Istimewa Yogyakarta, dan prioritas Kabupaten Bantul Tahun 2020.
Alokasi dan distribusi semua pengeluaran daerah dipergunakan untuk melaksanakan urusan wajib dan urusan pilihan, tercermin dalam rencana anggaran belanja yang meliputi belanja tidak langsung dan belanja langsung. Alokasi Belanja Tidak Langsung meliputi Belanja Pegawai, Belanja Bunga, Belanja Subsidi, Belanja Hibah, Belanja Bantuan Sosial, dan Belanja Bantuan kepada provinsi dan kabupaten/kota/pemerintah desa, serta Belanja Tidak Terduga, sedangkan Belanja Langsung meliputi Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa, serta Belanja Modal.
Pengalokasian prioritas belanja langsung, didasarkan pada hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah, hasil penjaringan aspirasi masyarakat, arah kebijakan pembangunan yang telah ditetapkan dalam RKPD Tahun 2020 dengan tidak meninggalkan kebijakan di tingkat provinsi maupun nasional, yaitu sebagai berikut:
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 11 Tabel 3.1
Matriks Prioritas Pembangunan
Interkoneksi Pendekatan Prioritas, Sasaran Pembangunan Kabupaten Bantul dan Sasaran PD Tahun 2020
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan
Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan berkelanjutan
Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan
Terwujudnya akses dan mutu pendidikan yang berkualitas
Meningkatnya kualitas pendidikan dasar
Program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Program manajemen
pelayanan pendidikan Meningkatnya
kualitas peserta didik
Program wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun Meningkatnya
kualitas sikap dan mental peserta didik
Program Peningkatan Nilai Akademik Meningkatnya
kualitas pendidikan anak usia dini
Program Pendidikan Anak Usia Dini Program Pendidikan Non Formal
Meningkatnya jumlah
perpustakaan yang terakreditasi
Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan
Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan
Program Peningkatan Pelayanan
Perpustakaan
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 12
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang tinggi
Meningkatnya pelayanan kesehatan dasar dan rujukan
Program Peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak
Dinas Kesehatan
Program peningkatan pelayanan kesehatan anak balita
Program Perbaikan Gizi Masyarakat Meningkatnya
kesadaran dan pemberdayaan masyarakat untuk hidup sehat
Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia
Program Peningkatan Pencegahan penyakit tidak menular
Program Obat dan Perbekalan Kesehatan Program
Pengembangan lingkungan sehat Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Program Upaya kesehatan masyarakat
Program Kemitraan Peningkatan
Pelayanan Kesehatan
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 13
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin
Dinas Kesehatan Program Standarisasi
Pelayanan Kesehatan Program Pengawasan Obat dan Makanan Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan prasarana Puskesmas/
Puskesmas Pembantu dan Jaringannya Menurunnya Angka
Kematian 48 Jam Setelah Dirawat untuk tiap-tiap 1000 pasien keluar
Program Peningkatan Pelayanan Rumah Sakit
RSUD
Panembahan Senopati Program pengadaan,
peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit/rumah sakit jiwa/rumah sakit paru-paru/rumah sakit mata
Tercapainya Pengendalian Laju Pertumbuhan Penduduk
Program Kesehatan Reproduksi Remaja
Dinas
Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa Program Pelayanan
Kontrasepsi
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 14
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Program Pembinaan Peran Serta
Masyarakat dalam Pelayanan KB/KR yang Mandiri
Dinas
Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa Program Keluarga
Berencana
Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Program Penyiapan Tenaga Pedamping Kelompok Bina Keluarga Program Pengembangan Analisa Data Dan Dampak
Kependudukan Meningkatnya
keragaman gizi masyarakat
Program Peningkatan Ketahanan Pangan Pertanian /
Perkebunan
Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Meningkatnya
kualitas dan kuantitas olahraga
Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Program
pengembangan kebijakan dan
manajemen olah raga
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 15
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Program peningkatan sarana dan prasarana olahraga
Turunnya Jumlah Masyarakat Kurang Mampu
Meningkatnya jumlah lapangan kerja
Program Peningkatan Kualitas dan
Produktivitas Tenaga Kerja
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Program Peningkatan
Kesempatan Kerja Program penempatan tenaga kerja
Program perluasan kerja
Program transmigrasi umum
Meningkatnya
produksi pertanian Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/
Perkebunan Lapangan
Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Program Peningkatan
Produksi Pertanian/
Perkebunan
Program Peningkatan Sarana Dan
Prasarana Pertanian Meningkatnya
penanganan penyandang masalah
kesejahteraan sosial
Program
Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT), dan Bantuan Sosial
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 16
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Program Pemberdayaan Kelembagaan
Kesejahteraan Sosial Program pelayanan pendataan Jaminan Bantuan Sosial Program Pelayanan dan Rehabilitasi kesejahteraan sosial Meningkatnya
pemberdayaan dan Pembangunan
Program Peningkatan Keberdayaan
Masyarakat Pedesaan
Dinas
Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa Program Peningkatan
Partisipasi
Masyarakat Dalam Membangun Desa Program
Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan
Program Pemberdayaan Masyarakat
Program Peningkatan Peran Perempuan di Perdesaan
Infrastruktur dan
Pemerataan Wilayah
Penguatan Konektivitas dan
Pemerataan Wilayah
Percepatan pembangunan infrastruktur strategis dan pemerataan wilayah
Terwujudnya kesesuaian pemanfaatan ruang
Meningkatnya pemanfaatan ruang sesuai aturan
Program Perencanaan Tata Ruang
Dinas
Pertanahan dan Tata Ruang Program Penyelesaian
Konflik-konflik pertanahan
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 17
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Program Penataan Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah Program
Pengendalian
Pemanfaatan Ruang Terpenuhinya
sarana prasarana publik dan prasarana dasar masyarakat
Meningkatnya kualitas sarana prasarana publik
Program
Pembangunan dan Rehabilitasi/
Pemeliharaan Jalan dan Jembatan
Dinas Pekerjaan Umum,
Perumahan dan Kawasan
Pemukiman Program
Pembangunan dan Rehabilitasi/
Pemeliharaan Drainase/Gorong- Gorong
Program Peningkatan Sarana dan
Prasarana Kebinamargaan Program
pembangunan Gedung Program
Pengembangan Jasa Konstruksi
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 18
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Meningkatnya kecukupan air irigasi
Program
Pengembangan Dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa Dan Jaringan Pengairan Lainnya
Dinas Pekerjaan Umum,
Perumahan dan Kawasan
Pemukiman
Program Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku
Program
Pengembangan, Pengelolaan, dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya Meningkatnya
pelayanan dasar pada masyarakat
Program Pengembangan Perumahan
Program Lingkungan Sehat Perumahan Program Pengelolaan Areal Pemakaman Program
Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Dan Air Limbah
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 19
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Program pembangunan rehabilitasi/
pemeliharaan infrastruktur perdesaan
Dinas Pekerjaan Umum,
Perumahan dan Kawasan
Pemukiman Meningkatnya
keselamatan transportasi
Program Peningkatan Pelayanan Angkutan
Dinas
Perhubungan Program
Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas
Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan
Program peningkatan kelaikan
pengoperasian kendaraan bermotor Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ Pengembangan Kelalu-Lintasan
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 20
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Terciptanya kesadaran masyarakat dalam kesiap- siagaan bencana
Mengurangi resiko dan dampak bencana
Program Pencegahan Dini dan
Penanggulangan Korban Bencana Alam
Badan
Penanggulangan Bencana
Daerah
Program Peningkatan kesiapsiagaan, pencegahan dan penanggulangan kebakaran
Program rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah bencana Program Penanganan Kedaruratan Bencana Program Optimalisasi Pemanfaatan
Teknologi Informasi Kebencanaan Meningkatnya
penanganan banjir
Program
pengendalian banjir
Dinas Pekerjaan Umum,
Perumahan dan Kawasan
Pemukiman Peningkatan
Nilai Tambah Ekonomi dan kesempatan kerja
Aktivitas perekonomian berkelanjutan
Peningkatan Daya Saing Produk dan Investasi Daerah
Terwujudnya perekonomian daerah yang berkualitas
Meningkatnya Nilai
Investasi Program Peningkatan Iklim Investasi Dan Realisasi Investasi
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Program Peningkatan
Promosi dan
Kerjasama Investasi
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 21
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Meningkatnya kualitas pasar rakyat
Program Penataan
Pasar Rakyat Dinas
Perdagangan Program
Pemberdayaan Pedagang Meningkatnya
pertumbuhan PDRB Sektor Perdagangan
Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan
Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri
Program Pembinaan Pedagang Kakilima dan Asongan Meningkatnya
pertumbuhan ekspor
Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor
Terlaksananya penerapan UMK
Program Perlindungan Pengembangan Lembaga
Ketenagakerjaan
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Meningkatnya produktivitas
kelembagaan Usaha Kecil Menengah
Program Pengembangan Kewirausahaan Dan Keunggulan
Kompetitif Usaha Kecil Menengah
Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian
Program Pengembangan
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 22
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Sistem Pendukung Usaha Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Program Penciptaan Iklim Usaha Kecil Menengah Yang Konduksif Meningkatnya daya
saing koperasi
Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi
Terwujudnya destinasi
pariwisata yang berdaya saing dan unggul
Meningkatnya daya tarik wisata
Program Pengembangan
Pemasaran Pariwisata
Dinas Pariwisata Program
Pengembangan Destinasi Pariwisata Program
Pengembangan Kemitraan Terciptanya
industri kreatif yang berkualitas
Meningkatnya industri daerah
Program Peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi
Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Program
pengembangan industri kecil dan menengah
Program pengembangan
sentra-sentra industri potensial
Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Program Penataan
Struktur Industri
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 23
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Program Potensi Energi
Pemantapan ketahanan pangan, Air, Energi, dan Pelestarian lingkungan hidup
Pemantapan ketahanan pangan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup
Terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat
Terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat
Program Peningkatan Produksi Hasil
Peternakan
Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Program Pencegahan
Dan Penanggulangan Penyakit Ternak Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan Terpenuhinya
kebutuhan perikanan masyarakat
Meningkatnya
Produksi Perikanan Program Peningkatan Produksi Perikanan
Terwujudnya lingkungan hidup yang berkualitas
Meningkatnya pengendalian
kualitas Lingkungan hidup
Program Pengendalian Pencemaran Dan Perusakan
Lingkungan Hidup
Dinas Lingkungan Hidup
Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan
Program peningkatan kualitas dan akses informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
Dinas Lingkungan Hidup
Program
Perlindungan Dan Konservasi Sumber Daya Alam
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 24
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Stabilitas Pertahanan dan Keamanan
Pendukung Prioritas Pembangunan
Pemantapan Stabilitas Keamanan dan Ketertiban
Terwujudnya ketentraman dan ketertiban masyarakat
Kondusifitas masyarakat yang stabil
Program Kemitraan pengembangan wawasan kebangsaaan
Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Program
pengembangan wawasan kebangsaan Program
Pemberdayaan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan.
Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat)
Meningkatnya ketentraman dan ketertiban umum di masyarakat
Program Pemeliharaan Kantrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal
Satuan Polisi Pamong Praja
Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan
Satuan Polisi Pamong Praja
Program peningkatan ketertiban dan keamanan Meningkatnya
kualitas kepemudaan
Program Peningkatan upaya penumbuhan kewirausahaan dan
Dinas Pendidikan, Pemuda dan
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 25
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
kecakapan hidup
Pemuda Olahraga
Program
Pengembangan dan keserasian kebijakan pemuda
Program peningkatan peran serta
kepemudaan Meningkatnya
Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial
Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Program keserasian kebijakan
peningkatan kualitas anak dan perempuan Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender dan Anak Pemantapan
Reformasi Birokrasi
Terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berkualitas
Meningkatnya transparasi efektifitas dan efisiensi birokrasi
Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan
Pengendalian pelaksanaan Kebijakan KDH
Inspektorat
Terpenuhinya kompetensi ASN sesuai standar
Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur
Badan
Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Meningkatnya
Pelayanan Bagi Aparatur
Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 26
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Program Pengelolaan Kepegawaian Pindah /Purna Tugas PNS Meningkatnya
kualitas akuntabilitas kinerja pemerintah daerah
Program Penataan Peraturan Perundang- undangan
Sekretariat Daerah Program Peningkatan
Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah
Meningkatnya Kinerja administrasi perkantoran
Program Layanan Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah Meningkatnya
kinerja
penyelenggaraan Pemerintah Daerah
Program Penyusunan Kebijakan Kerjasama Daerah
Program Pengembangan Kebijakan
Perekonomian Daerah Program
Penyelenggaraan dan Pembinaan
Pemerintah Desa
Sekretariat Daerah
Program Peningkatan Kapasitas
Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Program
Pengembangan Kebijakan
Kesejahteraan Rakyat
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 27
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Meningkatnya kualitas administrasi penyelenggaraan pemerintahan daerah
Program Peningkatan Kapasitas Kinerja Aparatur
Pemerintahan
Meningkatnya fasilitasi dan koordinasi dalam administrasi penyelenggaraan pemerintahan daerah
Program Peningkatan Kapasitas dan
Kualitas Kelembagaan
Meningkatnya kualitas pelayanan publik
Program Peningkatan Sistem Manajemen dan Prosedur
Birokrasi Pemerintah Program peningkatan kualitas Kehumasan dan Keprotokolan OPD Menerapkan
Digital Goverment Service (DGS)
Program Pengembangan Komunikasi,
Informasi Dan Media Massa
Dinas
Komunikasi dan Informatika
Program Fasilitasi Peningkatan SDM Bidang Komunikasi Dan Informasi
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 28
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Program pengkajian dan penelitian bidang informasi dan
komunikasi Meningkatnya
kualitas pelayanan publik terkait pelayanan komunikasi dan informasi
Program Pengembangan Data/Informasi/
Statistik Daerah Program Kerjasama Informasi Dengan Mas Media
Program Pengkajian Dan Pengembangan Persandian
Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan daerah
Program Perencanaan Pembangunan Daerah
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Program Pengembangan Data/Informasi Program Perencanaan Pembangunan
Ekonomi
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Program Perencanaan Sosial dan Budaya Program Perancanaan Prasarana Wilayah Dan Sumber Daya Alam
Program Kerjasama Pembangunan
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 29
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Program Penguatan Sistem Inovasi Daerah
Meningkatnya Sinergitas dan Konsistensi Perencanaan Pembangunan
Program Peningkatan Akuntabilitas Sistem Kinerja Pemerintah Daerah
Program Pengendalian Perencanaan
Pembangunan Daerah Meningkatnya
penyelenggaraan kearsipan sesuai standar
Program
Penyelamatan dan pelestarian
dokumen/arsip daerah
Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan
Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan
Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi
Meningkatnya pelayanan perizinan dan non perijinan
Program Peningkatan Pengelolaan Perijinan
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Program Optimalisasi
Pemanfaatan Teknologi Informasi Meningkatnya
pelayanan administrasi kependudukan
Program Keserasian Kebijakan
Kependudukan
Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Program Penataan Administrasi Kependudukan
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 30
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Program pengelolaan data kependudukan Meningkatnya
fasilitasi pembahasan produk hukum DPRD
Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah
Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Meningkatnya
partisipasi pemilih dalam pemilihan umum sampai semua jenjang pemerintahan
Program Pendidikan
Politik Masyarakat Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik
Meningkatnya kualitas pelayanan kepada masyarakat
Program Peningkatan Pelayanan
Masyarakat
Kecamatan
Meningkatnya kualitas dan sinergitas perencanaan pembangunan wilayah
Program pemberdayaan masyarakat tingkat Kecamatan
Kecamatan
Program Pembinaan Sosial
Kemasyarakatan Kecamatan
Kecamatan
Program Pembinaan Pemerintahan Umum Kecamatan
Kecamatan
Meningkatnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah
Program Pengelolaan Barang Milik Daerah
Badan
Keuangan dan Aset Daerah
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 31
PRIORITAS
NASIONAL PRIORITAS DIY
PRIORITAS KABUPATEN
BANTUL
SASARAN
DAERAH SASARAN PD PROGRAM
PRIORITAS PD
Meningkatnya pengelolaan keuangan daerah
Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan
Keuangan Daerah Meningkatnya
implementasi perda
Program Penegakan Perda
Satuan Polisi Pamong Praja Terwujudnya
pelestarian dan pengembangan budaya daerah
Meningkatnya pemberdayaan dan perlindungan budaya daerah
Program Pengelolaan Warisan Budaya Tak Benda
Dinas Kebudayaan Program
Pengembangan Nilai Budaya
Program Pengelolaan Warisan Budaya Benda
Sumber : RKPD Kabupaten Bantul, Tahun 2020
Penjabaran dukungan rencana pendanaan terhadap prioritas nasional, DIY dan prioritas kabupaten serta persentasenya dari jumlah anggaran belanja sebesar Rp2.085.850.279.300,40dapat dilihat pada tabel berikut.
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 32 Tabel 3.2
Alokasi Anggaran Belanja Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul Berdasarkan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2020
NO PRIORITAS NASIONAL
ALOKASI ANGGARAN BELANJA
JUMLAH (Rp)
Persentase dari Jumlah
Anggaran Belanja BELANJA
LANGSUNG (Rp)
BELANJA TIDAK LANGSUNG (Rp)
1 2 3 4 5=3+4 6
1 Pembangunan Manusia dan Pengentasan
Kemiskinan 435.832.324.832,00 99.591.665.000,00 535.423.989.832,00 25,67%
2 Infrastruktur dan Pemerataan Wilayah 257.676.084.774,00 2.755.000.000,00 260.431.084.774,00 12,49%
3 Pemantapan Ketahanan Pangan, Air, Energi,
dan pelestarian Lingkungan Hidup 40.338.637.381,00 1.091.448.260,00 41.430.085.641,00 1,99%
4 Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi dan
kesempatan Kerja 47.713.544.767,00 0,00 47.713.544.767,00 2,29%
5 Stabilitas Pertahanan dan Keamanan 195.264.889.780,00 274.912.940.029.46 470.177.829.809,46 22,54%
Jumlah 976.825.481.534,00 378.351.053.289,46 1.355.176.534.823,46 64,97%
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 33 Tabel 3.3
Alokasi Anggaran Belanja Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul Berdasarkan Prioritas Pembangunan DIY Tahun 2020
NO PRIORITAS DIY
ALOKASI ANGGARAN BELANJA
JUMLAH (Rp) Persentase dari Jumlah
Anggaran BELANJA
LANGSUNG (Rp)
BELANJA TIDAK LANGSUNG (Rp)
1 2 3 4 5=3+4 6
1 Pembangunan Manusia dan Pengentasan
Kemiskinan Berkelanjutan 435.832.324.832,00 99.591.665.000,00 535.423.989.832,00 25,67%
2 Penguatan Konektivitas dan Pemerataan
Wilayah 257.676.084.774,00 2.755.000.000,00 260.431.084.774,00 12,49%
3 Aktifitas Perekonomian Yang Berkelanjutan 88.052.182.148,00 1.091.448.260,00 89.143.630.408,00 4,27%
4 Pendukung Prioritas Pembangunan 195.264.889.780,00 274.912.940.029.46 470.177.829.809,46 22,54%
Jumlah 976.825.481.534,00 378.351.053.289,46 1.355.176.534.823,46 64,97%