• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara 2020 BAB I PENDAHULUAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara 2020 BAB I PENDAHULUAN"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020, Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul menyusun Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2020. Proses penyusunan dokumen PPAS Kabupaten Bantul Tahun 2020 pada dasarnya merupakan salah satu tahapan dari proses penyusunan APBD Kabupaten Bantul Tahun Anggaran 2020. PPAS memuat prioritas pembangunan daerah yang dikaitkan dengan sasaran yang ingin dicapai termasuk program prioritas dari SKPD terkait. PPAS juga menggambarkan pagu anggaran sementara di masing‐masing SKPD berdasarkan program dan kegiatan. Pagu sementara tersebut akan menjadi pagu definitif setelah peraturan daerah tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) disepakati antara Kepala Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

PPAS Kabupaten Bantul Tahun 2020 merupakan tindak lanjut dari Dokumen Perencanaan yaitu Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020 dan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Kabupaten Bantul Tahun 2020, disusun dalam rangka sinkronisasi program kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah beserta target kinerjanya dengan program kegiatan yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan.

Penyusunan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dalam proses perencanaan memiliki tiga fungsi utama, yaitu:

1. Menentukan prioritas program pembangunan daerah;

2. Menjadi batas maksimal pagu anggaran setiap PD berdasarkan program;

3. Menjadi rujukan utama proses penyusunan RKA PD.

(2)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 2 1.2 Tujuan Penyusunan PPAS

Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) adalah rancangan program prioritas dan patokan batas maksimal anggaran yang diberikan kepada PD untuk setiap program sebagai acuan dalam penyusunan RKA-PD sebelum disepakati DPRD.

Tujuan dari penyusunan PPAS adalah sebagai berikut:

1. Menentukan skala prioritas untuk urusan wajib pelayanan dasar dan non dasar, urusan pilihan dan fungsi penunjang yang akan dibiayai dari APBD dan beberapa alokasi dana perimbangan keuangan dari Pemerintah Pusat dalam rangka sinkronisasi dan keterpaduan sasaran program dan kegiatan dengan kebijakan pemerintah di bidang keuangan negara.

2. Menentukan urutan program untuk masing-masing urusan dalam rangka menjaga kelangsungan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah serta pelayanan masyarakat.

3. Menyusun plafon anggaran sementara untuk masing-masing program.

1.3 Dasar Hukum Penyusunan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS)

Dasar penyusunan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2020 adalah:

1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

2) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

3) Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah;

4) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah;

5) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali dengan

(3)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 3 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;

6) Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

7) Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2012 tentang Hibah Daerah;

8) Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah;

9) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2017 tentang Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional;

10) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal ;

11) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

12) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah; yang telah diubah beberapa kali, terakhir diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 123 Tahun 2018 tentang perubahan keempat atas Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;

13) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 107 Tahun 2018 tentang Peta Fiskal Daerah;

14) Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020;

15) Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 31 Tahun 2018 tentang Rencana Kerja Pemerintah DIY Tahun 2019;

(4)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 4 16) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 2 Tahun 2002

tentang Pajak Hotel;

17) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pajak Restoran;

18) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 3 Tahun 2003 tentang Pajak Parkir;

19) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 12 Tahun 2003 tentang Pajak Penerangan Jalan;

20) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 14 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Bantul Tahun 2006-2025;

21) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 18 Tahun 2011 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan;

22) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 2 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 9 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Umum;

23) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Bantul;

24) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 01 Tahun 2014 Tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing;

25) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 07 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Usaha;

26) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 8 Tahun 2011 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu;

27) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 2 Tahun 2018 tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang;

28) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 11 Tahun 2018 tentang Retribusi Pelayanan Pemakaman;

(5)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 5 29) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 12 Tahun 2018

tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pajak Daerah;

30) Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 19 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 11 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bantul Tahun 2016–2021;

31) Peraturan Bupati Bantul Nomor 109 Tahun 2018 Tentang Perubahan Peraturan Bupati Bantul Nomor 75 Tahun 2018 Tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul Tahun 2019;

32) Peraturan Bupati Bantul Nomor 68 Tahun 2019 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2020.

(6)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 6

BAB II

RENCANA PENDAPATAN

DAN PENERIMAAN PEMBIAYAAN DAERAH

2.1. Rencana Pendapatan Daerah

Pendapatan daerah merupakan unsur penting dalam struktur APBD, karena besaran pendapatan daerah sangat menentukan kemampuan daerah dalam membiayai penyelengaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Berdasarkan sumbernya, pendapatan daerah dikelompokkan atas pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Pendapatan asli daerah merupakan penerimaan yang diperoleh dari sektor sebagai berikut:

1. Pajak daerah, terdiri dari PBB Perdesaan dan Perkotaan, BPHTB, Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Reklame, Pajak Hiburan, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Mineral bukan Logam, Pajak Sarang Burung Walet;

2. Retribusi daerah, terdiri retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, retribusi perizinan tertentu dan retribusi perpanjangan izin memperkerjakan tenaga kerja asing.

3. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, terdiri dari bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan milik daerah.

4. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah, terdiri dari hasil penjualan aset daerah yang tidak dipisahkan, penerimaan jasa giro, penerimaan bunga deposito, pendapatan denda retribusi, tuntutan ganti kerugian daerah, penerimaan jasa dana bergulir dan penerimaan lain-lain.

Dana perimbangan merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi, yang terdiri dari:

(7)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 7 1. Bagi hasil pajak/bukan pajak merupakan bagian dana perimbangan

untuk mengatasi masalah ketimpangan vertikal (antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah) yang dilakukan melalui pembagian hasil antara Pemerintah Pusat dan Daerah penghasil dari sebagian penerimaan perpajakan dan bukan perpajakan.

a. Bagi Hasil Pajak, berupa :

- Bagi Hasil dari Pajak Bumi dan Bangunan sektor Pertambangan

- Bagi Hasil dari Pajak Penghasilan Orang Pribadi - Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau

b. Bagi Hasil Bukan Pajak/Sumber Daya Alam, berupa : - Bagi Hasil Dari Iuran Hak Pengusahaan Hutan - Bagi Hasil Dari Pungutan Hasil Perikanan

2. Dana Alokasi Umum (DAU) merupakan dana transfer yang bersifat umum (block grant) untuk mengatasi masalah ketimpangan horizontal (antar daerah) dengan tujuan utama pemerataan kemampuan keuangan antar daerah; dan

3. Dana Alokasi Khusus (DAK) merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu bertujuan membantu mendanai kegiatan-kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Lain-lain pendapatan daerah yang sah, terdiri dari sebagai berikut:

1. Pendapatan hibah meliputi pendapatan hibah dari pemerintah dan pendapatan hibah dari badan/lembaga/organisasi swasta dalam negeri;

2. Bagi hasil pajak dari provinsi atau pemerintah daerah lainnya;

3. Bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainnya;

4. Dana penyesuaian dan otonomi khusus.

Adanya otonomi daerah dan desentralisasi memberi kewenangan yang luas kepada daerah untuk mengatur dan mengelola pendapatan daerah sehingga diharapkan dapat memacu daerah menuju tingkat kemampuan keuangan daerah yang lebih baik yang tercermin semakin

(8)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 8 meningkatnya kapasitas fiskal dan berkurangnya celah fiskal dari tahun ke tahun. Sebagai upaya meningkatkan kapasitas fiskal dengan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah yang merupakan komponen kapasitas fiskal daerah, sehingga arah kebijakan pendapatan daerah adalah optimalisasi sumber-sumber pendapatan yang selama ini menjadi sumber pendapatan asli daerah yaitu dengan optimalisasi pajak daerah, retribusi daerah dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah, serta berupaya menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah yang baru dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada di wilayah Kabupaten Bantul. Arah kebijakan pendapatan daerah dalam rangka optimalisasi atas pajak daerah dan retribusi daerah dilaksanakan dengan sebagai berikut:

1. Intensifikasi pajak dan retribusi daerah, ditujukan untuk meningkatkan kepatuhan (compliance) dan memperkuat basis pajak dan retribusi daerah. Secara umum, proses ini meliputi hal-hal sebagai berikut :

a. melakukan pendekatan kepada wajib pajak daerah dan wajib retribusi daerah untuk melaksanakan kewajibannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

b. penyempurnaan landasan hukum serta melakukan penegakan hukum (law enforcement) atas pelanggaran yang dilakukan oleh wajib pajak daerah dan wajib retribusi daerah;

c. melakukan koordinasi dengan instansi yang terkait dalam rangka pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang pajak daerah dan retribusi daerah;

d. peningkatan pengawasan terhadap pelaksanaan pemungutan pendapatan asli daerah;

e. Peningkatan koordinasi dan kerjasama antar unit satuan kerja terkait; dan

f. Peningkatan kualitas aparat pengelola pajak daerah dan retribusi daerah.

(9)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 9 2. Ekstensifikasi pajak daerah dan retribusi daerah dalam rangka

meningkatkan potensi penerimaan dari pajak daerah dan retribusi daerah dengan menambah jumlah wajib pajak daerah dan retribusi daerah serta memperkuat basis pajak daerah dan retribusi daerah.

Secara umum proses ini dilaksanakan dengan cara-cara sebagai berikut :

a. menyelenggarakan sosialisasi dan pemberian penyuluhan kepada masyarakat mengenai ketentuan peraturan perundang- undangan di bidang pajak daerah dan retribusi daerah;

b. melalukan pemutakhiran basis data pajak daerah serta optimalisasi pemanfaatan data perpajakan yang bersangkutan;

c. melakukan pendataan ke objek pajak dan subjek pajak yang dapat dikenakan pajak daerah sesuai peraturan perundang- undangan yang berlaku;

d. pengkajian terhadap potensi penerimaan pajak daerah;

e. pemungutan terhadap jenis retribusi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

f. meningkatkan peran seluruh stakeholder yang terkait dengan penerimaan pajak daerah terutama PBB P2 dan BPHTB;

g. melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna peningkatan penerimaan BPHTB dan PBB P2; dan

h. pemeliharaan basis data PBB P2 dengan melakukan pendataan, pembenahan data serta proses perubahan PBB P2.

Selain itu arah kebijakan daerah dalam rangka optimalisasi lain- lain pendapatan asli daerah yang sah meliputi sebagai berikut:

a. Meningkatkan kontribusi penerimaan dari BUMD melalui upaya pengelolaan BUMD secara efisien dan efektif yang dapat ditempuh dengan perbaikan manajemen peningkatan profesionalisme BUMD, serta memperkuat permodalan BUMD;

b. Optimalisasi penerimaan yang bersumber bagi hasil perpajakan melalui kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyerap basis pajak terkait.

(10)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 10 2.2. Rencana Penerimaan Pembiayaan Daerah

Penerimaan Pembiayaan Daerah direncanakan dalam rangka menyediakan anggaran setiap penerimaan yang perlu dibayar kembali baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun- tahun berikutnya. Sumber penerimaan pembiayaan daerah tahun 2020 berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun lalu, penerimaan pinjaman daerah, dan penerimaan kembali Investasi dana bergulir. Adapun target pendapatan dan penerimaan pembiayaan daerah tahun 2020 selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 2.1 berikut:

Tabel 2.1

Target Pendapatan dan Penerimaan Pembiayaan Daerah Tahun Anggaran 2020

KODE URAIAN TARGET 2020

1 2 3

4 PENDAPATAN

41 PENDAPATAN ASLI DAERAH 455,208,331,294.00

411 Pendapatan Pajak Daerah 185,000,000,000.00

412 Hasil Retribusi Daerah 43,446,175,934.00

413 Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 22,707,166,955.00 414 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 204,054,988,405.00

42 DANA PERIMBANGAN 1,054,464,401,000.00

421 Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak 28,593,477,000.00

422 Dana Alokasi Umum 1,025,870,924,000.00

43 LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH 341,871,416,432.00

431 Pendapatan Hibah 4,500,000,000.00

433 Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah

Lainnya 152,733,524,432.00

434 Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus 184,637,892,000.00 435 Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah

Lainnya 0.00

JUMLAH PENDAPATAN 1,851,544,148,726.00

6 PEMBIAYAAN DAERAH

61 PENERIMAAN PEMBIAYAAN DAERAH 288,631,130,574.40

611 Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran

Sebelumnya 277,631,130,574.40

617 Penerimaan Kembali Investasi Dana Bergulir 11,000,000,000.00 JUMLAH PENERIMAAN PEMBIAYAAN DAERAH 288,631,130,574.40

Sumber: BKAD Kab. Bantul, 2019

(11)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 11

BAB III

PRIORITAS BELANJA DAERAH

Prioritas belanja daerah disusun melalui pendekatan money follows programme yang berorientasi pada pencapaian hasil dari input yang direncanakan serta berpedoman pada prinsip-prinsip penganggaran yang sinergi dan sinkron dengan prioritas pembangunan Nasional, prioritas Daerah Istimewa Yogyakarta, dan prioritas Kabupaten Bantul Tahun 2020.

Alokasi dan distribusi semua pengeluaran daerah dipergunakan untuk melaksanakan urusan wajib dan urusan pilihan, tercermin dalam rencana anggaran belanja yang meliputi belanja tidak langsung dan belanja langsung. Alokasi Belanja Tidak Langsung meliputi Belanja Pegawai, Belanja Bunga, Belanja Subsidi, Belanja Hibah, Belanja Bantuan Sosial, dan Belanja Bantuan kepada provinsi dan kabupaten/kota/pemerintah desa, serta Belanja Tidak Terduga, sedangkan Belanja Langsung meliputi Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa, serta Belanja Modal.

Pengalokasian prioritas belanja langsung, didasarkan pada hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah, hasil penjaringan aspirasi masyarakat, arah kebijakan pembangunan yang telah ditetapkan dalam RKPD Tahun 2020 dengan tidak meninggalkan kebijakan di tingkat provinsi maupun nasional, yaitu sebagai berikut:

(12)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 11 Tabel 3.1

Matriks Prioritas Pembangunan

Interkoneksi Pendekatan Prioritas, Sasaran Pembangunan Kabupaten Bantul dan Sasaran PD Tahun 2020

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan

Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan berkelanjutan

Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan

Terwujudnya akses dan mutu pendidikan yang berkualitas

Meningkatnya kualitas pendidikan dasar

Program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Program manajemen

pelayanan pendidikan Meningkatnya

kualitas peserta didik

Program wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun Meningkatnya

kualitas sikap dan mental peserta didik

Program Peningkatan Nilai Akademik Meningkatnya

kualitas pendidikan anak usia dini

Program Pendidikan Anak Usia Dini Program Pendidikan Non Formal

Meningkatnya jumlah

perpustakaan yang terakreditasi

Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan

Dinas

Perpustakaan dan Kearsipan

Program Peningkatan Pelayanan

Perpustakaan

(13)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 12

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang tinggi

Meningkatnya pelayanan kesehatan dasar dan rujukan

Program Peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak

Dinas Kesehatan

Program peningkatan pelayanan kesehatan anak balita

Program Perbaikan Gizi Masyarakat Meningkatnya

kesadaran dan pemberdayaan masyarakat untuk hidup sehat

Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia

Program Peningkatan Pencegahan penyakit tidak menular

Program Obat dan Perbekalan Kesehatan Program

Pengembangan lingkungan sehat Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Program Upaya kesehatan masyarakat

Program Kemitraan Peningkatan

Pelayanan Kesehatan

(14)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 13

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin

Dinas Kesehatan Program Standarisasi

Pelayanan Kesehatan Program Pengawasan Obat dan Makanan Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan prasarana Puskesmas/

Puskesmas Pembantu dan Jaringannya Menurunnya Angka

Kematian 48 Jam Setelah Dirawat untuk tiap-tiap 1000 pasien keluar

Program Peningkatan Pelayanan Rumah Sakit

RSUD

Panembahan Senopati Program pengadaan,

peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit/rumah sakit jiwa/rumah sakit paru-paru/rumah sakit mata

Tercapainya Pengendalian Laju Pertumbuhan Penduduk

Program Kesehatan Reproduksi Remaja

Dinas

Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa Program Pelayanan

Kontrasepsi

(15)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 14

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Program Pembinaan Peran Serta

Masyarakat dalam Pelayanan KB/KR yang Mandiri

Dinas

Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa Program Keluarga

Berencana

Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Program Penyiapan Tenaga Pedamping Kelompok Bina Keluarga Program Pengembangan Analisa Data Dan Dampak

Kependudukan Meningkatnya

keragaman gizi masyarakat

Program Peningkatan Ketahanan Pangan Pertanian /

Perkebunan

Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Meningkatnya

kualitas dan kuantitas olahraga

Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Program

pengembangan kebijakan dan

manajemen olah raga

(16)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 15

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Program peningkatan sarana dan prasarana olahraga

Turunnya Jumlah Masyarakat Kurang Mampu

Meningkatnya jumlah lapangan kerja

Program Peningkatan Kualitas dan

Produktivitas Tenaga Kerja

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Program Peningkatan

Kesempatan Kerja Program penempatan tenaga kerja

Program perluasan kerja

Program transmigrasi umum

Meningkatnya

produksi pertanian Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/

Perkebunan Lapangan

Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Program Peningkatan

Produksi Pertanian/

Perkebunan

Program Peningkatan Sarana Dan

Prasarana Pertanian Meningkatnya

penanganan penyandang masalah

kesejahteraan sosial

Program

Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT), dan Bantuan Sosial

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

(17)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 16

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Program Pemberdayaan Kelembagaan

Kesejahteraan Sosial Program pelayanan pendataan Jaminan Bantuan Sosial Program Pelayanan dan Rehabilitasi kesejahteraan sosial Meningkatnya

pemberdayaan dan Pembangunan

Program Peningkatan Keberdayaan

Masyarakat Pedesaan

Dinas

Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa Program Peningkatan

Partisipasi

Masyarakat Dalam Membangun Desa Program

Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan

Program Pemberdayaan Masyarakat

Program Peningkatan Peran Perempuan di Perdesaan

Infrastruktur dan

Pemerataan Wilayah

Penguatan Konektivitas dan

Pemerataan Wilayah

Percepatan pembangunan infrastruktur strategis dan pemerataan wilayah

Terwujudnya kesesuaian pemanfaatan ruang

Meningkatnya pemanfaatan ruang sesuai aturan

Program Perencanaan Tata Ruang

Dinas

Pertanahan dan Tata Ruang Program Penyelesaian

Konflik-konflik pertanahan

(18)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 17

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Program Penataan Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah Program

Pengendalian

Pemanfaatan Ruang Terpenuhinya

sarana prasarana publik dan prasarana dasar masyarakat

Meningkatnya kualitas sarana prasarana publik

Program

Pembangunan dan Rehabilitasi/

Pemeliharaan Jalan dan Jembatan

Dinas Pekerjaan Umum,

Perumahan dan Kawasan

Pemukiman Program

Pembangunan dan Rehabilitasi/

Pemeliharaan Drainase/Gorong- Gorong

Program Peningkatan Sarana dan

Prasarana Kebinamargaan Program

pembangunan Gedung Program

Pengembangan Jasa Konstruksi

(19)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 18

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Meningkatnya kecukupan air irigasi

Program

Pengembangan Dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa Dan Jaringan Pengairan Lainnya

Dinas Pekerjaan Umum,

Perumahan dan Kawasan

Pemukiman

Program Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku

Program

Pengembangan, Pengelolaan, dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya Meningkatnya

pelayanan dasar pada masyarakat

Program Pengembangan Perumahan

Program Lingkungan Sehat Perumahan Program Pengelolaan Areal Pemakaman Program

Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Dan Air Limbah

(20)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 19

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Program pembangunan rehabilitasi/

pemeliharaan infrastruktur perdesaan

Dinas Pekerjaan Umum,

Perumahan dan Kawasan

Pemukiman Meningkatnya

keselamatan transportasi

Program Peningkatan Pelayanan Angkutan

Dinas

Perhubungan Program

Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas

Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan

Program peningkatan kelaikan

pengoperasian kendaraan bermotor Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ Pengembangan Kelalu-Lintasan

(21)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 20

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Terciptanya kesadaran masyarakat dalam kesiap- siagaan bencana

Mengurangi resiko dan dampak bencana

Program Pencegahan Dini dan

Penanggulangan Korban Bencana Alam

Badan

Penanggulangan Bencana

Daerah

Program Peningkatan kesiapsiagaan, pencegahan dan penanggulangan kebakaran

Program rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah bencana Program Penanganan Kedaruratan Bencana Program Optimalisasi Pemanfaatan

Teknologi Informasi Kebencanaan Meningkatnya

penanganan banjir

Program

pengendalian banjir

Dinas Pekerjaan Umum,

Perumahan dan Kawasan

Pemukiman Peningkatan

Nilai Tambah Ekonomi dan kesempatan kerja

Aktivitas perekonomian berkelanjutan

Peningkatan Daya Saing Produk dan Investasi Daerah

Terwujudnya perekonomian daerah yang berkualitas

Meningkatnya Nilai

Investasi Program Peningkatan Iklim Investasi Dan Realisasi Investasi

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Program Peningkatan

Promosi dan

Kerjasama Investasi

(22)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 21

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Meningkatnya kualitas pasar rakyat

Program Penataan

Pasar Rakyat Dinas

Perdagangan Program

Pemberdayaan Pedagang Meningkatnya

pertumbuhan PDRB Sektor Perdagangan

Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan

Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri

Program Pembinaan Pedagang Kakilima dan Asongan Meningkatnya

pertumbuhan ekspor

Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor

Terlaksananya penerapan UMK

Program Perlindungan Pengembangan Lembaga

Ketenagakerjaan

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Meningkatnya produktivitas

kelembagaan Usaha Kecil Menengah

Program Pengembangan Kewirausahaan Dan Keunggulan

Kompetitif Usaha Kecil Menengah

Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian

Program Pengembangan

(23)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 22

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Sistem Pendukung Usaha Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Program Penciptaan Iklim Usaha Kecil Menengah Yang Konduksif Meningkatnya daya

saing koperasi

Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi

Terwujudnya destinasi

pariwisata yang berdaya saing dan unggul

Meningkatnya daya tarik wisata

Program Pengembangan

Pemasaran Pariwisata

Dinas Pariwisata Program

Pengembangan Destinasi Pariwisata Program

Pengembangan Kemitraan Terciptanya

industri kreatif yang berkualitas

Meningkatnya industri daerah

Program Peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi

Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Program

pengembangan industri kecil dan menengah

Program pengembangan

sentra-sentra industri potensial

Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Program Penataan

Struktur Industri

(24)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 23

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Program Potensi Energi

Pemantapan ketahanan pangan, Air, Energi, dan Pelestarian lingkungan hidup

Pemantapan ketahanan pangan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup

Terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat

Terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat

Program Peningkatan Produksi Hasil

Peternakan

Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Program Pencegahan

Dan Penanggulangan Penyakit Ternak Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan Terpenuhinya

kebutuhan perikanan masyarakat

Meningkatnya

Produksi Perikanan Program Peningkatan Produksi Perikanan

Terwujudnya lingkungan hidup yang berkualitas

Meningkatnya pengendalian

kualitas Lingkungan hidup

Program Pengendalian Pencemaran Dan Perusakan

Lingkungan Hidup

Dinas Lingkungan Hidup

Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan

Program peningkatan kualitas dan akses informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup

Dinas Lingkungan Hidup

Program

Perlindungan Dan Konservasi Sumber Daya Alam

(25)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 24

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Stabilitas Pertahanan dan Keamanan

Pendukung Prioritas Pembangunan

Pemantapan Stabilitas Keamanan dan Ketertiban

Terwujudnya ketentraman dan ketertiban masyarakat

Kondusifitas masyarakat yang stabil

Program Kemitraan pengembangan wawasan kebangsaaan

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Program

pengembangan wawasan kebangsaan Program

Pemberdayaan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan.

Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat)

Meningkatnya ketentraman dan ketertiban umum di masyarakat

Program Pemeliharaan Kantrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal

Satuan Polisi Pamong Praja

Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan

Satuan Polisi Pamong Praja

Program peningkatan ketertiban dan keamanan Meningkatnya

kualitas kepemudaan

Program Peningkatan upaya penumbuhan kewirausahaan dan

Dinas Pendidikan, Pemuda dan

(26)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 25

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

kecakapan hidup

Pemuda Olahraga

Program

Pengembangan dan keserasian kebijakan pemuda

Program peningkatan peran serta

kepemudaan Meningkatnya

Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial

Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Program keserasian kebijakan

peningkatan kualitas anak dan perempuan Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender dan Anak Pemantapan

Reformasi Birokrasi

Terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berkualitas

Meningkatnya transparasi efektifitas dan efisiensi birokrasi

Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan

Pengendalian pelaksanaan Kebijakan KDH

Inspektorat

Terpenuhinya kompetensi ASN sesuai standar

Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur

Badan

Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Meningkatnya

Pelayanan Bagi Aparatur

Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur

(27)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 26

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Program Pengelolaan Kepegawaian Pindah /Purna Tugas PNS Meningkatnya

kualitas akuntabilitas kinerja pemerintah daerah

Program Penataan Peraturan Perundang- undangan

Sekretariat Daerah Program Peningkatan

Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah

Meningkatnya Kinerja administrasi perkantoran

Program Layanan Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah Meningkatnya

kinerja

penyelenggaraan Pemerintah Daerah

Program Penyusunan Kebijakan Kerjasama Daerah

Program Pengembangan Kebijakan

Perekonomian Daerah Program

Penyelenggaraan dan Pembinaan

Pemerintah Desa

Sekretariat Daerah

Program Peningkatan Kapasitas

Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Program

Pengembangan Kebijakan

Kesejahteraan Rakyat

(28)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 27

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Meningkatnya kualitas administrasi penyelenggaraan pemerintahan daerah

Program Peningkatan Kapasitas Kinerja Aparatur

Pemerintahan

Meningkatnya fasilitasi dan koordinasi dalam administrasi penyelenggaraan pemerintahan daerah

Program Peningkatan Kapasitas dan

Kualitas Kelembagaan

Meningkatnya kualitas pelayanan publik

Program Peningkatan Sistem Manajemen dan Prosedur

Birokrasi Pemerintah Program peningkatan kualitas Kehumasan dan Keprotokolan OPD Menerapkan

Digital Goverment Service (DGS)

Program Pengembangan Komunikasi,

Informasi Dan Media Massa

Dinas

Komunikasi dan Informatika

Program Fasilitasi Peningkatan SDM Bidang Komunikasi Dan Informasi

(29)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 28

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Program pengkajian dan penelitian bidang informasi dan

komunikasi Meningkatnya

kualitas pelayanan publik terkait pelayanan komunikasi dan informasi

Program Pengembangan Data/Informasi/

Statistik Daerah Program Kerjasama Informasi Dengan Mas Media

Program Pengkajian Dan Pengembangan Persandian

Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan daerah

Program Perencanaan Pembangunan Daerah

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Program Pengembangan Data/Informasi Program Perencanaan Pembangunan

Ekonomi

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Program Perencanaan Sosial dan Budaya Program Perancanaan Prasarana Wilayah Dan Sumber Daya Alam

Program Kerjasama Pembangunan

(30)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 29

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Program Penguatan Sistem Inovasi Daerah

Meningkatnya Sinergitas dan Konsistensi Perencanaan Pembangunan

Program Peningkatan Akuntabilitas Sistem Kinerja Pemerintah Daerah

Program Pengendalian Perencanaan

Pembangunan Daerah Meningkatnya

penyelenggaraan kearsipan sesuai standar

Program

Penyelamatan dan pelestarian

dokumen/arsip daerah

Dinas

Perpustakaan dan Kearsipan

Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan

Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi

Meningkatnya pelayanan perizinan dan non perijinan

Program Peningkatan Pengelolaan Perijinan

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Program Optimalisasi

Pemanfaatan Teknologi Informasi Meningkatnya

pelayanan administrasi kependudukan

Program Keserasian Kebijakan

Kependudukan

Dinas

Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Program Penataan Administrasi Kependudukan

(31)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 30

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Program pengelolaan data kependudukan Meningkatnya

fasilitasi pembahasan produk hukum DPRD

Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Meningkatnya

partisipasi pemilih dalam pemilihan umum sampai semua jenjang pemerintahan

Program Pendidikan

Politik Masyarakat Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik

Meningkatnya kualitas pelayanan kepada masyarakat

Program Peningkatan Pelayanan

Masyarakat

Kecamatan

Meningkatnya kualitas dan sinergitas perencanaan pembangunan wilayah

Program pemberdayaan masyarakat tingkat Kecamatan

Kecamatan

Program Pembinaan Sosial

Kemasyarakatan Kecamatan

Kecamatan

Program Pembinaan Pemerintahan Umum Kecamatan

Kecamatan

Meningkatnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah

Program Pengelolaan Barang Milik Daerah

Badan

Keuangan dan Aset Daerah

(32)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 31

PRIORITAS

NASIONAL PRIORITAS DIY

PRIORITAS KABUPATEN

BANTUL

SASARAN

DAERAH SASARAN PD PROGRAM

PRIORITAS PD

Meningkatnya pengelolaan keuangan daerah

Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan

Keuangan Daerah Meningkatnya

implementasi perda

Program Penegakan Perda

Satuan Polisi Pamong Praja Terwujudnya

pelestarian dan pengembangan budaya daerah

Meningkatnya pemberdayaan dan perlindungan budaya daerah

Program Pengelolaan Warisan Budaya Tak Benda

Dinas Kebudayaan Program

Pengembangan Nilai Budaya

Program Pengelolaan Warisan Budaya Benda

Sumber : RKPD Kabupaten Bantul, Tahun 2020

Penjabaran dukungan rencana pendanaan terhadap prioritas nasional, DIY dan prioritas kabupaten serta persentasenya dari jumlah anggaran belanja sebesar Rp2.085.850.279.300,40dapat dilihat pada tabel berikut.

(33)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 32 Tabel 3.2

Alokasi Anggaran Belanja Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul Berdasarkan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2020

NO PRIORITAS NASIONAL

ALOKASI ANGGARAN BELANJA

JUMLAH (Rp)

Persentase dari Jumlah

Anggaran Belanja BELANJA

LANGSUNG (Rp)

BELANJA TIDAK LANGSUNG (Rp)

1 2 3 4 5=3+4 6

1 Pembangunan Manusia dan Pengentasan

Kemiskinan 435.832.324.832,00 99.591.665.000,00 535.423.989.832,00 25,67%

2 Infrastruktur dan Pemerataan Wilayah 257.676.084.774,00 2.755.000.000,00 260.431.084.774,00 12,49%

3 Pemantapan Ketahanan Pangan, Air, Energi,

dan pelestarian Lingkungan Hidup 40.338.637.381,00 1.091.448.260,00 41.430.085.641,00 1,99%

4 Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi dan

kesempatan Kerja 47.713.544.767,00 0,00 47.713.544.767,00 2,29%

5 Stabilitas Pertahanan dan Keamanan 195.264.889.780,00 274.912.940.029.46 470.177.829.809,46 22,54%

Jumlah 976.825.481.534,00 378.351.053.289,46 1.355.176.534.823,46 64,97%

(34)

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL 33 Tabel 3.3

Alokasi Anggaran Belanja Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul Berdasarkan Prioritas Pembangunan DIY Tahun 2020

NO PRIORITAS DIY

ALOKASI ANGGARAN BELANJA

JUMLAH (Rp) Persentase dari Jumlah

Anggaran BELANJA

LANGSUNG (Rp)

BELANJA TIDAK LANGSUNG (Rp)

1 2 3 4 5=3+4 6

1 Pembangunan Manusia dan Pengentasan

Kemiskinan Berkelanjutan 435.832.324.832,00 99.591.665.000,00 535.423.989.832,00 25,67%

2 Penguatan Konektivitas dan Pemerataan

Wilayah 257.676.084.774,00 2.755.000.000,00 260.431.084.774,00 12,49%

3 Aktifitas Perekonomian Yang Berkelanjutan 88.052.182.148,00 1.091.448.260,00 89.143.630.408,00 4,27%

4 Pendukung Prioritas Pembangunan 195.264.889.780,00 274.912.940.029.46 470.177.829.809,46 22,54%

Jumlah 976.825.481.534,00 378.351.053.289,46 1.355.176.534.823,46 64,97%

Referensi

Dokumen terkait

2020 berdasarkan Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 15 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Mataram sebagai tindak lanjut Peraturan

Mataram terhadap keberadaan peraturan daerah tersebut, lalu upaya apa saja yang telah dilakukan serta apa yang menyebabkan Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 4 Tahun

Hasil pasien yang diobati di Pondok Pesantren Jam’iyah Dzikir Asmaul Husna Wa Tahfidzul Qur’an Sawah Besar Gayamsari Semarang sembuh total, dengan waktu singkat, dan

Sistem klasifikasi tanah adalah suatu pengaturan beberapa jenis tanah yang berbeda – beda tapi mempunyai sifat serupa ke dalam kelompok- kelompok dan subkelompok

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmad dan hidayahNya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaiakan tugas akhir yang berjudul

Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2018 merupakan tindak lanjut dari Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten

Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jumlah Bulan Terlaksananya Rapat Rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah1. 12 Bulan Terwujudnya kegiatan Koordinasi dan Konsultasi

Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) disusun sebagai dasar untuk melakukan APBD tahun berkenaan, hal ini dilakukan karena adanya perkembangan yang tidak