• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Neural Network untuk Menggerakkan Posisi Laras Meriam dengan Platform yang Bergerak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Perancangan Neural Network untuk Menggerakkan Posisi Laras Meriam dengan Platform yang Bergerak"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

Perancangan Neural Network untuk Menggerakkan Posisi

Laras Meriam dengan

Platform yang Bergerak

Wiwik Wiharti 2208202007

Dosen Pembimbing :

Ir. Rusdhianto E.A.K, MT Ir. Ali Fatoni, MT

(2)

zPendahuluan

zKajian Pustaka & Dasar Teori zMetode Penelitian

zSimulasi dan Analisis

zKesimpulan

(3)

Latar Belakang

z

Peralatan persenjataan meriam sebagai salah satu perangkat persenjataan utama yang terdapat pada kapal militer

z

Pergerakan kapal yang disebabkan oleh gelombang laut, kapal akan ikut bergerak ke atas dan ke bawah yang secara tidak langsung juga akan mempengaruhi posisi meriam itu sendiri.

z

Melakukan penelitian menggunakan Neural

Network Control untuk menggerakkan

training dan elevasi meriam .

(4)

Perumusan

Perumusan Masalah Masalah

z Bagaimana mendesain dan membuat sebuah plant yaitu model meriam dengan platform

yang bergerak, dapat melakukan gerakan training dan elevasi membentuk sudut

seminimal mungkin

z Bagaimana menerapkan Neural Network Control pada plant (model meriam) yang telah dibuat.

(5)

Batasan

Batasan Masalah Masalah (1) (1)

z Hanya membahas pengendalian gerakan motor meriam saja :

{Gerakan elevasi mulai sudut -10° s/d 75°.

{Gerakan training mulai sudut ± 120°

dengan sudut 0° berada ditengah-tengah.

z Tidak membahas proses akurasi

penembakan (perhitungan kecepatan kapal maupun target dan TOF).

z Tidak menggunakan simulasi radar.

(6)

Batasan

Batasan Masalah Masalah (2) (2)

z Masukan/input meriam dari keyboard

dengan meng-entry data sudut training dan sudut elevasi.

z Gangguan berupa pitch dan roll diperoleh dari gerakan platform bergerak yang

dikenakan pada meriam.

z Tidak memperhitungkan gerak relatif

platform meriam dan pergerakan sasaran.

z Platform yang bergerak terletak pada media diam, sehingga tidak memperhitungkan

arah dan kecepatan kapal.

(7)

Tujuan Tujuan

Mengimplementasikan Neural Network Control pada plant (model laras meriam), sehingga

gerakan sudut training dan elevasi (pitch dan roll) dapat dikendalikan pergerakannya dalam pencapaian set point / posisi sudut yang

diharapkan.

(8)

zPendahuluan

zKajian Pustaka & Dasar Teori zMetode Penelitian

zSimulasi dan Analisis

zKesimpulan

(9)

Kajian Pustaka

z Neural network digunakan sebagai pengontrol keputusan kepada robot untuk bertindak. Robot sebagai sebuah sistem (agent) harus bertindak

sesuai dengan kondisi dan lingkungan serta harus melakukan tugas sesuai dengan yang diberikan.

Oleh karena itu, robot harus memiliki learning dan kemampuan berevolusi pada lingkungan yang

dinamis (Lee dkk 2003).

z Proses pembelajaran pada neural network dengan metode backpropagation untuk mendapatkan nilai pembobot beban yang berbeda-beda, yang

hasilnya dilakukan koordinasi sistem dengan masing-masing motor (Dedid CH, 2003)

(10)

Prinsip

Prinsip Kerja Kerja Meriam Meriam

(11)

Backpropagation Neural Network

(12)

Start

Inisialisasi pembobot dengan nilai random

Feedforward dari algoritma backpropagation

Error dari backpropagation

Update pembobot

Menghitung error pada tiap training yang dilakukan

E≤Et Atau N≥N max

Stop

No

Yes

Diagram Alir

Backpropagation

Neural Network

(13)

zPendahuluan

zKajian Pustaka & Dasar Teori zMetode Penelitian

zSimulasi dan Analisis

zKesimpulan

(14)

Diagram Blok Sistem

(15)

Model Miniatur Meriam

(16)

Model Meriam pada Platform yang

Bergerak

(17)

Diagram Blok Tanpa Koordinasi

(18)

Struktur Neural Network pada Sistem (1)

Desain Struktur Kontroler Gerakan Training

(19)

Struktur Neural Network pada Sistem (2)

Desain Struktur Kontroler Gerakan Elevasi

(20)

Diagram Blok Pembelajaran Awal

Kontroler Gerakan Training dan Elevasi

Training

Elevasi

(21)

Perubahan Perputaran Training dan Elevasi Meriam

Kinematika pada meriam diilustrasikan sebagai

rotasi pada sumbu x, y, z untuk menentukan

koordinasi gerakan

training dan elevasi pada

laras meriam yang

bergerak setiap saat.

(22)

zPendahuluan

zKajian Pustaka & Dasar Teori zMetode Penelitian

zSimulasi dan Analisis

zKesimpulan

(23)

Diagram Blok Loop Terbuka Gerakan Training dan Elevasi

Plant untuk gerakan training dan elevasi

diberi masukan step 70

o

dan 50

o

(24)

Respon Loop Terbuka

(25)

Model Simulasi Gerakan Training

(26)

Model Simulasi Gerakan Elevasi

(27)

Respon Learning Neural Network Gerakan Training & Elevasi dengan λ = 0.4

Training Elevasi

(28)

Respon Kontroler dari Tiap Sudut Gerakan Training dan Elevasi

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

-100 -80 -60 -40 -20 0 20 40 60 80 100

Waktu

Sudut (deg)

Training 75 Training -75 Training 85 Training -85 Training 50 Training -50

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

-50 -40 -30 -20 -10 0 10 20 30 40 50

Waktu

Sudut (deg)

Elevasi 45 Elevasi -45 Elevasi 30 Elevasi -30

Training Elevasi

(29)

Respon Gerakan Training dan Elevasi Diberikan Gangguan

340 360 380 400 420 440 460 480 500

-1.5 -1 -0.5 0 0.5 1 1.5

Plant Training Sinyal Kontrol Output Training

300 320 340 360 380 400 420 440 460 480 500

-1.5 -1 -0.5 0 0.5 1 1.5

Plant Elevasi Sinyal Kontrol Output Elevasi

Training Elevasi

(30)

Perancangan Meriam terhadap Sasaran

(31)

Respon Implementasi Koordinasi (1)

(32)

Respon Implementasi Koordinasi (2)

(33)

Respon 3 Dimensi Koordinasi (1)

5 10 15 20 25 30 35 40

0 10 20 30

0 5 10 15 20 25 30 35

X Y

Z

(34)

Respon 3 Dimensi Koordinasi (2)

-40 -20

0 20

40 -40

-20

0

20

40 -40

-30 -20 -10 0 10 20 30 40

x axis Transparent Sphere

y axis

z axis

(35)

zPendahuluan

zKajian Pustaka & Dasar Teori zMetode Penelitian

zSimulasi dan Analisis

zKesimpulan

(36)

Kesimpulan

z Semakin kecil nilai parameter learning rate pada saat proses pembelajaran awal, hasil respon yang

didapatkan semakin baik dimana plant dapat mengikuti model kontroler tetapi waktu yang dibutuhkan untuk

proses pembelajaran awal semakin lama.

z Neural network merupakan kontroler cerdas yang diterapkan pada sistem gerakan training dan elevasi pada meriam dan dapat mengendalikan gerakan laras meriam pada posisi tepat walaupun terdapat

gangguan pitch dan roll dari platform yang bergerak.

z Sistem koordinasi dapat mengembalikan posisi gerakan walaupun terdapat gangguan yang

menyebabkan adanya perubahan posisi sudut gerakan training dan elevasi dengan adanya pitch dan roll pada platform yang bergerak.

(37)

TERIMA KASIH

Gambar

Diagram Blok Sistem
Diagram Blok Tanpa Koordinasi
Diagram Blok Pembelajaran Awal
Diagram Blok Loop Terbuka Gerakan  Training dan Elevasi

Referensi

Dokumen terkait

Adapun judul penelitian saya adalah “Hubungan Modifikasi Kadar Natrium Dialisat dengan Kualitas Hidup yang diukur dengan SF 36 Pada Pasien Hemodialisis Reguler“.. Penelitian

ditambah dan yang harus diganti pada saat acara di rumah untuk segera dilaporkan kepada pihak vendor katering gedung.. Jangan sampai ada makanan

Ce sont: la tradition du mariage d‟enfants villageois du Yémen (le destinateur); la première personne (je) et les filles Yémenites du village (le destinataire); la

Penelitian ini sangat penting sebab kambing kacang oleh pemerintah telah ditetapkan sebagai Rumpun Kambing Kacang melalui SK Menteri Pertanian Nomor 2840/Kpts/LB.430/8/2012

Through my investigation into postdisciplinary craft methods, learning new and alternative practices such as mould making and bronze casting, I have broadened my appreciation

Pada pengamatan 109 hst, persentase keterjadian penyakit antraknosa pada perlakuan ekstrak daun, bunga dan fungisida berbeda nyata dengan air steril berarti ekstrak daun dan

Digunakan untuk menentukan apakah sebuah pin pada sebuah PORT (A, B, C atau D) sebagai masukan atau luaran atau disebut sebagai arah (direction) dari pin yang bersangkutan:. Berikan

Hal ini juga dapat dilihat dari nilai rata-rata posttest lebih besar dibandingkan nilai rata-rata pretest , sehingga dapat disimpulan bahwa terdapat pengaruh Board