• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMIKIRAN POLITIK NURCHOLISH MADJID TENTANG RELASI ISLAM DAN NEGARA DI INDONESIA PERSPEKTIF FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PEMIKIRAN POLITIK NURCHOLISH MADJID TENTANG RELASI ISLAM DAN NEGARA DI INDONESIA PERSPEKTIF FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository"

Copied!
101
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan dari penilitian ini yaitu, konsep kepemimpinan negara menurut Abdullah Ad-Dumaiji mengacu pada aspek kemaslahatan dan kesejahtraan yang mana orang yang berhak

Ibnu Khaldum (1332-1406), sebagai seorang pemikir Islam tentang masyarakat dan negara, merumuskan bahwa negara adalah masyarakat yang mempunyai wasi’ dan mulk

anggapan pemikiran yang menghendaki bahwa Islam tidak harus secara simbolik masuk dalam kehidupan negara, tetapi yang terpenting adalah bagaimana nilai-nilai dan prinsip

Dari kacamata yang lebih umum jika dipetakan ke dalam dua spektrum teoritik tentang relasi Islam dan Negara yang berkembang di dunia Islam, gagasan sekularisasi

Namun harus diakui bahwa setelah masa Orde Baru, setelah rezim itu runtuh pada tahun 1998, gagasan Islam kultural menjadi tidak “menarik” bagi sebagian kalangan di Indonesia

Dari kacamata yang lebih umum jika dipetakan ke dalam dua spektrum teoritik tentang relasi Islam dan Negara yang berkembang di dunia Islam, gagasan sekularisasi

anggapan pemikiran yang menghendaki bahwa Islam tidak harus secara simbolik masuk dalam kehidupan negara, tetapi yang terpenting adalah bagaimana nilai-nilai dan prinsip

Ini membedakan dengan Abdurrahman Wahid yang meskipun sama-sama memandang hubungan agama dan negara tidak ada kaitan formal, tetapi pemikiran Abdurrahman Wahid