• Tidak ada hasil yang ditemukan

94 BAB VI DEFINISI KODE REKENING URUSAN KAS DAN PERHITUNGAN (UKP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "94 BAB VI DEFINISI KODE REKENING URUSAN KAS DAN PERHITUNGAN (UKP)"

Copied!
115
0
0

Teks penuh

(1)

BAB VI

DEFINISI KODE REKENING

URUSAN KAS DAN PERHITUNGAN (UKP)

Secara terinci kode rekening untuk Urusan Kas dan Perhitungan (UKP) terbagi atas : a. Penerimaan UKP 7 1

Penerimaan Urusan Kas dan Perhitungan (UKP) terdiri dari : 1. Iuran Wajib Pajak (IWP) 7 1 01

Iuran Wajib Pajak (IWP) 7 1 01 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan penerimaan UKP yang diperoleh dari Iuran Wajib Pajak (IWP).

2. PPh pasal 21 7 1 02 PPh pasal 21 7 1 02 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan penerimaan UKP yang diperoleh dari PPh pasal 21.

3. Tabungan Uang Muka Perumahan Pegawai (TAPERUM) 7 1 03 Tabungan Uang Muka Perumahan Pegawai (TAPERUM) 7 1 03 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan penerimaan UKP yang diperoleh dari Tabungan Uang Muka Perumahan Pegawai (TAPERUM).

4. Asuransi Kesehatan (ASKES) 7 1 04 Asuransi Kesehatan (ASKES) 7 1 04 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan Penerimaan UKP yang diperoleh dari Asuransi Kesehatan (ASKES).

5. Penerimaan Lain-lain 7 1 05 Penerimaan Lain-lain 7 1 05 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan Penerimaan lain-lain UKP yang meliputi : Jaminan bongkar reklame, biaya konstruksi PN Gas Negara, biaya konstruksi PDAM, biaya konstruksi PT. PLN, biaya konstruksi PT. TELKOM, biaya Pengendendalian Administrasi Perencanaan dan Pengawasan, biaya pemeliharaan PN Gas Negara, biaya pemeliharaan PDAM, biaya pemeliharaan PT. PLN, biaya pemeliharaan PT. TELKOM, bantuan pemerintah provinsi, dana abadi pendidikan (bunga deposito untuk yayasan), proyek WR. Supratman (proyek perbaikan jalan dengan swadaya masyarakat), tanah bekas tanah kas desa, rumah susun Waru Gunung dan rumah susun Urip Sumoharjo.

(2)

b. Pengeluaran UKP 7 2

Pengeluaran Urusan Kas dan Perhitungan (UKP) terdiri dari : 1. Iuran Wajib Pajak (IWP) 7 2 01

Iuran Wajib Pajak (IWP) 7 2 01 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pengeluaran UKP yang diperoleh dari Iuran Wajib Pajak (IWP).

2. PPh pasal 21 7 2 02 PPh pasal 21 7 2 02 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pengeluaran UKP yang diperoleh dari PPh pasal 21.

3. Tabungan Uang Muka Perumahan Pegawai (TAPERUM) 7 2 03 Tabungan Uang Muka Perumahan Pegawai (TAPERUM) 7 2 03 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pengeluaran UKP yang diperoleh dari Tabungan Uang Muka Perumahan Pegawai (TAPERUM).

4. Asuransi Kesehatan (ASKES) 7 2 04 Asuransi Kesehatan (ASKES) 7 2 04 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pengeluaran UKP yang diperoleh dari Asuransi Kesehatan (ASKES)

5. Pengeluaran Lain-lain 7 2 05 Pengeluaran Lain-lain 7 2 05 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pengeluaran lain-lain UKP yang meliputi : Jaminan bongkar reklame, biaya konstruksi PN Gas Negara, biaya konstruksi PDAM, biaya konstruksi PT. PLN, biaya konstruksi PT. TELKOM, biaya Pengendalian Administrasi Perencanaan dan Pengawasan, biaya pemeliharaan PN Gas Negara, biaya pemeliharaan PDAM, biaya pemeliharaan PT. PLN, biaya pemeliharaan PT. TELKOM, bantuan pemerintah provinsi, dana abadi pendidikan (bunga deposito untuk yayasan), proyek WR. Supratman (proyek perbaikan jalan dengan swadaya masyarakat), tanah bekas tanah kas desa, rumah susun Waru Gunung dan rumah susun Urip Sumoharjo.

(3)

BAB VII

DEFINISI KODE REKENING PENDAPATAN DAERAH

Pendapatan Daerah meliputi semua penerimaan uang melalui kas umum daerah yang menambah ekuitas dana, merupakan hak daerah dalam satu tahun anggaran dan tidak perlu dibayar kembali oleh daerah.

Pendapatan Daerah dikelompokkan menurut : a. Pendapatan Asli Daerah yang terdiri dari :

Pajak Daerah; Retribusi Daerah;

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan; Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah.

b. Dana Perimbangan 1. Dana Bagi Hasil; 2. Dana Alokasi Umum; 3. Dana Alokasi Khusus.

c. Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah 1. Pendapatan Hibah;

2. Dana Darurat;

3. Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah lainnya; 4. Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus.

Secara terinci panduan pokok pengalokasian potensi pendapatan pada komponen pendapatan dapat mengikuti definisi sebagai berikut :

a. Pendapatan Asli Daerah : 1. Pajak Daerah

a) Pajak Hotel 4 1 1 01 01

1) Hotel Bintang Lima Berlian 4 1 1 01 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hotel yang diperoleh dari Hotel Bintang Lima Berlian

2) Hotel Bintang Lima 4 1 1 01 02

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hotel yang diperoleh dari Hotel Bintang Lima

3) Hotel Bintang Empat 4 1 1 01 03

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hotel yang diperoleh dari Hotel Bintang Empat

(4)

4) Hotel Bintang Tiga 4 1 1 01 04

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hotel yang diperoleh dari Hotel Bintang Tiga

5) Hotel Bintang Dua 4 1 1 01 05

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hotel yang diperoleh dari Hotel Bintang Dua

6) Hotel Bintang Satu 4 1 1 01 06

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hotel yang diperoleh dari Hotel Bintang Satu

7) Hotel Melati Tiga 4 1 1 01 07

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hotel yang diperoleh dari Hotel Melati Tiga

8) Hotel Melati Dua 4 1 1 01 08

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hotel yang diperoleh dari Hotel Melati Dua

9) Hotel Melati Satu 4 1 1 01 09

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hotel yang diperoleh dari Hotel Melati Satu

10) Motel 4 1 1 01 10

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak yang diperoleh dari Motel

11) Cottage 4 1 1 01 11

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak yang diperoleh dari cottage

12) Losmen / Rumah Penginapan / Pesanggrahan / Hostel / Rumah Kos 4 1 1 01 12

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak yang diperoleh dari losmen / rumah penginapan / pesanggrahan / hostel / rumah kos

13) Wisma Pariwisata 4 1 1 01 13

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak yang diperoleh dari Wisma Pariwisata

14) Hotel Non Bintang 4 1 1 01 14

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hotel yang diperoleh dari Hotel Non Bintang

(5)

b) Pajak Restoran 4 1 1 02 1) Restoran 4 1 1 02 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak restoran yang diperoleh dari restoran

2) Rumah Makan 4 1 1 02 02

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak restoran yang diperoleh dari rumah makan

3) Cafe 4 1 1 02 03

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak restoran yang diperoleh dari cafe

4) Kantin 4 1 1 02 04

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak restoran yang diperoleh dari kantin

5) Katering 4 1 1 02 05

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak restoran yang diperoleh dari katering

c) Pajak Hiburan 4 1 1 03

1) Tontonan Film/Bioskop 4 1 1 03 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari tontonan film/bioskop

2) Pagelaran Kesenian/Musik/Tari/Busana 4 1 1 03 02

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari pagelaran kesenian/musik/tari/busana

3) Kontes Kecantikan 4 1 1 03 03

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari kontes kecantikan

4) Kontes Binaraga 4 1 1 03 04

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari kontes binaraga

5) Pameran 4 1 1 03 05

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari pameran

(6)

6) Diskotik 4 1 1 03 06

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari diskotik

7) Karaoke 4 1 1 03 07

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari karaoke

8) Klub Malam 4 1 1 03 08

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari klub malam

9) Sirkus/Akrobat/Sulap 4 1 1 03 09

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari sirkus/akrobat/sulap

10) Permainan Bilyar 4 1 1 03 10

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari permainan bilyar

11) Permainan Golf 4 1 1 03 11

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari permainan golf

12) Permainan Bowling 4 1 1 03 12

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari permainan bowling

13) Pacuan Kuda 4 1 1 03 13

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari pacuan kuda

14) Balap Kendaraan Bermotor 4 1 1 03 14

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari balap kendaraan bermotor

15) Permainan Ketangkasan 4 1 1 03 15

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari permainan ketangkasan

16) Panti Pijat/Refleksi 4 1 1 03 16

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari panti pijat/refleksi

(7)

17) Mandi Uap/spa 4 1 1 03 17

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari mandi uap/spa

18) Pusat Kebugaran 4 1 1 03 18

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari pusat kebugaran

19) Pertandingan Olahraga 4 1 1 03 19

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari pertandingan olahraga

20) Pajak Hiburan Non Bioskop 4 1 1 03 20

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari hiburan non bioskop

21) Pajak Hiburan Insidentil 4 1 1 03 21

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak hiburan yang diperoleh dari hiburan insidentil

d) Pajak Reklame 4 1 1 04

1) Reklame papan/bill board/videotron/megatron 4 1 1 04 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak reklame yang diperoleh dari reklame papan/bill board/videotron/ megatron

2) Reklame Kain 4 1 1 04 02

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak reklame yang diperoleh dari reklame kain

3) Reklame Melekat/stiker 4 1 1 04 03

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak reklame yang diperoleh dari reklame melekat/stiker

4) Reklame Selebaran 4 1 1 04 04

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak reklame yang diperoleh dari reklame selebaran

5) Reklame Berjalan 4 1 1 04 05

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak reklame yang diperoleh dari reklame berjalan

6) Reklame Udara 4 1 1 04 06

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak reklame yang diperoleh dari reklame udara

(8)

7) Reklame Apung 4 1 1 04 07

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak reklame yang diperoleh dari reklame apung

8) Reklame Suara 4 1 1 04 08

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak reklame yang diperoleh dari reklame suara

9) Reklame Film/slide 4 1 1 04 09

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak reklame yang diperoleh dari reklame film/slide

10) Reklame Peragaan 4 1 1 04 10

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak reklame yang diperoleh dari reklame peragaan

11) Reklame Insidentil 4 1 1 04 11

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak reklame yang diperoleh dari reklame insidentil

e) Pajak Penerangan Jalan 4 1 1 05

1) Pajak Penerangan Jalan PLN 4 1 1 05 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak penerangan jalan yang diperoleh dari PLN

2) Pajak Penerangan Jalan Non PLN 4 1 1 05 02

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak penerangan jalan yang diperoleh dari Non PLN

f) Pajak Parkir 4 1 1 07 Pajak Parkir 4 1 1 07 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak parkir yang diperoleh dari parkir

g) Pajak Air Bawah Tanah 4 1 1 08 Pajak Air Bawah Tanah 4 1 1 08 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan pajak yang diperoleh dari air bawah tanah

(9)

2. Retribusi Daerah

a) Retribusi Jasa Umum 4 1 2 01

1) Retribusi Pelayanan Kesehatan 4 1 2 01 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Retribusi Pelayanan Kesehatan yang meliputi pendapatan dari pengobatan, ambulance, persalinan, askes, laboratorium kesehatan, pemeriksaan haji dan perizinan di bidang kesehatan.

2) Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan 4 1 2 01 02

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Retribusi Pelayanan Persampahan / Kebersihan yang meliputi : melalui pelanggan PDAM dan non pelanggan PDAM.

3) Retribusi Penggantian Biaya KTP & Akte Catatan Sipil 4 1 2 01 03

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Retribusi Penggantian Biaya KTP dan Akte Catatan Sipil yang meliputi : Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, SKPD, SKTS, SPGN, SPMP, SKTT, SKPD-OA, Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Akta Perceraian, Akta Kematian, Akta Pengakuan Anak dan Pengesahan Anak, Pencatatan Pengangkatan Anak, Pencatatan Perubahan Nama, Perubahan dan atau Pembatalan Akta, Legalisasi Kutipan Akta Pencatatan Sipil dan Surat Keterangan Pencatatan Sipil.

4) Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat 4 1 2 01 04

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat yang meliputi : makam Kristen, makam islam, makam lainnya dan retribusi pemberian perizinan pemindahan jenasah.

5) Retribusi Pelayanan Parkir di tepi jalan umum 4 1 2 01 05

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum yang meliputi retribusi parkir di tepi jalan umum dan retribusi parkir insidentil.

6) Retribusi Pelayanan Pasar 4 1 2 01 06

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi pelayanan pasar.

(10)

7) Retribusi Pengujian Kendaraan bermotor 4 1 2 01 07

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi pengujian kendaraan bermotor .

8) Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran 4 1 2 01 08

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran pada bangunan/gedung.

9) Retribusi Penggantian Biaya Cetak Peta 4 1 2 01 09

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi penggantian biaya cetak peta yang meliputi penggandaan peta, jasa pemetaan, pengadaan patok dan penerapan rencana kota dan penelitian administrasi.

10) Retribusi Pelayanan Pendidikan 4 1 2 01 10

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi pelayanan pendidikan.

11) Retribusi Pelayanan Kesehatan di RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya 4 1 2 01 11

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi pelayanan kesehatan di RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya yang meliputi poliklinik dan tindakan, perawatan, instalasi bedah, laboratorium, radiologi, persalinan, apotik, ambulance, parkir dan lain-lain.

b) Retribusi Jasa Usaha 4 1 2 02

1) Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah 4 1 2 02 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari pemakaian kekayaan daerah.

2) Retribusi Pasar Grosir/Pertokoan 4 1 2 02 02

Rekening anggaran ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan

retribusi jasa usaha yang diperoleh dari pasar grosir/pertokoan, meliputi : retribusi stand, retribusi air dan listrik, pendapatan parkir dan

pendapatan lain-lain.

3) Retribusi Tempat Pelelangan 4 1 2 02 03

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari tempat pelelangan.

(11)

4) Retribusi Terminal 4 1 2 02 04

Rekening anggaran ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari terminal, meliputi : terminal di Surabaya dan terminal purabaya.

5) Retribusi Tempat Khusus Parkir 4 1 2 02 05

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari tempat khusus parkir.

6) Retribusi Tempat Penginapan/Pesanggrahan/Villa 4 1 2 02 06

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari tempat penginapan/pesanggrahan/villa.

7) Retribusi Penyediaan dan/atau penyedotan kakus 4 1 2 02 07

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari penyediaan dan/atau penyedotan kakus. 8) Retribusi Rumah Potong Hewan 4 1 2 02 08

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari Rumah Potong Hewan.

9) Retribusi Pelayanan Kepelabuhan 4 1 2 02 09

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari pelayanan kepelabuhan.

10) Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga 4 1 2 02 10

Rekening anggaran ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari tempat rekreasi dan olahraga, meliputi : taman hiburan pantai kenjeran, taman hiburan rakyat, museum tugu pahlawan, taman prestasi dan wisata religi ampel.

11) Retribusi Penyeberangan di Air 4 1 2 02 11

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari penyeberangan di air.

12) Retribusi Pengolahan Limbah Cair 4 1 2 02 12

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari pengolahan limbah cair.

13) Retribusi Penjualan Produksi Usaha Daerah 4 1 2 02 13

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari Penjualan Produksi Usaha Daerah.

(12)

14) Retribusi Pemakaian Tanah atau tempat-tempat yang dikuasai oleh Pemerintah Kota Surabaya 4 1 2 02 14

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari pemakaian tanah atau tempat-tempat yang dikuasai oleh Pemerintah Kota Surabaya, meliputi retribusi izin sewa tanah, tunggakan izin sewa tanah, biaya denda izin sewa tanah, hibah, perpanjangan dan bea balik nama.

15) Retribusi Pemakaian Rumah yang dikuasai oleh Pemerintah Kota Surabaya 4 1 2 02 15

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari pemakaian rumah yang dikuasai oleh Pemerintah Kota Surabaya, meliputi sewa gedung siola, sewa rusun penjaringan sari, sewa rusun sombo, sewa rusun dupak bangunrejo, sewa rumah NVV, sewa rumah loos NVV, sewa bangunan/rumah lainnya.

16) Retribusi Pemakaian Gedung Balai Pemuda dan GNI 4 1 2 02 16

Rekening Anggaran ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari pemakaian gedung balai pemuda dan GNI, meliputi sewa gedung balai pemuda, sewa GNI, sewa gedung mitra, sewa listrik sewa rumah/ruangan dan parker, pendapatan yang akan diperhitungkan dengan pihak ketiga dan pendapatan lain-lain. 17) Retribusi Penggunaan Gedung Gelanggang Remaja Surabaya

4 1 2 02 17

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari Penggunaan Gedung Gelanggang Remaja Surabaya.

18) Retribusi Pemakaian Gedung Serba Guna 4 1 2 02 18

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari Pemakaian Gedung Serba Guna.

19) Retribusi Uang Atas Pemakaian Tanah 4 1 2 02 19

Rekening Anggaran ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari uang atas pemakaian tanah, meliputi uang atas pemakaian tanah, bangunan rumah tinggal, bangunan tempat usaha, pekerjaan untuk penggalian jalan, pemagaran sementara, inrit untuk tempat usaha, inrit untuk tempat tinggal, halaman non komersial, halaman komersial reklame tetap dan reklame insidentil.

(13)

20) Retribusi Pemakaian Alat-Alat Berat 4 1 2 02 20

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari pemakaian alat-alat berat.

21) Retribusi Penggunaan Ruang Terbuka Hijau 4 1 2 02 21

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari penggunaan Ruang Terbuka Hijau.

22) Retribusi Pemakaian Bus/Truk 4 1 2 02 22

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari pemakaian bus/truk.

23) Retribusi Sewa Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) 4 1 2 02 23 Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari Sewa Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) 24) Retribusi Sewa Halte 4 1 2 02 24

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi jasa usaha yang diperoleh dari Sewa Halte

c) Retribusi Perizinan Tertentu 4 1 2 03

1) Retribusi Izin Mendirikan Bangunan 4 1 2 03 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi perizinan tertentu yang diperoleh dari Izin Mendirikan Bangunan, meliputi retribusi IMB bangunan dan retribusi IMB reklame.

2) Retribusi Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol 4 1 2 03 02

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi perizinan tertentu yang diperoleh dari Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol.

3) Retribusi Izin Gangguan/Keramaian 4 1 2 03 03

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi perizinan tertentu yang diperoleh dari izin gangguan/keramaian, meliputi retribusi izin gangguan/ keramaian.

4) Retribusi Izin Trayek 4 1 2 03 04

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi perizinan tertentu yang diperoleh dari izin trayek, meliputi retribusi izin trayek mikrolet, retribusi izin trayek taksi, retribusi izin trayek bus kota dan retribusi izin trayek angguna.

(14)

5) Retribusi Izin Usaha Perikanan 4 1 2 03 05

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi perizinan tertentu yang diperoleh dari izin usaha perikanan.

6) Retribusi Izin Potong Pohon 4 1 2 03 06

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi perizinan tertentu yang diperoleh izin potong pohon.

7) Retribusi Dibidang Ketenaga kerjaan 4 1 2 03 07

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan retribusi dibidang ketenaga kerjaan yang meliputi retribusi izin usaha di bidang ketenaga kerjaan retribusi rekomendasi di bidang ketenaga kerjaan dan retribusi pengesahan usaha di bidang ketenagakerjaan.

8) Retribusi Dibidang Perindustrian, Perdagangan dan Penanaman Modal 4 1 2 03 08

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan dari retribusi perizinan tertentu yang diperoleh dari bidang perindustrian, perdagangan dan penanaman modal yang meliputi : Retribusi Tanda Daftar Perusahaan, Retribusi SIUP/Gedung dan Retribusi TDI, IUI.

3. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan

a) Bagian Laba atas Penyertaan Modal pada Perusahaan Milik Daerah/BUMD 4 1 3 01

1) Bagian Laba Perusahaan Daerah Air Minum 4 1 3 01 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan bagian laba atas penyertaan modal pada Perusahaan Milik Daerah/BUMD yang diperoleh dari bagian laba Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

2) Bagian Laba Perusahaan Daerah Pasar Surya 4 1 3 01 02

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Bagian Laba atas penyertaan modal pada Perusahaan Milik Daerah/BUMD yang diperoleh dari bagian laba Perusahaan Daerah Pasar Surya.

3) Bagian Laba Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan 4 1 3 01 03

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Bagian Laba atas penyertaan modal pada Perusahaan Milik Daerah/BUMD yang diperoleh dari bagian laba Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan.

(15)

4) Bagian Laba PT. Bank Jawa Timur 4 1 3 01 04

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Bagian Laba atas penyertaan modal pada Perusahaan Milik Daerah/BUMD yang diperoleh dari bagian laba PT. Bank Jawa Timur.

5) Bagian Laba PT. Bank Perkreditan Rakyat Jawa Timur 4 1 3 01 05

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Bagian Laba atas penyertaan modal pada Perusahaan Milik Daerah/BUMD yang diperoleh dari bagian laba PT. Bank Perkreditan Rakyat Jawa Timur.

6) Bagian Laba PT. Surya Karsa Utama 4 1 3 01 06

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Bagian Laba atas penyertaan modal pada Perusahaan Milik Daerah/BUMD yang diperoleh dari bagian laba PT. Surya Karsa Utama.

b) Bagian Laba atas penyertaan modal pada Perusahaan Milik Pemerintah/BUMN 4 1 3 02

Bagian Laba PT. Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) 4 1 3 02 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Bagian Laba atas penyertaan modal pada Perusahaan Milik Pemerintah/BUMN yang diperoleh dari bagian laba PT. Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).

c) Bagian Laba atas penyertaan modal pada Perusahaan Milik Swasta 4 1 3 03

1) Bagian Laba PT. STAR/Taman Remaja Surabaya 4 1 3 03 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Bagian Laba atas penyertaan modal pada Perusahaan Milik Swasta yang diperoleh dari bagian laba PT. STAR/Taman Remaja Surabaya

2) Bagian Laba PT. Abbatoir Surya Jaya 4 1 3 03 02

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Bagian Laba atas penyertaan modal pada Perusahaan Milik Swasta yang diperoleh dari bagian laba PT. Abbatoir Surya Jaya.

(16)

3) Bagian Laba Koperasi Pegawai (KPRI) Kota Surabaya 4 1 3 03 03

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Bagian Laba atas penyertaan modal pada Perusahaan Milik Swasta yang

diperoleh dari bagian laba Koperasi Pegawai (KPRI) Kota Surabaya .

4. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah

a) Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan 4 1 4 01 1) Pelepasan Hak Atas Tanah 4 1 4 01 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Pelepasan Hak Atas Tanah.

2) Penjualan Peralatan/Perlengkapan Kantor tidak terpakai 4 1 4 01 02 Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Peralatan/Perlengkapan Kantor tidak terpakai.

3) Penjualan Mesin/Alat-alat Berat tidak Terpakai 4 1 4 01 03

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Mesin/Alat-alat Berat tidak terpakai.

4) Penjualan Rumah Jabatan/Rumah Dinas 4 1 4 01 04

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Rumah Jabatan/Rumah Dinas.

5) Penjualan Kendaraan Dinas Roda Dua 4 1 4 01 05

Rekening Anggaran ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Kendaraan Dinas Roda Dua

6) Penjualan Kendaraan Dinas Roda Empat 4 1 4 01 06

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Kendaraan Dinas Roda Empat.

(17)

7) Penjualan Drum Bekas 4 1 4 01 07

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Drum Bekas.

8) Penjualan Hasil Penebangan Pohon 4 1 4 01 08

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Hasil Penebangan Pohon.

9) Penjualan Lampu Hias Bekas 4 1 4 01 09

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Lampu Hias Bekas.

10) Penjualan Bahan-bahan Bekas Bangunan 4 1 4 01 10

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Bahan-bahan Bekas Bangunan.

11) Penjualan Perlengkapan Lalu Lintas 4 1 4 01 11

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Perlengkapan Lalu Lintas.

12) Penjualan Obat-obatan dan Hasil Farmasi 4 1 4 01 12

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Obat-obatan dan Hasil Farmasi.

13) Penjualan Hasil Pertanian 4 1 4 01 13

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Hasil Pertanian.

14) Penjualan Hasil Kehutanan 4 1 4 01 14

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Hasil Kehutanan.

(18)

15) Penjualan Hasil Perkebunan 4 1 4 01 15

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Hasil Perkebunan.

16) Penjualan Hasil Peternakan 4 1 4 01 16

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Hasil Peternakan

17) Penjualan Hasil Perikanan 4 1 4 01 17

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Hasil Perikanan.

18) Penjualan Hasil Sitaan 4 1 4 01 18

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Hasil Sitaan.

19) Penjualan Brand Gang 4 1 4 01 19

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan yang diperoleh dari Penjualan Brand gang.

b) Penerimaan Jasa Giro 4 1 4 02 1) Jasa Giro Kas Daerah 4 1 4 02 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan penerimaan jasa giro yang diperoleh dari kas daerah.

2) Jasa Giro Pemegang Kas 4 1 4 02 02

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan penerimaan jasa giro yang diperoleh dari pemegang kas.

3) Jasa Giro Dana Cadangan 4 1 4 02 03

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan penerimaan jasa giro yang diperoleh dari Dana cadangan.

(19)

c) Pendapatan Bunga Deposito 4 1 4 03

1) Rekening Deposito pada Bank Jawa Timur 4 1 4 03 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan bunga deposito yang diperoleh dari Bank Jawa Timur.

2) Rekening Deposito pada Bank BNI 4 1 4 03 02

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan bunga deposito yang diperoleh dari Bank BNI.

3) Rekening Deposito pada Bank Lainnya 4 1 4 03 03

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan bunga deposito yang diperoleh dari Bank Lainnya.

d) Tuntutan Ganti Kerugian Daerah 4 1 4 04 1) Kerugian Uang Daerah 4 1 4 04 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan tuntutan ganti kerugian daerah yang diperoleh dari kerugian uang daerah.

2) Kerugian Barang Daerah 4 1 4 04 02

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan tuntutan ganti kerugian daerah yang diperoleh dari kerugian barang daerah.

e) Komisi, Potongan dan Selisih Nilai Tukar Rupiah 4 1 4 05 1) Penerimaan Komisi dari Penempatan Kas Daerah 4 1 4 05 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan komisi, potongan dan selisih nilai tukar rupiah yang diperoleh dari penerimaan komisi dari penempatan kas daerah.

2) Penerimaan Potongan dari Pengadaan Barang dan Jasa 4 1 4 05 02 Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan komisi, potongan dan selisih nilai tukar rupiah yang diperoleh dari penerimaan potongan dari pengadaan barang dan jasa.

3) Penerimaan Keuntungan Selisih Nilai Tukar Rupiah 4 1 4 05 03

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan komisi, potongan dan selisih nilai tukar rupiah yang diperoleh dari penerimaan keuntungan selisih nilai tukar rupiah.

(20)

f) Pendapatan Denda atas Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan 4 1 4 06 Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang terdapat pada beberapa SKPD sesuai bidang pekerjaannya.

1) Bidang Pendidikan 4 1 4 06 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang pendidikan.

2) Bidang Kesehatan 4 1 4 06 02

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang kesehatan.

3) Bidang Pekerjaan Umum 4 1 4 06 03

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang pekerjaan umum.

4) Bidang Perumahan Rakyat 4 1 4 06 04

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang perumahan rakyat.

5) Bidang Penataan Ruang 4 1 4 06 05

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang penataan ruang.

6) Bidang Perencanaan Pembangunan 4 1 4 06 06

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang perencanaa pembangunan.

7) Bidang Perhubungan 4 1 4 06 07

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang perhubungan.

(21)

8) Bidang Lingkungan Hidup 4 1 4 06 08

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang lingkungan hidup.

9) Bidang Pertanahan 4 1 4 06 09

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang pertanahan.

10) Bidang Kependudukan dan Catatan Sipil 4 1 4 06 10

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang kependudukan dan catatan sipil.

11) Bidang Pemberdayaan Perempuan 4 1 4 06 11

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang pemberdayaan perempuan.

12) Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera 4 1 4 06 12

Rekening Anggaran ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang keluarga berencana dan keluarga sejahtera

13) Bidang Sosial 4 1 4 06 13

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang sosial. 14) Bidang Tenaga Kerja 4 1 4 06 14

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang tenaga kerja.

15) Bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah 4 1 4 06 15

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang koperasi dan usaha kecil menengah.

16) Bidang Penanaman Modal 4 1 4 06 16

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang penanaman modal.

(22)

17) Bidang Kebudayaan 4 1 4 06 17

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang kebudayaan.

18) Bidang Pemuda dan Olahraga 4 1 4 06 18

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang pemuda dan olahraga.

19) Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri 4 1 4 06 19

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang kesatuan bangsa dan politik dalam negeri.

20) Bidang Pemerintahan Umum 4 1 4 06 20

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang pemerintahan umum.

21) Bidang Kepegawaian 4 1 4 06 21

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang kepegawaian.

22) Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa 4 1 4 06 22

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang pemberdayaan masyarakat dan desa.

23) Bidang Statistik 4 1 4 06 23

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang statistik.

24) Bidang Kearsipan 4 1 4 06 24

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang kearsipan.

(23)

25) Bidang Komunikasi dan Informatika 4 1 4 06 25

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang komunikasi dan informatika.

26) Bidang Pertanian 4 1 4 06 26

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang pertanian.

27) Bidang Kehutanan 4 1 4 06 27

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang kehutanan.

28) Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral 4 1 4 06 28

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang energi dan sumber daya mineral.

29) Bidang Pariwisata 4 1 4 06 29

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang pariwisata.

30) Bidang Kelautan dan Perikanan 4 1 4 06 30

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang kelautan dan perikanan.

31) Bidang Perdagangan 4 1 4 06 31

Rekening Anggaran ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang perdagangan.

32) Bidang Perindustrian 4 1 4 06 32

Rekening Anggaran ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang perindustrian.

(24)

33) Bidang Transmigrasi 4 1 4 06 33

Rekening Anggaran ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diperoleh dari bidang transmigrasi.

g) Pendapatan Denda Pajak 4 1 4 07

1) Pendapatan Denda Pajak Hotel 4 1 4 07 01

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda pajak yang diperoleh dari pajak hotel.

2) Pendapatan Denda Pajak Restoran 4 1 4 07 02

Rekening ini digunakan untuk menganggarkan pendapatan denda pajak yang diperoleh dari pajak restoran.

3) Pendapatan Denda Pajak Hiburan 4 1 4 07 03

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan denda pajak yang diperoleh dari pajak hiburan.

4) Pendapatan Denda Pajak Reklame 4 1 4 07 04

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan denda pajak yang diperoleh dari pajak reklame.

5) Pendapatan Denda Pajak Penerangan Jalan 4 1 4 07 05

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan denda pajak yang diperoleh dari pajak penerangan jalan.

6) Pendapatan Denda Pajak Pengambilan Bahan Galian Golongan C 4 1 4 07 06

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan denda pajak yang diperoleh dari pajak pengambilan bahan galian golongan C. 7) Pendapatan Denda Pajak Parkir 4 1 4 07 07

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan denda pajak yang diperoleh dari pajak parkir.

8) Pendapatan Denda Pajak Air Bawah Tanah 4 1 4 07 08

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan denda pajak yang diperoleh dari pajak air bawah tanah.

9) Pendapatan Denda Pajak Sarang Burung Walet 4 1 4 07 09

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan denda pajak yang diperoleh dari pajak sarang burung walet.

(25)

10) Pendapatan Denda Pajak Lingkungan 4 1 4 07 10

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan denda pajak yang diperoleh dari pajak lingkungan.

h) Pendapatan Denda Retribusi 4 1 4 08

1) Pendapatan Denda Retribusi Jasa Umum 4 1 4 08 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan denda retribusi yang diperoleh dari retribusi jasa umum.

2) Pendapatan Denda Retribusi Jasa Usaha 4 1 4 08 02

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan denda retribusi yang diperoleh dari retribusi jasa usaha.

3) Pendapatan Denda Retribusi Perizinan Tertentu 4 1 4 08 03

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan denda retribusi yang diperoleh dari retribusi perizinan tertentu.

i) Pendapatan Hasil Eksekusi atas Jaminan 4 1 4 09

1) Hasil Eksekusi Jaminan Atas Pelaksanaan Pekerjaan 4 1 4 09 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan hasil eksekusi atas jaminan yang diperoleh dari pelaksanaan pekerjaan.

2) Hasil Eksekusi Jaminan Atas Pembongkaran Reklame 4 1 4 09 02 Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dari hasil eksekusi atas jaminan yang diperoleh dari pembongkaran reklame. 3) Hasil Eksekusi Jaminan Atas KTP Musiman 4 1 4 09 10

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dari hasil eksekusi atas jaminan yang diperoleh dari KTP musiman

j) Pendapatan dari Pengembalian 4 1 4 10

1) Pendapatan dari Pengembalian Pajak Penghasilan Pasal 21 4 1 4 10 01 Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dari pengembalian yang diperoleh dari pajak penghasilan pasal 21.

2) Pendapatan dari Pengembalian Kelebihan Pembayaran asuransi kesehatan 4 1 4 10 02

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dari pengembalian yang diperoleh dari kelebihan pembayaran asuransi kesehatan.

(26)

3) Pendapatan dari Pengembalian Kelebihan Pembayaran Gaji dan Tunjangan 4 1 4 10 03

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dari pengembalian yang diperoleh dari kelebihan pembayaran gaji dan tunjangan.

4) Pendapatan dari Pengembalian Kelebihan Pembayaran Perjalanan Dinas 4 1 4 10 04

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dari pengembalian yang diperoleh dari kelebihan pembayaran perjalanan dinas.

5) Pendapatan dari Pengembalian dari Uang Muka 4 1 4 10 05

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dari pengembalian yang diperoleh dari pengembalian uang muka.

k) Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum 4 1 4 11 1) Fasilitas Sosial 4 1 4 11 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan fasilitas sosial dan fasilitas umum yang diperoleh dari fasilitas umum.

2) Fasilitas Umum 4 1 4 11 02

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan fasilitas sosial dan fasilitas umum yang diperoleh dari fasilitas umum.

l) Pendapatan dari Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan 4 1 4 12 1) Uang Pendaftaran/Ujian Masuk 4 1 4 12 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dari penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang diperoleh dari uang pendaftaran/ujian masuk.

2) Uang Sekolah/Pendidikan dan Pelatihan 4 1 4 12 02

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dari penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang diperoleh dari uang sekolah/pendidikan dan latihan.

3) Uang Ujian Kenaikan Tingkat/ Kelas 4 1 4 12 03

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dari penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang diperoleh dari uang ujian kenaikan tingkat/kelas.

(27)

m) Pendapatan dari Angsuran/Cicilan Penjualan 4 1 4 13 1) Angsuran/cicilan penjualan rumah 4 1 4 13 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dari angsuran/cicilan penjualan yang diperoleh dari angsuran/cicilan penjualan rumah.

2) Angsuran/cicilan penjualan kendaraan 4 1 4 13 02

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dari angsuran/cicilan penjualan yang diperoleh dari angsuran/cicilan penjualan kendaraan.

n) Penerimaan Lain-lain 4 1 4 14 1) Penerimaan YKP 4 1 4 14 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan lain-lain yang diperoleh dari YKP.

2) Gedung Wanita Chandra Kencana 4 1 4 14 02

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan lain-lain yang diperoleh dari Gedung Wanita Chandra Kencana.

3) Majalah Gapura 4 1 4 14 03

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan lain-lain yang diperoleh dari Majalah Gapura.

4) Kerja Sama dengan Petani Tambak 4 1 4 14 04

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan lain-lain yang diperoleh dari kerjasama dengan petani tambak.

5) Klinik Hewan 4 1 4 14 05

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan lain-lain yang diperoleh dari klinik hewan.

6) Demo plot tanaman pangan 4 1 4 14 06

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan lain-lain yang diperoleh dari demo plot tanaman pangan.

7) Partisipasi Operasional Reklame 4 1 4 14 07

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan lain-lain yang diperoleh dari partisipasi operasional reklame.

(28)

8) Sapi Kereman 4 1 4 14 08

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan lain-lain yang diperoleh dari peternakan sapi kereman.

9) Bus Sekolah 4 1 4 14 09

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan lain-lain yang diperoleh dari penggunaan bus sekolah.

10) Lain-lain 4 1 4 14 011

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan Lain-lain yang meliputi : penerimaan lain-lain, penerimaan dari kolam renang brantas, rumah peristirahatan, klaim asuransi parkir, penyetoran atas temuan hasil pemeriksaan dan pembulatan.

b. Dana Perimbangan

1. Bagi Hasil Pajak/ Bagi Hasil Bukan Pajak a) Bagi Hasil Pajak 4 2 1 01

1) Bagi Hasil dari Pajak Bumi dan Bangunan 4 2 1 01 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan bagi hasil pajak yang diperoleh dari bagi hasil pajak bumi dan bangunan.

2) Bagi Hasil dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan 4 2 1 01 02

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan bagi hasil pajak yang diperoleh dari bagi hasil Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan.

3) Bagi Hasil dari Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 25 dan Pasal 29 wajib pajak orang Pribadi dalam negeri dan PPh Pasal 21 4 2 1 01 03

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan bagi hasil pajak yang diperoleh dari bagi hasil Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 25

dan Pasal 29 wajib pajak orang Pribadi dalam negeri dan PPh Pasal 21.

b) Bagi Hasil Bukan Pajak/Sumber Daya Alam 4 2 1 02 1) Bagi Hasil dari Iuran Hak Penguasaan Hutan 4 2 1 02 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam yang diperoleh dari bagi hasil Iuran hak penguasaan hutan.

(29)

2) Bagi Hasil dari Provisi Sumber Daya Hutan 4 2 1 02 02

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam yang diperoleh dari bagi hasil dari provisi sumber daya hutan.

3) Bagi Hasil dari Dana Reboisasi 4 2 1 02 03

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam yang diperoleh dari bagi hasil dana reboisasi.

4) Bagi Hasil dari Iuran Tetap (Land-rent) 4 2 1 02 04

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam yang diperoleh dari bagi hasil iuran tetap (land-rent).

5) Bagi Hasil dari Iuran Eksplorasi dan Iuran Eksploitasi (Royalti) 4 2 1 02 05

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam yang diperoleh dari bagi hasil Iuran Eksplorasi dan Iuran Eksploitasi (Royalti).

6) Bagi Hasil dari Pungutan Pengusahaan Perikanan 4 2 1 02 06

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam yang diperoleh dari bagi hasil dari pungutan pengusahaan perikanan.

7) Bagi Hasil dari Pungutan Hasil Perikanan 4 2 1 02 07

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam yang diperoleh dari bagi hasil dari pungutan hasil perikanan.

8) Bagi Hasil dari Pertambangan Minyak Bumi 4 2 1 02 08

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam yang diperoleh dari bagi hasil dari pertambangan minyak bumi.

9) Bagi Hasil dari Pertambangan Gas Bumi 4 2 1 02 09

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam yang diperoleh dari bagi hasil pertambangan gas bumi.

(30)

10) Bagi Hasil dari Pertambangan Panas Bumi 4 2 1 02 10

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam yang diperoleh dari bagi hasil pertambangan panas bumi.

11) Bagi Hasil dari Iuran Kuasa Pertambangan 4 2 1 02 11

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam yang diperoleh dari bagi hasil iuran kuasa pertambangan.

2. Dana Alokasi Umum 4 2 2 01 Dana Alokasi Umum 4 2 2 01 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan dari dana alokasi umum.

3. Dana Alokasi Khusus 4 2 3 01 Dana Alokasi Khusus 4 2 3 01 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan dari dana alokasi khusus.

c. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah 1. Pendapatan Hibah

a) Pendapatan Hibah dari Pemerintah 4 3 1 01 Pendapatan Hibah dari Pemerintah 4 3 1 01 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan hibah dari pemerintah.

b) Pendapatan Hibah dari Pemerintah Daerah Lainnya 4 3 1 02 1) Pendapatan Hibah dari Pemerintah Provinsi 4 3 1 02 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan hibah dari pemerintah daerah lainnya yang diperoleh dari Pemerintah Provinsi. 2) Pendapatan Hibah dari Pemerintah Kabupaten/Kota 4 3 1 02 02

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan hibah dari pemerintah daerah lainnya yang diperoleh dari Pemerintah Kabupaten/Kota.

(31)

c) Pendapatan Hibah dari Badan/Lembaga/Organisasi Swasta Dalam Negeri 4 3 1 03

Hibah dari Badan/Lembaga/Organisasi Swasta 4 3 1 03 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan hibah dari Badan/Lembaga/Organisasi Swasta Dalam Negeri yang diperoleh dari Badan/Lembaga/Organisasi.

d) Pendapatan Hibah dari Kelompok Masyarakat/Perorangan

Pendapatan Hibah dari Kelompok Masyarakat / Perorangan 4 3 1 04 01 Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan hibah dari kelompok masyarakat/perorangan.

e) Pendapatan Hibah dari Luar Negeri 4 3 1 05 1) Pendapatan Hibah dari Bilateral 4 3 1 05 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan hibah dari luar negeri yang diperoleh dari bilateral.

2) Pendapatan Hibah dari Multilateral 4 3 1 05 02

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan hibah dari luar negeri yang diperoleh dari multilateral.

3) Pendapatan Hibah dari Donor Lainnya 4 3 1 05 03

Rekening Anggaran ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan hibah dari luar negeri yang diperoleh donor lainnya.

2. Dana Darurat

Penanggulangan Korban/Kerusakan Akibat Bencana Alam 4 3 2 01 Korban/Kerusakan Akibat Bencana Alam 4 3 2 01 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penanggulangan korban/ kerusakan akibat bencana alam.

3. Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya a) Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi 4 3 3 01

1) Bagi Hasil dari Pajak Kendaraan Bermotor 4 3 3 01 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan dana bagi hasil pajak dari provinsi yang diperoleh dari pajak kendaraan bermotor.

2) Bagi Hasil dari Pajak Kendaraan di atas air 4 3 3 01 02

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan dana bagi hasil pajak dari provinsi yang diperoleh dari pajak kendaraan di atas air.

(32)

3) Bagi Hasil dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor 4 3 3 01 03

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan dana bagi hasil dari bea balik nama kendaraan bermotor.

4) Bagi Hasil dari Bea Balik Nama Kendaraan di atas air 4 3 3 01 04 Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan dana bagi hasil pajak dari provinsi yang diperoleh dari pajak bea balik nama kendaraan di atas air.

5) Bagi Hasil dari Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor 4 3 3 01 05 Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan dana bagi hasil pajak dari provinsi yang diperoleh dari pajak bahan bakar kendaraan bermotor.

6) Bagi Hasil dari Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Bawah Tanah 4 3 3 01 06

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan dana bagi hasil pajak dari provinsi yang diperoleh dari pajak pengambilan dan pemanfaatan air bawah tanah.

7) Bagi Hasil dari Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan 4 3 3 01 07

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan dana bagi hasil pajak dari provinsi yang diperoleh dari pajak pengambilan dan pemanfaatan air permukaan.

8) Bagian Pajak dan Sumbangan Pihak III (SP3) 4 3 3 01 08

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan dana bagi hasil pajak dari provinsi yang diperoleh dari bagian pajak dan sumbangan pihak III.

9) Bagi Hasil Penerimaan Retribusi IMTA dari Provinsi Jawa Timur 4 3 3 01 09

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan dana bagi hasil pajak dari provinsi yang diperoleh dari penerimaan retribusi IMTA dari Provinsi Jawa Timur.

10) Bagi Hasil Penerimaan Retribusi TERA dari Provinsi Jawa Timur 4 3 3 01 10

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan dana bagi hasil pajak dari provinsi yang diperoleh dari penerimaan retribusi TERA dari Provinsi Jawa Timur.

(33)

11) Retribusi Pemeriksaan dan Pengujian Hasil Hutan (RP3HH) 4 3 3 01 11 Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan dana bagi hasil pajak dari provinsi yang diperoleh dari penerimaan retribusi pemeriksaan dan pengujian Hasil Hutan (RP3HH).

b) Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi Lainnya 4 3 3 02 Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi lainnya 4 3 3 02 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan dana bagi hasil pajak dari provinsi lainnya

c) Dana Bagi Hasil Pajak dari Kabupaten Lainnya 4 3 3 03 Dana Bagi Hasil Pajak dari Kabupaten lainnya 4 3 3 03 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan dana bagi hasil pajak dari kabupaten lainnya.

d) Dana Bagi Hasil Pajak dari Kota Lainnya 4 3 3 04 Dana Bagi Hasil Pajak dari Kota Lainnya 4 3 3 04 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan dana bagi hasil pajak dari kota lainnya.

4. Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus a) Dana Penyesuaian 4 3 4 01

1) Dana Penyesuaian Ad Hoc 4 3 4 01 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dana penyesuaian yang diperoleh dari Ad Hoc.

2) Dana Penyesuaian Pilkada dari APBN 4 3 4 01 02

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dana penyesuaian yang diperoleh dari Pilkada dari APBN.

3) Dana Penyesuaian Tunjangan Pendidikan 4 3 4 01 03

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dana penyesuaian yang diperoleh dari Tunjangan Pendidikan.

4) Dana Penyesuaian Cukai Hasil Tembakau 4 3 4 01 04

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dana penyesuaian yang diperoleh dari Cukai Hasil Tembakau.

5) Dana Penyesuaian Pilkada dari Provinsi 4 3 4 01 05

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan pendapatan dana penyesuaian yang diperoleh dari Pilkada dari Provinsi.

(34)

b) Dana Otonomi Khusus 4 3 4 02 Dana Otonomi Khusus 4 3 4 02 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan dana otonomi khusus.

5. Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah Lainnya a) Bantuan Keuangan dari Provinsi Lainnya 4 3 5 01

Bantuan Keuangan dari Provinsi Lainnya 4 3 5 01 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan Bantuan Keuangan dari Provinsi Lainnya.

b) Bantuan Keuangan dari Kabupaten Lainnya 4 3 5 02 Bantuan Keuangan dari Kabupaten 4 3 5 02 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan dana bantuan keuangan dari Kabupaten

c) Bantuan Keuangan dari Kota Lainnya 4 3 5 03 Bantuan Keuangan dari Kota 4 3 5 03 01

Rekening ini digunakan untuk mengganggarkan penerimaan dana bantuan keuangan dari Kota.

(35)

BAB VIII

DEFINISI OPERASIONAL

KODE REKENING BELANJA TAK LANGSUNG

Alokasi Belanja Tidak Langsung pada proses penyusunan anggaran setiap Satuan Kerja harus melakukan perhitungan kebutuhan sumberdaya dan keuangan yang dituangkan pada masing-masing rekening belanja. Panduan pokok pengalokasian sumber daya dan perhitungannya pada komponen Pembelanjaan mengikuti definisi operasional sebagai berikut :

a. BELANJA PEGAWAI 5 1 1 1. Gaji dan Tunjangan 5 1 1 01

Rekening ini digunakan untuk pemberian gaji dan tunjangan kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

a) Gaji Pokok PNS / Uang Representasi 5 1 1 01 01

Rekening ini digunakan untuk pemberian gaji pokok PNS / Uang Representasi kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD Kota Surabaya.

b) Tunjangan Keluarga 5 1 1 01 02

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tunjangan Keluarga kepada Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD Kota Surabaya.

c) Tunjangan Jabatan 5 1 1 01 03

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tunjangan Jabatan kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD Kota Surabaya. d) Tunjangan Fungsional 5 1 1 01 04

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tunjangan Fungsional kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

e) Tunjangan Fungsional Umum 5 1 1 01 05

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tunjangan Fungsional Umum kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

f) Tunjangan Beras 5 1 1 01 06

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tunjangan Beras kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD Kota Surabaya.

(36)

g) Tunjangan PPh / Tunjangan Khusus 5 1 1 01 07

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tunjangan PPh / Tunjangan Khusus kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD Kota Surabaya.

h) Pembulatan Gaji 5 1 1 01 08

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tunjangan Pembulatan Gaji kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

i) Iuran Asuransi Kesehatan (ASKES) 5 1 1 01 09

Rekening ini digunakan untuk pemberian Iuran Asuransi Kesehatan (ASKES) kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

j) Uang Paket 5 1 1 01 10

Rekening ini digunakan untuk pemberian Uang Paket kepada DPRD Kota Surabaya.

k) Tunjangan Panitia Musyawarah 5 1 1 01 11

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tunjangan Panitia Musyawarah kepada DPRD Kota Surabaya.

l) Tunjangan Komisi 5 1 1 01 12

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tunjangan Komisi kepada DPRD Kota Surabaya .

m) Tunjangan Panitia Anggaran 5 1 1 01 13

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tunjangan Panitia Anggaran kepada DPRD Kota Surabaya.

n) Tunjangan Badan Kehormatan 5 1 1 01 14

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tunjangan Badan Kehormatan kepada DPRD Kota Surabaya.

o) Tunjangan Alat Kelengkapan Lainnya 5 1 1 01 15

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tunjangan Alat Kelengkapan Lainnya kepada DPRD Kota Surabaya.

p) Tunjangan Perumahan 5 1 1 01 16

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tunjangan Perumahan kepada DPRD Kota Surabaya.

q) Uang Duka Wafat/Tewas 5 1 1 01 17

Rekening ini digunakan untuk pemberian Uang Duka Wafat/Tewas kepada DPRD Kota Surabaya.

(37)

r) Uang Jasa Pengabdian 5 1 1 01 18

Rekening ini digunakan untuk pemberian Uang Jasa Pengabdian kepada DPRD Kota Surabaya.

2. Tambahan Penghasilan PNS 5 1 1 02

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tambahan Penghasilan PNS kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

a) Tambahan Penghasilan berdasarkan Beban Kerja 5 1 1 02 01

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tambahan Penghasilan berdasarkan beban kerja kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

b) Tambahan Penghasilan Berdasarkan Tempat Bertugas 5 1 1 02 02

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tambahan Penghasilan Berdasarkan Tempat Bertugas kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

c) Tambahan Penghasilan Berdasarkan Kondisi Kerja 5 1 1 02 03

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tambahan Penghasilan Berdasarkan Kondisi Kerja kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya..

d) Tambahan Penghasilan Berdasarkan Kelangkaan Profesi 5 1 1 02 04 Rekening ini digunakan untuk pemberian Tambahan Penghasilan berdasarkan Kelangkaan Profesi kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

e) Tambahan Penghasilan Berdasarkan Prestasi Kerja 5 1 1 02 05

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tambahan Penghasilan berdasarkan Prestasi Kerja kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

f) Tambahan Penghasilan Berdasarkan Pertimbangan Obyektif Lain 5 1 1 02 06 ( Tunjangan Air )

Rekening ini digunakan untuk Pemberian Tambahan Penghasilan Berdasarkan Pertimbangan Obyektif Lain kepada PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

(38)

g) Tambahan Penghasilan Berdasarkan Pertimbangan Obyektif Lain 5 1 1 02 07 ( Pemberian uang makan )

Rekening ini digunakan untuk Pemberian Tambahan Penghasilan Berdasarkan Pertimbangan Obyektif Lain kepada PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya

Contoh : Pemberian uang makan

h) Tambahan Penghasilan Berdasarkan Pertimbangan Obyektif Lain 5 1 1 02 08 ( Tunjangan kesejahteraan )

Rekening ini digunakan untuk Pemberian Tambahan Penghasilan berdasarkan Pertimbangan Obyektif lain kepada PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya

3. Belanja Penerimaan Lainnya Pimpinan dan Anggota DPRD serta Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah 5 1 1 03

Rekening ini digunakan untuk Belanja Penerimaan Lainnya Pimpinan dan Anggota DPRD serta Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Kota Surabaya a) Belanja Penunjang Operasional Pimpinan DPRD 5 1 1 03 01

Rekening ini digunakan untuk pemberian belanja Penunjang Operasional Pimpinan DPRD Kota Surabaya.

b) Tunjangan Komunikasi Intensif Pimpinan dan Anggota DPRD 5 1 1 03 02

Rekening ini digunakan untuk pemberian Tunjangan Komunikasi Intensif Kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Surabaya.

c) Belanja Penunjang Operasional Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah 5 1 1 03 03

Rekening ini digunakan untuk pemberian Belanja Penunjang Operasional Kepada Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Kota Surabaya

4. Biaya Pemungutan Pajak Daerah 5 1 1 04

Rekening ini digunakan untuk Biaya Pemungutan Pajak Daerah Pemerintah Kota Surabaya

a) Biaya Pemungutan PBB 5 1 1 04 01

Rekening ini digunakan untuk Biaya Pemungutan PBB Pemerintah Kota Surabaya.

b) Biaya Pemungutan Pajak Daerah 5 1 1 04 02

Rekening ini digunakan untuk Biaya Pemungutan Pajak Daerah Pemerintah Kota Surabaya.

(39)

b. BELANJA BUNGA 5 1 2

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bunga Pemerintah kota Surabaya 1. Bunga Utang Pinjaman 5 1 2 01

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bunga Utang Pinjaman Pemerintah Kota Surabaya

a) Bunga Utang Pinjaman kepada Pemerintah 5 1 2 01 01

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bunga Utang Pinjaman kepada Pemerintah .

b) Bunga Utang Pinjaman Kepada Pemerintah Daerah Lainnya 5 1 2 01 02 Rekening ini digunakan untuk Belanja Bunga Utang Pinjaman kepada Pemerintah Daerah lainnya.

c) Bunga Utang Pinjaman Kepada Lembaga Keuangan Bank 5 1 2 01 03 Rekening ini digunakan untuk Belanja Bunga Utang Pinjaman kepada Lembaga Keuangan Bank.

d) Bunga Utang Pinjaman Kepada Lembaga Keuangan Bukan Bank 5 1 2 01 04

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bunga Utang Pinjaman kepada Lembaga Keuangan Bukan Bank.

2. Bunga Utang Obligasi 5 1 2 02

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bunga Utang Obligasi Pemerintah Kota Surabaya

a. Bunga Utang Obligasi kepada Pemerintah 5 1 2 02 01

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bunga Utang Obligasi Kepada Pemerintah Kota Surabaya.

b. Bunga Utang Obligasi Pemerintah Daerah Lainnya 5 1 2 02 02

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bunga Utang Obligasi Kepada Pemerintah Daerah Lainnya .

c. BELANJA SUBSIDI 5 1 3

Rekening ini digunakan untuk Belanja Subsidi Pemerintah Kota Surabaya 1. Belanja Subsidi kepada Perusahaan/Lembaga 5 1 3 01

Rekening ini digunakan untuk Belanja Subsidi kepada Perusahaan/Lembaga a) Belanja Subsidi kepada Perusahaan 5 1 3 01 01

(40)

b) Belanja Subsidi kepada Lembaga 5 1 3 01 02

Rekening ini digunakan untuk Belanja Subsidi kepada Lembaga.

d. BELANJA HIBAH 5 1 4

Rekening ini digunakan untuk Belanja Hibah

1. Belanja Hibah Kepada Pemerintah Pusat 5 1 4 01 Hibah kepada Pemerintah Pusat 5 1 4 01 01

Rekening ini digunakan untuk Belanja Hibah Kepada Pemerintah Pusat. 2. Belanja Hibah Kepada Pemerintah Daerah Lainnya 5 1 4 02

Hibah kepada Pemerintah Daerah Lainnya 5 1 4 02 01

Rekening ini digunakan untuk Belanja Hibah Kepada Pemerintah Daerah Lainnya

3. Belanja Hibah Kepada Pemerintah Desa 5 1 4 03 Hibah kepada Pemerintah Desa 5 1 4 03 01

Rekening ini digunakan untuk Belanja Hibah Kepada Pemerintah Desa. 4. Belanja Hibah Kepada Perusahaan Daerah/BUMD/BUMN 5 1 4 04

Hibah kepada Perusahaan Daerah/BUMD/BUMN 5 1 4 04 01

Rekening ini digunakan untuk Belanja Hibah Kepada Perusahaan Daerah/BUMD/BUMN.

5. Belanja Hibah Kepada Badan/Lembaga/Organisasi Swasta 5 1 4 05

Hibah kepada Badan/Lembaga/Organisasi Semi Pemerintah / Instansi Vertikal 5 1 4 05 01

Rekening ini digunakan untuk Blanja Hibah Kepada Badan/Lembaga/Organisasi Semi Pemerintah / Instansi Vertikal

6. Belanja Hibah Kepada Kelompok / Anggota Masyarakat / 5 1 4 06

Hibah Kepada Kelompok / Anggota Masyarakat / Organisasi Non Pemerintah 5 1 4 06 01

Rekening ini digunakan untuk belanja Hibah Kepada Kelompok / Anggota Masyarakat / Organisasi Non Pemerintah

(41)

e. BELANJA BANTUAN SOSIAL 5 1 5

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bantuan Sosial

1. Belanja Bantuan Sosial kepada Organisasi Sosial Kemasyarakatan 5 1 5 01

a) Belanja Bantuan Sosial kepada Organisasi Sosial Kemasyarakatan 5 1 5 01 01

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bantuan Sosial kepada Organisasi Sosial Kemasyarakatan.

b) Belanja Bantuan Sosial Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga 5 1 5 01 02

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bantuan Sosial Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga.

c) Belanja Bantuan Sosial Organisasi Profesi 5 1 5 01 03

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bantuan Sosial Organisasi Profesi. d) Belanja Bantuan Sosial Kegiatan Kemasyarakatan 5 1 5 01 04

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bantuan Sosial Kegiatan Kemasyarakatan.

e) Belanja Bantuan Sosial Lainnya 5 1 5 01 05

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bantuan Sosial Lainnya. 2. Belanja Bantuan Sosial Kepada Kelompok Masyarakat 5 1 5 02 Belanja Bantuan Sosial Kepada Kelompok Masyarakat 5 1 5 02 01

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bantuan Sosial Kepada Kelompok Masyarakat.

3. Belanja Bantuan Sosial Kepada Anggota Masyarakat 5 1 5 03 Belanja Bantuan Sosial Kepada Anggota Masyarakat 5 1 5 03 01

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bantuan Sosial Kepada Anggota Masyarakat.

4. Belanja Bantuan Kepada Partai Politik 5 1 5 04 Belanja Bantuan kepada Partai Politik 5 1 5 04 01

Rekening ini digunakan untuk belanja bantuan kepada Partai Politik sesuai peraturan perundang – undangan.

(42)

f. BELANJA BAGI HASIL KEPADA PROVINSI/KABUPATEN/KOTA DAN PEMERINTAHAN DESA 5 1 6

1. Belanja Bagi Hasil Pajak Daerah kepada Provinsi 5 1 6 01 a) Belanja Bagi Hasil Pajak Daerah kepada Provinsi 5 1 6 01 01

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bagi Hasil Pajak Daerah kepada Provinsi.

b) Belanja Bagi Hasil Pajak Daerah kepada Provinsi lainnya 5 1 6 01 02 Rekening ini digunakan untuk Belanja Bagi Hasil Pajak Daerah kepada Provinsi lainnya.

2. Belanja Bagi Hasil Pajak Daerah kepada Kabupaten/Kota lainnya 5 1 6 02

Belanja Bagi Hasil Pajak Daerah kepada Kabupaten/Kota lainnya 5 1 6 02 01 Rekening ini digunakan untuk Belanja Bagi Hasil Pajak Daerah kepada Kabupaten/Kota lainnya.

3. Belanja Bagi Hasil Pajak Daerah kepada Pemerintahan Desa 5 1 6 03

Belanja Bagi Hasil Pajak Daerah kepada Pemerintahan Desa 5 1 6 03 01 Rekening ini digunakan untuk belanja bagi hasil Pajak Daerah kepada Pemerintahan Desa.

4. Belanja Bagi Hasil Retribusi Daerah kepada Pemerintah Kabupaten/Kota 5 1 6 04

Belanja Bagi Hasil Retribusi Daerah kepada Pemerintah Kabupaten/Kota 5 1 6 04 01

Rekening ini digunakan untuk Belanja Bagi Hasil Retribusi Daerah kepada Pemerintah Kabupaten/Kota.

5. Belanja Bagi Hasil Retribusi Daerah kepada Pemerintahan Desa 5 1 6 05 Belanja Bagi Hasil Retribusi Daerah kepada Pemerintahan Desa 5 1 6 05 01 Rekening ini digunakan untuk Belanja Bagi Hasil Retribusi Daerah kepada Pemerintahan Desa.

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan sikap (attitude) adalah evaluasi, perasaan, dan kecenderungan seseorang terhadap suatu obyek atau gagasan. Seorang pemasar biasanya memperhatikan

salah satu pondok pesantren yaitu Pondok Pesantren Al-Hikmah Pedurungan Semarang. Pondok Pesantren Al-Hikmah Pedurungan Semarang merupakan salah satu pondok

Hasil dari penelitian ini adalah model pemberdayaan wanita tani di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali yaitu model integrasi tanaman pertanian dengan peternakan yang

Tabel 3 Penelitian Terdahulu Peneliti Raharja dan Sari (2008) Adrian (2010) Sejati (2010) Susilowati &Sumarto (2010) Estiyanti dan Yasa (2012) Kemampuan Rasio Keuangan dalam

Berangkat dari latar belakang di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) bagaimanakah pandangan teungku dayah salafi di Aceh Besar terhadap pengertian ulil

Sehubungan dengan ketentuan Pasal 55 ayat (2) yang memungkinkan terjadinya perbedaan penafsiran mengenai penjelasan Undang-Undang menyatakan bahwa yang dimaksud

Pada akhir minggu yang lalu (hari sabtu dan minggu) seberapa sering melakukan olahraga (sepak bola, kejar-kejaran sesama teman, atau menari yang

dikarenakan meningkatnya modal usaha sehingga para mustahik dapat meningkatkan produksi yang berdampak pada peningkatkan penghasilan. Adapun Peningkatan labasetidaknya