• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kuliah Founder DeSah di room at grupsyar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Kuliah Founder DeSah di room at grupsyar"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1 | S y a r i a h s a h a m . c o m OUTLOOK SEKTOR MIGAS & PENDUKUNGNYA

Hermanto Sardan (Founder Demokrasi Saham)

Malam semua

baru bisa duduk santai ini

kita mulai ya

Ok, malam ini kita diskusi sektor MIGAS beserta turunannya (pendukungnya)

Kenapa kita perlu diskusikan ini, beberapa hal yang menarik :

1. Negara OPEC sudah deal pangkas produksi

2. Negara Produsen MIGAS dunia NON OPEC lakukan hal yang sama

3. Penguatan atas poin 1 dan poin 2, akan disusun mekanisme kontrol atas apa yang sudah

disepakati dengan ketat, sehingga keputusan diatas tidak hanya berhenti diatas meja saja

4. Bank Dunia sudah memasukkan komoditas termasuk didalamnya komuditas energy dalam

outlook negatif di tahun 2017. Ini tentu luar biasa, sektor yang 2 tahun berturut2 terpuruk, lalu

mendapatan outlook positif, inilah kondisi reversal yang kita tunggu2

5. Poin kelima ini akan saya update kembali nanti, saya sendiri beserta temen2 di Ikatan Pekerja

Migas juga masih mengumpulkan data pasca Trump dilantik. Ini terkait Poros Trump-Putin yang

akan memperkuat sektor MIGAS, khususnya dari sektor penguatan harga. Tidak terlalu pusing,

intinya, harga akan menguat

6. Dari sisi Technical, mungkin rekan2 yang pakar technical bisa memberikan masukan setelah

materi saya selesaikan. Posisi crude oil saat ini berada di support terkuat USD 50/bbl, yang dulu

(2)

2 | S y a r i a h s a h a m . c o m Ok, itu 6 poin kondisi pendukung, lalu sebenarnya APA HAL PALING PENTING, KENAPA KITA

PERLU KITA DISKUSIKAN SEKTOR INI

Hal paling penting dan mendasar buat kita para trader dan investor saham adalah, MAYORITAS

EMITEN MIGAS SAAT INI BERADA DI HARGA SUPER DISCOUNT, ini kira2 seperti saya saat beli

NEGO BUMI di 38 dan ENRG di 19. Anda akan menyesal melihat sekarang BUMI mendekati 500

dan kita tidak menikmati profit yang maksimal di sana

Jangan sampai bengong lagi nanti saat emiten2 ini naik tinggi dan kita hanya simpan lot mini,

itupun sudah diharga atas, karena keterbatasan kita akan potensi di sektor ini

Ok, sekarang apa yang harus kita ketahui ?

---- SEKTOR MIGAS DI INDONESIA —--

Di Dunia MIGAS kita, ada beberapa hal pokok yang wajib kita ketahui supaya kedepan saat baca2

analisa atau berita lebih gampang mencerna. Karena MIGAS ini jadi sektor vital, jadi rekan2

harusnya bisa menemukan banyak info dan news mengenai MIGAS diluar patron2 media

investasi, banyak media non investasi, non bisnis yang membahas MIGAS juga, justru itu info2

bagus

1. SKK MIGAS, ini Lembaga Pemerintah yang menjadi Regulator dan sekaligus perwakilan

Pemerintah dalam mengelola sektor MIGAS. Dulu namanya BP MIGAS dan Independen

dibawah RI1. Nah, sejak kalah di MA oleh PP Muhammadiah, namanya diganti SKK MIGAS

dan posisinya dibawah Kementrian ESDM. Jadi blok2 minyak yang ada ini semua milik

Pemerintah, nah teknis operasionalnya, SKK MIGAS-lah yang menjadi Pemilik, kira2 begitu

(3)

3 | S y a r i a h s a h a m . c o m 2. KKKS (Kontraktor Kontrak KerjaSama), ini para Oil Company yang bekerja di Indonesia,

baik milik Pemerintah, Swasta, Lokal dan Asing. ... Gampangnya ini ada MEDC, PHE

(Pertamina), ENRG, BIPI, SUGI, CNOOC, PetroChina, Conoco, TOTAL, dll

3. Kontraktor Pendukung Kegiatan Hulu MIGAS, ini para perusahaan yang bekerja untuk

KKKS disisi hulu, service yang mereka berikan adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh

KKKS di hulu, mulai explorasi s.d produksi. ... Gampangnya disini ada WINS, LEAD, RIGS,

SHIP, SOCI (porsi kecil), RUIS, ARTI, INDY (di Tripatra), ELSA, dan beberapa perusahaan

besar yang tidak listed di BEI

4. PTK-007 (Pedoman Tata Kerja nomor 007), ini adalah Regulasi penting yang ada di dunia

MIGAS, regulasi ini dikeluarkan oleh SKK MIGAS yang mengatur bagaimana cara tender

(pengadaan barang dan jasa) di lingkungan hulu MIGAS

4 hal inilah yang perlu kita pahami dengan clear, jadi nanti paham bedanya Conoco Philip

dengan ELSA apa

1. SKK MIGAS tidak kita analisa, karena ini punya Pemerintah, tidak ada sahamnya, naik

turun harga minyak tidak ada pengaruh buat mereka, naik turun produksi juga tidak ada

pengaruh buat mereka bagi kita, paling2 dimaki2 DPR aja

2. Hal kedua, yaitu KKKS, darimana mereka mendapatkan uang ?, bagaimana caranya

keuntungan mereka menjadi besar, profit gedhe, PER mengecil, PBV mengecil, lalu harga

saham naik, OK, begini

a. Sampai dengan Desember 2016, di SKK MIGAS menganut sistem Cost Recovery

(selanjutnya saya sebut sebagai CR), apa itu CR, detailnya nanti. Tapi diingat saja,

sampai dengan end of 2016, kita pakai CR

b. Pendapatan KKKS dihitung dari PENDAPATAN PRODUKSI MIGAS dengan RUMUS

(Total produksi MIGAS) x (Harga jual MIGAS) lalu DIKURANGI dengan (BIAYA Explorasi

Produksi). Nah, TOTAL PENDAPATAN DIATAS itu lalu dibagi sesuai prosentase, misal

25% untuk KKKS dan 75% untuk SKK MIGAS

c. Nah, pada poin 2b disitu ada Biaya Explorasi Produksi. Untuk diketahui, biaya inilah

yang dinamakan sebagai CR, ini biaya awalnya ditalangi oleh KKKS, lalu secara berkala,

(4)

4 | S y a r i a h s a h a m . c o m ke SKK MIGAS untuk dapatkan penggantian. Jadi kesimpulannya Biaya Explorasi

Produksi itu ditanggung oleh SKK MIGAS

d. Merujuk penjelasan pada 2a s.d 2c, secara sederhana, yang bisa menaikkan

pendapatan KKKS adalah :

1. Volume produksi naik

2. Harga jual MIGAS naik

3. Biaya explorasi produksi turun

e. Nah, sekarang kita cek satu2, apakah Volume naik ?, bagaimana supaya bisa naik ?,

Apakah harga jual bisa naik ?, apakah biaya bisa turun ?, bagaimana caranya bisa turun

?

f. Nah, klo 3 hal diatas itu confirm terjadi dan ada pendukung pasti agar ketiga poin itu

bisa dilakukan, maka apa yang terjadi ??, tau tidak ?

g. Yang akan terjadi jelas, Pendapatan KKKS makin meningkat, profit mampu dicetak,

tidak ada lagi impairment cost yang menjadi beban, dan ujungnya harga saham akan

naik

Misal, supaya semangat, ENRG akan cetak profit lagi ratusan M, atau bahkan bisa

sentuh nilai T, dan harga saham kembali ke 1000 saja, beli di harga 100 pun masih

kenyang

Nah, apakah itu bisa terjadi, nanti dibawah kita bahas bersamaan setelah masing2

(5)

5 | S y a r i a h s a h a m . c o m 3. Lalu yang ketiga, yaitu Industri Pendukung Kegiatan Hulu MIGAS, bagaimana mereka2 ini

bisa bangkit ?

a. Industri Pendukung (selanjutnya saya sebut Subcon) ini kan bekerja untuk KKKS, jika

3 poin di KKKS diatas terjadi, atau sedang terjadi, maka sudah pasti OTOMATIS pada

Subcon ini juga naik pendapatannya

b. Contoh misal begini, PHE (Pertamina Hulu Energy), salah satu KKKS milik Pemerintah

ingin menaikkan produksi, ya mau ngga mau Subcon akan kebagian kue duluan, naik

produksi harus tambah rig (ARTI), harus tambah kapal patroli (LEAD), tambah crew

boat (LEAD), tambah AWB (hotel terapung) (LEAD), tambah FSO/FPSO

(SHIP/BULL/SOCI), tambah pekerja (ARTI), tambah jasa konsultan (ARTI), tambah

gedung buat kantor (ARTI)

c. Kan ngga mungkin tiba2 produksi naik tanpa nambah rig, tanpa nambah tanker

penampung (FSO), tanpa nambah pekerja, bener tidak ??, so jadi Subcon akan dapat

berkah

d. Nah, merujuk pada penjelasan diatas, sebenarnya apa sie faktor pendukung supaya

bisnis para subcon lancar ?

1. Kegiatan bisnis para KKKS makin ramai, nambah produksi, nambah cadangan

sumur

2. Harga sewa jasa naik

3. Biaya usaha turun

4. KEMUDAHAN DALAM PROSES TENDER

e. Poin d1 dan d2 ini akan inline dengan kondisi di KKKS, klo di KKKS ramai bisnisnya,

harga minyak naik, maka otomatis poin d1 dan d2 ini akan mengikuti

f. Yang perlu kita ketahui selanjutnya adalah, Apakah BIAYA USAHA BISA TURUN ?, dan

APAKAH KEDEPAN PROSES TENDER2 MAKIN MUDAH ?

g. Nah, jika poin 3f ini juga berjalan lancar, maka praktis para subcon akan cerah,

pendapatan bisa naik dengan cepat, misal nanti Chevron eksekusi proyek IDD di laut

sulawesi setelah minyak touch USD 60, jika proses tender mudah, Chevron tinggal tlp

(6)

6 | S y a r i a h s a h a m . c o m piro, langsung kontrak 2 tahun". kan joss itu LEAD balik 1000an. Abis itu boss Chevron

tlp bossnya ARTI "boss, ini gedung sentral senayan penuh, itu RP 2 masih kosong tidak,

klo penuh, RP 3 saya booking 5 tahun ya, saya sewa semua, ngga usah tender2, biar

cepet"

Joss kan ?, pertanyaannya, apakah hal itu bisa terjadi ?, Ok, sesi selanjutnya adalah jawabannya,

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Azmi Fitriati dan Sri Mulyani (2015) mengatakan bahwa budaya organisasi secara signifikan

Untuk penelitian selanjutnya, penggunaan analisis faktor dapat digunakan dengan pemakaian sampel yang lebih besar (minimal 50 unit analisis), serta penggunaan jendela waktu

Pembahas artikel tentang analisis aliran daya tiga fas e tidak seimbang, fokus utamanya untuk mengetahui besar tegangan, arus dan daya masing-masing fase pada setiap bus

Rizka Perdina Profita, 2015, Identifikasi Motif Menonton Tayangan Program Televisi “Laptop Si Unyil” Trans 7 Pada Siswa SDN 010 Kec. Samarinda Utara Kel. Sungai Pinang Dalam

Memberikan pelayanan yang sensitif terhadap klien/pasien yang mengalami kehilangan/berduka Mengacu pada kompetensi yang telah ditetapkan dari PPNI ataupun berdasar pada SKKNI,

Teknik penarikan sampel pada penelitian ini adalah probability area sampling yaitu memberikan peluang yang sama kepada setiap Kepala Keluarga Petani Suku Arfak yang tinggal

Dari hasil simulasi yang telah dilakukan, pemasangan filter aktif shunt multilevel inverter dengan tipe H-bridge maupun diode clamped mampu mengurangi THDi sistem untuk setiap

Stanar penampilan minimal merujuk paa penampilan layanan ke$e!atan yan# ma$i! apat iterima. Stanar  keluaran merupakan !a$il ak!ir atau aki*at ari layanan