Pembinaan Ketaatan Santri dan Santriwati (Studi Kasus di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah) SKRIPSI. Diajukan Guna Memenuhi Salah Satu Syarat

Teks penuh

(1)

Pembinaan Ketaatan Santri dan Santriwati

(Studi Kasus di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah)

SKRIPSI

Diajukan Guna Memenuhi Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Sosial

Dalam Bidang Antropologi Sosial

Oleh:

RODIFATUL JANNAH SINULINGGA 120905007

DEPARTEMEN ANTROPOLOGI SOSIAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(2)

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

HALAMAN PERSETUJUAN

Skripsi ini disetujui dan dipertahankan oleh: Nama : Rodifatul Jannah Sinulingga NIM : 120905007

Departemen : Antropologi Sosial

Judul : PEMBINAAN KETAATAN SANTRI DAN SANTRIWATI (Studi Kasus di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah)

Medan, Oktober 2016

Dosen Pembimbing Ketua Departemen Antroplogi

Dra. Nita Savitri M. HumDr. Fikarwin Zuska

NIP. 196101251988032001 NIP. 1996212201989031005

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara

Dr. Muryanto Amin. S.Sos. M. Si NIP. 197409302005011002

(3)

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK

PERNYATAAN ORIGINALITAS

“PEMBINAAN KETAATAN SANTRI DAN SANTRIWATI”

(STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN AR-RAUDLATUL HASANAH)

SKRIPSI

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan disuatu perguruan tinggi, dan sepanjang sepengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebut dalam daftar pustaka.

Apabila dikemudian hari terbukti lain atau tidak seperti yang saya nyatakan disini, saya bersedia diproses secara hukum dan siap menanggalkan gelar kesarjanaan saya.

Medan, Oktober 2016 Penulis

(4)

ABSTRAK

RODIFATUL JANNAH S 120905007 (2016), Judul : Pembinaan Ketaatan Santri dan Santriwati (Studi Kasus di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah). Skripsi ini terdiri dari 5 bab, 124 halaman di tambah 4 lampiran sehingga menjadi 128 halaman, 10 tabel dan 11 Foto, daftar pustaka.

Tulisan ini menjelaskan bagaimana peraturan-peraturan dan ketaataan di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah santri dan santriwati dihadapkan pada sejumlah tata tertib yang wajib untuk dipatuhi, berbeda dengan sekolah pada umumnya.

Penelitian ini menggunakan metode Etnografi, seperti observasi dan wawancara mendalam untuk mendapatkan data yang jelas mengenai bagaimana pembinaan ketaatan di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Dengan hal ini akan mengungkapkan bagaimana ketaatan menjadi hal yang sangat penting di kehidupan Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Penelitian ini mengkaji tentang pembinaan ketaatan santri dan santriwati di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk kualitatif. Adapun informan yang di wawancara untuk penulisan ini adalah: santri dan santriwati Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, para pengelola yaitu Ustadz dan Ustadzah yang tinggal di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, dan para wali santri dan santriwati.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembinaan ketaatan santri dan santriwati di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah bermacam-macam, seperti contohnya: ketaatan keamanan atau ketertiban umum, ketaatan etika dan kesopanan, ketaatan kebersihan dan kesehatan, ketaatan beribadah, ketaatan menggunakan bahasa Arab dan Inggris, ketaatan menerima tamu, ketaatan makan di dapur, ketaatan pakaian dan kerapihan, dan ketaatan perizinan keluar pondok pesantren. Pembinaan ketaatan santri dan santriwati di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah telah di susun secara tertib dan benar, santri dan santriwati harus mengikuti segala ketaatan yang telah di buat oleh pihak pesantren, dari bangun tidur sampai tidur kembali semua sudah tersusun secara tertib. Ketaatan diterapkan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah memberikan dampak bagi pertumbuhan kepribadiaan yang baik, oleh karena itu dengan ketaatan seseorang akan terbiasa mengikuti dan mematuhi aturan yang berlaku, dan kebiasaan itu lama kelamaan masuk kedalam dirinya serta berperan dalam membangun kepribadian yang baik.Ketaatandi Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang diterapkan meliputi tata tertib terkait kegiatan akademik maupun tata tertib yang mengatur kegiatan sehari-hari.

(5)

UCAPAN TERIMA KASIH

Puji syukur Alhamdulillah yang tak terhingga penulis hanturkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan hidayat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penulisan skripsi dengan judul Pembinaan Ketaatan Santri dan Santriwati (Studi Kasus di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah). Penelitian ini dilakukan sebagai salah satu syarat untuk mencapai Sarjana S1 Antropologi Sosial di Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sumatera Utara.

Dalam kesempatan ini, dengan segala kerendahan hati, penulis ingin mempersembahkan dan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada keluarga terkhusus untuk kedua orang tua, mereka berdua sebagai sumber semangat hidup, sumber motivasi terbesar, sumber kekuatan, Buya dan Ummi terima kasihuntuk semua kasih sayang yang tiada batas, doa yang tiada henti-hentinya, dukungan baik moril dan materil, serta nasehatnya. Terima kasih juga kepada kakak dan adik-adik penulis, Hanifatul Jannah Sinulingga Amd.Par, Muhammad Sya’banul Khoir Sinulingga, Alifatul Jannah Sinulingga, yang tidak bosan-bosannya memberikan doa dan semangat yang tiada henti-hentinya agar penulisan skripsi ini segera diselesaikan. Semoga keluarga ini di berikan kebahagiaan serta kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah SWT.

Ucapan ribuan rasa terima kasih dengan tulus dan sebesar-besarnya kepada Ibu Dra. Nita Savitri M.Hum, selaku dosen pembimbing skripsi penulis yang telah banyak memberikan saran-saran serta ilmu, waktu dan perhatian serta bimbingannya kepada penulis mulai dari awal berdiskusi mengenai judul skripsi, awal penyusunan proposal dan sampai akhir penyelesaian skripsi ini. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Bapak Dr. Muryanto Amin, M.Si. Kepada Ketua Departemen Antropologi yang bijaksana memberikan arahan bagi penulis, Bapak Dr. Fikarwin Zuska dan Bapak Agustrisno MSP selaku Sekretaris Departeman Antropologi yang selalu memberi dukungan dan motivasi selama perkuliahan.Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada Kak Nurhayati beserta Kak Sofi selaku staff administrasi Antropologi Sosial yang telah banyak memberikan bantuan bagi penulis dalam kelancaran administrasi selama mengikuti masa studi di jenjang perkuliahan.

Ucapan terima kasih juga kepada Staff , Santri dan Santriwati Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang telah banyak memberikan bantuan serta pengalaman yang luar biasa, sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. Tidak lupa pula penulis ucapkan terima kasih kepada keluarga asoka, Elfi Mizani S.Kep, Nissa Aztarid S.Psi, Aginta Sembiring, Zuhri Elfian,

(6)

Hamimi Fadiah Amd.Keb, Mukhlis Sembiring, serta Mama tua, Mami tua, Bibi tua dan Bapak terima kasih telah menjadi keluarga asoka yang hebat dan bijaksana. Semoga kita semua sukses selalu.

Tak lupa pula penulis ucapkan terima kasih banyak kepada teman-teman mahasiswa/i Antropologi Fisip USU angkatan 2012 atas pengalamannya dan keceriaan di dalam kelas selama 4 tahun, Wildani, Hasrika, Rizki Nanda, Herlina, Khadijah, Lasni, Lia, Gina, Halimah, Sari, Kiki Intan, Sofwan, Arif, Irfan, Roy dan teman-teman yang lain yang tak bisa penulis sebutkan namanya satu persatu beserta teman-teman seperjuangan penulis yang tak bosan-bosannya dalam memberikan dukungan moril terutama kepada Jumi Hartati S.Sos, Dina Rajabiah S.Sos, dan Endang Sri Wedari S.Sos. Dukungan kalian semua dalam bentuk apapun baik itu sindiran maupun motivasi dan lain sebagainya, memberikan semangat penulis untuk penyelesaian studi di jurusan Antropologi Universitas Sumatera ini.

Akhir kata penulis sampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu penulis. Tentunya banyak suka duka yang penulis rasakan selama menjajaki masa perkuliahan dan itu akan selalu menjadi kenangan terindah dalam kehidupan penulis dan semoga kita semua selalu dalam lindungan-NYA dan segala kebaikan kalian semua di balas oleh Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal Alamiin.

Medan, Oktober 2016 Penulis

(7)

RIWAYAT HIDUP

Rodifatul Jannah Sinulingga, lahir di Medan pada tanggal 22 Agustus 1994, Anak ke-dua dari empat bersaudara dari pasangan Suwito Yunus Sinulingga dan Siti Herlina Sembiring Depari.

Menyelesaikan pendidikan dasar Sekolah Dasar (SD) di Dharma Wanita Tanjung Sari Medan pada tahun 2006, Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Madrasah Tsanawiyah (MTS) Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan pada tahun 2009 dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan pada tahun 2012. Kemudian melanjutkan pendidikan pada tingkat Strata-1 (S1) di Jurusan Antropologi Sosial Universitas Sumatera Utara melalui jalur siswa Undangan.

Pengalaman-pengalaman penulis selama di bangku pendidikan antara lain:

• Peserta kegiatan Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) pada tanggal 28-30 Agustus 2012.

• Peserta Inisiasi Antopologi Sosial pada tanggal 12-14 Oktober 2012.

• Melakukan penelitian lapangan Antropologi Visual di Desa Sei Nagalawan, Serdang Bedagai pada tahun 2014.

• Melakukan penelitian lapangan Antropologi Kesehatan tentang “Vegetarian pada Masyarakat Hindu Tamil” di Kuil Shri Maryaman Medan, pada tahun 2014.

(8)

• Melakukan kegiatan lapangan di Kuil Hanuman dalam lingkup mata kuliah Metode Penelitian Antroplogi 2, pada Maret 2014.

• Mengikuti Seminar Nasional “Islam dan Stigma Teroris (Dalam Pendekatan Antropologi Agama) yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Antroplogi Sosial FISIP USU di Medan pada tanggal 28 Mei 2015.

• Mengikuti Pelatihan “Training Of Facilitator” (TOF) angkatan V oleh Departemen Antropologi Sosial USU, di Hotel Candhi, Jl. Darusalam No. 124 Kota Medan.

• Melakukan PKL I tentang Pranata Sosial Pada Masyarakat di Desa Lumban Suhi-Suhi Kecamatan Perguruan Kabupaten Samosir pada tanggal 1-3 Mei 2015

• Melakukan PKL II atau Magang di PKPA (Pusat Kajian dan Perlindungan Anak) di Jalan Abdul Hakim serta di SKA (Sanggar Kreativitas Anak) di Pinang Baris Medan pada tahun 2015.

(9)

KATA PENGANTAR

Sejak awal kelahirannya, pesantren tumbuh, berkembang dan tersebar di berbagai pedesaan dan perkotaan. Keberadaan pesantren sebagai lembaga keislaman yang sangat kental dengan karakteristik Indonesia ini memiliki nilai-nilai yang strategis dalam pengembangan sikap dan perilaku masyarakat Indonesia. Realitas menunjukkan, pada satu sisi, sebagian besar penduduk Indonesia terdiri dari ummat Islam, dan pada sisi lain, mayoritas dari mereka tinggal di pedesaan. Berdasarkan realitas tersebut, pesantren sampai saat ini memiliki pengaruh kuat pada hampir seluruh aspek kehidupan di kalangan masyarakat muslim yang taat. Kuatnya pengaruh pesantren tersebut membuat setiap pengembangan pemikiran dan interpretasi keagamaan yang berasal dari luar kaum elit pesantre tidak memiliki dampak signifikan terhadap way of life dan perilaku masyarakat Islam khusus bagi yang pernah mengenyam pendidikan di pesantren.

Sebagai institusi sosial, pesantren telah memainkan peranan yang penting dalam beberapa negara, khususnya beberapa negara yang banyak pemeluk agama Islam di dalamnya. Pesantren menekankan nilai-nilai dari kesederhanaan, keikhlasan, kemandirian, dan pengendalian diri. Para santri dan santriwati dipisahkan dari orang tua dan keluarga mereka, agar dapat meningkatkan hubungan dengan Ustadz/ustadzah dan juga Allah SWT. Pendidikan di dalam pesantren bertujuan untuk memperdalam pengetahuan tentang Al-Qur’an dan Sunnah Rasul, dengan mempelajari bahasa Arab dan kaidah-kaidah tata bahasa bahasa Arab.

Bagitu pula di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ketaatan merupakan suatu yang sangat terpenting jika tidak ada peraturan di dalam pesantren maka pesantren tersebut akan hancur dan tidak berkembang. Ketaatan merupakan sikap yang wajib ada dalam diri semua individu, karena ketaatan adalah dasar perilaku seseorang yang sangat berpengaruh besar terhadap segala hal, baik urusan pribadi maupun kepentingan bersama.

Kedisiplinan tercermin dari kegiatan sehari-hari yang kita lakukan menggunakan sistem antri-mengantri, sistem ini sudah menjadi budaya kita di lingkungan sehari-hari, karena anti-mengantri sebagian dari disiplin. Kedisiplinan juga diajarkan melalui kerja keras, penghargaan terhadap waktu dan juga penekanan bahwa setiap detik dalam nafas sangat begitu berharga terutama untuk menyerap dan memahami banyak ilmu dan pengetahuan. Di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah banyak belajar tentang nilai dan prinsip kesederhanaan, kebersamaan, disiplin, kemandirian, kerja keras dan terutama menghargai waktu. Kesederhanaan tercermin dari santriwati tidak diperbolehkan memakai pakaian yang

(10)

berlebihan. Santriwati sangat dianjurkan mengenakan baju kurung karena ini dianggap bagian dari tradisi cara berpakaian di lingkungan pesantren.Kesederhanaan dan kemandirian tergambarkan dari apa yang santriwati makan sehari-hari, dan mengerjakan pekerjaan untuk kepentingan diri sendiri seperti mencuci baju,mengatur uang dan lain sebagainya. Santriwati juga dilepaskan dan dibiarkan untuk lebih banyak berpikir untuk memutuskan sesuatu dengan sendiri. Ada proses saling berbagi keluh dan kesah dengan sesama santriwati bahkan saling bersolidaritas membantu jika ada yang tertimpa kemalangan atau kesusahan, dan itulah inti dari kebersamaan.

Pada Bab 1, Pendahuluan. Pada bab ini, menguraikan garis besar penulisan skripsi ini. Adapun diantaranya adalah, latar belakang, tinjauan pustaka, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metode penelitian, pengalaman penelitian serta lokasi penelitian.

Pada Bab 2, Gambaran umum lokasi penelitian. Pada bab ini secara umum akan diuraikan tentang situasi Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Adapun diantaranya adalah, lokasi Pondok Pesantren Raudlatul Hasanah, sejarah Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, struktur organisasi, fasilitas di Pesantren, cara hidup di Pesantren, Visi dan Misi Pesantren, bidang-bidang di Pesantren, perkembangan pesantren, serta ketaatan di Pesantren.

Pada Bab 3, Pembinaan Ketaatan di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Pada bab ini akan disampaikan secara keseluruhan dari hasil penelitian berdasarkan rumusan masalah. Adapun diantaranya adalah, makna ketaatan di Pesantren, jenis-jenis pelanggaran santri dan santriwati di Pesantren, hukuman-hukuman yang melanggar ketaatan, fungsi ketaatan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi ketaatan Pesantren.

Pada Bab 4, Pengalaman informan mengahadapi ketaatan di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Pada bab ini akan memaparkan profil informan 3 orang santriwati yang tinggal di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Pada Bab 5, Penutup kesimpulan dan saran. Pada bab ini akan disampaikan secara keseluruhan dari hasil penelitian tentang Pembinaan Ketaatan Santri dan Santriwati (Studi Kasus di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah).

Penulis menyadari skripsi ini bukanlah skripsi yang sempurna karena masih banyak terdapat berbagai kekurangan baik itu cara penulisan maupun isi yang belum sepenuhnya menggambarkan kondisipembinaan ketaatan santri dan santriwati di Pondok Pesantren

(11)

Ar-Raudlatul Hasanah. Untuk itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat berarti untuk menjadikan skripsi ini lebih baik.

Medan, Oktober 2016 Penulis

(12)

DAFTAR ISI Halaman Halaman Persetujuan Halaman Pengesahan Pernyataan Orginalitas ... i Abstrak ... ii

Ucapan Terima Kasih ... iii

Riwayat Hidup ... v

Kata Pengantar ... vii

Daftar Isi ... x

Daftar Tabel ... xiii

Daftar Gambar ... xiv

BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah ... ... 1

1.2. Tinjauan Pustaka ... ... 13

1.3. Rumusan Masalah ... ... 23

1.4. Tujuan dan Manfaat Penelitian ... ... 23

1.4.1. Tujuan Penelitian ... ... 23 1.4.2. Manfaat Penelitian ... ... 24 1.5. Metode Penelitian ... ... 24 1.5.1. Data Primer ... ... 26 1.5.2. Observasi ... ... 26 1.5.3. Wawancara ... ... 26 1.5.4. Profil Informan ... ... 28 1.5.5. Pengembangan Raport ... ... 28 1.5.6. Data Sekunder ... ... 30 1.6. Pengalaman Penelitian ... ... 31 1.7. Lokasi Penelitian ... ... 34

BAB II. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 2.1. Lokasi Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ... ... 36

2.2. Sejarah Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ... ... 37

2.3. Struktur Organisasi di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah .. ... 45

2.4. Fasilitas di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ... ... 46

2.5. Cara Hidup di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ... ... 47

2.5.1. Jadwal Harian ... ... 47

2.5.2. Jadwal Mingguan ... ... 48

2.5.3. Jadwal Bulanan ... ... 48

2.5.4. Jadwal Tengah Tahunan ... ... 48

2.6. Visi dan Misi Lembaga Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ... 49

2.6.1. Visi Lembaga Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah .... ... 49

2.6.2. Misi Lembaga Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ... ... 49

2.7. Bidang-Bidang di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ... ... 52

2.7.1. Bidang Pendidikan ... ... 53

2.7.2. Bidang Pengasuhan ... ... 57

2.7.3. Bidang Kesejahteraan ... ... 57

(13)

2.7.5. Bidang Penelitian dan Pengembangan ... 66

2.8. Perkembangan di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ... ... 67

2.9. Ketaatan di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ... ... 67

BAB III. PEMBINAAN KETAATAN DI PESANTREN AR-RAUDLATUL HASANAH 3.1. Makna Ketaatan di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ... ... 69

3.2. Makna Ketaatan Oleh Santri dan Santriwati ... ... 71

3.3. Pentingnya Ketaatan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ... 72

3.4. Jenis-Jenis Ketaatan di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ... 73

3.5. Jenis-Jenis Pelanggaran di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ... 79

3.5.1. Pelanggaran Ringan ... ... 79

3.5.2. Pelanggaran Sedang ... ... 80

3.5.3. Pelanggaran Berat ... ... 81

3.6. Hukuman-Hukuman yang Melanggar Ketaatan ... ... 82

3.7. Fungsi Ketaatan di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ... ... 86

3.8. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketaatan ... ... 88

3.8.1. Prestasi Belajar Menurun ... ... 89

3.8.2. Merasa Jenuh dan Bosan ... ... 90

3.8.3. Merasakan Stress ... ... 90

BAB IV. PROFIL INFORMAN MENGHADAPI KETAATAN DI PONDOK PESANTREN AR-RAUDLATUL HASANAH 4.1. FIRA AMALIYAH ROSYADA 4.1.1. Karakteristik Fira ... ... 97

4.1.2. Konsep Informan Mengenai Ketaatan ... ... 99

4.1.3. Jenis Ketaatan yang Paling Berat Untuk Dilaksanakan ... ...101

4.1.4. Faktor yang Mempengaruhi Ketaatan ... ...102

4.1.5. Pengetahuan Wakil Direktur Mengenai Ketaatan ... ...102

4.2. ZELLICA ANDRIANI 4.2.1. Karakteristik Zellica ... ...104

4.2.2. Konsep Informan Mengenai Ketaatan ... ...105

4.2.3. Jenis Ketaatan yang Paling Berat Untuk Dilaksanakan ... ...107

4.2.4. Faktor yang Mempengaruhi Ketaatan ... ...107

4.2.5. Pengetahuan Wali Santriwati Mengenai Ketaatan ... ...108

4.3. NURUL AZMI HARAHAP 4.3.1. Karakteristik Azmi ... ...109

4.3.2. Konsep Informan Mengenai Ketaatan ... ...110

4.3.3. Jenis Ketaatan yang Paling Berat Untuk Dilaksanakan ... ... 112

4.3.4. Faktor yang Mempengaruhi Ketaatan ... ... 113

4.3.5. Pengetahuan Wali Santriwati Mengenai Ketaatan ... ... 113

4.4. Pembinaan Ketaatan Santri dan Santriwati ... 116

BAB V. KESIMPULAN 5.1. Kesimpulan ... ... 118

(14)

DAFTAR PUSTAKA ... ... 123 LAMPIRAN

Daftar Nama Informan Dokumentasi informan

(15)

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 : Jumlah Pondok Pesantren di Kota Medan 7

Tabel 2.1 : Jumlah Ustadz/Ustadzah di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 54 Tabel 2.2 : Jumlah Santri/Santriwati di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 54 Tabel 2.3 : Rekapitulasi Alumni di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 5 tahun

terakhir 56

Tabel 2.4 : Hafalan Surah Santri dan Santriwati 56

Tabel 2.5 : Gedung-Gedung di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 58

Tabel 2.6 : Menu Makanan Santri dan Santriwati 59

Tabel 3.1 : Jenis Pelanggaran Ringan 79

Tabel 3.2 : Jenis Pelanggaran Sedang 80

(16)

DAFTAR GAMBAR

Foto 1.1 : Pintu Masuk Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 35 Foto 2.1 : Denah Lokasi Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 36 Foto 2.2 : Gedung Olahraga Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 44 Foto 2.3 : Sebelah kiri Gedung Ruqqoyah dan sebelah kanan Gedung Mekkah 59

Foto 2.4 : Raudha Cafe 62

Foto 2.5 : Wartel Raudha 63

Foto 2.6 : Unit Toko Pelajar Santriwati 65

Foto 2.7 : Kosa Kata Dalam Bentuk Bahasa Arab dan Inggris 66 Foto 3.1 : Santriwati di Berdirikan di Tangga Mesjid Karena Melanggar Disiplin 84 Foto 3.2 : Contoh Jilbab Pelanggaran Berwarna Merah 85 Foto 3.3 : Contoh Jilbab Pelanggaran Berwarna-Warna 85

Figur

Memperbarui...

Related subjects :