commit to user
i
TANGGUNG JAWAB KEPERDATAAN ATAS KEHILANGAN DAN/ATAU KERUSAKAN BARANG-BARANG BAGASI TERCATAT MILIK
PENUMPANG
DALAM ANGKUTAN UDARA
(Studi Kasus di Bandara Adi Soemarmo Boyolali)
Penulisan Hukum (Skripsi)
Diajukan dan Disusun Untuk Melengkapi Persyaratan Guna Meraih Gelar Sarjana (S-1) pada Fakultas Hukum
Universitas Sebelas Maret Surakarta Oleh :
SUBANDRIYO ADI PRASETYO E 0010333
FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
commit to user
PERNYATAAN
Nama : Subandriyo Adi Prasetyo
NIM : E 0010333
Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa penulisan hukum (skripsi) berjudul
TANGGUNG JAWAB KEPERDATAAN ATAS KEHILANGAN DAN/ATAU KERUSAKAN BARANG BAGASI TERCATAT MILIK PENUMPANG DALAM ANGKUTAN UDARA (Studi Kasus di Bandara Adi Soemarmo Boyolali) adalah benar-benar karya sendiri. Hal-hal yang bukan karya saya dalam
penulisan hukum (skripsi ) ini diberi tanda citasi dan ditunjukkan dalam daftar pustaka. Apabila kemudian hari terbukti pernyataan saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan penulisan hukum (skripsi) dan gelar yang saya peroleh dari penulisan hukum (skripsi) ini.
Surakarta, 01 April 2014 yang membuat pernyataan
Subandriyo Adi Prasetyo NIM. E 0010333
commit to user
v
ABSTRAK
Subandriyo Adi Prasetyo, E0010333. TANGGUNG JAWAB KEPERDATAAN ATAS KEHILANGAN DAN/ATAU KERUSAKAN BARANG BAGASI TERCATAT MILIK PENUMPANG DALAM ANGKUTAN UDARA (Studi Kasus di Bandara Adi Soemarmo Boyolali), Fakultas Hukum Sebelas Maret.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian bentuk tanggung jawab maskapai penerbangan terkait ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara. Lokasi yang dipilih adalah di Bandara Adi Soemarmo Boyolali dengan studi kasus PT. Garuda Indonesia. Teknik pengumpulan data dengan wawancara kepada responden yang kompeten didukung dengan studi pustaka.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terkait dengan bentuk tanggung jawab atas kehilangan dan/atau kerusakan barang-barang bagasi tercatat milik penumpang dalam angkutan udara, pengangkut tidak bertanggung jawab atas kehilangan dan/atau kerusakan barang berharga yang ada didalamnya sesuai ketentuan Pasal 6 ayat (1) dan (2). Konsep tanggung jawab atas kehilangan dan/atau kerusakan barang-barang bagasi tercatat milik penumpang yang digunakan oleh PT. Garuda Indonesia adalah prinsip tanggung jawab atas dasar praduga bersalah dimana pengangkut menerapkan tanggung jawab batas maksimum ganti kerugian yang telah ditetapkan dalam ketentuan Pasal 5.
Upaya hukum yang dapat ditempuh penumpang angkutan udara atas kehilangan dan/atau kerusakan barang-barang bagasi tercatat dengan jalur diluar pengadilan (non litigasi) yaitu penyelesaian secara langsung pihak maskapai dengan pihak penumpang. salah satu model penyelesaian sengketa yang dilakukan maskapai Garuda Indonesia dengan penumpang yaitu apabila terjadi kerusakan terhadap barang bawaan yang bukan barang berharga dilakukan perbaikan dan apabila tidak dapat diperbaiki diganti dengan barang yang setara nilainya sesuai jenis, bentuk, ukuran dan merek (harus ada persetujuan dengan pemilik barang yang bersangkutan terlebih dahulu). Juga dapat melalui upaya hukum di dalam pengadilan (litigasi) ketika sengketa atau keluhan tidak bisa diselesaikan dengan cara lain namun dalam penelitian yang dilakukan oleh penulis di PT. Garuda Indonesia belum ada kasus kehilangan dan/atau kerusakan barang bagasi tercatat milik penumpang yang diselesaikan melalui proses di dalam pengadilan (litigasi). Implikasi penelitian ini dengan adanya kesesuaian bentuk tanggung jawab dari pihak pengangkut atas kehilangan dan/atau kerusakan barang bagasi tercatat milik penumpang dengan ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 mengakibatkan adanya kesetaraan kedudukan kedua belah pihak baik pengangkut dengan penumpang dan adanya jaminan kepastian hukum tentang kedudukan hukum serta hak dan kewajibanya.
ABSTRACT
Subandriyo Adi Prasetyo, E0010333, CIVIL LIABILITY FOR LOSS AND / OR DAMAGE PROPERTY LISTED PASSENGER LUGGAGE IN AIR TRANSPORT (Case Study in Airport Adi Soemarmo Boyolali), Faculty of Law Universitas Sebelas Maret.
The purpose of this research is to assess the suitability of indemnity as a form of responsibility of the airline, associated with the Minister of Transportation Regulation Number 77 of 2011 on Air Transport Carrier Liability. The location being chosen in this paper is at Adi Soemarmo Boyolali airport with case study at PT. Garuda Indonesia. Data was collected by doing interviews with respondents who are competent and supported by literature.
Based on the research results and conclusions generated is related to the forms of liability for loss and/or damage of goods recorded in the passenger's baggage in air transport, the carrier is not be liable for loss of and/or damage to valuable items inside the baggage this is accordance with article 6 paragraph (1) and (2). The concept of liability for loss and/or damage of goods recorded a passenger's luggage used by PT Garuda Indonesia is the principle of liability on the basis of the presumption of innocence which carrier applies the liability limit maximum damages that have been set out in the provisions of article 5.
Related summary remedy which is air transport passenger for loss of and/or damage to luggage items are recorded with a line outside the Court (non litigation) settlement directly with the airline to the passenger side. one of the dispute resolution model that made the airline Garuda Indonesia passenger side, for example in case of the damage of luggage which is not of valuables is carried out repairs and If it can't be fixed it will be replace with an equivalent value of goods according to the type, shape, size and brand (there must be an agreement with the owner of the goods in question in advance). And also through the efforts of the law in the courts (litigation) when a dispute or complaint cannot be resolved in any other way however in the research conducted at PT. Garuda Indonesia there hasn't been any case of loss and/or damage of goods recorded a passenger's luggage is resolved through the process in the courts (litigation). The implications of this research with the suitability of the form of the responsibility of the carrier for loss and/or damage to the goods is recorded belongs to passengers with baggage rules the Minister of transportation Number 77 in 2011 resulted in the existence of equality of status of both parties either to transport the passengers and a guarantee of legal certainty about the status of the law and the rights and obligations.
commit to user
vii
MOTTO
“I don’t like losing but I’ve mellowed. I maybe have a short fuse but it goes away quicker now.”
(Sir Alex Ferguson)
“Teruslah berusaha dengan jiwa Spartan karena usaha pasti ada hasil, hadapi semua
masalah, tantangan maupun cobaan hidup dengan kepala tegak dan
senyuman yang selalu menghiasi wajahmu”
HALAMAN PERSEMBAHAN
Atas Berkat Rahmat Allah SWT, karya ini penulis persembahkan untuk:
1. Kedua Orang Tuaku, Bapak Sulamto dan Ibu Sri Suprapti terima kasih atas doa dan
kasih sayang yang selalu diberikan.
2. Saudariku Padma Widyantari terimakasih atas keceriaan yang diberikan.
3. Keluarga besarku, terima kasih atas doa dan dukungan serta kasih sayang kalian.
4. Sahabat-sahabatku tersayang yang telah menjadi keluarga keduaku.
commit to user
ix
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT, atas rahmat-Nya sehingga Penulis dapat menyusun dan menyelesaikan Penulisan Hukum (Skripsi) yang berjudul “TANGGUNG JAWAB KEPERDATAAN ATAS
KEHILANGAN DAN/ATAU KERUSAKAN BARANG BAGASI TERCATAT MILIK PENUMPANG DALAM ANGKUTAN UDARA (Studi Kasus di Bandara Adi Soemarmo Boyolali)”. Penulisan Hukum (Skripsi) ini merupakan
tugas wajib yang harus diselesaikan oleh setiap mahasiswa untuk melengkapi syarat memperoleh derajat sarjana (S1) dalam Ilmu Hukum Pada Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Penulis sadar bahwa Penulisan Hukum (Skripsi) ini jauh dari sempurna, sehingga adanya saran dan masukan dari berbagai pihak sangat Penulis harapkan. Penulis tetap berharap semoga Penulisan Hukum (Skripsi) ini dapat bermanfaat bagi pengembangan keilmuan yang ada di masyarakat.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam Penulisan Hukum (Skripsi) ini tidak akan selesai tanpa doa, bimbingan, dukungan, dan bantuan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini, penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada :
1. Ibu Prof.Dr.Hartiwiningsih,S.H.,M.Hum., selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta.
2. Ibu Djuwityastuti, S.H.,M.H., dan Bapak Tuhana,S.H.,M.Si., selaku pembimbing penulisan hukum (skripsi) yang telah memberikan bimbingan, saran, kritik, dan motivasi bagi penulis untuk menyelesaikan Penulisan Hukum ini.
3. Bapak Djatmiko Anom, S.H.,M.H., selaku pembimbing akademik, atas nasehat yang berguna bagi Penulis selama belajar di Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta.
4. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah memberikan ilmu pengetahuan kepada Penulis sehingga dapat dijadikan bekal dalam penulisan hukum (Skripsi) ini.
5. Ketua Bagian PPH Ibu Wida Astuti,S.H.,M.H., dan staff PPH khususnya Mas Wawan yang banyak membantu Penulis dalam penulisan hukum (skripsi) ini.
6. Segenap staff Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta, yang telah membantu menyediakan bahan referensi yang berkaitan dengan topik penulisan hukum (skripsi) ini.
7. Kepala Kantor PT. Angkasa Pura Bandara Adi Seemarmo Boyolali beserta staff khususnya Ibu Rini Sri Rahayu yang telah memberikan waktu dan bantuan kepada Penulis untuk melakukan penelitian dan wawancara.
8. Kepala Kantor PT. Garuda Indonesia di Bandara Adi Soemarmo Boyolali beserta staff khususnya Bapak Gunadi dan Bapak Yani yang telah memberikan waktu dan tempat kepada Penulis untuk melakukan penelitian dan wawancara.
9. Segenap responden dalam penulisan hukum (skripsi) ini: Saudara/Saudari Busro Wanda, Dewi Kurniawati, Ratna Dian Suminar, Eric Firman, Fikriya Afifiana, Meutia Megah dan Danang Eko.
10. Bapak, Ibu dan Adik, atas kasih sayang, doa, dukungan, semangat, dan segala yang telah diberikan yang tidak ternilai, sehingga Penulis dapat menyelesaikan penulisan hukum (skripsi) ini
11. Sahabat-sahabatku di Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret atas cerita hidup, keceriaan, bantuan, kasih sayang, doa, dukungan, semangat, dan segala yang telah diberikan yang tidak ternilai.
12. Semua pihak yang ikut dalam penyelesaian penulisan hukum (skripsi) ini yang tidak dapat Penulis sebutkan satu persatu.
commit to user
xi
Penulis menyadari bahwa Penulisan Hukum (skripsi) ini masih jauh dari sempurna baik dari segi subtansi maupun teknis penulisan, untuk itu saran dan kritik dari berbagai pihak yang bersifat konstruktif, sangat Penulis harapkan demi perbaikan atau penyempurnaan penulisan hukum selanjutnya. Demikian semoga penulisan hukum (skripsi) ini dapat memberikan manfaat kepada semua pihak, baik untuk penulisan, akademisi, maupun masyarakat umum.
Surakarta, 01 April 2014 Penulis
Subandriyo Adi Prasetyo NIM. E0010333
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PERSETUJUAN ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... iii
HALAMAN PERNYATAAN ... iv
ABSTRAK ... v
ABSTRACT ... vi
HALAMAN MOTTO ... vii
HALAMAN PERSEMBAHAN ... viii
KATA PENGANTAR ... ix
DAFTAR ISI ... xi
DAFTAR BAGAN ... xv
DAFTAR LAMPIRAN……… xvi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah... 1
B. Perumusan Masalah ... 4
C. Tujuan Penelitian ... 5
D. Manfaat Penelitian ... 6
E. Metode Penelitian ... 10
F. Sistematika Penulisan Hukum (skripsi)... 12
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Kerangka Teori ... 13
1. Tinjauan Umum Tentang Perjanjian... 13
a. Pengertian Umum Perjanjian... 13
b. Perjanjian Pengangkutan Udara... 14
commit to user
xiii
d. Jenis Pengangkutan dan Pengaturannya... 22
3. Tinjauan Umum Tentang Pengangkutan Udara………... 22
a. a. Pengertian Pengangkutan Udara... 23
b. Pihak-Pihak Dalam Perjanjian Pengangkutan……… 24
c. Hak dan Kewajiban Para Pihak Dalam Perjanjian Pengangkutan Udara………. 26
d. Tanggung Jawab Pengangkut... 30
4. Tinjauan Umum Tentang Dokumen Dalam Angkutan Udara...……….. 34
a. Dokumen Pengangkutan Udara………... 34
5. Tinjauan Umum Tentang Tanggung Jawab Keperdataan……. 37
a. Pengertian Tanggung jawab……… 37
b. Pengertian Tanggung Jawab Keperdataan……….. 38
B. Kerangka Pemikiran ... 39
BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian ... 42
1. Gambaran Umum Bandara Adi Soemarmo Boyolali... 42
a. Sejarah Bandara Adi Soemarmo Boyolali... 42
b. Profil Bandara Adi Somarmo Boyolali……… 43
c. Visi dan Misi Bandara Adi Soemarmo Boyolali………….. 44
d. Struktur Organisasi Bandara Adi Soemarmo Boyolali…… 44
2. Gambaran Umum PT. Garuda Indonesia... 45
a. Sejarah PT. Garuda Indonesia……….. 45
b. Bidang Perusahaan PT. Garuda Indonesia……… 48
c. Pelayanan PT. Garuda Indonesia………. 48
d. Nomor Penerbangan Garuda Indonesia……… 49
f. Struktur Organisasi PT. Garuda Indonesia di Bandara Adi
Soemarmo Boyolali……… 51
B. Pembahasan ... 51 1. Bentuk Tanggung Jawab Keperdataan Atas Kehilangan
dan/atau Kerusakan Barang-Barang Bagasi Tercatat Milik
Penumpang Dalam Angkutan Udara……… 51
2. Prinsip Tanggung Jawab Pengangkut (Liability Principle) yang Diterapkan Pada Kasus Kehilangan dan/atau Kerusakan
Barang-Barang Bagasi Tercatat Milik Penumpang
Dalam Angkutan Udara di Bandara Adi Soemarmo Boyolali… 61 3. Upaya Hukum yang Dapat Ditempuh Atas Kehilangan dan/atau
Kerusakan Barang-Barang Milik Penumpang Dalam Angkutan Udara di Bandara Adi Soemarmo Boyolali……… 66
BAB IV PENUTUP
A. Simpulan ... 67 B. Saran ... 69
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN
commit to user
xv
DAFTAR BAGAN
Bagan 1. Model Analisis Interaktif ... 11
Bagan 2. Kerangka Pemikiran ... 39
Bagan 3. Daftar Maskapai di Bandara Adi Soemarmo Boyolali... 44
Bagan 4. Struktur Organisasi PT. Angkasa Pura Bandara Adi Soemarmo... 44
Bagan 5. Struktur Organisasi Garuda Indonesia Station Boyolali……….. 51
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Surat ijin penelitian.
Lampiran 2. Surat keterangan dari Maskapai Garuda Indonesia.
Lampiran 3. Daftar pertanyaan penelitian dan jawaban dari Maskapai Garuda Indonesia.
Lampiran 4. Standar operasional prosedur (SOP) Klaim bagasi Maskapai Garuda Indonesia.
Lampiran 5. Daftar pertanyaan kuisioner untuk responden pengguna jasa angkutan udara.