VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

15 

Teks penuh

(1)

STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN 1.1 Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaranserta Strategi Pencapaian

1.1.1 Jelaskan mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran Program Studi, serta pihak-pihak yang dilibatkan.

Visi, misi, dan tujuan Program Studi Agroekoteknologi dibuat sejalan dengan visi, misi, dan tujuan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman. Penyusunan dan penetapan visi, misi, tujuan dan sasaran Program Studi Agroekoteknologi diawali dari pembentukan tim kecil yang terdiri atas ketua, sekretaris Program Studi Agroekoteknologi dan beberapa dosen yang memiliki konsep dan visi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, kualitas lulusan, dan kualitas pelayanan di tingkat Program Studi.

Hasil dari curah pendapat tersebut selanjutnya dituangkan dalam bentuk konsep secara garis besar dan dipaparkan serta disetujui dalam pertemuan Program Studi yang melibatkan semua dosen Program Studi Agroekoteknologi. Visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah disetujui/ditetapkan kemudian disosialisasikan ke seluruh sivitas akademika agar visi, misi dan tujuan Program Studi Agroekoteknologi dapat dipahami dan dapat dilaksanakan secara menyeluruh dan menjadi tujuan utama dalam proses kegiatan belajar mengajar.

1.1.2 Visi

Visi Program Studi Agroekoteknologi adalah menjadi Program Studi yang mampu berkontribusi secara nyata dalam pengembangan sumberdaya manusia serta ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di bidang pertanian yang berkelanjutan dengan kekhasan tropika basah yang berwawasan lingkungan

1.1.3 Misi

1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi di bidang pertanian dengan kekhasan tropika basah yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan mampu bersaing ditingkat nasional 2. Memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan terutama dibidang pertanian yang

berkelanjutan dan berwawasan lingkungan

3. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian kepada masyarakat

(2)

1.1.4 Tujuan

Tujuan Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman adalah menghasilkan lulusan yang:

1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menerapkan ilmu pertanian yang diperoleh untuk merancang, menganalisa, dan melakukan kegiatan dibidang pertanian

2. Tanggap terhadap perubahan dan kemajuan IPTEKS maupun masalah yang dihadapi oleh masyarakat khususnya dibidang pertanian

3. Mempunyai jiwa kepemimpinan, profesional dan integritas yang tinggi sebagai sarjana pertanian

1.1.5 Sasaran dan Strategi Pencapaiannya

Terdapat 4 sasaran penyelenggaraan Program Studi Agroekoteknologi, yaitu 1 Sasaran di bidang pendidikan dan penelitian:

 Dihasilkannya lulusan yang memilikimoral dan etika yang baik.

 Dihasilkannya sarjana yang kompeten, yang mempunyai pengetahuan, keahlian dan kemampuan sehingga mampu bersaing di tingkat nasional.

 Meningkatnya kualitas penelitian sehingga dapat dipublikasikan/dipatenkan baik secara nasional serta diaplikasikan secara riil untuk membantu memecahkan permasalahan industri dan masyarakat pertanian.

Strategi Pencapaian dan Pengembangan :

 Meningkatkan kualitas Program Studi dalam menghasilkan lulusan dengan rata-rata Indeks Prestasi Komulatif (IPK) yang tinggi dan tepat waktu.

 Mengevaluasi dan mengembangkan kurikulum yang mampu menjawab kebutuhan pasar.

Memberdayakan laboratorium untuk menunjang pendidikan dan penelitian (Laboratory based education and research).

 Meningkatkan kerjasama dan kemitraan dengan lembaga-lembaga terkait.

 Mengembangkan budaya penelitian untuk menghasilkan luaran berupa publikasi/jurnal/seminar di tingkat nasional maupun internasional, serta hak paten.

 Menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di dalam dan luar negeri 2 Sasaran di bidang pengabdian masyarakat:

 Meningkatnya jumlah dan kualitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa.

Strategi Pencapaian dan Pengembangan :

 Meningkatkan kerjasama dengan mitra industri pertanian, mitra lokal dalam pemberdayaan masyarakat di daerah binaan.

(3)

 Membekali mahasiswa dengan pemahaman tanggung jawab etika dan profesi serta menciptakan kepedulian terhadap dampak sosial yang ditimbulkan dari aktifitas profesinya.

 Meningkatkan jumlah dan kualitas program pengabdian kepada masyarakat. 3 Sasaran di bidang pengembangan sarana dan prasarana:

 Tersedianya sarana dan prasarana yang mendukung terciptanya kondisi proses belajar mengajar yang baik.

Strategi Pencapaian dan Pengembangan :

 Menerapkan skala prioritas dalam pengembangan sarana pendidikan dan pengajaran.

 Meremajakan/mengganti peralatan perkuliahaan dan laboratorium yang sudah tidak berfungsi di laboratorium pendidikan maupun penelitian

 Menambah kemampuan dan kemudahan untuk akses internet bagi dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan.

 Menciptakan kondisi yang nyaman untuk belajar di dalam maupun di luar kelas. 4 Sasaran di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM):

 Meningkatnya kinerja dosen maupun tenaga kependidikan.

 Meningkatnya kualitas sumberdaya manusia baik dari dosen maupun tenaga kependidikan. Strategi Pencapaian dan Pengembangan :

 Melaksanakan sistem penghargaan dan sanksi.

Mendorong dosen untuk studi lanjut S2, S3 dan non degree training.

 Mengirimkan tenaga kependidikan untuk mengikuti pelatihan/workshop yang berkaitan dengan bidang keahlian.

 Mengadakan kuliah tamu dengan nara sumber yang berasal dari alumni, para pakar industri pertanian dan perguruan tinggi lain baik dari dalam maupun luar negeri.

1.2 Sosialisasi

Uraian upaya penyebaran/sosialisasi visi, misi dan tujuan Program Studi serta pemahaman sivitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan.

Sosialisasi visi, misi, dan tujuan Program Studi Agroekoteknologi dilakukan dihadapan seluruh sivitas akademika, antara lain para dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan dilingkunganProgram Studi Agroekoteknologi melalui pertemuan-pertemuan formal hingga para dosen dan tenaga kependidikan yang ada di Program Studi Agroekoteknologi benar-benar memahami visi, misi dan tujuan Program Studi dengan baik agar dapat menjiwai setiap proses pengajaran sehingga tujuan pendidikan dapat dicapai dengan maksimal. Dengan harapan, para dosen mampu memberikan materi pendidikan dan pengajaran dengan metode terbaik untuk anak didiknya. Sosialisasi ini juga bertujuan memberikan pemahaman yang sama bagi para tenaga kependidikan dalam memberikan layanan yang terbaik bagi keberlangsungan studi mahasiswa

Sosialisasi kepada mahasiswa dilakukan pada waktu khusus di luar jam kuliah untuk memaksimalkan pencapaian tujuan sosialisasi, khusus untuk mahasiswa baru, sosialisasi visi misi Program Studi dilakukan pada saat acara perkenalan Program Studi. Melalui sosialisasi ini, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan diri dan menyesuaikan dengan visi misi dan tujuan pogram studi dan

(4)

dapat lebih terarah dalam mencapai tujuan bersama. Mahasiswa juga diharapkan dapat memberikan umpan balik terhadap proses belajar mengajar sehingga pihak Program Studi dapat memperbaiki kualitas belajar mengajar dengan sesegera mungkin. Tenaga kependidikan yang ada di Program Studi juga diharapkan memiliki pemahaman yang tepat mengenai visi, misi, dan tujuan Program Studi sehingga memiliki tujuan yang sama dalam memberikan layanan yang terbaik baik mahasiswa. Standar layanan yang diterapkan juga mengacu pada visi, misi dan tujuan yang telah disusun. Sosialiasi kepada para tenaga kependidikan di lingkungan Program Studi dilakukan pada waktu khusus yang tidak mengganggu jam layanan kepada mahasiswa.

(5)

STANDAR 2. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU 2.1 Sistem Tata Pamong

Secara ringkas sistem dan pelaksanaan tata pamong di Program StudiAgroekoteknologi diuraikan dibawah ini:

Program Studi Agroekoteknologi dipimpin oleh seorang Ketua Program Studi yang sekaligus sebagai ketua Jurusan. Jurusan Agroekoteknologi saat ini menyelenggarakan 4 (empat) Program Studi, yaitu:

1. Program Studi Agronomi 2. Program StudiIlmu Tanah

3. Program Studi Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan 4. Program Studi Agroekoteknologi

Tiga Program Studi yang pertama disebutkan adalah Program Studi yang saat ini melaksanakan program passing out (tidak menerima mahasiswa baru) sejak TA 2008/2009. Program tersebut dimerger menjadi Program Studi Agroekoteknologi sesuai dengan SK Dirjen Dikti No.163/DIKTI/KEP/2007dengan kurikulum yang memuat Bidang Kajian Ilmu (peminatan) Agronomi, Ilmu Tanah, dan Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan.

Ketua Jurusan/Program Studi bertanggung jawab kepada Dekan Fakultas Pertanian dan dalam menjalankan tugasnya ketua Jurusan dibantu oleh seorang sekretaris Jurusan yang sekaligus sebagai sekretaris Program Studi. Pada Program Studi Agroekoteknologi terdapat 6(enam) laboratorium yang masing-masing dipimpin oleh seorang ketua laboratorium yang bertanggung jawab kepada ketua Jurusan. Laboratorium tersebut adalah:

1. Laboratorium Agronomi 2. Laboratorium Kultur Jaringan 3. Laboratorium Tanah

4. Laboratorium Kartografi dan Sistem Informasi Geografis 5. Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan

6. Laboratorium Alat dan Mesin Pertanian

Secara ringkas struktur tata pamong di Program StudiAgroekoteknologi disajikan pada gambar dibawah ini. Ketua JurusanAgroekoteknologi Sekretaris Jurusan Agroekoteknologi Tenaga Kependidikan Kepala Bagian Tata Usaha Dekan Unit Jaminan Mutu Jurusan Ketua Program Studi Agroekoteknologi, Agronomi, Ilmu

Tanah, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan

Sekretaris Program Studi Agroekoteknologi, Agronomi, Ilmu Tanah, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan

Laboratorium

Dosen

Garis komando Garis koordinasi

(6)

Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan/Program Studi, dan kepala laboratorium diangkat oleh Rektor atas usulan Dekan dengan memperhatikan pertimbangan Senat Fakultas dan menjalankan periode tugasnya selama 4 (empat) tahun sesuai dengan aturan dalam SK Rektor No.202/KP/2007.

Sistem tata pamong pada Program Studi Agroekoteknologi dilakukan secara kolektif dengan koordinasi Ketua Program Studi dibantu oleh Sekretaris Program Studi. Hal-hal yang berkaitan dengan Program Studi dibicarakan secara bersama dengan dosen Program Studi dalam rapat Program Studi, minimal dua kali dalam satu semester.

Pendekatan organisasi secara fungsional, ketua Program Studi Agroekoteknologi dibantu oleh sekretaris Program Studidan 2 orang staf administrasi yang menangani kegiatan pengajaran dan pembelajaran, penelitian dan tugas akhir, praktek kerja lapangan dan praktikum.

Perencanaan dan penerbitan jadwal perkuliahan dan beban mengajar dosen dikerjakan oleh fakultas (sub-bag akademik), termasuk monitoring tatap muka dosen dalam proses belajar mengajar. Laporan kinerja dosen dalam proses belajar mengajar disampaikan ke dosen dan Program Studi, selanjutnya Program Studi melakukan evaluasi. Proses evaluasi terhadap kinerja dosen, termasuk evaluasi kurikulum dilakukan juga oleh Unit Jaminan Mutu Jurusan dan dilaporkan ke Ketua Program Studi untuk dijadikan bahan evaluasi.

Program Studi melaksanakan administrasi akademik dibidang pembimbingan akademik, penelitian dan tugas akhir mahasiswa (praktek kerja lapangan dan seminar) serta praktikum seperti yang tercantum dalam Prosedur Operasional Standar Fakultas untuk kegiatan Akademik tahun 2011, yang meliputi:

1. Pengusulan dosen pengasuh mata kuliah dan praktikum, dosen pembimbing akademik, dosen pembimbing skriosi Program Studi, dan dosen pembimbing PKL

2. Menerbitkan jadwal praktikum dan bukti lulus praktikum

3. Mengkoordinasikan pelaksanaan PKL, seminar mahasiswa, dan pendadaran 4. Menyetujui judul/tema penelitian dalam penyelesaian skripsi mahasiswa

5. Penginputan data ke program evaluasi Program Studi berdasarkan evaluasi diri (EPSBED) Hal lain yang berkaitan dengan sarana dan prasarana dan sumberdaya manusia dilaksanakan oleh Jurusan, misalnya:

1. Pengelolaan perpustakaan Jurusan

2. Berkoordinasi dengan fakultas dalam melakukan administrasi pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen

3. Berkoordinasi dengan fakultas dalam melakukan verifikasi dokumen Beban Kerja dan Kinerja Dosen (BKD)

Sistem kepemimpinan, pengalihan, dan pelaksanaan tugas (Tri Dharma Perguruan Tinggi) diterapkan secara terstuktur dan transparan. Pelaksanaan tugas dikuatkan surat keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh pimpinan Fakultassetelah diusulkan oleh Program Studi melalui Ketua Jurusan.

Pada rapat Program Studi dibahas berbagai hal yang bersifat penting dan mendesak. Pada rapat ini disampaikan berbagai hal terkait dengan kegiatan-kegiatan belajar mengajar selama satu semester, evaluasi kurikulum, penggunaan dana, serta menampung saran atau masukan yang konstruktif dengan tujuan membangun Program Studisecara bersama-sama menjadi lebih baik, dalam rapat ini jugadiingatkan tentangjob descripton dan dilakukan evaluasi kinerja dosen dan tenaga kependidikan. Evaluasi eksternal dilakukan melalui kuesioner yang disampaikan kepada mahasiswa setiap akhir semester, dan pada waktu-waktu tertentu kepada alumni.

Untuk meningkatkan integritas dosen direncanakan untuk dilakukan sistem penghargaan dan sanksi kepada dosen dan tenaga kependidikan sesuai tingkat kinerja yang ditunjukkan. Program Studimengajukan dosen dan tenaga kependidikan (tenaga administrasi) dan tenaga penunjang (laboran) yang berprestasi ke tingkat fakultas untuk diseleksi.

(7)

akademik yang berlaku seperti larangan menyontek dalam ujian/kuis/tes, plagiatisme dalam mengerjakan tugas kuliah dan tugas akhir (laporan PKL, laporan KKN dan skripsi), menggantikan peran orang lain dalam evaluasi, menyuruh orang lain untuk berperan seolah-olah menjadi dirinya dalam evaluasi, penyalahgunaan informasi dan transaksi elektronik, kerjasama dengan petugas untuk berbuat curang, dan atau pemalsuan identitas diri. Sedangkan bagi civitas akademika yang melanggar aturan/norma/etika, Program Studimemberikan sanksi berupa teguran, surat peringatan dan menyampaikannya ke fakultas sebagai bahan pertimbangan untuk menjatuhkan sanksi yang lebih tinggi. Sanksi pemberhentian hanya berlaku untuk tenaga kependidikan yang berstatus honorer, sedangkan untuk dosen dan tenaga kependidikan yang berstatus PNSmengikuti peraturan pemerintah dan Keputusan Rektor Unmul.

Apabila terjadi hal yang mengarah kepada pelanggaran kode etik, maka pelanggaran tersebut dibahas terlebih dahulu di dalam rapat Program Studidan dilanjutkan ditingkat Fakultas untuk kemudian disampaikan untuk dibahas dalam rapat senat Fakultas. Senat Fakultas Pertanian Unmul telah menetapkan pedoman tata krama dosen No.87/J.17.I.23/AK/1999. Dalam surat tersebut tercantum Kode Etik Dosen bertujuan untuk membangun citra dosen Unmul sebagai profesi yang berperilaku profesional dan terpercaya. Kode Etik Dosen Unmul memiliki 2 (dua) prinsip yaitu prinsip dasar dan prinsip utama. Selain itu peraturan kerja yang telah ditetapkan pemerintah misalnya Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai, juga menjadi dasar dalam menetapkan peraturan kerja berkaitan dengan pelaksanaan tugas dosen dan tenaga kependidikan sehari-hari di Program StudiAgroekoteknologi.

Mahasiswa Program Studi dilingkungan Fakultas Pertanian Unmul dalam melakukan kegiatan kampus sehari-harinya dipandu oleh aturan tata krama yang diatur dalam Pedoman Tata Krama Mahasiswa sesuai SK Dekan No.88/J.7.I.23/KM/1999 sebagai kode etik untuk menciptakan atmosfir akademik dalam aktivitas dan kegiatan kemahasiswaan.

Dalam melakukan penelitian dalam rangka penyelesaian tugas akhir, mahasiswa dapat melaksanakannya di laboratorium maupun di kebun percobaan Fakultas Pertanian Unmul. Laboratorium merupakan sarana penunjang dalam menganalisis bahan/hasil penelitian sehingga laboratorium memegang peranan yang penting. Dalam pengembangan kebun percobaan maupun laboratorium diterapkan prinsip berkeadilan, yaitu dengan melihat kebutuhan masing-masing laboratorium yang meliputi pemenuhan kebutuhan dasar dari pelayanan yang harus diberikan oleh kebun percobaan/laboratorium.

Untuk menunjang proses belajar mengajar, Program Studi Agroekoteknologi Unmul mempunyai perpustakaan jurusan dan koleksi pustaka di masing-masing laboratorium (kecuali laboratorium alat dan mesin pertanian) yang menyediakan buku-buku referensi dan buku-buku penunjang serta jurnal-jurnal yang berkaitan dengan bidang pertanian. Pengelolaan perpustakaan Program Studi dilakukan oleh tenaga kependidikan sedangkan pustaka di masing-masing laboratorium dibawah pengelolaan laboran.

Proses rekrutmen dan seleksi dosen dan tenaga kependidikan dilakukan secara terbuka dan transparan. Keterlibatan jurusan dalam proses seleksi tersebut adalah dengan melakukan wawancara dan microteaching untuk mengetahui kemampuan calon dosen dalam bidang-bidang yang dibutuhkan oleh Program Studi. Dosen dan tenaga kependidikan yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dikelola secara terpusat di tingkat Universitas oleh Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (BAUK), sedangkan tenaga kependidikan yang honorer dikelola oleh Universitas atau Fakultas.

Program Studi Agroekoteknologi Unmul memfasilitasi berbagai kegiatan seperti kuliah tamu / seminar/pelatihan/lokakarya, dengan pembicara dari kalangan praktisi dan akademisi baik dari dalam maupun dari luar negeri. Sebagai wujud pengabdian masyarakat seperti tertuang dalam Tri Dharma perguruan tinggi, Program Studi Agroekoteknologi Unmul mengadakan seminar/pelatihan/lokakarya dengan masyarakat pertanian. Untuk meningkatkan keprofesionalan di dunia pendidikan, Program StudiAgroekoteknologi Unmul juga mendorong dan memfasilitasi dosen untuk menempuh studi lanjut S2, S3 dannon degreetraining, publikasihasil-hasil penelitian dalam seminar dan diterbitkan pada jurnal nasional maupun internasional, dan mengikutsertakan tenaga kependidikan dalam pelatihan/workshop yang sesuai dengan bidangnya.

(8)

2.2 Kepemimpinan

Pola kepemimpinan dalam Program Studi diuraikan sebagai berikut:

Kepemimpinan di tingkat Program Studi dijalankan oleh ketua Program Studiyang dibantu oleh sekretaris Program Studi. Tugas pokok ketua Program Studi adalah:

1. Merencanakan penyelenggaraan program-program akademik 2. Menetapkan kebijakan-kebijakan sesuai dengan kebijakan fakultas 3. Mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan akademik

4. Melakukan evaluasi akademik terhadap kinerja dosen

5. Membina mahasiswa dalam kegiatan akademik maupun non akademik 6. Menyusun dan melaksanakan program kerja Program Studi

Pola kepemimpinan di Program Studi Agroekoteknologi dilaksanakan secara profesional, bersifat kekeluargaan dengan mengakomodir semua permasalahan dan keinginan sivitas akademika. Program Studi mengacu pada standar operasional yang telah ditetapkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman. Segala kebijakan yang diambil oleh ketua Program Studi merupakan kebijakan yang diambil bersama dengan staf pengajar dan staf administrasi melalui sebuah mekanisme rapat. Kebijakan-kebijakan yang diambil oleh ketua Program Studi misalnya adalah perubahan dan pengembangan kurikulum, penerimaan staf pengajar dan staf administrasi, pengaturan pengasuh mata kuliah dan pengasuh praktikum, pembinaan mahasiswa dan lain sebagainya.

Dalam pengelolaan Program Studi diterapkan pola PDCA (plan do check and action), yaitu melakukan perencanaan yang melibatkan semua pihak, melaksanakan program yang telah ditetapkan, melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program dengan memperhatikan lingkungan dengan cara merespon kritik dan saran yang disampaikan oleh teman sejawat dan pihak lain, serta melakukan perbaikan untuk perencanaan program selanjutnya.

Setelah kebijakan ditetapkan, maka seluruh sivitas akademika memiliki kewajiban untuk melaksanakannya. Pola kepemimpinan ini didasarkan pada norma dan etika yang telah dipahami dan disepakati bersama.

2.3 Sistem Pengelolaan

Sistem pengelolaan Program Studidalam bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat diuraikan berikut ini

:

a. Bidang Pengajaran

Program Studi melaksanaan koordinasi persiapan perkuliahan semester yang akan datang pada pertengahan semester berjalan. Meliputi draft pengasuh mata kuliah dan praktikum serta evaluasi silabus mata kuliah menggunakan hasil evaluasi yang diperoleh dari Unit Jaminan Mutu Jurusan, melalui rapat Jurusan/Program Studi, usulan ini disampaikan pada rapat tingkat Fakultas, untuk selanjutnyaditetapkan oleh Fakultas melalui SK Dekan.

Program Studi melakukan sistem administrasi rencana studi mahasiswa (KRS) dengan melakukan pengarsipan KRS mahasiswa yang diperoleh dari Sistem Informasi Akademik (SIA) secara on line, yang telah disetujui oleh dosen pembimbing akademik, disamping itu Program Studi juga mengusulkan daftar dosen pembimbing akademik kepada Fakultas. Pada akhir semester dilakukan hal yang sama untuk Kartu Hasil Studi (KHS), data KHS ini kemudian diinput ke dalam program Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri (EPSBED) yang selanjutnya dikirimkan ke Universitas dan melaporkannya ke Fakultas. Data

(9)

EPSBED ini kemudian dikirimkan ke DITJEN DIKTI.

Program Studi melakukan koordinasi dalam pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS), yakni mengontrol penyerahan soal ujian kepada panitia ujian di Fakultas tepat pada waktunya. Pada akhir semester dilakukan evaluasi kinerja dosen yang datanya diperoleh dari Sub bagian akademik fakultas dan kuisioner mahasiswa.

Program Studi melakukan koordinasi administrasi akademik untuk kegiatan penyelesaian tugas akhir mahasiswa, meliputi: Praktek kerja Lapangan (PKL), Seminar proposal dan hasil penelitian, penentuan dosen pembimbing dan penguji Skripsi.

b. Penelitian dan pengabdian masyarakat

Program Studi melakukan koordinasi kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Setiap awal semester Program Studi menyampaikan Form rencana kegiatan penelitian termasuk publikasi dan pengabdian masyarakat kepada setiap dosen kemudian diinput dalam database Program Studi.

Kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat tersebut digolongkan menjadi 2 (dua) yaitu kegiatan mandiri dan kegiatan tim. Untuk kegiatan tim yang biasanya di lakukan melalui kerja sama dengan pihak ke-tiga, rencana pelaksanaanya dibahas di Program Studi. Seluruh kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat ini direkam dalam administrasi akademik oleh tenaga kependidikan.

c. Sarana dan prasarana

Perencanaan, penggunaan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana Program Studi dan laboratorium dikoordinasikan oleh Jurusan. Dalam melakukan koordinasinya,Jurusanmengakomodir usulan dari kepala laboratorium dan dosen melalui rapat Jurusan/Program Studi dan membuat perencanaan pengembangan berdasarkan usulan tersebut, dan selanjutnya disampaikan ke fakultas.

Model monitoring penggunaan sarana dan prasarana laboratorium dilakukan dengan menggunakan buku kendali yang dikoordinir oleh kepala laboratorium.

2.4 Penjaminan Mutu

Pelaksanaan penjaminan mutu pada Program Studi diuraikan dibawah ini:

Sistem penjaminan mutu Program Studidilaksanakan oleh Unit Jaminan Mutu Jurusan yang berkoordinasi dengan pimpinan Program Studi. Unit Jaminan Mutu Jurusan menyusun dokumen mutu yang digunakan sebagai dasar pelaksanaan standar mutu di Program Studi. Dokumen mutu tersebut mengacu pada dokumen mutu Gugus Jaminan Mutu Fakultas dan Dokumen Mutu Lembaga penjaminan Mutu universitas Mulawarman.

Dalam menilai/mengevaluasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan akademik dilakukan program umpan balik melalui penyampain kuesioner kepada mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan. Hasil ini bersama-sama dengan hasil evaluasi yang memuat hubungan antara materi perkuliahan dan silabus, keterkaitan antara soal ujian dan silabus digunakan oleh tim Unit Jaminan Mutu Jurusan dalam menilai mutu pelaksanaan kegiatan akademik yang telah berlangsung. Hasil ini kemudian dilaporkan ke pimpinan Program Studi untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam perencanaan kegiatan selanjutnya.

Dalam persiapan semester yang akan datang, tim pengasuh mata kuliah mengadakan pertemuan untuk membahas silabus/materi pengajaran dan alokasi beban tugas yang akan digunakan. Setiap perubahan dalam silabus disertai dengan alasannya dilaporkan kepada Ketua Program Studi, begitu pula dengan kritik dan saran berkaitan dengan kurikulum. Hal ini dicatat/diarsipkanoleh Program Studisebagai bahan pertimbangan yang akan digunakan untuk mengevaluasi kurikulum.

(10)

2.5 Umpan Balik

Program Studi agroekoteknologi telah melakukan kajian tentang proses pembelajaran melalui kajian dari isi umpan balik dari dosen, mahasiswa, alumni dan pengguna lulusan dengan memanfaatkan teknologi internet. Hasil kajian umpan balik tersebut disajikan pada tabel berikut:

Umpan Balik

dari Isi Umpan Balik Tindak Lanjut

(1) (2) (3)

Dosen Umpan balik berkaitan dengan proses pembelajaran dilakukan dalam rapat Program Studi, yaitu Program Studimemberikan form kuesioner untuk diisi oleh dosen. Isi umpan balik tersebut berupa:

o Ketepatan dan kesesuaian beban mengajar dalam jadwal perkuliahan

o Kelengkapan dokumentasi tatap muka o Kelayakan kondisi kelas

o Kecukupan jumlah dan kondisi alat bantu mengajar o Ketepatan dan kesesuaian jadwal ujian

o Kesiapan/keseriusan mahasiswa dalam menerima kuliah o Ketersedian alat bantu untuk mendapatkan pustaka up to

date

o Perlunya koreksi/monitoring dari mahasiswa dan Program Studi

o Kecukupan dana untuk praktikum/tinjauan lapangan

Evaluasi proses pembelajaran setiap semester

Mahasiswa Sosialisasi berupa penyebaran angket evaluasi perkuliahan setiap akhir perkuliahan.

 Umpan balik dari mahasiswa berisi tentang penilaian terhadap kinerja belajar mengajar dosen di dalamkelas, yang meliputi:

o paparan tujuan perkuliahan dan jadwal kegiatan mingguan pada awal perkuliahan

o ketepatan dosen hadir kuliah

o topik dan substansi perkuliahan bisa diselesaikan tepat waktu

o cara mengajar dosen

o dosen memberi kesempatan diskusi dalam kelas o pustaka acuan tersedia di perpustakaan o penggunaan media pengajaran yang modern o pemberian tugas kepada mahasiswa

 Program Studimelakukan perbaikan terhadap setiap kelemahan dalam hal proses belajar mengajar

 Mendorong para dosen untuk dapat mengajar dengan maksimal

 Mendorong para dosen untuk memberikan bimbingan terbaik bagi mahasiswa bimbingannya.

(11)

Umpan Balik

dari Isi Umpan Balik Tindak Lanjut

(1) (2) (3)

Alumni Sosialisasi proses pembelajaran melalui angket dan website dengan sasaran adalah alumni dari Program Studi Agronomi, Program Studi Ilmu Tanah, dan Program Studi IHPT (sekarang merger menjadi Program Studi Agrekoteknologi).

 Umpan balik dari alumni berisi penilaian tentang

o masa tunggu dari waktu kelulusan hingga mendapatkan pekerjaan pertama

o tingkat kesulitan yang dialami alumni dalam mencari pekerjaan

o sumber informasi dalam memperoleh pekerjaan o tingkat kesesuaian pekerjaan yang didapatkan dengan

pendidikan yang ditempuh pada program S1 o relevansi kurikulum dengan bidang pekerjaan o kemampuan yang dimiliki alumni setelah lulus dari

Fakultas Pertanian

o kemungkinan kerjasama dalam hal rekrutmen alumni dengan pihak tempat lulusan bekerja.

 Umpan balik dari alumni melalui acara-acara seminar dengan mengundang pembicara dari para alumni, pejabat instansi pemerintah, dan perusahaan-perusahaan swasta, yaitu:

o lulusan masih lebih menyukai pekerjaan di kota dibanding bekerja di perusahaan di tempat yang terpencil. Hal ini karena masih banyak pilihan-pilihan untuk bekerja di kota.

o lulusan memiliki daya juang yang relatif rendah dalam mencari pekerjaan.

o lulusan dianggap masih belum siap pakai

Program Studi melakukan langkah-langkah:  memberikan materi perkuliahan yang

mendukung pemenuhan kebutuhan kerja  memotivasi mahasiswa untuk memiliki daya

juang, bekerja keras dan keuletan dalam mendapatkan apa yang diinginkannya  memberikan nilai-nilai pengabdian mahasiswa

sehingga mereka siap bekerja dimanapun mereka ditempatkan

 memberi muatan kewirausahaan pada setiap mata kuliah yang relevan

 mengadakan pelatihan dan praktek di lapangan yang difokuskan untuk meningkatkan ketrampilan mahasiswa dan mendukung teori yang telah disampaikan dalam perkuliahan  mengevaluasi silabus mata kuliah setiap akhir

semester dan mengikuti terus perkembangan pendidikan tinggi bidang pertanian melalui Forum Komuniksi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPT-PI)

Pengguna

lulusan Umpan balik dari pengguna lulusan berisi: penilaian mengenai jenis kemampuan lulusan yang tertampung atau bekerja pada instansi yang bersangkutan yang meliputi:

o integritas (etika dan moral)

o keahlian berdasarkan bidang ilmu (profesionalisme) o keluasan wawasan antar disiplin ilmu

o kepemimpinan o kerjasama dalam tim

o kemampuan mengunakan bahasa asing o kemampuan dalam berkomunikasi

o keahlian menggunakan teknologi informasi dan o kemampuan dalam pengembangan diri.

tracing, umpan balik diperoleh dari hasil seminar dan

pertemuan dengan para pengguna lulusan pada acara reuni yang diadakan di fakultas, diperoleh informasi:

o lulusan memiliki daya juang dan mental bekerja yang bagus di lapangan

o kemampuan berbahasa dan menulis lulusan sangat kurang (terutama bila perusahaan banyak berkomunikasi dengan ekspatriat dan bila lulusan bekerja di LSM) o lulusan masih minim dalam penguasaan teknologi

informasi

Tindak lanjut yang dilakukan Program Studiadalah:  melakukan perbaikan kurikulum dan isi materi

mata kuliah sesuai kebutuhan pasar/stakeholder

 memperbanyak kegiatan praktek di lapangan  mendorong terbentuknya kelompok belajar

bahasa asing (Inggris)

 mendorong dosen untuk menyisipkan penggunaan bahasa asing dalam setiap tatap muka perkuliahan

 Meningkatkan penggunaan teknologi informasi pada setiap mata kuliah, contohnya:

o Memberikan dan

menerimatugasmahasiswa melalui internet (online)

o mencari bahan tugas / pustaka secara online

o materi kuliah dipublis di blog/website  memperluas area hotspot internet di

(12)

2.6. Keberlanjutan

Upaya untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) Program Studi, khususnya dalam hal dibawah ini adalah:

a. Upaya untuk peningkatan animo calon mahasiswa:

Secara nasional, terjadi penurunan minat siswa untuk menjadi mahasiswa fakultas pertanian. Namun fakta ini justru menjadi penyemangat bagi Program Studi Agroekoteknologi untuk melakukan kajian-kajian mengenai faktor penyebab menurunnya animo calon mahasiswa dan secara terus menerus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah menengah. Program Studi Agroekoteknologi telah melakukan sosialisasi ke beberapa Sekolah Menengah Atas yang terdapat di dalam kota Samarinda maupun di luar wilayah Samarinda secara berkala. Sosialisasi ini dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Agroekoteknologi. Hal ini dilakukan untuk menjaring minat mahasiswa dan memberikan wawasan mengenai keberadaan, apa, dan bagaimana Program Studi ini dilaksanakan, serta peluang kerja bagi lulusan Program Studi Agroekoteknologi. Selain dalam bentuk sosialisasi, Program Studi Agroekoteknologi berupaya untuk melibatkan siswa SMA/MA/SMK untuk ikut serta dalam kegiatan-kegiatan yang digagas oleh Fakultas Pertanian, sebagai contoh mengundang siswa-siswa SMA/MA/SMK pada seminar-seminar di lingkup fakultas pertanian, mengundang siswa-siswi SMA/MA/SMK pada perlombaan karya tulis ilmiah (essay) tentang pertanian.

Program Studi Agroekoteknologi setiap tahunnya juga aktif mengikuti pameran pendidikan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkenalkan dan menarik minat para siswa SMA/MA/SMK untuk bergabung di Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman.

Program ke depan yang akan dilakukan oleh Program Studi Agroekoteknologi adalah dengan melakukan program Pengabdian Kepada Masyarakat berupa pembinaan masyarakat petani di desa Sindangsari dengan tujuan untuk mengenalkan dan melakukan penyuluhan tentang pertanian organik dan memasyarakatkan keberadaan Program Studi Agroekoteknologi ke tengah masyarakat melalui kegiatan yang nyata. Harapannya, akan banyak orang tua yang semakin mengenal keberadaan dan kiprah Program Studi Agroekoteknologi dan menjadi daya tarik para orang tua untuk menyekolahkan putra-putrinya ke Program Studi ini.

b. Upaya peningkatan mutu manajemen:

Upaya peningkatan mutu manajemen di lingkungan Program StudiAgroekoteknologi melibatkan tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan di lingkungan Program Studi Agroekoteknologi. Dengan kualitas manajemen yang semakin baik diharapkan dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada mahasiswa dan juga kepada seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan itu sendiri. Bentuk pelayanan terhadap mahasiswa berupa informasi yang ditampilkan pada papan pengumuman dan melalui website Program Studi yang berkaitan dengan studi mahasiswa mulai dari informasi mengenai mata kuliah yang diberikan tiap semester, silabus, persyaratan PKL, pengajuan dosen pembimbing skriProgram Studii, dosen penguji, seminar, hingga informasi beasiswa dan lowongan pekerjaan.

Bentuk layanan kepada dosen di lingkup Program Studi Agroekoteknologi meliputi layanan pengarsipan surat ijin, surat tugas, surat telah melaksanakan tugas, penentuan dosen penguji dan dosen pembimbing skriProgram Studii, penentuan dosen wali mahasiswa (pembimbing akademik mahasiswa), dan memberikan informasi tawaran studi dan pelatihan, serta penelitian dosen.

Jurusan melalui Program Studi menunjuk dosen pembimbing akademik dan diperkuat dengan SK Fakultas, untuk meningkatkan layanan akademik kepada mahasiswa, membina dan membimbing mahasiswa dalam proses perencanaan dan penyelesaian studi. Dosen pembimbing akademik juga memberikan pertimbangan kepada mahasiswa tentang mata kuliah yang akan diprogramkan setiap semesternya, memberikan pertimbangan kepada mahasiswa mengenai jumlah SKS yang akan

(13)

diprogramkan, mendorong mahasiswa untuk belajar secara teratur, menanamkan kedisiplinan kepada mahasiswa, mengeksplorasi kemampuan pribadi mahasiswa, dan memberikan saran kepada mahasiswa. Dosen pembimbing akademik juga memotivasi dan memberikan peringatan kepada mahasiswa yang mengalami penurunan nilai IPK, membantu mengatasi atau memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa yang sekiranya dianggap mengganggu kelancaran studi mahasiswa. Dosen pembimbing akademik bertanggungjawab pada hal-hal yang berhubungan dengan penyelenggaraan studi mahasiswa hingga mahasiswa bimbingannya mendapatkan dosen pembimbing skripsi Program Studii.

Program Studi Agroekoteknologi juga memfasilitasi kegiatan mahasiswa yang berhubungan dengan penelitian (seminar I, seminar II dan ujian skriProgram Studii). Dengan menunjuk dosen pembimbing skripsi I dan II dan diperkuat dengan SK Fakultas, dosen pembimbing skripsi berkewajiban membimbing dan mengarahkan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, agar penelitian dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

Program Studi Agroekoteknologi melakukan peningkatan mutu pengelolaan Program Studi dengan terus menerus melakukan controlling/pengawasan terhadap semua aktifitas Program Studi sehingga apabila ada hal-hal yang dinilai kurang, Program Studi akan senantiasa melakukan perbaikan. Program Studi telah melakukan pembenahan dalam hal pelayanan kepada dosen dan mahasiswa. Semua informasi yang berkaitan dengan dosen akan didokumentasikan oleh Program Studi sehingga file penting yang berkaitan dengan dosen akan tersedia di Program Studi. Program Studi juga telah menyediakan layanan intranet sehingga memudahkan mahasiswa dalam mengakses data via internet. c. Upaya untuk peningkatan mutu lulusan:

Program Studi Agroekoteknologi telah melakukan perbaikan kurikulum untuk meningkatkan kualitas para lulusan. Kurikulum disusun dengan cermat dan melibatkan stakeholder sehingga banyak masukan yang bisa diambil untuk pengembangan mutu lulusan. Dengan demikian diharapkan lulusan Program StudiAgroekoteknologi memiliki wawasan keilmuan sesuai dengan bidang pekerjaan dan sesuai dengan keinginan pemilik perusahaan yang bergerak di bidang pertanian.

Program Studi memberikan materi perkuliahan yang mendukung pemenuhan kebutuhan kerja, memotivasi kepada mahasiswa untuk memiliki daya juang dan bekerja keras dan keuletan dalam mendapatkan apa yang diinginkannya. Program Studi memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang nilai-nilai pengabdian mahasiswa sehingga mereka siap bekerja dimanapun mereka ditempatkan. Program Studi akan lebih mengembangkan muatan mata kuliah yang berhubungan dengan kewirausahaan sehingga alumni bisa lebih mandiri dan tidak menggantungkan pada instansi.

Secara berkala, Program Studi Agroekoteknologi bersama-sama dengan anggota forum komunikasi pendidikan tinggi pertanian Indonesia melakukan perbaikan atau revisi kurikulum pendidikan pertanian sesuai dengan kebutuhan.

Program Studi akan melakukan perbaikan kurikulum dan isi materi mata kuliah yang akan diberikan kepada mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan pasar akan lulusan yang memiliki keilmuan sesuai dengan keinginan pengguna lulusan. Telah direncanakan kedepan bahwa Program Studi Agroekoteknologi melakukan lebih banyak kegiatan praktek di lapangan untuk mensupport teori yang telah diterima oleh mahasiswa, mendorong terbentuknya kelompok belajar bahasa asing yang secara intensif dapat meningkatkan kemampuan berbahasa para mahasiswa. Program Studi juga mengusulkan pada dosen mata kuliah untuk menyisipkan penugasan yang menggunakan bahasa asing, Program Studi menekankan penggunaan IT pada setiap mata kuliah, contohnya dengan memberikan penugasan kepada mahasiswa melalui internet, mencari bahan tugas melalui browsing internet, menggunakan fasilitas internet (email) dalam setiap pengiriman tugas. Materi kuliah dapat diakses melalui internet sehingga melatih mahasiswa akrab dengan IT.

Program Studi memperluas dan memperbanyak lokasi hotspot sehingga memudahkan mahasiswa dalam mengakses internet di kampus.

(14)

d. Upaya untuk pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan:

Kerjasama Program Studi Agroekoteknologi dengan pihak luar meliputi kerjasama dalam pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL), penyuluhan dan pelatihan di bidang pertanian dengan berbagai sekolah, pelayanan laboratorium yang berada di lingkungan Program Studi Agroekoteknologi. Melalui pelaksanaan PKL, disamping ditujukan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam hal praktek kerja di lapangan, Program Studi dapat menjalin kerjasama lanjutan di bidang pertanian dengan pihak penerima atau instansi PKL. Kerjasama dapat berbentuk penerimaan mahasiswa untuk kembali melakukan kegiatan PKL untuk tahun selanjutnya maupun bentuk kerjasama lain yang sifatnya berkala dan berkelanjutan.

Kegiatan penyuluhan dan pelatihan, selain penyuluhan kepada para anggota kelompok tani, juga Program Studi merintis penyuluhan kepada siswa-siswi sekolah dasar dan SMK pertanian. Direncanakan, ke depan Program Studi agroekoteknologi memiliki desa binaan yang ditujukan untuk mengembangkan keilmuan mahasiswa dan penerapan teknologi pertanian yang dihasilkan sebagai wujud peningkatan pengabdian kepada masyarakat.

Kerjasama kemitraan dengan pihak luar juga dibangun melalui kerjasama antara laboratorium-laboratorium yang berada di lingkungan Program Studi Agroekoteknologi. Sebagai contoh banyak perusahaan-perusahaan pertambangan migas dan mineral yang telah banyak menggunakan jasa laboratorium tanah untuk menganalisis kondisi tanah di sekitar areal tambang. Sebagai timbalbaliknya, perusahaan-perusahaan tersebut selain memberikan tambahan aktifitas bagi laboratorium juga menjadi pintu masuk bagi para lulusan dan mahasiswa untuk mengembangkan kariernya di perusahaan tersebut.

e. Upaya dan prestasi memperoleh dana hibah kompetitif:

Program Studi agroekoteknologi berupaya selalu memberi kesempatan berupa pemberian informasi kepada para dosen apabila ada informasi mengenai dana hibah kompetitif yang selama ini digulirkan oleh DIKTI.

(15)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :