• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang"

Copied!
51
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang

Sejalan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan yang bertujuan mencerdaskan masyarakat dan sebagai sarana pemberdayaan sepanjang hayat tanpa membedakan umur, jenis kelamin, suku, ras, agama dan status sosial ekonomi dan begitu pula dengan kearsipan sebagaimana diamanatkan pasal 9 ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1971 tentang Ketentuan Pokok Kearsipan bahwa Arsip Daerah wajib menyimpan, memelihara dan menyelamatkan arsip yang berasal dari badan-badan pemerintah, swasta atau perorangan dan dipertegas dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin yang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 15 Tahun 2008 terakhir dirubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten banyuasin Nomor 03 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Banyuasin, yang membantu Bupati dalam menyelenggarakan urusan wajib pemerintah di Bidang Perpustakaan dan Bidang Kearsipan.

Untuk mencapai keberhasilan bidang tugas yang di laksanakan oleh Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin, maka disusun suatu Perencanaan Strategik sebagai langkah awal aktualisasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Perencanaan Strategik merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu 5 tahun dengan memperhitungkan potensi, peluang, kendala yang ada atau melalui analisis SWOT sehingga diharapkan dapat mencapai sasaran seperti yang di harapkan.

Perencanaan Strategik tidak terlepas dari visi, misi, tujuan, sasaran sehingga kebijakan program dan kegiatan yang dibuat untuk menjawab dan mengatasi masalah yang timbul secara realitas, transparan dan kredibel untuk

(2)

mengantisipasi perkembangan masa depan pembangunan daerah Kabupaten Banyuasin.

I.2. Landasan Hukum

Sesuai dengan Tugas dan Fungsi Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banayuasin sebagai salah satu upaya untuk

meningkatkan kecerdasan kehidupan bangsa, maka perlu ditumbuh

kembangkan budaya gemar membaca melalui pengembangan dan

pendayagunaan perpustakaan sebagai sumber informasi, dan tidak kalah pentingnya penyelamatan arsip untuk kepentingan pertanggung jawaban kepada generasi yang akan datang.

Implementasi dari gambaran tersebut maka disusunlah Renstra SKPD Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2014 - 2018 yang merupakan penjabaran Visi dan Misi dari RPJMD Kabupaten Banyuasin dengan mengacu kepada :

a. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2002 tentang Pembentuan Kabupaten Banyuasin di Provinsi Sumatera Selatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4181);

b. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

c. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

d. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2007 Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);

(3)

e. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 129,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4774);

f. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2009 tentang

Kearsipan

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 152,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5071);

g. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5877) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

h. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota;

i. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;

j. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara

Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana

Pembangunan Daerah;

k. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2014 tentang Petunjuk Pelaksana Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan;

l. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2005-2025;

m. Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Banyuasin (Lembaran Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2008 Nomor 17) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 5 Tahun 2014 (Lembaran Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2014 Nomor 58, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2014 Nomor 035);

(4)

n. Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 16 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2009 Nomor 26);

o. Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 07 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2014-2018 (Lembaran Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2014 Nomor ).

I.3. Maksud dan Tujuan

Maksud disusunnya Renstra Revisi SKPD Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2014 - 2018 adalah sebagai pedoman dalam menyusun program dan kegiatan pengembangan dan pembinaan perpustakaan dan kearsipan sekaligus sebagai langkah awal untuk melakukan pengukuran kinerja yang akan dilaksanakan ditahun mendatang juga merupakan acuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas layanan kepada masyarakat.

Tujuan penyusunan Renstra adalah :

ď‚§ Menuntun diagnosa organisasi terhadap pencapaian hasil yang diinginkan secara objektif.

ď‚§ Memungkinkan organisasi untuk memberikan komitmen pada aktivitas dan kegiatan di masa mendatang.

ď‚§ Pedoman bagi Dinas/Badan/Kantor untuk memberikan pelayanan prima kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

ď‚§ Alat Organisasi dalam peningkatan koordinasi baik vertikal maupun horizontal antar unit kerja.

ď‚§ Sebagai manivestasi keterlibatan Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin secara proaktif menyiapkan perubahan-perubahan sesuai yang diinginkan dan bukan hanya sekedar bereaksi terhadap perubahan yang terjadi.

(5)

I.4. Sistematika

Sistematika Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Revisi SKPD

Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin

adalah :

Kata Pengantar Daftar Isi

BAB I. PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang I.2. Landasan Hukum I.3. Maksud dan Tujuan I.4. Sistematika

BAB II. GAMBARAN PELAYANAN PD

2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah 2.2. Sumber Daya Perangkat Daerah

2.3. Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah

2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat Daerah

BAB III. ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI

3.1.Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Perangkat Daerah

3.2. Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih

3.3. Telaahan Renstra K/L dan Renstra Provinsi/Kabupaten/Kota

3.4. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis

3.5. Penentuan Isu-Isu Strategis

BAB IV. TUJUAN, DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah 4.2. Strategi dan Kebijakan

(6)

BAB V. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN , INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

BAB VI. INDIKATOR KINERJA PERANGKAT DAERAH YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

(7)

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH

2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah

Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah.

Dalam melaksanakan tugas dimaksud, Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah menyelenggarakan Tugas dan Fungsi:

a. Pelaksanaan pelayanan administrasi umum dan perlengkapan,

kepegawaian, keuangan, perencanaan, evaluasi dan pelaporan serta administrasi ketatausahaan lainnya;

b. Perumusan dan penetapan kebijakan teknis dibidang perpustakaan, arsip dan dokumentasi daerah;

c. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintah daerah di bidang perpustakaan, arsip dan dokumentasi daerah;

d. Pelaksanaan koordinasi, konsultasi dan kerjasama dengan instansi terkait dibidang perpustakaan, arsip dan dokumentasi daerah;

e. Pelaksanaan pembinaan dan bimbingan kepada Instansi Pemerintah, Masyarakat dan Dunia Usaha dalam pengelolaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

f. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pengadaan, pengumpulan, pengelolaan, perawatan dan penyajian bahan pustaka, karya cetak serta karya rekam yang dapat dijadikan bahan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

g. Pembinaan dan pengembangan tenaga fungsional Pustakawan dan Arsiparis;

(8)

i. Melaksanakan pengendalian dan evaluasi pelaksanaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

j. Pelaksanaan pelayanan prima kepada masyarakat dibidang pengelolaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

k. Penyediaan, penatausahaan, penggunaan, pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana kerja;

l. Pengelolaan kepegawaian, keuangan, barang dan ketatausahaan BPAD; m. Pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi dan; n. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati Banyuasin sesuai dengan

(9)

KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

SEKRETARIS

SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN SUB BAGIAN PROGRAM DAN EVALUASI SUB BIDANG PEMBERDAYAAN SDM DAN KELEMBAGAAN SUB BIDANG KERJASAMA SUB BIDANG PENGEMBANGAN SDM DAN KELEMBAGAAN BIDANG PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN SUB BIDANG PENGELOLAAN DAN PENGOLAHAN BIDANG PENGELOLAAN DAN PELESTARIAN SUB BIDANG PELESTARIAN BIDANG PELAYANAN DAN KERJASAMA BIDANG PEMBINAAN DAN PENGENDALIAN SUB BIDANG LAYANAN DAN OTOMASI

SUB BIDANG PEMBINAAN SUB BIDANG PENGENDALIAN KEPALA BADAN SUB BAGIAN KEUANGAN

STRUKTUR ORGANISASI

BADAN PERPUSTAKAAN, ARSIP DAN DOKUMENTASI DAERAH

KABUPATEN BANYUASIN

(10)

2.2. Sumber Daya Perangkat Daerah

Susunan kepegawaian Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2015 disusun berdasarkan Tingkat Pendidikan dan Pangkat /Golongan disajikan dalam tabel berikut :

Tabel 1.

Susunan Kepegawaian Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin berdasarkan Tingkat Pendidikan dan Pangkat / Gol

Tahun 2015 Tingkat

Pendidikan

Pangkat/Gol (orang) Jumlah (orang) IVd IVc IVb IVa IIId IIIc IIIb IIIa IId IIc IIb IIa I/d

S3 S2 1 4 3 4 1 13 S1 1 3 1 5 2 12 Akademi/DIII 5 5 SLTA 3 3 SLTP SD Jumlah 1 1 3 3 7 2 5 5 2 3 34

Adapun gambaran umum Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin saat ini adalah :

a. Keadaan SDM

- Jumlah Pegawai = 34 Orang

- Pendidikan Pegawai S2 : 13 Orang

S1 : 12 Orang

DIII : 5 Orang SLTA : 3 Orang

(11)

b. Sarana dan Prasarana

ď‚· Kantor 1 Unit = Ukuran 15 x 30 M

ď‚· Gedung Depo Arsip 1 Unit = Ukuran 16 x 28 M

ď‚· Ruang Baca 1 Unit = Ukuran 4 x 6 M

ď‚· Ruang Kerja 12 Buah = Ukuran 3 x 4 M

ď‚· Ruang Pengelolaan Buku 1 Buah = Ukuran 2 x 4 M

ď‚· Ruang Pengelolaan Arsip 1 Buah = Ukuran 4 x 4 M

ď‚· Perpustakaan Kecamatan / Rumah Baca = 13 Kecamatan

ď‚· Rumah Pintar = 2 Unit

ď‚· Mobil Perpustakaan Keliling = 3 Unit

ď‚· Buku Perpustakaan = 32.886 Expl

ď‚· Buku Rumah Baca = 16.677 Expl

ď‚· Arsip Dinas/Instansi = 98,234 Berkas

Sarana Perlengkapan Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2015.

No Uraian Keadaan Saat

ini Keterangan

1

Kendaraan Bermotor

a. Mobil Dinas dan Operasional 5 unit Baik

b. Motor 8 unit Baik

2 Meja Kerja 12 unit Baik

3 Kursi Kerja 22 unit Baik

4 Kursi Tamu 1 unit Baik

5 Kursi Lipat Chitose 55 unit Baik

6 Filling Arsip 12 unit Baik

7 Lemari Arsip 11 unit Baik

8 AC. Split 18 unit Baik

9 Dispenser 2 unit Baik

10 Komputer Pentium IV 7 unit Baik

11 Brankas 1 unit Baik

12 Kipas Angin 1 unit Baik

13 Telepon 1 unit Baik

14 Jam Dinding 3 unit Baik

15 Papan Memo 1 unit Baik

16 Papan Struktur 1 unit Baik

17 Mesin Tik 2 unit Baik

18 Kalkulator Elektronik 4 unit Baik

(12)

20 Tabung Pemadam Kebakaran 8 unit Baik 21 Gambar Presiden, Wakil Presiden,

Burung Garuda

1 unit Baik

22 Necis Besar 1 Bh Baik

23 Kursi Baca 30 Bh Baik

24 Rak Buku 16 Bh Baik

25 Rak Arsip 21 Bh Baik

26 Rak Koran 1 Bh Baik

27 Meja Baca 3 Bh Baik

28 Meja Pemilahan Arsip 2 Bh Baik

29 Box Arsip 120 Bh Baik

30 Kotak Sampah 3 Bh Baik

31 Gembok Pintu 2 Bh Baik

32 Mesin Hitung Elektronik 2 unit Baik

33 Mesin Pelobang Kertas 2 unit Baik

34 UPS 3 unit Baik

35 Scanner 1 unit Baik

36 Faksimili 1 unit Baik

37 Wireless 1 unit Baik

38 Billboard (Papan Himbau) 2 unit Baik

39 Laptop 14 unit Baik

40 Teralis 82 unit Baik

41 Tedmond 3 unit 1 Pecah

42 Mesin Pompa Air 1 unit Baik

43 Lemari Arsip Kayu 2 Pintu 2 unit Baik

44 Karpet Nabel Cre 24 unit Baik

45 Karpet Sejadah 1 unit Baik

46 Kulkas 2 Bh Baik

47 Main Frame / Server 1 Bh Baik

48 Meja Makan 1 Bh Baik

49 Tempat Tidur 1 Bh Baik

50 Rak TV 1 Bh Baik

51 Lemari Pakaian 1 Bh Baik

52 Meja Rias 1 Bh Baik

53 Kompor Gas 1 Bh Baik

54 Tabung Gas 1 Bh Baik

55 Rak Piring 2 unit Baik

56 Rice Cooker 1 Bh Baik

57 TV Warna 3 unit Baik

58 Tower Air 2 unit Baik

59 Meja Rapat 2 unit Baik

60 Meja Resepsionis 5 unit Baik

(13)

2.3. Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah 1. Kepala Badan

Kepala Badan mempunyai tugas:

a. Memimpin dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dan fungsi BPAD sebagaimana dimaksud Bagian Kedua;

b. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dan fungsi Sekretariat, Bidang-bidang dan Kelompok Jabatan Fungsional BPAD;

c. Melaksanakan koordinasi dan kerjasama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan/atau Instansi Pemerintah/Swasta serta masyarakat dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi BPAD;

d. Melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan fungsi BPAD kepada Bupati Banyuasin.

2. Sekretariat

Sekretariat merupakan Unit Kerja staf BPAD yang dipimpin oleh seorang

Sekretaris Badan yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Badan. Sekretaris melaksanakan tugas administrasi BPAD, dalam melaksanakan tugas dimaksud Sekretaris mempunyai fungsi: a. penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen

Pelaksanaan Anggaran (DPA) Sekretariat;

b. pengkoordinasian penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Rencana Strategis (Renstra) BPAD;

c. pelaksanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Sekretariat; d. pelaksanaan monitoring, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan

(14)

e. pelaksanaan dan pengelolaan kepegawaian, keuangan, barang dan kegiatan kerumahtanggaan, ketatausahaan serta pengaturan acara BPAD;

f. pembinaan dan pengembangan tenaga fungsional dan teknis BPAD; g. pelaksanaan pembangunan, rehabilitasi, pemeliharaan dan perawatan

sarana dan prasarana kerja BPAD;

h. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan perpustakaan dan kearsipan yang terkait dengan tugas dan fungsi BPAD;

i. pengkoordinasian penyusunan laporan (keuangan, kegiatan, kinerja

dan akuntabilitas) BPAD;

j. penyiapan bahan laporan BPAD yang terkait dengan tugas dan fungsi

Sekretariat;

k. pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi Sekretariat.

2.1. Subbagian Umum dan Kepegawaian merupakan Satuan Kerja

Sekretariat dalam pelaksanaan administrasi umum dan kepegawaian BPAD. Subbagian Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala Subbagian yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Badan.

Subbagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas :

a. menyusun bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Sekretariat sesuai dengan lingkup tugasnya.

b. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Sekretariat sesuai dengan lingkup tugasnya.

c. melaksanakan kegiatan surat-menyurat dan kearsipan antara lain meliputi penerimaan, pencatatan, pentaklikan, penomoran, stempel,

pendistribusian dan pengiriman surat serta penyimpanan,

(15)

d. melaksanakan kegiatan pemeliharaan kebersihan, keindahan, keamanan dan ketertiban kantor.

e. melaksanakan pembangunan, rehabilitasi, pemeliharaan dan perawatan prasarana dan sarana kerja BPAD.

f. melaksanakan kegiatan proses pengadaan perlengkapan/peralatan/ inventaris.

g. melaksanakan pengelolaan ruang rapat/pertemuan BPAD. h. melaksanakan upacara dan pengaturan acara BPAD.

i. menghimpun, menganalisis dan mengajukan kebutuhan

perlengkapan/ peralatan/ inventaris kantor BPAD.

j. menerima, menyimpan dan mendistribusikan

perlengkapan/peralatan/ inventaris kantor BPAD. k. melaksanakan koordinasi penghapusan barang.

l. menyampaikan pencatatan, penerimaan, penyimpanan,

pendistribusian dan penghapusan barang kepada Subbagian Keuangan untuk dibukukan.

m. melaksanakan perencanaan kebutuhan, penempatan, mutasi, pengembangan, pendidikan dan pelatihan pegawai.

n. melaksanakan monitoring, pembinaan, pengendalian,

pengembangan, pelaporan kinerja dan disiplin pegawai.

o. melakukan penilaian dan mengusulkan penetapan angka kredit Jabatan Fungsional Pustakawan dan Arsiparis.

p. melaksanakan pengurusan hak, kesejahteraan, penghargaan, kenaikan pangkat, cuti dan pensiun pegawai.

q. menyampaikan dan memproses administrasi pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian pegawai dalam dan dari jabatan. r. menghimpun, mengelola, menyajikan, dan memelihara data,

(16)

Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) dan Daftar Urut Kepangkatan (DUK) Pegawai.

s. menyiapkan bahan kebijakan teknis pengelolaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi daerah yang terkait tugas Subbagian Umum dan Kepegawaian.

t. menyiapkan bahan laporan Sekretariat yang terkait dengan tugas Subbagian Umum dan Kepegawaian, dan

u. melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas Subbagian Umum dan Kepegawaian.

2.2. Subbagian Keuangan merupakan Satuan Kerja Sekretariat dalam

pelaksanaan pengelolaan keuangan BPAD. Subbagian Keuangan dipimpin oleh seorang kepala Subbagian yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Sekretaris Badan.

Subbagian Keuangan mempunyai tugas :

a. menyusun bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Sekretariat sesuai dengan lingkup tugasnya.

b. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Sekretariat sesuai dengan lingkup tugasnya.

c. melaksanakan penatausahaan keuangan BPAD.

d. menerima dan meneliti/menguji kelengkapan persyaratan tagihan belanja BPAD.

e. menerima, meneliti kelengkapan dan memproses Surat Permintaan Pembayaran (SPP) yang diajukan oleh Bendahara BPAD.

f. menghimpun dan menyusun bahan pertanggungjawaban

keuangan.

g. melaksanakan analisis dan evaluasi nilai dan manfaat Asset BPAD. h. mencatat, membukukan dan menyusun Akutansi Asset BPAD.

(17)

b. melaksanakan pengelolaan sistem informasi manajemen pengelolaan keuangan daerah.

c. memberikan bimbingan dan konsultasi teknis penyusunan bahan pertanggungjawaban dan laporan keuangan terhadap unit kerja BPAD.

d. mengordinasikan serta memberikan bimbingan dan konsultasi teknis kepada Bendahara BPAD.

e. mengoordinasikan penyusunan laporan keuangan Sekretariat. f. menghimpun bahan dan menyusun laporan keuangan (realisasi

anggaran, neraca dan catatan atas laporan keuangan) BPAD. g. menyiapkan bahan kebijakan teknis pengelolaan perpustakaan,

arsip dan dokumentasi daerah yang terkait dengan Subbagian Keuangan.

h. menyiapkan bahan laporan Sekretariat yang terkait dengan tugas Subbagian Keuangan, dan

i. melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan fungsi Subbagian Keuangan.

2.3. Subbagian Program dan Evaluasi merupakan Satuan Kerja Sekretariat

dalam pelaksanaan tugas perencanaan dan pelaporan. Subbagian Perencanaan dan Pelaporan dipimpin oleh seorang Kepala Subbagian yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Sekretaris Badan.

Subbagian Program dan Evaluasi mempunyai tugas :

a. menyusun bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Sekretariat sesuai dengan lingkup tugasnya.

b. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Sekretariat sesuai dengan lingkup tugasnya.

(18)

c. menghimpun bahan dan menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) BPAD.

d. menghimpun bahan dan menyusun Rencana Strategis BPAD. e. melaksanakan monitoring, pengendalian dan evaluasi Dokumen

Pelaksanaan Anggaran (DPA) BPAD.

f. memberikan bimbingan dan konsultasi teknis penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan laporan kinerja, laporan kegiatan dan laporan akuntabilitas terhadap Unit Kerja BPAD.

g. menyiapkan bahan kebijakan teknis pengelolaan perpustakaan dan arsip daerah yang terkait dengan tugas Subbagian Perencanaan dan Pelaporan.

h. mengordinasikan penyusunan laporan (kinerja, kegiatan dan akuntabilitas) BPAD.

i. menyiapkan bahan laporan Sekretariat yang terkait dengan tugas Subbagian Perencanaan dan Pelaporan, dan

j. menyusun laporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi Subbagian Program dan Evaluasi.

3. Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan

Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan merupakan Unit Kerja staf BPAD. Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan dipimpin oleh

seorang Kepala Bidang yang berkedudukan dibawah dan

bertanggungjawab kepada Kepala Badan. Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan dan pemberdayaan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi.

Dalam melaksanakan tugas dimaksud, Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan mempunyai fungsi:

(19)

a. penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen

Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pengembangan dan

Pemberdayaan;

b. pengkordinasian penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan;

c. pelaksanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan;

d. pelaksanaan kegiatan pendataan, analisis, evaluasi dan rekomendasi bahan pustaka, arsip dan dokumentasi;

e. penyusunan rencana pengembangan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

f. penyelenggaraan koordinasi pelaksanaan deposit perpustakaan, arsip dan dokumentasi dengan perangkat daerah, BUMD, Instansi terkait dan masyarakat;

g. penyusunan kebijakan operasional dan standarisasi prasarana dan sarana deposit, akuisisi dan pengolahan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

h. penyusunan bibliografi daerah;

i. pengadaan dan pendistribusian bahan perpustakaan dan

pengembangan minat baca masyarakat;

j. pengembangan kemitraan dan jejaring perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

k. pelaksanaan kegiatan pengembangan peran masyarakat dalam perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

l. pelaksanaan fasilitasi Dewan Perpustakaan Daerah;

m. pelaksanaan pengamanan dan/atau penyelamatan bahan

perpustakaan langka, arsip masyarakat yang bernilai guna sejarah bagi daerah dan bangsa;

(20)

n. pelaksanaan peliputan dan wawancara sejarah;

o. penyiapan bahan laporan BPAD yang terkait dengan fungsi Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan, dan

p. pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan.

3.1. Subbidang Pengembangan SDM dan Kelembagaan merupakan

Satuan Kerja Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan dalam pelaksanaan pengembangan SDM dan Kelembagaan perpustakaan,

arsip dan dokumentasi. Subbidang Pengembangan SDM dan

Kelembagaan dipimpin oleh seorang kepala Subbidang yang

berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan.

Subbidang Pengembangan SDM dan Kelembagaan mempunyai tugas : a. menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen

Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pengembangan dan

Pemberdayaan sesuai dengan lingkup tugasnya;

b. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan sesuai dengan lingkup tugasnya;

c. melaksanakan kegiatan pendataan, analisis, evaluasi dan

rekomendasi bahan pustaka, arsip dan dokumentasi;

d. menyusun rencana pengembangan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

e. mengadakan dan mendistribusikan bahan perpustakaan dan pengembangan minat baca masyarakat;

f. mengembangkan kemitraan dan jejaring perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

g. melaksanakan kegiatan pengembangan peran masyarakat dalam perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

(21)

h. menyusun kebijakan operasional dan standarisasi prasarana dan sarana deposit, akuisisi dan pengolahan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

i. menyiapkan bahan laporan BPAD yang terkait dengan fungsi Sub Bidang Pengembangan SDM dan Kelembagaan, dan

j. melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan fungsi Sub Bidang Pengembangan SDM dan Kelembagaan.

3.2. Subbidang Pemberdayaan SDM dan Kelembagaan merupakan

Satuan Kerja Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan dalam pelaksanaan Pemberdayaan SDM dan Kelembagaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi. Subbidang Pemberdayaan SDM dan

Kelembagaan dipimpin oleh seorang kepala Subbidang yang

berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan.

Subbidang Pemberdayaan SDM dan Kelembagaan mempunyai tugas : a. menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen

Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pengembangan dan

Pemberdayaan sesuai dengan lingkup tugasnya;

b. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan sesuai dengan lingkup tugasnya; c. menyelenggarakan koordinasi pelaksanaan deposit perpustakaan, arsip dan dokumentasi dengan perangkat daerah, BUMD, Instansi terkait dan masyarakat;

d. menyusun bibliografi daerah;

e. memfasilitasi Dewan Perpustakaan Daerah;

f. melaksanakan pengamanan dan/atau menyelamatkan bahan

perpustakaan langka, arsip masyarakat yang bernilai guna sejarah bagi daerah dan bangsa;

(22)

h. menyiapkan bahan laporan BPAD yang terkait dengan fungsi Sub Bidang Pemberdayaan SDM dan Kelembagaan, dan

i. melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan fungsi Sub Bidang Pemberdayaan SDM dan Kelembagaan.

4. Bidang Pengelolaan dan Pelestarian

Bidang Pengelolaan dan Pelestarian merupakan Unit Kerja staf BPAD. Bidang Pengelolaan dan Pelestarian dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Badan. Bidang Pengelolaan dan Pelestarian mempunyai tugas melaksanakan Pengelolaan dan Pelestarian Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi.

Dalam melaksanakan tugas dimaksud, Bidang Pengelolaan dan Pelestarian mempunyai fungsi:

a. penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pengelolaan dan Pelestarian; b. pengkordinasian penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)

dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pengelolaan dan Pelestarian;

c. pelaksanaaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pengelolaan dan Pelestarian;

d. perumusan dan penyiapan bahan kebijakan teknis pengelolaan dan pelestarian perpustakaan, arsip dan dokumentasi daerah;

e. penyusunan pedoman dan petunjuk teknis pengelolaan dan pelestarian bahan pustaka, arsip dan dokumentasi daerah;

f. penghimpun, pengelola, penyusun, pemelihara, penyaji dan pemanfaatan data dan informasi perpustakaan dan kearsipan;

g. pelaksanaan pelayanan konsultasi teknis pengelolaan dan pelestarian bahan pustaka dan arsip;

(23)

h. pengkordinasian pengelolaan dan pelestarian perpustakaan dan arsip dengan perangkat daerah, instansi terkait, BUMD dan masyarakat; i. pengelolaan karya cetak dan karya rekam sesuai dengan ketentuan

peraturan dan perundang-undangan yang berlaku;

j. pelaksanaan akuisisi dan asistensi arsip dari perangkat daerah, instansi terkait, BUMD dan masyarakat;

k. pelaksanaan penggalian dan penyusunan naskah sumber arsip; l. pelaksanaan penilaian dan pemusnahan arsip berdasarkan Jadwal

Retensi Arsip (JRA);

m. pelaksanaan pemeliharaan, perawatan, pengawetan dan pelestarian bahan pustaka dan arsip;

n. pelaksanaan pemeliharaan peralatan khusus/teknis perpustakaan dan arsip;

o. penyiapan bahan laporan BPAD yang terkait dengan fungsi Bidang Pengelolaan dan Pelestarian, dan

p. pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi Bidang Pengelolaan dan Pelestarian.

4.1. Subbidang Pengelolaan dan Pengolahan merupakan Satuan Kerja

Bidang Pengelolaan dan Pelestarian dalam pelaksanaan Pengelolaan dan Pelestarian perpustakaan, arsip dan dokumentasi. Subbidang Pengelolaan dan Pengolahan dipimpin oleh seorang kepala Subbidang yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pengelolaan dan Pelestarian.

Subbidang Pengelolaan dan Pengolahan mempunyai tugas :

a. menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pengelolaan dan Pelestarian sesuai dengan lingkup tugasnya;

(24)

b. mengoordinasikan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pengelolaan dan Pelestarian sesuai dengan lingkup tugasnya; c. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang

Pengelolaan dan Pelestarian sesuai dengan lingkup tugasnya; d. merumuskan dan menyiapkan bahan kebijakan teknis pengelolaan

perpustakaan, arsip dan dokumentasi daerah;

e. menyusun pedoman dan petunjuk teknis pengelolaan bahan pustaka, arsip dan dokumentasi daerah;

f. melaksanakan pelayanan konsultasi teknis pengelolaan dan pelestarian bahan pustaka dan arsip;

g. mengoordinasikan pengelolaan perpustakaan dan arsip dengan perangkat daerah, instansi terkait, BUMD dan masyarakat;

h. mengelola karya cetak dan karya rekam sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku;

i. menyiapkan bahan laporan Bidang Pengelolaan dan Pelestarian yang terkait dengan tugas Sub Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Kearsipan, dan

j. melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan fungsi Sub Bidang Pengelolaan.

4.2. Subbidang Pelestarian merupakan Satuan Kerja Bidang Pengelolaan

dan Pelestarian dalam pelaksanaan Pelestarian perpustakaan, arsip dan dokumentasi. Subbidang Pelestarian dipimpin oleh seorang kepala Subbidang yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pengelolaan dan Pelestarian.

Subbidang Pelestarian mempunyai tugas :

a. menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pengelolaan dan Pelestarian sesuai dengan lingkup tugasnya;

(25)

b. mengoordinasikan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pengelolaan dan Pelestarian sesuai dengan lingkup tugasnya; c. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang

Pengelolaan dan Pelestarian sesuai dengan lingkup tugasnya; d. merumuskan dan menyiapkan bahan kebijakan teknis pemeliharaan

perpustakaan, arsip dan dokumentasi daerah;

e. menyusun pedoman dan petunjuk teknis pemeliharaan bahan pustaka, arsip dan dokumentasi daerah; melaksanakan akuisisi arsip dari perangkat daerah, instansi terkait, BUMD dan masyarakat;

f. melaksanakan penggalian dan menyusun naskah sumber arsip; g. melaksanakan penilaian dan pemusnahan arsip berdasarkan

Jadwal Retensi Arsip (JRA);

h. melaksanakan akuisisi dan asisitensi arsip dari perangkat daerah, BUMD, Instansi terkait dan masyarakat;

i. melaksanakan pemeliharaan, perawatan, pengawetan dan

pelestarian bahan pustaka dan arsip;

j. melaksanakan pemeliharaan peralatan khusus/teknis perpustakaan dan arsip;

k. menyiapkan bahan laporan Bidang Pengelolaan dan Pelestarian yang terkait dengan tugas Sub Bidang Pelestarian Perpustakaan dan Kearsipan, dan

l. melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan fungsi Sub Bidang Pelestarian.

5. Bidang Pelayanan dan Kerjasama

Bidang Pelayanan dan Kerjasama merupakan Unit Kerja staf BPAD. Bidang Pelayanan dan Kerjasama dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala

(26)

Badan. Bidang Pelayanan dan Kerjasama mempunyai tugas melaksanakan Pelayanan dan Kerjasama Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi.

Dalam melaksanakan tugas dimaksud, Bidang Pelayanan dan Kerjasama mempunyai fungsi :

a. penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pelayanan dan Kerjasama; b. pengkordinasian penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)

dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pelayanan dan Kerjasama;

c. pelaksanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pelayanan dan Kerjasama;

d. penyusunan kebijakan pelayanan dan kerjasama perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

e. penyusunan pedoman/petunjuk teknis dan pelaksanaan pelayanan dan kerjasama perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

f. penyusunan standarisasi sarana dan prasarana pelayanan dan kerjasama perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

g. pengoordinasian penyelenggaraan layanan dan kerjasama

perpustakaan, arsip dan dokumentasi dengan perangkat daerah, BUMD, Instansi terkait dan masyarakat;

h. penerimaan dan penyerahan bahan pustaka dan arsip;

i. pelayanan konsultasi teknis layanan dan kerjasama perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

j. pengelola ruang penyimpanan arsip; k. pengelola website perpustakaan dan arsip;

l. penyiapan bahan laporan BPAD yang terkait dengan fungsi Bidang Pelayanan dan Kerjasama, dan

(27)

m. pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi Bidang Pelayanan dan Kerjasama.

5.1. Subbidang Layanan dan Otomasi merupakan Satuan Kerja Bidang

Pelayanan dan Kerjasama dalam pelaksanaan Pelayanan dan Otomasi perpustakaan, arsip dan dokumentasi. Subbidang Layanan dan Otomasi dipimpin oleh seorang kepala Subbidang yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pelayanan dan Kerjasama.

Subbidang Layanan dan Otomasi mempunyai tugas :

a. menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pelayanan dan Kerjasama sesuai dengan lingkup tugasnya;

b. mengoordinasikan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pelayanan dan Kerjasama sesuai dengan lingkup tugasnya;

c. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pelayanan dan Kerjasama sesuai dengan lingkup tugasnya;

d. menyusun bahan kebijakan pelayanan dan otomasi perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

e. menyusun pedoman/petunjuk teknis dan pelaksanaan layanan dan otomasi perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

f. menyusun kebijakan teknis standarisasi sarana dan prasarana layanan dan otomasi perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

g. mengkoordinasikan penyelenggaraan pelayanan dan otomasi perpustakaan, arsip dan dokumentasi dengan perangkat daerah, BUMD, Instansi terkait dan masyarakat;

h. melayani konsultasi teknis pelayanan dan otomasi perpustakaan, arsip dan dokumentasi

(28)

j. mengelola ruang penyimpanan arsip;

k. mengelola dan mengembangkan website perpustakaan dan arsip; l. menyiapkan bahan laporan Bidang Pelayanan dan Kerjasama yang

terkait dengan fungsi Subbidang Layanan dan Otomasi, dan

m. melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan fungsi Subbidang Layanan dan Otomasi.

5.2. Subbidang Kerjasama merupakan Satuan Kerja Bidang Pelayanan dan

Kerjasama dalam pelaksanaan Kerjasama perpustakaan, arsip dan dokumentasi. Subbidang Kerjasama dipimpin oleh seorang kepala Subbidang yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pelayanan dan Kerjasama.

Subbidang Kerjasama mempunyai tugas :

a. menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pelayanan dan Kerjasama sesuai dengan lingkup tugasnya;

b. mengoordinasikan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pelayanan dan Kerjasama sesuai dengan lingkup tugasnya;

c. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pelayanan dan Kerjasama sesuai dengan lingkup tugasnya;

d. menyusun kebijakan kerjasama perpustakaan, arsip dan

dokumentasi;

e. menyusun pedoman/petunjuk teknis dan pelaksanaan kerjasama perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

f. menyusun standarisasi sarana dan prasarana kerjasama

perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

g. mengkoordinasikan penyelenggaraan kerjasama pengelolaan

perpustakaan, arsip dan dokumentasi dengan perangkat daerah, BUMD, Instansi terkait dan masyarakat;

(29)

h. melaksanakan dan mengembangkan laboratorium bahan perpustakaan dan arsip;

i. melayani konsultasi teknis kerjasama perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

j. menyiapkan bahan laporan Bidang Pelayanan dan Kerjasama yang terkait dengan fungsi Sub Bidang Kerjasama, dan

k. melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan fungsi Sub Bidang Kerjasama.

6. Bidang Pembinaan dan Pengendalian

Bidang Pembinaan dan Pengendalian merupakan Unit Kerja staf BPAD. Bidang Pembinaan dan Pengendalian dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Badan. Bidang Pembinaan dan Pengendalian mempunyai tugas melaksanakan Pembinaan dan Pengendalian Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi.

Dalam melaksanakan tugas dimaksud, Bidang Pembinaan dan Pengendalian mempunyai fungsi:

a. penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pembinaan dan Pengendalian; a. pengkoordinasian penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)

dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pembinaan dan Pengendalian;

b. pelaksanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pembinaan dan Pengendalian;

c. penyusunan bahan kebijakan teknis pelaksanaan kegiatan pembinaan pengelolaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

d. pelaksanaan kegiatan pembinaan pengelolaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi pada internal dan eksternal pemerintah daerah;

(30)

e. pelaksanaan bimbingan, monitoring, supervisi, fasilitasi dan konsultasi teknis pengelolaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi

terhadap SKPD, UKPD dan/atau Instansi

Pemerintah/Swasta/Masyarakat;

f. pelaksanaan pembinaan profesi terhadap tenaga profesi

perpustakaan, arsip dan dokumentasi serta tenaga fungsional pustakawan dan arsiparis;

g. pelaksanaan bimbingan, pemantauan, supervisi dan konsultasi teknis pengelolaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

h. pemberian rekomendasi akreditasi dan sertifikasi penyelenggaraan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

i. pengamanan dan/atau penyelamatan arsip masyarakat yang bernilai guna sejarah bagi daerah dan bangsa;

j. penyiapan bahan laporan BPAD yang terkait dengan fungsi Bidang Pembinaan dan Pengendalian, dan

k. pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi Bidang Pembinaan dan Pengendalian.

6.1. Subbidang Pembinaan merupakan Satuan Kerja Bidang Pembinaan

dan Pengendalian dalam pelaksanaan Pembinaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi. Subbidang Pembinaan dipimpin oleh seorang kepala Subbidang yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pembinaan dan Pengendalian.

Subbidang Pembinaan mempunyai tugas :

a. menyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen

Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pembinaan dan

Pengendalian sesuai dengan lingkup tugasnya;

b. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pembinaan dan Pengendalian sesuai dengan lingkup tugasnya;

(31)

c. menyusun bahan pedoman pelaksanaan pembinaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

d. menyusun bahan kebijakan pengembangan tenaga fungsional pustakawan dan arsiparis;

e. membina pustakawan dan arsiparis;

f. membina pengelolaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

g. memberikan bahan rekomendasi akreditasi dan sertifikasi

penyelenggaraan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

h. memberikan bimbingan, monitoring, supervisi, fasilitasi dan konsultasi teknis pengelolaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi

terhadap SKPD, UKPD dan/atau Instansi

Pemerintah/Swasta/Masyarakat;

i. menyiapkan bahan kebijakan teknis pengelolaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi yang terkait dengan Subbidang Pembinaan; l. menyiapkan bahan laporan Bidang Pembinaan dan Pengendalian

yang terkait dengan tugas Subbidang Pembinaan, dan

m. melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan fungsi Subbidang Pembinaan.

6.2. Subbidang Pengendalian merupakan Satuan Kerja Bidang Pembinaan

dan Pengendalian dalam pelaksanaan Pengendalian perpustakaan, arsip dan dokumentasi. Subbidang Pengendalian dipimpin oleh seorang kepala Subbidang yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pembinaan dan Pengendalian.

Subbidang Pengendalian mempunyai tugas :

a. menyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen

Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pembinaan dan

Pengendalian sesuai dengan lingkup tugasnya;

b. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Pembinaan dan Pengendalian sesuai dengan lingkup tugasnya;

(32)

c. menyusun bahan pedoman pelaksanaan pengendalian perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

d. menyusun bahan kebijakan pengendalian tenaga fungsional pustakawan dan arsiparis;

e. mengendalikan pustakawan dan arsiparis;

f. mengendalikan pengelolaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi; g. melaksanakan pemantauan dan evaluasi penerapan sistem

pengolahan bahan perpustakaan, arsip dan dokumentasi;

h. melaksanakan pengamanan dan/atau penyelamatan arsip

masyarakat yang bernilai guna sejarah bagi daerah dan bangsa; i. menyiapkan bahan kebijakan teknis pengelolaan perpustakaan,

arsip dan dokumentasi yang terkait dengan Subbidang

Pengendalian;

j. menyiapkan bahan laporan Bidang Pembinaan dan Pengendalian yang terkait dengan tugas Subbidang Pengendalian, dan

k. melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan fungsi Subbidang Pengendalian.

7. Kelompok Jabatan Fungsional

7.1. Jabatan Fungsional Pustakawan adalah PNS yang diberi tugas,

tanggungjawab, wewenang dan hak secara penuh untuk melakukan kegiatan kepustakawanan pada unit-unit perpustakaan, dokumentasi dan informasi instansi pemerintah dan atau unit tertentu lainnya.

Tugas pejabat fungsional pustakawan meliputi;

a. Pengorganisasian dan pendayagunaan koleksi bahan

pustaka/sumber informasi;

b. Pemasyarakatan perpustakaan, dokumentasi dan informasi, dan c. Pengkajian pengembangan perpustakaan, dokumentasi dan

(33)

7.2. Jabatan Fungsional Arsiparis adalah jabatan yang mempunyai ruang

lingkup, tugas, tanggungjawab dan wewenang untuk melakukan kegiatan pengelolalaan arsip dan pembinaan kearsipan yang diduduki oleh PNS.

Pengelolaan Arsip terdiri dari : a. Ketatalaksanaan kearsipan; b. Pengolahan arsip;

c. Perawatan dan pemeliharaan arsip; d. Pelayanan kearsipan dan

e. Publikasi kearsipan.

Pembinaan kearsipan terdiri dari:

a. Bimbingan dan supervisi kearsipan, dan b. Akreditasi dan sertifikasi kearsipan.

Dalam melaksanakan tugasnya Kelompok Jabatan Fungsional

bertanggungjawab kepada Kepala Badan dan berkoordinasi dengan Kapala Bidang, Kepala Sub Bidang sesuai dengan tugasnya.

2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat Daerah 1. Tantangan (threats)

a. Kondisi geografis daerah yang tersebar dan sulit dijangkau oleh Pemustaka;

b. Belum adanya tenaga Fungsional Pustakawan;

c. Rendahnya Budaya Baca Masyarakat dan Pelajar di Kabupaten Banyuasin;

d. Masih terbatasnya koleksi buku sesuai dengan kebutuhan pemustaka; e. Masih Kurangnya sarana pendukung layanan Perpustakaan;

f. Masih terbatasnya layanan pengembangan sarana Infomasi teknologi

dan jaringan perpustakaan;

g. Belum adanya perpustakaan khusus secara keseluruhan;

h. Belum terbentuknya Perpustakaan Desa, Rumah Ibadah, Pondok Pesantren dan Perpustakaan Transmigrasi secara menyeluruh;

(34)

j. Belum tertatanya arsip SKPD secara keseluruhan

k. Kurangnya pemahaman tentang pentingnya arsip oleh unit kerja dan masyarakat;

l. Kurangnya informasi dan kesempatan untuk peningkatan keahlian

dibidang kearsipan;

m. Meningkatnya volume arsip dari SKPD yang berkesinambungan;

n. Kurangnya Kerjasama perpustakaan dan kearsipan dengan Instansi Pemerintah dan swasta.

2. Peluang (oportunity)

a. Melakukan sosialisasi, promosi perpustakaan di seluruh kecamatan; b. Mengangkat tenaga fungsional Pustakawan;

c. Mengadakan lomba-lomba minat baca masyarakat dan pelajar; d. Menambah koleksi bahan pustaka setiap tahunnya;

e. Melanjutkan Pengembangan Perpustakaan di setiap kecamatan;

f. Mengembangkan sarana informasi teknologi layanan perpustakaan;

g. Membentuk perpustakaan khusus di SKPD dan instansi vertical/swasta; h. Mengembangkan Pembentukan Perpustakaan Desa, Rumah Ibadah

dan Perpustakaan Transmigrasi;

i. Melakukan Sosialisasi dan Pembinaan tentang Kearsipan serta

penerapannya;

j. Menyediakan Roll Offack untuk SKPD Pencipta arsip;

k. Mengadakan Bimbingan Teknis Penciptaan Tenaga Arsiparis (SKPD, Kecamatan dan Desa);

l. Membentuk Jaringan Informasi Kearsipan Daerah (JIKD) dan

pengembangannya;

m. Mengembangkan Kerjasama Bidang Perpustakaan dan Kearsipan dilingkungan Instansi Pemerintah dan Swasta.

(35)

BAB III

ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI

3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Perangkat Daerah.

1.1. Identifikasi permasalahan Berdasarkan Tugas Pelayanan Perpustakaan.

- Kurang pengkayaan judul bahan Pustaka

- Sumber Daya Manusia Bidang Perpustakaan yang belum sesuai

dengan disiplin ilmunya.

- Sampai saat ini baru 13 kecamatan yang bisa dilayani Perpustakaan

kepada pemustaka dari 19 Kecamatan (belum termasuk

pemekarannya).

- Jangkauan Jaringan internet perpustakaan yang masih lemah.

1.2. Identifikasi permasalahan Berdasarkan Tugas Pelayanan Kearsipan

- Instansi Pemerintah dan swasta belum sepenuhnya memahami arti

pentingnya arsip.

- Arsip SKPD masih belum dikelola sesui dengan Standar ANRI.

- Belum terbangunnya Jaringan Informasi Kearsipan Daerah.

- SKPD belum sepenuhnya menyerahkan Arsip vitalnya ke Depo Arsip.

1.3. Identifikasi permasalahan Berdasarkan Fungsi Pelayanan Perpustakaan

- Keterbatasan Anggaran Pembinaan Perpustakaan

- Belum adanya Tenaga Fungsional Pustakawan.

1.4. Identifikasi permasalahan Berdasarkan Fungsi Pelayanan Kearsipan

- Belum adanya tenaga Fungsional Arsiparis

- Terbatasnya anggaran pembinaan dan pengelolaan kearsipan.

- Belum seluruhnya Urusan kearsipan di terbitkan dalam bentuk

(36)

3.2. Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih

Sebagaimana visi, misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala

Daerah terpilih yang dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Banyuasin 2014 –

2018 yakni :

“BANYUASIN TERDEPAN, BERDAYA SAING DAN MANDIRI”.

Dengan Misi sebagai berikut :

1. Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur Wilayah dan Kawasan Sebagai Penunjang Pembangunan Dan Pengembangan Ekonomi Kerakyatan berdasarkan prinsip pembangunan berkelanjutan dan wawasan lingkungan. 2. Memantapkan Iklim Investasi Yang Kondusif Dengan Menjamin Keamanan

Dan Kepastian Hukum Serta Kemudahan Lainnya Untuk Mewujudkan Daya Saing Daerah.

3. Membangun Tatanan Ekonomi Daerah Berdasarkan Keunggulan Kompetitif Sektor Pertanian, Peternakan, Perkebunan, Kehutanan, Perikanan, Kelautan, Dan Sektor Pertambangan Energi Menuju Banyuasin Sejahtera.

4. Menyediakan Akses Layanan Pendidikan (IPTEK Dan IMTAQ) Berkualitas Dan Terjangkau Demi Mutu Sumber Daya Manusia Yang Unggul Yang Didukung Oleh Peningkatan System Layanan Kesehatan Yang Murah, Berkualitas, Dan Merata Melalui Investasi Layanan Puskesmas.

5. Mewujudkan Tata Pemerintahan Yang Baik Dan Bersih (Good And Clean Governance) Dengan Meningkatkan Kemampuan Pemerintah Daerah Yang Amanah, Profesional, Dan Berwibawa.

(37)

Berkaitan dengan Visi dan Misi Kepala Daerah terpilih, maka Visi dan Misi Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin terkait dengan Misi Daerah pada Misi ke 4 dan Misi ke 5 RPJMD Tahun 2014-2018 sebagai berikut :

VISI :

Mewujudkan Perpustakaan yang Ideal dan Tata

Kelola Pemerintahan yang Tertib Arsip

MISI :

Dalam upaya pencapaian terhadap visi tersebut, maka Misi yang

akan dicapai Tahun 2014-2018 Badan Perpustakaan, Arsip

Daerah dan Dokumentasi Kabupaten Banyuasin adalah sebagai

berikut :

1. Mengembangkan Sarana dan Prasarana Perpustakaan yang

merata dan berkualitas.

2. Menyelamatkan dan Melestarikan Arsip dan Dokumentasi

Daerah.

3. Mengembangkan Sumber Daya Pengelola Perpustakaan dan

Kearsipan yang Profesional.

4. Mengembangkan Kerjasama Pembangunan dan Pengelolaan

Perpustakaan dan Kearsipan.

(38)

Adapun Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih sebagai berikut :

Program merupakan suatu kumpulan kegiatan sebagai acuan atas rencana aksi sub unit kerja. Program diperlukan dalam proses penentuan jumlah dan jenis sumberdaya yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan suatu rencana, adapun program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih yang dilaksanakan oleh Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin sesuai dengan Struktur Organisasi adalah :

a. Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan b. Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan.

c. Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen / Arsip Daerah. d. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi.

e. Program Pemeliharaan rutin / Berkala Sarana dan Prasarana Kearsipan.

3.3.Telaahan Renstra K/L dan Renstra Provinsi/Kabupaten/Kota

Data belum tersedia

3.4.Telaahan Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis

(39)

3.5.Penentuan Isu-Isu Strategis

Isu strategis pada Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin sebagai berikut :

- Pembudayaan Minat Baca Masyarakat Kabupaten Banyuasin masih rendah. - Belum ada Gedung Perpustakaan Umum Kabupaten Banyuasin yang

Refresentatif.

- Sarana Pendukung Pelayanan Perpustakaan yang masih kurang.

- Perlu pendukung Sarana Promosi dan Sosialisasi Perpustakaan dan Kearsipan.

- Pengkayaan Judul Bahan Pustaka.

- Belum terbangunnya Gedung Perpustakaan Kecamatan / Rumah Baca secara Keseluruhan (termasuk kecamatan pemekaran)

- Pengelolaan Arsip oleh SKPD di Kabupaten Banyuasin masih belum sesuai pedoman.

(40)

BAB IV

TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah a. Tujuan

1. Terciptanya Minat Baca Masyarakat dan Pelajar

2. Tertatanya arsip Dinas / Instansi sebagai sumber informasi dan sumber data.

3. Tersedianya sarana dan prasarana perpustakaan dan kearsipan yang memadai.

4. Terlaksananya pelayanan Perpustakaan dan Kearsipan secara cepat dan professional.

b. Sasaran

1. Meningkatnya Minat Baca Masyarakat dan Pelajar. 2. Penyelamatan Arsip dan Dokumentasi.

3. Pengelolaan Perpustakaan dan Kearsipan secara efektif dan efesien. 4. Pelayanan Informasi Perpustakaan dan Kearsipan yang berkualitas.

Secara sistematis untuk mencapai tujuan dan sasaran dapat dilihat pada Bagan terlampir.

4.2. Strategi dan Kebijakan - Strategi

Strategi yang dilaksanakan untuk mencapai Visi dan Misi sesuai dengan tugas pokok sebagai berikut :

1. Menumbuhkan Minat Baca Masyarakat dan menambah Koleksi Judul Buku.

2. Menciptakan Tertib Arsip dan Dokumentasi

3. Pembinaan Pengelolaan Perpustakaan dan Pembinaan Pengelolaan Kearsipan.

(41)

4. Memfasilitasi terbentuknya Perpustakaan dan Memfasilitasi Terciptanya SDM Pengelola Kearsipan.

- Kebijakan

Kebijakan merupakan pedoman pelaksanaan tindakan-tindakan tertentu. mencakup seluruh sasaran dan sedapat mungkin diselaraskan dengan kebijakan nasional (PROPENAS) yang selanjutnya akan dijabarkan lagi dalam bentuk Program Pembangunan Daerah (PROPEDA).

Berbagai kebijakan yang akan dilakukan oleh Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah, dalam rangka mencapai berbagai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dan sekaligus demi keberhasilan visi dan misi adalah sebagai berikut :

ď‚· Melaksanakan Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan

Perpustakaan.

ď‚· Melaksanakan Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan

ď‚· Melaksanakan Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip

Daerah.

ď‚· Melaksanakan Program Pemeliharaan Rutin Berkala Sarana dan Prasaran

Kearsipan.

(42)

BAB V

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA,

KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

5.1. Program SKPD

Program merupakan suatu kumpulan kegiatan sebagai acuan atas rencana aksi sub unit kerja. Program diperlukan dalam proses penentuan jumlah dan jenis sumberdaya yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan suatu rencana, adapun program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Banyuasin sesuai dengan Struktur Organisasi adalah:

1. Sekretaris

2.1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

2.1.1. Penyediaan jasa surat-menyurat

2.1.2. Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik 2.1.3. Penyediaan jasa jaminan barang milik daerah

2.1.4. Penyediaan jasa administrasi keuangan 2.1.5. Penyediaan jasa kebersihan kantor

2.1.6. Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja 2.1.7. Penyediaan jasa alat tulis kantor

2.1.8. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan

2.1.9. Penyediaan komponen instalasi listrik / penerangan bangunan kantor

2.1.10. Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor 2.1.11. Penyediaan peralatan rumah tangga

2.1.12. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan 2.1.13. Penyediaan makanan dan minuman

2.1.14. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah 2.1.15. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi kedalam daerah 2.1.16. Penyediaan jasa pemeliharaan arsip dan bahan kepustakaan

2.2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

(43)

2.2.1.2. Pengadaan perlengkapan rumah jabatan/dinas.

2.2.1.3. Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/opersional.

2.2.1.4. Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor.

2.3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

- Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan.

- Bimbingan teknis implimentasi peraturan perundang-undangan.

a. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

- Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja

SKPD

- Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Tahun

- Penyusunan AKIP SKPD

2. Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan

a. Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan dengan Kegiatan :

- Pengembangan Minat dan Budaya Baca

- Penyediaan bantuan pengembangan perpustakaan dan minat baca didaerah

- Penyediaan bahan pustaka perpustakaan umum daerah - Pengembangan Sarana dan Prasarana Perpustakaan. - Rehabiilitasi Sedang/Berat Bangunan Rumah Baca

b. Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan

- Pengadaan sarana penyimpanan

3. Bidang Pengelolaan dan Pelestarian

a. Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan

- Pengolahan dan Pendistribusian Bahan Pustaka

b. Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan

- Pembangunan Database Informasi Kearsipan

- Pengumpulan data

- Pengklasifikasian Data

(44)

- Kajian Sistem Administrasi Kearsipan

- Pemeliharaan Jaringan Informasi Kearsipan

c. Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen / Arsip Daerah

- Pengadaan Sarana Pengolahan dan Penyimpanan Arsip

- Pendataan dan penataan dokumen/arsip daerah

- Penduplikatan Dokumen/Arsip Daerah dalam bentuk Informatika

- Pembangunan Sistem Keamanan Penyimpanan Data.

- Akuisisi Arsip Statis

d. Program Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana dan Prasarana Kearsipan

- Pemeliharaan rutin/berkala sarana pengolahan dan penyimpanan

arsip

- Pemeliharaan ruitn/berkala arsip daerah

- Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan kondisi Situasi Data

e. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi

- Penyusunan dan Penertiban Naskah Sumber Arsip

- Penyediaan Layanan Informasi Kearsipan

4. Bidang Pelayanan dan Kerjasama

a. Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan

- Pelaksanaan koordinasi pengembangan kepustakaan - Penyelenggaraan koordinasi pengembangan budaya baca - Publikasi sosialisasi minat dan budaya baca

- Pelayanan Perpustakaan

- Perencanaan dan Penyusunan Program Budaya Baca

- Pemasyarakatan Minat dan Kebiasaan membaca untuk mendorong terwujudnya masyarakat pembelajar.

b. Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah

- Pembangunan Data Base Informasi Kearsipan. - Penyusunan Sistem Katalog Data

c. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi

- Sosialisasi/ penyuluhan kearsipan dilingkungan Instansi Pemerintah/ Swasta

(45)

5. Kepala Bidang Pembinaan dan Pengendalian

a. Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan

-Supervisi, pembinaan dan stimulasi pada perpustakaan umum,

perpustakaan khusus, perpustakaan sekolah dan perpustakaan masyarakat

- Perencanaan dan penyusunan program budaya baca

b. Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan

- Kajian Sistem Administrasi Kearsipan

c. Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen / Arsip Daerah - Penduplikasian Dokumen/Arsip Daerah

d. Program Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana dan Prasarana

Kearsipan

- Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Kondisi Situasi Data e. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi

- Sosialisasi / Penyuluhan Kearsipan di lingkungan Instansi Pemerintah /Swasta.

5.2. Program Lintas SKPD

a. Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan - Pengembangan minat dan budaya baca

- Penyediaan bantuan pengembangan perpustakaan dan minat baca didaerah

- Penyediaan bahan pustaka perpustakaan umum daerah

b. Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan

- Pengadaan sarana penyimpanan

c. Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen / Arsip Daerah

- Pengadaan sarana pengolahan dan penyimpanan arsip.

d. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi

(46)

5.3. Program Lintas Kewilayahan

Program lintas wilayah dimaksudkan untuk bantuan /sharing dana dengan Perpustakaan Republik Indonesia, Arsip Nasional Republik Indonesia, Badan Perpustakaan Provinsi Sumsel, Badan Arsip Provinsi Sumsel, Instansi Vertikal dan Perusahaan (CSR), dengan Program :

a. Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan

- Pengembangan minat dan budaya baca

- Penyediaan bantuan pengembangan perpustakaan dan minat baca didaerah

- Penyediaan bahan pustaka perpustakaan umum daerah

b. Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan

- Pengadaan sarana penyimpanan

c. Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen / Arsip Daerah

- Pengadaan sarana pengolahan dan penyimpanan arsip.

d. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi

- Penyediaan sarana layanan informasi arsip

5.4. Pagu Indikatif dan Indikasi Sumber Pendanaan

Secara rinci Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran dan Pendanaan Indikatif dapat dilihat pada Matrik terlampir.

(47)

BAB VI

INDIKATOR KINERJA PERANGKAT DAERAH

YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

Indikator kinerja adalah alat ukur spesifik secara kuantitatif dan/atau kualitatif untuk masukan, proses, keluaran, hasil, manfaat, dan/atau dampak yang menggambarkan tingkat capaian kinerja suatu program atau kegiatan. Penetapan indikator kinerja daerah bertujuan untuk memberi gambaran tentang ukuran keberhasilan pencapaian visi dan misi perangkat daerah.

Hal ini ditunjukan dari akumulasi pencapaian indikator outcome program pembangunan daerah setiap tahun atau indikator capaian yang bersifat mandiri setiap tahun sehingga kondisi kinerja yang diinginkan pada akhir periode Rencana Strategis Perangkat Daerah dapat dicapai. Suatu indikator kinerja daerah dapat dirumuskan berdasarkan hasil analisis pengaruh dari satu atau lebih indikator capaian kinerja program (outcome) terhadap tingkat capaian indikator kinerja daerah berkenaan.

Indikator kinerja merupakan ukuran pencapaian tujuan akhir pembangunan daerah dalam kurun waktu kepemimpinan kepala daerah/Perangkat Daerah. Tujuan akhir ini diturunkan dari visi kepala daerah, yang dicapai melalui serangkaian misi-misi kepala daerah dan ditindaklanjuti oleh Kepala Badan/Dinas/Kantor.

Dalam konteks perencanaan jangka menengah, masing-masing indikator tersebut diukur kondisinya saat ini (kondisi eksisting), kemudian dibuat rencana target capaiannya selama lima tahun. Masing-masing target capaian ini direncanakan target per tahunan, yang akan dijabarkan dalam perencanaan tahunan atau RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah) dan Renja (Rencana Kerja) SKPD. Perencanaan target pencapaian indikator per tahun ini menjadi dasar penentuan pagu indikatif.

Penilaian dilakukan dengan menggunakan indikator kinerja kunci

sebagaiamana ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 73 Tahun 2009 tentang Tatacara Pelaksanaan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, dan Lampiran I Peraturan

(48)

Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, daerah otonom berhak, berwenang, dan sekaligus berkewajiban mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan kecuali urusan pemerintahan yang menjadi urusan Pemerintah, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menyediakan pelayanan umum, dan meningkatkan daya saing daerah sesuai dengan potensi, kekhasan, dan unggulan daerah yang dikelola secara demokratis, transparan dan akuntabel.

Untuk mencapai hasil yang maksimal, pemerintahan daerah selaku penyelenggara urusan pemerintahan harus dapat memproses dan melaksanakan

hak dan kewajiban berdasarkan asas-asas kepemerintahan yang baik

(Good Governance) sesuai dengan asas umum penyelenggaraan negara sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Di sisi lain, Pemerintah berkewajiban mengevaluasi kinerja pemerintahan daerah atau disebut sebagai evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk mengetahui keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam memanfaatkan hak yang diperoleh daerah dengan capaian keluaran dan hasil yang telah direncanakan.

Tujuan utama dilaksanakannya pengukuran kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam upaya peningkatan kinerja untuk mendukung pencapaian tujuan penyelenggaraan otonomi daerah berdasarkan prinsip tata kepemerintahan yang baik.

Penetapan indikator capaian kinerja Perangkat Daerah Kabupaten Banyuasin juga memperhatikan dan terintegrasi atas target capaian dari Standar Pelayanan Minimal Kabupaten Banyuasin sebagaimana terdapat dalam Peraturan Bupati Banyuasin Nomor 878 Tahun 2013. Penetapan indikator kinerja dan capaiannya

untuk tahun 2014 – 2018 Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah

Referensi

Dokumen terkait

The conditions occurring in payments using LC as described above are set out in the universal provision for payment methods using Letter of Credit (UCP). Subsequently in Article 5

Dengan mengkaji dan mendalami level komunikasi intrapersonal yang terjadi, kita akan berusaha memahami konstruksi pengetahuan, sikap, dan tindakan subjektif dari individu

[r]

Skripsi ini diajukan guna memenuhi syarat meraih gelar sarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial, dengan judul “Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Anak

Hasil yang diperoleh dari kuesioner yang dilakukan oleh peneliti pada toko Duta Buku Semarang juga berbanding lurus dengan data hasil survei perusahaan Nielsen,

Olahraga juga mempunyai pengaruh yang baik terhadap kesehatan remaja di SMPN BINSUS Dumai yang terbukti dengan jarangnya siswa yang sakit karena mereka melakukan kegiatan

BAGIAN SUM BER DAYA ALAM DAN INDUSTRI SETDAKAB HUM BANG HASUNDUTAN ALAM AT JLN DOLOKSANGGUL - SIBORONG-BORONG KOM PLEKS PERKANTORAN KANTOR BUPATI BUKIT INSPIRASI.

In this chapter the writer explains about research design, approach of the study, population and sample, data collection technique, data collection procedure,