• Tidak ada hasil yang ditemukan

GAMBAR SEISMOGRAF VERTIKAL GAMBAR SEISMO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "GAMBAR SEISMOGRAF VERTIKAL GAMBAR SEISMO"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

GAMBAR SEISMOGRAF VERTIKAL

(2)

DAERAH RAWAN TERKENA GEMPA BUMI DI INDONESIA

1. Aceh

Aceh pernah diguncang gempa hebat disusul gelombang tsunami pada 26 Desember 2004 silam. Gempa berkekuatan 9,3 sr disusul tsunami menyapu ratusan bangunan di bumi Serambi Makkah. Bencana itu telah merenggut lebih dari 200 ribu jiwa.

Petaka itu terjadi sekira pukul 08.00 WIB yang berpusat pada kurang lebih 160 km sebelah barat Aceh dengan kedalaman 10 kilometer. Bencana itu disebut sebagai gempa bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir.

Efeknya bahkan hingga merambah pantai barat semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika. 2. Sumatera Utara

Rangkaian gempa juga kerap terjadi di Sumatera Utara. Penyebabnya ialah tingginya aktivitas gunung berapi yang ada di sana. Setidaknya, ada beberapa daerah dengan potensi gempa di Sumut, di antaranya Tapanuli, Toba maupun Kepulauan Nias. Bahkan di wilayah ini dahulu pernah terjadi gempa besar yang meluluhlantakkan Gunung Toba.

Gunung supervolcano dengan kantong magma sangat besar itu meletus sebanyak tiga kali, yakni 850 ribu tahun lalu, 500 ribu tahun lalu, dan yang terakhir 77 ribu silam. Letusan Toba terakhir itulah yang kemudian

memunculkan kaldera, dan menjadi Danau Toba seperti yang ada saat ini dengan Pulau Samosir berada di tengahnya.

3. Sumatera Barat

Gempa dengan magnitude 7,6 Skala Richter (SR) pernah mengguncang Pariaman, Sumatera Barat pada 30 September 2009 silam. Pusat gempa berada pada 57 km dari Pariaman dan getarannya dapat dirasakan hingga negeri jiran Malaysia dan Singapura.

Sumatera Barat termasuk wilayah rawan gempa lantaran letaknya sejajar berdekatan dengan barisan gunung berapi yang melewati Aceh dan Sumatera Utara. Gelombang tsunami pun berpotensi mengintai warga sewaktu-waktu.

4. Bengkulu

Pada 4 Juni 2000, gempa tektonik berkekuatan 7,3 sr pernah menggoyang wilayah Bengkulu. Gempa itu merupakan gempa terbesar selama 20 tahun terakhir, yaitu sejak gempa tahun 1979.

(3)

Akibat tumbukan kedua lempeng tersebut membentuk jalur penunjaman (subduksi) sepajang 6.500 kilometer di sebelah barat Pulau Sumatera, yang membentang mulai dari laut Andaman di sebelah barat Sumatera, berbelok di Selat Sunda ke arah selatan Jawa yang berarah barat-timur serta menerus ke bagian timur kawasan Indonesia.

Selanjutnya pada 12 September 2007, gempa kembali menghujam bumi Bengkulu. Gempa kali ini berkekuatan lebih besar dari tahun sebelumnya, yakni 7,9 sr yang mengguncang Bengkulu terjadi pukul 18.10 WIB. Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer dari permukaan laut, tepatnya berada sejauh 159 kilometer dari Bengkulu. Gempa ini berada di titik koordinat 4,67 Lintang Selatan, 101,13 Bujur Timur.

5. Jawa Tengah

Selain di wilayah Sumatera, Jawa Tengah juga ternyata menjadi titik rawan gempa. Seperti di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kedua wilayah ini kerap kali terjadi gempa lantaran letaknya juga berada pada wilayah “cincin api”. Belum lagi daerah tersebut berdekatan dengan gunung berapi dengan aktivitas vulkanik cukup tinggi, yakni Gunung Merapi.

Gempa berkekuatan 5,9 sr berdurasi 57 detik pernah mengguncang wilayah Yogyakarta pada 27 Mei 2006. Ribuan warga tewas akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Bahkan, sejumlah situs sejarah seperti Candi Prambanan rusak akibat gempa.

6. Nusa Tenggara

Bergeser ke wilayah timur Indonesia, tepatnya di Nusa Tenggara. Wilayah yang dilalui barisan gunung api ini juga termasuk titik rawan gempa.

Teranyar, Gempa berkekuatan 6,6 sr mengguncang kawasan Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (12/2) sekira pukul 17.02 WIB lalu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, titik gempa berada pada titik koordinat 9,77 LS – 119,34 BT dan 14 Km Barat Daya Sumba Barat. Beruntung gempa tersebut tidak menimbulkan gelombang tsunami.

Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan, intensitas gempa mencapai VI MMI (kuat) hingga VII MMI (sangat kuat). Di daerah Waikabukak dan

Waimanguat intensitas gempa VII MMI (sangat kuat), sedangkan di Waitabula, Waikelo, Praigopa, dan Memboro mencapai VI MMI. 7. Maluku

Selain Nusa Tenggara, wilayah timur Indonesia lainnya yang juga rawan gempa adalah Maluku. Ya, Halmahera dan Ternate merupakan wilayah yang berada pada kawasan pegunungan sangat aktif. Pergeseran lempeng bumi kerap terjadi yang berakibat pada tingginya intensitas gempa di wilayah itu.

(4)

Kerusakan rumah akibat gempa itu di antaranya terjadi di Desa Bobanehena dan Desa Galala, Kecamatan Jailolo. Sedangkan di Desa Galala, sebanyak 15 unit rumah rusak ringan, lima unit rumah rusak berat, satu unit musala rusak sedang, dan satu ruas jalan umum rusak berat.

Selain daerah di atas, ada beberapa daerah di indonesia yang juga rawan terkena gempa bumi diantaranya : lampung, banten, jawa barat bagian tengah dan selatan, jawa timur bagian selatan, bali, , Sulawesi utara, Sulawesi tengah, Sulawesi selatan, biak danyapen (papua/irian), balikpapan dan sekurau (Kalimantan timur), palu (Sulawesi tengah), talaud (Sulawesi utara), serta kendari (Sulawesi tenggara).

GUNUNG API AKTIF DI INDONESIA DAN DAERAHNYA

1. Gunung Tangkuban Parahu

Gunung Tangkuban Perahu yaitu satu diantara gunung yang terdapat di propinsi Jawa Barat, Indonesia. Kurang lebih 20 km kearah utara Kota Bandung, dengan rimbunan pepohonan Pinus serta hamparan kebun teh di sekelilingnya, gunung Tangkuban Parahu memiliki ketinggian setinggi 2. 084 Meter.

2. Gunung Kerinci

Gunung Kerinci juga dieja Kerintji, dan di kenal sbg Gunung Gadang, Berapi Kurinci, Kerinchi, Korinci, atau Puncak Indrapura merupakan gunung paling tinggi di Sumatra, dan puncak paling tinggi di Indonesia diluar Papua. Gunung Kerinci terdapat di Pegunungan Bukit Barisan, dekat pantai barat, serta terletak kurang lebih 130 km samping selatan Padang. Gunung ini dikelilingi hutan yang lebat Taman Nasional Kerinci Seblat dan merupakan habitat harimau sumatra dan badak sumatra. Kerinci tetap aktif serta terakhir kali meletus pada tahun 2009. 3. Gunung Kelud

Gunung Kelud kerap disalahtuliskan jadi Kelut yang bermakna sapu dalam bahasa Jawa sedang dalam bhs Belanda disebut Klut, Cloot, Kloet, atau Kloete yaitu suatu gunung berapi di Propinsi Jawa Timur, Indonesia, yang tetap aktif. Gunung ini berada diperbatasan di antara Kabupaten Kediri serta kabupaten Blitar, kurang lebih 27 km sebelah timur pusat Kota Kediri.

4. Gunung Talang

Gunung Talang adalah gunung berapi yang terdapat atau terletak dikabupaten Solok, propinsi Sumatra Barat, Indonesia. Gunung Talang berlokasi kurang lebih 9 km dari kota Arosuka ibukota kabupaten Solok, serta kurang lebih 40 km

(5)

2. 597 m, adalah salah satu dari gunung api aktif di Sumatra Barat, serta salah satu kawahnya menjadi sebuah Danau yang disebut dengan nama danau talang. Gunung Talang telah pernah meletus dari tahun 1833 s/d tahun 2007.

5. Gunung Singgalang

Gunung Singgalang adalah suatu gunung yang ada di propinsi Sumatera Barat, Indonesia dengan ketinggian 2, 877 meter. Dari mempunyai bentuk, gunung ini benar-benar serupa dengan Gunung Merbabu di Jawa Tengah. Gunung ini sudah tdk aktif lagi serta memiliki telaga dipuncaknya sebagai bekas kawah, Telaga ini dinamai Telaga Dewi. Gunung Singgalang memiliki lokasi hutan gunung yang benar-benar lembap dan mempunyai kandungan air yang cukup banyak. 6. Gunung Semeru

Gunung Semeru atau Sumeru merupakan gunung berapi paling tinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3. 676 meter dari permukaan laut. Kawah pada puncak Gunung Semeru ini di kenal dengan nama Jonggring Saloko. Semeru memiliki lokasi hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, serta Hutan Ericaceous atau hutan Gunung.

7. Gunung Salak

Gunung Salak adalah suatu gunung berapi yang ada di pulau Jawa, Indonesia. Gunung ini memiliki beberapa puncak, salah satunya Puncak Salak I serta Salak II secara administratif, Gunung Salak terhitung dalam lokasi Kabupaten

Sukabumi serta Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 8. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani merupakan gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung ini sebagai gunung berapi ke dua paling tinggi di Indonesia dengan ketinggian 3. 726 m dpl menjadi gunung favorite untuk pendaki Indonesia lantaran keindahan pemandangannya. Gunung ini adalah bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang mempunyai luas kurang lebih 41. 330 ha dan ini bakal diusulkan penambahannya hingga jadi 76. 000 ha ke arah barat dan timur.

9. Gunung Papandayan

Gunung Papandayan merupakan gunung api yang terdapat di Kabupaten Garut, Jawa Barat tepatnya di Kecamatan Cisurupan. Gunung dengan ketinggian 2665 meter diatas permukaan laut ini terdapat kurang lebih 70 km sebelah tenggara Kota Bandung.

10. Gunung Merbabu

Gunung Merbabu merupakan gunung api yang bertipe Strato yang terletak secara geografis pada 7, 5 Lintang Selatan dan 110, 4 Bujur Timur. Dengan cara administratif gunung ini berada di lokasi Kabupaten Magelang di lereng sebelah barat dan Kabupaten Boyolali di lereng samping timur, Provinsi Jawa Tengah. 11. Gunung Merapi

(6)

barat, Kabupaten Boyolali disisi utara dan timur, dan Kabupaten Klaten di sisi tenggara.

12. Gunung Meru

merupakan gunung suci dalam kosmologi Hindu serta kosmologi Buddha dan kosmologi Jain, serta dikira sebagai pusat alam semesta, baik secara fisik ataupun metafisik spiritual. Gunung ini adalah tempat bersemayam beberapa dewa, terlebih dewa Brahma serta Dewata lainnya

13. Gunung Lurus

Gunung Lurus merupakan gunung berapi kompleks yang berada di Jawa Timur, Indonesia.

14. Gunung Lokon

Gunung Lokon merupakan sebuah gunung di Kota Tomohon, Propinsi Sulawesi Utara. Gunung ini mempunyai ketinggian 1. 689 mdpl. Pada saat paling akhir meletus pada tahun 2001, beberapa lokasi Kota Manado yang berjarak kurang lebih 25 Km dari gunung itu, di tutupi oleh hujan debu yang mengguyur

dikarenakan lantaran tiupan angin. Material debu yang dikeluarkan dari kawah gunung api ini berupa lava pijar serta ketinggiannya diprediksikan meraih 400 meter.

15. Gunung Leuser

Gunung Leuser dengan ketinggian 3. 404 mdpl merupakan gunung paling tinggi di Aceh, Indonesia. Gunung Leuser terdapat di samping tenggara Aceh, dekat perbatasan dengan Sumatera Utara. Gunung Leuser terdapat didalam Taman Nasional Gunung Leuser yang mengambil nama gunung ini sbg namanya. 16. Gunung Krakatau

Krakatau yaitu kepulauan vulkanik yang tetap aktif serta berada diselat Sunda pada pulau Jawa serta Sumatra. Nama ini sempat disematkan pada satu puncak gunung berapi disana Gunung Krakatau yang pupus lantaran letusannya sendiri pada tanggal 26-27 Agustus 1883. Letusan itu benar-benar dahsyat awan panas serta tsunami yang diakibatkannya menewaskan kurang lebih 36. 000 jiwa. 17. Gunung Guntur

Gunung Guntur memiliki lokasi hutan Dipterokarp Bukit, hutan rimba Dipterokarp Atas, hutan Montane, serta Hutan Ericaceous atau rimba gunung. Gunung Guntur adalah satu diantara gunung berapi paling aktif pada dekade tahun 1800-an. Namun sejak itu aktivitasnya kembali alami penurunan. Erupsi Gunung Guntur biasanya dibarengi dengan lelehan lava, lapili serta objek material yang lain. 18. Gunung Gede

Gunung Gede adalah suatu gunung yang ada di Pulau Jawa, Indonesia. Gunung Gede berada dalam area lingkup Taman Nasional Gede Pangrango, yang

merupakan satu diantara dari lima taman nasional yang pertama kali di umumkan DiIndonesia pada tahun 1980. Gunung ini berada di lokasi 3

kabupaten yakni Kabupaten Bogor, Cianjur serta Sukabumi, dengan ketinggian 1. 000 – 3. 000 mdpl, Suhu rata-rata di puncak gunung Gede 18 C serta pada

(7)

19. Gunung Galunggung

Gunung Galunggung adalah gunung berapi dengan ketinggian 2. 167 mtr. diatas permukaan laut, terdapat kurang lebih 17 km dari pusat kota Tasikmalaya. Ada banyak daya tarik wisata yang di tawarkan diantaranya obyek wisata serta daya tarik wanawisata dengan areal seluas lebih kurang 120 hektare dibawah

pengelolaan Perum Perhutani. Obyek yang lain seluas lebih kurang 3 hektar berwujud pemandian air panas-Cipanas lengkap dengan sarana kolam renang, kamar mandi serta bak untuk berendam air panas.

20. Gunung Bromo

Gunung Bromo dari bhs Sansekerta Jawa Kuna Brahma, salah seorang Dewa Utama Hindu, merupakan Gunung berapi yang tetap aktif serta paling populer di fungsikan sebagai obyek wisata yang terdapat di Jawa Timur. Sbg suatu obyek wisata, Gunung Bromo jadi menarik lantaran statusnya untuk gunung berapi yang tetap aktif.

21. Gunung Agung

Gunung Agung merupakan gunung paling tinggi dipulau Bali dengan ketinggian 3. 142 mdpl. Gunung ini terdapat dikecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem Bali. Gunung Agung merupakan gunung berapi jenis stratovolcano, gunung ini mempunyai kawah yang benar-benar besar serta sangat dalam yang terkadang mengeluarkan asap serta uap air.

22. Gunung Ceremai

Gunung Ceremai kerapkali secara salah kaprah diberi nama Ciremai, jika ditinjau secara administratif termasuk kedalam lokasi 3 Kabupaten, yaitu Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan serta Kabupaten Majalengka, Propinsi Jawa Barat. Posisi geografis puncaknya terdapat pada 6 53′ 30 ” Lintang Selatan serta 108 24′ 00 ” Bujur Timur, dengan ketinggian 3. 078 meter diatas permukaan laut. Gunung ini adalah gunung paling tinggi di Jawa Barat.

23. Gunung Arjuno

Gunung Arjuno atau Gunung Arjuna, dalam nama kuna, gunung ini terdapat di Malang, Jawa Timur, bertipe Strato dengan ketinggian 3. 339 meter diatas permaukaan laut serta berada dibawah Pengelolaan Tahura Raden Soeryo. Umumnya gunung ini dicapai dari tiga titik pendakian yang cukup di kenal yakni dari Lawang, Tretes serta Batu.

24. Gunung Talang

Gunung Talang nama lainnya dari gunung ini Salasi atau Sulasi adalah gunung berapi yang terdapat terdapat dikabupaten Solok, propinsi Sumatra Barat, Indonesia. Gunung Talang berlokasi kurang lebih 9 km dari kota Arosuka meruapakam ibukota dari kabupaten Solok, serta kurang lebih 40 kilo meter sebelah timur kota Padang. Gunung ini bertipe stratovolcano dengan ketinggian 2. 597 m, adalah satu diantara dari gunung api aktif yang berada Sumatra Barat, dan salah satu kawahnya jadi sebuah Danau yang disebut dengan Danau Talang. Gunung Talang sudah pernah meletus dari tahun 1833 s/d tahun 2007.

25. Gunung Sinabung

(8)

Gambar

GAMBAR SEISMOGRAF VERTIKAL

Referensi

Dokumen terkait

3) Reader akan membaca data pada e-KTP jika data tentang pemilihan yang akan dilaksanakan belum ada memori e-KTP maka reader akan menuliskan data pada memori e-KTP

Bentuk standar dari persamaan diferensial orde pertama dalam fungsi y(x) yang dicari adalah:. Bentuk lain yang

Dengan banyak sekali manfaat dan kegunaan dari sistem ini, kami berharap masyarakat pemilik kos sekitar kampus Unnes ini yang mayoritas masih menggunakan cara tradisional

Yang penting disini adalah bahwa seseorang harus mengerti kebenaran Firman Tuhan sehingga sampai kepada motivasi hidup yang benar yaitu hidup bagi Tuhan (Filipi

keseluruhan dari perencanaan untuk menjawab pertanyaan penelitian dan mengantisipasi beberapa kesulitan yang mungkin timbul selama proses penelitian, hal ini penting

Bila harga sudah naik sampai level yang diinginkan, maka yang bersangkutan akan melakukan aksi ambil untung dengan melepas kembali saham/mata uang yang sudah dibeli, sehingga ia

Ketiga, pengarang Bali baik yang menulis cerpen maupun novel dalam SIM ataupun yang menulis dalam SBM, intens menempatkan tokoh guru dalam karya- karyanya sehingga

- Setelah melihat gambaran sikap perawat dalam penelitian ini peneliti lain dapat meneliti sikap perawat yang bekerja di unit lain dirumah sakit yang memiliki kerentanan