• Tidak ada hasil yang ditemukan

PUSAKA PUSAT INFORMASI USAHA KECIL KENDA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PUSAKA PUSAT INFORMASI USAHA KECIL KENDA"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

PUSAKA

(PUSAT INFORMASI USAHA KECIL KENDARI)

MUHAMMAD ZULKARNAIN MUIN B1A112061

MUHAMMAD WISNU FIRMAN E1D112007

DIMAS SUKADI PUTRA F1H112001

UNIVERSITAS HALU OLEO

(2)
(3)

iii KATA PENGANTAR

Puji syukur kami haturkan ke hadirat Allah , karena dengan karunia-Nya

kami dapat menyelesaiakan karya ilmiah yang berjudul “PUSAKA (Pusat

Informasi Usaha Kecil Kendari)”. Meskipun banyak hambatan yang kami alami

dalam proses pengerjaannya, tapi kami berhasil menyelesaikan karya ilmiah ini

tepat pada waktunya.

Tidak lupa kami sampaikan terimakasih kepada dosen pembimbing yang

telah membantu dan membimbing kami dalam mengerjakan karya ilmiah ini.

Kami juga mengucapkan terimakasih kepada teman-teman mahasiswa yang juga

sudah memberi kontribusi baik langsung maupun tidak langsung dalam

pembuatan karya ilmiah ini.

Tentunya ada hal-hal yang ingin kami berikan kepada masyarakat dari

hasil karya ilmiah ini. Karena itu kami berharap semoga karya ilmiah ini dapat

menjadi sesuatu yang berguna bagi kita bersama.

Penulis menyadari bahwa dalam menyusun karya tulis ini masih jauh dari

kesempurnaan, untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang

bersifat membangun guna sempurnanya makalah ini. Penulis berharap semoga

karya tulis ini bisa bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada

umumnya.

Kendari, Februari 2014

(4)

iv

DAFTAR ISI

Halaman Judul ... i

Halaman Pengesahan ... ii

Kata Pengantar ... iii

Daftar Isi ... iv

Ringkasan ... v

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Rumusan Masalah ... 4

C. Tujuan dan Manfaat ... 4

D. Metode Penelitian... 4

BAB II PEMBAHASAN ... 2

2.1.Teknik Analisis Sistem Linear ... 2

2.2.Persamaan Beda Linear Input Dan Output Dengan Koefisien Konstan ... 2

BAB III PENUTUP ... 11

3.1. Kesimpulan ... 11

3.2. Saran ... 12

Daftar Pustaka ... 13

Daftar Riwayat Hidup ... 14

(5)

v RINGKASAN

PUSAKA (Pusat Informasi Usaha Kecil Kendari) adalah sebuah situs web

yang dibuat dan dikembangkan bertujuan untuk meningkatkan tingkat promosi

dari usaha-usaha kecil lokal guna menaikkan tingkat penjualan dari usaha mikro

lokal khususnya di kota Kendari.

Dengan PUSAKA para pelaku usaha kecil dapat lebih mudah memasarkan

produk mereka dan tidak harus lagi meikirkan masalah periklanan atau promosi

produk dan lebih fokus pada aktifitas produksi yang mereka lakukan.

Pelaku usaha kecil umumnya memiliki kelemahan dalam bidang

teknologi, sehingga sangat sulit untuk bersaing dengan usaha besar. Oleh karena

itu PUSAKA membantu para pelaku usaha kecil sehingga dapat mamaksimalkan

usaha mereka terutama dalam bidang promosi serta membantu menutupi

kekurangan mereka dibidang teknologi.

Kebanyakan pelaku usaha kecil malakukan promosi dengan cara membuat

pamflet-pamflet dan menempelkannya difasilitas-fasilitas umum. Hal ini

mengakibatkan keindahan lingkungan kota berkurang karena terlihat tidak teratur

dan kotor. Pepohonan yang berada di kanan-kiri jalam merupakan tempat yang

paling populer digunakan sebagai tempat penempelan pamflet karena dianggap

strategis. Namun hal ini hanya membuat kerusakan pada tubuh pohon karena

kebanyakan penempelannya menggunakan paku. Sehingga dengan adanya

(6)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Usaha kecil merupakan bagian integral dari dunia usaha nasional yang

mempunyai kedudukan, potensi dan peranan yang sangat strategis dalam

mewujudkan tujuan pembangunan nasional. Mengingat peranannya dalam

pembangunan, usaha kecil harus terus dikembangkan dengan semangat

kekeluargaan, saling isi mengisi, saling memperkuat antara usaha yang kecil dan

besar dalam rangka pemerataan serta mewujudkan kemakmuran yang

sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat Indonesia. Untuk mewujudkan tujuan tersebut,

pemerintah dan masyarakat harus saling bekerjasama. Masyarakat sebagai pelaku

utama pembangunan, sedangkan pemerintah berkewajiban untuk mengarahkan,

membimbing, melindungi serta menumbuhkan iklim usaha.

Ada dua definisi usaha kecil yang dikenal di Indonesia. Pertama, definisi

usaha kecil menurut Undang-Undang No. 9 tahun 1995 tentang Usaha Kecil

adalah kegiatan ekonomi rakyat yang memiliki hasil penjualan tahunan maksimal

Rp 1 milyar dan memiliki kekayaan bersih, tidak termasuk tanah dan bangunan

tempat usaha, paling banyak Rp 200 juta (Sudisman & Sari, 1996: 5). Kedua,

menurut kategori Biro Pusat Statistik (BPS), usaha kecil identik dengan industri

kecil dan industri rumah tangga. BPS mengklasifikasikan industri berdasrakan

jumlah pekerjanya, yaitu: (1) industri rumah tangga dengan pekerja 1-4 orang; (2)

industri kecil dengan pekerja 5-19 orang; (3) industri menengah dengan pekerja

20-99 orang; (4) industri besar dengan pekerja 100 orang atau lebih (BPS, 1999:

250).

Sebagian besar kegiatan industri kecil di Indonesia berlokasi di daerah

pedesaan dengan sifat dan metode pengusahaan yang tradisional, selain itu sektor

industri kecil ini pada umumnya masih sangat tergantung pada pasaran lokal. Tiga

kegiatan ekonomi pedesaan dapat dikembangkan dengan memanfaatan potensi

yang dimiliki oleh desa itu sendiri, baik potensi fisis maupun potensi non fisisnya,

(7)

2

desa. Di samping itu pada dasarnya setiap manusia mempunyai daya adaptasi

untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan menggunakan

kemampuan dan pengetahuan yang dimilikinya, manusia dapat menjadikan

sumber daya alam sebagai kekayaan yang dapat mendukung kehidupannya.

Dalam pembangunan ekonomi di Indonesia UKM selalu digambarkan

sebagai sektor yang mempunyai peranan yang penting, karena sebagian besar

jumlah penduduknya berpendidikan rendah dan hidup dalam kegiatan usaha kecil

baik disektor tradisional maupun modern. Peranan usaha kecil tersebut menjadi

bagian yang diutamakan dalam setiap perencanaan tahapan pembangunan yang

dikelola oleh dua departemen yakni Departemen Perindustrian dan Perdagangan

serta Departemen Koperasi dan UKM, namun demikian usaha pengembangan

yang telah dilaksanakan masih belum memuaskan hasilnya, karena pada

kenyataannya kemajuan UKM sangat kecil dibandingkan dengan kemajuan yang

sudah dicapai usaha besar. Pelaksanaan kebijaksanaan UKM oleh pemerintah

selama Orde Baru, sedikit saja yang dilaksanakan, lebih banyak hanya merupakan

semboyan saja, sehingga hasilnya sangat tidak memuaskan. Pemerintah lebih

berpihak pada pengusaha besar hampir disemua sektor, antara lain : perdagangan,

perbankan, kehutanan, pertanian dan industri.

Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, karena semakin

terbukanya pasar didalam negeri, merupakan ancaman bagi UKM dengan semakin

banyaknya barang dan jasa yang masuk dari luar dampak globalisasi.

Oleh karena itu pembinaan dan pengembangan UKM saat ini dirasakan

semakin mendesak dan sangat strategis untuk mengangkat perekonomian rakyat,

maka kemandirian UKM dapat tercapai dimasa mendatang. Dengan

berkembangnya perekonomian rakyat diharapkan dapat meningkatkan pendapatan

masyarakat, membuka kesempatan kerja, dan memakmurkan masyarakat secara

keseluruhan.

Secara garis besar, tantangan yang dihadapi pengusaha kecil dapat dibagi

dalam dua kategori: Pertama, bagi PK dengan omset kurang dari Rp 50 juta

umumnya tantangan yang dihadapi adalah bagaimana menjaga kelangsungan

hidup usahanya. Bagi mereka, umumnya asal dapat berjualan dengan “aman”

(8)

3

ekspansi produksi; biasanya modal yang diperlukan sekedar membantu kelancaran

cashflow saja. Bisa dipahami bila kredit dari BPR-BPR, BKK, TPSP (Tempat

Pelayanan Simpan Pinjam-KUD) amat membantu modal kerja mereka.

Kedua, bagi PK dengan omset antara Rp 50 juta hingga Rp 1 milyar,

tantangan yang dihadapi jauh lebih kompleks. Umumnya mereka mulai

memikirkan untuk melakukan ekspansi usaha lebih lanjut. Adapun maksud dari

ekspansi usaha salah satunya merupakan dibidang manajemen pemasaran, yaitu

pada bidang promosi. UKM memiliki kelemahan dalam bidang promosi, hal ini

disebabkan usaha kecil tidaklah memiliki strukturisasi menejemen yang baik

sehingga satu-satunya hal yang dipentingkan adalah memproduksi barang. Telah

dikatakan sebelumnya bahwa usaha kecil di Indonesia banyak berlokasi di daerah

pedesaan dan masih bersifat tradisional, sehingga kurangnya kemampuan dalam

hal promosi dikarenakan ketidakmampuan mereka dalam memanfaatkan

teknologi.

Oleh karena itu, UKM membutuhkan bantuan untuk membantu dalam

perluasan usahanya, terutama dalam segi manajemen pemasaran. Dimana sarana

periklanan berperan penting dalam hal ini. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut

kami memiliki sebuah solusi berupa “PUSAKA”.

PUSAKA merupakan suatu sarana promosi yang dapat digunakan untuk

memperkenalkan produk-produk mereka baik kepada calon konsumen didalam

maupun di luar negeri. PUSAKA berupa layanan berbasis web yang menampilkan

informasi mengenai berbagai usaha mikro yang tersedia di kota khususnya kota

Kendari, Sulawesi Tenggara dalam bentuk informasi lokasi usaha, varian produk

dan nomor kontak.

PUSAKA merupakan jawaban yang tepat atas masalah promosi dari

usaha-usaha mikro yang minim pengalaman, gagap teknologi dan memiliki tenaga kerja

berpendidikan rendah.

Selain itu, kebanyakan pelaku usaha kecil melakukan promosi dengan cara

yang kurang efektif dan mengurangi keindahan lingkungan misalnya penempelan

poster iklan diberbagai fasilitas pelayanan umum. Sehingga dengan adanya

PUSAKA promosi usaha kecil menjadi lebih efektif, ramah lingkungan, hemat

(9)

4

B. Rumusan Masalah

1. Bagaimana peranan UKM dalam perkonomian Indonesia?

2. Bagaimana agar usaha kecil dapat dikenal luas?

3. Bagaimana peranan PUSAKA dalam memahami UKM?

4. Peranan apa yang dapat diberikan PUSAKA terhadap pelaku usaha kecil?

5. Mengapa PUSAKA dapat menjadi solusi untuk mengatasi lemahnya usaha

kecil dalam melakukan persaingan dengan usaha besar?

6. Apa peran PUSAKA dalam menjaga keindahan lingkungan?

C. Tujuan dan Manfaat

Adapun tujuan dan manfaat dalam karya tulis ini antara lain :

1. Mempermudah pelaku usaha kecil dalam memasarkan produknya.

2. Membantu pelaku usaha kecil dalam melakukan persaingan dengan usaha

besar.

3. Memberikan solusi periklanan yang dapat menjaga keindahan lingkungan

kota.

4. Dapat meminimalisir promosi bebas yang ditempel pada jalan-jalan umum

yang juga merusak keindahan lingkungan.

D. Metode Penulisan

Data yang dikemukakan dalam karya tulis ini diperoleh melalui berbagai cara.

Pertama, dengan membaca artikel yang berkaitan dengan teknik pemasaran.

(10)

BAB II PEMBAHASAN

Usaha kecil memegang peranan penting dalam ekspor nonmigas, yang

pada tahun 1990 mencapai US$ 1.031 juta atau menempati rangking kedua setelah

ekspor dari kelompok aneka industri. Ketiga, adanya urgensi untuk struktur

ekonomi yang berbentuk piramida pada PJPT I menjadi semacam "gunungan"

pada PJPT II. Gambar 1 memperlihatkan bahwa pada puncak piramida dipegang

oleh usaha skala besar, dengan ciri: beroperasi dalam struktur pasar

quasi-monopoli oligopolistik, hambatan masuk tinggi (adanya bea masuk, nontariff,

modal, dll.), menikmati margin keuntungan yang tinggi, dan akumulasi modal

cepat. Puncak piramida sejalan dengan hasil survei Warta Ekonomi (1993)

mengenai omset 200 konglomerat Indonesia. Pada dasar piramida didominasi oleh

usaha skala menengah dan kecil yang beroperasi dalam iklim yang sangat

kompetitif, hambatan masuk rendah, margin keuntungan rendah, dan tingkat

drop-out tinggi. Seperti pada gambar, kita dapat secara langsung melihat bahwa yang

menjadi landasan dan berperan penting dalam ekspor non-migas di Indonesia

(11)

6

Dari total unit usaha manufaktur di Indonesia sebanyak 1,524 juta, ternyata

99,2 persen merupakan unit usaha IKRT. IKRT, dengan jumlah tenaga kerja

kurang dari 20 orang, mampu menyediakan kesempatan kerja sebesar 67,3 persen

dari total kesempatan kerja. Kendati demikian, sumbangan nilai tambah IKRT

terhadap industri manufaktur hanya sebesar 17,8 persen. Banyaknya jumlah orang

yang bekerja pada IKRT memperlihatkan betapa pentingnya peranan IKRT dalam

membantu memecahkan masalah pengangguran dan pemerataan distribusi

pendapatan.

Sejarah perekonomian telah ditinjau kembali untuk mengkaji ulang peranan

usaha skala kecil–menengah (UKM). Beberapa kesimpulan, setidak-tidaknya

hipotesis telah ditarik mengenai hal ini. Pertama, pertumbuhan ekonomi yang

sangat cepat sebagaimana terjadi di Jepang, telah dikaitkan dengan besaran sektor

usaha kecil. Kedua, dalam penciptaan lapangan kerja di Amerika Serikat sejak

perang dunia II, sumbangan UKM ternyata tak bisa diabaikan (D.L. Birch, 1979).

Potensi UKM di Indonesia sangat besar sehingga membutuhkan perhatian

agar dapat berkembang dengan baik dan mampu bersaing di pasar lokal, nasional

maupun internasional. Strategi pemberdayaan yang telah diupayakan selama ini

dapat diklasifikasikan dalam:

 Aspek managerial, yang meliputi: peningkatan produktivitas/omset/tingkat utilisasi/tingkat hunian, meningkatkan kemampuan pemasaran, dan

pengembangan sumberdaya manusia.

 Aspek permodalan, yang meliputi: bantuan modal (penyisihan 1-5% keuntungan BUMN dan kewajiban untuk menyalurkan kredit bagi usaha kecil

minimum 20% dari portofolio kredit bank) dan kemudahan kredit

(KUPEDES, KUK, KIK, KMKP, KCK, Kredit Mini/Midi, KKU).

 Mengembangkan program kemitraan dengan besar usaha baik lewat sistem Bapak-Anak Angkat, PIR, keterkaitan hulu-hilir (forward linkage), keterkaitan hilir-hulu (backward linkage), modal ventura, ataupun subkontrak.

(12)

7

(Sarana Usaha Industri Kecil) yang didukung oleh UPT (Unit Pelayanan

Teknis) dan TPI (Tenaga Penyuluh Industri).

 Pembinaan untuk bidang usaha dan daerah tertentu lewat KUB (Kelompok Usaha Bersama), KOPINKRA (Koperasi Industri Kecil dan Kerajinan).

Berbagai bantuan dari pemerintah telah dicanangkan guna membantu

perkembangan UKM di Indonesia, tetapi bantuan tersebut hanya membantu dalam

masalah permodalan saja, dimana masalah UKM begitu banyak, salah satunya

adalah pada sektor manajemen yang kurang. Terlebih lagi pada manajemen

pemasaran, karena usaha kecil membutuhkan ekspansi usaha dimana di dalamnya

termasuk juga strukturisasi manajemen yang baik dalam mengelola dan

mengembangkan usaha tersebut kedepannya. Agar produk dari usaha kecil dapat

dikenal luas dibutuhkan promosi usaha yang efektif dan dapat dilihat oleh

masyarakat luas, terlebih lagi perekenomian terbuka yang berlaku sekarang

membuat UKM mau tidak mau harus ikut bersaing di pasar Internasional,

sehingga dalam pengenalan produk UKM harus dilakukan secara global. Dengan

adanya media yang mampu memperkenalkan produk-produk UKM baik di pasar

lokal, nasional maupun internasional. Selain agar produknya dikenal secara luas,

UKM juga diharapkan mampu menjalin kerja sama dengan usaha lainnya agar

terjadi Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang akan mempermudah dalam

pengembangan UKM kedepannya. Hal ini tentu akan sangat membantu dalam

memperkenalkan produk-produk UKM sekaligus memperluas pasar UKM

tersebut serta mengatasi masalah manajemen pemasaran yang belum mampu di

tangani sebagian UKM di Indonesia, khususnya Kendari.

PUSAKA (Pusat Informasi Usaha Kecil Kendari) adalah sebuah situs web

yang dibuat dan dikembangkan bertujuan untuk meningkatkan tingkat promosi

dari usaha-usaha kecil lokal guna menaikkan tingkat penjualan dari usaha mikro

lokal, serta mampu menjalin kemitraan dengan usaha lainnya. PUSAKA hadir

dalam tampilan yang sederhana dan mudah diakses oleh masyarakat maupun

pelaku usaha.

Hal ini bertujuan agar usaha lokal dapat lebih diterima masyarakat sekitar dan

produk yang dihasilkannya menjadi pilihan masyarakat sekitar. Dengan promosi

(13)

8

dibandingkan produk luar yang lebih mahal tetapi mutunya sama. Selain itu,

dengan PUSAKA, diharapkan pulaku usaha-usaha lokal dapat berkembang dan

dikenal serta memiliki daya saing dengan usaha-usaha besar lainnya dan akhirnya

memiliki kemampuan untuk melakukan eksportir pada nantinya.

PUSAKA dapat menjadi suatu solusi bagi usaha kecil dalam melakukan

persaingan dengan usaha-usaha besar. Dengan PUSAKA kelemahan mereka

dalam memanfaatkan teknologi sebagai media promosi dapat tertutupi. PUSAKA

dapat memberikan informasi kepada para calon konsumen mengenai

barang-barang yang diproduksi oleh para pelaku usaha kecil serta lokasi usaha mereka,

terutama calon konsumen yang berasal dari luar kota. Kebanyakan para pendatang

dari luar kota seperti wisatawan tidak mengetahui lokasi usaha kecil yang dapat

memenuhi kebutuhan mereka misalnya seperti toko cendramata dan lain

sebagainya. Oleh karena itu PUSAKA hadir untuk memberikan pelayanan kepada

para pendatang baru di kota tersebut. PUSAKA sendiri yang merupakan media

promosi bagi usaha-usaha kecil, tentu akan sangat membantu pelaku usaha kecil

dalam memperkenalkan produknya baik kepada masyarakat lokal maupun

nasional bahkan internasional. Hal ini dapat terjadi karena media periklanan

mereka berbasis web dimana semua orang dibelahan dunia manapun dapat

mengaksesnya, dibandingkan dengan periklanan usaha kecil pada umumnya

hanya dari mulut ke mulut dan lebaran kecil yang kurang efektif dan tidak

menarik. PUSAKA diharapkan mampu menaikkan minat masyarakat untuk

menggunakan produk lokal dengan mengetahui kualitas produk lokal yang tidak

kalah dengan produk impor. Dengan PUSAKA usaha kecil akan terbebas dari

permasalahan promosi produk, sehingga mereka dapat fokus pada masalah

produksi. Dibandingkan dengan harus memikirkan agar usahanya dapat dikenal

masyarakat dimana para pelaku usaha harus memutar balik otak dan tidak dapat

fokus pada aktifitas produksi untuk mempromosikan usahanya. Selain itu, dengan

PUSAKA usaha kecil akan mampu diakses oleh masyarakat luar daerah yang

dimana akan menambah luas pasar dari usaha-usaha mikro tersebut sehingga

walaupun konsumen didaerah asal kurang, mereka masih mampu menerima

pesanan dari luar daerah karena luasnya pasar yang dikelolanya dengan

(14)

9

membangun kerja sama antar sesama UKM maupun usaha besar, sehingga

mampu meningkatkan daya saing UKM terhadap usaha besar karena memiliki

kemitraan yang kuat.

PUSAKA yang merupakan media periklanan secara online, tentu memiliki

proses yang panjang dalam pengumpulan data didalamnya. Data tersebut

diperoleh dengan cara terjun ke lapangan langsung untuk mengumpulkan data

mengenai usahawan-usahawan yang ada di kota Kendari. Adapun informasi yang

dikumpulkan berupa pelaku usaha, alamat lokasi usaha, penghasilan perbulan,

varian produk dan nomor kontak.

Untuk awal pembentukan PUSAKA tidak diterapkan tarif karena masih

menggunakan domain gratis disalah satu pembuat blog ternama. Selain itu

partisipasi usahawan lokal dalam pengembangan PUSAKA sangat dibutuhkan

mengingat jenis periklanan berbasis web masih terhitung baru di Kota Kendari.

PUSAKA sendiri dalam masa proses pengerjaan dan pengembangan hal ini

dikarenakan usaha kecil menengah di Kota Kendari relatif sama, misalnya usaha

meubel dan rumah makan sangat dominan sehingga pengumpulan informasi usaha

dengan jenis yang berbeda dan berpotensi seperti usaha hasil laut dan kesenian

kayu sangat sulit ditemukan. Setelah data diperoleh, kemudian data-data tersebut

diinput ke dalam situs yang saat ini masih dalam bentuk blog. Proses penginputan

informasi itu sendiri kami lakukan sendiri dan tidak memiliki kendala yang

berarti. Desain blog dari PUSAKA hadir dalam bentuk yang sederhana dan mudah

dipahami sehingga mempermudah bagi siapa saja yang mengaksenya.

Karena layanan ini baru saja ada di Kota Kendari dan belum dikenal luas,

maka dibutuhkan promosi dijejaring-jejaring sosial yang populer dimasyarakat

sekitar seperti misalnya facebook, twitter, BBM dan sebagainya. Langkah ini

sangat diperlukan dalam rangka mengembangkan PUSAKA karena efesiensinya

tergantung pada banyaknya pengunjung yang mengaksenya.

Selain membantu promosi produk usaha kecil, PUSAKA dapat membantu

meminimalisir periklanan-periklanan liar dalam bentuk pamflet yang

ditempel-tempel di fasilitas-fasilitas umum yang hanya akan mengurangi keindahan

lingkungan. Kebanyakan pelaku usaha kecil melakukannya untuk

(15)

10

pemasangan iklan semacam ini akan terlihat kotor dan tidak teratur. Salah satu

fasilitas umum yang biasa digunakan sebagai lokasi penempelan yaitu

pohon-pohon yang berada di kanan-kiri jalan, hal ini dilakukan karena dianggap strategis

dan mudah untuk dibaca orang banyak. Selain menganggu keindahan,

pemasangan iklan seperti ini juga dapat merusak pohon karena kebanyakan

pemasangan menggunakan paku. Selain itu, metode periklanan seperti ini sudah

tidak efektif lagi terutama di kota-kota besar. Masyarkat akan lebih cenderung

menggunakan teknologi dalam mengakses dan memperoleh informasi yang

diinginkan, karena dengan cara ini akan lebih cepat, mudah dan efisien. Untuk

tetap mengimbangi kemajuan teknologi ini, para pelaku usaha kecil harus mampu

menyediakan periklanan yang dapat diakses melalui media internet, agar dapat

bersaing dan menyesuaikan dengan jaman. Namun, bagi usaha kecil yang minim

manajemen hal ini merupakan sebuah hal yang sulit sehingga PUSAKA

merupakan solusi yang tepat, dimana PUSAKA dapat membantu pelaku usaha

kecil dalam beriklan dan mampu menjaga keindahan dan kelestarian lingkungan

(16)

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan

Adapun kesimpulan dari karya tulis ini adalah sebagai berikut :

1. UKM memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian

Indonesia karena dapat menyerap tenaga kerja yang begitu banyak.

Dimana mampu menyediakan kesempatan kerja sebesar 67,3 persen dari

total kesempatan kerja, dimana penyerapan tenaga kerjanya termasuk

orang-orang dengan pendidikan rendah yang daya saingnya rendah.

Selain itu UKM juga mengekspor non-migas jauh lebih banyak

dibandingkan perusahaan-perusahaan besar. Dan UKM mampu bertahan

dalam guncangan ekonomi sehingga merupakan tiang penyangga

perekonomian Indonesia

2. UKM memiliki masalah dalam manajemen. Tidak adanya pihak yang

mengatur dan merancang perkembangan dari UKM itu sendiri karena

pelaku usaha juga bertindak sebagai direktur pengambil kebijakan,

dimana dia harus berfokus dalam produksi barang dan manajemen.

Sehingga untuk melakukan ekspansi usahanya UKM seringkali

mengalami hambatan, terutama dalam proses promosi produk dan

usahanya. UKM membutuhkan bantuan dalam bidang periklanan

sehubungan dengan manajemennya yang kurang baik. Dengan membantu

mempromosikan usahanya, diharapkan UKM dapat dikenal lebih luas

dan memiliki daya saing di pasar lokal, nasional, maupun internasional

3. PUSAKA berperan penting dalam memperkenalkan UKM ke masyarakat

karena berisi informasi-informasi umum mengenai UKM di dalamnya,

sehingga masyarakat diharapkan lebih mengenal UKM

4. Dengan adanya PUSAKA diharapkan UKM yang belum memiliki

manajemen yang baik agar dapat dikenal secara luas, agar tingkat

penjualan produknya dapat meningkat dan usahanya dapat dikenal lebih

(17)

12

5. Usaha besar yang memiliki fasilitas yang memadai dalam

mempromosikan produknya dengan cara yang lebih efektif dan modern

tentu akan membuat usaha kecil yang tentunya hanya mengandalkan

periklanan liar akan semakin terpuruk dikarenakan hanya mengandalkan

pamflet yang ditempel atau disebar disembarang tempat. Oleh karena itu

Pusaka hadir untuk mendukung usaha kecil dalam mempromosikan

usaha mereka agar dapat dikenal masyarakat serta membangun kerja

sama dengan UKM lainnya sehingga membentuk kelompok usaha yang

kuat yang pada akhirnya mampu bersaing dengan usaha-usaha besar.

6. Melalui Pusaka para pelaku usaha kecil dapat mempromosikan produk

mereka tanpa harus mangganggu keindahan lingkungan. Hal ini

dikarenakan Pusaka adalah tempat promosi bagi usaha kecil melalui

internet. Seringkali pamflet yang merupakan sarana promosi produk bagi

para usaha kecil tertempel di fasilitas-fasilitas umum sehingga

mengurangi keindahan lingkungan.

B. Saran

1. Pemerintah sebaiknya melakukan langkah nyata untuk pengembangan

dari usaha-usaha kecil.

2. Sebaiknya pelaku usaha kecil lebih memahami peranan iklan dalam

pengembangan usahanya.

3. Pelaku usaha sebaiknya memperhatikan keindahan lingkungan dengan

tidak melakukan promosi secara bebas yang hanya dapat mengurangi

keindahan lingkungan.

4. Pemerintah sebaiknya lebih mengawasi secara tegas terhadap periklanan

(18)

13

DAFTAR PUSTAKA

http://anggitriutami.blogspot.com/2013/07/bagaimana-perkembangan-usaha-kecil-dan.html. Diakses pada tanggal 19 Januari 2014

http://sintak.unika.ac.id/staff/blog/uploaded/5811998215/files/struktur_ekonomi_-umkm.pdf. Diakses pada tanggal 19 Januari 2014

http://www.damandiri.or.id/file/arirahmathakimundipbab1.pdf. Diakses pada tanggal 19 Januari 2014

(19)

14

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

A. Identitas Diri (Ketua Tim)

1 Nama Lengkap Muhammad Zulkarnain Muin

2 Tempat Tanggal Lahir Kendari, 17 Februari 1995

3 Alamat Tempat Tinggal Jl. Yos Sudarso No.1

4 Nomor Telepon 082347467810

5 Program Studi S1 Ekonomi

6 NIM B1A112061

7 E-mail [email protected]

B. Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA

Nama Institusi SDN 12 Kendari SMPN 2 Kendari SMAN 1 Kendari

Jurusan - - IPA

Tahun

Masuk-Lulus 2000-2006 2006-2009 2009-2012

C. Karya Ilmiah Yang Pernah Dibuat

No Judul Karya Ilmiah Institusi Penyelenggara

D. Penghargaan Yang Pernah Diraih

No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun

1 Juara 1 Lomba Pidato Universitas Halu Oleo 2012

2

(20)

15

A.Identitas Diri (Anggota I)

1 Nama Lengkap Muhammad Wisnu Firman

2 Tempat Tanggal Lahir Kendari, 26 Desember 1994

3 Alamat Tempat Tinggal Jalan Kakatua No.15 D

4 Nomor Telepon 085241741718

5 Program Studi S1 Teknik Elektro

6 NIM E1D112007

7 E-mail [email protected]

B. Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA

Nama Institusi SDN 03 Kendari

Barat

SMPN 2 Kendari SMAN 1 Kendari

Jurusan - - IPA

Tahun

Masuk-Lulus 2000-2006 2006-2009 2009-2012

C. Karya Ilmiah Yang Pernah Dibuat

No Judul Karya Ilmiah Institusi Penyelenggara

D. Penghargaan Yang Pernah Diraih

No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun

(21)

16

A. Identitas Diri (Anggota II)

1 Nama Lengkap Dimas Sukadi Putra

2 Tempat Tanggal Lahir Makassar, 15 Januari 1995

3 Alamat Tempat Tinggal Jl. RE. Martadinata, Lrg. Cinta Bahari 2

No. 1

4 Nomor Telepon 085241873805

5 Program Studi S1 Teknik Geofisika

6 NIM F1H112001

7 E-mail [email protected]

E. Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA

Nama Institusi SDN 07 Kendari SMPN 2 Kendari SMAN 1 Kendari

Jurusan - - IPA

Tahun

Masuk-Lulus 2000-2006 2006-2009 2009-2012

F. Karya Ilmiah Yang Pernah Dibuat

No Judul Karya Ilmiah Institusi Penyelenggara

G. Penghargaan Yang Pernah Diraih

No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun

(22)

17

LAMPIRAN-LAMPIRAN

(23)

Gambar

Gambar 1.1 Piramida Ekonomi Indonesia

Referensi

Dokumen terkait

Mulai dari penggunaan untuk kontrol sederhana sampai kontrol yang cukup kompleks, mikrokontroler dapat berfungsi jika telah diisi sebuah program, pengisian program ini dapat

Kondisi geografis Italia yang terletak di bagian selatan benua Eropa dengan garis pantai terpanjang di perairan Mediterranean, 9.226 km, mempunyai potensi terdampak yang

1) Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting, dengan ketentuan harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh

Berdasarkan ukuran tiap Saron Demung laras pelog yang telah diamati, pada setiap pangkon yang memiliki wilahan 1 sampai 7 jika ditinjau dengan mengamati besarnya lebar tiap wilahan

Abstrak – Pembuatan material feroelektrik Barium titanat (BaTiO 3) berhasil dilakukan menggunakan metode solid state reaction (reaksi padatan).. Barium carbonat

Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting, dengan ketentuan harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh

Selain itu hasil penelitian menunjukkan anak yang mengikuti pembelajaran tari di Sanggar Ranah Tanjung Bunga memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap prestasi anak

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, dengan ini kami meminta kepada peserta lelang sederhana untuk Peket Pengadaan Bahan Pemeriksaan Laboratorium(Lelang Ulang) agar memperpanjang