• Tidak ada hasil yang ditemukan

EKSTRAKSI PIGMEN ANTOSIANIN DARI KULIT RAMBUTAN (Nephelium lappaceum) DENGAN PELARUT METANOL SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "EKSTRAKSI PIGMEN ANTOSIANIN DARI KULIT RAMBUTAN (Nephelium lappaceum) DENGAN PELARUT METANOL SKRIPSI"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk membuat bubuk pewarna alami dari kulit rambutan (Nephelium lappaceum L) dengan kualitas yang optimal berdasarkan variasi konsentrasi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik ekstraksi pigmen antosianin kulit kacang gude hitam yang paling baik ditinjau dari kadar total antosianin (metode

Berdasarkan hasil analisa diketahui bahwa terdapat interaksi sangat nyata antara lama ekstraksi dan rasio pelarut (volume pelarut) terhadap nilai absorbansi pigmen

Isolasi senyawa flavonoida yang terkandung di dalam kulit buah rambutan (Nephellium lappaceum L.) dilakukan dengan maserasi dengan pelarut metanol.. Ekstrak pekat metanol

Penelitian ini dilakukan dengan tahapan, yaitu: (1) Persiapan sampel kulit rambutan varietas Binjai dan Lebak bulus dari pengumpulan kulit rambutan sampai diperoleh serbuk

Rendemen ekstrak antosianin dari kulit manggis tertinggi sebesar 46%, kadar antosianin tertinggi sebesar 263,976 mg/L, dan nilai intensitas warna tertinggi sebesar 0,713

Isolasi senyawa flavonoida yang terkandung di dalam kulit buah rambutan (Nephellium lappaceum L.) dilakukan dengan maserasi dengan pelarut metanol.. Ekstrak pekat metanol

Pemeriksaan aktivitas antioksidan ekstrak etanol dan fraksi kulit batang rambutan dilakukan sebagai berikut: Ekstrak ditimbang sebanyak 50 mg dilarutkan dengan metanol