KARSINOMA SEL BASAL
KARSINOMA SEL BASAL
1301183 1
1301183 1
3331100, NIP. 132 308 883
31100, NIP. 132 308 883
DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN
DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN
FK USU/RSUP ADAM MALIK/ RS. Dr
FK USU/RSUP ADAM MALIK/ RS. Dr
KARSINOMA SEL BASAL
KARSINOMA SEL BASAL
Pendahuluan
Pendahuluan
Karsinoma set basal (KSB)disebut juga Basalioma adalah tumor ganas kulit yang
Karsinoma set basal (KSB)disebut juga Basalioma adalah tumor ganas kulit yang
p
paalliin
ng
g wring ditem
wring ditemukan terutama
ukan terutama pada orang
pada orang kulit putih.
kulit putih. Di Australi
Di Australia jumlah
a jumlah kasus bar
kasus baru
u
KSB 652/tahun/100 ribu penduduk sedangkan di Amerika Serikat 480
KSB 652/tahun/100 ribu penduduk sedangkan di Amerika Serikat 480
//tahun/100 ribu
tahun/100 ribu
penduduk.
penduduk. Di
Di Indonesia
Indonesia menurut
menurut data
data Badan
Badan Registras
Registrasi
i Kanker
Kanker Ikatan
Ikatan Ahli
Ahli Patologi
Patologi
Indonesia tahun 1989. dart 1530 kasus kanker kulit. yang terbanyak adalah kasus
Indonesia tahun 1989. dart 1530 kasus kanker kulit. yang terbanyak adalah kasus
karsinoma sel basal yaitu 39.93%.'"
karsinoma sel basal yaitu 39.93%.'"
Definisi
Definisi
Karsinoma Sel Basal ( KSB) adalah neoplasma ganas dart sel epitelial yang lebih
Karsinoma Sel Basal ( KSB) adalah neoplasma ganas dart sel epitelial yang lebih
mirip sel germinalif folikel rambut dibandtngkan dengan lapisan sel basal epidermis.
mirip sel germinalif folikel rambut dibandtngkan dengan lapisan sel basal epidermis.
KSB merupakan tumor fibroepitelial yang ierdiri alas komponen stroma
KSB merupakan tumor fibroepitelial yang ierdiri alas komponen stroma
interdependen ( jaringan fibrosa) dan epitelial Sel tumornya berasal dui primordial
interdependen ( jaringan fibrosa) dan epitelial Sel tumornya berasal dui primordial
pluropote
pluropotensial di
nsial di lapisa
lapisan set
n set basal
basal. dan
. dan dapat
dapat juga
juga dan s
dan selubung
elubung akar
akar luar
luar folikel
folikel m
maul
aul
atau kelenjar sebasea atau adneksa kulit lain
atau kelenjar sebasea atau adneksa kulit lain
Nama lai
Nama lain dan Kars
n dan Karsinoma Set Ba
inoma Set Basal ini
sal ini adalah Ba
adalah Basalioma
salioma. Basal S
. Basal Sel Epitel
el Epitelioma.
ioma.
ulkus rodens. ulkus Jacob. tumor komprecher. basal set karsinoma.'
ulkus rodens. ulkus Jacob. tumor komprecher. basal set karsinoma.'
Epidemiologi
Epidemiologi
Pertama sekali yang melaporkan Karsinoma Sel Basal ini adalah Jacob pada tahun
Pertama sekali yang melaporkan Karsinoma Sel Basal ini adalah Jacob pada tahun
1827 yang meruapakn suatu sel imam dan metastase yang lambat. sena jarang
1827 yang meruapakn suatu sel imam dan metastase yang lambat. sena jarang
menimbulkan kematian.' Karsinoma Sel Basal mi lebih seeing diJumpai pada orang
menimbulkan kematian.' Karsinoma Sel Basal mi lebih seeing diJumpai pada orang
kulit putih daripada orang yang kulit berwarna. dan pengaruh sinar matahari sangat
kulit putih daripada orang yang kulit berwarna. dan pengaruh sinar matahari sangat
berperan dalam perkembangan Karsinoma Sel Basal.
dan umumnya di atas .10 tahun
Menurut penelitian Tjarta di Indonesia peringkat kanker kulit adal ah 1. Karsinoma Sel Basal 36 67%
2. Karsinoma Sel Skuamosa 11.4% 3. M e l a n o m a M a l i g n a 0 . 5 9 %
4. Tumor ganas adneksa kulit dan tumor ganas kulit lainnya 8.5%
Patogenesis"
Komprecher ( 1903 ) mengatakan bahwa KSB berasal dart Sel Basal Epidermis. Adamson (1914) menyangsikan bahwa KSI3 berasal dart Sel Basal dan mengajukan teori bahwa KSB berasal dart fokus embrionik laten yang timbul dart keadaan dorman pada usia lanjut.
Lever (1948) mengemukakan bahwa KSB bukan karsinoma clan Mak berasal dart Sel Basal tetapi adalah tumor nevoid dan hamartoma yang berasal da rt set germinativurn epitel primer (Primary epithelial germ cell) yaitu set set yang belum matang. Teori lain dart Pinkus menyatakan bahwa KSB berasal dan sel plus potensial yang terbentuk secara kontinu sepanjang hidup. menjadi aktif pada usia tua dan mempunyai potensi untuk membentuk rambut. kelenjar sebum dan kelenjar apokrin.
l'atogenis Karsinoma sel Basal didahului dengan kolagen yang sering dijumpai pada kulit yang sedikit pigmennya dan mendapat sinar matahari yang berlebih sehingga most epidermis terganggu yang mana hal ini merupakan predileksi terjadinya suatu kelainan kulit.' Melanin berfungsi sebagai energi arnorf yang dapat mneyerap energi dan menghilangkannya dalam bentuk panas. jika energi masuk terlalu besar dapat merusak dan mematikan sel atau inengalarni mutasi untuk selanjutnya menjadi sel kanker.
Faktor predisposisi dart Karsinoma Sel Basal :
1. Fakto r inte rna l : umur. ras. jenis kelamin. dan genetik 2. Faktor external
I. Sinar UV ( UVB 290 - 320 um )
2. Trauma pada kulit seperti bekas vaksinasi luka bakar 3. Zat - tat kimia hidrokarbon polisiklik
4. Radiast lonisasi 5. Arso n or gani k
Manifestasi klinis
Predileksinya terutann pada wajah ( pip!. dahi. hidung. lipat. nasolabial daerah periorbital). letter. Meskipun prang dapat pula dijumpai pada lengan. tangan. badan. tungkai. kaki. dan kulit kelapa.
Cambaran klmik KSB bervarisasi. Lever membagi KSB menjadi 5 bentuk : I. Nodulo.ulseratif. termasuk ulkus rodens
2. Berpigmen
3. Morfea atau fibrosing atau sklerosing 4. S u p e r f i c i a l
5. Fibroepiteliorna
Di samping flu terdapat pula 3 sindromaa kiwis. di mana epitelioma sel basal berperan penting . yaitu : I. Sindrorna epitelioma sel basal nevoid
3. Sindromaa Bazex (merupakan atrofoderma folikuler dengan epitelioma sel basal multipel)
Tip Nodulo - Ulseratif
Merupakan Jents yang paling seeing Miumpai. Les! btasanya tampak sebagai lesi tunggal. Paling sering mengenai waJah. terutama pip!, lipat nasolabial. dahi. dan tepi kelopak maw. Pada awalnya tampak papul atau nodul kecil. transparan sepeni mutiara. berdiamater kurang dart 2 cm. dengan tem meninggi. Permukaannya tampak mengkilat. sering dijumapi adanya teleangiektasia. dan kadang - kadang dengan skuarna yang !talus atau krusta lipis. l3erwarna seperi mutiara. kadang - kadang sepeni kuht normal sampai eritern yang pucat. Lesi membesar secara perlahan dan suatu mat bagian tengah lesi rnenjadi cekung. meninggalkan tem yang meninggt keras. Jika terabaikan. lest -lesi ini akan mengaland ulserasi ( disebut ulkus rodens ). dengan destruksi jaringan di sekiranya.
Tipe Berpigmen
Cambaran klinisnya sama dengan yang tipe nodulo -ulseratif. Bedanya. pada jenis ini berwarna coklat atau hitam berbintik bintik atau homogen yang secara klinis dapat menyerupai melanoma.
Tipe Nlorfealribrosing/Sklerosing
Biasanya terJadi pada kepala dan later. lest tampak sebagai plak skierotik yang rekung, berwama putih kekuningan dengan bias Mak jelas. Per turnbuhan perifer diikuti oleh perluasan sklerosis di tengahnya.
Tipe Superflsial
Lem biasanya multipel, mengenai badan. Secara klinis tampak sebagai plak transparan, eritematosa sampal berpigmen terang. berhentuk oval sampal Ireguler denganrcpt berbatas tegas sedikit meninggi. seperti benang atau kawat. Biasanya dlhubungkan dengan ingesti arsenik kronis.
Tipe Fibroepitelial
Paling sexing terjadi pada punggung bawah. Secara khnls. lest berupa papul kern yang tidak bertangaki atau bertangkai pendek. dengan permukaan halus dengan wama yang bervartasi.
S I N D R O M E P I T E L I O M A S E L B A S A L N E V O I D
Dikenal pula sebagai sindroma Corlin-Boltz. Merupakan kelalnan autosomal dominan dengan penetrasi yang bervariasi. ditandai oleh 5 gejala mayor yaltu
I. KSB multipel yang terjadi pada usia muda
2. Cekungan - cekungan pada telapak tangan dan telapak kaki 3. Kelainan pada tulang. terutama tulang rusuk
4. Klsta pada tulang rahang
5. Kalslitkasi ektopik dart falks serebrt dan struktur lainnya
Di samping gejala mayor int dijumpai banyak kelainan sistem organ mutipel yang berhubungan dengan sindroma Int.
N E V U S S E L B A S A L U N I L A T E R A L L I N I E R
Merupakan Jenis yang sangat Jarang dijurnpai. Lest berupa nodul dan komedo. dengan daerah atropi bentuk striae. distribusi zosteriformis atau tinier. unilateral. Lest biasa dijumpai sejak lahir dan lesi int tidak meluas dengan meningkatnya usia.
Sindroma ni digambarkan pertama kalinya oleh Bazex. diturunkan secara dominan. dengan ctrl khas sebagai berikut :
LAtrofoderma folikuler. yang ditandai etch folikuler yang terbuka lobar. seperti ice pick marks.terutama pada ekstremitas.
2. Epitelioma set basal kecil. multipel pada waJah. biasanya timbul perta= kali saat remaja atau awal dewasa. Namun kadang -kadang dapat Juga timbul pada akhlr masa anak - anak.
Di samping uu dapat pula dijumpal anhidrosis lokal atau hipohidrosis generalisata. hipotrikosis kongenital pada kulit kepala dan daerah lainnya.
H I S T O P A T O L O G I
Lever membagi KSB da lam beberapa ape hi stopatologi yang terdirt alas KSB yang berdiferensiasi dan KSB tidak berdiferensiasi.
I. KSB berdiferensiasi a. Jenis keratotik
Disebut Juga tipe pilar oleh karena berdiferensiasi ke arah rambut. Menurgukkan selsel parakeratmaik dengan gambaran inti yang memanjang dan sitoplasma agak eosinofilik dan dijumpai horncyst. selain sel.sel undiferentiated dengan sitoplasma basofilik.
b. Jenis kistik
Dgumpai adanya bagian•bagian kistik dibagian tengah massa tumor yang terjadi aktbat degenerasl set-set tumor atau defferensiast sel-sel ke arab kelenjar.
c.Jenis adenoid
Adanya gambaran struktur mirip kelenjar yang dibatasi jaringan Ikat. Kadang.kadang ditemukan lumen yang dikelilingi sel-sel bersekresi. Dalam lumen dapat ditemukan semacarn bahan kolold atau massa amorf.
2. KSB tidak berdif ferensiasi/ KSB solid
Merupakan garnbaran histopatologik yang banyak dltemukan. Berupa pulau-pulau sel dengan bentuk dan ukkuran bermacam.macam. terdiri dart sel.sel basaloid. dengan Intl basofilik yang bulat matt lonjong. sitoplasma sedikit. sel-sel pada tepi massa tumor tersusun palisade.
Diagnosa Banding"
Secara klinis sel basan didiagnosis banding dengan: I. Karsinoma sel skuamosa
2. Melanocytyc navy! II
3. Karsinoma sel Merkel 4 . M e l a n o m a m a l i g n 5. Trichoepiteliorna
Diagnosis
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala klinis dan p emeriksaan histopatologi!
Penatalaksanaan
Penatalaksanaan KSB bertujuan untuk mendapaikan kesembuhan dengan basil kosmetik yang balk serta basil fungsional yang maksimal. Dalam menentukan cara penatalaksanaan KSB. banyak hal yang harus diperhatikan. balk dart faktor turnomya maupun pasiennya. Faktor tumor yang perlu diperhatikan adalah ape tumor. ukuran lokasi.
sifat pertumbuhan dan apakab tumor primer atau rekurens. Sedangkan faktor
pasien yang perlu dipertimbangkan adala h usia. riwayat penyakit lain. faktor psikologis dan riwayat pengobatan. Secara gars besar penatalaksanaan KSB digolongkan dalam 2 kelompok. yaitu dengan pembedahan dan tanpa pembedahan. Pembedahan dapat dilakukan dengan cara eksisi dengan skapel. bedah mikrografl k Mobs. kuretase dan elekirodesikasi. bedah beku. serta bedah laser. Penatalaksanaan tanpa pembedahan dilakukan dengan cam radioterapi. interferon intralesi. kemoterapi. pemberian retinoid dan foto dinamik.
Prognosis
Pengobatan pada KSB primer memberikan angka kesembuhan sekitar 95% sedangkan pada KSB rekuren sekitar 92%. Pengobatan pada KSB rekuren lebih sulit daripada KSB Primer. dan angka kekambuhan setelah dilakukan prosedur yang kedua adalah
Kesimpulan
Karsiimina sel basal adalah tumor kulit ganas yang prang bermetastase. wring duumpai pada orang kulit push. laki -laki lebih banyak dariw anita. Faktor predisposisi dan matahari sangat berperan dalam perkembangan KSB. Diagnosa ditegakkan dart gepla klinis dan pemeriksaan histopatologi. Penatalaksanaan KSB dapat dilakukan dengan pembedahan atau tanpa pembedahan.