• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Pendahuluan Kanker Hati

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Pendahuluan Kanker Hati"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PENDAHULUAN

LAPORAN PENDAHULUAN

KANKER HATI (CA. HEPAR)

KANKER HATI (CA. HEPAR)

A.

A. DEFINISIDEFINISI

Kanker hati adalah penyakit kronis pada hepar dengan inflamasi dan fibrosis hepar yang Kanker hati adalah penyakit kronis pada hepar dengan inflamasi dan fibrosis hepar yang meng

mengakibatakibatkan distorsi strukan distorsi struktur hepaktur hepar dan hilangnyr dan hilangnya sebagian besar funga sebagian besar fungsi hepar si hepar ( Gips &( Gips & Willson :1989 )

Willson :1989 ) Kanke

Kanker hati adalah penyakr hati adalah penyakit gangguait gangguan pada hati yang disebabn pada hati yang disebabkan karena kan karena hepatihepatis kronik s kronik  dalam jangka panjang yang menyebabkan gangguan pada fungsi

dalam jangka panjang yang menyebabkan gangguan pada fungsi hati ( Ghofar  !bdul : "##9 )hati ( Ghofar  !bdul : "##9 ) Kanker hati berasal dari satu sel yang mengalami perubahan mekanisme kontrol dalam sel Kanker hati berasal dari satu sel yang mengalami perubahan mekanisme kontrol dalam sel ya

yang ng menmengakgakibaibatkatkan n pempembelbelahaahan n sel sel yayang ng tidtidak ak terterkonkontrotrol$ l$ %el %el abnabnormormal al tertersebusebut t akaakann membentuk jutaan kopi yang disebut klon$ ereka tidak dapat melakukan fungsi normal sel membentuk jutaan kopi yang disebut klon$ ereka tidak dapat melakukan fungsi normal sel hati dan sel terus menerus memperbanyak diri$ %el'sel tidak normal ini akan membentuk tumor  hati dan sel terus menerus memperbanyak diri$ %el'sel tidak normal ini akan membentuk tumor  (!nonim "##)

(!nonim "##)

B.

B. ETIOLOGIETIOLOGI

Kanker hati ( karsinoma hepatoseluler ) disebabkan adanya infeksi hepatis  kronis yang Kanker hati ( karsinoma hepatoseluler ) disebabkan adanya infeksi hepatis  kronis yang terjadi dalam ja

terjadi dalam jangka *aktu lama$ ( Ghofar !bdul : "##9 )ngka *aktu lama$ ( Ghofar !bdul : "##9 )

+enyebab kanker hepar se,ara umum adalah infeksi -irus hepatitis  dan . ,emaran +enyebab kanker hepar se,ara umum adalah infeksi -irus hepatitis  dan . ,emaran aflatoksin 1 sirosis hati infeksi parasit alkohol serta faktor keturunan$ (/ong "##")$

aflatoksin 1 sirosis hati infeksi parasit alkohol serta faktor keturunan$ (/ong "##")$

0nfeksi -irus hepatitis  dan . merupakan penyebab kanker hepar yang utama didunia 0nfeksi -irus hepatitis  dan . merupakan penyebab kanker hepar yang utama didunia terutama pasien dengan antigenemia dan juga mempunyai penyakit kronik hepatitis$ +asien terutama pasien dengan antigenemia dan juga mempunyai penyakit kronik hepatitis$ +asien la

lakiki'la'laki ki dedengngan an umumur ur lelebibih h dadari ri # # tatahuhun n yayang ng memendnderierita ta pepenynyakakit it hehepapatititis tis   dadan n .. mempunyai kemungkinan besar terkena

mempunyai kemungkinan besar terkena kanker hepar$ (2skanker hepar$ (2sukuma dkk$ 19934 or dkk$ ukuma dkk$ 19934 or dkk$ 1998)$1998)$ 5ra

5rang ng yayang ng diddidiagiagnosnosis is menmenderderita ita kankanker ker hathati i berberusiusia a diadiatas tas enaenam m pulpuluh uh tahtahun$ un$ 6ar6arii sebuah sur-ei di Kanadasetiap tahun sekitar 18## orang didiagnosis menderita kanker hati dan sebuah sur-ei di Kanadasetiap tahun sekitar 18## orang didiagnosis menderita kanker hati dan separuh lebih adalah lelaki$

separuh lebih adalah lelaki$

/aktor 7 faktor yang dapat merusak hati dan penyebab kanker hati : /aktor 7 faktor yang dapat merusak hati dan penyebab kanker hati : 1$

1$ .erosis epatis.erosis epatis "$

"$ iirus epatitis  rus epatitis  dan epatitis .dan epatitis . 3$

3$ Kontak dengan ra,un kimia tertentu (misalnya : ninil klorida arsen)Kontak dengan ra,un kimia tertentu (misalnya : ninil klorida arsen) $

$ Kebiasaan merokok Kebiasaan merokok  $

$ Kebiasaan minum minuman keras (pengguna alkohol)Kebiasaan minum minuman keras (pengguna alkohol) $

$ !ftatoksik atau karsinogen dalam preparat herbal!ftatoksik atau karsinogen dalam preparat herbal ;$

;$  <itrosamin <itrosamin

C.

C. KLASIFIKASIKLASIFIKASI

Kanker hepar memiliki beberapa stadium perkembangan yaitu4 Kanker hepar memiliki beberapa stadium perkembangan yaitu4

(2)

1$ %tadium 1 kanker berukuran tidak lebih dari " ,m dan belum menyebar$ %tadium ini pasien kanker hepar dapat berakti-itas dan hidup se,ara normal$

"$ %tadium " kanker mempengaruhi pembuluh darah di hepar atau terdapat lebih dari satu tumor di hepar$

3$ %tadium 3! kanker berukuran lebih dari  ,m dan telah menyebar ke pembuluh darah di dekat hepar$

$ %tadium 3 kanker telah menyebar ke organ terdekat seperti lambung namun belum men,apai limfonodus$

$ %tadium 3. kanker berada dalam berbagai ukuran dan telah men,apai limfonodus$

$ %tadium  kanker telah menyebar ke organ yang jauh dari hepar misal paru'paru$ %aat stadium ini pasien kanker hepar sudah tidak dapat berakti-itas lagi (/ong "##"4 rui= dan %herman$ "##)$

D. MANIFESTASI KLINIS

anifestasi dini penyakit keganasan pada hati men,akup tanda'tanda dan gejala seperti :

1$ Gangguan nutrisi : penurunan berat badan yang baru saja terjadi kehilangan kekuatan anoreksia dan anemia$

"$  <yeri abdomen

3$ +embesaran hati yang ,epat

$ +ada pemeriksaan fisik palpasi teraba permukaan hati yang ireguler 

a$ Gejala ikterus terjadi jika saluran empedu yang besar tersumbat oleh tekanan nodul malignan dalam hilus hati$

 b$ !,ites timbul setelah nodul tersumbat -ena porta atau bila jaringan tumor tertanam dalam rongga peritoneal$

E. PATOFISIOLOGI

erdasarkan etiologi dapat dijelaskan bah*a irus epatitis  dan epatitis . Kontak  dengan ra,un kimia tertentu (misalnya : ninil klorida arsen) Kebiasaan merokok Kebiasaan minum minuman keras (pengguna alkohol) !ftatoksik atau karsinogen dalam preparat herbal dan <itrosamin dapat menyebabkan terjadinya peradangan sel hepar$

eberapa sel tumbuh kembali dan membentuk nodul yang menyebabkan per,abangan  pembuluh hepatik dan aliran darah pada porta yang dapat menimbulkan hipertensi portal$ ipertensi portal terjadi akibat meningkatnya resistensi portal dan aliran darah portal karena transmisi dari tekanan arteri hepatik ke sistem portal$ 6apat menimbulkan pemekaran  pembuluh -ena esofagus -ena rektum superior dan -ena kolateral dinding perut$ Keadaan ini

dapat menimbulkan perdarahan (hematemesis melena)$ +erdarahan yang bersifat masif dapat menyebabkan anemia perubahan arsitektur -askuler hati menyebabkan kongesti -ena

(3)

mesentrika sehingga terjadi penimbunan ,airan abnormal dalam perut (a,ites) menimbulkan masalah kelebihan -olume ,airan $

+ada *aktu yang bersamaan peradangan sel hepar mema,u proses regenerasi sel'sel hepar  se,ara terus menerus (fibrogenesis) yang mengakibatkan gangguan kemampuan fungsi hepar  yaitu gangguan metabolik protein yang menyebabkan produksi albumin menurun (hipoalbuminenia) sehingga tidak dapat mempertahankan tekanan osmotik koloid$ 2ekanan osmotik koloid yang rendah mengakibatkan terjadinya a,ites dan oedema$ Kedua keadaan ini dapat menyebabkan masalah kelebihan -olume ,airan$ etabolisme protein menghasilkan  produk sampingan berupa amonia bila kadarnya meningkat dalam darah dapat menimbulkan kerusakan saraf pusat (%%+) yang dapat menimbulkan rangsangan mual dan ensefalopati hepatik$

Kerusakan sel hepar juga mempengaruhi terganggunya metabolisme karbohidrat$ %el hati tidak mampu menyimpan glikogen sedangkan pemakaian tetap bahkan meningkat akibat proses radang menyebabkan depot glikogen di hati menurun$ Kurangnya asupan (perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan) akibat anoreksia menyebabkan turunnya produksi energi sehingga timbul gejala lemas perasaan sepat lelah yang dapat mengganggu akti-itas$ +eradangan hati menyebabkan pembesaran pada hati yang menimbulkan nyeri$ <yeri yang tidak dapat ditoleransi menimbulkan penurunan nafsu makan asupan berkurang menyebabkan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh$

erdasarkan sumber lain fatofisiologi .a$ epar ada yang menjelaskan bah*a :

1$ epatoma ; > berasal dari %irosis hati yang lama ? menahun$ Khususnya yang disebabkan oleh alkoholik dan post nekrotik$

"$ +edoman diagnostik yang paling penting adalah terjadinya kerusakan yang tidak dapat dijelaskan sebabnya$ +ada penderita sirosis hati yang disertai pembesaran hati mendadak$

3$ 2umor hati yang paling sering adalah metastase tumor ganas dari tempat lain$ atastase ke hati dapat terdeteksi pada lebih dari # > kematian akibat kanker$ al ini benar khususnya untuk keganasan pada saluran pen,ernaan tetapi banyak tumor lain juga memperlihatkan ke,enderungan untuk bermestatase ke hati misalnya kanker payudara paru'paru uterus dan  pankreas$

$ 6iagnosa sulit ditentukan sebab tumor biasanya tidak diketahui sampai penyebaran tumor  yang sangat luas sehingga tidak dapat dilakukan reseksi lokal lagi$

F. PATHWAY

(4)

0nflamasi pada hati +eregangan kapsula hati +erubahan kenyamanan Gangguan suplai darah normal epatomegali

+ada sel parenkim

+erasaan tidak nyaman dikuadran Kanan atas

Gangguan metabolisme Kerusakan sel parenkimsel hati

Karbohidrat !noreksia

  5bstruksi

Glikogenesis Glikoneogenesis Kerusakan sel sekresi Glikogen dalam hepar berkurang @etensi bilirubin Glukosa dalam darah berkurang +eningkatan garam

.epat lelah +ruritus

G. PEMERIKSAAN PENUNJANG

1$ Aaboratorium:

## mg?dl bs!g positf dalam serum Kalium Kalsium 6arah lengkap 4 %G52%G+2A6.+K !lfa fetoprotein$

"$ @adiologi :

Bltrasonografi (B%G) .2'%,an 2horak foto !rteriography$ 3$ iopsi jaringan li-er$

+emeriksaan diagnostik untuk menetapkan adanya gangguan fungsi hepar meliputi  pemeriksaan terhadap dan tindakan berupa :

a$ ilirubin terkonjugasi dan tak'terkonjugasi (meningkat)  b$ Brobilinogen urine (meningkat)

,$ asa protrombin (memanjang)

d$ 2rombosit eritrosit leukosit (menurun) e$ ipokalemia

f$ iponatremia

g$ CnDim'enDim serum : !A2 !%2 A6 dan alkalin fosfatase (meningkat) h$ .2 s,an

H. PENATALAKSANAAN

1$  <on edah $ a$ 2erapi @adiasi

2ujuan : engurangi nyeri dan gangguan rasa nyaman gejala anoreksia panas dan kelemahan$

+elaksanaan metode radiasi meliputi :

+enyuntikan anti bodi berlabel isotop radio aktif se,ara intra-ena yang se,ara spesifik akan menyerang antigen yang berkaitan dengan tumor$

+enempatan sumber radiasi perkutan intensitas tinggi untuk terapi radiasi interstisil$  b$ Kemoterapi

2ujuan : Bntuk memperbaiki kualitas hidup pasien dan memperpanjang kelangsungan hidupnya$ nyeri Ketidaksei mbangan nutrisi kurang dari kebutuha Keletiha Gangguan integritas kulit Hiperterm

(5)

entuk terapi ini juga dapat dilakukan sebagai terapi ajuan setelah dilakukan reseksi tumor  hati$ Kemoterapi sistemik dan kemoterapi infus regional merupakan dua metode yang digunakan untuk memberikan preparat antineoplastik kepada pasien tumor primer dan metastasis hati$

Bntuk memberikan kemoterapi dengan kosentrasi yang tinggi kedalam hati melalui arteri hepatika dipasang pompa yang dapat ditanam$ etode ini menghasilkan pemberian obat dengan ,ara infus yang kontinyu dapat di andalkan dan terkontrol yang dapat dilaksanakan sendiri dirumah$

,$ +endidikan +asien dan +ertimbangan +era*atan di rumah 2ujuan :

embantu pasien dan keluarganya untuk mengatasi gejala yang dapat terjadi serta prognosis  penyakit tersebut

Bntuk mengidentifikasi dan mengimplementasikan strategi penanganan rasa nyeri serta  pendekatan terhadap penanganan masalah yang dapat terjadi$

Kepada pasien dan keluarganya diberitahukan tentang strategi penatalaksanaan dan peranan mereka dalam kemoterapi$ ereka diminta untuk mengkaji sendiri dan melaporkan komlikasi serta efek samping kemoterapi yang akan digunakan$ 5leh karena itu mereka harus mendapatkan informasi yang benar tentang kerja kemoterapi dan efek yang di kehendaki serta yang tidak di kehendaki$ +era*at harus menekankan pentingnya kunjungan tindak lanjut untuk  memungkinkan pengkajian yang sering terhadap respon pasien dan tumor yang diderita setelah dilakukan kemoterapi kondisi tempat pompa di pasang dan terjadinya efek yang bersifat toksik$ +asien didorong untuk melanjutkan kembali semua akti-itas rutinya untuk menghindari akti-itas yang dapat merusak pompa tersebut$

d$ 6rainase ilier +erkutan

6igunakan untuk melakukan pintasan saluran empedu yang tersumbat oleh tumor hati  pankreas atau saluran empedu pada pasien tumor yang dianggap beresiko$ 6engan bantuan fluroskopi sebuah kateter dimasukan melalui dinding abdomen dengan mele*ati lokasi obstruksi kedalam deudenum$ %ebagai hasil prosedur ini pasiem merasa lebih nyaman dan kualitas hidup hidup serta kelangsungan hidupnya meningkat$ %elama beberapa hari setelah dipasang kateter tersebut dibuka untuk drainase eksternal$ .airan empedu yang mengalir keluar  di obser-asi dengan ketat untuk mengetahui jumlah  *arna dan adanya darah serta debris$

"$ +enatalaksanaan +embedahan

Aobektomi hepatik dapat dilakukan jika tumor hepatik primer adalah setempet atau jika tempat primer dapat dieksisi se,ara keseluruhan dan metastasis dapt di batasi$ 6engan kemampuan kapasitas pada regenerasi sel'sel hepar 9#> hepar telahg dapat diangkat dengan  berhasil$ !danya sirosis menyebabkan keterbatasan kemampuan hepar untuk beregenerasi$

(6)

KONSEP DASAR ASKEP CA HEPAR  A. PENGKAJIAN

+engkajian adalah tahap a*al dari proses kepera*atan dan merupakan suatu prosesyang sistematis dalam pengumpulan data untuk menge-aluasi dan mengidentifikasi status kesehatan  pasien (0yer et$al$ 199 dalam <ursalam "##1 : 1;)$

6alam pengumpulan data ada " tipe data yang ada pada pengkajian yaitu data subyektif dan data obyektif (<ursalam "##1 : 19)$

6ata %ubyektif 

6ata %ubyektif adalah data yang didapatkan dari pasien sebagai suatu pendapat terhadap suatu situasi dan kejadian$ 6ata subyektif sering didapatkan dari ri*ayat kepera*atan termasuk   persepsi pasien perasaan dan ide tentang status kesehatan (<ursalam "##1 : 19)$

6ata %ubyektif yang biasanya mun,ul pada pengkajian dengan .a$ epar adalah Keluhan  berupa nyeri abdomen kelemahan dan penurunan berat badan anoreksia rasa penuh setelah

makan terkadang disertai muntah dan mual$ ila ada metastasis ke tulang penderita mengeluh nyeri tulang$

6ata 5byektif 

6ata 5byektif adalah dan diukurata yang dapat diobser-asi dan diukur (0yer et$al$ 199 dalam  <ursalam "##1 : 19)$ 6ata 5byektif yang dapat dikaji pada pasien dengan .a$ epar adalah :  penurunan tonus otot distensi abdomen (hepatomegali %plenomegali asites) penurunan  atau peningkatan (,airan) edema kulit kering ikterik ensefalopati hepatik takipnea demam hipoksia pernapasan dangkal perubahan mental ekspansi paru terbatas peningkatan suhu tubuh dan sebagainya$

enurut 6oengoes 1999 hasil pemeriksaan fisik pada pasien kanker hati adalah: 1$ !kti-itas ? 0stirahat

Gejala : Kelemahan kelelahan terlalu lelah$

2anda : Aetargi (gelisah) penurunan massa otot?tonus (atropi) "$ %irkulasi

Gejala : @i*ayat GEK kronis perikanditis penyakit jantung reumatik kanker (malfungsi hati menimbulkan gagal hati)$

3$ Climinasi Gejala : /latus

2anda :6istensi abdomen (hepotomegali splenomegali asites) penurunan?tak adanya bising usus melena (pendarahan) urine gelap pekat

$ akanan?.airan

Gejala :!noreksia tidak toleran terhadap makanan?tak dapat men,erna mual?muntah

2anda : +enurunan berat badan atau peningkatan (,airan) penggunaan jaringan edema umumnya pada jaringan kulit kering turgor buruk ikterik angioma spider napas berbau?fetor  hepatikus pendarahan guso

$  <eurosensori

(7)

2anda : +eruhan mental bingung halusinasi koma bi,ara lambat?tak jelas asterik  (ensefalofati hepati,)

$  <yeri?Kenyamanan

Gejala : <yeri tekan abdomen?nyeri kuadran kanan atas 2anda : +rilaku berhati'hati?distraksi fokus pada diri sendiri ;$ +ernapasan

Gajala : 6ispepneu (henti napas)

2anda : 2akipnea pernapasan dangkal bunyi napas tambahan ekspansi paru terbatas (asites) hipoksia

8$ Keamanan

Gejala :+ruritas (gatat)

2anda :6emam (lebih umum pada sirosis alkoholik) 0kterik ekimosis petekie 9$ %eksualitas

Gejala : Gangguan menstruasi impotent

2anda : !trafi testis ginekomastia kehilangan rambut (dada ba*ah lengan pubis) +ada pemeriksaan fisik bisa didapatkan :

1$ !s,ites "$ 0kterus

3$ ipoalbuminemia

$ %plenomegali %pider ne-i Critoma palmaris Cdema$

%e,ara umum pengkajian kepera*atan pada klien dengan kasus kanker hati meliputi : 1$ Gangguan metabolisme "$ +erdarahan 3$ !sites $ Cdema $ ipoproteinemia $ Eaundi,e?i,terus ;$ Komplikasi endokrin

8$ !kti-itas terganggu akibat pengobatan

B. DIAGNOSA

6iagnosa yang dapat mun,ul pada pasien dengan .a$ epar yaitu :

1$ Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan nyeri abdomen

"$  <yeri berhubungan dengan agen ,idera biologis 3$ ipertermi berhubungan dengan penyakit

$ Keletihan berhubungan dengan peningkatan kelemahan fisikstatus penyakit

$ Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan hipertermikondisi gangguan metabolik 

C. INTERVENSI

1$ Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan nyeri abdomen  <5.

1$ <utritional status :

(8)

3$ <utritional status : nutrient intake $ Weight kontrol

Kriteria asil :

1$ !danya peningkatan  sesuai dengan tujuan "$  ideal sesuai dengan 2

3$ ampu mengidentifikasi kebutuhan nutrisi $ 2idak ada tanda'tanda malnutrisi

$ enunjukkan peningkatan fungsi penge,apan dari menelan $ 2idak terjadi penurunan  yang berarti

 <0.

 <utitional anagement

1$ Kaji adanya alergi makanan

"$ Kolaborasi dengan ahli giDi untuk menentukan jumlah kalori dan nutrisi yang dibutuhkan  pasien

3$ !njurkan pasien untuk meningkatkan intake /e

$ !njurkan pasien untuk meningkatkan protein dan -itamin . $ erikan substansi gula

$ Fakinkan diet yang dimakan mengandung tinggi serat untuk men,egah konstipasi ;$ erikan makanan yang terpilih (sudah dikonsultasikan dengan ahli giDi)

8$ !jarkan pasien bagaimana membuat ,atatan makanan harian 9$ onitor jumlah nutrisi dan kandungan kalori

1#$ erikan informasi tentang kebutuhan nutrisi

11$ Kaji kemampuan pasien untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan  <utrition onitoring

1$  pasien dalam batas normal "$ onitor adanya penurunan 

3$ onitor tipe dan jumlah akti-itas yang biasa dilakukan $ onitor interaksi anak atau orang tua selama makan $ onitor lingkungan selama makan

$ Ead*alkan pengobatan dan tindakan tidak selama jam makan ;$ onitor kulit kering dan perubahan pigmentasi

8$ onitor turgor kulit

9$ onitor kekeringanrambut kusam dan mudah patah 1#$ onitor mual dan muntah

11$ onitor kadar albumintotal proteinb dan kadar t 1"$ onitor pertumbuhan dan perkembangan

13$ onitor pu,atkemerahan dan kekeringan jaringan kongjungti-a 1$ onitor kalori dan intake nutrisi

1$ .atat adanya edemahiperemikhipertonik papilla lidah dan ,a-itas oral 1$ .atat jika lidah ber*arna magentas,arlet

"$ <yeri (akut?kronis) berhubungan dengan agen ,idera biologis  <5.

1$ +ain le-el "$ +ain ,ontrol 3$ .omfort le-el

(9)

Kriteria asil :

1$ ampu mengontrol nyeri (tahu penyebab nyerimampu menggunakan teknik non farmakologi untuk mengurangi nyerimen,ari bantuan)

"$ elaporkan bah*a nyeri berkurang dengan menggunakan manajemen nyeri 3$ ampu mengenali nyeri (skalaintensitasfrekuensi dan tanda nyeri)

$ enyatakan rasa nyaman setelah nyeri berkurang  <0.

+ain anagement

1$ Aakukan pengkajian nyeri se,ara komprehensif termasuk

lokasikarakteristikdurasifrekuensikualitas dan fa,tor presipitasi "$ 5bser-asi reaksi non-erbal dari ketidaknyamanan

3$ Gunakan teknik komunikasi terapeutik untuk mengetahui pengalaman nyeri pasien $ Kaji kultur yang mempengaruhi respon nyeri

$ C-aluasi pengalaman nyeri masa lampau

$ C-aluasi bersama pasien dan tim kesehatan lain tentang ketidakefektifan kontrol nyeri masa lampau

;$ antu pasien dan keluarga untuk men,ari dan menemukan dukungan

8$ Kontrol lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri seperti suhu ruanganpen,ahayaan dak kebisingan

9$ Kurangi fa,tor presipitasi nyeri

1#$ +ilih dan lakukan penanganan nyeri (farmakologinonfarmakologi dan interpersonal) 11$ Kaji tipe dan sumber nyeri untuk menentukan inter-ensi

1"$ !jarkan tentang teknik nonfarmakologi 13$ erikan analgetik untuk mengurangi nyeri 1$ C-aluasi keefektifan kontrol nyeri

1$ 2ingkatkan istirahat

1$ Kolaborasi dengan dokter jika ada keluhan dan tindakan nyeri tidak berhasil 1;$ onitor penerimaan psien tentang managemen nyeri

!nalgeti, !dministration

1$ 2entukan lokasikarakteristikkualitas dan derajat nyeri sebelum pemberian obat "$ .ek instruksi dokter tentang jenis obatdosis dan frekuensi

3$ .ek ri*ayat alergi obat

$ +ilih analgetik yang diperlukan atau kombinasi dari analgetik ketika pemberian lebih dari satu

$ 2entukan pilihan analgetik tergantung tipe dan beratnya nyeri

$ 2entukan analgetik pilihanrute pemberian se,ara 00 untuk pengobatan nyeri se,ara teratur 

;$ onitor -ital sign sebelum dan sesudah pemberian analgetik pertama kali 8$ erikan analgetik tepat *aktu terutama saat nyeri hebat

9$ C-aluasi efekti-itas analgetiktanda dan gejala 3$ ipertermi berhubungan dengan penyakit  <5.

2hermoregulation Kriteria asil :

(10)

"$ <adi dan @@ dalam rentang normal

3$ 2idak ada perubahan *arna kulit dan tidak ada pusing  <0.

/e-er treatment

1$ onitor suhu sesering mungkin "$ onitor 0WA

3$ onitor *arna dan suhu kulit

$ onitor tekanan darahnadi dan @@  $ onitor penurunan tingkat kesadaran $ onitoe W.b dan ,t

;$ onitor intake dan output 8$ erikan antipiretik 

9$ erikan pengobatan untuk mengatasi penyebab demam 1#$ %elimuti pasien

11$ Aakukan tapid sponge

1"$ Kolaborasi pemberian ,airan intra-ena 13$ Kompres pasien pada lipat paha dan aksila 1$ 2ingkatkan sirkulasi udara

1$ erikan pengobatan untuk men,egah terjadinya menggigil 2emperature @egulation

1$ onitor suhu minimal tiap " jam

"$ @en,anakan monitoring suhu se,ara kontinyu 3$ onitor 26nadi dan @@ 

$ onitor *arna dan suhu kulit

$ onitor tanda'tanda hipertermi dan hipotermi $ 2ingkatkan intake ,airan dan nutrisi

;$ %elimuti pasien untuk men,egah hilangnya kehangatan tubuh 8$ !jarkan pasien ,ara men,egah keletihan akibat panas

9$ 6iskusikan tentang pentingnya pengaturan suhu dan kemungkinan efek negati-e dari kedinginan

1#$ eritahukan tentang indikasi terjadinya keletihan dan penanganan emergen,y yang diperlukan

11$ !jarkan indikasi dari hipotermi dan penanganan yang diperlukan 1"$ erikan antipiretik jika perlu

ital sign onitoring

1$ onitor 26nadisuhu dan @@  "$ .atat adanya fluktuasi 26

3$ onitor % saat pasien berbaringduduk atau berdiri $ !uskultasi 26 pada kedua lengan dan bandingkan

$ onitor 26nadi@@sebelumselama dan setelah akti-itas $ onitor kualitas nadi

;$ onitor frekuensi dan irama pernafasan 8$ onitor suara paru

9$ onitor pola pernafasan abnormal

1#$ onitor suhu*arna dan kelembaban kulit 11$ onitor sianosis perifer 

1"$ onitor adanya ,ushing triad (tekanan nadi yang melebarbradikardipeningkatan sistolik)

(11)

13$ 0dentifikasi penyebab dari perubahan %

$ Keletihan berhubungan dengan peningkatan kelemahan fisikstatus penyakit  <5.

1$ Cnduran,e "$ .onsentration

3$ Cnergy ,onser-ation $ <utritional status : energy Kriteria asil :

1$ em-erbalisasikan peningkatan energy dan merasa lebih baik  "$ enjelaskan penggunaan energy untuk mengatasi kelelahan 3$ Ke,emasan menurun

$ Glukosa darah adekuat $ Kualitas hidup meningkat $ 0stirahat ,ukup

;$ empertahankan kemampuan untuk berkonsentrasi  <0.

Cnergy anagement

1$ 5bser-asi adanya pembatasan pasien dalam melakukan akti-itas "$ 6orong anak untuk mengungkapkan perasaan terhadap keterbatasan 3$ Kaji adanya fa,tor yang menyebabkan kelelahan

$ onitor nutrisi dan sumber energy yang adekuat

$ onitor pasien akan adanya kelelahan fisik dan emosi yang berlebihan $ onitor respon kardio-askuler terhadap akti-itas

;$ onitor pola tidur dan lamanya tidur?istirahat pasien

8$ 6ukung pasien dan keluarga untuk mengungkapkan perasaan berhubungan dengan  perubahan hidup yang disebabkan keletihan

9$ antu akti-itas sehari'hari sesuai dengan kebutuhan

1#$ 2ingkatkan tirah baring pembatasan akti-itas (tingkatkan periode tidur)

11$ Konsultasi dengan ahli giDi untuk meningkatkan asupan makanan yang berenergi tinggi eha-ior anagement

!,ti-ity 2erapy Cnergy anagement  <utrition anagement

$ Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan hipertermikondisi gangguan metaboli,  <5.

1$ 2issue 0ntegrity : skin and mu,ous membranes "$ emodyalis akses

Kriteria asil :

1. 0ntegritas kulit yang baik bisa dipertahankan (sensasi elastisitas temperature hidrasi  pigmentasi)

"$ +erfusi jaringan baik 

3$ enunjukkan pemahaman dalam proses perbaikan kulit dalam men,egah terjadinya ,idera  berulang

(12)

 <0. :

+ressure anagement

1$ !njurkan pasien untuk menggunakan pakaian longgar  "$ indari kerutan pada tempat tidur 

3$ Eaga kebersihan kulit agar tetap bersih dan kering $ obilisasi pasien

$ onitor kulit akan adanya kemerahan

$ 5leskan lotion atau minyak baby oil pada daerah yang tertekan ;$ onitor akti-itas dan mobilisasi pasien

8$ onitor status nutrisi pasien

9$ emandikan pasien dengan sabun dan air hangat 0nsision site ,are

1$ embersihkan memantau dan meningkatkan proses penyembuhan pada luka yang ditutup dengan jahitan klip atau strapless

"$ onitor proses kesembuhan area insisi

3$ onitor tanda dan gejala infeksi pada area insisi

$ ersihkan area sekitar jahitan atau staples menggunakan lidi kapas steril $ Gunakan preparat antisepti, sesuai program

$ Ganti balutan pada inter-al *aktu yang sesuai atau biarkan luka tetap terbuka sesuai  program

6$ 0+ACC<2!%0

0mplementasi merupakan realisasi dari inter-ensi hanya mengubah kata perintah menjadi kata kerja$

C$ C!AB!%0

1$ 6= 1 : 2idak ada tanda ' tanda malnutrisi

"$ 6= " : 2idak ada tanda ' tanda nyeri *ajah tampak tenang 3$ 6= 3 : 2idak ada tanda ' tanda peningkatan suhu

$ 6=  : 2idak ada tanda ' tanda kelemahan fisik  $ 6=  : 0ntegritas kulit baik 

(13)

6!/2!@ +B%2!K!

runner dan %uddarth$ "##1$ Keperawatan Medikal Bedah vol 2$ Eakarta : CG. .arpenito'oyetAynda Euall$"#13$ Buku Saku Diagnosa Keperawatan$Eakarta:CG.

6oenges arilynn C$ 1999$  Rencana Asuhan Keperawatan Pedoman untuk Perencanaan dan  Perawatan Pasien$ Eakarta : CG.

Cnggramarbara$1998$ Rencana Asuhan Keperawatan Medikal Bedah. Eakarta: CG.

 <anda 0nternational$"#11$ Diagnosis Keperawatan: deinisi ! Klasiikasi 2"#2$ 2"#%$ +enerbit buku kedokteran$ Eakarta : CG.

Referensi

Dokumen terkait

bulgaricus serta perbaikan kerusakan hati yang terpapar timbal, didasarkan pada pertimbangan bahwa kedua bakteri tersebut sangat menentukan keberhasilan proses fermentasi