• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) SEMESTER: GANJIL GENAP TAHUN AKADEMIK:

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) SEMESTER: GANJIL GENAP TAHUN AKADEMIK:"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

UNIVERSITAS BRAWIJAYA – FAKULTAS TEKNIK

J U R U S A N A R S I T E K T U R

Jl. MT. Haryono No. 167 Malang 65145 – Telp. (0341) 567486 – Fax. 567486

http://arsitektur.brawijaya.ac.idE-mail :[email protected]

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)

SEMESTER: GANJIL GENAP  TAHUN AKADEMIK: 2 0 1 3 - 2 0 1 4 Mata Kuliah ARSITEKTUR ASIA TIMUR DAN TENGGARA Ruang B 3.3

Kode MK / Jumlah SKS TKA 4118 / 3 SKS Hari dan Jam

Sifat Wajib Prasyarat

-Tim Dosen Ketua Tim Dosen Prof.Ir. Antariksa, M.Eng., Ph.D.

Anggota Tim Noviani Suryasari, ST., MT.

Abraham Mohammad Ridjal, ST., MT.

KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN DICAPAI OLEH PESERTA (TIU DAN TIK)

Setelah mengikuti mata-kuliah ini mahasiswa dapat :

1. Menjelaskan simpulan konsep-konsep ruang, bentuk, struktur dan konstruksi lingkungan bangunan dan tapak.

2. Menjelaskan konteks morfologi-fisik kekotaan dan rancangan arsitektur berbasis kearifan lokal di masing-masing region. 3. Menganalisis kilas balik perkembangan dan regionalisasi arsitektur Asia Timur dan Tenggara,

(2)

PUSTAKA YANG DIGUNAKAN

Kelompok A: Asia Timur (Cina, Jepang, Korea)

1. Paine, R.T & Soper, A. 1960. The Art and Architecture of Japan. Baltimore—Maryland: Penguin Books. 2. Kidder, J.E. 1972. Early Buddhist Japan. New York—Washington: Praeger Publishers.

3. Suzuki, K. 1980. Early Buddhist Architecture in Japan. Tokyo: Kodansha International Ltd.

4. Nishi, K. & Hozumi, K. 1986. What is Japanese Architecture? A sourvey a traditional Japanese architecture, with a list of sites and a map. Tranlated by H. Mack Horton. Tokyo: Kodansha International Ltd.

5. Stierlin, H. ? Architecture of the World, Japan. Germany: Benedikt Taschen Verlog Gmbh. 6. Harada, J. 1985. Lesson of Japanese Architecture. New York: Dover Publications Inc. 7. Inoue, M. 1985. Space in Japanese. New York—Tokyo: Weatherhill.

8. Kawashima, C. 1986. Minka, Traditional House of Rural Japan. Tokyo: Kodansha International Ltd. 9. Liu, L.G. 1989. Chinese Architecture. Academy Edition.

10. Busagli, M. 1981. Oriental Architecture. Jilid I & II. New York: Rizzoli

11. Berliner, N. 2003. Yin Yu Tang: The Architecture and Daily Life of Chinese House. Boston: Tuttle Publishing. 12. Ssu-ch’eng, L. 1980. A Pictorial History of Chinese Architecture.

13. Korean Overseas Information Service. 1986. Korean Art Guide. Seoul: Ye Kyang Publication Co. Ltd. 14. Brief Review of Korean Modern Architecture. http://nongae.gsnu.ac.kr/~mirkoh

15. Brief History of Korean Architecture. Palace Architecture of Ch’angdok-kung. Korean contemporary Architecture. 16. Waterson, Roxana. 1998. The Living House. ....

17. Pluvier, Jan M. 1995. Historical Atlas of South East Asia. Leiden: EJ Brill

Kelompok B: Asia Tenggara Kepulauan (Indonesia, Singapore, Brunei, Malaysia, Philippines)

1. Mangunwijaya, YB., 1992, Wastu Citra, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

2. Pangarsa, Galih Widjil, 2006, Merah-Putih Arsitektur Nusantara, Penerbit ANDI, Yogyakarta 3. Prijotomo, Josef, 2004, Arsitektur Nusantara Menuju Keniscayaan, Wastu Lanas Grafika, Surabaya 4. Schefold, et al, 2003, Indonesian Houses, KITLV Press, Leiden, Vol.1, hlm 19-60

5. Soeroto, Myrtha, 2003, Dari Arsitektur Tradisional Menuju Arsitektur Indonesia, Ghalia Indonesia, Jakarta

6. Tjahjono, Gunawan, (ed), 2002, Indonesian Heritage-Seri Arsitektur (Bahasa Indonesia), Grolier International/ Buku Antar Bangsa, Jakarta 7. Waterson, Roxana, 1990, The Living House: An Anthropology of Architecture in South-East Asia, Oxford University Press, Singapore

(3)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

PERTEMUAN KE JENIS KEGIATAN

PEMBELAJARAN POKOK BAHASAN SUB POKOK BAHASAN BENTUK TUGAS BOBOT NILAI TAKSONOMI

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 2 3 4 5 6 1 Kuliah & Diskusi SEJARAH DAN

PERKEMBANGAN ARSITEKTUR JEPANG - Periode Yomon - Periode Yayoi - Perode Tomb - Shinto native architecture - Budisme masuk ke Jepang; periode Asuka,

Nara, dan Heian

- Perkembangan awal kota di Jepang - Japanese machiya - Periode Kamakura dan

perkembangan Zen

style

√ √ √

2 Kuliah & Diskusi SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ARS TEKTUR JEPANG

- Style arsitektur dan perkembangan agama pada peride Kamakura - Perkembangan style arsitektur dan sekte-sekte dalam Zen

- Periode Muromachi - Perkembangan

gardens, Japanese housing, residental style, Samurai house,

(4)

Japanese minka

- Periode Momoyama - Perkembangan Zen

paintings, castle.

- Sejarah dan arsitektur periode Edo, Meiji,

Taisho, Showa, dan Heisei

- Perkembangan arsitektur Pasca Post-modern 3 Kuliah & Diskusi SEJARAH DAN

PERKEMBANGAN ARSITEKTUR CINA

- Awal sejarah dinasti di Cina (dinasti Shang) - Periode dinasti Ch’in

(Qin)

- Periode dinasti Han - Three Kingdoms dan Six

dinasties, masuknya Buddhism dan Taoism.

- Periode dinasti Sui (grottoes dan temple) - Periode dinasti Tang

(detail arsitektur, pagoda dan temple)

- Periode five dinasties,

northern Song, dan

dinasti Liao (hybrid style, pagoda dan temple) - Periode dinasti Jin (art,

bell tower dan temple)

- Periode dinasti Southern

Song (arsitektur,

konstruksi kayu, printing dan painting)

- Periode dinasti Yuan

(5)

4 Kuliah & Diskusi SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ARSITEKTUR CINA

- Periode dinasti Ming (inoveasi arsitektur, plan bangunan simetri, bentuk-bentuk tradisional,

tomb dan temple)

- Periode dinasti Qing (Peking sebagai ibukota, temple fortress, bridge, dan modern architecture) - Perkembangan stupa dan

pagoda

- Rural architecture - Aliran/sekte Buddha di

Cina

√ √ √

5 Kuliah & Diskusi SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ARSITEKTUR KOREA

- Brief history of Korean

architecture

- Ancient architecture - United Silla architecture - Koryo architecture - Choson architecture - Confucian buildings - Castle town

√ √ √

6 Kuliah & Diskusi SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ARSITEKTUR KOREA - Korean housing - Korean palaces - Korean gardens - Modern architecture - Current architecture (from

modern to pluralistic architecture, rationalism, consideration for Korean architecture, Post-Modernism, and age of

(6)

pluralism)

7 Kuliah & Diskusi - Brief History of

Indonesian, Singapore, Brunei, Malaysian, & Philippines architecture (short review,

probematics, scientific, cultural politics, and practice aspects)

√ √ √

8 Kuliah & Diskusi - Perbandingan konsep dasar ruang, tektonika, dan sistem simbol Asia Tenggara Kepulauan dengan Asia Timur

√ √ √

9 Kuliah & Diskusi - Eastern/ mainland

mentality? (commercial architecture, marchant city/ china town/ pecinan, ruko/ shop-house)

- Eastern/ mainland

spiritualism? (kelenteng, tapekong, chinese vihara, cemetery, etc)

- Chinese rennaissance?

(barongsay, imlek, language, educations, etc)

Mandiri 20% √ √ √ √ √ √

10 Kuliah & Diskusi Kolonialisasi Arsitektur

Asia Tenggara - Westernisasi oleh arsitektur kolonial Eropa di negara-negara Asia Tenggara

√ √ √

11 Kuliah & Diskusi - Perbandingan konsep arsitektur kolonial di negara-negara Asia Tenggara

(7)

12 Kuliah & Diskusi - Perkembangan arsitektur abad XXI di beberapa negara di Asia Tenggara

Mandiri 20% √ √ √ √ √ √

13 PRESENTASI Tipologi Arsitektur

Peranakan Cina Arsitektur peranakan Cina di Malang dan di luar kota Malang

Kelompok √ √ √

4 PRESENTASI Tipologi Arsitektur

Peranakan Cina Arsitektur peranakan Cina di Malang dan di luar kota Malang

Kelompok √ √ √

15 PRESENTASI Tipologi Arsitektur

Peranakan Cina Arsitektur peranakan Cina di Malang dan di luar kota Malang

Kelompok √ √ √

16 Diskusi KESIMPULAN Perkembangan ruang dalam Arsitektur Asia Timur dan Tenggara

√ √ √

Tugas Kelompok 40%

Sistem Penilaian : NA = (20%Tugas Mandiri I + 20%Tugas Mandiri II + 20%Tugas Mandiri III + 40%Tugas Kelompok)

Kemajemukan di Indonesia tengah mengalami pengkristalan, bahkan “rennaissance” kultur komunitas yang lintas ruang geografi. Itu sangat mengkhawatirkan karena dapat memperuncing kemajemukan Indonesia menjadi perpecahan budaya. Karena itu saya berpikir mewaspadai hal itu. Untuk itu:

Tugas mandiri disesuaikan dengan materi perkuliahan. Tugas kelompoknya difokuskan pada identifikasi karakteristik bangunan di komunitas Cina di Malang dan sekitarnya. Jika ada yang sanggup dan mampu untuk mengambil kasus di luar area itu sangat diperbolehkan. Data/ informasi sekunder dari masing-masing tugas mandiri mahasiswa akan dipakai sebagai modal untuk membuat tugas kelompok, minimal sebagai komparasi. Diskusi bisa untuk menyusun tipologi arsitektur peranakan Cina di Malang dan sekitarnya. Ini bisa diperdalam di tugas akhir jalur riset/ desain.

(8)

KETERANGAN : (1) Cukup jelas

(2) Bentuk pembelajaran bisa berupa : kuliah, diskusi, presentasi tugas, seminar, simulasi, responsi, praktikum, latihan, kuliah lapangan, praktek bengkel, survei lapangan, bermain peran, dan lain sebagainya.

(3) Cukup jelas (4) Cukup jelas

(5) Bentuk tugas bisa : mandiri, kelompok

(6) Bobot nilai disesuaikan dengan waktu yang digunakan untuk membahas atau mengerjakan tugas, atau tingkat pentingnya bahasan, atau kompetensi yang uta ma/pendukung/lainnya. Kriteria penilaian disesuaikan dengan taksonomi.

(7) Diisi tingkat kedalaman proses pemahaman : (1 s/d 6)

1. Remember 2. Understand 3. Apply 4. Analyze 5. Evaluate 6. Create

Malang, September 2013

Ketua Jurusan Arsitektur FTUB Kalab Sejarah Arsitektur Ketua Tim Dosen Pengampu

Agung Murti Nugroho, ST.MT., Ph.D. Prof.Ir. Antariksa, M.Eng., Ph.D.

Referensi

Dokumen terkait

Bahan baku pembuatan Aluminium Sulfat adalah Asam Sulfat dan Kaolin, lokasi pabrik Asam Sulfat tidak jauh dari lokasi pendirian pabrik Aluminium Sulfat, Asam Sulfat diperoleh

Saya bersedia untuk menanggung secara pribadi, tanpa melibatkan pihak Universitas Dian Nuswantoro, segala bentuk tuntutan hukum yang timbul atas pelanggaran Hak

Spora fungi Colletotrichum dapat disebarkan oleh angin dan percikan air hujan dan pada inang yang cocok akan berkembang dengan cepat

( 2 ) Direksi tidak terikat untuk memperhitungkan sehubungan dengan pekerjaan tambahan atau keadaan–keadaan yang sifatnya khusus, agar permohonan tersebut dapat diselidiki

Mengingat nilai impact factor penulis dihitung berdasarkan jumlah sitiran yang diterima penulis artikel, terdapat 37 (52,90%) nama penulis artikel yang belum memiliki impact

Pengunjung umum adalah pengunjung perorangan atau rombongan selain pelajar/ mahasiswa, kategori pelajar terdiri atas tingkatan TK, SD, SLTP, dan SLTA, untuk kategori mahasiswa

Emisi gas buang yang berasal dari penggunaan bahan bakar fosil dapat dikurangi dengan menggunakan bioetanol sebagai campuran bahan bakar Premium.Campuran 30%

Untuk menguji mesin pengolah yang telah dirancang-bangun di atas dilakukan percobaan fermentasi terhadap 15 L nira dengan kadar gula 14%.. 10 Alkohol yang masih