• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



Kinerja UNVR cenderung menurun.



Kinerja Bank Permata tertekan kredit macet.



Produksi INCO meleset dari target.



ARII melepas seluruh sahamnya di Berau Bara Energi.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

IHSG 

pada 

perdagangan 

kemarin  bergerak  fluktuatif 

dalam  rentang  terbatas,  tutup 

di  5377,998  atau  koreksi  2,672 

poin  (0,05%).  Tekanan  jual 

terutama  dipicu  sejumlah  rilis 

laba 

2016 

yang 

tidak 

memuaskan  dan  tekanan  jual 

di sejumlah saham Grup Bakrie 

menyusul 

rencana 

anak 

usahanya  seperti  Energi  Mega 

Persada  Tbk  (ENRG)  yang  akan 

melaksanakan  reverse  stock 

split.  Nilai  transaksi  di  Pasar 

Reguler 

kemarin 

mencapai 

Rp7,77  triliun  dan  pemodal 

asing  mencatatkan  penjualan 

bersih Rp375 miliar.  

 

Sementara  Wall  Street  tadi  malam  bergerak  bervariasi. 

Indeks S&P dan Nasdaq mengalami koreksi akibat aksi ambil untung 

setelah  tujuh  hari  perdagangan  berturut‐turut  menguat,  ditutup  di 

2347,22  dan  5814,90  atau  masing‐masing  koreksi  0,1%.  Indeks  DJIA 

berhasil  menguat  tipis  di  20619,77  atau  naik  0,04%.  Harga  minyak 

mentah  tadi  malam  di  AS  menguat  0,64%  di  USD53,45/barel.  Pasar 

Wall  Street  bergerak  bullish  terutama  dipicu  kebijakan  Trump  yang 

akan  menderegulasi  sejumlah  aturan,  pemotongan  pajak  korporasi, 

dan  kebijakan  fiskal  ekspansif.  Data‐data  ekonomi  AS  yang  dirilis 

sejauh ini menunjukkan pemulihan lanjutan ekonomi negara adidaya 

tersebut.  The  Fed  kemungkinan  akan  melanjutkan  kebijakan 

normalisasi tingkat bunganya tahun ini.  

 

Melanjutkan perdagangan akhir pekan ini, IHSG diperkirakan 

cenderung bergerak di teritori negatif menyusul meningkatnya resiko 

pasar  dan  kekhawatiran  terbatasnya  ruang  bagi  Bank  Indonesia  (BI) 

melanjutkan kebijakan pelonggaran moneternya. Kemarin BI kembali 

menahan  tingkat  bunga  acuannya  di  4,75%.  IHSG  diperkirakan  akan 

bergerak dengan support di 5350 dan resisten di 5400.       

 

S1 5370  S2 5350  R1 5400  R2 5430 

Index Last Chg % DJIA  20619.77  7.91   0.04   S&P 500  2347.22  (2.03)  (0.09)  FTSE 100  7277.92  (24.49)  (0.34)  CAC 40  4899.46  (25.40)  (0.52)  DAX  11757.24  (36.69)  (0.31)  NIKKEI 225  19347.53  (59.26)  (0.31)  HANGSENG  24107.70  112.83   0.47   STI  3096.69  14.37   0.47   SHENZHEN  1958.12  11.08   0.57   SHANGHAI  3229.62  147.30   4.78   Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  53.82  0.46   0.86   CPO (RM/M.T)  3067.00  0.00   0.00   Gold (USD/T.oz)  1240.10  3.40   0.27   Nikel (USD/M.T  10785.00  (65.00)  (0.60)  Timah (USD/M.T)  19950.00  125.00   0.63   Coal (USD/M.T)  79.20  0.25   0.32   Exchange Rates Chg % IDR/USD  13313.00  14.00   0.11   USD/EUR  1.067  0.01   0.57   JPY/USD  113.31  (0.72)  (0.63)  IDR/SGD  9432.79  49.46   0.53   IDR/AUD  10284.20  6.20   0.06   TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  28.91  3849  (0.07)  (0.24)  Top Gainers IDR % Chg

MTSM  400  24.20   78 

VOKS  1,325  20.50   225  NIKL  3,860  17.00   560  MEDC  2,580  16.70   370 

PTSN  98  12.60   11 

Top Losers IDR % Chg ENRG  52  (23.50)  (16) 

PLAS  127  (23.00)  (38)  APII  192  (19.30)  (46)  BRMS  94  (18.30)  (21)  MTFN  52  (17.50)  (11)  Top Value IDR % (miliar)

BMRI  11,200  (2.00)  1,151 B  BUMI  356  (11.40)  1,126 B  TLKM  3,870  0.30   989 B  BBCA  15,500  0.00   681 B  ENRG  52  (23.50)  651 B  Top Volume IDR % (juta)

ENRG  52  (23.50)  11,789.520  ELTY  67  (15.20)  6,748.399  MYRX  127  (3.80)  4,507.483  BUMI  356  (11.40)  2,982.630  DEWA  67  (16.30)  2,202.291  IHSG 5,378.00 Change (2.67) Change (%) (0.05) Change (%/ytd) 1.53 Total Value (IDR triliun) 9.650 Total Volume (miliar saham) 26.530 Net Foreign Buy (IDR miliar) (375.000) Up: 118 Down: 365 Unchange: 93

(2)

News Update

2



Kinerja UNVR cenderung menurun.

Kinerja PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) tampak tertekan beberapa

waktu kebelakang ini. Sejak 2011, performa kinerja emiten konsumer tersebut cenderung menurun. Tahun lalu,

berdasarkan laporan keuangan unaudited perseroan, pendapatannya memang tercatat Rp 40 triliun, tumbuh

sekitar 9,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Tapi, bandingkan dengan periode 2011. Saat itu,

UNVR mampu mencatat kenaikan pendapatan 19% year on year (yoy) menjadi Rp 23,47 triliun. Sejak saat itu,

pertumbuhan pendapatannya terus mengecil, masing-masing sebesar16,3%, 12,6% dan 12,2% untuk periode

2012, 2013 dan 2014. Pertumbuhan terendah dicatat pada periode 2015 yang mana pada tahun ini UNVR hanya

mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 5,7% menjadi Rp 36,48 triliun. Laba bersihnya malah turun 1,2%

menjadi Rp 5,85 triliun. Bukan hanya sisi pendapatan, tapi bottom line perseroan juga mengalami

kecenderungan serupa. Pada 2014 misalnya. UNVR mampu mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 23,05%

menjadi Rp 4,16 triliun. Namun pada 2012, pertumbuhan laba bersihnya sebesar 16,2% dan terus menurun

hingga akhirnya mencatat penurunan laba bersih pada 2015. (Kontan)



Kinerja Bank Permata tertekan kredit macet.

Kilau kinerja PT Bank Permata Tbk memudar. Bank yang kini

tengah didekati bos Grup Mayapada ini mencatat rugi Rp 6,48 triliun di akhir 2016. Kerugian ini berbanding

terbalik dengan keuntungan yang dicatat pada 2015 sebesar Rp 247,1 miliar. Berdasarkan laporan keuangan

konsolidasi Bank Permata yang diserahkan pada Bursa Efek Indonesia, Kamis (16/2), tercatat kerugian ini

disebabkan karena adanya pencadangan terhadap kredit bermasalah sebesar Rp 12,2 triliun atau naik tiga kali

lipat dari tahun 2015 yang sebesar Rp 3,6 triliun. Alokasi pencadangan ini membuat kenaikan beban

operasional Bank Permata mencapai 108,8% menjadi Rp 16,7 triliun. Padahal, pendapatan operasional Bank

Permata juga turun sebesar 2,36% year on year menjadi Rp 8,15 triliun. Kenaikan biaya pencadangan ini

disebabkan karena tingginya rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL), yaitu mencapai 8,83%

atau meloncat 603 basis poin. Bank patungan PT Astra International Tbk dan Standard Chartered ini terbebani

tiga sektor penggerus kredit. Industri pengolahan mencatatkan penurunan kredit sebesar Rp 3,48 triliun.

Disusul, sektor perdagangan dan pertambangan yang mencatatkan penurunan kredit masing masing sebesar

Rp 2 triliun dan Rp 1,1 triliun. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi, tercatat kredit yang disalurkan Bank

Permata pada akhir 2016 lalu mengalami penurunan cukup besar yaitu 24,69% yoy menjadi Rp 94,7 triliun.

Ridha DM Wirakusumah Direktur Utama Bank Permata mengakui bahwa taun 2016 lalu merupakan tahun yang

penuh tantangan bagi Bank Permata. (Kontan)



Produksi INCO meleset dari target.

Produksi nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO) di bawah target perusahaan

sebesar 80 ribu metric ton tahun 2016. Tercatat, INCO hanya memproduksi 77.581 metric ton sepanjang tahun

lalu. Presiden Direktur INCO Nico Kanter mengatakan produksi pada kuartal IV di bawah yang ditargetkan.

Sehingga capaiannya perusahaan hanya 97% dari target. "Produksi di kuartal IV hanya 19.581 nikel dalam matte

di bawah 10% dari produksi kuartal III," katanya dalam rilis, Kamis (16/2). Dia mengatakan produksi di kuartal IV

terpengaruh kegagalan transformer pada salah satu tanur listrik. Tidak ada kecelakaan ataupun cedera dalam

kecelakaan ini. Tapi perseroan akan memitigasi resiko operasional dan tindakan perbaikan sesegera mungkin.

Sebagai informasi produksi di Kuartal IV tahun lalu lebih rendah 12% dari periode sama tahun sebelumnya

sebanyak 21.744 nikel dalam matte. sementara INCO juga menetapkan target tahun ini stagnan dilevel 80.000

metrik ton nikel dalam matte. (Kontan)



ARII melepas seluruh sahamnya di Berau Bara Energi.

PT Atlas Resource Tbk (ARII) bersama dengan anak

usahanya PT Optima Persada Energi (OPE) akan menjual 100% sahamnya di PT Berau Bara Energi (BBI) kepada

PT Andalan satria Permai. Sekretaris Perusahaan Atlas Resource Lidwina S Nugraha menyampaikan, akta jual

beli ini telah ditandatangani pada 13 Februari 2017 lalu. ASP membeli saham pada BEE yang dimiliki perseroan

dan OPE dengan nilai seluruhnya sebesar Rp 50 miliar. Transaksi ini tidak terdapat dampak yang signifikan

terhadap kegiatan operasional perseroan. Dan ini juga tidak memberikan dampak pada operasional, hukum

maupun kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan. Hingga kuartal tiga 2016, pendapatan ARII

sebesar US$ 10,2 juta angka ini turun dari pendapatan ARII pada tahun 2015 yaitu US$ 19,1 juta. Sementara rugi

yang dialami perseroan mengalami penurunan dari US$ 17,7 juta pada 2015 menjadi US$ 12,1 juta. Hal ini

dipicu tingginya beban pokok pendapatan yaitu US$ 15,2 juta pada 2016 dan US$ 28,5 juta pada 2016.

(Kontan)

(3)

Stock Picks

3

INDF  7900‐8100. 

Harga  saham  Indofood  Sukses  Makmur  Tbk  (INDF)kemarin  cenderung  bergerak  positif, 

namun masih tutup di Rp8000. Pergerakan harga sahamnya saat ini cenderung konsolidasi sideways. Level 

support di Rp7900 dengan resisten sederhana di Rp8100. Sepanjang sembilan bulan pertama 2016 (9M16), 

perseroan  mencatatkan  pertumbuhan  laba  bersih  hingga  92,45%  mencapai  Rp3,24  triliun  dibandingkan 

periode yang sama 2015 (9M15) sebesar Rp1,68 triliun. Pertumbuhan laba ini terutama ditopang laba kurs 

setelah periode sebelumnya menderita rugi kurs. Penjualan bersih periode yang sama tumbuh 4,84% men‐

capai Rp49,86 triliun dibandingkan periode yang sama 2015 sebesar Rp47,56 triliun. Marjin bersih mening‐

kat  mencapai  6,5%  berbandingkan  3,5%  di  periode  yang  sama  tahun  2015.  EPS  mencapai  Rp369.  Penca‐

paian  penjualan  bersih  hingga  3Q16  mencerminkan  74,6%  dari  proyeksi  penjualan  bersih  2016  yang 

diperkirakan  sebesar  Rp67,3  triliun  turun  dari  perkiraan  sebelumnya  Rp70,58  triliun  dan  hanya  tumbuh 

tipis 5% dari tahun sebelumnya Rp64,06 triliun. Namun laba bersih 2016 kami nilai masih akan berpeluang 

mencapai target di Rp4,5 triliun atau tumbuh 51,72% (yoy) dibandingkan perolehan laba bersih 2015 sebe‐

sar Rp2,97 triliun. Hingga kuartal tiga 2016 pencapaian laba bersih mencapai Rp3,24 triliun atau mencer‐

minkan 72% dari proyeksi laba 2016. EPS 2016 diperkirakan Rp513. Tahun ini dengan pertumbuhan mod‐

erat 8% proyeksi penjualan bersih berpeluang mencapai Rp72,65 triliun. Sedangkan laba bersih diproyeksi‐

kan mencapai Rp5,08 triliun atau tumbuh 11,89% (yoy). EPS 2017 diperkirakan mencapai Rp579,15. Harga 

sahamnya berpeluang mencapai Rp10400 dengan PE 18x (E/17). Secara technical kemarin terbentuk pola 

inverted hammer setelah pergerakan sideways, berpeluang menguat. Maintain Buy, SL 7600   

 

 

(4)

4

Stock Picks

PGAS  2800‐2950. 

Harga saham Perusahaan Gas  Negara Tbk (PGAS)  kemarin  berusaha rebound  di  tengah 

pergerakan konsolidasi harga sahamnya. Kemarin harga sahamnya tutup di Rp2830. Support jangka pendek 

saat  ini  bertahan  di  Rp2800.  Sedangkan  peluang  rebound  lanjutan  akan  berpeluang  menguji  resisten  di 

kisaran  Rp2900  hingga  Rp2950.  Dari  sisi  kinerja,  sepanjang  sembilan  bulan  pertama  2016  lalu  (9M16) 

pendapatan  bersih  tumbuh  tipis  0,8%  mencapai  USD2,15  miliar  dibandingkan  periode  yang  sama  2015 

sebesar  USD2,14  miliar.  Peningkatan  pendapatan  perseroan  terutama  diperoleh  dari  hasil  kontribusi 

beroperasinya  pipa  transmisi  gas  bumi  Kalija  I  yang  dioperasikan  PT  Kalimantan  Jawa  Gas  dan  hasil 

kontribusi  penjualan  gas  dari  sektor  hulu  melalui  SEI.  Selama  periode  9M16  perseroan  menyalurkan  gas 

bumi  sebesar  1595  MMSCFD,  naik  2,5%  dari  1556  MMSCFD  periode  yang  sama  tahun  lalu.  Dari  jumlah 

tersebut, sebanyak 793 MMSCFD dari distribusi gas naik dari 789 MMSCFD periode yang sama tahun lalu. 

Sedangkan  volume  transmisi  gas  bumi  sebesar  802  MMSCFD  naik  dari  767  MMSCFD  periode  yang  sama 

tahun  sebelumnya.  Sepanjang  sembilan  bulan  pertama  2016,  infrastuktur  pipa  gas  perseroan  bertambah 

sepanjang lebih dari 241 km dan saat ini mencapai lebih dari 7267 km atau setara 78% pipa gas bumi hilir 

nasional. EBITDA perseroan 9M16 tumbuh 4,42% mencapai USD641,51 juta berbanding USD614,34 juta di 

periode  yang  sama  2015.  Laba  bersih  9M16  turun  21%  (yoy)  mencapai  USD241,99  juta  berbanding 

USD306,32  juta.  Turunnya  laba  bersih  terutama  disebabkan  naiknya  beban  pokok  hingga  3,87%,  beban 

keuangan  naik  7,9%  dan  rugi  kurs  mencapai  USD56,20  juta  dibandingkan  periode  yang  sama  2015  yang 

menderita  rugi  kurs  USD14,96  juta.  Kondisi  saat  ini  dimana  dolar  AS  cenderung  menguat  atas  sejumlah 

mata  uang  asing  akan  menguntungkan  perseroan.  Pendapatan  bersih  perseroan  2016  lalu  diperkirakan 

mencapai  USD2,87  miliar  atau  turun  6,5%  dibandingkan  2015  sebesar  USD3,07  miliar.  Sedangkan  laba 

bersih diperkirakan mencapai USD324,52 juta atau turun 19,11% dari tahun 2015 sebesar USD401,20 juta. 

Hal ini dikarenakan tertekannya marjin menjadi 11,3% dari 13% di 2015. EPS 2016 diperkirakan USD0,0134. 

Dengan kurs 1USD=Rp13350, EPS 2016 setara Rp178,7. Tahun ini, diperkirakan pendapatan bersih naik 10% 

mencapai USD3,16 miliar. Sedangkan laba bersih diperkirakan mencapai USD426,47 juta atau naik 31,4%. 

Ini mencerminkan EPS proyeksi tahun ini sebesar USD0,017 atau setara Rp227 dengan kurs 1USD=Rp13350. 

Sebelumnya diperkirakan harga sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE 14x (E/17) atau mencapai 

Rp3178.  Dengan  pendekatan  candlestick  pattern,  pergerakan  harga  sahamnya  kemarin  membentuk  pola 

doji  setelah  long‐black  candle  berpeluang  rebound.  Target  resisten  terdekat  di  Rp2900  hingga  Rp2950. 

Maintain Buy, SL 2750  

 

 

(5)

5

Stock Picks

ADRO 1680‐1750

. Setela dilanda koreksi dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, kemarin harga saham 

Adaro Energy Tbk (ADRO)  berhasil rebound  ditutup  di Rp1700.  Rebound secara technical  ditopang posisi 

harganya yang berada di area oversold. Saat ini level support di kisaran Rp1650 hingga Rp1680 dan resisten 

kembali  menguji  Rp1750  hingga  Rp1770.  Pergerakan  harga  sahamnya  sangat  dipengaruhi  dengan 

pergerakan harga komoditas batubara yang saat ini cenderung melemah di kisaran USD79/MT. Sementara 

perseroan  tahun  ini  menargetkan  produksi  batubara  di  kisaran  52‐54  juta  ton  sama  dengan  tahun 

sebelumnya.  Perseroan  sepanjang  9M16  mencatatkan  pendapatan  usaha  turun  15,81%  (yoy)  mencapai 

USD1,78  miliar  dibandingkan  periode  yang  sama  2015  sebesar  USD2,11  miliar.  Laba  bersih  naik  16,16% 

mencapai  USD209  juta  berbandingkan  USD180  juta.  Dengan  pencapaian  kinerjanya  hingga  kuartal  tiga 

2016, maka pendapatan usaha 2016 diperkirakan mencapai USD2,46 miliar naik dari perkiraan sebelumnya 

USD2,21  miliar  atau  turun  8,2%  (yoy)  dibandingkan  2015  sebesar  USD2,68  miliar.  Sedangkan  laba  bersih 

2016  diperkirakan  bisa  melonjak  mencapai  USD291,49  juta  atau  naik  dari  perkiraan  sebelumnya 

USD221,31 juta dan tahun 2015 lalu yang hanya mencapai USD152,44 juta. EPS 2016 berpeluang mencapai 

USD0,0091 atau setara dengan Rp121,94 dengan kurs 1USD=Rp13400. Harga sahamnya saat ini di Rp1700 

ditransaksikan dengan PE 13,9x. Harga sahamnya pada pasar bullish berpeluang ditransaksikan dengan PE 

tertinggi 16x atau mencapai Rp1950. Maintain Buy, SL 1600  

 

 

Jumat, 17 Februari 2017

Saham Pilihan

TLKM 3850-3950 Buy, SL 3770

BBRI 11900-12200 TB, SL 11800

BBTN 2000-2150 Buy, SL 1890

PTPP 3680-3850 Buy, SL 3650

INCO 2700-2850 Buy, SL 2600

WTON 810-840 Buy, SL 800

(6)

Stock View

6

Jumat, 17 Februari 2017

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

IHSG 

5378.00  5396.28  5414.56  5358.71  5339.43 

               PERKEBUNAN AALI  15600  15,733.33  15,866.67  15,533.33  15,466.67  13,059,216.00  ‐19.91  393.15  ‐75.27  45.02  BWPT  358  372.00  386.00  350.00  342.00                LSIP  1600  1,633.33  1,666.67  1,578.33  1,556.67  4,189,615.00  ‐11.36  91.36  ‐32.01  18.72  SGRO  2040  2,061.67  2,083.33  2,006.67  1,973.33                SIMP  520  525.00  530.00  515.00  510.00  13,835,444.00  ‐7.53  16.72  ‐68.60  25.18  UNSP  55  65.33  75.67  47.33  39.67               

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  1700  1,713.33  1,726.67  1,673.33  1,646.67  37,032,346.42  ‐10.48  65.74  ‐5.12  10.50  BORN  50  50.00  50.00  50.00  50.00                BRAU  82  82.00  82.00  82.00  82.00                BUMI  356  392.67  429.33  334.67  313.33                DEWA  67  82.00  97.00  52.00  37.00  3,312,510.21  13.47  0.30  48.03  166.35  HRUM  2010  2,063.33  2,116.67  1,983.33  1,956.67                ITMG  15300  15,466.67  15,633.33  15,066.67  14,833.33  21,925,897.16  ‐9.27  770.46  ‐65.05  8.53  PTBA  10750  11,008.33  11,266.67  10,558.33  10,366.67  13,733,627.00  5.01  883.59  0.98  7.64  PTRO  740  760.00  780.00  730.00  720.00               

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  125  142.67  160.33  111.67  98.33               

ELSA  420  427.33  434.67  415.33  410.67  3,775,323.00  ‐10.56  51.43  ‐8.99  7.17 

ENRG  52  64.00  76.00  45.00  38.00               

ESSA  1900  1,900.00  1,900.00  1,900.00  1,900.00               

MEDC  2580  2,753.33  2,926.67  2,293.33  2,006.67               

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  800  806.67  813.33  796.67  793.33  10,531,504.80  11.79  ‐151.06  85.85  ‐3.10  INCO  2750  2,816.67  2,883.33  2,716.67  2,683.33  10,894,532.28  ‐15.64  70.11  ‐67.49  26.24  TINS  1065  1,086.67  1,108.33  1,041.67  1,018.33  6,874,192.00  ‐6.74  13.64  ‐84.08  56.09  SEMEN INTP  15625  15,741.67  15,858.33  15,466.67  15,308.33  17,798,055.00  ‐10.99  1,183.48  ‐17.34  17.00  SMCB  890  903.33  916.67  883.33  876.67  9,239,022.00  ‐12.25  22.85  ‐73.80  47.91  SMGR  9500  9,616.67  9,733.33  9,341.67  9,183.33  26,948,004.47  ‐0.14  762.28  ‐18.76  14.07  LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  108  112.67  117.33  105.67  103.33                JPRS  141  141.00  141.00  141.00  141.00                KRAS  725  736.67  748.33  716.67  708.33                PAKAN TERNAK CPIN  3500  3,533.33  3,566.67  3,463.33  3,426.67                JPFA  1870  1,905.00  1,940.00  1,845.00  1,820.00  25,022,913.00  2.31  43.92  40.87  18.44 

OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  8100  8,150.00  8,200.00  8,050.00  8,000.00  184,196,000.00  ‐8.68  357.28  ‐24.59  20.71 

GJTL  1030  1,056.67  1,083.33  1,011.67  993.33               

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  8400  8,441.67  8,483.33  8,366.67  8,333.33                INDF  8000  8,083.33  8,166.67  7,958.33  7,916.67                MYOR  1885  1,913.33  1,941.67  1,828.33  1,771.67                ROTI  1535  1,568.33  1,601.67  1,513.33  1,491.67                GGRM  61000  61,791.66  62,583.33  60,491.66  59,983.33                INAF  2380  2,443.33  2,506.67  2,333.33  2,286.67  1,621,898.67  17.41  2.12  463.17  184.06  KAEF  2050  2,093.33  2,136.67  2,023.33  1,996.67  4,860,371.48  7.51  44.81  6.06  28.68  KLBF  1485  1,498.33  1,511.67  1,468.33  1,451.67               

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  228  240.67  253.33  220.67  213.33                ASRI  388  392.00  396.00  384.00  380.00                BKSL  95  96.67  98.33  93.67  92.33                BSDE  1900  1,925.00  1,950.00  1,850.00  1,800.00  6,209,574.07  11.45  1,164.55  460.00  1.60  COWL  1080  1,088.33  1,096.67  1,073.33  1,066.67                CTRA  1390  1,420.00  1,450.00  1,365.00  1,340.00                CTRP  690  690.00  690.00  690.00  690.00                CTRS  2710  2,710.00  2,710.00  2,710.00  2,710.00                ELTY  67  81.33  95.67  52.33  37.67                KIJA  296  297.33  298.67  293.33  290.67                MDLN  332  335.33  338.67  329.33  326.67  2,962,460.90  4.32  69.69  22.80  5.94  KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  2240  2,303.33  2,366.67  2,183.33  2,126.67  9,389,570.10  8.51  130.22  43.08  20.93  DGIK  128  150.33  172.67  110.33  92.67                PTPP  3680  3,710.00  3,740.00  3,660.00  3,640.00  14,217,372.87  14.40  152.88  39.17  25.74  SSIA  565  578.33  591.67  558.33  551.67                TOTL  845  856.67  868.33  826.67  808.33                WIKA  2510  2,530.00  2,550.00  2,490.00  2,470.00  13,908,504.01  11.60  101.65  1.60  26.02 

INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  2830  2,856.67  2,883.33  2,806.67  2,783.33  42,333,969.71  ‐0.16  228.31  ‐38.44  11.61  JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  1490  1,496.67  1,503.33  1,486.67  1,483.33                JSMR  4760  4,810.00  4,860.00  4,700.00  4,640.00  9,848,242.05  7.33  213.14  3.23  26.27  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00                EXCL  3150  3,183.33  3,216.67  3,123.33  3,096.67  22,876,182.00  ‐2.49  ‐2.97  ‐97.16  ‐1,348.39  ISAT  6600  6,675.00  6,750.00  6,525.00  6,450.00                TLKM  3870  3,893.33  3,916.67  3,843.33  3,816.67  102,470,000.00  14.24  153.66  5.81  21.51  TRANSPORTASI GIAA  356  370.67  385.33  346.67  337.33  52,627,783.53  7.55  40.78  ‐122.73  10.94  MBSS  414  426.00  438.00  404.00  394.00                WINS  310  315.33  320.67  305.33  300.67  1,378,353.91  ‐37.37  ‐19.45  ‐129.08  ‐10.95 

KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  730  751.67  773.33  716.67  703.33                BANK BBCA  15500  15,608.33  15,716.67  15,383.33  15,266.67  47,081,728.00  7.56  730.83  9.30  18.47  BBKP  615  620.00  625.00  610.00  605.00  8,303,973.00  17.07  105.70  32.57  5.58  BBNI  6200  6,275.00  6,350.00  6,125.00  6,050.00  36,895,081.00  10.58  486.18  ‐15.91  10.90  BBRI  12000  12,075.00  12,150.00  11,850.00  11,700.00  85,434,037.00  13.73  1,029.53  4.77  10.95  BBTN  2090  2,176.67  2,263.33  2,006.67  1,923.33  14,966,209.00  16.86  174.91  65.91  10.43  BDMN  4840  4,986.67  5,133.33  4,596.67  4,353.33  22,420,658.00  ‐2.48  249.70  ‐8.09  16.40  BJBR  2310  2,323.33  2,336.67  2,283.33  2,256.67  10,084,451.00  14.70  142.02  23.39  6.79  BMRI  11200  11,400.00  11,600.00  10,950.00  10,700.00  71,570,127.00  14.26  871.50  2.33  11.76  BNGA  1080  1,103.33  1,126.67  1,068.33  1,056.67  22,318,759.00  7.24  17.02  ‐81.74  34.36 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  6525  6,616.67  6,708.33  6,441.67  6,358.33  19,764,821.14  ‐12.03  261.74  27.59  27.03  INTA  332  334.00  336.00  328.00  324.00                UNTR  23825  24,175.00  24,525.00  23,125.00  22,425.00  49,347,479.00  ‐7.14  1,033.07  ‐28.24  14.86  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  5750  5,883.33  6,016.67  5,558.33  5,366.67                RALS  1330  1,365.00  1,400.00  1,310.00  1,290.00               

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  1525  1,575.00  1,625.00  1,490.00  1,455.00               

PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  94  114.00  134.00  77.00  60.00               

(8)

Corporate Action

8

Code

Name

Type

Date

Time

Venue

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   AGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   EGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

SCPI   Merck Sharp Dohme 

Pharma Tbk.   AGM   03/08/2016   00:10:00     

MYRX   Hanson International Tbk.   AGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    MYRX   Hanson International Tbk.   EGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    GMCW   Grahamas Citrawisata Tbk.   AGM   27/07/2016   00:09:00   Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman 

Kav 58 Jakarta    PTIS   Indo Straits Tbk   AGM   22/07/2016   00:09:00  

Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo  Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara 

14350, Indonesia   

BSSR   Baramulti Suksessarana Tbk   EGM   22/07/2016   00:10:00   Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56,  Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   AGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   EGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta   

SKYB   Skybee Tbk   AGM   21/07/2016   00:09:00     

WTON   Wijaya Karya Beton Tbk   EGM   20/07/2016   00:14:00   Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur   

CTBN   Citra Tubindo Tbk.   AGM   20/07/2016   00:10:30   Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2,  Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam   

TRIO   Trikomsel Oke Tbk   EGM   15/07/2016   00:10:00     

LMAS   Limas Indonesia Makmur 

Tbk   AGM   14/07/2016   00:09:30  

Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center  Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta 

12190   

BEKS   Bank Pundi Indonesia Tbk.   EGM   11/07/2016   00:15:00   Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12,  Jakarta Selatan   

JPFA   Japfa Comfeed Indonesia 

Tbk.   EGM   01/07/2016   00:10:00  

HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191,  Jakarta 12960   

INCO   Vale Indonesia Tbk   EGM   01/07/2016   00:09:00   Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl.  Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta    MITI   Mitra Investindo Tbk.   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐ 

12950    NIRO   Nirvana Development Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190    NIRO   Nirvana Development Tbk   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190   

PKPK   Perdana Karya Perkasa Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00   Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta  Pusat 10150   

GREN   Evergreen Invesco Tbk   AGM   30/06/2016   00:09:00   Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan,  Jakarta   

ECII   Electronic City Indonesia 

Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00     

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN

TIFA 

24‐Jun‐16 

27‐Jun‐16 

21‐Jul‐16 

SQBB 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

SQBI 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

DPNS 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

GEMA 

16 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

MREI 

50 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

JTPE 

14 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

PEGE 

10 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CPIN 

29 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

TALF 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

12‐Jul‐16 

KBLI 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

SRTG 

32 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

KKGI 

20 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CTRP 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRS 

22 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRA 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

IDPR 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

30‐Jun‐16 

UNVR 

424 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

KANTOR CABANG

Taman Palem Lestari :

Taman Palem Lestari Blok B 17/8

Jakarta Barat 11730

Phone : +62 21 7799 888

Yogyakarta :

Ruko Gajah Mada Square Kav. E

Jl. Juminahan No. 26

Yogyakarta 55212

Phone : +62 274 557559

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Jambi :

Kantor Perwakilan BEI Jambi

Jl. Kolonel Abunjani No. 11A dan

11B

Jambi 36129

Phone : +62 741 591 1819

GALERI INVESTASI

Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta :

Fakultas Ekonomi Universitas

Sarjanawiyata Tamansiswa

Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 157

Yogyakarta 55165

Phone : +62 274 562265

Panin Bank Centre

4

th

Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 727 99888

Fax

: +62 21 571 0895

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta :

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta

Jl. Lingkar Selatan

Tamantirto, Bantul

Yogyakarta 55183

Phone : +62 274 387656

Universitas Muhammadiyah

Surakarta :

Universitas Muhammadiyah

Surakarta

Jl. A. Yani Tromol Pos 1

Pabelan Kartasura, Surakarta

Jawa Tengah 57161

Phone : +62 271 717417

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Banjarmasin :

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi

Indonesia

Jl. Brigjend Hasran Basri Kayu

Tangi

Banjarmasin 70124

Phone : +62 511 3265783

Bireun :

Institut Agama Islam

Almuslim Aceh

Jl. Banda Aceh – Medan,

Simpang Paya Lipah

Matang Glumpangdua, Bireuen

Aceh 24261

Phone : +62 644 441989

Padang :

Universitas Putra Indonesia

“YPTK” Padang

Jl. Raya Lubuk Begalung

Lubuk Begalung, Kota Padang

Sumatera Barat 25145

Phone : +62 751 776666

Bengkulu :

IAIN Bengkulu

Jl. Raden Patah

Bengkulu 38211

Phone : +62 736 51276

Jambi

IAIN Jambi :

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Islam IAIN Sultan Thaha

Syaifuddin

Jl. Arif Rahman Hakim No. 01

Telanaipura

Jambi 36363

Phone : +62 741 582573

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan asli daerah dan belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelengkapan pengungkapan informasi keuangan

Sapardi Djoko Damono, “Sastrawan Riau dan Sastra Indonesia Mutakhir”, (www.melayuonline.com, 2008).. Pascaotonomi daerah, pemerintah dan masyarakat di Riau sepertinya

Schistosomiasis di Indonesia hanya ditemukan di Provinsi Sulawesi Tengah, di Dataran Tinggi Napu dan Dataran Tinggi Bada, Kabupaten Poso serta Dataran Tinggi Lindu, Kabupaten Sigi,

Setelah kegiatan POMP dilakukan selama tiga tahun berturut-turut di Kabupaten Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat, untuk mengukur keberhasilan pengobatan massal

Semua kasus, fokus dan tikus positif yang tertangkap dipetakan dengan menggunakan GPS seri GPSMap 76 CSx, dengan menentukan posisi (waypoint) dan selanjutnya

Dengan dikeluarkannya aturan baru yaitu mengenai Peraturan bersama Ketua Mahkamah Agung, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Jaksa Agung, Kapolri dan BNN

a. Pendapatan segmen yang dilaporkan, termasuk penjualan eksternal atau penjualan/transfer antarsegmen, lebih besar atau sama dengan 10 persen dari pendapatan keseluruhan

Dalam penelitian terdahulu oleh Indra Kurnia (2013) yang berjudul Pengaruh Sistem Akuntansi Keuangan Daerah dan Kualitas Aparatur Pemerintah Terhadap Akuntabilitas