Kinerja UNVR cenderung menurun.
Kinerja Bank Permata tertekan kredit macet.
Produksi INCO meleset dari target.
ARII melepas seluruh sahamnya di Berau Bara Energi.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
IHSG
pada
perdagangan
kemarin bergerak fluktuatif
dalam rentang terbatas, tutup
di 5377,998 atau koreksi 2,672
poin (0,05%). Tekanan jual
terutama dipicu sejumlah rilis
laba
2016
yang
tidak
memuaskan dan tekanan jual
di sejumlah saham Grup Bakrie
menyusul
rencana
anak
usahanya seperti Energi Mega
Persada Tbk (ENRG) yang akan
melaksanakan reverse stock
split. Nilai transaksi di Pasar
Reguler
kemarin
mencapai
Rp7,77 triliun dan pemodal
asing mencatatkan penjualan
bersih Rp375 miliar.
Sementara Wall Street tadi malam bergerak bervariasi.
Indeks S&P dan Nasdaq mengalami koreksi akibat aksi ambil untung
setelah tujuh hari perdagangan berturut‐turut menguat, ditutup di
2347,22 dan 5814,90 atau masing‐masing koreksi 0,1%. Indeks DJIA
berhasil menguat tipis di 20619,77 atau naik 0,04%. Harga minyak
mentah tadi malam di AS menguat 0,64% di USD53,45/barel. Pasar
Wall Street bergerak bullish terutama dipicu kebijakan Trump yang
akan menderegulasi sejumlah aturan, pemotongan pajak korporasi,
dan kebijakan fiskal ekspansif. Data‐data ekonomi AS yang dirilis
sejauh ini menunjukkan pemulihan lanjutan ekonomi negara adidaya
tersebut. The Fed kemungkinan akan melanjutkan kebijakan
normalisasi tingkat bunganya tahun ini.
Melanjutkan perdagangan akhir pekan ini, IHSG diperkirakan
cenderung bergerak di teritori negatif menyusul meningkatnya resiko
pasar dan kekhawatiran terbatasnya ruang bagi Bank Indonesia (BI)
melanjutkan kebijakan pelonggaran moneternya. Kemarin BI kembali
menahan tingkat bunga acuannya di 4,75%. IHSG diperkirakan akan
bergerak dengan support di 5350 dan resisten di 5400.
S1 5370 S2 5350 R1 5400 R2 5430
Index Last Chg % DJIA 20619.77 7.91 0.04 S&P 500 2347.22 (2.03) (0.09) FTSE 100 7277.92 (24.49) (0.34) CAC 40 4899.46 (25.40) (0.52) DAX 11757.24 (36.69) (0.31) NIKKEI 225 19347.53 (59.26) (0.31) HANGSENG 24107.70 112.83 0.47 STI 3096.69 14.37 0.47 SHENZHEN 1958.12 11.08 0.57 SHANGHAI 3229.62 147.30 4.78 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 53.82 0.46 0.86 CPO (RM/M.T) 3067.00 0.00 0.00 Gold (USD/T.oz) 1240.10 3.40 0.27 Nikel (USD/M.T 10785.00 (65.00) (0.60) Timah (USD/M.T) 19950.00 125.00 0.63 Coal (USD/M.T) 79.20 0.25 0.32 Exchange Rates Chg % IDR/USD 13313.00 14.00 0.11 USD/EUR 1.067 0.01 0.57 JPY/USD 113.31 (0.72) (0.63) IDR/SGD 9432.79 49.46 0.53 IDR/AUD 10284.20 6.20 0.06 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 28.91 3849 (0.07) (0.24) Top Gainers IDR % ChgMTSM 400 24.20 78
VOKS 1,325 20.50 225 NIKL 3,860 17.00 560 MEDC 2,580 16.70 370
PTSN 98 12.60 11
Top Losers IDR % Chg ENRG 52 (23.50) (16)
PLAS 127 (23.00) (38) APII 192 (19.30) (46) BRMS 94 (18.30) (21) MTFN 52 (17.50) (11) Top Value IDR % (miliar)
BMRI 11,200 (2.00) 1,151 B BUMI 356 (11.40) 1,126 B TLKM 3,870 0.30 989 B BBCA 15,500 0.00 681 B ENRG 52 (23.50) 651 B Top Volume IDR % (juta)
ENRG 52 (23.50) 11,789.520 ELTY 67 (15.20) 6,748.399 MYRX 127 (3.80) 4,507.483 BUMI 356 (11.40) 2,982.630 DEWA 67 (16.30) 2,202.291 IHSG 5,378.00 Change (2.67) Change (%) (0.05) Change (%/ytd) 1.53 Total Value (IDR triliun) 9.650 Total Volume (miliar saham) 26.530 Net Foreign Buy (IDR miliar) (375.000) Up: 118 Down: 365 Unchange: 93
News Update
2
Kinerja UNVR cenderung menurun.
Kinerja PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) tampak tertekan beberapa
waktu kebelakang ini. Sejak 2011, performa kinerja emiten konsumer tersebut cenderung menurun. Tahun lalu,
berdasarkan laporan keuangan unaudited perseroan, pendapatannya memang tercatat Rp 40 triliun, tumbuh
sekitar 9,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Tapi, bandingkan dengan periode 2011. Saat itu,
UNVR mampu mencatat kenaikan pendapatan 19% year on year (yoy) menjadi Rp 23,47 triliun. Sejak saat itu,
pertumbuhan pendapatannya terus mengecil, masing-masing sebesar16,3%, 12,6% dan 12,2% untuk periode
2012, 2013 dan 2014. Pertumbuhan terendah dicatat pada periode 2015 yang mana pada tahun ini UNVR hanya
mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 5,7% menjadi Rp 36,48 triliun. Laba bersihnya malah turun 1,2%
menjadi Rp 5,85 triliun. Bukan hanya sisi pendapatan, tapi bottom line perseroan juga mengalami
kecenderungan serupa. Pada 2014 misalnya. UNVR mampu mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 23,05%
menjadi Rp 4,16 triliun. Namun pada 2012, pertumbuhan laba bersihnya sebesar 16,2% dan terus menurun
hingga akhirnya mencatat penurunan laba bersih pada 2015. (Kontan)
Kinerja Bank Permata tertekan kredit macet.
Kilau kinerja PT Bank Permata Tbk memudar. Bank yang kini
tengah didekati bos Grup Mayapada ini mencatat rugi Rp 6,48 triliun di akhir 2016. Kerugian ini berbanding
terbalik dengan keuntungan yang dicatat pada 2015 sebesar Rp 247,1 miliar. Berdasarkan laporan keuangan
konsolidasi Bank Permata yang diserahkan pada Bursa Efek Indonesia, Kamis (16/2), tercatat kerugian ini
disebabkan karena adanya pencadangan terhadap kredit bermasalah sebesar Rp 12,2 triliun atau naik tiga kali
lipat dari tahun 2015 yang sebesar Rp 3,6 triliun. Alokasi pencadangan ini membuat kenaikan beban
operasional Bank Permata mencapai 108,8% menjadi Rp 16,7 triliun. Padahal, pendapatan operasional Bank
Permata juga turun sebesar 2,36% year on year menjadi Rp 8,15 triliun. Kenaikan biaya pencadangan ini
disebabkan karena tingginya rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL), yaitu mencapai 8,83%
atau meloncat 603 basis poin. Bank patungan PT Astra International Tbk dan Standard Chartered ini terbebani
tiga sektor penggerus kredit. Industri pengolahan mencatatkan penurunan kredit sebesar Rp 3,48 triliun.
Disusul, sektor perdagangan dan pertambangan yang mencatatkan penurunan kredit masing masing sebesar
Rp 2 triliun dan Rp 1,1 triliun. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi, tercatat kredit yang disalurkan Bank
Permata pada akhir 2016 lalu mengalami penurunan cukup besar yaitu 24,69% yoy menjadi Rp 94,7 triliun.
Ridha DM Wirakusumah Direktur Utama Bank Permata mengakui bahwa taun 2016 lalu merupakan tahun yang
penuh tantangan bagi Bank Permata. (Kontan)
Produksi INCO meleset dari target.
Produksi nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO) di bawah target perusahaan
sebesar 80 ribu metric ton tahun 2016. Tercatat, INCO hanya memproduksi 77.581 metric ton sepanjang tahun
lalu. Presiden Direktur INCO Nico Kanter mengatakan produksi pada kuartal IV di bawah yang ditargetkan.
Sehingga capaiannya perusahaan hanya 97% dari target. "Produksi di kuartal IV hanya 19.581 nikel dalam matte
di bawah 10% dari produksi kuartal III," katanya dalam rilis, Kamis (16/2). Dia mengatakan produksi di kuartal IV
terpengaruh kegagalan transformer pada salah satu tanur listrik. Tidak ada kecelakaan ataupun cedera dalam
kecelakaan ini. Tapi perseroan akan memitigasi resiko operasional dan tindakan perbaikan sesegera mungkin.
Sebagai informasi produksi di Kuartal IV tahun lalu lebih rendah 12% dari periode sama tahun sebelumnya
sebanyak 21.744 nikel dalam matte. sementara INCO juga menetapkan target tahun ini stagnan dilevel 80.000
metrik ton nikel dalam matte. (Kontan)
ARII melepas seluruh sahamnya di Berau Bara Energi.
PT Atlas Resource Tbk (ARII) bersama dengan anak
usahanya PT Optima Persada Energi (OPE) akan menjual 100% sahamnya di PT Berau Bara Energi (BBI) kepada
PT Andalan satria Permai. Sekretaris Perusahaan Atlas Resource Lidwina S Nugraha menyampaikan, akta jual
beli ini telah ditandatangani pada 13 Februari 2017 lalu. ASP membeli saham pada BEE yang dimiliki perseroan
dan OPE dengan nilai seluruhnya sebesar Rp 50 miliar. Transaksi ini tidak terdapat dampak yang signifikan
terhadap kegiatan operasional perseroan. Dan ini juga tidak memberikan dampak pada operasional, hukum
maupun kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan. Hingga kuartal tiga 2016, pendapatan ARII
sebesar US$ 10,2 juta angka ini turun dari pendapatan ARII pada tahun 2015 yaitu US$ 19,1 juta. Sementara rugi
yang dialami perseroan mengalami penurunan dari US$ 17,7 juta pada 2015 menjadi US$ 12,1 juta. Hal ini
dipicu tingginya beban pokok pendapatan yaitu US$ 15,2 juta pada 2016 dan US$ 28,5 juta pada 2016.
(Kontan)
Stock Picks
3INDF 7900‐8100.
Harga saham Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)kemarin cenderung bergerak positif,
namun masih tutup di Rp8000. Pergerakan harga sahamnya saat ini cenderung konsolidasi sideways. Level
support di Rp7900 dengan resisten sederhana di Rp8100. Sepanjang sembilan bulan pertama 2016 (9M16),
perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih hingga 92,45% mencapai Rp3,24 triliun dibandingkan
periode yang sama 2015 (9M15) sebesar Rp1,68 triliun. Pertumbuhan laba ini terutama ditopang laba kurs
setelah periode sebelumnya menderita rugi kurs. Penjualan bersih periode yang sama tumbuh 4,84% men‐
capai Rp49,86 triliun dibandingkan periode yang sama 2015 sebesar Rp47,56 triliun. Marjin bersih mening‐
kat mencapai 6,5% berbandingkan 3,5% di periode yang sama tahun 2015. EPS mencapai Rp369. Penca‐
paian penjualan bersih hingga 3Q16 mencerminkan 74,6% dari proyeksi penjualan bersih 2016 yang
diperkirakan sebesar Rp67,3 triliun turun dari perkiraan sebelumnya Rp70,58 triliun dan hanya tumbuh
tipis 5% dari tahun sebelumnya Rp64,06 triliun. Namun laba bersih 2016 kami nilai masih akan berpeluang
mencapai target di Rp4,5 triliun atau tumbuh 51,72% (yoy) dibandingkan perolehan laba bersih 2015 sebe‐
sar Rp2,97 triliun. Hingga kuartal tiga 2016 pencapaian laba bersih mencapai Rp3,24 triliun atau mencer‐
minkan 72% dari proyeksi laba 2016. EPS 2016 diperkirakan Rp513. Tahun ini dengan pertumbuhan mod‐
erat 8% proyeksi penjualan bersih berpeluang mencapai Rp72,65 triliun. Sedangkan laba bersih diproyeksi‐
kan mencapai Rp5,08 triliun atau tumbuh 11,89% (yoy). EPS 2017 diperkirakan mencapai Rp579,15. Harga
sahamnya berpeluang mencapai Rp10400 dengan PE 18x (E/17). Secara technical kemarin terbentuk pola
inverted hammer setelah pergerakan sideways, berpeluang menguat. Maintain Buy, SL 7600
4
Stock Picks
PGAS 2800‐2950.
Harga saham Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) kemarin berusaha rebound di tengah
pergerakan konsolidasi harga sahamnya. Kemarin harga sahamnya tutup di Rp2830. Support jangka pendek
saat ini bertahan di Rp2800. Sedangkan peluang rebound lanjutan akan berpeluang menguji resisten di
kisaran Rp2900 hingga Rp2950. Dari sisi kinerja, sepanjang sembilan bulan pertama 2016 lalu (9M16)
pendapatan bersih tumbuh tipis 0,8% mencapai USD2,15 miliar dibandingkan periode yang sama 2015
sebesar USD2,14 miliar. Peningkatan pendapatan perseroan terutama diperoleh dari hasil kontribusi
beroperasinya pipa transmisi gas bumi Kalija I yang dioperasikan PT Kalimantan Jawa Gas dan hasil
kontribusi penjualan gas dari sektor hulu melalui SEI. Selama periode 9M16 perseroan menyalurkan gas
bumi sebesar 1595 MMSCFD, naik 2,5% dari 1556 MMSCFD periode yang sama tahun lalu. Dari jumlah
tersebut, sebanyak 793 MMSCFD dari distribusi gas naik dari 789 MMSCFD periode yang sama tahun lalu.
Sedangkan volume transmisi gas bumi sebesar 802 MMSCFD naik dari 767 MMSCFD periode yang sama
tahun sebelumnya. Sepanjang sembilan bulan pertama 2016, infrastuktur pipa gas perseroan bertambah
sepanjang lebih dari 241 km dan saat ini mencapai lebih dari 7267 km atau setara 78% pipa gas bumi hilir
nasional. EBITDA perseroan 9M16 tumbuh 4,42% mencapai USD641,51 juta berbanding USD614,34 juta di
periode yang sama 2015. Laba bersih 9M16 turun 21% (yoy) mencapai USD241,99 juta berbanding
USD306,32 juta. Turunnya laba bersih terutama disebabkan naiknya beban pokok hingga 3,87%, beban
keuangan naik 7,9% dan rugi kurs mencapai USD56,20 juta dibandingkan periode yang sama 2015 yang
menderita rugi kurs USD14,96 juta. Kondisi saat ini dimana dolar AS cenderung menguat atas sejumlah
mata uang asing akan menguntungkan perseroan. Pendapatan bersih perseroan 2016 lalu diperkirakan
mencapai USD2,87 miliar atau turun 6,5% dibandingkan 2015 sebesar USD3,07 miliar. Sedangkan laba
bersih diperkirakan mencapai USD324,52 juta atau turun 19,11% dari tahun 2015 sebesar USD401,20 juta.
Hal ini dikarenakan tertekannya marjin menjadi 11,3% dari 13% di 2015. EPS 2016 diperkirakan USD0,0134.
Dengan kurs 1USD=Rp13350, EPS 2016 setara Rp178,7. Tahun ini, diperkirakan pendapatan bersih naik 10%
mencapai USD3,16 miliar. Sedangkan laba bersih diperkirakan mencapai USD426,47 juta atau naik 31,4%.
Ini mencerminkan EPS proyeksi tahun ini sebesar USD0,017 atau setara Rp227 dengan kurs 1USD=Rp13350.
Sebelumnya diperkirakan harga sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE 14x (E/17) atau mencapai
Rp3178. Dengan pendekatan candlestick pattern, pergerakan harga sahamnya kemarin membentuk pola
doji setelah long‐black candle berpeluang rebound. Target resisten terdekat di Rp2900 hingga Rp2950.
Maintain Buy, SL 2750
5
Stock Picks
ADRO 1680‐1750
. Setela dilanda koreksi dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, kemarin harga saham
Adaro Energy Tbk (ADRO) berhasil rebound ditutup di Rp1700. Rebound secara technical ditopang posisi
harganya yang berada di area oversold. Saat ini level support di kisaran Rp1650 hingga Rp1680 dan resisten
kembali menguji Rp1750 hingga Rp1770. Pergerakan harga sahamnya sangat dipengaruhi dengan
pergerakan harga komoditas batubara yang saat ini cenderung melemah di kisaran USD79/MT. Sementara
perseroan tahun ini menargetkan produksi batubara di kisaran 52‐54 juta ton sama dengan tahun
sebelumnya. Perseroan sepanjang 9M16 mencatatkan pendapatan usaha turun 15,81% (yoy) mencapai
USD1,78 miliar dibandingkan periode yang sama 2015 sebesar USD2,11 miliar. Laba bersih naik 16,16%
mencapai USD209 juta berbandingkan USD180 juta. Dengan pencapaian kinerjanya hingga kuartal tiga
2016, maka pendapatan usaha 2016 diperkirakan mencapai USD2,46 miliar naik dari perkiraan sebelumnya
USD2,21 miliar atau turun 8,2% (yoy) dibandingkan 2015 sebesar USD2,68 miliar. Sedangkan laba bersih
2016 diperkirakan bisa melonjak mencapai USD291,49 juta atau naik dari perkiraan sebelumnya
USD221,31 juta dan tahun 2015 lalu yang hanya mencapai USD152,44 juta. EPS 2016 berpeluang mencapai
USD0,0091 atau setara dengan Rp121,94 dengan kurs 1USD=Rp13400. Harga sahamnya saat ini di Rp1700
ditransaksikan dengan PE 13,9x. Harga sahamnya pada pasar bullish berpeluang ditransaksikan dengan PE
tertinggi 16x atau mencapai Rp1950. Maintain Buy, SL 1600
Jumat, 17 Februari 2017
Saham Pilihan
TLKM 3850-3950 Buy, SL 3770
BBRI 11900-12200 TB, SL 11800
BBTN 2000-2150 Buy, SL 1890
PTPP 3680-3850 Buy, SL 3650
INCO 2700-2850 Buy, SL 2600
WTON 810-840 Buy, SL 800
Stock View
6
Jumat, 17 Februari 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
5378.00 5396.28 5414.56 5358.71 5339.43
PERKEBUNAN AALI 15600 15,733.33 15,866.67 15,533.33 15,466.67 13,059,216.00 ‐19.91 393.15 ‐75.27 45.02 BWPT 358 372.00 386.00 350.00 342.00 LSIP 1600 1,633.33 1,666.67 1,578.33 1,556.67 4,189,615.00 ‐11.36 91.36 ‐32.01 18.72 SGRO 2040 2,061.67 2,083.33 2,006.67 1,973.33 SIMP 520 525.00 530.00 515.00 510.00 13,835,444.00 ‐7.53 16.72 ‐68.60 25.18 UNSP 55 65.33 75.67 47.33 39.67PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1700 1,713.33 1,726.67 1,673.33 1,646.67 37,032,346.42 ‐10.48 65.74 ‐5.12 10.50 BORN 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BRAU 82 82.00 82.00 82.00 82.00 BUMI 356 392.67 429.33 334.67 313.33 DEWA 67 82.00 97.00 52.00 37.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2010 2,063.33 2,116.67 1,983.33 1,956.67 ITMG 15300 15,466.67 15,633.33 15,066.67 14,833.33 21,925,897.16 ‐9.27 770.46 ‐65.05 8.53 PTBA 10750 11,008.33 11,266.67 10,558.33 10,366.67 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 740 760.00 780.00 730.00 720.00
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 125 142.67 160.33 111.67 98.33
ELSA 420 427.33 434.67 415.33 410.67 3,775,323.00 ‐10.56 51.43 ‐8.99 7.17
ENRG 52 64.00 76.00 45.00 38.00
ESSA 1900 1,900.00 1,900.00 1,900.00 1,900.00
MEDC 2580 2,753.33 2,926.67 2,293.33 2,006.67
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 800 806.67 813.33 796.67 793.33 10,531,504.80 11.79 ‐151.06 85.85 ‐3.10 INCO 2750 2,816.67 2,883.33 2,716.67 2,683.33 10,894,532.28 ‐15.64 70.11 ‐67.49 26.24 TINS 1065 1,086.67 1,108.33 1,041.67 1,018.33 6,874,192.00 ‐6.74 13.64 ‐84.08 56.09 SEMEN INTP 15625 15,741.67 15,858.33 15,466.67 15,308.33 17,798,055.00 ‐10.99 1,183.48 ‐17.34 17.00 SMCB 890 903.33 916.67 883.33 876.67 9,239,022.00 ‐12.25 22.85 ‐73.80 47.91 SMGR 9500 9,616.67 9,733.33 9,341.67 9,183.33 26,948,004.47 ‐0.14 762.28 ‐18.76 14.07 LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 108 112.67 117.33 105.67 103.33 JPRS 141 141.00 141.00 141.00 141.00 KRAS 725 736.67 748.33 716.67 708.33 PAKAN TERNAK CPIN 3500 3,533.33 3,566.67 3,463.33 3,426.67 JPFA 1870 1,905.00 1,940.00 1,845.00 1,820.00 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44
OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8100 8,150.00 8,200.00 8,050.00 8,000.00 184,196,000.00 ‐8.68 357.28 ‐24.59 20.71
GJTL 1030 1,056.67 1,083.33 1,011.67 993.33
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8400 8,441.67 8,483.33 8,366.67 8,333.33 INDF 8000 8,083.33 8,166.67 7,958.33 7,916.67 MYOR 1885 1,913.33 1,941.67 1,828.33 1,771.67 ROTI 1535 1,568.33 1,601.67 1,513.33 1,491.67 GGRM 61000 61,791.66 62,583.33 60,491.66 59,983.33 INAF 2380 2,443.33 2,506.67 2,333.33 2,286.67 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2050 2,093.33 2,136.67 2,023.33 1,996.67 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1485 1,498.33 1,511.67 1,468.33 1,451.67
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 228 240.67 253.33 220.67 213.33 ASRI 388 392.00 396.00 384.00 380.00 BKSL 95 96.67 98.33 93.67 92.33 BSDE 1900 1,925.00 1,950.00 1,850.00 1,800.00 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 1080 1,088.33 1,096.67 1,073.33 1,066.67 CTRA 1390 1,420.00 1,450.00 1,365.00 1,340.00 CTRP 690 690.00 690.00 690.00 690.00 CTRS 2710 2,710.00 2,710.00 2,710.00 2,710.00 ELTY 67 81.33 95.67 52.33 37.67 KIJA 296 297.33 298.67 293.33 290.67 MDLN 332 335.33 338.67 329.33 326.67 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2240 2,303.33 2,366.67 2,183.33 2,126.67 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 128 150.33 172.67 110.33 92.67 PTPP 3680 3,710.00 3,740.00 3,660.00 3,640.00 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 565 578.33 591.67 558.33 551.67 TOTL 845 856.67 868.33 826.67 808.33 WIKA 2510 2,530.00 2,550.00 2,490.00 2,470.00 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02
INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 2830 2,856.67 2,883.33 2,806.67 2,783.33 42,333,969.71 ‐0.16 228.31 ‐38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1490 1,496.67 1,503.33 1,486.67 1,483.33 JSMR 4760 4,810.00 4,860.00 4,700.00 4,640.00 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 3150 3,183.33 3,216.67 3,123.33 3,096.67 22,876,182.00 ‐2.49 ‐2.97 ‐97.16 ‐1,348.39 ISAT 6600 6,675.00 6,750.00 6,525.00 6,450.00 TLKM 3870 3,893.33 3,916.67 3,843.33 3,816.67 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 356 370.67 385.33 346.67 337.33 52,627,783.53 7.55 40.78 ‐122.73 10.94 MBSS 414 426.00 438.00 404.00 394.00 WINS 310 315.33 320.67 305.33 300.67 1,378,353.91 ‐37.37 ‐19.45 ‐129.08 ‐10.95
KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 730 751.67 773.33 716.67 703.33 BANK BBCA 15500 15,608.33 15,716.67 15,383.33 15,266.67 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 615 620.00 625.00 610.00 605.00 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 6200 6,275.00 6,350.00 6,125.00 6,050.00 36,895,081.00 10.58 486.18 ‐15.91 10.90 BBRI 12000 12,075.00 12,150.00 11,850.00 11,700.00 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 2090 2,176.67 2,263.33 2,006.67 1,923.33 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 4840 4,986.67 5,133.33 4,596.67 4,353.33 22,420,658.00 ‐2.48 249.70 ‐8.09 16.40 BJBR 2310 2,323.33 2,336.67 2,283.33 2,256.67 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 11200 11,400.00 11,600.00 10,950.00 10,700.00 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1080 1,103.33 1,126.67 1,068.33 1,056.67 22,318,759.00 7.24 17.02 ‐81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 6525 6,616.67 6,708.33 6,441.67 6,358.33 19,764,821.14 ‐12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 332 334.00 336.00 328.00 324.00 UNTR 23825 24,175.00 24,525.00 23,125.00 22,425.00 49,347,479.00 ‐7.14 1,033.07 ‐28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 5750 5,883.33 6,016.67 5,558.33 5,366.67 RALS 1330 1,365.00 1,400.00 1,310.00 1,290.00
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1525 1,575.00 1,625.00 1,490.00 1,455.00
PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 94 114.00 134.00 77.00 60.00
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam
TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24‐Jun‐16
27‐Jun‐16
21‐Jul‐16
SQBB
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
SQBI
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
DPNS
5
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
GEMA
16
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
MREI
50
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
JTPE
14
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
PEGE
10
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CPIN
29
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
TALF
3
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
12‐Jul‐16
KBLI
7
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
SRTG
32
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
KKGI
20
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CTRP
4
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRS
22
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRA
6
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
IDPR
5
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
30‐Jun‐16
UNVR
424
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
15‐Jul‐16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.