• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

Pada bulan Oktober 2016 di Kota Banda Aceh terjadi deflasi sebesar 0,02 persen, Kota Lhokseumawe inflasi sebesar 0,22 persen dan Kota Meulaboh inflasi sebesar 0,32 persen. Secara agregat untuk Aceh pada bulan Oktober 2016 mengalami inflasi sebesar 0,10 persen.

Deflasi yang terjadi di Kota Banda Aceh disebabkan oleh penurunan indeks harga konsumen Kelompok Sandang sebesar 0,75 persen dan Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,62 persen. Sedangkan Kelompok Transportasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan mengalami inflasi sebesar 0,56 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,25 persen dan Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar Lainnya sebesar 0,15 persen. Untuk Kelompok Kesehatan dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga tidak mengalami perubahan indeks.

Laju Inflasi tahun kalender hingga Oktober 2016 untuk Kota Banda Aceh sebesar 2,25 persen, Kota Lhokseumawe 2,94 persen, Kota Meulaboh 3,29 persen dan Aceh 2,59 persen. Inflasi “year on year” (Oktober 2016 terhadap Oktober 2015) untuk Kota Banda Aceh adalah sebesar 3,04 persen, Kota Lhokseumawe 4,65 persen, Kota Meulaboh 4,09 persen dan Aceh 3,65 persen.

Komponen Inti untuk Kota Banda Aceh pada Oktober 2016 mengalami deflasi sebesar 0,19 persen, komponen yang Harganya Diatur Pemerintah mengalami inflasi 1,15 persen dan komponen Bergejolak mengalami deflasi 0,39 persen.

No. 47/11/TH.XIX, 1 Nopember 2016

P

ERKEMBANGAN

I

NDEKS

H

ARGA

K

ONSUMEN

/I

NFLASI

Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan salah satu indikator ekonomi yang sering digunakan untuk mengukur tingkat perubahan harga (inflasi/deflasi) di tingkat konsumen, khususnya di daerah perkotaan. Perubahan IHK dari waktu ke waktu menunjukkan pergerakan harga dari paket komoditas yang dikonsumsi oleh rumah tangga. Di Indonesia, tingkat inflasi diukur dari persentase perubahan IHK dan diumumkan ke publik setiap awal bulan (hari kerja pertama) oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Mulai Januari 2014, pengukuran inflasi di Indonesia menggunakan IHK tahun dasar 2012=100. Ada beberapa perubahan yang mendasar dalam penghitungan IHK baru (2012=100) dibandingkan IHK lama (2007=100), khususnya mengenai cakupan kota, paket komoditas, dan diagram timbang. Perubahan tersebut didasarkan pada Survei Biaya Hidup (SBH) 2012 yang dilaksanakan oleh BPS, yang merupakan salah satu bahan dasar utama dalam penghitungan IHK. Hasil SBH 2012 sekaligus mencerminkan adanya perubahan pola konsumsi masyarakat dibandingkan dengan hasil SBH sebelumnya.

SBH 2012 dilaksanakan di 82 kota, yang terdiri dari 33 ibukota provinsi dan 49 kota besar lainnya.

(2)

Dari 82 kota tersebut, 66 kota merupakan cakupan kota SBH lama dan 16 merupakan kota baru. Survei ini hanya dilakukan di daerah perkotaan (urban area) dengan total sampel sebanyak 13.608 Blok Sensus dan total sampel rumahtangga sebanyak 136.080. SBH 2012 dilaksanakan secara triwulanan selama tahun 2012 sehingga setiap triwulan terdapat 34.020 sampel rumahtangga. Untuk Provinsi Aceh SBH 2012 dilaksanakan di Kota Banda Aceh, Lhokseumawe dan Meulaboh dengan total sampel sebanyak 400 Blok Sensus dan 4.000 rumahtangga.

Paket komoditas nasional hasil SBH 2012 terdiri dari 859 komoditas. Paket komoditas terbanyak ada di Jakarta yaitu 462 komoditas, dan yang paling sedikit di Singaraja sebanyak 225 komoditas. Paket Komoditas di Banda Aceh sebanyak 383 komoditas, Lhokseumawe 369 komoditas dan Meulaboh 347 komoditas.

OKTOBER 2016 BANDA ACEH DEFLASI SEBESAR 0,02 PERSEN

Pada bulan Oktober 2016 harga berbagai komoditas di Kota Banda Aceh secara umum menunjukkan adanya penurunan. Hal ini ditandai dengan turunnya Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 118,94 pada September 2016 menjadi 118,92 pada Oktober 2016 atau terjadi deflasi sebesar 0,02 persen. Laju Inflasi tahun kalender hingga Oktober 2016 untuk Kota Banda Aceh sebesar 2,25 persen dan Inflasi “year on year” (Oktober 2016 terhadap Oktober 2015) sebesar 3,04 persen.

Dari 84 jenis barang dan jasa yang mengalami perubahan harga untuk Kota Banda Aceh di bulan Oktober 2016, 40 jenis barang dan jasa menunjukkan adanya penurunan harga dan 44 jenis barang dan jasa mengalami kenaikan harga.

Beberapa komoditas di Kota Banda Aceh yang mengalami penurunan harga pada bulan Oktober 2016 antara lain adalah Kembung/Gembung dengan andil sebesar -0,0906 persen, Cumi-cumi sebesar -0,0792 persen, Udang Basah sebesar -0,0655 persen, Emas Perhiasan sebesar -0,0641 persen, Cabai Rawit sebesar -0,0608 persen, Jeruk sebesar -0,0501 persen dan Semangka dengan andil sebesar -0,0418 persen.

Sedangkan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain adalah Cabai Merah dengan andil sebesar 0,1806 persen, Angkutan Udara sebesar 0,0889 persen, Daging Ayam Ras sebesar 0,0584 persen, Beras sebesar 0,0530 persen, Tarip Listrik sebesar 0,0489 persen, Bayam sebesar 0,0431 persen, Rokok Kretek Filter sebesar 0,0373 persen, Pir sebesar 0,0365 persen dan Tongkol/Ambu-ambu dengan andil sebesar 0,0279 persen.

(3)

Tabel 1

IHK dan Tingkat Inflasi Kota Banda Aceh Oktober 2016, Tahun Kalender 2016, dan Tahun ke Tahun Menurut Kelompok Pengeluaran (2012=100)

Kelompok Pengeluaran IHK Oktober 2015 IHK Desember 2015 IHK Oktober 2016 Inflasi Bulan Oktober 2016 1) Laju Inflasi Tahun Kalender 2016 2) Inflasi Tahun Ke Tahun 3) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) UMUM 115,41 116,30 118,92 -0,02 2,25 3,04 1 Bahan Makanan 120,18 123,56 132,29 -0,62 7,07 10,08

2 Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau 111,26 111,97 117,09 0,25 4,57 5,24 3 Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 110,47 111,24 111,05 0,15 -0,17 0,53

4 Sandang 112,63 111,48 118,28 -0,75 6,10 5,02

5 Kesehatan 109,35 109,63 111,21 0,00 1,44 1,70

6 Pendidikan, Rekreasi & Olahraga 115,83 115,93 119,37 0,00 2,97 3,06 7 Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan 124,69 124,15 120,29 0,56 -3,11 -3,53

1) Persentase perubahan IHK Oktober 2016 terhadap IHK September 2016

2) Persentase perubahan IHK Oktober 2016 terhadap IHK Desember 2015

3) Persentase perubahan IHK Oktober 2016 terhadap IHK Oktober 2015

Gambar 1

Perkembangan Indeks Harga Konsumen Kota Banda Aceh Oktober 2015 – Oktober 2016 100,00 105,00 110,00 115,00 120,00 125,00 130,00 135,00

Okt-15 Nov-15 Des-15 Jan-16 Feb-16 Mar-16 Apr-16 Mei-16 Juni-16 Juli-16 Agt-16 Sep-16 Okt-16

Umum Bahan Makanan Makanan Jadi Perumahan

(4)

INFLASI KOMPONEN INTI KOTA BANDA ACEH OKTOBER 2016

Komponen Inti pada Oktober 2016 mengalami deflasi sebesar 0,19 persen atau terjadi penurunan indeks dari 110,50 pada September 2016 menjadi 110,29 pada Oktober 2016. Sedangkan Komponen Harga Diatur Pemerintah inflasi 1,15 persen dan Komponen Bergejolak mengalami deflasi 0,39 persen

Inflasi komponen inti, komponen yang harganya diatur pemerintah dan komponen bergejolak untuk tahun kalender (Januari - Oktober) 2016 masing-masing 1,37 persen, minus 0,97 persen dan 7,89 persen. Sedangkan inflasi tahun ke tahun (Oktober 2015 terhadap Oktober 2016) masing-masing 1,64 persen, minus 0,78 persen dan 11,11 persen.

Komponen inti, komponen harga diatur pemerintah dan komponen bergejolak pada bulan Oktober 2016 memberikan andil/sumbangan inflasi masing-masing sebesar minus 0,12 persen, 0,19 persen dan minus 0,08 persen.

Tabel 2

Tingkat Inflasi Oktober 2016, Inflasi Tahun Kalender 2016, Inflasi Tahun ke Tahun & Andil Inflasi Kota Banda Aceh Menurut Komponen

Komponen IHK Oktober 2015 IHK Desember 2015 IHK Oktober 2016 Inflasi Bulan Oktober 2016 Laju Inflasi Tahun Kalender 2016 Inflasi Tahun Ke Tahun Andil Inflasi Oktober 2016 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) UMUM 115,41 116,30 118,92 -0,02 2,25 3,05 -0,02 1 Inti 108,51 108,79 110,29 -0,19 1,37 1,64 -0,12

2 Harga Diatur Pemerintah 142,95 143,21 141,83 1,15 -0,97 -0,78 0,19 3 Bergejolak 120,35 123,95 133,72 -0,39 7,89 11,11 -0,08

Grafik 2

Perkembangan Andil Inflasi Komponen Inti Kota Banda Aceh Oktober 2015 – Oktober 2016 -1,0 -0,8 -0,6 -0,4 -0,2 0,0 0,2 0,4 0,6 0,8 1,0

Okt-15 Nov-15 Des-15 Jan-16 Feb-16 Mar-16 April-16 Mei-16 Juni-16 Juli-16 Agt-16 Sep-16 Okt-16

(5)

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN KOTA BANDA ACEH

1. Bahan Makanan

Pada bulan Oktober 2016 Kelompok Bahan Makanan mengalami deflasi sebesar 0,62 persen atau mengalami penurunan IHK dari 133,11 pada September 2016 menjadi 132,29 pada Oktober 2016.

Dari 11 subkelompok dalam Kelompok Bahan Makanan 7 subkelompok mengalami deflasi dan 4 subkelompok mengalami inflasi.

Deflasi yang terjadi pada Kelompok Bahan Makanan, terutama disebabkan oleh turunnya indeks pada Subkelompok Ikan Segar sebesar 4,34 persen, Subkelompok Bahan Makanan Lainnya 3,17 persen, Subkelompok Lemak dan Minyak 2,74 persen, Subkelompok Buah-buahan sebesar 1,62 persen, Subkelompok Ikan Diawetkan 0,88 persen, Subkelompok Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 0,41 persen dan Subkelompok Kacang-kacangan 0,20 persen. Sedangkan Subkelompok Bumbu-bumbuan mengalami inflasi sebesar 4,16 persen, Subkelompok Daging dan Hasil-hasilnya 3,13 persen, Subkelompok Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya sebesar 1,33 persen dan Subkelompok Sayur-sayuran sebesar 0,26 persen.

Secara keseluruhan kelompok ini pada bulan Oktober 2016 memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,1432 persen. Beberapa komoditi yang dominan memberikan sumbangan deflasi pada Kelompok ini antara lain: Kembung/Gembung dengan andil sebesar 0,0906 persen, Cumi-cumi dengan andil sebesar 0,0792 persen, Udang Basah dengan andil sebesar 0,0655 persen, Cabai Rawit dengan andil sebesar 0,0608 persen, Jeruk dengan andil sebesar 0,0501 persen, Semangka dengan andil sebesar 0,0418 persen dan Minyak Goreng dengan andil sebesar 0,0321 persen.

Sementara beberapa komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi pada Kelompok ini antara lain: Cabai Merah dengan andil sebesar 0,1806 persen, Daging Ayam Ras sebesar 0,0584 persen, Beras sebesar 0,0530 persen, Bayam sebesar 0,0431 persen, Pir sebesar 0,0365 persen dan Tongkol/Ambu-ambu dengan andil sebesar 0,0279 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Pada bulan Oktober 2016 Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau mengalami inflasi sebesar 0,25 persen atau mengalami kenaikan IHK dari 116,80 pada September 2016 menjadi 117,09 pada Oktober 2016.

Dari tiga subkelompok dalam kelompok ini, Subkelompok Tembakau dan Minuman Beralkohol mengalami inflasi 1,05 persen dan Subkelompok Makanan Jadi inflasi 0,02 persen. Sedangkan Subkelompok Minuman yang Tidak Beralkohol mengalami deflasi 0,33 persen.

Pada bulan Oktober 2016 Kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0382 persen. Komoditas yang dominan menyumbang terhadap kenaikan indeks pada kelompok ini adalah Rokok Kretek Filter dengan andil sebesar 0,0373 persen, Rokok Kretek dengan andil sebesar 0,0079 dan Rokok Putih dengan andil sebesar 0,0029 persen. Sedangkan yang dominan

(6)

memberikan sumbangan deflasi terhadap Kelompok ini adalah Gula Pasir dengan andil sebesar 0,0115 persen.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar

Kelompok ini pada Oktober 2016 mengalami inflasi sebesar 0,15 persen atau mengalami kenaikan IHK dari 110,88 pada September 2016 menjadi 111,05 pada Oktober 2016.

Dari empat subkelompok dalam Kelompok ini, Subkelompok Bahan Bakar, Penerangan dan Air mengalami inflasi sebesar 1,15 persen dan Subkelompok Penyelenggaraan Rumahtangga mengalami inflasi sebesar 0,33 persen. Sedangkan Subkelompok Perlengkapan Rumah Tangga mengalami deflasi sebesar 0,06 persen dan Subkelompok Biaya Tempat Tinggal deflasi sebesar 0,05 persen.

Pada Oktober 2016 kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0424 persen. Komoditas yang dominan menyebabkan terjadinya inflasi pada Kelompok ini adalah Tarip Listrik dengan andil sebesar 0,0489 persen, Seng sebesar 0,0021 persen, Pembasmi Nyamuk Cair sebesar 0,0017 persen, Upah Pembantu Rumahtangga sebesar 0,0015 persen dan Sabun Cair dengan andil sebesar 0,0015 persen.

4. S a n d a n g

Kelompok Sandang pada Oktober 2016 mengalami deflasi sebesar 0,75 persen atau terjadi penurunan IHK dari 119,17 pada September 2016 menjadi 118,28 pada Oktober 2016.

Subkelompok yang menyumbang penurunan indeks pada Kelompok ini adalah Subkelompok Barang Pribadi dan Sandang Lain yang mengalami deflasi sebesar 3,33 persen. Sedangkan Sub kelompok Sandang Laki-laki mengalami inflasi sebesar 0,76 persen dan Subkelompok Sandang Wanita dan Subkelompok Sandang Anak-anak tidak mengalami perubahan indeks.

Kelompok ini pada Oktober 2016 secara keseluruhan memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,0510 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi adalah Emas Perhiasan dengan andil sebesar 0,0641 persen. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan sumbangan terhadap inflasi adalah Baju Kaos Berkerah sebesar 0,0062 persen dan Baju Muslim Pria dengan andil sebesar 0,0032 persen.

5. K e s e h a t a n

Pada Oktober 2016 Kelompok ini tidak mengalami perubahan indeks atau sama dengan indeks harga konsumen pada September 2016 yang sebesar 111,21.

(7)

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

Pada Oktober 2016 Kelompok ini tidak mengalami perubahan indeks atau sama dengan indeks harga konsumen pada September 2016 yang sebesar 119,37.

7. Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan

Kelompok ini pada Oktober 2016 mengalami inflasi sebesar 0,56 persen atau terjadi kenaikan IHK dari 119,62 pada September 2016 menjadi 120,29 pada Oktober 2016.

Dari empat subkelompok dalam kelompok ini, hanya Subkelompok Transpor yang mengalami perubahan indeks yakni mengalami inflasi sebesar 0,77 persen. Sedangkan Subkelompok Komunikasi & Pengiriman, Subkelompok Sarana Penunjang Transpor dan Subkelompok Jasa Keuangan tidak mengalami perubahan indeks.

Kelompok ini pada bulan Oktober 2016 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0974 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi pada Kelompok ini adalah Angkutan Udara dengan andil sebesar 0,0889 persen.

(8)

Tabel 3

Jenis Barang dan Jasa yang Dominan Memberikan Andil Terhadap Inflasi/Deflasi Kota Banda Aceh, Oktober 2016

No Jenis Barang dan Jasa

Penyumbang Inflasi Andil (%) (1) (2) (3) 1 CABAI MERAH 0,1806 2 ANGKUTAN UDARA 0,0889

3 DAGING AYAM RAS 0,0584

4 BERAS 0,0530

5 TARIP LISTRIK 0,0489

6 BAYAM 0,0431

7 ROKOK KRETEK FILTER 0,0373

8 PIR 0,0365 9 TONGKOL/AMBU-AMBU 0,0279 10 AYAM HIDUP 0,0220 11 TOMAT BUAH 0,0101 12 SEPEDA MOTOR 0,0085 13 ALPUKAT 0,0079 14 ROKOK KRETEK 0,0079 15 TOMAT SAYUR 0,0076 16 DAUN BAWANG 0,0072 17 DAGING BEBEK 0,0070

18 IKAN ASIN BELAH 0,0066

19 BAJU KAOS BERKERAH 0,0062

20 IKAN KAYU 0,0044

No Jenis Barang dan Jasa

Penyumbang Deflasi Andil (%) (1) (2) (3) 1 KEMBUNG/GEMBUNG -0,0906 2 CUMI-CUMI -0,0792 3 UDANG BASAH -0,0655 4 EMAS PERHIASAN -0,0641 5 CABAI RAWIT -0,0608 6 JERUK -0,0501 7 SEMANGKA -0,0418 8 MINYAK GORENG -0,0321 9 BANDENG/BOLU -0,0284 10 JERUK NIPIS/LIMAU -0,0248 11 DENCIS -0,0225

12 BUAH MELINJO/MELINJO MENTAH -0,0219

13 BAWANG MERAH -0,0182 14 DAUN MELINJO -0,0161 15 SEMEN -0,0138 16 TERI -0,0127 17 GULA PASIR -0,0115 18 EMPING MENTAH -0,0094

19 TELUR AYAM RAS -0,0068

(9)

PERBANDINGAN ANTAR KOTA

Dari 82 kota di Indonesia yang dipantau harganya pada Oktober 2016, tercatat 48 kota mengalami inflasi dan 34 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga sebesar 1,32 persen dan yang terendah di Kota Manado sebesar 0,01 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Sorong sebesar 1,10 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Banda Aceh sebesar 0,02 persen.

Secara urutan terhadap 82 kota, Kota Meulaboh berada pada urutan ke-19, Kota Lhokseumawe pada urutan ke-26 dan Kota Banda Aceh pada urutan ke-49.

Sedangkan bila dilihat dari 23 kota di Sumatera, inflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga sebesar 1,32 persen dan yang terendah di Kota Metro sebesar 0,04 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar 0,34 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Banda Aceh sebesar 0,02 persen

Tabel 4

Perbandingan IHK dan Inflasi Oktober 2016 Kota-kota di Pulau Sumatera (2012=100)

Kota IHK Oktober 2016 % Perubahan thd September 2016 Tahun Kalender Year on Year (1) (2) (3) (4) (5) 1. SIBOLGA 130,83 1,32 6,03 9,12 2. JAMBI 126,13 1,19 3,65 5,09 3. MEDAN 131,74 1,11 5,65 7,66 4. PEKANBARU 125,96 0,67 2,57 4,26 5. PEMATANG SIANTAR 130,32 0,63 3,37 5,50 6. BANDAR LAMPUNG 125,88 0,58 1,60 2,90 7. PADANG 131,90 0,56 3,78 6,13 8. BUNGO 123,70 0,55 2,57 4,11 9. BENGKULU 134,76 0,53 4,79 5,72 10. PADANGSIDIMPUAN 124,37 0,50 3,45 5,36 11. TEMBILAHAN 129,65 0,49 2,39 3,34 12. DUMAI 126,50 0,47 3,05 3,43 13. BUKITTINGGI 125,66 0,37 3,41 6,14 14. MEULABOH 125,25 0,32 3,29 4,09 15. LUBUKLINGGAU 123,11 0,32 2,16 3,83 16. TANJUNG PANDAN 132,11 0,31 3,26 3,88 17. TANJUNG PINANG 125,36 0,26 2,53 3,59 18. LHOKSEUMAWE 121,79 0,22 2,94 4,65 19. BATAM 125,43 0,07 2,36 3,91 20. METRO 133,11 0,04 2,17 2,80 21. BANDA ACEH 118,92 -0,02 2,25 3,04 22. PALEMBANG 123,43 -0,08 2,41 4,27 23. PANGKAL PINANG 130,12 -0,34 5,13 5,69

(10)

Tabel 5

Series Inflasi Banda Aceh, Lhokseumawe, Meulaboh, Aceh dan Nasional

Tahun Bulan Banda Aceh Lhok

seumawe Meulaboh Aceh Nasional

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 2012 0,06 0,39 - 0,22 4,30 2013 6,39 8,27 - 7,31 8,38 2014 7,83 8,53 8,20 8,09 8,36 2015 1,27 2,44 0,58 1,53 3,35 Januari 0,10 0,44 -0,12 0,17 -0,24 Februari -0,90 -2,07 -0,97 -1,26 -0,36 Maret -0,61 -0,50 -0,64 -0,58 0,17 April 0,08 0,79 0,08 0,29 0,36 Mei 0,51 0,37 0,67 0,49 0,50 Juni 1,20 1,03 0,57 1,07 0,54 Juli 0,61 0,30 0,84 0,55 0,93 Agustus -0,22 -0,15 -0,63 -0,25 0,39 September -0,36 0,22 -0,02 -0,15 -0,05 Oktober 0,10 0,36 0,05 0,17 -0,08 Nopember 0,23 0,34 0,28 0,27 0,21 Desember 0,54 1,31 0,49 0,76 0,96 2016* 2,25 2,94 3,29 2,59 Januari 0,61 0,29 0,46 0,50 0,51 Februari 0,02 -0,13 0,37 0,02 -0,09 Maret -0,26 -0,19 -0,07 -0,21 0,19 April -1,09 -0,39 -0,14 -0,76 -0,45 Mei 0,73 0,25 0,39 0,54 0,24 Juni 1,10 0,79 0,16 0,89 0,66 Juli 0,73 0,15 0,41 0,52 0,69 Agustus -0,35 0,49 0,52 0,01 -0,02 September 0,78 1,44 0,83 0,98 0,22 Oktober -0,02 0,22 0,32 0,10 * Hingga Oktober 2016

(11)

Tabel 6

IHK (2012=100) dan Inflasi Kota Banda Aceh Oktober 2016

Kelompok/Sub kelompok IHK Oktober 2016 % perub thd September 2016 Tahun Kalender % Perub. Okt 2016 thd Des 2015 Year on Year % Perub. Oktober 2016 thd. Oktober 2015 [1] [2] [3] [4] [5] U M U M / T O T A L 118,92 -0,02 2,25 3,04 BAHAN MAKANAN 132,29 -0,62 7,07 10,08

Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 124,62 1,33 -0,53 3,86

Daging dan Hasil-hasilnya 139,18 3,13 1,77 8,54

Ikan Segar 118,89 -4,34 10,00 8,68

Ikan Diawetkan 131,00 -0,88 18,63 13,90

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 130,99 -0,41 1,53 6,21

Sayur-sayuran 143,29 0,26 3,18 9,05

Kacang – kacangan 142,11 -0,20 0,64 0,57

Buah – buahan 142,40 -1,62 5,03 3,77

Bumbu – bumbuan 189,00 4,16 37,46 62,41

Lemak dan Minyak 119,55 -2,74 11,27 9,07

Bahan Makanan Lainnya 123,25 -3,17 9,42 5,28

MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK &

TEMBAKAU 117,09 0,25 4,57 5,24

Makanan Jadi 105,01 0,02 1,47 1,58

Minuman yang Tidak Beralkohol 113,89 -0,33 3,23 3,62

Tembakau dan Minuman Beralkohol 149,07 1,05 11,37 13,44

PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS &

BAHAN BAKAR 111,05 0,15 -0,17 0,53

Biaya Tempat Tinggal 104,89 -0,05 -0,83 -0,11

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 139,51 1,15 1,16 1,94

Perlengkapan Rumahtangga 124,86 -0,06 1,48 2,28 Penyelenggaraan Rumahtangga 116,25 0,33 2,64 2,77 SANDANG 118,28 -0,75 6,10 5,02 Sandang Laki-laki 120,34 0,76 7,44 7,52 Sandang Wanita 116,62 0,00 2,45 2,79 Sandang Anak-anak 120,43 0,00 1,35 1,54

Barang Pribadi dan Sandang Lain 116,42 -3,33 12,64 7,71

KESEHATAN 111,21 0,00 1,44 1,70

Jasa Kesehatan 105,66 0,00 0,00 0,00

Obat-obatan 110,42 0,00 0,82 0,82

Jasa Perawatan Jasmani 115,33 0,00 1,10 1,10

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 115,63 0,00 3,01 3,69

PENDIDIKAN, REKREASI & OLAH RAGA 119,37 0,00 2,97 3,06

Pendidikan 123,22 0,00 4,25 4,25

Kursus-kursus / Pelatihan 119,65 0,00 3,39 3,39

Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 116,50 0,00 0,85 1,00

Rekreasi 109,78 0,00 -0,09 0,17

Olahraga 102,68 0,00 0,00 2,20

TRANSPOR, KOMUNIKASI & JASA

KEUANGAN 120,29 0,56 -3,11 -3,53

Transpor 127,74 0,77 -4,85 -5,40

Komunikasi Dan Pengiriman 101,00 0,00 2,27 2,27

Sarana dan Penunjang Transpor 113,52 0,00 0,79 0,79

(12)

Tabel 7

IHK (2012=100) dan Inflasi Kota Lhokseumawe Oktober 2016

Kelompok/Sub kelompok IHK Oktober 2016 % perub thd September 2016 Tahun Kalender % Perub. Okt 2016 thd Des 2015 Year on Year % Perub. Oktober 2016 thd. Oktober 2015 [1] [2] [3] [4] [5] U M U M / T O T A L 121,79 0,22 2,94 4,65 BAHAN MAKANAN 135,27 0,86 6,60 11,88

Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 129,35 4,35 1,78 5,59

Daging dan Hasil-hasilnya 162,20 2,50 13,53 17,91

Ikan Segar 120,11 -1,61 7,21 10,33

Ikan Diawetkan 152,05 -7,18 9,39 10,62

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 125,56 -2,17 1,49 3,32

Sayur-sayuran 143,01 -2,50 -3,31 2,27

Kacang – kacangan 140,18 -0,76 2,20 3,94

Buah – buahan 131,41 -4,15 -0,99 -2,57

Bumbu – bumbuan 174,85 5,39 20,81 52,60

Lemak dan Minyak 128,49 4,42 12,87 16,89

Bahan Makanan Lainnya 124,54 -1,47 14,23 13,22

MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK &

TEMBAKAU 117,60 0,30 4,07 4,14

Makanan Jadi 115,86 0,16 3,05 3,05

Minuman yang Tidak Beralkohol 113,49 0,10 6,09 6,28

Tembakau dan Minuman Beralkohol 125,25 0,75 4,23 4,31

PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS & BAHAN

BAKAR 118,54 0,36 0,71 1,98

Biaya Tempat Tinggal 112,89 0,27 1,12 2,34

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 138,75 0,89 -1,41 0,16

Perlengkapan Rumahtangga 127,13 0,14 3,63 4,91 Penyelenggaraan Rumahtangga 111,97 -0,10 1,12 1,80 SANDANG 122,19 -0,34 5,02 3,96 Sandang Laki-laki 132,40 0,41 5,66 5,66 Sandang Wanita 116,56 0,00 2,85 2,85 Sandang Anak-anak 133,13 0,04 4,79 4,75

Barang Pribadi dan Sandang Lain 107,45 -2,10 7,02 2,20

KESEHATAN 114,67 0,16 3,53 4,35

Jasa Kesehatan 107,28 0,00 0,82 1,47

Obat-obatan 113,01 0,00 0,44 0,44

Jasa Perawatan Jasmani 136,85 0,00 23,53 23,53

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 115,41 0,30 2,71 3,98

PENDIDIKAN, REKREASI & OLAH RAGA 112,43 -0,57 0,33 0,29

Pendidikan 115,20 0,00 0,00 0,00

Kursus-kursus / Pelatihan 114,93 0,00 1,14 1,14

Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 104,28 -0,02 0,83 0,83

Rekreasi 108,54 -3,05 -0,05 -0,27

Olahraga 135,69 0,00 9,45 9,45

TRANSPOR, KOMUNIKASI & JASA

KEUANGAN 110,80 -1,06 -3,83 -3,78

Transpor 116,66 -1,66 -5,60 -5,53

Komunikasi Dan Pengiriman 97,56 0,00 -1,56 -1,56

(13)

Tabel 8

IHK (2012=100) dan Inflasi Kota Meulaboh Oktober 2016

Kelompok/Sub kelompok IHK Oktober 2016 % perub thd September 2016 Tahun Kalender % Perub. Okt 2016 thd Des 2015 Year on Year % Perub. Oktober 2016 thd. Oktober 2015 [1] [2] [3] [4] [5] U M U M / T O T A L 125,25 0,32 3,29 4,09 BAHAN MAKANAN 125,58 1,33 7,78 10,71

Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 115,78 0,43 -5,04 3,16

Daging dan Hasil-hasilnya 128,87 -1,45 8,81 9,74

Ikan Segar 137,49 2,88 22,07 14,46

Ikan Diawetkan 127,72 0,00 -0,31 -4,56

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 104,23 -2,66 -8,37 -5,74

Sayur-sayuran 125,10 -5,71 -0,12 18,10

Kacang – kacangan 140,55 0,00 0,13 0,13

Buah – buahan 120,16 2,87 3,74 2,89

Bumbu – bumbuan 147,34 8,87 26,30 56,54

Lemak dan Minyak 99,02 -0,23 0,08 2,46

Bahan Makanan Lainnya 143,34 0,00 6,30 7,95

MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK &

TEMBAKAU 131,27 -0,02 4,66 5,38

Makanan Jadi 129,86 0,00 4,55 4,55

Minuman yang Tidak Beralkohol 122,89 -0,04 7,99 7,99

Tembakau dan Minuman Beralkohol 139,54 0,00 2,89 5,12

PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS &

BAHAN BAKAR 119,08 0,15 0,32 0,63

Biaya Tempat Tinggal 107,71 -0,02 0,99 1,21

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 139,46 0,39 -1,57 -0,71

Perlengkapan Rumahtangga 129,33 -0,01 0,69 0,69 Penyelenggaraan Rumahtangga 119,05 0,61 2,03 1,61 SANDANG 127,92 -0,41 2,57 1,54 Sandang Laki-laki 120,97 0,00 0,37 0,37 Sandang Wanita 134,27 0,00 5,40 5,29 Sandang Anak-anak 144,37 0,00 1,26 1,26

Barang Pribadi dan Sandang Lain 121,66 -0,98 2,87 0,50

KESEHATAN 113,77 0,00 1,44 1,46

Jasa Kesehatan 112,23 0,00 0,47 0,47

Obat-obatan 111,14 0,00 1,17 1,17

Jasa Perawatan Jasmani 125,14 0,00 0,00 0,00

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 113,23 0,00 2,18 2,24

PENDIDIKAN, REKREASI & OLAH RAGA 122,59 0,02 2,59 2,57

Pendidikan 119,35 0,00 3,83 3,83

Kursus-kursus / Pelatihan 124,79 0,00 0,00 0,00

Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 137,55 0,13 3,65 3,44

Rekreasi 121,25 0,00 -0,47 -0,47

Olahraga 147,24 0,00 3,91 3,91

TRANSPOR, KOMUNIKASI & JASA

KEUANGAN 123,97 0,00 -4,09 -4,09

Transpor 129,27 0,00 -6,34 -6,40

Komunikasi Dan Pengiriman 104,22 0,00 0,58 0,58

Sarana dan Penunjang Transpor 141,47 0,00 0,00 0,40

(14)

Tabel 9

IHK (2012=100) dan Inflasi Provinsi Aceh Oktober 2016

Kelompok/Sub kelompok IHK Oktober 2016 % perub thd September 2016 Tahun Kalender % Perub. Okt 2016 thd Des 2015 Year on Year % Perub. Oktober 2016 thd. Oktober 2015 [1] [2] [3] [4] [5] U M U M / T O T A L 120,55 0,10 2,59 3,65 BAHAN MAKANAN 132,34 0,05 7,01 10,69

Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 124,93 2,13 -0,38 4,30

Daging dan Hasil-hasilnya 144,73 2,40 6,18 11,62

Ikan Segar 121,55 -2,59 10,69 9,94

Ikan Diawetkan 136,83 -2,95 13,01 10,37

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 126,08 -1,17 0,41 4,00

Sayur-sayuran 140,96 -1,26 0,78 7,80

Kacang – kacangan 141,35 -0,34 1,03 1,49

Buah – buahan 136,40 -1,90 3,10 1,78

Bumbu – bumbuan 179,66 4,97 31,08 58,86

Lemak dan Minyak 119,66 -0,31 10,51 10,70

Bahan Makanan Lainnya 126,11 -2,24 10,32 7,87

MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK &

TEMBAKAU 118,99 0,23 4,44 4,93

Makanan Jadi 111,29 0,06 2,39 2,45

Minuman yang Tidak Beralkohol 114,88 -0,17 4,66 4,95

Tembakau dan Minuman Beralkohol 140,84 0,84 8,32 9,84

PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS &

BAHAN BAKAR 114,26 0,22 0,16 0,98

Biaya Tempat Tinggal 107,61 0,05 -0,01 0,80

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 139,28 0,98 0,05 1,07

Perlengkapan Rumahtangga 126,08 0,01 2,01 2,84 Penyelenggaraan Rumahtangga 115,33 0,24 2,12 2,34 SANDANG 120,63 -0,58 5,30 4,23 Sandang Laki-laki 123,99 0,56 5,97 6,02 Sandang Wanita 118,78 0,00 2,97 3,15 Sandang Anak-anak 127,15 0,01 2,38 2,48

Barang Pribadi dan Sandang Lain 114,41 -2,69 9,67 5,14

KESEHATAN 112,55 0,05 2,06 2,46

Jasa Kesehatan 106,95 0,00 0,30 0,49

Obat-obatan 111,28 0,00 0,75 0,75

Jasa Perawatan Jasmani 122,92 0,00 7,38 7,38

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 115,27 0,09 2,82 3,60

PENDIDIKAN, REKREASI & OLAH RAGA 117,71 -0,16 2,16 2,20

Pendidikan 120,37 0,00 2,96 2,96

Kursus-kursus / Pelatihan 118,89 0,00 2,29 2,29

Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 115,48 0,01 1,25 1,30

Rekreasi 110,83 -0,91 -0,13 -0,04

Olahraga 117,96 0,00 3,65 4,83

TRANSPOR, KOMUNIKASI & JASA

KEUANGAN 117,93 0,03 -3,44 -3,67

Transpor 124,65 -0,01 -5,25 -5,56

Komunikasi Dan Pengiriman 100,38 0,00 0,92 0,92

Referensi

Dokumen terkait

 Melaksanakan administrasi aktiva tetap dan penyusutan.  Mereview harga pokok dan proyek-proyek di Galangan maupun Cabang.  Monitoring, menyiapkan dan melaporakan

Sedangkan pada Game Edukasi Siaga Bencana Gempa Bumi terdapat video animasi yang berisikan tentang tindakan yang harus dilakukan ketika pra bencana gempa bumi, saat

Pada bab ini akan menganalisis bagaimana kebijakan kerjasama militer bisa dipakai sebagai sarana untuk mengakomodasikan kepentingan nasional, terutama kepentingan strategis

Merupakan suatu kondisi Polis ini bahwa tidak menjamin setiap harta benda yang dalam lingkup secara langsung atau tidak langsung dijamin oleh asuransi lain (baik Polis

Uterus tidak akan pernah kembali seperti keadaan sebelum hamil, tetapi terjadi penurunan ukuran, dari berat 1000 gr setelah melahirkan, menjadi 500 gr pada akhir minggu I

TUJUAN (T) Mewujudkan Pengembangan & Promosi Inovasi dalam Bidang AN (TDIAN1) Mewujudkan Pengembangan Inovasi dalam Bidang Tata Pemerintahan (TPITP1) Mewujudkan

Desain Perangkat Lunak (Lanjutan) Struktur Navigasi adalah alur dari suatu program yang merupakan rancangan hubungan (rantai kerja) dari beberapa area yang berbeda

1) Modernisasi pesantren bagi Abdurrahman Wahid adalah proses dinamisasi: penggalakan nilai-nilai hidup positif tradisi-tradisi pesantren dan penggunaan nilai-nilai baru