RANCANG BANGUN APLIKASI MEDIA PENGENALAN MATA UANG KRIPTO (CRYPTOCURRENCY) DALAM PLATFORM ANDROID
DEVELOPMENT AN APPLICATION OF MEDIA FOR INTRODUCTION CRYPTOCURRENCY ON THE ANDROID PLATFORM
Sulistiyasni 1), Muhammad Hery Santoso 2),Joko Purnomo 3) 1),2),3) Sistem Informasi - STMIK Widya Utama
Jl. Sunan Kalijaga Berkoh Purwokerto
2)muh.h3ry @gmail.com
3)j_purnomo @gmail.com
Abstrak
Mata uang digital saat ini makin banyak digunakan untuk melakukan berbagai transaksi keuangan sama seperti mata uang pada umumnya. Salah satu mata uang digital adalah Bitcoin yang termasuk mata uang kripto atau cryptocurrency.
Bersamaan dengan perkembangan teknologi, penggunaan mata uang digital akan terus berkembang pesat karena banyak menawarkan keuntungan bagi pemiliknya baik untuk melakukan transaksi secara digital maupun untuk investasi. Namun mata uang digital juga masih mempunyai banyak kekurangan dan kelemahan yang dapat merugikan. Oleh karena itu diperlukan upaya edukasi kepada masyarakat agar dapat memahami cara kerja dari bitcoin sebagai cryptocurrency agar dapat merasakan manfaatnya.
Penelitian ini dibuat untuk kepentingan edukasi bagi masyarakat yang tertarik pada mata uang kripto khususnya bitcoin agar mereka memahami cara kerjanya. Aplikasi yang dibangun akan menyajikan tentang pengertian dasar cryptocurrency, menyediakan berita tentang cryptocurrency, melihat daftar 50 koin, aplikasi ini juga dirancang mampu mengkonversi koin crypto satu sama lain secara realtime dan mampu menampilkan harga sebuah koin secara realtime saat aplikasi dibuka.
Aplikasi ini dikembangkan menggunakan metode prototyping dan diuji dengan metode Black Box dan uji manfaat. Hasil pengujian secara umum menghasilkan kriteria valid untuk semua kirteria pengujian sistem. Berdasarkan rekapitulasi uji manfaat ditemukan bahwa dari ke-4 kriteria yang digunakan sebagai parameter pengujian menunjukan bahwa aspek Learnability mempunyai nilai persentase yang paling tinggi yaitu 98.25%, yang berarti bahwa sebagian besar pengguna berpendapat bahwa aplikasi ini mudah dipelajari bagaimana cara menggunakannya untuk mempelajari
cryptocurrency.
Kata kunci - Cryptocurrency, platform Android, Metode Prototyping, Metode Black
Box Testing, bitcoin, mata uang digital.
Abstract
Digital currencies are increasingly being used to carry out various financial transactions, just like currencies in general. One of the digital currencies is Bitcoin which is a crypto currency or cryptocurrency.
Along with technological developments, the use of digital currency will continue to grow rapidly because it offers many benefits for owners, both for conducting digital transactions and for investment. However, digital currencies also have many drawbacks and weaknesses that can be detrimental. Therefore, it is necessary to educate the public so that they can understand how bitcoin works as a cryptocurrency in order to experience its benefits.
This research was made for educational purposes for people who are interested in cryptocurrencies, especially bitcoin, so that they understand how it works. The application that is built will present the basic understanding of cryptocurrency, provide news about cryptocurrency, see a list of 50 coins, this application is also designed to be able to convert crypto coins to one another in real time and is able to display the price of a coin in real time when the application is opened.
This application was developed using the prototyping method and tested by the Black Box method and testing the benefits. The test results generally produce valid criteria for all system testing criteria. Based on the recapitulation of the benefit test, it was found that of the 4 criteria used as test parameters it shows that the Learnability aspect has the highest percentage value, which is 98.25%, which means that most users think that this application is easy to learn how to use it to learn cryptocurrency.
Keywords - Cryptocurrency, Android platform, Prototyping Method, Black Box
Testing Method, bitcoin, digital currency PENDAHULUAN
Meningkatnya globalisasi ekonomi dunia, kebutuhan masyarakat akan kecepatan, kemudahan dan keamanan transaksi keuangan semakin meningkat. Sehingga diperlukan sistem pembayaran yang cukup handal dan mudah bagi nasabah perbankan. Sistem pembayaran merupakan suatu mekanisme yang mencakup pengaturan yang digunakan untuk penyampaian pembayaran melalui pertukaran nilai antar perorangan, lembaga keuangan baik secara domestik maupun global. Bank Indonesia selaku pelaku otoritas sistem pembayaran membagi 2 jenis instrumen sistem pembayaran yaitu tunai dan non-tunai. Instrumen pembayaran tunai berupa uang kertas sebagai alat transaksi pembayaran memiliki banyak sekali keterbatasan sehingga tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini (Mulyanto,2015).
Kecenderungan transaksi penggunaan alat pembayaran non-tunai sudah menjadi kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat. Peran seorang teller di bank sudah mulai tergantikan oleh mesin seperti ATM dan EDC (Electronic Data
Capture). Bank indonesia membagi 5 jenis instrumen pembayaran non tunai yaitu
kartu, cek, bilyet giro, nota debet dan uang elektronik. Dari kelima jenis instrumen pembayaran tersebut, uang elektronik menjadi pilihan yang paling dibutuhkan saat ini. Akan tetapi uang elektronik yang saat ini banyak beredar dikeluarkan oleh masing-masing lembaga penerbit menggunakan infrastruktur yang berbeda pula, sesuai dengan karakteristik dari konsumennya. Kondisi ini menimbulkan dampak akan masalah kompatibilitas antar produk uang elektronik dari penerbit yang berbeda, sehingga cukup membingungkan masyarakat sebagai pengguna akhir untuk memilih produk uang elektronik mana yang akan dipakainya. Hingga saat ini jumlah uang elektronik yang beredar cukup banyak, ada 20 perusahaan penerbit uang elektronik dengan produknya yang beragam. Bank indonesia sendiri mengkategorikan 2 jenis produk uang elektronik yaitu chip based dan server based. Sedangkan sistem pembayaran yang saat ini ada, belum memenuhi kebutuhan masyarakat secara umum (Mulyanto,2015). Kemajuan teknologi sangat luar biasa termasuk kemajuan teknologi di bidang ekonomi. Salah satu kemajuan spektakuler teknologi di bidang ekonomi adalah diciptakannya
cryptocurrency atau uang virtual yang berada di dunia maya. Cryptocurrency
memiliki banyak macam, antara lain ripple, lisk, ether, maidsafecoin, litecoin,
storjcoinx, ethereum, dogecoin, dash, monero, zcash, dan bitcoin. Dengan uang
virtual itu, kini, transaksi bisnis dapat dilakukan secara daring tanpa melibatkan pihak penengah seperti bank. Transaksi dilakukan seketika, lintas negara, lintas benua, lebih cepat, lebih mudah, lebih murah, dan lebih terjamin kerahasiaannya (Ausop, & Aulia, 2018).
Cryptocurrency memiliki kelebihan dan kekurangannya. Manfaat utama
dari penggunaan cryptocurrency adalah bahwa mereka mempermudah transfer dana antara dua pihak dalam suatu transaksi. Transaksi ini difasilitasi melalui penggunaan public keys dan private keys untuk tujuan keamanan. Transfer dana ini dilakukan dengan biaya pemrosesan minimal, memungkinkan pengguna untuk menghindari biaya curam yang dibebankan oleh sebagian besar bank untuk transaksi berbasis internet online. Ancaman peretasan adalah ancaman terbesar dari sistem pembayaran cryptocurrency. Sebagai contoh, Dalam sejarah singkat bitcoin, perusahaan telah mengalami lebih dari 40 pencurian, termasuk beberapa yang bernilai lebih dari 1 juta USD. Namun, terlepas dari potensi risiko, masih, banyak pengamat melihat cryptocurrency sebagai harapan bahwa mata uang dapat ada yang mempertahankan nilai, memfasilitasi pertukaran, lebih mudah diangkut daripada logam keras, dan berada di luar pengaruh bank sentral dan pemerintah (Bunjaku, Trajkovska, & Mitevakacarski, 2017).
Cryptocurrency secara umum dan bitcoin khususnya datang di luar
akademi. Kontribusi pengantar akademisi di bidang moneter keuangan ini sangat signifikan. Karena pasar cryptocurrency berkembang dengan kecepatan luar biasa dan ada dosis signifikan kebingungan tentang apa yang terjadi, menurut pendapat kami penelitian akademis di bidang ini harus dilakukan dengan cadangan dan kehati-hatian. Terlepas dari fakta-fakta ini, penelitian akademis tentang
cryptocurrency telah berkontribusi dengan mengekspos batasan dan jebakan
mengatasinya (Bunjaku, Trajkovska, & Mitevakacarski, 2017). Berdasarkan latar belakang diatas, maka dibutuhkanlah sebuah aplikasi pengenalan cryptocurrency ber platform android sebagai media edukasi untuk mempermudah masyarakat mengenal cryptocurrency.
A. Perumusan Masalah
Bagaimana merancang bangun aplikasi media pengenalan mata uang kripto (Cryptocurrency) dalam platform android yang sudah teruji kinerjanya berdasarkan pegujian sistem?
B. Tinjauan Pustaka
Sebagai langkah agar dapat diidentifikasi kesenjangan, melihat metode ynng pernah dilakukan, mencegah pengulangan pembuatan, dan penerapan metode yang pernah dilakukan, berikut beberapa penelitian yang memiliki topik yang hamper sama yaitu hasil penelitian yang dilakukan oleh (Mulyanto,2015) yang berjudul “Pemanfaatan Cryptocurrency Sebagai Penerapan Mata Uang Rupiah Kedalam Bentuk Digital Menggunakan Teknologi Bitcoin”. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan teknologi
cryptocurrency dengan menggunakan teknologi bitcoin untuk membangun
sistem pembayaran uang elektronik terintegrasi. Dengan dibangunnya sebuah sistem terintegrasi antar penyedia baik bank maupun non-bank, maka dapat dimungkinkan bagi masyarakat maupun pihak penjual hanya cukup memiliki satu jenis alat pembayaran yang dapat di gunakan di semua tempat. Teknologi
cryptocurrency dengan menggunakan bitcoin memungkinkan untuk
dibangunnya sebuah sistem terintegrasi yang mampu saling bertukar data dalam satu jaringan peer-to-peer yang terbatas antar penyedia layanan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif melalui analisis naratif dan penjelasan berdasarkan sumber yang dikumpulkan dari berbagai media publikasi.
Kemudian pada hasil penelitian dari (Ausop, & Aulia, 2018) yang berjudul “Teknologi cryptocurrency bitcoin untuk investasi dan transaksi bisnis menurut syariat islam”. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat gambaran seputar teknologi Bitcoin, terutama tentang Blockchain serta keabsahan penggunaannya dalam investasi dan transaksi bisnis menurut syariat Islam. Penelitian ini menggunakan metode teori terapan berdasarkan taksonomi bisnis haram lidzatihi dan haram lighairihi dari jumhur ulama yang direkonstruksi oleh Adiwarman Abdul Karim. Penelitian ini bersifat studi pustaka. Sumber data penelitian ini diambil dari Alquran, hadis Rasullah, kitab-kitab klasik dan kontemporer, serta dari sumber media online. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknologi Bitcoin dengan Blockchain memang bisa diakui sebagai teknologi revolusioner yang sangat baik, tetapi penggunaannya sebagai instrumen investasi mengandung unsur maysir (pertaruhan) dan sebagai instrumen transaksi bisnis mengandung unsur
Selanjunya hasil penelitian yang dilakukan oleh (Bunjaku, Trajkovska, & Mitevakacarski, 2017) yang berjudul “Cryptocurrencies-advantages and
disadvantages”, penelitian ini menguraikan berbagai aspek cryptocurrency,
dimulai dengan pengembangan awal, tantangan dan risiko, peluang, keuntungan dan kerugian, dan masa depan mereka dan membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan fungsi praktis dan teknis dari cryptocurrency. Penelitian ini menyimpulkanbahwa tidak mudah untuk memprediksi masa depan cryptocurrency, karena banyak yang harus dilakukan terutama di bidang regulasi formal. Namun, bank dan lembaga keuangan lainnya harus melihat dan mempertimbangkan cryptocurrency sebagai alternatif untuk transaksi keuangan di masa depan.
METODE
A. Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini adalah rancang bangun aplikasi android yang dibangun menggunakan metode prototyping menggunakan bahasa pemrograman java melalui aplikasi android studio versi 1.0.
B. Lokasi Penelitian
Penelitian dilaksanakan di kampus STMIK Widya Utama Jl. Sunan Kalijaga Berkoh Purwokerto.
C. Metode Pengumpulan Data
Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode :
1. Studi literatur, dilakukan untuk menggali informasi tentang semua hal yang berkaitan dengan seluk beluk sistem cryptocurrency yang nantinya akan disajikan dalam aplikasi.
2. Wawancara, wawancara ditujukan kepada responden untuk memunculkan tanggapan mereka terhadap aplikasi yang sudah dibangun.
3. Observasi, kegiatan ini dilakukan untuk mengamati secara langsung pergerakan nilai tukar mata uang digital bitcoin yang akan digunakan sebagai referensi mengenai kondisi terkini penggunaan mata uang digital bitcoin di dunia maya.
D. Pengembangan Sistem
Use case diagram pada gambar 1 menggambarkan interaksi antara
sistem dengan actor yaitu pengguna yang berperan sebagai user. Use case
diagram untuk aplikasi pengenalan cryptocurrency berbasis android adalah
Gambar 1. Use case diagram
Class Diagram pada gambar 2 merupakan gambaran database yang
akan diimplementasikan dalam sistem, dimana dinyatakan dalam relasi antar class, misalnya relasi antara class user dengan class file dimana relasi tersebut merupakan relasi one to many. Class diagram untuk Aplikasi Pengenalan Cryptocurrency Berbasis Android adalah seperti pada gambar 2 berikut :
uc Use Case View
Apl i kasi Pengenal an Cryptocurrency berbasi s Androi d
User M elihat Top 10 Trending Cryptocurrency M elihat Berita Cryptocurrency M elihat Konten Tentang Aplikasi M elihat List Top 50
Cryptocurrency M elihat Tab Konv ersi Cryptocurrency M elihat Pengenalan Dasar Cryptocurrency M elihat Harga Cryptocurrency «i ncl ude» «i ncl ude»
Gambar 2. Class diagram
Activity diagram pada gambar 3 menggambarkan proses yang terjadi
ketika seorang user membuka aplikasi pada smartphone, lalu membuka menu utama. Activity diagram untuk proses login user di aplikasi Android
client adalah seperti gambar 3 berikut :
class pengenalancryptocurrency RecyclerView.Adapter AllCryptoAdapter - currencyList: List<Currency> - mContext: Context + AllCryptoAdapter(Context, List<Currency>) + getItemCount(): int
+ onBindViewHolder(MyViewHolder, int): void + onCreateViewHolder(ViewGroup, int): MyViewHolder
RecyclerView.ViewHolder AllCryptoAdapter::MyView Holder + currency: Currency + currencyImage: de.hdodenhof.circleimageview.CircleImageView + name: TextView + MyViewHolder(View) AppCompatActivity View.OnClickListener AllCryptosActiv ity - adapter: AllCryptoAdapter ~ BASE_URL: String = "https://min-ap... - currencyList: List<Currency> ~ IMAGE_URL: String = "https://www.cr... - itemAll: ResideMenuItem - itemConverter: ResideMenuItem - itemNews: ResideMenuItem - itemTrending: ResideMenuItem ~ names: ArrayList<String> = new ArrayList<>() - recyclerView: RecyclerView - resideMenu: ResideMenu + getResideMenu(): ResideMenu + onClick(View): void # onCreate(Bundle): void - prepareCurrencies(String): void - setupMenu(): void Currency ~ algorithm: String ~ code: String ~ currentRate: String ~ fullName: String ~ highDay: String ~ imageURL: String ~ lowDay: String ~ openDay: String + Currency()
+ Currency(String, String, String, String, String, String, String, String) + getAlgorithm(): String + getCode(): String + getCurrentRate(): String + getFullName(): String + getHighDay(): String + getImageURL(): String + getLowDay(): String + getOpenDay(): String + setAlgorithm(String): void + setCode(String): void + setCurrentRate(String): void + setFullName(String): void + setHighDay(String): void + setImageURL(String): void + setLowDay(String): void + setOpenDay(String): void RecyclerView.Adapter CurrencyAdapter - currencyList: List<Currency> - mContext: Context + CurrencyAdapter(Context, List<Currency>) + getItemCount(): int
+ onBindViewHolder(MyViewHolder, int): void + onCreateViewHolder(ViewGroup, int): MyViewHolder
RecyclerView.ViewHolder CurrencyAdapter::MyView Holder + currency: Currency + currencyImage: de.hdodenhof.circleimageview.CircleImageView + currentRate: TextView + highDay: TextView + lowDay: TextView + name: TextView + openDay: TextView + MyViewHolder(View) AppCompatActivity View.OnClickListener MainActiv ity - adapter: CurrencyAdapter ~ BASE_URL: String = "https://min-ap... - currencyList: List<Currency> ~ IMAGE_URL: String = "https://www.cr... - itemAll: ResideMenuItem - itemConverter: ResideMenuItem - itemNews: ResideMenuItem - itemTrending: ResideMenuItem - recyclerView: RecyclerView - resideMenu: ResideMenu + getResideMenu(): ResideMenu + onClick(View): void # onCreate(Bundle): void - prepareCurrencies(String): void - setupMenu(): void -currencyList 0..* -adapter -currencyList 0..* -currencyList 0..* -currencyList 0..* +currency +currency -adapter
Gambar 3. Activity diagram proses membuka aplikasi
Sequence diagram pada gambar 4 menggambarkan proses yang terjadi
dari aktifitas dimulai sampai aktifitas berhenti, dari user mengklik menu pilihan kemudian sistem memproses dan menampilkan tampilan yang dipilih. Sequence diagram untuk aplikasi pengenalan cryptocurrency berbasis android adalah seperti pada gambar 4 berikut :
Gambar 4. Sequence diagram
act Diagram Activ ity Pengenalan Cryptocurrency
System user
Mulai
Membuka Aplikasi
Menampilkan halaman Nav igasi Pengenalan
Cryptocurrency
Menerima tampilan nav igasi Pengenalan
Cryptocurreny
sd Diagram Squence Pengenalan Cryptocurrency
User
Menu Utama Manu Nav igasi Menu Pengenalan dasar Cryptocurrency
Menu Trending Coin
Menu Berita Menu Konv ersi Menu tentang
menampilkan menu utama()
menampilkan daftar menu pada navigasi bar()
membuka menu berita()
menampilkan menu tentang() menampilkan menu konversi()
membuka menu navigasi bar()
mengambil data API T rending CryptoCompare()
mengambil data API Berita CryptoCompare()
Membuka menu tentang() membuka menu trending()
menampilkan menu pengenalan dasar cryptocurrency()
membuka menu konversi() membuka menu utama()
HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Desain Antar Muka Aplikasi
Kegiatan ini menjelaskan bagaimana suatu aplikasi muncul pada layer beserta menu yang akan mendefinisikan aplikasi dalam sebuah hubungan antara user dengan sistem aplikasi, berikut rancangan disainnya:
1. Perancangan Splash Screen
Splash screen adalah tampilan yang digunakan untuk menampilkan
gambar atau tulisan pada saat sebuah aplikasi pertama kali dibuka. Tampilan dari splash screen adalah seperti gambar 5 berikut :
Aplikasi Pengenalan Cryptocurrency berbasis Android
Logo Aplikasi
Gambar 5. Rancangan splash screen
2. Perancangan Menu Learn
Menu learn adalah menu yang menampilkan informasi baik pengertian serta pengenalan dasar cryptocurrency. Terdapat tombol menu navigasi untuk menampilkan menu yang lainnya. Tampilan dari menu utama adalah seperti gambar 6 berikut:
P e n g e n a la n C ry p to c u rre n c y
Logo Aplikasi
Pengertian Cryptocurrency
Gambar 6. Rancangan menu learn B. IMPLEMENTASI
Berikut disajikan hasil dari rancangan tahap sebelumya:
1. Antar Muka Halaman Splash Screen
Gambar 7. Tampilan hasil splash screen
Gambar 7 merupakan hasil tampilan splash screen yang akan muncul ketika aplikasi telah dijalankan. Setelah tampilan splash screen muncul beberapa detik, maka user akan langsung diarahkan menuju menu learn.
Gambar 8. Tampilan hasil menu learn
Gambar 8 merupakan hasil tampilan menu pengenalan cryptocurrency yang berisi pengenalan dasar cryptocurrency. Baik bitcoin maupun
altcoin, beserta beberapa contoh logo dan gambar.
3. Antar Muka Halaman Menu Navigasi
Gambar. Tampilan hasil menu navigasi
Gambar 9 merupakan hasil tampilan menu navigasi yang berisi menu
trending, menu news, menu major crypto, menu converter, menu about,
dan menu learn atau pengenalan dasar.
C. PENGUJIAN SISTEM 1) Black box testing
Pengujian black box digunakan untuk menguji fungsi khusus tombol atau menu dari aplikasi perangkat lunak yang dirancang dapat berjalan baik atau tidak. Berikut adalah tabel pengujian menggunakan black box testing.
Tabel 1. Black Box Testing
No Nama Pengujian Test Case Hasil Yang
Diharapkan
Hasil Pengujian
1. Menu Splash screen Memilih launcher icon
aplikasi android client
Masuk ke dalam aplikasi Valid
2. Menu Learn -Memilih menu learn -Menampilkan menu
Learn atau pengenalan cryptocurrency melalui laman web pembuat. -Menampilkan pengertian Bitcoin dan Altcoin.
-Menampilkan logo Bitcoin dan Altcoin.
Valid
3. Menu Navigasi Memilih option :
-Menu trending -Menu News -Menu Top 50 coins -Menu Converter -Menu About -Menu Learn -Menu trending Menampilkan menu trending -Menu news Menampilkan menu berita
-Menu top 50 coins Menampilkan menu top 50 coins -Menu converter Menampilkan menu konversi -Menu about Menampilkan menu about -Menu Learn Menampilkan menu learn Valid
4. Menu Trending Memilih nama koin
dan lambang koin
Menampilkan update harga, volume trading, dan nama pasar.
Valid
5. Menu News Memilih berita yang
akan dibaca
Berhasil menampilkan berita yang dipilih.
Valid
6, Menu Top 50 Coins Memilih option :
-Menu trending -Menu News -Menu Top 50 coins -Menu Converter -Menu About -Menu Learn -Menu trending Menampilkan menu trending -Menu news Menampilkan menu berita
-Menu top 50 coins Menampilkan menu top 50 coins
-Menu converter Menampilkan menu konversi
Menampilkan menu about
-Menu Learn Menampilkan menu learn
7. Menu Converter -Menginputkan form
nilai yang ingin dikonversi
-Memilih daftar koin yang ingin dikonversi
Mengeluarkan hasil konversi dari koin satu ke koin yang lainnya.
Valid
Berdasarkan Black Box Testing bahwa tampilan atau menu dalam aplikasi
media pengenalan cryptocurrency dalam platform android bernilai valid
atau berfungsi dengan baik.
2) Uji Manfaat
Uji manfaat dilakukan untuk meminta tanggapan responden dalam hal ini
user yang akan menggunakan aplikasi ini, berikut hasil pengujiannya:
Tabel 2. Rangkuman Hasil Uji Manfaat (dalam %)
Aspek Useability Learnability Eficiency Acceptability
Prosentase 96% 98.25% 96.75% 97.5%
Berdasarkan tabel di atas, disimpulkan bahwa aplikasi ini mudah digunakan (Useability), mudah dipelajari (Learnability), efisien (Eficiency) dan diterima semua kalangan (Acceptability).
PENUTUP
Berdasarkan hasil analisis yang sudah silakukan dapat disimpulkan sbb: 1. Aplikasi ini telah teruji kinerjanya menggunakan black box testing dengan
hasil yang cukup baik dilihat dari kemampuan aplikasi menyajikan informasi tentang pengertian dasar cryptocurrency, menyediakan berita tentang
cryptocurrency, melihat daftar 50 koin, mampu mengkonversi koin crypto
satu sama lain secara realtime dan mampu menampilkan harga sebuah koin secara realtime saat aplikasi dibuka.
2. Karena sistem ini berbasis android, sangat menguntungkan bagi user yang sedang mempelajari sistem mata uang digital cryptocurrency khususnya bitcoin dengan cara yang lebih mudah dan efisien.
3. Selain itu sistem ini ramah bagi pengguna karena manipulasi dan pengambilan data dapat dilakukan melalui antarmuka pengguna, menjadikannya universal dan adaptif untuk diterapkan dalam bidang apa pun.
DAFTAR PUSTAKA
Mulyanto, F. (2015). Pemanfaatan Cryptocurrency Sebagai Penerapan Mata Uang
Rupiah Kedalam Bentuk Digital Menggunakan Teknologi Bitcoin (Studi Kasus :
Universitas Pasundan Bandung). Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi. 4 (4) : 19-25.
Ausop, A Z., & Aulia, S N. (2018). Teknologi Cryptocurrency Bitcoin Untuk Investasi
Dan Transaksi Bisnis Menurut Syariat Islam (Studi Kasus : Institut Teknologi
Bandung). Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi. 17 (1) : 74-91.
Bunjaku, F., Trajkovska, O G., & Mitevakacarski, E. (2017). Cryptocurrencies –
Advantages And Disadvantages (Studi Kasus : Goce Delčev University of Štip). Journal of Economics. 31-39.