Jadwal : Rabu, 18.30-21.00 di R.307 Dosen : Suryo Widiantoro, ST, MMSI, M.Com(IS)
Mahasiswa mampu
menggunakan dan menerapkan
teori-teori dalam pengelolaan operasi
untuk memastikan keberlangsungan
untuk memastikan keberlangsungan
bisnis
melalui perencanaan rantai pasok
yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan organisasi
1. Pengantar pengelolaan operasi 2. Model pengambilan keputusan
3. Perancangan dan pengelolaan proses 4. Teori dan model antrian
Perancangan dan pengelolaan rantai pasok
5. Perancangan dan pengelolaan rantai pasok 6. Manajemen persediaan
7. Peramalan permintaan
8. Perencanaan dan penjadwalan operasi 9. Model pemrograman linear
Krajewski, L.J., Larry P. Ritzman, dan Manoj K. Malhotra.
(2013). Operation Management: Processes and Supply
Kuis 10% Tugas 30% UTS 30% UAS 30% --- + --- + Total 100%
SI403 Riset Operasi Suryo Widiantoro, MMSI, M.Com(IS)
Mahasiswa mampu
menjelaskan konsep dasar manajemen
operasi, dan
penggunaannya untuk keunggulan
penggunaannya untuk keunggulan
1. Proses dan rantai pasok 2. Operasi untuk kompetitif
3. Tren dalam manajemen operasi
Manajemen operasi
rancangan, arah, dan pengendalian sistematis terhadap proses yang mengubah input menjadi produk dan layanan untuk pelanggan
internal maupun eksternal.
Proses aktivitas atau kumpulan aktivitas yang mengambil satu atau lebih input, mengubahnya, dan menyediakan satu atau lebih output bagi pelanggannya
Operasi kumpulan sumberdaya yang melakukan seluruh atau sebagian dari satu atau lebih proses
Rantai pasok (supply chain)
merupakan rangkaian proses yang saling berkaitan di dalam sebuah perusahaan dan antar perusahaan
yang berbeda untuk menghasilkan sebuah produk atau layanan untuk kepuasan pelanggan
Manajemen rantai pasok (supply chain
management)
sinkronisasi proses-proses dari sebuah perusahaan dengan pemasok (supplier) dan pelanggan
(customer)-nya agar aliran material, layanan, dan informasi sesuai dengan permintaan pelanggan
Integrasi antara area-area fungsional yang berbeda di dalam sebuah bisnis
Operasi sebagai sebuah fungsi kunci di dalam
fungsi kunci di dalam sebuah organisasi
Hubungan sirkular menekankan
pentingnya koordinasi antara 3 fungsi utama dari sebuah bisnis, yaitu:
1. Operasi,
2. Pemasaran, dan
3. Keuangan.
Setiap fungsi adalah unik dan memiliki area knowledge dan skill,
tanggung jawab utama, proses, dan domain keputusan masing-masing:
◦ hubungan ini menyediakan arah bagi bisnis sesuai dengan tujuan dan maksud strategis
◦ penting untuk memahami keseluruhan siklus
◦ efektivitas organisasi ditentukan oleh seberapa baik fungsi-fungsi tersebut saling bekerja sama
Setiap proses dan setiap orang di dalam sebuah organisasi memiliki pelanggan:
Pelanggan eksternal pengguna akhir atau perantara (misal: pabrik, institusi keuangan, atau ritel) yang membeli produk atau layanan perusahaan
Pelanggan internal karyawan di dalam perusahaan yang input prosesnya adalah output dari proses sebelumnya yang dikelola di dalam perusahaan
Setiap proses dan setiap orang di dalam sebuah organisasi bergantung pada pemasok:
Pemasok eksternal bisnis atau individu lain yang menyediakan sumberdaya, layanan, produk, dan material untuk kebutuhan jangka pendek (short-term) dan jangka panjang (long-term)
Pemasok internal karyawan atau proses yang memasok informasi atau material penting
Setiap aktivitas di dalam sebuah proses harus memberikan
nilai (add value) pada aktivitas yang mendahuluinya biaya yang terbuang dan tak perlu harus dihilangkan
◦ Konsep rantai pasok menekankan pada hubungan antara proses dan kinerja, yang melibatkan proses internal, pelanggan dan pemasok kinerja, yang melibatkan proses internal, pelanggan dan pemasok eksternal dari perusahaan
Fokus pada 2 jenis proses:
1. Proses inti (core process), dan
Proses inti kumpulan aktivitas yang memberikan nilai (value) pada pelanggan eksternal
Proses pendukung menyediakan sumberdaya dan input vital pada proses inti serta penting bagi pengelola bisnis
1. Supplier relationship process sebuah proses yang memilih
pemasok layanan, material, dan informasi, serta memfasilitasi alirannya secara tepat waktu dan efisien ke dalam perusahaan
2. New service/product development process sebuah proses
yang merancang dan mengembangkan produk dan layanan baru berdasar input yang diterima dari spesifikasi pelanggan eksternal atau dari pasar secara umum melalui customer relationship
atau dari pasar secara umum melalui customer relationship
process
3. Order fulfillment process sebuah proses yang meliputi
aktivitas2 yang diperlukan untuk menghasilkan dan memberikan produk atau layanan kepada pelanggan eksternal
4. Customer relationship process sebuah proses yang
mengidentifikasi, menarik, dan membangun hubungan dengan pelanggan eksternal, serta memfasilitasi penerimaan pesanan (order) oleh pelanggan; sering diseut sebagai customer
Sebuah strategi operasi yang customer-driven memerlukan sebuah upaya cross-functional dari seluruh area dalam
perusahaan untuk
• memahami kebutuhan pelanggan eksternal, dan • mengidentifikasi kapabilitas operasi
yang diperlukan perusahaan untuk mengalahkan pesaingnya Strategi seperti ini juga dapat mengatasi kebutuhan pelanggan internal kinerja keseluruhan perusahaan bergantung pada kinerja proses inti dan pendukung yang harus dikoordinasikan untuk menyediakan hasil yang diinginkan bagi pelanggan eksternal
Prioritas kompetitif (competitive priorities) dimensi
operasi penting yang harus dimiliki oleh sebuah proses atau rantai pasok untuk memuaskan pelanggan internal maupun eksternal, di saat ini dan di masa mendatang:
◦ harus direncanakan untuk proses dan rantai pasok yang diciptakan baginya
◦ harus ada untuk memelihara atau membangun market share, atau untuk memungkinkan proses internal agar berhasil
◦ fokus pada kapabilitas kompetitif yang terbagi dalam dimensi biaya (cost), mutu (quality), waktu (time), dan fleksibilitas (flexibility).
BIAYA Definisi Pertimbangan Proses Contoh 1. Operasi biaya rendah (low-cost operation) Memberikan produk atau layanan dengan biaya serendah mungkin untuk memuaskan pelanggan internal Proses harus dirancang dan dioperasikan agar efisien menggunakan analisis proses yang mengatasi Costco – merancang operasi berbiaya rendah pelanggan internal dan eksternal sebuah proses atau rantai pasok
yang mengatasi isu tenaga kerja, metode, overhead, dan faktor lain seperti penggunaan otomasi dan teknologi untuk menekan biaya produksi
MUTU Definisi Pertimbangan Proses Contoh 2. Mutu unggul (top quality) Memberikan produk atau layanan yang terbaik
Perlu adanya fitur produk yang hebat; perlu adanya kontak pelanggan yang baik Rolex – terkenal karena kualitas
3. Mutu terjaga Menghasilkan Harus dirancang McDonald – 3. Mutu terjaga (consistent quality) Menghasilkan produk atau layanan yang memenuhi spesifikasi rancangan secara konsisten Harus dirancang dan dipantau untuk mengurangi terjadinya kesalahan agar mendapat hasil yang serupa McDonald – produknya konsisten
WAKTU Definisi Pertimbangan Proses Contoh 4. Kecepatan deliveri Memenuhi pesanan pelanggan secepat mungkin Proses yang efisien, inventori, capacity cushion
Dell – rantai pasok terintegrasi 5. Deliveri tepat waktu Memenuhi janji pendeliveran Forecasting, perencanaan kapasitas, UPS – keunggulan dalam logistik kapasitas, penjadwalan 6. Kecepatan pengembangan Memperkenalkan produk dan layanan baru dengan cepat Integrasi dan keterlibatan pemasok eksternal penting dalam proses pengembangan
Zara – cepat dalam membawa produk fashionshow ke pasar
FLEKSIBILITAS Definisi Pertimbangan Proses Contoh 7. Kustomisasi Memenuhi kebutuhan unik setiap pelanggan Volume sedikit, dekat dengan pelanggan, proses mudah direkonfigurasi Ritz-Carlton 8. Variasi Menangani berbagai pilihan Voume besar, produk dan Amazon.com berbagai pilihan produk dan layanan secara efisien produk dan layanan tidak
harus unik namun permintaan berulang 9. Felsibilitas volume Mempercepat atau memperlambat laju produksi untuk menyesuaikan fluktuasi permintaan Penyesuaian kapasitas untuk memenuhi perubahan permintaan pelanggan USPS
PROBLEM! Saat kapabilitas tidak dapat memenuhi prioritas yang melekat padanya, maka pengelola harus menemukan jalan untuk menutup kesenjangan itu atau
mengubah/merevisi prioritas
Banyak perusahaan fokus pada prioritas kompetitif untuk Banyak perusahaan fokus pada prioritas kompetitif untuk
kecepatan pengembangan dan pelaksanaan pada proses mereka strategi ini disebut time-based competition
◦ Untuk mengimplementasi, manajer harus berhati-hati menentukan langkah-langkah dan waktu yang dibutuhkan untuk menjalankan sebuah layanan atau menghasilkan sebuah produk, serta akhirnya menganalisis secara kritis setiap langkah untuk menentukan apakah dapat menghemat waktu tanpa mengorbankan mutu
Beberapa tren saat ini memiliki dampak besar pada manajemen operasi:
1. Peningkatan produktivitas;
2. Kompetisi global; dan
3. Isu etika, keberagaman tenaga kerja, dan lingkungan.
Percepatan perubahan dalam bentuk teknologi informasi,
e-commerce, robotika, dan Internet secara dramatis
mempengaruhi rancangan produk dan layanan baru, serta proses penjualan, pemenuhan pesanan, dan pemesanan.
Produktivitas menjadi sebuah pengukuran dasar untuk kinerja ekonomi, industri, perusahaan, dan proses
Peningkatan produktivitas adalah tren utama dalam manajemen operasi karena semua perusahan menghadapi tekanan untuk meningkatkan proses dan rantai pasok agar dapat bersaing dengan pesaing lokal maupun asing
meningkatkan proses dan rantai pasok agar dapat bersaing dengan pesaing lokal maupun asing
Produktivitas (productivity) nilai output (produk dan layanan) yang dihasilkan yang dibagi dengan nilai sumberdaya input (upah, biaya peralatan, dll.).
Hitung produktivitas dari operasi berikut ini!
1. 3 karyawan memproses 600 polis asuransi dalam
seminggu. Mereka bekerja 8 jam/hari, 5 hari/minggu. seminggu. Mereka bekerja 8 jam/hari, 5 hari/minggu.
2. Sebuah tim pekerja menghasilkan 400 unit produk yang
dijual satuan $10 di pasar. Bagian akunting melaporkan bahwa untuk pekerjaan ini biaya aktualnya adalah $400
untuk pekerja, $1,000 untuk material, dan $300 untuk biaya operasi.
Pembahasan:
1. Produktivitas = polis yang dihasilkan : jam kerja karyawan
= 600 polis : 3 karyawan x 8 jam/hari x 5 hari = 5 polis/jam
produktivitas tenaga kerja
(labor)
2. Produktivitas = jml unit x harga : jml biaya = 400 unit x
$10/unit : $400 + $1000 + $300 = 2,35
produktivitas multifaktor
Bisnis untuk tetap bertahan, harus memandang pelanggan, pemasok, lokasi fasilitas, dan pesaing secara global
Perusahaan dapat meningkatkan penetrasi pasar (market
penetration) dengan menempatkan fasilitas produksi di penetration) dengan menempatkan fasilitas produksi di
negara lain memberi kesan kehadiran lokal yang
mengurangi penolakan pelanggan untuk membeli barang impor
Isu mengenai etika, keberagaman tenaga kerja, dan
lingkungan telah menjadi bagian dari pekerjaan setiap manajer
Saat merancang dan mengoperasikan proses, harus Saat merancang dan mengoperasikan proses, harus
mempertimbangkan integritas, hormat pada individu, dan kepuasan pelanggan bersama dengan pengukuran kinerja konvensional seperti produktivitas, mutu, biaya, dan
QUESTION! Bagaimana perusahaan dapat berhadapan dengan tantangan hari ini dan masa depan?
Salah satu cara adalah dengan menganggap tantangan sebagai peluang untuk meningkatkan proses dan rantai pasok yang ada saat ini atau untuk menciptakan yang baru dan inovatif
Pengelolaan proses dan rantai pasok merupakan hal yang lebih dari sekedar perencanaan saja; namun memerlukan kemampuan
untuk memastikan tercapainya tujuan
Perusahaan harus mengelola proses dan rantai pasoknya untuk memaksimalkan kebersaingan di dalam pasar yang mereka jalani
Manajemen proyek sebuah pendekatan yang efektif untuk mengimplementasikan strategi operasi
pengenalan produk atau layanan yang baru,
perubahan yang terjadi pada proses dan rantai pasok
perusahaan perusahaan
Fokus pada menganalisis proses dan bagaimana proses dapat ditingkatkan untuk memenuhi tujuan dari strategi operasi
◦ menentukan kapasitas proses terbaik dengan pengelolaan batasan (constraint) yang efektif
(constraint) yang efektif
◦ membuat proses menjadi “lean” dengan mengeliminasi aktivitas2 yang tidak memberikan value tambahan
◦ meningkatkan proses yang memberikan value tambahan
Pengelolaan sebuah rantai pasok didasarkan pada manajemen proses dan strategi operasi
Fokus pada proses individu dan pada rantai pasok, melibatkan proses-proses internal maupun eksternal pada perusahaan proses-proses internal maupun eksternal pada perusahaan serta tools yang dapat meningkatkan eksekusinya
Natalie Attire adalah perusahaan pembuat busana fashion. Selama minggu-minggu tertentu, karyawan bekerja 360 jam
untuk menghasilkan 132 busana, di mana 52 adalah “reject” (memiliki cacat produksi).
Reject dijual satuan $90 di toko FO Attire. Reject dijual satuan $90 di toko FO Attire.
Sisa busana 80 dijual ke toko-toko ritel satuannya $200.
Hitunglah rasio produktivitas tenaga kerja dari proses
Uang kuliah di Universitas ABC adalah $150 /jam kredit semester.
Negara memberikan subsidi $100 /jam kredit semester.
Rata-rata kelas untuk matakuliah 3-kredit berisi 50 mahasiswa. Biaya pekerja ditentukan $4,000 /kelas, biaya material $20
Biaya pekerja ditentukan $4,000 /kelas, biaya material $20 /mahasiswa /kelas, dan biaya operasi $25,000 /kelas.
a. Hitung rasio produktivitas multifaktor untuk proses kuliah. b. Bila dosen bekerja rata-rata 14 jam/minggu selama 16
minggu untuk setiap kelas 3-kredit berisi 50 mahasiswa, hitunglah rasio produktivitas tenaga kerja.
Toko Kue XYZ saat ini menjual 5 kue ultah, 2 kue nikah, dan 3 kue spesial setiap bulan dengan harga satuan $50, $150, and $100. Biaya pekerja adalah $50 /jam termasuk bonus.
Butuh 90 menit untuk menghasilkan sebuah kue ultah, 240 menit untuk kue nikah, dan 60 menit untuk kue spesial.
Toko Kue XYZ memiliki rasio produktivitas multifaktor sebesar 1.25. Toko Kue XYZ memiliki rasio produktivitas multifaktor sebesar 1.25.
a. Gunakan rasio produktivitas multifaktor untuk menghitung biaya
rata-rata setiap kue.
b. Hitung rasio produktivitas tenaga kerja dalam $/jam untuk setiap
jenis kue.
c. Berdasarkan jawaban (b), jenis kue apa yang harus dihentikan