PENGARUH BAHASA INGGRIS DI KALANGAN REMAJA TERHADAP BAHASA INDONESIA
PENDAHULUAN
Zaman sekarang yang hanya bisa menggunakan satu bahasa saja sangatlah sulit untuk bisa masuk dalam kompetisi global. Apalagi posisi negara kita yaitu sebagai negara berkembang yang masih memerlukan bantuan dan kontribusi dari negara lain khususnya negara maju. Perkembangan bahasa banyak dipengaruhi oleh perkembangan zaman dan dari berbagai banyak pihak dan negara. pihak pihak tersebut ingin mengembangkan dan mendeterminasikan bahasanya sebagai suatu bahasa yang dapat dikenal oleh semua pihak diseluruh belahan dunia dan berikut adanya penulisan ini agar masyarakat dapat mengetahui peran serta pengaruh bahasa asing dalam bahasa Indonesia. Setiap negara mempunyai media komunikasi yang mana dapat meperlancar suatu hubungan antar individu. Alat komunikasi ini kita sebut bahasa. Bahasa adalah suatu sistem dari lambang bunyi arbitrer yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai oleh masyarakat komunikasi, kerja sama dan identifikasi diri. Bahasa lisan merupakan bahasa primer, sedangkan bahasa tulisan
adalah bahasa sekunder. Arbitrer yaitu tidak adanya hubungan antara lambang bunyi dengan bendanya.
Bahasa Indonesia merupakan media komunikasi yang digunakan oleh rakyat Indonesia dalam berbahasa antar daerah. Bahasa Indonesia juga bisa disebut sebagai jati diri bangsa Indonesia itu sendiri. Bahasa Indonesia sudah dikenal dari anak-anak hingga dewasa karena merupakan suatu media yang nasional. Keadaan ini sungguh memprihatinkan. Jika generasi penerus masa depan bangsa Indonesia sudah tidak bisa menghargai bahasa sendiri maka bahasa Indonesia tidak dapat menjalankan fungsinya sebagai bahasa Nasional. Sudah saatnya pemerintah bertindak dalam menyelamatkan bahasa Indonesia dari keterpinggiran. Setidaknya penyelamatan ini dimulai dari pemerintah uang mengeluarkan kebijakan agar Bahasa Indonesia tetap dapat menjalankan fungsinya walaupun terdapat sekolah yang di anggap memenuhi standart internasional. Tidak hanya pemerintah tetapi masyarakat yang berpendidikan harus membantu dalam menyelamatkan bahasa Indonesia, agar bahasa Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.Semua manusia termasuk mereka yang hidup di daerah terpencil menggunakan bahasa untuk saling berkomunikasi. Bahasa menjadi
sangat penting karena apapun yang dilakukan oleh manusia ketika berinteraksi dengan sesamanya adalah dengan media ini. Manusia saling berinteraksi dengan sesamanya dengan berbicara. Berbicara langsung (dengan lisan) dengan saling bertatap muka, berbicara melalui telepon atau mungkin cukup dengan menggunakan fasilitas handphone, dengan sms, misalnya.
Penggunaan bahasa bagi manusia merupakan satu fenomena yang bersifat universal. Banyaknya jumlah bahasa yang ada di dunia menyebabkan munculnya perbedaan-perbedaan di antara bahasa-bahasa tersebut. Perbedaan tersebut antara lain disebabkan karena bahasa merupakan suatu convention (kesepakatan umum) dan bersifat arbitrary (manasuka).
. Perkembangan teknologi saat ini membuat penyebaran bahasa Indonesia hingga ke pelosok daerah semakin mudah dan berkembang pesat. Bahasa Indonesia semakin dikenal masyarakat. Jika pada awalnya masyarakat Indonesia yang terdiri dari multisuku, multietnis, multiras, dan multiagama susah bergaul antara sesama karena terdapat perbedaan bahasa, kini dengan adanya bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia, semua elemen bangsa dapat berkomunikasi dengan yang lainnya.
Kesadaran berbahasa merupakan modal penting dan harus tumbuh dalam setiap pribadi masyarakat dalam mewujudkan sikan berbahasa yang positif yang selanjutnya akan memperkukuh fungsi bahasa Indonesia sebagai lambang jati diri bangsa. Penggunaan bahasa Indonesia, baik sebagai bahasa persatuan maupun sebagai bahasa negara, perlu pula dibina lebih lanjut untuk menghadapi tantangan makin meluasnya penggunaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris di Indonesia dan di dalam pergaulan internasional. Di samping itu, pembinaan penutur bahasa Indonesia hendaknya diarahkan sedemikian rupa sehingga bahasa Indonesia dapat berfungsi sebagai sarana untuk memanifestasikan nilai - nilai luhur budaya bangsa.
Di negara kita, belajar bahasa Inggris diyakini akan dapat meningkatkan kerja para pegawai. Bangsa kita juga meyakini bahwa dengan belajar bahasa Inggris akan membuat negara kita menjadi negara yang maju di era globalisasi ini. Karena itulah, penguasaan bahasa Inggris kemudian menjadi syarat yang penting agar seseorang dapat lulus dalam ujian menjadi pegawai. Tapi, yang terjadi di negara kita adalah ternyata dengan masuk lembaga pendidikan bahasa Inggris yang paling bergengsi sekalipun tidak menjadi syarat mutlak yang
membuat kita mampu mendongkrak kemampuan berbahasa Inggris.
Di negara kita, kemampuan penggunaan bahasa Inggris juga belum dimanfaatkan dengan optimal bagi mereka yang sudah menguasai bahasa kedua ini. Masyarakat atau orang yang menguasai bahasa tersebut cenderung tidak mampu menggunakan kemampuannya untuk ikut mengembangkan masyarakat sekitarnya. Jadi, kemampuan itu hanya untuk kepentingan pribadinya, misalnya saja dalam ekonomi dan politik. Lalu bagaimana dengan anggapan bahwa menguasai bahasa Inggris mampu membuat bangsa kita maju sedangkan fakta yang terjadi di lapangan seperti itu? Penguasaan bahasa Inggris harus dibersamai dengan aplikasinya dalam kehidupan bermasyarakat agar terasa manfaatnya. Jadi, bukan hanya untuk sekedar memenuhi gengsi kita atau „keren-kerenan‟. Bahasa inggris saat ini memang sangat dominan, karena saat ini memang saat globalisasi dan bahasa inggris juga menjadi bahasa internasional, tapi kalau kita terlalu mengutamakan bahasa inggris, bagaimana bengan bahasa pemersatu kita, bahasa Indonesia? Dan bahasa yang sudah kita bawa sejak lahir yaitu bahasa daerah? Apakah kita dengan begitu saja melupakan,
kalau semua masyarakat sudah menganggap bahasa inggris adalah yang paling penting.
PERUMUSAN MASALAH
Dilihat dari penjelasan dan latar belakang yang penulis sampaikan diatas, maka penulis mengajukan permasalahan sebagai berikut:
1 Bagaimanakah pengaruh penggunaan bahasa inggris terhadap bahasa Indonesia? 2 Apakah dampak penggunaan bahasa inggris terhadap penggunaan bahasa Indonesia?
TUJUAN PENELITIAN
1. untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahasa inggris terhadap bahasa Indonesia
2. untuk mengetahui dampak positif dan negative penggunaan bahasa inggris terhadap penggunaan bahasa Indonesia
MANFAAT PENELITIAN
Dari hasil penelitian, diharapkan semua kalangan masyarakat dapat mengetahui apa dan bagaimana bahasa Inggris tersebut. Dari penelitian ini ada beberapa tujuan yang hendak dicapai yaitu : 1. Dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan bahasa Inggris di kalangan remaja
2. Dapat mengetahui pengaruh bahasa Inggris terhadap eksistensi bahasa Indonesia di kalangan remaja.
PEMBAHASAN Kajian Teori
Pada hakekatnya, suatu penelitian tidak beranjak dari nol secara murni. Akan tetapi secara umum telah ada acuan yang mendasari atas penelitian yang sejenis. Oleh karena itu, perlu mengenali peneliti yang terdahulu dan ada relevansinya. Dalam penelitian ini penulis mengacu pada penelitian yang terdahulu dan relevan dilaksanakan saat ini. Penelitian yang dilakukan Rara Sekar arum (2013) skripsinya “Menganalisis Dan Memperbaiki Skripsi Berdasarkan Ejaan Yang Disempurnakan Dan Kalimat Efektif”. Menyimpulkan bahwa EYD adalah ejaan Bahasa Indonesia yang berlaku sejak Tahun 1972. Ejaan ini merupakan penyempurnaan dari seluruh ejaan sebelumnya yang pernah berlaku di Indonesia.
Penelitian yang dilakukan Ismiyati (2011) skripsinya “Bahasa Prokem Di Kalangan Remaja Kota Gede”. Menyimpulkan bahwa pengaruh bahasa prokem di kalangan remaja mempunyai dampak negatif dan positif bagi pergaulan remaja dalam lingkungannya. Hubungannya dengan penelitian ini dalam pengaruh bahasa Inggris di kalangan remaja terhadap Bahasa Indonesia. A. Kedudukan Bahasa Nasional dan Bahasa Asing Biasanya bahasa yang sering dipelajari anak setelah bahasa ibunya pasti digunakan dalam lingkungan masyarakat sekitar. Sedangkan bahasa asing adalah bahasa negara lain yang tidak digunakan secara umum dalam interaksi
sosial. Kedudukan Bahasa asing di Indonesia tersebut mengakibatkan jarang digunakannya Bahasa asing dalam interaksi sosial di lingkungan siswa. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi lembaga Pendidikan Bahasa Indonesia yang menggunakan bahasa pengantar contohnya Bahasa Inggris karena pemerolehan bahasa asing bagi anak berbanding lurus dengan volume, frekuensi dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan program pembelajaran dengan pengantar tersebut mendapat berbagai kendala mengingat kedudukan Bahasa asing di Indonesia Artinya, Bahasa asing hanya menjadi kalangan tertentu, tidak digunakan oleh masyarakat umum seperti jika kedudukannya sebagai bahasa kedua (bahasa Ibu). Hal ini menyebabkan kurangnnya interaksi anak terhadap Bahasa asing. Selain itu terdapat juga berbagai pendapat mengenai pemerolehan bahasa kedua atau bahasa asing yang bisa mempengaruhi perkembangan bahasa ibu. Pendapat tersebut mengungkapkan bahwa secara umum terjadi masalah jika anak dikenalkan pada dua bahasa secara bersamaan pada usia dini. Terutama ketika dikenalkan pada usia pra sekolah setelah bahasa ibu sudah sering digunakan. Pendapat lainnya menjelaskan bahwa jika bahasa kedua dikenalkan sebelum bahasa pertama benar-benar terkuasai, maka bahasa pertama perkembangannya akan lambat dan bahkan mengalami regresi. Selain itu, ada juga yang berpendapat bahwa bahasa kedua akan terperoleh ketika bahasa pertama sudah dikuasai. B. Jati Diri Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia mempunyai ciri-ciri umum dan kaidah-kaidah pokok tertentu
yang membedakannya dengan bahasa-bahasa lainnya di dunia ini, baik bahasa-bahasa asing maupun bahasa daerah. Dengan ciri-ciri umum dan kaidah-kaidah pokok ini pulalah dapat dibedakan mana bahasa Indonesia dan mana bahasa asing ataupun bahasa daerah. Oleh karena itu, ciri-ciri umum dan kaidah-kaidah pokok tersebut merupakan jati diri bahasa Indonesia. Ciri-ciri umum dan kaidah-kaidah pokok yang dimaksud adalah antara lain sebagai berikut. a. Bahasa Indonesia tidak mengenal perubahan bentuk kata untuk menyatakan jenis kelamin. Kalau kita ingin menyatakan jenis kelamin, cukup diberikan kata keterangan penunjuk jenis kelamin, misalnya: -Untuk manusia dipergunakan kata laki-laki atau pria dan perempuan atau wanita. -Untuk hewan dipergunakan kata jantan dan betina.
Pengaruh Penggunaan Bahasa Inggris Terhadap Bahasa Indonesia
Pada masa sekarang ini, bahasa inggris sepertinya sangat diminati oleh masyarakat, bukan saja di Indonesia, tetapi juga di seluruh penjuru dunia. Karena saat ini adalah masa globalisasi, dan bahasa inggris adalah bahasa yang digunakan dalam bahasa internasional. Dan melalui penelitian yang berjudul pengaruh bahasa inggris terhadap penggunaan bahasa Indonesia ini, setelah cukup melakukan penelitian, penulis dapat mengetahui pengaruh bahasa inggris terhadap bahasa Indonesia dan bahasa daerah dari keterangan-keterangan yang
diberikan oleh responden, ada yang memberikan tanggapan positif, ada juga yang memberikan tanggapan negative
Menurut responden yang beranggapan negative, bahasa inggris akan membuat bahasa Indonesia dan bahasa daerah lebih dikesampingkan, jadi terbelakang, dan dilupakan,dan bahasa inggris yang lebih diutamakan. Bahasa inggris akan menggeser dari pada bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Bahasa inggris juga dapat menghilangkan identitas bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dan juga bahasa kesatuan Republik Indonesia, sebagai alat pemersatu bangsa, yang sudah sedikit dilupakan oleh masyarakat Indonesia. Bahasa Indonesia sangat diperlukan dalam Negara kita. Kalau tidak ada bahasa Indonesia maka kita tidak dapat memproklamasikan kemerdekaan kita.
Pengaruh yang ada telah membuat bahasa Indonesia terpinggirkan, bahkan di negaranya sendiri, di kalangan masyarakat dan pelajar. Masyarakat kita menyepelekan bahasa Indonesia dan mengagungkan bahasa-bahasa asing, seperti bahasa Inggris, Spanyol, Jepang, Arab, Perancis atau Mandarin. Keadaan yang begitu berlawanan dengan sejarah awal perkembangan bahasa Indonesia, saat para pemuda dan rakyat Indonesia dulu sangat menjunjung nilai-nilai
kebangsaan dan budaya bangsa. Satu hal yang menjadi ironi lagi adalah bahwa kasus ketidaklulusan ujian nasional pelajar kita adalah karena menyepelekan pelajaran bahasa Indonesia yang menjadi salah satu mata pelajaran yang diujikan. Bahkan sekarang ini, orang-orang yang berkelas menengah atas pun sibuk untuk mencarikan anak-anaknya bimbingan bahasa inggris. Bagi pemerolehan bahasa anak dan juga pada pribadi anak yang menjadi tidak begitu mengenal bahasa Indonesia atau bahkan bahasa daerah sebagai bahasa yang ia kenal pertama kali dalam hidupnya. Seperti itulah sedikit gambaran bahasa inggris yang sekarang sudah lebih diutamakan.
Namun ada juga pendapat lain dari responden, yaitu bahasa inggris tidak berpengaruh apa-apa dalam bahasa Indonesia, karena bahasa inggris memang bahasa internasional, menggunakan bahasa inggris seperti memang sudah tuntutan perkembangan jaman saat ini. Dampak Bahasa Inggris Terhadap Penggunaan bahasa Indonesia.
Segala sesuatu pasti menimbulkan dampak positif dan negative, tidak terkecuali dengan judul yang penulis angkat yaitu pengaruh bahasa inggris terhadap penggunaan bahasa Indonesia. Dari penyebaran angket, penulis dapat
mengetahui dampak positif dan negative,dari keterangan penulis telah menganalisis seperti di bawah ini:
1. Dampak positif:
Dapat mengikuti perkembangan di dunia
Karena bahasa inggris adalah bahasa internasioanal, maka kita dapat lebih mudah mengikuti perlembangan di dunia dengan dapat menggunakan bahasa inggris.
Perkembangan bahasa Indonesia yang akan mengikuti saluran perdangan internasioanal menjadi lancar
Dampak diatas merupakan dampak yang sangat bagus, karena perdangangan internasional menggunakan bahasa internasional juga, dan dapat menambah devisa Negara
Kita dapat berkomunikasi dengan warga Negara lain
Saat kita dapat berkomunikasi dengan warga Negara lain dengan lancar, maka kita juga dapat memperluas wawasan kita, dengan bertanya langsung kepada warga asing tersebut.
Kita tidak akan ketinggalan jaman Sekarang ilmu pengetahuan dan teknologi banyak yang menggunakan bahasa inggris, jika kita tidak bisa bahasa inggris, maka kita akan ketinggalan jaman .
2. Dampak negative
Menggeser bahasa Indonesia jika orang-orang lebih mengutamakan bahasa inggris
Saat ini masyarakat lebih banyak menggunakan bahasa Inggris, terlebih lagi para pelajar lebih banyak ikut kursus bahasa Inggris dari pada bahasa Indonesia, maka dengan demikian bahasa Indonesia lama-kelamaan akan tergeser oleh bahasa inggris.
Bahasa daerah sudah tidak dianggap lagi
Orang akan lebih senang menggunakan bahasa inggris dari pada bahasa daerah atau bahasa Indonesia. Yang berbicara dengan bahasa saerah akan dianggap kampungan. Dan sekarang pun di sekolah-sekolah sudah tidak ada lagi pelajaran bahasa daerah,
Tidak dapat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar
Cara bicara bahasa Indonesia tidak dengan baik dan benar. Memakai bahasa campuran, bahasa gaul, bahasa Indonesia yang amburadul. Namun kita dapat berbahasa inggris dengan baik, memperhatikan tense, grammar. Sekarang kita lihat saja, nilai bahasa inggris dengan bahasa Indonesia, sebagian besar, lebih
banyak yang lebih baik pelajaran bahasa inggris.
Cara Supaya Penggunaan Bahasa Indonesia Tidak Berkurang
Bahasa Indonesia / bahasa daerah merupakan bahasa yang telah kita gunakan sejak kita lahir di dunia ini. dan saat globalisasi seperti ini, masyarakat lebih mementingkan untuk belajar dan menggunakan bahasa Inggris. Merasa bahwa kita telah menguasai bahasa Indonesia, namun bila kita teliti lebih dalam, kita belum bisa menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar sepenuhnya.
Saat masyarakat lebih banyak menggunakan bahasa Inggris, maka secara langsung atau pun tidak langsung sikap nasionalisme terhadap bahasa Indonesia/ bahasa daerah sedikit demi sedikit akan berkurang. Ada beberapa cara penggunaan bahasa Indonesia tidak berkurang dari masyarakat Indonesia, dan para responden telah memberikan pendapatnya seperti yang ada di bawah ini,
a. Tambahan untuk pelajaran bahasa indonesia
Tambahan pelajaran untuk pelajaran bahasa Indonesia di sekolah-sekolah akan membuat para siswa lebih dapat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Selain itu
siswa juga lebih dapat menguasai bahasa Indonesia.
b. Pelajaran bahasa daerah dihidupkan kembali
Pada saat ini, di sekolah-sekolah SMP DAN SMA sudah jarang sekali kita temui pelajaran bahasa daerah, atau mungkin juga sudah tidak ada pelajaran bahasa daerah. Bahasa daerah sekarang hanya dipergunakan di Sekolah Dasar, itupun tidak semua Sekolah Dasar ada mata pelajaran bahasa daerah. Sehingga bahasa daerah sudah banyak digunakan.
c. Lebih mengutamakan bahasa Indonesia dari pada bahasa Inggris.
Masyarakat lebih mengutamakan bahasa Indonesia, lebih dapat menguasai bahasa pemersatu bangsa Indonesia, sebelum kita belajar bahasa asing, bahasa Inggris. Sehingga bahasa Indonesia tetap menjadi yang no 1, yang utama bagi bangsa indonesia
d. Lebih dapat mencintai bahasa Indonesia/bahasa daerah
Bahasa Indonesia adalah bahasa yang telah diciptakan oleh para putra bangsa, dan telah disepakati oleh para pahlawan-pahlawan indonesia. Bangsa Indonesia harus lebih mencintai dan menghargai bahasa Indonesia. Walaupun belajar bahasa asing, namun nilai-nilai
budaya bahasa Indonesia/bahasa daerah tidak boleh ditinggalkan.
METODE PENELITIAN Desain Penelitian
Dalam penelitian ini memerlukan :
1. Alat dan bahan
Menggunakan skripsi hasil downloud dari internet, Ismiyati (2011),Sherly Yulita Dewi (2012), dan Rara Sekar Arum (2013).
2. Prosedur pengambilan data Untuk memperoleh data yang diperlukan penulis, maka penulis menggunakan tehnik pengumpulan data yang dianggap mampu memperoleh data yang teliti, tehnik yang digunakan diantaranya yaitu :
a. Penelitian Kepustakaan Media massa dan internet adalah suatu yang penting dalam menemukan landasan teori yang sifatnya menunjang penulisan karya ini.
b. Penelitian Lapangan
Pengamatan secara langsung terhadap objek yang diteliti dilakukan dengan datang langsung ke lokasi penelitian yang memakai tehnik pengumpulan data sebagai berikut :
1. Tehnik observasi
Observasi dilakukan sebagai langkah pertama untuk memperoleh gambaran awal terhadap perkembangan bahasa Inggris dikalangan remaja.
2. Tehnik angket (Quisioner) untuk memperoleh data primer Penggunaan tehnik ini ialah suatu metode untuk mengumpulkan data dengan menyiapkan beberapa pertanyaan yang akan dijawab oleh responden untuk memperoleh hasil yang teliti.
3. Cara pengolahan data atau analisis data
Dari data primer yang sudah diperoleh atau yang berhasil dikumpulkan melalui beberapa metode seperti di atas untuk selanjutnya di analisa secara deskriptif kualitatif
Waktu Dan Tempat Penelitian
Penulis melakukan penelitian pada lingkungan di sekitar dan lingkungan sekolah tingkat SMP dan SMA. Penelitian ini dilakukan beberapa minggu yang lalu.
Jenis Dan Strategi Penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif artinya data yang
dianalisis dan hasil analisisnya berbentuk deskripsi fenomena, tidak berupa angka-angka atau koefisien tentang hubungan antar-variabel. Data yang terkumpul berbentuk kata-kata atau gambar bukan berupa angka. Tulisan hasil penelitian berupa kutipan-kutipan dari kumpulan data untuk ilustrasi dan menjadi materi laporan.
Subjek Dan Objek Penelitian
Objek dalam penelitian ini adalah semua remaja dan ABG yang ada di lingkungan penulis, dan beberapa siswa tingkat SMP dan SMA di daerah sekitar penulis.
Data Dan Sumber Data
Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini, dikelompokkan menjadi dua, seperti berikut ini :
1). Sumber data primer
Sumber data primer dari penelitian ini didapat dari hasil jawaban quisioner yang diberikan kepada objek penelitian.
2). Sumber data sekunder
Sumber data sekunder dari penelitian ini didapat penulis dari hasil downloud di internet yang dilakukan penulis untuk menambah data yang dibutuhkan.
Tehnik Instrumen Penelitian
Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1. Teknik mencatat
Penulis mencatat semua jawaban yang diberikan objek
penelitian tentang pengaruh bahasa Inggris di kalangan remaja terhadap Bahasa Indonesia.
2. Teknik merekam
Penulis merekam bahasa Inggris yang biasa digunakan remaja dalam pergaulan sehari-hari.
Tehnik Analisis Data
Tehnik analisis data yang digunakan penulis adalah mengumpulkan data yang didapat dari sumber data dan kemudian penulis membaca dan memahami data yang diperoleh. Selanjutnya penulis dapat menemukan pengaruh apa yang terdapat pada data tersebut terhadap Bahasa Indonesia.
Prosedur Penelitian
Prosedur penelitian ini secara garis besar meliputi :
1. Memilih masalah 2. Studi pendahuluan 3. Hipotesis
4. Memilih pendekatan
5. Menentukan sumber data dan instrument
KESIMPULAN
Masyarakat lebih mementingkan bahasa Inggris, maka bahasa Indonesia atau bahasa daerah akan lebih dikesampingkan
Bahasa inggris berdampak positif dan negative terhadap bahasa Indonesia. Dampak positifnya,
bangsa Indonesia dapat mengikuti perkembangan internasional dengan lancar. Dan dampak negatifnya, bahasa Indonesia sedikit demi sedikit akan tergeser dengan bahasa inggris. Tambahan pelajaran untuk bahasa
Indonesia dan bahasa daerah, lebih cinta terhadap bahasa Indonesia, dll SARAN
Masyarakat lebih mencintai bahasa indonesia
Walaupun kita belajar bahasa asing, namun kita tidak melupakan nilai-nilai yang ada dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah
Bahasa Indonesia dan bahasa daerah lebih diutamakan dalam pendidikan formal
Masyarakat tidak boleh mengenyampingkan bahasa daerah, Negara Indonesia mempunyai bermacam-macam bahasa daerah, dan itu yang menjadi ciri dari Negara Indonesia, dan dipersatukan oleh bahasa indonesia.
Daftar Pustaka
Anonim.2012.” Bahasa Indonesia”.(Online)
(http://bigfat- evillaugh.blogspot.com/2011/10/bahasa-indonesia-sebagai-bahasa-negara.html. Diakses 13 Juni 2015)
Anonim.2012.”Sejarah Bahasa”.(Online) (http://jaririndu.blogspot.com/2012/01/sejara h-perkembangan-bahasa-indonesia.html Diakses 12 Juni 2015) Anonim.”Perkembangan Bahasa Indonesia”.(Online) (http://ovaltinesusu.wordpress.com/2012/01/ 15/bagaimanakah-perkembangan-bahasa-indonesia-saat-ini/. Diakses 14 Juni 2015)
Dewi, Sherly Yulita. 2012.”Ragam Bahasa Gaul Pada Cerpen Dalam Majalah Gaul Edisi Agustus 2011” (online)
(repository.unej.ac.id/bitstream/handle/1234 56789/22295/gdl%20%20(184)_1.pdf? Diakses tanggal 15 Juni 2015)
Ismiyati.2011.”Bahasa Prokem Di Kalangan Remaja Kota Gede” (onliline)
(eprints.uny.ac.id/4249/I/ismiyati-07210141010.pdf. Diakses tanggal 15 Juni 2015
www. Google.com. pengaruh globalisasi terhadap bahasa Indonesia. Marheni, M. Pd. 2005. Buku Tuntunan Membuat Karya Ilmiah. Mojokerto