T1__BAB I Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pertimbangan Mahkamah Konstitusi dalam Putusan Nomor 21PUUXXI2014 tentang Penetapan Tersangka sebagai Obyek Praperadilan T1 BAB I
Teks penuh
Dokumen terkait
yaitu untuk mengetahui apakah dapat dibenarkan pengajuan.. praperadilan terhadap penetapan seseorang sebagai tersangka dan. untuk mengetahui alasan pengadilan
TINJAUAN TERHADAP PUTUSAN PRAPERADILAN YANG BERKAITAN DENGAN PENETAPAN SESEORANG MENJADI TERSANGKA.. Diajukan oleh :
Yang menjadi kajian penelitian oleh penulis adalah Apa yang menjadi pertimbangan Mahkamah Konstitusi dalam putusan nomor 21/PU-XXI/2014 berkaitan dengan penetapan
Legalitas penyidik dalam menetapkan tersangka pasca putusan praperadilan yang mengadili tindak sahnya penetapan tersangka tersebut sebelumnya dinyatakan batal demi
Beranjak dari bagaimana pelaksanaan proses penyidikan yang berbuah pada penetapan status tersangka tindak pidana korupsi, terkait perluasan objek Praperadilan atas sah atau
Alasan hakim yang menerima pengajuan praperadilan atas penetapan seseorang menjadi tersangka adalah karena pengadilan dilarang menolak untuk memeriksa, mengadili,
Oleh karena itu dalam beberapa putusan tersebut tidak adanya kepastian hukum tentang prosedur dan mekanime pemeriksaan alat bukti dalam penetapan tersangka di persidangan praperadilan,
ABSTRAK Permohonan praperadilan atas penetapan tersangka yang berdasarkan ketentuan Pasal 77 KUHAP bukan merupakan obyek praperadilan, tetapi berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi