• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Pertanian Konservasi Di Sub Das Krueng Sieumpo Aceh Appendix

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sistem Pertanian Konservasi Di Sub Das Krueng Sieumpo Aceh Appendix"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Lahan kelas III (38,9%) mempunyai beberapa faktor penghambat diantaranya kemiringan lereng (agak miring atau bergelombang), ketebalan tanah efektif (dangkal), drainase

Agroforestri dapat berperan dalam mempertahankan fungsi hidrologi DAS, yaitu dengan tutupan lahan oleh tutupan pohon berupa hutan alami atau permudaan alam,

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Husnah (2015), nilai prediksi erosi pada lahan semak belukar juga tinggi yaitu 480.43 ton/ha/thn disebabkan karena

Untuk tahun 2005-2014, SPI pada Sub DAS Krueng Jreue mengalami kondisi agak kering yang terjadi pada bulan Juli pada Stasiun Indrapuri dan Juni-Juli pada Stasiun

"Geomorfological Study on the Evaluation of Critical Land in Cepogo, Boyolali, Central Java Province", Forum Geografi, 2016 Publication Submitted to Bogazici University Student Paper

"PREDIKSI EROSI DENGAN METODE USLE DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PTPN XIII GUNUNG MELIAU KECAMATAN MELIAU KABUPATEN SANGGAU", Perkebunan dan Lahan Tropika, 2018 Publication

107 yang ditanam sebagai naungan pohon kopi Gambar 2b Foto: Meine van Noordwijk Untuk SPL 1, SPL 5, SPL 10, SPL 13 dan SPL 15 disarankan perlu dilakukan tindakan konservasi

Secara umum sistem pertanian konservasi pola agroforestri di Sub-DAS Wuno Gambar 1 lebih dominan menerapkan pola agroforestri random mixture sebesar 1.212 ha dan yang paling kecil